####.Ketika ajaran Ibrahim kembali ke tanah India, AGAKNYA ajaran IBRAHIM sudah menjadi ajaran yang tidak murni lagi. Dimana kisah Adam dan Hawa menjadi pemahaman kedewaan sebagai “SIMBOL CINTA WANITA KEPADA PRIA”. Dari pemahaman ini MUNCULLAH KONSEP ASAL MULA kehidupan.####..
Lu Bisa Nulis Gini Dasarnya apa Dul.?…Lu Bisa Jamin ga atas Kebenaran tulisan lu ini…Terhadap agama Hindu Juga Terhadap Islam…
Sebab Kalo Tulisan Lo ini Cuma Sebatas analisa…dan Ternyata Tidak ada kebenaranya…antara Hubungan Ibrahim dan Hindu…Bisa-bisa Lu malah nanggung Dosa atas berita yang tidak benar Bahkan Terhadap agama Lu sendiri….Jadi maju Kena Mundur Kena Lu…dul….
tidak usah memperdebatka nama,,agama(islam,hindu,budha,kristen dll),penyebar ajaran(nabi,rsi dll),yg jelas ajaran menuju kebenaran beliau yg maha pencipta(allah,ida sang hyang widhi wasa),kitab suci(alquran,weda,dll)yg jelas tujuan nya sama.tergantung pertama kali dmna agama trsbut di ciptakan,dan bgaimana menyebut tuhannya.
Berbagai literatur suci yang tergolong Weda dengan tegas menyebutkan bahwa LINGGA sebagai simbol BRAHMAN, Tuhan Yang Maha Esa dengan aksara dan suara “AUM” yang bergema menciptakan Pertiwi atau YONI, alam semesta langit dan bumi dengan segala ciptaan-NYA.
RUU Pornografi menjadi UU Pornografi tanggal 30 Oktober 2008 oleh DPR – RI, memang tidak lagi memuat “Lingga dan Yoni” Sebagai materi seksualitas yang sempat diprotes oleh umat Hindu. Seluruh pasal 14 yang pada penjelasannya memuat “…. misalnya patung telanjang yang menggambarkan Lingga dan Yoni” sudah dihapuskan. Namun demikian kiranya perlu kita mengerti apa dan bagaimana yang disebut Lingga-Yoni menurut pengertian Hindu.
Pengertian Lingga-Yoni
Ada salah pengertian mengenai Lingga-Yoni, yaitu sebagai lambang alat reproduksi lelaki dan perempuan (pallus atau vagina):
Kamus; Jawa Kuna Indonesia mendefinisikan: “Linga (skt) tanda, ciri, isyarat, sifat khas, bukti keterangn, petunjuk; Lingga, lambang kemaluan lelaki (terutama Lingga Siwa dibentuk tiang batu), patung dewa, titik tugu pemujaan, titik pusat, pusat poros, sumbu”. “Yoni (skt) rahim, tempat lahir, asal Brahmana, Daitya, dewa, garbha, padma, naga, raksasa, sarwa, sarwa batha, sudra, siwa, widyadhara dan ayonia (P.J. Zoetmneder, S.C. Robsou, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1994, 601, 1494).
Ensiklopedia Indonesia memberi definisi:
“Lingga, dalam mithologi Hindu : alat kelamin pria (lat : phallus, lambang siwa sebagai dewa semesta, kebalikan dan Yoni. “Yoni, alat kelamin kemaluan perempuan sebagai tara atau timbalan dan Linggam merupakan lambang syakti atau prakrti yang dijabarkan dalam bentuk unsur kewanitaan “ (Ensiklopedia Indonesia Ikhtisar Baru Van Hove, Jakarta 1990, 2020 dan 3993).
Tapi apa sebetulnya lingga dan yoni menurut pengertian Hindu?
Dancing with Siva Lexicon memberi definisi lingga atau Siva lingga sebagai berikut: “Tanda (mark or sign) dari Siva. Ikon Siva yang paling banyak digunakan, ditemukan hampir di semua mandir Siva. Bentuknya bundar, eliptik, citra aniconic, biasanya diletakan di atas dasar bundar, atau pitha. Sivalinga adalah simbol paling kuno paling sederhana dan Siva, khususnya Parasiva, Tuhan di luar semua bentuk dan sifat-sifat. Pitha merepresentasikan Parashakti, kekuatan Tuhan.
The Oxford Dictionary of World Religions menambahkan: “Lingga adalah simbol energi generatif. Menyebut ini sebagai “phallic worship” (pemujaan palus) adalah salah secara total memahami represenrasi ecara miniatur atau bentuk simbolik, menciptakan dan melepaskan kekuatan dengan mana dia diasosiasikan.”
Ada perbedaan sangat mendasar antara dua definisi pertama dengan dua definisi terakhir.
Lingga sebagai simbol Ayah (Tuhan) dan Yoni sebagai Ibu (pertiwi), sebagai alam semesta, telah dipuja oleh umat umat Hindu sejak 3.500 tahun sebelum masehi. Lingga dan Yoni diwujudkan menjadi tempat suci atau bangunan suci dalam bentuk arca pelinggih, candi, seperti bangunan Padmatara yang kita kenal sekarang.
Ciri utama yang melekat pada bangunan arsitektur suci “Lingga” atau “Linga” adalah:
Satu: Wujud Lingga, bentuk vertikal, ujung oval, umumnya terbuat dan batu andesit sebagai wujud cahaya Brahman yang transendental untuk menciptakan alam semesta beserta isinya.
Dua: Aksara “OM”(AUM), gema suara Brahman dan simbol kekuatanNya untuk penciptaan.
Tiga: Bangunan Suci “Yoni” tempat tegaknya “Lingga” untuk menciptakan alam semesta, dengan kelengkapan kekuatan Bedawangnala (naga, kura-kura) yang didepannya Nandi, mengawal, menjaga keseimbangan ciptaan Nya.
Dapat ditambahkan, seoiang tokoh intelektual Hindu Swami Harshananda pada Sri Ramakrishna Ashrama menyebutkan Lingga dan Yoni sebagai Simbol Tuhan God dan umat Hindu yang universal: Secara literal Siva artinya keberuntungan dan Linga artinya satu tanda atau satu simbol. Dari sini Sivalinga adalah satu simbol Tuhan yang agung dan semesta yang sepenuhnya adalah keberuntungan. Siva juga berarti Yang Esa yang di dalamnya seluruh ciptaan istirahat setelah mahapralaya. Liñga juga berarti hal sama di mana obyek-obyek ciptaan dipralina selama disintegrasi dan semesta ciptaan. Karena, menurut agama Hindu, adalah Tuhan yang sama yang menciptakan, memelihara dan menarik alam semesta ke dalam dirinya. Maka Sivaliñga merepresentasikan Tuhan sendiri secara simbolik. (Swami Harshananda, Principal Symbol og World Religions, 1978:7).
Lingga Yoni di tempat pemujaan.
Lingga Yoni dalam bentuk pelinggih atau bangunan candi di Jawa jumlahnya ribuan. Khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta saja terdapat 72 situs candi dengan bangunan pelinggih Lingga Yoni. Satu kompleks candi saja terdapat minimal 9 pelinggih “Lingga Yoni” seperti Lingga Yoni di candi Hijau, candi Sambisari, candi Kedulan, candi Kranggan, candi Nogosaren dan lain sebagainya. Bagian candi dengan Lingga yang terbesar saat ini adalah candi Hijau, di kecamatan Brebah Yogyakarta dan masih banyak situs Lingga Yoni yang menjadi tempat pemujaan peninggalan Mataram Hindu yang belum dieksavasi oleh Dinas Purbakala sebagai cagar budaya.
Khususnya di Bali diberbagai pura dibuat dalam bentuk arca disebut “Maha Lingga” yang menggambarkan ke Esaan Tuhan atau Brahman.
Sebagai aksara suci dalam bangunan suci Lingga Yoni adalah Pranava aksara “OM” (AUM) yang dijelaskan dalam Lingga Purana, ketika Brahman menciptakan alam semesta beserta isinya. Jadi Brahma sebagai maha pencipta atau Lingga yang dalam Atharwa Weda disebutkan:
Brahman adalah pencipta alam semesta
Brahmana bhumir vihita,Brahma dyaur uttara hita,Brahma-idam urdhuam tiryak ca-Antariksam vyaco hitam. (Bahman menciptakan bumi ini. Brahman menempatkan langit ini di atasnya. Brahman menempatkan wilayah tengah yang luas ini di atas dan di jarak lintas).
AtharvavedaX. 2. 25.
Dalam bangunan suci di mana terdapat arca Lingga Yoni yang dipuja oleh umat Hindu tidak ditemukan satu katapun, termasuk bila ditafsirlan dari segi Heurmenetika, yang menyatakan Lingga Yoni sebagai simbol ketelanjangan, atau alat kelamin laki-laki atau perempuan.
(Penulis, Welaka, Mahasiswa S3 Ilmu Hukum di Yogyakarta). Media Hindu edisi 59 – Januari 2009.
menyebutkan bahwa LINGGA sebagai simbol BRAHMAN, Tuhan Yang Maha Esa dengan aksara dan suara “AUM” yang bergema menciptakan Pertiwi atau YONI, alam semesta langit dan bumi dengan segala ciptaan-NYA.
kalimat ini bagaimanapun tidak bisa memungkiri falsafah dari Lingga dan Yoni. Lingga dan Yoni itu merupakan representasi kehidupan berasal. Dimana ketika hubungan seksual antara lelaki dan perempuan menghasilkan kehidupan (bayi). Inilah yang menjadi falsafah adanya alam semesta dan kehidupan.
Tidak mungkin memahami Lingga dan Yoni sebagai Pencipta dan Dicipta. Kalau Lingga dan Yoni sebagai simbol Pencipta dan Dicipta,..maka simbolnya tak akan mengarah ke 2 alat kelamin manusia.
hampir semua relief lingga dan Yoni menggambarkan hubungan kelamin pria dan wanita. Kamu bisa melihat di link ini (tampak penis yang menempel di dinding Vagina dengan rahim):
ada sih gambar yang lebih ekstrim, tapi gak usah dimuat..cari aja sendiri di google.
Jadi kalo aku memahami Simbol Lingga dan Yoni sebagai Adam dan Hawa sebagai permulaan kehidupan manusia, Karena manusia adalah pusat dimana kehidupan ini diketahui.
tentang Brahman..mungkin artikel ini bisa membantu
Pada saat aku mondok dulu, aku diajarkan bahwasanya ketika adam dan hawa pertama kali turun dibumi. Keduanya diturunkan secara terpisah. Adam diturunkan di Arab (kalo eϞgƍαќ salah..aku dah lupa..sudah lama seeeh) dan hawa diturunkan ke bumi tepatnya di India (kalo yang ini aku inget betul guru gue bilang bgtu). Baru 40 tahun kmudian mereka dipertemukan.
kritikan sy sama. terlalu berspekulasi. justru kalau mau main2 spekulasian ajaran itu lebih mirip ajaran dajjal yg sengaja dipersiapkan agar faham agama trinitas baru lebih bisa diterima.
coba cek buku the diary of dajjal/anticristus.
persamaan yahudi, arab, india, iran n jerman lebih kepada anak2 nabi nuh.
1. sam
2. ham
3. yafist.
dari ketiga anaknya inilah ras2 besar itu muncul..
itu sedikit pemikiran saya.
pemahaman mas WeDul sgt mendasar&(saya suka) tdk dipungkiri simbol “Lingga – Yoni” dijadikan pemahaman dasar lahirnya kehidupan, sprt halnya “Adam-Hawa” dan dlm ajaran Hindu (Garuda Purana),. alam semesta ini & segenap isinya adalah milik Nya Tuhan Yang Maha Esa,. yg tidak BerBentuk,Terlihat,Tersentuh,Tercium,. di paparkan Dewa Brahma,Wisnu,& Siwa, adlh Manifestasi Beliau Yang Maha Kuasa dlm proses terjadinya kehidupan,.
“Brahma / Brahman,. adlh di Ciptanya alam semesta,.. beseta unsur2nya yg bisa menjadikan kehidupan,..
“Wisnu / Dypayana,. adlah di Ciptanya kehidupan dari Nafas beliau (Tuhan) yang Abadi ‘Sabdha / Nafas / Bicara = Tumbuh-tumbuhan,& unsur2 kehidupan lainnya yg bisa menjaga Tumbuhan agar tetap hidup,. utk bisa tercipta kehidupan baru yaitu “Sabdha & Bayu” Bayu = kekuatan / tenaga (Hewan) yg bisa berBicara & kekuatan,. yg menjadikan Ekosistem Kehidupan yg di paparkan secara Menakjubkan & jg mengerikan karena disinilah hukum Rimba terjadi,..
“Siwa / Siva,. adlh Peleburan / pemusnah,. “Dengan ke Maha Kuasaan & Kasih Sayang Beliau,. Di ciptalah kehidupan baru lagi yang mempunyai “Sabdha-Bayu-Idep” Idep = Pikiran / pemikiran,. yang bisa menjadi penyeimbang ekosistem kehidupan,. ‘dengan mahluk yang bisa berbicara, punya kekuatan, & punya pikiran (manusia) menjadi paparannya lebih menakjupkan,. & lebih mengerikan krn dgn memiliki Pikiran manusia bisa menjadi Pemusnah Kehidupan,…
“proses inilah terwujudnya “Weda, Alquran, Injil, Alkitab, dll,..
jadi “simbol (Siwa) adalah proses berkembangnya pemikiran manusia tentang Kelangsungan kehidupan,. dgn pemikiran yg tak terbatas, sama halnya “Adam-Hawa” manusia pertama yg diciptakan Yang Maha Kuasa,.
“dalam Ajaran Hindu,. Tak ada Tuhan yg bisa tergambarkan / terwujudkan,. mungkin sama dengan Ajaran Agama yang lain,.
“simbol Siwa,. Dlm kitab “Purana” melambangkan Kasih Sayang (pikiran yg tak terpikirkan manusia yg mengalir dgn sendirinya) melahirkan kehidupan baru,..
yupz dulu aq ketika belm jad mualaf bingung kenapa tuhan punya isteeri dan punya 3 orang anak dantuhan sering mengumbar nafsu sexnya hingga lahir lah anaknya yaitu bhuta kalla dan yg bingung lagi tuhan gak kenal sama anaknya sendiri sampai-sampai kepala anak nya sendiri dipenggal udah gitu tuhan gak bisa nyambungin lagi akhirnya kepalanya diganti dengan kepala gajah jadi dimana letak maha kuasanya tuhan dan akhirnya hidayah allah saya telah mnemukan tuhan sejati wasalammualaikum wr.wbr
Saya adlah Guru SPIRITUAL Hindu yang berasal dari non Hindu .Akhirnya saya pulang kerumah saya Hindu , Karena IBU PARWATI hADIR SECARA GAIB dan memberikan pelajaran kebenaran, SHIWA adalah wujud Tuhan pelebur yang ketika menyatu dgn ShaktiNYa mereka menjadi alam semesta dan PUTRANYA GANESHA ADALAH LAMBANG bahwa pilh berada didalam semua ciptaanNYA tanpa pilih kasih karena Beliau adalah ayah dan ibu alamsemesta
wah hebat dong didatangi secara ghaib… tapi hati 2 BU ASTISUKA .. jangan asal melebur loo nanti ibu jadi alam semestaa dan g’ kembali lg kasian anaknya buuuu.. nyari2 ibu nya heheh peacee
@ paijo
tolong dunk jelasin dimana dangkalnya tapi jelasinya pake nalar dan logika yg juga dapat diterima akal sehat dan bukti yg kongkrit jgn berdasarkan katanya dan dongeng belaka trms atas pujianya
Yang oleh hindu diambil dari simbol “Safa” di Makah.
ada sumbernya yang menyatakan ini mas???
Dari sinilah kita tahu makna lingga dan Yoni dalam agama Hindhu, bahwa Lingga (Perlambang Penis) dan Yoni (Perlambang Vagina) merupakan simbol kehidupan dalam pemahaman “cinta wanita kepada pria” seperti gambar Siwa dan Parwati diatas.
sepertinya ini makna yang keliru dan juga udah diberikan pemaknaan yang bagus oleh Ksatria:
“The Oxford Dictionary of World Religions menambahkan: “Lingga adalah simbol energi generatif. Menyebut ini sebagai “phallic worship” (pemujaan palus) adalah salah secara total memahami represenrasi ecara miniatur atau bentuk simbolik, menciptakan dan melepaskan kekuatan dengan mana dia diasosiasikan.”
Ada perbedaan sangat mendasar antara dua definisi pertama dengan dua definisi terakhir.
Lingga sebagai simbol Ayah (Tuhan) dan Yoni sebagai Ibu (pertiwi), sebagai alam semesta, telah dipuja oleh umat umat Hindu sejak 3.500 tahun sebelum masehi.” http://www.parisada.org/index.php?option=com_content&task=view&id=1107&Itemid=79
jika tidak ada ‘hubungan’ antara pradana (laki-laki) dan perempuan (wanita) trus darimana ada kehidupan???
ini hanya simbol mas dan bukan sebagai cinta wanita kepada pria….
eh klo orang tua mas tidak melakukan hubungan ini bagaimana mas bisa ada???
Simbol Siwa sebagai “Dewa Kesuburan” berupa Lingga merupakan representasi dari “Adam”. Siwa (SHIVA) berubah menjadi Chavvah = Khav-vaw =Eva=Eve (Hawa) = pemberi hidup (Yoni).
Shiva = Schi-Wah. Dimana dalam pemahaman teologis agama Abrahamik Hawa berasal dari Adam. Dari sini pula akar kata dari kata JEHOWA/YAHWEH bisa kita dapat.
Suatu peristiwa atau kejadian yang pernah terjadi kadang akan dilebih lebihkan atau dikurang kurangkan oleh orang yang menceritakannya kembali ,hal itu dipengaruhi oleh keadaan pencerita atau orang yang mendengar cerita tersebut.
contoh : dua orang siswa jika di perintahkan menceritakan kembali cerita yang baru diceritakkan oleh guru mereka dengan bahasa dan gaya serta pemahaman mereka masing masing,saya yakin akan berbeda tapi pada dasarnya ada kemiripan yang bisa kita simpulkan.
Bagi Muslim (orang Islam) menyakini hanya Allah dan Rasulnya yang lebih mengetahui suatu kejadian,peristiwa atau sejarah yang pernah ada karena Allah tidak pernah lupa,tidur dan mati, Allahlah yang maha benar ceritanya .
Sehemat saya ,karena saya orang Islam dan melihat dari bukti patung patung yang ditampilkan mas Wedul Sherenian,jadi tentu saja saya setuju dengan beliau.
itu karena anda melihatnya dengan kacamata Islam, bagaimana klo saya juga melihat Islam dari “kacamata” saya yang Hindu, apa anda setuju dengan anda???
Saya sangat maklum bila anda tidak setuju dengan mas wedul karena keyakinan agama anda berbeda dengan keyakinan kami . dengan adanya fakta ini kami lebih menyakini kebenaran agama yang kami anut daripada anda.
klo keyakinan tentang agama anda saya acak2 penjelasannya bagaimana???
apa anda setuju dengan saya???
saya ada link yang sama dan sangat menarik karena mengupas hal seperti disini tapi bedanya di link yang saya katakan menarik memuat pendapat para ahli dari agamanya masing-masing tapi terlihat tidak sinkron, mau anda berkunjung kesana dan berikan argumen yang sesuai???
Intinya berjalanlah di jalan yg menurut anda benar, jangan ganggu dan tidak akan diganggu, nanti kalau sudah mati, anda akan tau yg mana benar dan yg mna salah, (bukan agama) tapi cara hidup anda menilai apa yg tidak anda sukai. Hubungan pribadi antara manusia dgn Tuhan tak perlu diperdebatkan, kita punya jlan masing” untuk mencapaiNya…
begini ada kemiripan kejadian antara Sywa & Parwati dengan Adam & Hawa
Hawa diciptakan dari Adam, hampir sama dengan Parwati yang dari Syiwa. Lantas Syiwa dan Parwati menyatu seperti orang bersetubuh (lihat gambar diatas) dan ini dilambangkan dengan Lingga dan Yoni, yang oleh Hindhu merupakan simbol kelamin pria dan wanita sebagai lambang asal kehidupan, ini kenyataan, anda bisa lihat gambar atau patung di candi2. Kalau anda menganggap Lingga dan Yoni sebagai simbol Tuhan dan Ibu pertiwi ya itu hak anda. Toh dari 1 hal bisa disimbolkan macam-macam
klo gitu tanya lagi mas, yang menciptakan Hawa dari Adam siapa mas???
apa Adam sendiri???
karena jika di Hindu maka Parvati adalah bagian dari Shiva dan Shiva sendiri yang ‘menciptakanNya’, jadi klo disesuaikan maka seharusnya Adam yang menciptakan Hawa….
dari awal selalu saya bilang, klo mencoba memahami Hindu coba lepaskan dahulu “kacatama” mas biar jadinya mas itu bisa mencernanya….
jangan langsung ditelan, karena dalam Hindu penuh dengan simbolisme…
Jika Shiva diidentikkan dengan Parvati, saya sih setuju tapi klo dengan Adam sepertinya kurang tepat.
Sama halnya dengan Brahma dengan shakti Dewi Sarasvati yatu pengetahuan maka maknanya adalah Brahma itu mencipta dengan pengetahuan, hal ini sama dengan Shiva dan Parvati yang bisa berubah menjadi Kali.
saya tertarik dengan sumber yang mas maksudkan, nanti kita bahas sama-sama dari sumber tsb, nah silahkan berikan sumber acuan mas tsb entah judul buku, link, atau kitab Hindu yang menyebutkan hal tsb….
Suatu peristiwa atau kejadian yang pernah terjadi kadang akan dilebih lebihkan atau dikurang kurangkan oleh orang yang menceritakannya kembali ,hal itu dipengaruhi oleh keadaan pencerita atau orang yang mendengar cerita tersebut.
Untuk itu agama Islam menceritakan cerita – cerita dari agama terdahulu dan melebihlebihkannya..yang katanya menyempurnakannya…Agama Islam yang dulu dan sekrang jauh berbeda…karena memang agama yang Mencontoh nabi Muhammad sebagai panutan dan bukan Allah Tuhan mereka sendiri.
Boleh-boleh saja Mas nulis kayak itu. Tapi harus dikutipkan ayat2 yang bisa dijadikan otoritas. kalau dalam bahasa Jawa ada ilmu utak atik gathuk, mencocok-cocokkan tanpa dasar. Apa Allah dan Muhammad akan suka dengan model tulisan kayak ini? jangan-jangan Mas malah dapat dosa.
TUNGGU DULU….
Ternyata Wedul Sherenian / pemilik Blog ini bukan orang islam.
dia hanya mau menambah permusuhan antara Islam dengan Hindu,Budha,kristen.
jangan percaya padanya… dia Islam bohongan.
jangan menulis apa2 diblog ini, percuma…
link rujukan mas; http://volker-doormann.org/the0.htm
udah saya baca, tapi kok tidak ada yang menyebutkan sumber dari satu kitab Hindu malah saya liat lebih banyak dari kitab Genesis……
balik ke topik, sepertinya tulisan yang ini dari link diatas;
“The symbolic meaning of Shiva is preserved in the Hebrew Genesis, where the Lingam has changed to the ‘Tree of life’ and the symbol of fertility – ‘that was gives live’ – has changed to Chavvah = { khav-vaw } = ‘EVA’ =’EVE’ = ‘Live giver’ . Shiva = ‘SCHI-WAH”.”
kok bisa jadi begini;
“Simbol Siwa sebagai “Dewa Kesuburan” berupa Lingga merupakan representasi dari “Adam”. Siwa (SHIVA) berubah menjadi Chavvah = Khav-vaw =Eva=Eve (Hawa) = pemberi hidup (Yoni).
Shiva = Schi-Wah. Dimana dalam pemahaman teologis agama Abrahamik Hawa berasal dari Adam. Dari sini pula akar kata dari kata JEHOWA/YAHWEH bisa kita dapat.”
jika mas punya pemahaman yang lebih baik, bisa kok di muat disini. Mungkin anda bisa menceritakan asal mula parwati berasal. Atau mungkin anda bisa menjelaskan alasan Parwati bertapa demi menyenangkan Shiwa untuk menjadi istrinya.
bukannya di moderasi mas, aturan WP jika ada 2 atau lebih Link maka akan masuk sebagai spam. Makanya kalau ngasih link mending 1 per 1 aja. tuh udah gue keluarin
Mungkin anda bisa menceritakan asal mula parwati berasal.
udah ada di wiki;
“and refers to Parvati being born the daughter of Himavan”
jadi tidak sesuai dengan artikel yang mas tulis diatas…
Atau mungkin anda bisa menjelaskan alasan Parwati bertapa demi menyenangkan Shiwa untuk menjadi istrinya.
menyenangkan Shiva???
ada penjelasannya juga di wiki;
“Parvati however had realized that her true calling was to become One with Shiva.”
liat juga penjelasan yang sebelumnya;
“With no “living” Shakti (manifest Divinity) to balance Shiva (transcendent Divinity), the Cosmic order was thrown into disarray: Shiva had no interest in the world, and in any event was “powerless” (Sanskrit Shakti = Power, Energy) to help it. And so the gods prayed to Shakti to incarnate once again and turn Shiva back to the world, thereby restoring Cosmic balance and saving the world.”
mas juga mesti memahamai ‘kelahiran kembali’ dengan baik karena dalam Hindu konsep-konsep dasar itu sangat berpengaruh dalam memahami cerita-cerita di Hindu
Parwati istri Shiwa sebagai ibu dari segala Dewi. Hehe…Tuhan butuh istri juga ya
Purana says: ‘The linga of Shiva, cursed by the sages, fell on the earth and burnt everything before it like fire. Parvati took the form of a yoni and calmed it by holding the linga in her yoni’. The Padma Purana also tells the story of Parvati assuming the form of yoni to receive lingam of Shiva, who was cursed by sage Bhrigu to be the form of the lingam.[20]
Menurut Purana : Orang bijak mengutuk Lingga Siwa, jatuh kebumi dan membakar segalanya bagai api. Parwati berubah jadi Yoni dengan tenang memegang lingga kedalam Yoninya. Padma Purana juga menceritakan kisah bahwa Parwati mengasumsikan bentuk Yoni untuk menerima lingga Siwa, yang dikutuk oleh orang bijak Bhrigu menjadi lingga.
Hanya memberitahukan bahwa : Hati-hati jika beradu argumen dengan berdasarkan informasi dari wikipedia karena kebenaran dari wikipedia masih tidaklah akurat.
@Wedhul: sebelum mempelajari Sanata Dharma hendaknya pelajari dulu dasar-dasarnya…seperti kata parwati istri shiwa ???dan harusnya sudah tahu jika Dewa berasal dari kata Div yang artinya sinar…sinar bermacam-macam warna jika di taruh kaca prisma di depannya begitu juga dengan fungsinya ada sinar laser sinar gamma sinar X yang masing masing mempunyai fungsi sendiri-sendiri.
Dan Parwati bukanlah istri tapi Chaktinya dewa Siwa…berbeda.
Hehe..anda perlu membaca semua kalo gitu…konsep yang membingungkan kali
heheh…. mas yang sepertinya melewatkan beberapa bagian
kita masih pake sumber yang sama aja intepretasi mas berbeda…. http://en.wikipedia.org/wiki/Parvati
Parwati istri Shiwa sebagai ibu dari segala Dewi. Hehe…Tuhan butuh istri juga ya
nope, kenapa tidak baca yang ini; “Three images are central to the mythology, iconography and philosophy of Parvati:
1. The theme of Shiva-Shakti 2. The image of Shiva as Ardhanarishvara (the Lord who is half-woman)
3. The image of the linga and the yoni”
apa masih kurang jelas juga???
Purana says: ‘The linga of Shiva, cursed by the sages, fell on the earth and burnt everything before it like fire. Parvati took the form of a yoni and calmed it by holding the linga in her yoni’. The Padma Purana also tells the story of Parvati assuming the form of yoni to receive lingam of Shiva, who was cursed by sage Bhrigu to be the form of the lingam.[20]
waduh…. kenapa tidak dibaca juga yang sebelumnya??? atau yang ini dilewatkan??? “When Shiva does his violent, destructive Tandava dance, Parvati is described as calming him or complementing his violence by slow, creative steps of her own Lasya dance.[19] In many myths, Parvati is not as much his complement as his rival, tricking, seducing, or luring him away from his ascetic practices.[19] Again, Parvati subdues Shiva’s immense sexual vitality. In this context”
jadi ‘hubungan mesra suami istri(sex?)’ yang bagaimana tuh, ato yang baca yang otaknya ngeres aja
malah penjelasan sebelumnya ada tulisan begini; “The depiction of Parvati’s marriage to Shiva, in the Shiva Purana, could be seen as an allegory illustrating the desire of an individual to achieve a state of liberation from strife and banality. If one sets aside, for the moment, the idea of Shiva as a male entity, and sees him instead as representing a state beyond human suffering, then Parvati becomes symbolic of the aspirant who wishes to achieve nirvana, and the story becomes something considerably more than a quaint romantic tale.”
jadi masihkan cerita diatas tentang ‘hubungan mesra suami istri (sex?)’???
banyak simbolisme mas dalam Purana, jadi klo baca ya mesti ‘sapu’ dolo pikiran dari bersih
Om Nama Shiwaya, Jay Durga Maa . Salam tantra dari IBU DAN AYAH JAGAD. Sekarang akan bunda jelaskan . Disuatu masa Sang Mahawisnu yang berada di Waikunta memandang kebawah dan melihat wujud ShiwaNya yang sedang bertapa dan Beliau disebut Mahayogi. Wisnu tertarik pada kesempurnaanNya dalam wujud Shiwa yang mencakup sebagai Satwik , tamasik dan rajasik akhirnya Sang Wisnu menjelma menjadi wanita cantik dan Beliau menari tandanta bersama Shiwa yang tiada llain adalah Sang Parwati dan alampun tercipta. Tuhan adalah satu Beliau tdk berkelamin namun Beliau dapat menjadi apa saja untuk memberikan contoh kehidupan yang benar utk baktaNya , Bunda jg sebelum menjadi Hindu adalah seorang muslim anda pembaca Media Hindu mungkin mengenal saya lewat media. Kabah sendiri adalah pemujaan Shiwa Lingga dijaman dahulu kemudian dilarang oleh nabi Ibrahim karena kebodohan manusia yang tidak mengerti maknanya malah diselewengkan utk hal hal yang mesum. Ini bukan salah Dewa tetapi pikira manusia yang dangkal. Ketika jaman mulai mengalami kemerosatan Tuhan sendiri yang datang sebagai Awatar seperti Rama, Krishna , Shri Bagawa Satya Saibaba dan Amma Rajarajeshwari. TUHAN TDKMEMBAWA AGAMA TAPI CINTA KASIH. OM JAY SAIRAM. OM SWASTIYASTU. Bunda love you all.
Sairam. Pertanyaanmu bagus sekali anakku bunda senang membacanya. Didalam bagian sastra suci purana dijelaskan . Tuhan adalah aksara suci Om tidak berwujud , Maha terang dan mengeluarkan suara berdengung A………U…..M sering juga disebut OM. Kemudian suara om cakra bindu MAHA DEWI ( RAJARAJESHWARI) dan terciptalah Wisnu didalam air kemudian dari pusar WISNU terciptalah BRAHMA ,jud lalu SHIWA . Jadilah wujud TUHAN TRIMURTI sbb : brahma sang pencipta ,Wisnu sang pemelihara dan Shiwa sang pelebur . Mereka adalah Tuhan yang satu yang menjadi tiga fungsi energi . Kemudian Brahma menciptakan Saraswati dari pikiranNya dan menjadi Dewi ilmu pengetahuan . Laxmi sebagai teratai Wisnu . Shiwa sebagai Mahayogi duduk bertapa diatas kulit harimau berhiaskan ular sangat bersahaja jauh dari kemewahan Dewata dipuncak gunung es Kailasha membuat Wisnu tertarik pada wujudNya sempurna sehingga Beliau menjelma sebagai Parwati utk mendampingi Shiwa , Mengapa bisa begitu karena Tuhan Maha besar dan meliputi alam semesta tetapi Beliau juga Maha kecil karena kasat mata . Tuhan berada didalam semua mahluk ciptaanNya. Beliau berada dihaati kita sebagai Mahatma sayang karena awan illusi kita tidak menyadari itu , Beliau adalah Mahtma , Roh kudus atau Ruhul Kudus . Hanya dengan cinta kasih dan melihat Tuhan ada disetiap mahluk ciptaanNya kita dapat menemukan kebenaran sejati.Bagaimana jelas anakku kalau masih ada pertanyaan bunda tungggu. Salam sejahtera,Sairam, Om swastiyastu.
AUM adalah suara awal sering disebut OM kalau anda mengatakan suara harimau jgn kaget karena Tuhan berada dialam setiap ciptaanNya termasuk hewan. Tuhan hanya satu tanpa agama a. taupun ras. Beliau adalah ayah maupun ibu alam semesta. OM SHANTI SHANTI SHANTI OM.
SAIRAM. Tuhan berada disetiap mahluk , manusia , hewan , tumbuhan , para dewa bahkan buta kala. Karena Tuhan ada didalam semua CIPTAANNYA karena rohNya ada didalam semua ciptaaanNya . Org bijak melihat Tuhan didalam semua CIPTAANNYA, semoga kau mengerti anakku.
SaiRam . Tuhan berada didalam setiap ciptaanNya. Dewa Dewi , manusia , hewan ,tumbuhan bahkan dialam rendah seperti pada butakala. Orang bijaka melilhat Tuhan didalam semua ciptaanNya. Karena roh Tuhan ada didalam semua ciptaanNya.
Sekedar intermezo,,, bunda astisuka,
Syahdan sepasang muda-mudi,berbuat nekat dengan berbuat mesum di sekitaran ka’bah. Karena perbuatan tersebut, mereka dimurkai dan berubah menjadi patung tanpa busana.
Lewat berpuluh,,, beratus tahun, masyarakat pun mengagumi patung dan dianggap keajaiban, bukannya azab dan pelajaran. Dan mulailah muncul patung-patung bernama latha, uza, dan lain-lain.
Beratus,,, beribu tahun pula, masyarakat menggali rasa spriritualitasnya, terlebih cara-cara menggapai ekstase. Dan membuat ritual-ritual berdasar prasangkaan saja. Maka munculah pada rahib (cendekia spiritual) yang salah satu hasilnya membuat bunyi-bunyian yang bisa mengan tarkan manusia ke arah khayali.
Maka jangan heran kalau bethoven atau mozart bisa dianggap sebagai nabi.
klo tentang hubungan Shiva dan Parvati udah dijelaskan dalam link wiki dengan sumber-sumber dari Veda dan makna simbolisme cerita dalam Purana, cuman mas aja yang perlu merubah atau melepas dulu ‘kacamata’ agar bisa memahami maksud ‘sex’ dalam Purana.
The dance performed by Goddess Parvati in response to Shiva’s Tandava is known as Lasya, in which the movements are gentle, graceful and sometimes erotic. Some scholars consider Lasya to be the feminine version of Tandava. Lasya has 2 kinds, Jarita Lasya and Yauvaka Lasya. [7]
SaiRam.
Anda dengar kisah itu darimana? Sebenarnya awalnya agama Hindu tidak menyembah patung atau arca. Agama Hindu adalah agama yang menghormati alam semesta sebagai manifestasi Tuhan yang Maha Kuasa , Kaisar Alexandar yang pertama membawa Arca Dewa Zeus dari Yunani ke India yang kemudian diyakini sebagai Maha Dewa Shiwa . Dan perlu anda ketahui agama Hindu tidak memuja Arca tapi kami memuja Tuhan sebagasalah satu Manifestasi Dewata . Arca hanyalah penghubung atau idola dari Tuhan Y.M.E. Dengan kita memandang arca kita merasa lebih dekat denganNya. Orang orang Nasrani juga mempunyai gambar2 dan patung seperti Yesus, Bunda Maria , Salib dll. Umat Muslim juga sembahyang menghadap Kabah dan tulisan-tulisan Kaligrafi. Apapun alasannya itu sama saja.
Maaf bunda bukan mau membela diri atau menyamakan dengan saudara-saudari yang beragama lain . Hanya sekedar ingin meluruskan.
@bunda ASTISUKA
Anda dengar kisah itu darimana? Sebenarnya awalnya agama Hindu tidak menyembah patung atau arca. Agama Hindu adalah agama yang menghormati alam semesta sebagai manifestasi Tuhan yang Maha Kuasa , Kaisar Alexandar yang pertama membawa Arca Dewa Zeus dari Yunani ke India yang kemudian diyakini sebagai Maha Dewa Shiwa.
Jawab—> Anda pasti mengetahui itu dari sejarah juga-kan, itu mas Wedul telah memberi anda link coba dibaca dulu.
Apakah itu berarti mitologi Dewa Zeus = Dewa Shiwa
coba anda jelaskan, atau berikan saya link tentang Kaisar Alexandar yang pertama membawa Arca Dewa Zeus dan kemudian dianggap Shiwa.
—
@bunda ASTISUKA
Dan perlu anda ketahui agama Hindu tidak memuja Arca tapi kami memuja Tuhan sebagasalah satu Manifestasi Dewata . Arca hanyalah penghubung atau idola dari Tuhan Y.M.E.
Jawab—> Apa itu berarti tanpa arca, Tuhan Y.M.E tidak bisa dihubungi ?
—
@bunda ASTISUKA
Dengan kita memandang arca kita merasa lebih dekat denganNya. Orang orang Nasrani juga mempunyai gambar2 dan patung seperti Yesus, Bunda Maria , Salib dll. Umat Muslim juga sembahyang menghadap Kabah dan tulisan-tulisan Kaligrafi. Apapun alasannya itu sama saja…
Jawab—> Karena saya seorang muslim maka saya perlu menjelaskan, bahwa tanpa Kabah atau kaligrafi sekalipun, umat Islam akan tetap bisa berhubungan dengan Tuhan mereka tanpa melalui perantara.
Ka’bah hanya merupakan penunjuk arah kiblat untuk shalat sebagai wujud dari persatuan umat Islam.
Sebelum menghadap ke arah ka’bah (Masjidil Haram) umat Islam pernah menghadap ke arah Masjidil Aqsha yaitu selama empat belas atau tujuh belas bulan setelah peristiwa hijrah mereka ke Madinah tahun 624. Kemudian diturunkanlah ayat-ayat Al-Qur’an yang memerintahkan umat Islam untuk menghadap ke arah Masjid Al-Haram :
Sungguh Kami (sering) melihat mukamu (Muhammad) menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan. ﴾Qs. Al Baqarah:144﴿
SAIRAM. Semua yang bunda tulis disini berdasarkan sejarah dan pandangan spiritual kami yang beragama Hindu. Kita saling beerbagi dan bukan untuk saling menyakiti . Marilah kita mencari persamaannya dan bukan perbedaan yang kita tonjolkan disini. Menghina agama lain adalah menyakiti hati sesama dan Tuhan tidak menyukai hal itu. Apalagi negara kita berdasarkan Panca Sila dan Bhineka Tunggal Ika. Jadi marilah kita berrgandeng tangan dalam jalinan cinta kasih. OM SHANTI SHANTI SHANTI .DAMAI DAMAI DAMAI.
@KSATRIA
Komen kamu :
-dan kebetulan Visualisasi Umat Hindu …(Imagine) sangatlah tinggi.
Komen Aku :
- Wakaka… wong edan. Tuhan kok divisualisasikan,… pantesan tak ada Patung Tuhan yang sama… Jangan2 lu juga kadang memvisualisasikan Tuhan lagi bugil ya…xixixi
Lha dalah…kalo saya buat patung yang seksi nanti kamu “ngaceng” ???? Lha kalo orang normal pasti ngga ngaceng. Seperti patung Tugu Tarian Zapin, tarian khas Riau.lantaran patung perempuannya berpantat bahenol….(orang yang tidak pernah meliaht wanita seksi jadi lihat patung aja sudah KONAK, nafsunya udah langsung bawaannya poligami aja kayak Ustad Aa Gym) http://travel.detik.com/read/2012/01/26/172124/1826160/1025/patung-berpantat-bahenol-bikin-heboh-pekanbaru
Visualisasi itu penting Dek Wedhul…
Jika tidak Dek wedhul tidak akan menjadi apa-apa. Hanya hidup mati dan tidak ada gunanya ente hidup bagi makhluk yang lainnya. Karena dek Wedhul makhluk sosial jadi membutuhkan orang lain yang tentunya tidak sama dalam beradat istiadat, beragama, beda pendapat dan masih banyak lagi.
Menurut Saya Islam memvisualisasikan diri “ADA di dunia ini” karena kita melihat Islam adalah sebuah agama. dan ciri agama yang disyahkan oleh negara adalah
1. Punya Tuhan
2. Punya Kitab suci
3. Punya Umat
4. Punya niat yang baik yang tidak merugikan orang lain. menurut agamanya masing2.
Jika dek wedhul cerdas….inilah bentuk Visualisasi walau tidak membuat patung seperti Agama Hindu. (dan itu harus saling menghargai karena dek wedhul belum mengerti dengan bentuk visualisasi umat Agama Hindu)
Dan Apakah anda tidak men-visualisasi diri kepada Tuhan yang anda percayai ????
Janganlah munafik…buka kacamata kuda dek Murid Wedhul…Ente Sholat 5 waktu adalah bentuk Visualisasi “Kepatuhan untuk menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya”. Agar kelak Dek Murid Wedhul bisa masuk surga..bukan begitu ????
hahaha menarik niy pada debat semua tentang agama, saya orang hindu dan ga mau ribet, yang ada malah ujung2nya jadi ribut ! semua kaya paling tau tentang tuhan…padahal prnah liat aja nggak..? hahaha mending kita ngejalani hidup masing-masing aja karena hal yang belum tau kepastiannya hanya akan jadi debat kusir ! mending santai minum kopi di rumah daripada ribut ngobrolin agama masing2 dan agama no 1..hahaha kaya kecap aja no 1..peace
manusia adalah proses evolusi dari makhluq makhluq sebelum nya.
maka bisa di buktikan dalam analisa bahwa tiap manusia mempunayi karakter yang berbeda-beda mewakili makhluk lainnya binatang, tumbuhan dan bau yang berbeda pula, Tubuhnya manusia makhluq yang berjalan tegak namun jiwa nya ber evolusi dari mulai mineral, tumbuhan, banatang, terus manusia. yang selanjutnya mengalami kesempurnaan makhuq. Bila dalam bentuk manusia masih belum sempurna, maka mereka ber reinkarnasi kembali dari awal sebagai mana pada kondisi makhluk yang memmungkinkan untuk evolusi ke manusia seperi halnya kucing, kambing,sapi, bahkan yang tak sanggup sempurna dalam bentuk manusia dan malah semakin bejat prikaunya,maka di turun kembali kepada level yang lebih rendah, bahkan menjadi makhluk yang tak dapat disebut, tanah,mineral,logam, sampah dll.
lalu teori Darwin gimana ???
…bisa di buktikan dalam analisa bahwa tiap manusia mempunayi karakter yang berbeda-beda mewakili…dst
ck.ck..ck… para ilmuwan pro evolusi, yang atheis maupun agnostik, pun banyak berkata bahwa manusia melakukan arketipe, paradigma yang diulang-ulang. Kalau bukan adam yang telah mengetahui adanya surga, syaiton, dan yang lainnya,,, trus siapa lagi? Mungkin paradigma sampeyan yang mengulang dari monkey. Yo… maklum aza de..
wah setahu saya sebelum jaman adam hadir di bumi, sudah ada jaman jurasic dan jaman jurasic banyak mahluk hidup hancur/mati karena mereka tidak bisa beradaptasi, hanya beberapa saja yang bisa beradaptasi.
nah… di kitab suci mungkin Tuhan lupa mencatat mengenai jaman tersebut dan langsung menyampaikan wujud adam seperti manusia sempurna seperti sekarang ini.
dari melihat seseorang kita bisa melihat ohh… itu orang arab, orang asia, orang barat, orang cina dan lainnya. dan orang barat / kulit putih tidak bisa menerima donor darah orang asia / afrika karena Gen -nya berlainan.
dan sekarang yang menjadi perdebatan orang -orang pintar dan cerdas adalah Adam memiliki DNA / Gen dari benua mana?
kalau semua kisah diceritakan dalam kitab suci kira2 setebal apa?. bisa-bisa setebal museum. Apa kamu mau baca kitab setebal museum. yang tipis aja males apalagi setebal museum…hehehe.
yang jelas di Al-Quran diceritakan bahwa sebelum kita ada manusia2 superhebat. Nah lebih penting menceritakan manusia2 yang hebat daripada menceritakan kadal raksaksa alias dinosaurus…xixixi
@Asam:Kalau bukan adam yang telah mengetahui adanya surga, syaiton, dan yang lainnya,,, trus siapa lagi?
Sebenarnya dunia keTuhanan merupakan hayalan dan imajinasi manusia saja, sebagai contoh: di sorga ada ular, pohon apel dan manusia (adam & hawa).
dari 10.000 tahun yang lalu manusia sudah membuat teori mengenai Tuhan, hanya beberapa saja yang bisa bertahan sampai sekarang. itu sebabnya banyak aliran agama didunia.
kalau anda mengatakan bahwa agama Hindu / budha / kristen / islam yang paling benar, itu berarti anda salah, sebab tidak ada bukti kongkrit mengenai hal tersebut, hanya karena kepercayaan saja yang membuat anda diharuskan percaya.
kalau anda mengatakan bahwa agama Hindu / budha / kristen / islam yang paling benar, itu berarti anda salah,…
a..a…haa…. berarti sampeyan juga salah, karena menganggap kami salah. hohoho.
Kalau boleh saya sarankan, baca komiknya yang lebih bermutu sedikit. Kayak komik smurf… mungkin. Agar tidak berkhayal manusia bisa terbang kayak superman. Padahal nggak berevolusi punya sayap.
@ pemikir : hanya karena kepercayaan saja yang membuat anda diharuskan percaya.
Tepat memang betul,
orang yg mengatakan yakin benar tanpa analisa, itu hanya karena keyakinan saja. Coba kita melihatnya dg kacamata pengetahauan yang terbukti nyata di alam ini, sementara kacamata agama kita sisihkan dahulu. Kitab suci hanya memberikan informasi global yang mengindikasikan, sedang buktinya banyak terdapat pada alam ini.
Cerita Adam setan dan surga hanyalah dongeng tekstual, cobalah pelajari lebih ke konstekstual dan fahami esensi nya, apa yang terkandung dari cerita adam. Sejak terjadinya alam semesta dalam teori big-bang, dari mulai kekosongan, kabut, gas, debu, materi, dst, seluruh kehidupan ini adalah merupakan proses evolusi . Evolusi terbaik adalah manusia makhluq yang berjalan tegak & berakal. Maka manusia komposisinya terdiri dari unsur elemen seluruh benda-benda alam semesta dan makhluk-makhluq alam semesta, yang kongket maupun yang abstrak(ghaib).
Sekaligus manusia adalah evolusi akhir dari makhluq alam semesta yang di dalam nya pun terdiri dari unsur-unsur sang pencipta. Namun ketika makhluq manusia tak mampu kembali pada asal muasal diri nya “kekosongan” (mokswa), maka manusia akan mengulangi proses evolusi nya di alam ini dalam bentuk sesuai pengetahuan nya ttg alam kehidupan.
berikut beberapa istilah yang dipinjam dari pro evolusi yang justru menunjukkan kelemahannya sendiri :
1. arketipe
2. kesadaran historis
3. homo religius
Tiga ini dulu ja. Itu saja sudah menunjukkan analisa tanpa memasukkan agama di dalamnya, yang justru menunjukkan kebenaran agama. Monggo… di telaah dulu istilah-istilah tersebut. Biar jitu gitu.
hahayy.. ini orang ,,
manusia tidak akan pernah tau asal awal dunia sepertii apa ? kalian berpendapat berdasarkan teori dari link2 yg udah ada ,, apa yg bwt link itu TUHAN ?yg nulis penjelasan di link itu TUHAN ..dari 100 , mungkin kebenaran teorii itu hanya 0,01 persen ..TUHAN tidak bisa di baca atau di mengerti bedasarkan bukti , kita manusia hanya perlu mengingat NYA , serta berterimakasih dengan mengasihi sesama ..dan saya hanya menghujat para MALING , PENIPU , PEMERKOSA DAN PEMBUNUH ..
Ne….., Keyakinan diperdebatkan pa ngga da pekerjaan laen. Klo aku ditanya tentang keyakinan yang ku anut, ya… maksimal paling 10% . Contoh ; sembahyang bisa ku tinggal klo ada yang ngajakin kerja. Ne ku da pertanyaan ” Klo surga dan neraka ngga da; pahala dan dosa itu ngga berpengaruh sama sekali pada diri kita; btw kamu2 semua masih mo sembahyang ngga….?”
Sampeyan mengira sembahyang itu hanya masalah sorga/neraka atawa pahala/dosa??? hm… perlu membuka wawasan lagi.
…ato…
Sampeyan mengira antroposentris, semua untuk manusia, alias manusia dapat manfaat dari sembahyang. Ditinggalkan kalau ndak untung, begitu kah ???
Saya sarankan pelajari apa yang di tulis mas wedul di bloq ini. Bisa langsung anda bandingkan antar agama satu dengan yang lain, terutama ISLAM. Dan lumayan, tak perlu banyak waktu terbuang atau duit buat beli buku.
Asslm..
Sudah2,,, Qta smua mmpunyai kpercayaan msing yg sangat kuat,, toh nyatanya smua agama tdak mngjarkan kejahatan atau pun penipuan yg lainnya,, hayatilah serta renungkanlah dalam hati kecil kita, bahwa smua agama mengajarkan kebaikan dan tidak saling menindasa satu sama lain….
Wasslm
Sutuju…menyikapi agama dengan cara yang bijaksana adalah hal yang terbaik untuk menjawab semua perbedaan. kajilah agama kalian masing2 untuk mencari kebenaran yang sejati yaitu kebenaran TUHAN. boleh kalian mengkaji agama di luar agama kalian tanpa harus menghujatnya, ambil sisi baik dari agama lain menurut versi hati kalian dan jangan tutupi hati kalian dengan kebencian…
hem wah apa bener adam =siva ? heheh bgeri banget hanya patung dipermasalahkan ,, cobak lihat lambang dan tulisan ada Kitab Purana dalam bagian weda itu merupakan kitab yang digunakan untuk mempermudah manusia mengenal tuhan ,, Purana bisa berupa cerita atau dongeng ,, hehehe bahkan kisah Nabi terakhir itu ad di purana juga ,, Purana itu bisa benar terjadi atau bahkan tidak terjadi tapi terjadi itu rencana Tuhan karena Tuhan yang menciptakan beliau pasti tahu yang akn terjadi .. kalau ad Mualaf dari Hindu dan akhirnya menjelekan Hindu ajaran veda berarti anda belum mengerti tentang namanya dharma Om shanti shanti shanti
…smua agama mengajarkan kebaikan dan tidak saling menindasa satu sama lain….
…ambil sisi baik dari agama lain menurut versi hati kalian…
kayaknya yang seperti gini banyaknya ada di indonesia saja. Terlalu banyak kaum perenialis KTP –CMIIW–. Dibandingkan di luar sono, lebih banyakan agnotis intelek atau humanis saja sekalian yang diklaim menjadi agama modern.
…berarti anda belum mengerti tentang namanya dharma Om shanti shanti shanti.
ya, itulah sebabnya kita saling memberi informasi. Kalau ada yang mengganjal, silakan bertanya pada yang kira-kira lebih tahu. Kalau sudah dibilangin masih keukeuh, monggo saja. Jangan takut memegang prinsip atau dogma, toh ada batas-batas ketat bersyarat sehingga harus dinyatakan diperangi.
cukup jadi manusia biasa yang berguna bagi keluarga, agama, bangsa dan negara….. kalau otak dangkal jangan mengulas ajaran agama yg sangat tinggi nilai filosofi nya, jadi cukup diresapi ajaran kebaikannya demi masyarakat dengan menjunjung toleransi tinggi dengan berbagai umat, ras dan bangsa yang ada di dunia, kalau dunia sudah damai tanpa fanatisme pasti surga itu terasa…….om shanti shanti shanti om…..
Wah cerita ini seakan menjawab tanya saya. Dulu guru ngaji saya dipondok pernah bilang kalo hawa diturunkan kebumi tepatnya di India. Saya saat itu berpikir knp di India?? Bukan ditempat lainnya. Saya berpikir apakah cerita mitos india ada kaitannya ya?? Setelah saya baca sejarah parvati. Saya menemukan kemiripan disana dengan cerita asal muasal Hawa. Allah menciptakan Adam. Dari bagian tubuh adamlah diciptakan hawa (mirip dengan crita bahwa parvati adalah dari diri shiva, mereka dari diri yng satu, bagaimana prosesnya tentunya itu Allah yang tau). Dijelaskan bahwa parvati adalah titisan istri pertama shiva, akan tetapi dia mati karena melawan larangan bapaknya shg dia harus mati (mirip dengan ceriya bagaimana hawa membujuk adam utk mengambil buah khuldi, sehingga dia terusir dari nirwana (sama2 melawan larangan)). Turunnya hawa dibumi bisa dikatakan sebagai fase dimana istri pertama shiva menitis ke dunia menjadi parvati (hawa turun kebumi sbg manusia baru yang beriman). Apalagi hawa turunnya di india. Kayaknya pas dech. Rasanya aneh kalo dia tiba2 ada didunia ini. Tapi tdk berbapak dan beribu. Sehingga berkembanglah cerita kalo dia adalah anak dari gunung himalaya (yaah utk menjelaskan ttg. Keberadaan parvati di bumi). Mengenai cerita bahwa parveti harus bersemedi lama agar bisa menjadi istru Shiva rasanya hampir mirip dengan cerita hawa. Karena mereka berdua, adam dan Hawa diturunkan terpisah. Membutuhkan 40 tahun bagi keduanya utk bertemu. Dimana hawa berusaha mencari Adam. Dan adam harus menangis 40 tahun agar bertemu hawa. Dan Akhirnya mereka nemang benar2 ketemu.
ini namanya cocok hidung eh..cocoklogi ala islam. Memang kalian kurang percaya diri ya ama ajaran lu yang hampir semua dongeng koq menghubungkan dengan Hindu
Bro, otak lu itu terlalu dangkal dan terlalu kotor utk membahas tentang agama orang lain, mending lu bersihin dulu tuh otak, jangan membuat perpecahan antar umat beragam gara” article gak berguna lu ini! Kalo lu ada bukti utk semuanya baru lu ngomong!
Sudah menjadi konspirasi umum dimana sebagian umat manusia menyatakan bahwa adam adalah leluhur mereka. Adam diyakini sebagai manusia pertama dan menurunkan umat manusia dengan melakukan perkawinan inses dengan Hawa yang tercipta dari tulang rusuk Adam.
Secara ilmiah, terdapat suatu kejanggalan dimana kaum agamawan menentang konsep evolusi tetapi meyakini bahwa adam adalah manusia pertama. Karena Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam, tentunya secara genetis, susunan DNA Hawa sama dengan Adam. Dan dengan demikian keturunan inses merekapun akan menghasilkan DNA yang identik dengan mereka. Tapi, kenapa di dunia ini terdapat berbagai ras manusia? Kenapa DNA mereka sangat jauh berbeda? Benarkah hal ini karena mutasi genetik? Terus kenapa kaum agamawan menentang teori evolusi yang didasarkan pada mutasi genetis?
Sebelum kita membuktikan bahwa Adam bukan manusia pertama, mari kita simak terlebih dahulu ayat-ayat dalam Al-Qur’an dan Al-Kitab yang menyatakan bahwa Adam adalah manusia pertama.
Adam diciptakan menurut Rupa Allah
Adam diciptakan Allah menurut gambar rupa-Nya [Kejadian 1:26]. Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya [kejadian 1:27-28 dan Kejadian 5:1-3]. Konfirmasi bahwa Adam diciptakan menurut rupa Allah ada di tradisi Islam, yaitu di hadisSahih Muslim book 40 Number 6809, Book 32 Number 6325:
Diriwayatkan Abu Huraira, Nabi mengatakan: Allah menciptakan Adam menurut gambar-Nya dengan tinggi 60 kubik dan sesaat setelah adam tercipta Ia menyuruh Adam menyalami para Malaikat yang duduk di sekitar itu..tinggi badan orang-orang makin berkurang hingga saat ini”
AL-WAHHABI ABDUL AZIZ BIN BAZ dari aliran Wahabi juga menyatakan bahwa ALLAH SERUPA DENGAN NABI ADAM.
Allah dipastikan mempunyai Tangan
[38:75] Allah berfirman: “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?”.
Untuk memastikan bahwa ayat di atas bukan perumpamaan lihat tafsir ayat 50:30
[50:30] (Dan ingatlah akan) hari (yang pada hari itu) Kami bertanya kepada jahannam : “Apakah kamu sudah penuh ?” Dia menjawab : ” Masih ada tambahan ?”
Tafsir surat ini ada di hadis sahih Bukhari Volume 6 Book 60 Number 371, 372:
Diriwayatkan Anas dan Abu huraira, dinyatakan Nabi berkata “Orang yang akan di ceburkan ke Neraka dan akan dikatakan, ‘masih ada yang lain?’ 50:30 hingga Allah menjejakan kaki-Nya diatas Neraka dan dikatakan ‘Qati! Qati! (cukup..cukup)!’
Berbicara masalah kaki, referensi yang sama, kita dapatkan di tradisi Alkitab yaitu Allah mempunyai kaki yang nyata yang bisa dipakai berjalan-jalan, ‘Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu [eden] pada waktu hari sejuk,..’ [kejadian 3:8]
Apakah hal ini bertentangan dengan As Syuura 42:11, Dia Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.
Tidak. Dengan melihat ayat-ayat sebelumnya pada surat tersebut, yang dimaksudkan adalah agar tidak mencari perlindungan selain daripada Allah semata. Jadi kata ‘tidak ada yang serupa dengan dia’ bukan merujuk pada Adam, namun tidak ada Tuhan lain yang sehebat Allah yang patut di sembah (Lihat juga Ar Ra’d 13:16)
Adam di ciptakan di bumi.
Belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu– ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang. Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada. Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras. Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat. TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. –[Kejadian 2:5-15]
Adam diciptakan dari debu tanah di saat kabut membasahi bumi [Kejadian 2:6-7]. Di bumi, Air selalu mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang lebih rendah. Pernyataan ini didukung penuh di Alkitab. Dinyatakan bahwa di Taman Eden ada 4 (empat) sungai yang mengalir dari taman itu, 2 diantaranya bernama sungai Efrat dan Tigris [Kejadian 2: 5-115]. itu menyatakan bahwa Taman Eden berada di dataran tinggi. Taman itu ditumbuhi tumbuh-tumbuhan [kejadian 2:9] dan binatang hutan serta burung-burung [Kejadian 2:19].
Al Qur’an juga memberikan konfirmasikan mengenai adanya sungai-sungai di ‘jannah’ dan jumlahnya juga 4 (empat). Tidak kurang 41 ayat di Al Qur’an menyatakan bahwa di bawah Surga mengalir sungai-sungai:
[66:8], [2:25], [2:266], [3:15], [3:136], [3:195], [3:198], [4:13], [4:57], [4:122], [5:12], [5:85], [5:119], [9:72], [9:89], [9:100], [10:9], [13:35], [14:23], [16:31], [18:31], [18:33], [20:76], [22:14], [22:23], [25:10], [29:58], [39:20], [47:12], [47:15], [48:5], [48:17], [54:54], [57:12], [58:22], [61:12], [64:9], [65:11], [66:8], [85:11], [98:8]
Jalaluddin as-Suyuthi (pengarang tafsir Ad-Durr al-Mantsur fi Tafsir bi al-Ma’tsur) menjelaskan berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Wahhab ibnu Munabbih bahwa Allah Swt. menciptakan `arsy dan kursi (kedudukan) dari cahaya-Nya. `Arsy itu melekat pada kursi. Para malaikat berada di tengah-tengah kursi tersebut. `Arsy dikelilingi oleh empat buah sungai, yaitu:
• sungai yang berisi cahaya yang berkilauan;
• sungai yang bermuatan salju putih berkilauan;
• sungai yang penuh dengan air; dan
• sungai yang berisi api yang menyala kemerahan.
Al kitab juga menginformasikan bahwa Adam diciptakan dari tanah yang ada di bumi . Tugasnya adalh mengusahakan dan memelihara taman Eden [Kejadian 2:15]. Saat Adam di usir dari taman Eden, ia pun diperintahkan untuk mengusahakan tanah dari mana ia diambil. Allah menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan [Kejadian 3:23-24].
Di Qur’an kata ‘Jannah’ selalu diasosiasikan artinya sebagai ‘Surga’ misalnya ‘Jannatul Firdaus’ namun beberapa ayat di bawah ini memberikan informasi bahwa kata “Jannah” dapat bermakna kebun/taman:
Kebun Tamar (2:266, 13:14, 23:19, 17:9); Kebun Anggur (18:32, 2:266, 6:99, 23:19, 17:91); Kebun di lereng bukit (2:265); Kebun saja (26:134, 6:141, 50:9, 18:35, 39, 40) dan Taman (44:25, 34:15, 16)
Firdaus berasal dari bahasa persia yang berarti ‘tanah yang berpagar’ [arti tersebut sangat sesuai dengan maksud di Kejadian 3:24] sehingga kata Jannatul Firdaus akan menjadi sangat janggal kalau di artikan surga surga, sehingga seharusnya adalah taman firdaus…atau taman yang berpagar.
Terdapat 3 Ayat di Al Qur’an yang TEGAS menyatakan bahwa taman tersebut merupakan sebuah Warisan!
[43:72-73] Dan itulah ‘surga’ yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan. Di dalam surga itu ada buah-buahan yang banyak untukmu yang sebahagiannya kamu makan.
[19:63] Itulah ‘syurga’ yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.
[7:43] Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka; mengalir di bawah mereka sungai-sungai dan mereka berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (‘surga’) ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami, membawa kebenaran.” Dan diserukan kepada mereka: “ltulah ‘surga’ yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan.”
Dan warisan tersebut adalah taman yang sama diwariskan kepada adam
[23:10-12] Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (ya’ni) yang akan mewarisi ‘syurga’ Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.
Apabila ada hadis yang menyatakan bahwa ada orang yang telah masuk surga atau masuk neraka maka hadis itu dipastikan sudah bertentangan dengan isi Al Qur’an, karena Al Quran sudah menyatakan bahwa di hari kiamat baru akan dibangkitkan untuk penempatan di surga atau neraka, sedangkan selama proses itu mereka ada di alam kubur.
Namun, ternyata Adam bukan manusia pertama yang dibuktikan oleh kitab suci agama Abrahamik itu sendiri. Kenapa kitab suci mereka tidak konsisten?
Adam ternyata bukanlah Manusia pertama, bukti mengenai ini ada di Alkitab, yaitu Adam melahirkan Set di usia 130 tahun sebagai pengganti Habel yang dibunuh Kain [Kejadian 4:1-2, 4:25, 5:3], Habel adalah penggembala dan Kain adalah Petani [kejadian4:2-3]. Jadi, saat Set lahir, Habel dan kain(Qabil) sudah cukup dewasa untuk melakukan pekerjaan beternak dan bertani.
Di kejadian 3:22, 24 disebutkan Allah menugaskan Adam untuk mengusahakan dan memelihara Taman Eden. Saat di usir keluar dari taman Eden diperintahkan juga untuk mengusahakan tanah.
Konfirmasi pekerjaan anak-anak adam dinyatakan juga di Al Maidah 5:27:
Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!.” Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa.”
Tafsir Ibn “Uyainah, Ibn Abi Hatim, Ibnu Hibban, Ibnu “Athiyah, Al-Samarkandi, Abi IshAl-Qur’an, At-Thabari, Abi Syaibah, Al Baghawai, Abil-Fidak, Al-Razi dan banyak lainnya untuk ayat tersebut di atas menyatakan bahwa ‘kurban’ yang dipersembahkan Habil adalah hasil terbaik peternakannya, sebaliknya Qabil mempersembahkan ‘kurban’ yang merupakan hasil pertaniannya yang terjelek.
Diriwayatkan Ibn Abbas:
Ibnu Abbas berkata, “Daud adalah seorang pembuat perisai, Adam seorang petani, Nuh seorang tukang kayu, Idris seorang penjahit dan Musa adalah penggembala.” (dari al-Hakim)
Jadi, dijaman Adam di ciptakan ternyata telah ada pertanian, artinya Allah menciptakan Adam di setelah jaman Neolitikum, jaman dimana manusia hidup dengan cara berburu dan bertani.
Bukti terpenting berikutnya adalah berdasarkan kejadian 4:16-17, dinyatakan bahwa Kain di usir ke tanah Nod, kemudian memperistri seorang Wanita dan melahirkan Henokh, kemudian kain mendirikan kota yang juga diberi nama Henokh!
Al Qur’an juga memberikan sumbangan bukti dengan surat yang diturunkan di 3 H(625 M), Al Imran 3: 33.
Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing),
Kemudian, Al BAl-Qur’anarah 2:30.
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
Kata Khalifah bisa berarti Penguasa/pemimpin, juga bisa berarti Pengganti, dua-duanya tetap saja mengartikan bahwa ada sekelompok orang yang sebelumnya ada dan perlu di atur [lihat Adam yang melebihi segala umat di masanya pada ayat 3:33] dan kata yang berarti pengganti menunjukan ada manusia/umat sebelumnya.
Tuhan mengetahui apa yang juga di ketahui iblis, yaitu sejarah (bukan ramalan) mengenai pertumpahan darah di bumi. Adam dipastikan lebih pintar dari iblis, buktinya Allah memerintahkan Adam untuk mengajarkan Malaikat (termasuk Iblis) tentang Benda-benda [2:33]. bukti berikut bahwa pengetahuan Iblis adalah sejarah dengan melihat ayat 7:16-19, 15:36-39, 38:79-85] yaitu saat Iblis di usir dari surga dan sebelum keluar dari surga ada percakapan antara Tuhan dan Iblis bahwa Iblis bertekad untuk menyesatkan manusia di dunia dan Tuhan-pun mengijinkan.
Juga di Alkitab di Kejadian 6:2,4 ‘maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka…Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.
Di hitung berdasarkan umur saat punya anak, maka jarak adam dan Nuh dibawah 1000 tahun. Amat sangat bertentangan dengan hasil penelusuran Arkeologi modern saat ini.
Masih bingung? Okay, mari kita berlogika lagi dengan ayat-ayat berikut.
Pertama-tama, mari kita simak dan logikakan ayat-ayat dalam Al-Kitab;
Kitab Kejadian 1-2 alkitab
Sebelum sampai pada Adam, ada baiknya kita lihat selintas bagaimana Allah versi Kristen berbicara mengenai Penciptaan Langit, Bumi hingga Adam.
Pengantar Penciptaan disebutkan di Kejadian 1:1, Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi, setelah itu baru diceritakan detail penciptaannya, yaitu:
Hari ke-1
Bumi itu sudah ada pada awalnya, gelap gulita, isi bumi semua adalah air, tidak ada apapun selain air, roh Allah melayang diatas permukaan air, kemudian diciptakan Siang, diciptakan malam dan jadilah itu Petang dan pagi di Hari ke-1 [Kej 2-5]
Note:
kalimat utama yang perlu diperhatikan adalah Bumi itu ternyata sudah ada saat itu, ada siang, dan malam dan saat menyatakan siang dan malam tidak ada matahari, bulan dan Bintang!
Bumi sudah ada sebelumnya di Hari pertama!
Tidak ada penjelasan yang menciptakan air itu siapa! Ini juga mengindikasikan bahwa air dan roh allah(allah) diciptakan oleh Sesuatu yang lain (Tuhan) di hari 1 bukti:
1. Samudera raya sudah ada dan tidak ada kata menciptakan
2. ada roh allah(allah) melayang!
Hari ke 2:
Air dipisahkan, maka terciptalah cakrawala yang dinamakan langit di hari ke-2[Kej 1-8]
Note:
Kalimat utama yang perlu diperhatikan adalah Langit tercipta di hari kedua setelah ada Bumi.
Hari ke-3:
Air dipisahkan menjadi daratan dan kumpulan air dinamakan Laut, Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi. Itulah hari ke -3 [Kej 1:9-13]
Hari ke-4:
Diciptakan Dua benda penerangan untuk menerangi Bumi: yang besar untuk siang hari [Matahari], yang kecil untuk malam hari [bulan], juga diciptakan Bintang, menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Itulah hari ke-4 [Kej 1:14-19]
Note:
1 Hari tuhan = 1000 tahun manusia [Mazmur 90:4, II Petrus 3:8, Wahyu 20: 2-7, dinyatakan kalimat-kalimat 1000 tahun sebagai peristiwa kebangkitan]
• Bagimana mungkin di Hari ke-1, diciptakan Siang dan Malam namun 4000 tahun kemudian matahari dan bulan baru diciptakan
• Bagaimana mungkin menumbuhkan tumbuhan-tumbuhan agar berbuah dan berbiji tanpa ada matahari, karena baru tercipta 1000 tahun lagi Beberapa kalangan kristen mengatakan bahwa Yerusalem baru tidak membutuhkan matahari sebagai penerangan, namun ada beberapa hal yang tidak sama:
• Yerusalem baru, merupakan kota yang turun dari sorga setelah langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. [Wahyu 21:1-2]
• Yerusalem baru sama sekali belum ada dan jelas bukan bumi yang kita bicarakan.
Hari Ke-5:
Menciptakan binatang laut dan burung. Itulah hari ke-5 [Kej 1:20-23]
Note:
Binatang laut dan burung diciptakan bersamaan sebelum binatang darat!
Hari Ke-6:
Menciptakan segala mahluk hidup, binatang ternak, binatang melata, segala jenis binatang liar dan manusia laki dan perempuan menurut rupa mereka [Allah jamak]. Itulah hari ke-6 [Kej 1:24-31]
note:
Lihat allah dalam bentuk jamak!!! (note: bukti menunjukan bahwa samudera raya dan allah ada bersamaan dan tidak ada bukti yang menyatakan bahwa samudera raya diciptakan oleh allah [kejadian 1:2]
Kemungkinan logisnya adalah Tuhan menciptakan banyak allah sehingga masing2 allah tersebut menciptakan laki dan perempuan! Sehingga tidak perlu ada perkawinan inses (sedarah) dari awal mula! Sehingga mereka dapat berkuasa!!!
Pada kenyataannya, perkawinan sedarah yang dilakukan turun temurun, musnah pada turunan ke 7.
Hari Ke-7:
Allah Libur. Itulah hari ke-7 [Kej 2:1-3]
Kejadian 2:
Ketika Bumi dan langit diciptakan belum ada semak, tumbuhan apapun di bumi, belum ada hujan, ada kabut naik dari bumi dan ketika itulah manusia [lelaki, Adam] diciptakan [Kej 2:5-8]
Note:
Belum ada semak dan tumbuhan apapun mengindikasikan bumi yang kosong pada kej 1:2
Kemudian urutan selanjutnya di kitab kejadian 2 adalah:
Menciptakan taman eden, menumbuhkan berbagai pohon, tumbuhan –> Menempatkan manusia itu dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu –> Menciptakan binatang hutan, segala burung di udara, Binatang ternak –> Menciptakan seorang perempuan dari rusuk adam ketika tidur.
Note:
Penciptan pada kitab Kejadian 2 bertolak belakang dengan kejadian 1, karena:
• Pada Kejadian 1 menyatakan bahwa Manusia diciptakan SETELAH ada Tumbuhan dan binatang, namun di kejadian 2, manusia tercipta SEBELUM ada tumbuhan dan binatang
• Pada Kejadian 1 Manusia diciptakan sekaligus, namun di kejadian ke 2 , Adam diciptakan duluan, kemudian Hawa diciptakan setelah ada TUMBUHAN dan BINATANG
Kitab kejadian 2 mengindikasikan Urutan penciptaan bukan resume, bukti:
Kejadian
2:7,Alkitab versi GWV: Then the LORD
2:8, Selanjutnya TUHAN; Alkitab versi MESSAGE: Then GOD
2:9, Lalu TUHAN Allah
2:15, Alkitab versi NKJV: Then the LORD
2:18, Alkitab versi GWV: Then the LORD
2:20-19,…Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia…Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara.
2:21, Lalu TUHAN
Dikitab kejadian 3, kecuali pengusiran adam, tidak ada kalimat yang menyatakan adam bersetubuh dengan hawa. Kalimat persetubuhan itu mulai muncul di kejadian ke 4.
Banyak yang mengatakan bahwa Umur adam, harus di hitung saat ia jatuh dari Dosa, karena ada porsi saat-saat manusia berada di Surga.
Penciptaan sepasang manusia menurut gambar dan rupa Allah pada hari ke 6 disinggung di kitab kejadian 1:26-29, diperdalam pada pasal selanjutnya, kejadian 2:4-16.
Adam di ciptakan ketika belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu. sAAT kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi. ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya [Kej 2:4-7]
Jadi, kenyataannya penciptaan Manusia yang bernama ADAM adalah di Bumi.
Banyak juga yang mengatakan bahwa ia ditempatkan di surganya Allah, jatuh dalam dosa, bersetubuh dengan Hawa dan beranak disurga yang menyebabkan ada selisih ribuan tahun sebelum di usir
TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. 2:10 Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang, yaitu Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada. Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat. TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. {kej 2:8-15]
Jadi, Surganya Allah yang bernama Eden ternyata ada di bumi.
Di eden, Adam dan Hawa jatuh dalam dosa [Kej 3:1-6] karena melanggar larangan makan buah pengetahuan yang menyebabkan mereka mereka malu karena telanjang [Ke3:7], Saat itu juga mereka dengan suara kaki tuhan yang sedang berjalan-jalan di tamannya, mereka takut dan sembunyi [Kej 3:8].
Tuhan Allah, memanggil mereka dan akhirnya mengetahui serta marah [Kej 3:9-15]. Tuhan Allah menyatakan sejak saat itu ada birahi pada manusia [kej 3:16]. Kemudian memberikan pakaian pada mereka [kej 3:21] mengusir dari taman Eden,agar tidak memakan pohon kehidupan pula.[Kej 3:22]. Manusia tetap bisa bekerja dengan mengusahakan tanah dari mana ia diambil, Tuhan Allah menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden [Kej 3:23-24]
Setelah keluar dari Eden, manusia itu bersetubuh dengan Hawa dan mempunyai anak Kain dan Habel
Kej 4.1-4
Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.” Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani. Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan; Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,
Jadi, Adam dan Hawa bersetubuh di bumi dan mempunyai anak di Bumi.
Kej. 4:9
Firman TUHAN kepada Kain: “Di mana Habel, adikmu itu?” Jawabnya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?”
Ini merupakan bukti bahwa Kain anak sulung, Habel anak ke dua.
Kej.4:14-15
Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka Barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku.” Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh Barangsiapapunyang bertemu dengan dia.
Siapakah ‘Barangsiapa’ yang akan ditakutkan akan membunuh Kain sehingga Tuhan memberikan jaminan untuk tidak akan dibunuh oleh ‘Barangsiapapun’?
Kej 4:16-17, Lalu Kain pergi dari hadapan TUHAN dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden. Kainbersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya
Darimana munculnya perempuan yang bersetubuh dengan Kain? dan siapa penduduk kota Henokh yang didirikan Kain?
Karena Habel mati dibunuh Kain, maka Tuhan Allah berkenan memberikan Adam anak pengganti Habel [Kej 4:25] Anak ke ketiga Adam, set, lahir ketika adam berusia 130 tahun [Kej 5:3].
Set kemudian mempunyai anak [Enos] di usianya yang ke 105 tahun, ini artinya Adam saat itu berusia 235 tahun bumi [Kej 5:6]!
Setelah memperanakkan Set, ketika Adam berumur delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. Adam mencapai umur sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu ia mati. [kej 5:4-5]
Alkitab mencatat bahwa:
• antara 235 tahun hingga 800 tahun [selama 565 tahun] Adam tidak lagi mempunyai anak lagi.
• Anak-anak laki dan perempuan, tidak disebutkan namanya, lahir saat Adam berusia ke 800.
• Nama anak yang tidak disebutkan ini, sudah menunjukan bahwa pelaku tidak terlalu penting, kecuali tercatat kehadirannnya ditahun ke 800-nya adam
Jadi, Darimana datangnya wanita yang bersetubuh dengan Set, hingga akhirnya mempunyai anak?
Kej 5:6-8
Setelah Set hidup seratus lima tahun, ia memperanakkan Enos. Dan Set masih hidup delapan ratus tujuh tahun, setelah ia memperanakkan Enos, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. Jadi Set mencapai umur sembilan ratus dua belas tahun, lalu ia mati.
Selama kurun waktu 105 s/d 807 tahun [702 tahun] tidak ada keturunan dari Set selain enos, Lantas darimana datangnya perempuan yang disetubuhi Kain sehingga dapat mempunyai anak bernama Henokh [dari jalur adam, terjadi kekosongan 505 tahun]?
Jadi,
• Tertulis bahwa KITA(bentuk Jamak) menciptakan manusia menurut rupa kita, sehingga MEREKA bisa berkuasa atas……(kejadian 1:30)
• Ketika ADAM berumur 130 tahun lahir Set (kejadian 5). Jadi ketika Adam dibawah 130 tahun lahir Habal, Kain,
• Saat Kain membunuh Habal umur adam masih DIBAWAH 130 tahun (kejadian 4)
• Saat Kain akan dibuang ke tanah NOD, Tuhan menyatakan bahwa: kain diberkati untuk tidak dapat dibunuh oleh “barangsiapapun yang bertemu dengan dia” dan yang membunuh KAIN maka kepadanya akan dibalas 7 kali lipat (kejadian 4) Berarti ada orang lain yang bukan binatang yang dapat membunuh kain sebelum tahun ke 130-nya Adam
• Tidak diceritakan bahwa Kain membawa istri ke tanah NOD, namun ditanah Nod:
• Ia bersetubuh dengan istrinya dan melahirkan Henokh,
• Ia mendirikan kota dengan nama Henokh (berarti ada penduduk) (kejadian 4)
• Ketika ADAM berumur 800 tahun lahir laki dan perempuan (kejadian 5), Jelas disebutkan bahwa tidak ada manusia manapun kecuali Adam, Hawa, Kain, dan Set.
• Setelah Set mempunyai anak di usia 105 tahun, maka hingga ia berusia 807 tahun barulah ada adik bagi Enos
Tidak ada penjelasan logis atas kejanggalan ini, karena Alkitab dan semua Nasrani mengatakan dengan pasti bahwa Adam manusia pertama.
Coba cermati logika ke-2 dari ayat-ayat berikut ini:
Proses penciptaan manusia pertama.
- Kitab Kejadian [ Pasal 1 ]
Ayat 27 :
“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNya, menurut gambar dia; laki-laki perempuan diciptakanNya mereka.”
Di dalam Alkitab versi bahasa Inggris (KJV), kata “manusia” ini dituliskan dalam bentuk jamak, yang dapat diartikan dengan makna : “manusia-manusia”.
Berarti pada Kej 1 : 27 ada sebuah rahasia, yaitu bahwa Allah menciptakan banyak manusia (jamak) dan bukan menciptakan 1 manusia.
Kemudian Allah memberikan tugas kepada manusia-manusia yang telah diciptakanNya ini untuk menaklukkan dan mengolah bumi beserta isinya. Ini dapat kita telusuri dari ayat berikut ini :
Ayat 28 :
” Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka; “Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”
Tugas atau kewajiban utama manusia-manusia ini adalah untuk berkembang biak dan bertambah banyak, untuk menguasai segala sumber daya alam yang berada di bumi. (apakah ini salah satu ayat dasar pembenaran kolonialisme???)
B. Allah menciptakan manusia baru lainnya
- Kitab Kejadian [ Pasal 2 ]
Ayat 7 :
“ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.”
Kata “manusia” dalam Alkitab KJV ditulis dengan kata “a man” (singular) sedangkan kata “nafas hidup” dalam bahasa Ibrani adalah “ruah” yang berarti ‘spirit (roh)’, ‘breath (nafas)’.
Manusia yang diberikan nafas hidup, inilah yang dinamakan Adam.
Berbeda dengan manusia-manusia ciptaan sebelumnya, Adam telah diciptakan Allah dengan “tambahan” nafas hidup dari Allah. Dari terjemahan bahasa aslinya ‘ruah’ akan terlihat lebih jelas bahwa yang dimaksud dengan nafas hidup Allah ini adalah “roh”.
Dengan arti lain, Allah telah memberikan Roh kepada Adam.
Ayat 16
“Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”
Allah tidak memberikan Adam tugas yang sama dengan manusia lainnya, untuk berkembang biak. Tetapi Allah memberikan larangan kepada manusia Adam, yaitu agar Adam tidak memakan buah pengetahuan yang baik dan jahat, karena jika ia makan, maka Adam akan mati.
• Kesimpulannya menurut Alkitab:
Dilihat dari urutan penciptaan dari pasal 1 sampai ke 2, kita melihat ada 2 jenis manusia yang hidup di bumi, yaitu manusia hari ke enam dan manusia Adam. Kedua jenis manusia ini diberikan tugas dan jenis makanan yang berbeda.
Setelah Adam diciptakan dari tanah, Tuhan Allah merasakan bahwa Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Sehingga dijadikannya pula penolong baginya, yang sepadan dengan dia. dari tanah yang sama, Tuhan Allah menciptakan binatang dan burung-burung sebagai ‘penolong yang sepadan bagi manusia itu [Kej 2:18-19], Setelah penciptaan Binatang dan Burung barulah diciptakan HAWA sebagai penolong yang sepadan dengan ADAM.
Diantara binatang-binatang hutan ciptaan Tuhan Allah tentunya kera juga diciptakan dan bentuknya juga menyerupai rupa dan gambar manusia serta TUHAN ALLAH!
Wanita yang bersetubuh dengan kain dan SET adalah Kera dan Ibu dari Enos dan Henokh adalah KeraManusia Yahudi dan kaum Abrahamik saat ini ternyata 1/2nya merupakan keturunan Kera yang berasal dari garis Leluhur Kain dan Set.
Kesimpulan:
Kecuali kaum Nasrani dan Yahudi bersedia mengakui merupakan 1/2 keturunan Kera, maka Terbukti Tuhan menciptakan banyak MANUSIA2 lainnya dan ADAM sebagai manusia pertama untuk seluruh umat manusia adalah TIDAK BENAR
Bagaimana dengan pandangan ajaran Islam tentang Adam dan Hawa?
Dasar permasalahan untuk menelusuri hal ini adalah;
“Apakah gunanya Iblis di usir dari surga dan bersumpah untuk menggoda Iman manusia2, kalau tidak ada manusia yang digoda? “
Petunjuk-petunjuk di Al-Qur’an menyatakan bahwa saat Iblis di usir dari Surga dan bersumpah untuk menggoda manusia, ternyata Adam masih berada di surga!
berikut petunjuk-petunjuk yang ada(Cuplikan ayat2 AL-QUR’AN yang relevan saya letakan dibawah):
• Lihat di 2:30, 7:10 allah bilang menempatkan manusia dibumi dan/atau sebagai Khalifah (tentunya relevan dikatakan pula sebagai Khalifah bagi manusia lainnya)
• Diusirnya Iblis di Surga lebih dahulu sebelum adam(7:13, 7:18,15:34, 38:77) dan Niatan Iblis/syaitan untuk menggoda Iman “mereka”
• Allah menyatakan Adam agar mendiami Surga (2:35, 7:19)
• AL-QUR’AN 2:36, 7:24 ALLAH memerintahkan Adam Turun dari SURGA sebagai HUKUMAN BUKAN PENEMPATAN
Adam dan Hawa JELAS belum turun dari surga, saat Iblis Diusir!
Iblis/syaitan terlebih dahulu menyatakan akan menggoda Iman “mereka”…. sebelum Allah melakukan penempatan Adam di surga
Jadi Siapakah yang dimaksudkan “mereka” oleh iblis? bukankah ini merujuk pada kalimat 7:10 dimana ada manusia di bumi dan ayat berikutnya baru menciptakan Adam?
Apabila “mereka” tidak dimaksudkan manusia lainnya, bukankah pertanyaannya adalah tetap yaitu kepada siapa Iblis/syetan itu berkehendak menggoda Iman..sementara saat Iblis di usir, Adam belum lah melanggar perintah dan belum diusir?
Ini adalah indikasi yang sangat kuat bahwa ada mahluk lain serupa manusia selain ADAM HAWA di BUMI?
Ada juga Indikasi bahwa Allah memang menghendaki Iblis mengganggu keturunan ADAM dan HAWA (lihat penjelasan 529)..maka sangat jelas bahwa kisah turunnya Adam dan Hawa di bumi merupakan KISAH KONSPIRASI Allah dan Iblis/Syaitan( 2:30)…dengan skenario sebagai berikut:
• Terlebih dahulu membuat Iblis turun di Dunia dengan memerintahkan menyembah dan Iblis menolak
• Mengingatkan Adam dan Hawa jangan dengar Iblis dan menyatakan mereka musuh (20:117) dan jangan sampai keluarkan dari surga (20:117), jangan makan buah pohon itu (Allah tidak menyebutkan nama pohon…Iblislah yang menyebut buah itu adalah Buah Khuldi)..mengapa perlu ada perintah untuk itu?
• Setelah di usir dari surga, Iblis menggoda dan mengiming2i mereka makan buah itu disurga..(kenapa Iblis masih bisa ada disurga? bukankah sudah diusir? sedangkan saat mencuri dengar ayat saja…malaikat aktif memburunya dengan melemparnya dengan api, 15:18, 37:8-10)
• Bukankah ditegaskan bahwa disurga tidak akan kelaparan dan dahaga?(20:118- 119)
• ADAM dan HAWA makan Buah itu lalu
• Ketahuan…….
Allah mengatakan bahwa Bahwa adam dan Hawa tidak telanjang disurga(20:118) tapi saat makan buah kurdi mereka menutup aurat dengan daun surga(7:22, 20:121), padahal di ayat 7:20 auratnya tertutup.
Jadi kesimpulannya adalah :
• Ada Manusia lain selain Adam, sehingga menyebabkan Iblis berkata akan menggoda Iman “mereka” atau
• Ada “Konspirasi” antara Tuhan dan Iblis, sehingga Adam turun kedunia dan menjadi Khalifah di dunia menjadi kenyataan dan “ada kemungkinan” adam menjadi manusia pertama, karena Khalifah bisa saja merujuk menjadi pemimpin manusia lainnya yang sudah ada…ya toh…
Merujuk pada “keluguan” adam dan Hawa mau memakan buah khuldi, maka bisa dipastikan juga bahwa Adam dan Hawa bukan juga leluhur bagi Orang Tionghoa…
Kalau mereka leluhur Orang Tionghoa, sudah pasti yang dilakukan mereka adalah membudidayakan pohon Khuldi dan setelah banyak menjualnya kepada para malaikat (dan juga Iblis) serta memberikan beberapa butir persembahan kepada Allah…baru kemudian dilakukan acara makan bersama..
Pasti Allah pusing untuk memberikan hukuman karenanya!
Kumpulan ayat AL-QUR’AN yang relevan:
2:30-36, Allah berencana menjadikan manusia menjadi Khalifah, Syaitan/Iblis menggoda Eva
wa-idz qaala rabbuka lilmalaa-ikati innii jaa‘ilun fii al-ardhi khaliifatan qaaluu ataj’alu fiihaa man yufsidu fiihaawayasfiku alddimaa-a wanahnu nusabbihu bihamdika wanuqaddisu laka qaala innii a’lamu maa laa ta’lamuuna
[2:30] Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
wa’allama aadama al-asmaa-a kullahaa tsumma ‘aradhahum ‘alaaalmalaa-ikati fAl-Qur’anaala anbi-uunii bi-asmaa-i haaulaa-i in kuntum shaadiqiina
[2:31] Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!”
qaaluu subhaanaka laa ‘ilma lanaa illaa maa ‘allamtanaa innaka anta al’aliimu alhakiimu
[2:32] Mereka menjawab: “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana35.”
qaala yaa aadamu anbi/hum bi-asmaa-ihim falammaa anba-ahum bi-asmaa-ihim qaala alam Al-Qur’anul lakum innii a’lamu ghayba alssamaawaati waal-ardhi wa-a’lamu maa tubduuna wamaa kuntum taktumuuna
[2:33] Allah berfirman: “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini.” Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: “Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan ?”
wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa abaaistakbara wakaana mina alkaafiriina wa
[2:34] Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah36 kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.
wAl-Qur’anulnaa yaa aadamu uskun anta wazawjuka aljannata wakulaa minhaahaytsu syi/tumaa walaa tAl-Qur’anrabaa haadzihi alsysyajarata fatakuunaa mina alzhzhaalimiina raghadan
[2:35] Dan Kami berfirman: “Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini37. yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.
37: Pohon yang dilarang Allah mendekatinya tidak dapat dipastikan, sebab Al Qur’an dan Hadist tidak menerangkannya. Ada yang menamakan pohon khuldi sebagaimana tersebut dalam surat Thaha ayat 120, tapi itu adalah nama yang diberikan syaitan.
fa-azallahumaa alsysyaythaanu ‘anhaa fa-akhrajahumaa mimmaa kaanaaaa ihbithuu ba’dhukum liba’dhin ‘aduwwun walakum fii al-ardhi mustAl-Qur’anarrun wamataa‘un ilaa hiinin fiihi wAl-Qur’anuln
[2:36] Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu38 dan dikeluarkan dari keadaan semula39 dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.”
7:10-24, Adam dan hawa turun kebumi oleh syaitan/Iblis
walAl-Qur’anad makkannaakum fii al-ardhi waja’alnaa lakum fiihaa ma’aayisya qaliilan maa tasykuruuna
[7:10] Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur.
walAl-Qur’anad khalAl-Qur’annaakum tsumma shawwarnaakum tsumma qulnaaaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa lam yakun mina alssaajidiina lilmal
[7:11] Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: “Bersujudlah kamu kepada Adam”, maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud.
qaala maa mana’aka allaa tasjuda idz amartuka qaala anaa khayrun minhu khalAl-Qur’antanii min naarin wakhalAl-Qur’antahu min thiinin
[7:12] Allah berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?” Menjawab iblis “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah”.
qaala faihbith minhaa famaa yakuunu laka an tatakabbara fiihaa faukhruj innaka mina alshshaaghiriina
[7:13] Allah berfirman: “Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”.
qaala anzhirnii ilaa yawmi yub’atsuuna
[7:14] Iblis menjawab: “Beri tangguhlah saya529 sampai waktu mereka dibangkitkan” .
529: Maksudnya: janganlah saya dan anak cucu saya dimatikan sampai hari kiamat sehingga saya berkesempatan menggoda Adam dan anak cucunya.
qaala innaka mina almunzhariina
[7:15] Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.”
qaala fabimaa aghwaytanii la-Al-Qur’an’udanna lahum shiraathaka almustAl-Qur’aniima
[7:16] Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang- halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
tsumma laaatiyannahum min bayni aydiihim wamin khalfihim wa’an aymaanihim wa’an syamaa-ilihim walaatajidu aktsarahum syaakiriina
[7:17] kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan men-dapati kebanyakan mereka bersyukur (ta’at).
qaala ukhruj minhaa madzuuman madhuuran laman tabi’aka minhum la-amla-anna jahannama minkum ajma’iina
[7:18] Allah berfirman: “Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya”.
wayaa aadamu uskun anta wazawjuka aljannata fakulaa min haytsu syi/tumaaaa tAl-Qur’anrabaa haadzihi alsysyajarata fatakuunaa mina alzhzhaalimiina wal
[7:19] (Dan Allah berfirman): “Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim.”
fawaswasa lahumaa alsysyaythaanu liyubdiya lahumaa maa wuuriya ‘anhumaa min saw-aatihimaa wAl-Qur’anaala maa nahaakumaa rabbukumaa ‘an haadzihi alsysyajarati illaa an takuunaa malakayni aw takuunaamina alkhaalidiina
[7:20] Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)”.
wAl-Qur’anaasamahumaa innii lakumaa lamina alnnaasihiina
[7:21] Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua”,
fadallaahumaa bighuruurin falammaa dzaAl-Qur’anaa alsysyajarata badat lahumaaaatuhumaa wathafiqaayakhshifaani ‘alayhimaa min warAl-Qur’ani aljannati wanaadaahumaa rabbuhumaa alam anhakumaa ‘an tilkumaa alsysyajarati wa-Al-Qur’anul lakumaa inna alsysyaythaana lakumaa ‘aduwwun mubiinun saw-
[7:22] maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: “Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: “Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?”
qaalaa rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa-in lam taghfir lanaahamnaa lanakuunanna mina alkhaasiriina water
[7:23] Keduanya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.
qaala ihbithuu ba’dhukum liba’dhin ‘aduwwun walakum fii al-ardhi mustAl-Qur’anarrun wamataa‘un ilaa hiinin
[7:24] Allah berfirman: “Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan”.
qaala fiihaa tahyawna wafiihaa tamuutuuna waminhaa tukhrajuuna
[7:25] Allah berfirman: “Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.
(15:28-39) kisah Iblis turun dari surga sebelum adam dan berjanji akan mengganggu “mereka”
qaala lam akun li-asjuda libasyarin khalAl-Qur’antahu min shalshaalin min hama-in masnuunin
[15:33] Berkata Iblis: “Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk”
qaala faukhruj minhaa fa-innaka rajiimun
[15:34] Allah berfirman : “Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk,
wa-inna ‘alayka alla’nata ilaa yawmi alddiini
[15:35] dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat”.
qaala rabbi fa-anzhirnii ilaa yawmi yub’atsuuna
[15:36] Berkata iblis: “Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai
hari (manusia) dibangkitkan797,
qaala rabbi bimaa aghwaytanii lauzayyinanna lahum fii al-ardhi walaughwiyannahum ajma’iina
[15:39] Iblis berkata : “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
20:116-123, kisah Allah mengingatkan Ibis adalah musuh!
wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa abaa
[20:116] Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka mereka sujud kecuali iblis. Ia membangkang.
fAl-Qur’anulnaa yaa aadamu inna haadzaa ‘aduwwun laka walizawjika falaaaa mina aljannati fatasyqaayukhrijannakum
[20:117] Maka Kami berkata: “Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka.
inna laka allaa tajuu’a fiihaa walaa ta’raa
[20:118] Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang,
wa-annaka laa tazhmau fiihaa walaa tadhaa
[20:119] dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya”.
fawaswasa ilayhi alsysyaythaanu qaala yaaaadamu hal adulluka ‘alaaalkhuldi wamulkin laaaa syajarati yabl
[20:120] Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: “Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi949 dan kerajaan yang tidak akan binasa?”
fa-akalaa minhaa fabadat lahumaa saw-aatuhumaa wathafiqaa yakhshifaani ‘alayhimaa min warAl-Qur’ani aljannati wa’ashaa aadamu rabbahu faghawaa
[20:121] Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga, dan durhakalah Adam kepada Tuhan dan sesatlah ia950.
950: Yang dimaksud dengan “durhaka” di sini ialah melanggar larangan Allah karena lupa, dengan tidak sengaja, sebagaimana disebutkan dalam ayat 115 surat ini. Dan yang dimaksud dengan “sesat” ialah mengikuti apa yang dibisikkan syaitan. Kesalahan Adam a.s. meskipun tidak begitu besar menurut ukuran manusia biasa sudah dinamai durhaka dan sesat, karena tingginya martabat Adam a.s. dan untuk menjadi teladan bagi orang besar dan pemimpin-pemimpin agar menjauhi perbuatan-perbuatan yang terlarang bagaimanapun kecilnya.
tsumma ijtabaahu rabbuhu fataaba ‘alayhi wahadaa
[20:122] Kemudian Tuhannya memilihnya951 maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk.
951: Maksudnya: Allah memilih Nabi Adam a.s. untuk menjadi orang yang dekat kepada-Nya.
qaala ihbithaa minhaa jamii’an ba’dhukum liba’dhin ‘aduwwun fa-immaaaaya falaa yadhillu walaaaaya/tiyannakum minnii hudan famani ittaba’a hud yasyq
[20:123] Allah berfirman: “Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.
949: Pohon itu dinamakan “Syajaratulkhuldi” (Pohon kekekalan), karena menurut syaitan, orang yang memakan buahnya akan kekal, tidak akan mati, selanjutnya lihat not37.
38:71-84 kisah Iblis turun dari surga dan menyesatkan “mereka”
qaala yaa ibliisu maa mana’aka an tasjuda limaa khalAl-Qur’antu biyadayya astakbarta am kunta mina al’aaliina
[38:75] Allah berfirman: “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?”.
qaala anaa khayrun minhu khalAl-Qur’antanii min naarin wakhalAl-Qur’antahu min thiinin
[38:76] Iblis berkata: “Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah”.
qaala faukhruj minhaa fa-innaka rajiimun
[38:77] Allah berfirman: “Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk,
wa-inna ‘alayka la’natii ilaa yawmi alddiini
[38:78] Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan”.
qaala rabbi fa-anzhirnii ilaa yawmi yub’atsuuna
[38:79] Iblis berkata: “Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan” .
qaala fa-innaka mina almunzhariina
[38:80] Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh,
yawmi alwAl-Qur’anti alma’luumi
[38:81] sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat)”.
qaala fabi’izzatika laughwiyannahum ajma’iina
[38:82] Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya,
illaa ‘ibaadaka minhumu almukhlashiina
[38:83] kecuali hamba-hamba- Mu yang mukhlis di antara mereka1305
1305: Lihat not799
799: Yang dimaksud dengan “mukhlis” ialah orang-orang yang telah diberi taufiq untuk mentaati segala petunjuk dan perintah Allah s.w.t.
qaala faalhAl-Qur’anqu waalhAl-Qur’anqa Al-Qur’anuulu
[38:84] Allah berfirman: “Maka yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Ku-katakan”.
a-amla-anna jahannama minka wamimman tabi’aka minhum ajma’iina
[38:85] Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka kesemuanya.
Syaitan mencuri dengar:
llaa mani istarAl-Qur’ana alssam’a fa-atba’ahu syihaabun mubiinun
[15:18] kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang.
laa yassamma’uuna ilaa almala-i al-a’laa wayuqdzafuuna min kulli jaanibin
[37:8] syaitan syaitan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru.
duhuuran walahum ‘adzaabun waasibun
[37:9] Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal,
illaa man khathifa alkhathfata fa-atba’ahu syihaabun tsaAl-Qur’anibun
[37:10] akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan) ; maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang.
“…Petunjuk-petunjuk di Al-Qur’an menyatakan bahwa saat Iblis di usir dari Surga dan bersumpah untuk menggoda manusia, ternyata Adam masih berada di surga!…”
“…Ini adalah indikasi yang sangat kuat bahwa ada mahluk lain serupa manusia selain ADAM HAWA di BUMI?…”
Lihat di 2:30, 7:10 Allah bilang menempatkan manusia dibumi dan/atau sebagai Khalifah (tentunya relevan dikatakan pula sebagai Khalifah bagi manusia lainnya)
Diusirnya Iblis di Surga lebih dahulu sebelum adam(7:13, 7:18,15:34, 38:77)
Allah menyatakan Adam agar mendiami Surga (2:35, 7:19)
AL-QUR’AN 2:36, 7:24 ALLAH memerintahkan Adam Turun dari SURGA
Jawab—> Kenapa harus berupa manusia ? makhluk lain itu, bisa juga berupa binatang-binatang purba….bisakah anda mengedit terlebih dahulu copasan anda, kemudian baru mempostingnya ?
Berikut ayat-ayat yang saudara maksud :
—
MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH :
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Qs. 2 : 30)
Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur. (Qs. 7 : 10)
—
TERUSIRNYA IBLIS :
Allah berfirman: “Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”. (Qs. 7 : 13)
Allah berfirman: “Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya”. (Qs. 7 : 18)
Allah berfirman: “Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, (Qs. 15 : 34)
Allah berfirman: “Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk, (Qs. 38 : 77)
—
ADAM MENDIAMI SYURGA :
(Dan Allah berfirman): “Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim.” (Qs. 7 : 19)
—
ADAM TURUN DARI SYURGA :
Allah berfirman: “Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan”. (Qs. 7 : 24)
—
Ayat-ayat tersebut diatas, sudah dalam perencanaan Tuhan. Didalam sebuah kitab induk yang berada di Lauh Mahfuzh.
Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al-Qur’an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (Qs. Yunus : 61)
Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu dalam induk Al Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah. (Qs. Az-Zukhruf : 4)
Shiva memiliki 2 aspek yaitu saguna brahman dan nirguna brahman.
Nirguna Brahman adalah wujud tuhan yang tak terbayangkan oleh manusia atau sifat tersebut adalah Acintya yang artinya tak terbayangkan dan tak terpikirkan dan tak terbatas jadi manusia yang serba terbatas tak akan mampu membayangkan tuhan yang maha tak terbatas dan tak terpikirkan.
Oleh karenanya tuhan juga memiliki aspek saguna Brahman yaitu aspek tuhan yang dapat digambarkan, dibayangkan dan dilihat oleh manusia yang pikiran dan indria indrianya terbatas yaitu wujud Shiva Parvati ataupun shiva lingga (seperti batu Hajar aswad yang ada di Ka’bah) supaya manusia dapat berkonsentrasi terhadap media yang lebih sederhana.
Oleh karena itulah Ka’bah anda dijadikan kiblat. Apakah anda sekarang sudah mengerti?
Sekarang pertanyaan saya apakah adam memiliki sifat Acintya yang tak terpikirkan dan maha tak terbatas sehingga anda berani mengatakan adam adalah shiva?
Anda menghujat shiva lingga tapi umat anda berbondong bondong pergi naik haji dengan harga yang boleh dibilang sangat fantastis yang tidak disadari untuk memuja shiva lingga yang anda sebut Hajar Aswad.
Dan secara sience teori adam sebagai manusia pertama 100% salah
saya akan mengulang kata kata dari anton karena anda dan si doel belum bisa menjawab
ini saya ulang
Karena Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam, tentunya secara genetis, susunan DNA Hawa sama dengan Adam. Dan dengan demikian keturunan inses merekapun akan menghasilkan DNA yang identik dengan mereka. Tapi, kenapa di dunia ini terdapat berbagai ras manusia? Kenapa DNA mereka sangat jauh berbeda? Benarkah hal ini karena mutasi genetik? Terus kenapa kaum agamawan menentang teori evolusi yang didasarkan pada mutasi genetis?
@DIdik
Shiva memiliki 2 aspek yaitu saguna brahman dan nirguna brahman. Nirguna Brahman adalah wujud tuhan yang tak terbayangkan oleh manusia atau sifat tersebut adalah Acintya yang artinya tak terbayangkan dan tak terpikirkan dan tak terbatas jadi manusia yang serba terbatas tak akan mampu membayangkan tuhan yang maha tak terbatas dan tak terpikirkan.
Oleh karenanya tuhan juga memiliki aspek saguna Brahman yaitu aspek tuhan yang dapat digambarkan, dibayangkan dan dilihat oleh manusia yang pikiran dan indria indrianya terbatas yaitu wujud Shiva Parvati ataupun shiva lingga (seperti batu Hajar aswad yang ada di Ka’bah) supaya manusia dapat berkonsentrasi terhadap media yang lebih sederhana. Oleh karena itulah Ka’bah anda dijadikan kiblat.
Apakah anda sekarang sudah mengerti?
Sekarang pertanyaan saya apakah adam memiliki sifat Acintya yang tak terpikirkan dan maha tak terbatas sehingga anda berani mengatakan adam adalah shiva?
Anda menghujat shiva lingga tapi umat anda berbondong bondong pergi naik haji dengan harga yang boleh dibilang sangat fantastis yang tidak disadari untuk memuja shiva lingga yang anda sebut Hajar Aswad.
-
Jawab—> Anda langsung mengaitkan hajar aswad dengan wujud Shiva Parvati ataupun shiva lingga. Padahal Wedul menulis artikelnya dengan kata kemungkinan….
“…Kisah Adam dan Hawa yang merupakan kisah asal muasal manusia dan sekaligus kisah manusia mengenal Tuhan bagi agama Abrahamik sampai sekarang belum ada petunjuk tentang siapa manusia pertama yang mengisahkan mereka. Tetapi berdasarkan artikel sebelumnya kemungkinan orang itu adalah Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim kemungkinan…”
Dan menurut anda karena hajar aswad yang berada di Ka’bah itulah maka Ka’bah dijadikan kiblat.
Anda tahu, bahwa hajar aswad pernah hilang selama 21 tahun, tetapi umat Islam tetap menjadikan Ka’bah sebagai kiblat dan tak pernah berhenti menunaikan ibadah haji.
—–
Pada tahun 930 sampai 951 hajar aswad pernah hilang dicuri dan disembunyikan oleh kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi. Apakah dengan hilangnya batu itu lantas umat Islam lantas heboh dan tidak shalat lagi karena hajar aswad sudah tidak ada? Meski hajar aswad pernah hilang, namun selama 21 tahun itu umat Islam tidak pernah libur shalat. Seandainya umat Islam itu shalat menyembah hajar aswad, maka selama 21 tahun itu mereka libur shalat. Tapi nyatanya tidak. Umat Islam tetap shalat menghadap kiblat, baik dengan ada batu ataupun tidak, karena esensi mereka ialah mematuhi perintah Allah bukan menghadap dan menyembah batu.
Setelah hajar aswad itu berhasil ditemukan kembali, batu itu sudah tidak utuh lagi. Ada pecahan di sana sini, sehingga volumenya sudah mulai berkurang. Dan batu hitam yang ada sampai sekarang pun itu sudah paduan antara batu hitam yang asli dengan yang imitasi. Apakah umat Islam heboh karena itu? Jawabnya: Tidak pernah! Sebab Tuhan yang disembah oleh umat Islam itu bukanlah batu tetapi Allah SWT. Batu boleh rusak dan hilang, tetapi Allah tetap ada dan kekal sampai selama-lamanya. Inilah bukti bahwa Allah bukan batu, dan batu tidak sama dengan Allah.
Pada masa Rasulullah SAW, para shahabat naik dan berdiri di atas Ka’bah ketika mengumandangkan azan (panggilan shalat). Mereka melakukan itu lima kali sehari. Rasulullah tak pernah menegur maupun melarangnya. Jika Ka’bah adalah Tuhan yang disembah oleh umat Islam, mana mungkin para shahabat ketika itu berani menginjak-injak Tuhannya?
Sampai sekarang, para petugas juga naik dan berdiri di atas Ka’bah ketika mengganti Kisywah (kain kelambu penutup Ka’bah). Ini juga bukti nyata bahwa sampai saat ini dan sampai kapan saja tak seorang pun umat Islam yang menyembah Ka’bah. Andai kata mereka menganggap Ka’bah sebagai tuhan yang disembah, mana mungkin mereka berani naik, berdiri dan menginjak Ka’bah?
Ketika thawaf dengan menunggang seekor unta, Rasulullah SAW pernah tidak mencium hajar Aswad, melainkan menyentuhnya dengan tongkat beliau. (HR. Bukhari juz 2 nomor 677).
Dan secara sience teori adam sebagai manusia pertama 100% salah, saya akan mengulang kata kata dari anton karena anda dan si doel belum bisa menjawab
ini saya ulang
Karena Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam, tentunya secara genetis, susunan DNA Hawa sama dengan Adam. Dan dengan demikian keturunan inses merekapun akan menghasilkan DNA yang identik dengan mereka. Tapi, kenapa di dunia ini terdapat berbagai ras manusia? Kenapa DNA mereka sangat jauh berbeda? Benarkah hal ini karena mutasi genetik? Terus kenapa kaum agamawan menentang teori evolusi yang didasarkan pada mutasi genetis?
Jawab—> Bagaimana kalau Tuhan yang Maha Kuasa, yang telah menciptakan alam raya dan semua yang ada didalamnya, menciptakan Hawa yang berasal dari Adam dengan DNA yang berbeda ?
Atau bagaimana kalau Tuhan telah menciptakan DNA Adam, begitu bervariasi sehingga mampu untuk menghasilkan DNA yang bervariasi pula ?
ALLAH Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) DIA hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah!” Lalu jadilah ia. (Qs. Al-Baqarah : 117)
TAHUKAH ANDA, BAHWA ADAM BAHKAN LEBIH MENGETAHUI NAMA-NAMA BENDA KETIMBANG MALAIKAT. KARENA ALLAH YANG LANGSUNG MENGAJARKANNYA KEPADA ADAM.
Qs. Al-Baqarah : 31-33
31. Dan DIA mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepada-KU nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!”
32. Mereka menjawab: “Maha Suci ENGKAU, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah ENGKAU ajarkan kepada kami; sesungguhnya ENGKAU-lah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”
33. Allah berfirman: “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini.” Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, ALLAH berfirman: “Bukankah sudah KU katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya AKU mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan ?”
SELURUH NAMA BENDA. Apakah kita sekarang ini bahkan ilmuwan berkepala paling botak dan licin sekalipun, dapat mengetahui semua nama benda yang ada seluruhnya dialam semesta ?
Jelas Adam berbeda.
Suku kata “Adam” dalam bahasa Arabnya berasal dari kata ‘adîmul ardhi’ yang artinya makhluk yang diciptakan dari lapisan permukaan bumi yang disebut debu (turbah).
Al-Qur’an menegaskan bahwa Adam diciptakan dari unsur debu ini, sebagaimana yang Allah SWT firmankan: “Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain,(QS Thaha: 55)
Yang menakjubkan, ketika para ilmuwan menganalisa kandungan zat yang terdapat pada tubuh manusia, mereka mendapatkan bahwa unsur pembentuk tubuh manusia itu ada 16, di antaranya: silikon, besi, alumunium, kalsium, sodium, potasium, magnesium dan lain sebagainya. Dan pada saat yang sama, ketika mereka menganalisa kandungan zat yang terdapat pada debu, mereka mendapatkan jumlah yang sama pada unsur pembentuknya.
Karena Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam, tentunya secara genetis, susunan DNA Hawa sama dengan Adam. Dan dengan demikian keturunan inses merekapun akan menghasilkan DNA yang identik dengan mereka. Tapi, kenapa di dunia ini terdapat berbagai ras manusia? Kenapa DNA mereka sangat jauh berbeda? Benarkah hal ini karena mutasi genetik? Terus kenapa kaum agamawan menentang teori evolusi yang didasarkan pada mutasi genetis?
pernah gak kamu ke sebuah kampung, desa atau dusun dan masyarakatnya mengaku keturunan Mbah DIDIK…. NAH TUH nyatanya mereka bisa berkembang. Masalah Ras sama halnya anak albino….bukankah beda dengan orang tuanya!
Karena Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam, tentunya secara genetis, susunan DNA Hawa sama dengan Adam. Dan dengan demikian keturunan inses merekapun akan menghasilkan DNA yang identik dengan mereka. Tapi, kenapa di dunia ini terdapat berbagai ras manusia? Kenapa DNA mereka sangat jauh berbeda? Benarkah hal ini karena mutasi genetik? Terus kenapa kaum agamawan menentang teori evolusi yang didasarkan pada mutasi genetis?
JAWAB :pernah gak kamu ke sebuah kampung, desa atau dusun dan masyarakatnya mengaku keturunan Mbah DIDIK…. NAH TUH nyatanya mereka bisa berkembang. Masalah Ras sama halnya anak albino….bukankah beda dengan orang tuanya!
JAWAB :pernah gak kamu ke sebuah kampung, desa atau dusun dan masyarakatnya mengaku keturunan MBAH DIDIK dan NYAI DIDIK…. NAH TUH nyatanya mereka bisa berkembang. Masalah Ras sama halnya anak albino….bukankah beda dengan orang tuanya!
Wedul….. wedul…………
Kasian loe gak bisa jawab
Si stain remover ini guru loe atau ustad loe ya????
Biasanya kan ustad suka sama penyanyi dangdut…
Loe suka juga ngak dul???
Gini doel judul artikel loe kan begini :
ADAM ADALAH DEWA SIWA KAUM HINDHU?
Harusnya diganti jadi gini : manusia pertama dalam islam belum jelas dan ngawur bagaimana kalau kita belajar Veda saja??
@stain remover
nah loe loe aja masih ngomong kemungkinan kemungkinan…………. berarti loe gak bisa jawab kan?
ada gak alasan kenapa kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi mencuri batu tersebut?
sekalian nanya tuhan dan kitab sucinya kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi apa ya?
hey onta saya nanya bisa bisa gak menyebutkan kenapa nabi Muhamad SAW mencium batu Hajar Aswad?
ya itulah cara menjawab paling gampang ketika kita terdesak gak bisa jawab tuhan maha bisa bisa segalanya kalau dia mau.
jadi saya harus menyimpulkan Islam adalah agama dogmatis bukan agama filosofis.
yang terakhir
ini statement loe
“Yang menakjubkan, ketika para ilmuwan menganalisa kandungan zat yang terdapat pada tubuh manusia, mereka mendapatkan bahwa unsur pembentuk tubuh manusia itu ada 16, di antaranya: silikon, besi, alumunium, kalsium, sodium, potasium, magnesium dan lain sebagainya. Dan pada saat yang sama, ketika mereka menganalisa kandungan zat yang terdapat pada debu, mereka mendapatkan jumlah yang sama pada unsur pembentuknya.”
apalagi ketika islam mengatakan matahari mengelilingi bumi
itu baru hebat dulllllll…. wedul……. wedul………
matahari mengelilingi bumi juga karena tuhan berkehendak ya?
tuhan bilang begini matahari jadilah kamu mengelilingi bumi dan seketika itu juga bumi yang mengelilingi matahari bukan sebaliknya.
wakakakaakakakakakakakaka……. (dasar bumi tidak penurut)
dari pada kamu belajar Alquran mending ikut belajar IPA sama anak SD atau kalau IQ loe bagus (semoga loe punya otak) belajar saja tentang penciptaan alam semesta di web adik kandung mu Ngarayana di Narayanasmerti.com
satu hal lagi saya sangat mencintai Nabi Muhamad karena beliau adalah seorang pemuja Shiva.
tapi menurut saya umat islam terlalu bodoh untuk menerima ajaran Muhamad sehingga jadi kayak sekarang kacau balau.
@DIdik
Wedul….. wedul…………
Kasian loe gak bisa jawab
Si stain remover ini guru loe atau ustad loe ya????
Biasanya kan ustad suka sama penyanyi dangdut…
Loe suka juga ngak dul???
Jawab—> Saya Ustad ???
—–
@DIdik
Gini doel judul artikel loe kan begini :
ADAM ADALAH DEWA SIWA KAUM HINDHU?
Harusnya diganti jadi gini : manusia pertama dalam islam belum jelas dan ngawur bagaimana kalau kita belajar Veda saja??
Jawab—> Terserah Wedul dong, mang ? maksa aja ente…
—–
@DIdik
nah loe loe aja masih ngomong kemungkinan kemungkinan…………. berarti loe gak bisa jawab kan? ada gak alasan kenapa kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi mencuri batu tersebut? sekalian nanya tuhan dan kitab sucinya kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi apa ya?
Jawab—> Kan masih kemungkinan, emang Wedul hidup pada masa itu ? Masa anda nggak tahu alasan mencuri ?
—–
@DIdik
hey onta saya nanya bisa bisa gak menyebutkan kenapa nabi Muhamad SAW mencium batu Hajar Aswad?
ya itulah cara menjawab paling gampang ketika kita terdesak gak bisa jawab tuhan maha bisa bisa segalanya kalau dia mau.
jadi saya harus menyimpulkan Islam adalah agama dogmatis bukan agama filosofis.
Jawab—> hey sapi, coba baca lagi komentar saya kemarin ?
Kalau anda berdiskusi dengan baik, maka saya akan baik pula kepada anda…
Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”. (Qs. Al-’Ankabuut : 46)
—–
@DIdik
yang terakhir
…apalagi ketika islam mengatakan matahari mengelilingi bumi
itu baru hebat dulllllll…. wedul……. wedul………
matahari mengelilingi bumi juga karena tuhan berkehendak ya?
tuhan bilang begini matahari jadilah kamu mengelilingi bumi dan seketika itu juga bumi yang mengelilingi matahari bukan sebaliknya….
Jawab—> tafsiran mau dijadikan pedoman, bagaimana anda ini. Tafsiran tentang ini terlalu banyak dan pasti anda suka dengan hal-hal menyimpang.
Berikut hasil copasan, dari salah satu komentar :
Dr.Arief Hermanto yg dulu pernah bergabung di NASA pernah memberitahukan pada kuliah astrofisika, bahwa sebenarnya antara heliosentris dan geosentris itu masih diperdebatkan dalam tataran ilmuwan tingkat dunia (termasuk NASA sendiri).
…Adapun teori heliosentris yang ada sekarang itu karena kesepakatan semata. Masih ada kemungkinan teori geosentris itu benar. Untuk mengetahui yang sebenarnya kita harus keluar dari sistem,keluar dari bumi dan tata surya untuk memastikannya. Karena ini bersifat relatif, teori relativitas. Bagaimana mungkin kita bisa meyayakinkan penuh heliosentris dengan menjelek-jelekkan para ulama pengusung geosentris sedangkan kita sendiri masih di dalam sistem. Itulah kenapa dunia makroskopis (kosmos) lebih lama berkembang daripada dunia mikroskopis seperti atom inti,karena kita lebih sulit membuat pemodelan dunia makroskopis daripada yang mikroskopis, dan kita sendiri adalah mikroskopos dalam makroskopis….
silahkan kesini dan baca komentar-komentar mereka :
Dan bagaimana menurut pandangan agama anda, tentang Bumi dan Matahari ?
—-
Katakanlah: “Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati, (Qs. Al-Baqarah : 139)
—-
@DIdik
satu hal lagi saya sangat mencintai Nabi Muhamad karena beliau adalah seorang pemuja Shiva. tapi menurut saya umat islam terlalu bodoh untuk menerima ajaran Muhamad sehingga jadi kayak sekarang kacau balau.
Jawab—> Satu-satunya yang kacau balau adalah otak kamu…
Om Swatiyastu sabar ya nak . Bukankah agama kita universal dan cinta damai menurut bunda berdebat boleh boleh saja tp jgn saling menyakiti bahwa mereka belum mengerti adalah karma mereka karena sang mahatma masih berada didalam bungkusan mahamaya atau illusi jadi mereka masih tertutup
@stain
Sorry gua dah habisin mayatnya tadi pagi sory…… banget gua lupa nyisain loe pade bilang ama nyokap bokap loe hari ini makan nasi aja mayatnya dah gua habisin.
loe sendiri hari ini rencane mau ngebom dimana tahun baru kan dah dekat
Gak usah nyisain…gua tau elo laper banget tuh, dari sini gua liat elu kayak belon makan seminggu hehehe….dan sekalian menunaikan kewajiban sebagai orang yang bersekte…
hey stain saya lupa nanya nih
kenapa ya ajaran yoga diharamkan?
padahal Nabi Muhamad sendiri sebelum menjadi nabi dan didatangi malaikat jibril melakukan semadhi atau bertapa di gua?
mencium batu hajar Aswad / shiva lingga diikuti oleh semua umatnya tapi kenapa yoga atau samadhi malah diharamkan?
Siwa juga disebut sebagai Maha Yogi
Yogi adalah yang melakukan yoga
.
loe bilang tulisan gua sampah
sekarang gua tanya balik ma loe kalau loe bilang tulisan gua diatas sampah darimana Nabi Muhamad belajar Samadhi atau bertapa?
ayo keluarin semua jurus pembenaran yang loe punya
karena gua yakin loe gak punya kebenaran.
maaf gua mau ketawa dulu bentar
wakakakakakakkaka
sekali lagi
wakakakakakakka
sekali lagi
wakakakakakakka
OK cukup
Tidak pernah ada yang mengajari saya untuk merenungi ciptaan Tuhan, kenapa ini begini…kenapa begitu…senua menjadi pertanyaan…itulah Nabi Muhammad beliau hanya menyendiri untuk merenungi segala apa yang difikirkannya…ngerti kamu.
seperti kisah ketika Nabi Ibrahim mencari Tuhan.
Qs. Al-An’am : 74-80
74. Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar, “Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.”
75. Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin.
76. Ketika malam telah gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: “Inilah Tuhanku”, tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: “Saya tidak suka kepada yang tenggelam.”
77. Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: “Inilah Tuhanku”. Tetapi setelah bulan itu terbenam, dia berkata: “Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang yang sesat.”
78. Kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, dia berkata: “Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar”. Maka tatkala matahari itu terbenam, dia berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.
79. Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.
80. Dan dia dibantah oleh kaumnya. Dia berkata: “Apakah kamu hendak membantah tentang Allah, padahal sesungguhnya Allah telah memberi petunjuk kepadaku”. Dan aku tidak takut kepada (malapetaka dari) sembahan-sembahan yang kamu persekutukan dengan Allah, kecuali di kala Tuhanku menghendaki sesuatu (dari malapetaka) itu. Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) ?”
—-
nih saya copas lagi jawaban saya :
Ketika thawaf dengan menunggang seekor unta, Rasulullah SAW pernah tidak mencium hajar Aswad, melainkan menyentuhnya dengan tongkat beliau. (HR. Bukhari juz 2 nomor 677).
—-
Kira-kira sudah ada bayangan, mayat siapa yang kamu incar…hehehe…?
Aku sudah baca link-mu itu. Intinya, kau sedang menyangkal Yesus.dgn argumen Isa dlm Quran di situ. Padahal pertanyaanku tiga hal, bukan soal Yesus, Mas Stain! Pls cek!
Banyak orang cari uang ke Gunung Kawi.
Banyak juga orang cari berkah ke Mekah,
Banyak orang cari selamat ke Juruslamat.
-
Ini pun mirip:
Yg bertuhankan uang akan mendapatkan uang.
Yg bertuhankan gunung dapetnya gunung juga.
Yg bertuhankan Yesus, anugrahnya anak Allah.
-
Link mu tak cocok sbg responnya.
Pls! Pendapatmu, Mas Stain!
Salam Damai!
Yang mencari uang belum tentu dapet uang
Yang mencari juru selamat belum tentu dapet selamat
Ummat Islam tak mencari apapun ke Ka’bah selain keridhoan Allah Ta’ala.
berbeda dengan ummat lain yang selalu mengharap imbalan dalam setiap ritual keagamaannya. Menggeneralisasi ? Yah, itulah yang biasa kita tempuh ketika berambisi mematahkan argumen lawan, bukan mencari kebenaran.
@Maren Kitatau
Banyak orang cari uang ke Gunung Kawi.
Banyak juga orang cari berkah ke Mekah,
Banyak orang cari selamat ke Juruslamat.
-
Ini pun mirip:
Yg bertuhankan uang akan mendapatkan uang.
Yg bertuhankan gunung dapetnya gunung juga.
Yg bertuhankan Yesus, anugrahnya anak Allah.
—> Belum tentu itu, banyak contoh dalam kehidupan ini…
“maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai”
—-
Dunia dan akhirat dalam Islam, diperlakukan seimbang :
Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”. ﴾Qs. Al Baqarah:201 ﴿
“Bekerjalah untuk duniamu seakan–akan kamu hidup selamanya. Dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan–akan kamu mati esok”. (Hadits Riwayat Turmudzi)
Semua perbuatan baik harus dilakukan secara ikhlas agar sempurna, ituah kuncinya IKHLAS.
Terimakasih Mas Stain & Mas Samaranji atas responnya
Kita diskusi bukan mencari solusi kebenaran Illahi.
Diskusi rohani tak bisa spt dgn Ilmu Pasti, kan?
Sam:
Yang mencari uang belum tentu dapet uang
Yang mencari juru selamat belum tentu dapet selamat
-
Stain:
—> Belum tentu itu, banyak contoh dalam kehidupan ini…
“maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai”
-
Maren:
Yang belum tentu:
Ya! belum tentu apa yg dicari didapat.
Belum tentu apa yg didapat yg dicari
Biasanya yg dicari yg didapat dekat2
Bila itu benar, maka:
Yg bertuhankan uang mustahil mendapatkan Allah.
Yg bertuhankan gunung mustahila dapetnya Allah juga.
Yg bertuhankan Yesus, mustail akan disiksa di Neraka.
Sam:
Mending anda beryesuskan Yesus aja, mungkin akan menemukan.
-
Maren:
Kenapa mending, ya Sam?
Dan kenapa hanya no.3 yg direspon?
Plis dong ah! Antara “belum tentu vs mustahil”
Salam Damai
NB:
Om Parhobas kurasa memang sibuk. Kita semua sebenarnya jugfa harus sibuk. Makaanya aku pun hanya posting sesekali aja. Kalau aku posting teterusan maka terlalu nampak aku tak punya kerjaan selain mengupas Tuhan mulu.
Kenapa no. 3 ? >> karena sejujurnya sy tidak mengikuti dari awal diskusi anda, maaf.
Kenapa mending ? >> saya anggap itulah yang terbaik bagi anda “saat ini”
Tanks, Sam!
Sebutan Tuhan kepada Yesus bukanlah jaminan keselamatan.
Meninggi-ningikan Tuhan Yg Maha Tinggi pun bukan jaminan.
Merendah-rendahkan diri sama dgn meningi-ninggikanNya.
Yg lebih penting dari itu adalah melakukan pekerjaan-Nya:
Tuhan mengasihi kita semua, kita pun haruslah mengasihi-Nya
Tuhan mengasihi manusia, kita pun haruslah mengasihi sesama.
Tuhan mencipta dan memelihara alam, kita pun hendaklah demikian.
Diskusi rohani tak bisa spt dgn Ilmu Pasti, kan?
>>> Islam tidak membuat dikotomi atas ‘ilmu apapun. Semua ‘ilmu yang dengan ‘ilmu tersebut mampu membuat kita mengenal Tuhan dan berusaha mendekatkan diri padan-Nya itulah ‘ilmu Agama.
>>> Ketika kita melakukan dikotomi ‘ilmu, cebderung hanya pada salah satunya atau mengabaikan salah satunya maka kita terjebak pada pola pikir sekuler. Itulah mengapa kaum sekuler amat memusuhi Islam yang ajarannya menyentuh semua sendi2 kehidupan.
Aku bukan tanya Islam, Sam. Tapi aku setuju dgn ini: “>>> Islam tidak membuat dikotomi atas ‘ilmu apapun. Semua ‘ilmu yang dengan ‘ilmu tersebut mampu membuat kita mengenal Tuhan dan berusaha mendekatkan diri padan-Nya itulah ‘ilmu Agama.”
Memang semua ilmu hendaklah menunjukkan ttg kemuliaan Tuhan. Termasuk Ilmu Agama, ya kan? Ngomong ttg rohani: Bagaimana cara Mas Sam memastikan bahwa kita punya roh? Barangkali Mas Sam punya kepastian tersendiri ttg roh itu. Pls!.
Om Maren : Aku bukan tanya Islam, Sam….
>>> Saya hanya memberitahu ttg Islam, Om… keberatan ?
Om Maren : …Memang semua ilmu hendaklah menunjukkan ttg kemuliaan Tuhan. Termasuk Ilmu Agama, ya kan?
>>> termasuk ‘ilmu Agama… (dikotomi detected)
>>> Om, masih melakukan dikotomi ‘ilmu agama dan ‘ilmu dunia/umum.
Om Maren : …Bagaimana cara Mas Sam memastikan bahwa kita punya roh?
>>> Dari firman Allah dalam Al Qur’an, om. Kurang lebih artinya :
QS. Al Hijr, 15: 29. “Maka setelah Aku (Allah) sempurnakan (bentuknya), lalu Kutiupkan ruh-Ku kepadanya (Ruh daripada-Ku)…”.
Om Maren :…Barangkali Mas Sam punya kepastian tersendiri ttg roh itu
>>> RUH (bukan roh-gentayangan loh..). Kita diberi pengetahuan melainkan sedikit. Jawaban “Wallahu a’lam”, hanya akan menuai cibiran. Tapi itulah kejujuran Islam. Adapun yang “sedikit” itu diantaranya :
QS SHAAD : 72 > Tuhan meniupkan ruh pada nabi adam as.
QS. AS SAJDAH : 9 > Tuhan meniupkan ruh pada qt, manusia.
QS. AL KAHFI : 21 > ttg perselisihan ashabul kahfi (para pemuda yg tertidur dlm gua kuran lebih selama 300 th dng jasad yg masih utuh), mengenai apakah hari kebangkitan setelah kiamat itu cuma jiwa atau dng tubuhnya juga.
QS AZ ZUMAR : 42 > perbedaan kondisi ruh saat kita tidur dan saat kita meninggal.
Alhamdulillah, Islam mengajarkan kejujuran dan kerendah hatiannya dengan mengatakan “Wallahu a’lam”, disaat ummat lain dengan sikap arogan dan kesok tahuannya mendefinisikan ruh dengan asal-asalan.
1. Yg bertuhankan uang mustahil mendapatkan Allah.
2. Yg bertuhankan gunung mustahila dapetnya Allah juga.
3. Yg bertuhankan Yesus, mustail akan disiksa di Neraka.
———-
yang ketiga seharusnya diganti dengan :
3. Yg bertuhankan manusia, pasti akan disiksa di Neraka.
karena Yesus menyebut dirinya sendiri sebagai anak manusia :
Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” (Matius 8:20)
Seperti anda dan kawan-kawan yang menganggap kebenaran ada
padanya. Begitu juga saya yang menganggap kebenaran ada pada saya dan muslim lainnya.
Itulah sumbangan cinta kasih saya, kepada anda. Sebagaimana anda menyumbangkan cinta kasih anda, kepada saya.
Saya tidak ingin manusia memasuki neraka disebabkan karena ketidaktahuan mereka. Begitulah seharusnya anda melakukan hal yang sama seperti saya kepada mereka.
Dan bila kita semua menyatakan kebenaran ada pada semua, memang begitulah kebenaran yang bersifat relatif. Namun tidak berlaku untuk kebenaran yang bersifat absolut.
Jadi banyak agama bukan berarti Tuhan sama banyaknya dengan agama yang ada. Saya harap anda memahaminya, sebab saya hanya mengikuti perintah ALLAH dan rasul-NYA agar menyampaikan yang benar adalah mutlak kebenarannya, dan yang salah adalah mutlak kesalahannya.
DARI ALLAH KEPADA RASULNYA :
Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. (Qs. Al Maidah:67﴿
DARI RASUL KEPADA UMATNYA :
Sampaikanlah dariku (Muhammad) walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)
kepada umat muslim saya ingin anda perlihatkan kepada saya wujud tuhan,dan tuhan pasti bisa memperlihatkan dirinya tidak ada yang tidak mungkin bagi tuhan
Stain:
Saya tidak ingin manusia memasuki neraka disebabkan karena ketidaktahuan mereka. Begitulah seharusnya anda melakukan hal yang sama seperti saya kepada mereka.
-
Maren:
Mereka ada di no.1 dan no.2 dan
Mungkin banyak lagi yg lainnya.
Apakah bersama Yesus terlalu jelas Nerakanya?
—
Stain:
Dan bila kita semua menyatakan kebenaran ada pada semua, memang begitulah kebenaran yang bersifat relatif. Namun tidak berlaku untuk kebenaran yang bersifat absolut.
-
Maren:
Yg absolut kebenaran Illahi, hanya Tuhan yg tau, tak peru kita gannggu. Apa faedahnya kebenaran itu jika tidak baik dan tidak pula memerdekakan? Biarlah kita menapaki kebenaran demi kebenaran, kebaikan demi kebakan, hingga tiba ke kemerdekaan kita dari ikatan dunia ini..
Itu dulu dah,Stain:
Mereka yg di no.1 dan 2
Dan yg tak bernomor pun.
Sorry mas Wedul sudah lama absen dari dunia persilatan.
Apa khabar mas..sehatkah selamat tahun baru 2012 (OOT dikit nda apa2 lah)
Mas ..memang Orang2 Hindu sangat kreatif mas..secara simbolik juga hebat mas. tetapi umat Islam mengakui tidak boleh menggunakan simbol2 yang mewakili tuhannya ALLAH SWT. Tetapi apa arti tulisan arab itu mas yang kalo dibaca artinya ALLAH itu…bukankah itu adalah Simbol juga mas..(mohon pencerahannya)
kalo lingga dan yoni itu memang simbol dari Kontol (penis) dan Bawuk (vagina) mas….asal muasal terjadinya kehidupan yang berkelanjutan….hingga HAJAR ashwad pun juga berbentuk VAgina..karena Kabah dulunya adalah memang tempat pemujaan dewa Shiwa mas…(CMMIW)
Kamu itu pernah baca tulisan TUHAN dibuku gak?. Nah Allah adalah nama Tuhan yang ditulis di kitab suci…so itu bukan symbol… itu sama aja tulisan Brahma di kitab sucimu.
lain halnya jika Allah disimbolkan dengan patung atau gambar kodok bangkong atau sapi ngepet seperti halnya dalam agamamu, itu namanya pelecehan dan sangat berdosa!!!
wakaka….hajar aswad itu batu hitam bundar. mungkin kamu mengira logam yang mengelilinginya yang mirip vagina… itu mungkin imajinasimu aja yang sering liat patung bugil di agamamu
Om Maren : Aku bukan tanya Islam, Sam….
>>> Saya hanya memberitahu ttg Islam, Om… keberatan ?
Baiklah!
Om Maren : …Memang semua ilmu hendaklah menunjukkan ttg kemuliaan Tuhan. Termasuk Ilmu Agama, ya kan?
>>> termasuk ‘ilmu Agama… (dikotomi detected)
>>> Om, masih melakukan dikotomi ‘ilmu agama dan ‘ilmu dunia/umum.
Keberatan? Hehe!
Agama itu apa hrs berada di atas kemanusiaan?
Atau, apa Agama itu bukan untuk kemanusiaan?
Om Maren : …Bagaimana cara Mas Sam memastikan bahwa kita punya roh?
>>> Dari firman Allah dalam Al Qur’an, om. Kurang lebih artinya :
QS. Al Hijr, 15: 29. “Maka setelah Aku (Allah) sempurnakan (bentuknya), lalu Kutiupkan ruh-Ku kepadanya (Ruh daripada-Ku)…”.
Cara Mas Sam dari firman Allah!
Om Maren :…Barangkali Mas Sam punya kepastian tersendiri ttg roh itu
>>> RUH (bukan roh-gentayangan loh..).
Apa roh-gentayangan bukan ruh-gentayangan,
Apa ruh diem saja tapi roh yg gentayangan,
Kongkritnya, apakah ruh bukan roh?
-
Bedanya?
Kita diberi pengetahuan melainkan sedikit.
Jawaban “Wallahu a’lam”, hanya akan menuai cibiran.
Tapi itulah kejujuran Islam.
Ya!
Mungkin segalanya serba sedikit.
Bagai mana dengan kata “jiwa”?
Karna aku yakin, pengetahuan Allah tak hanya seKitab.
Adapun yang “sedikit” itu diantaranya :
QS SHAAD : 72 > Tuhan meniupkan ruh pada nabi adam as.
QS. AS SAJDAH : 9 > Tuhan meniupkan ruh pada qt, manusia.
QS. AL KAHFI : 21 > ttg perselisihan ashabul kahfi (para pemuda yg tertidur dlm gua kuran lebih selama 300 th dng jasad yg masih utuh), mengenai apakah hari kebangkitan setelah kiamat itu cuma jiwa atau dng tubuhnya juga.
QS AZ ZUMAR : 42 > perbedaan kondisi ruh saat kita tidur dan saat kita meninggal.
Semua itu kutipan; Kutipan utk kepastianmu.
Yg kutanya caraMas Sam memastikan kutipan itu.
Pernah juga aku tanya cara animisme memanggil roh/ruh.
Alhamdulillah, Islam mengajarkan kejujuran dan kerendah hatiannya dengan mengatakan
“Wallahu a’lam”, disaat ummat lain dengan sikap arogan dan kesok tahuannya mendefinisikan ruh dengan asal-asalan.
Apa bisa ruh itu terdefinisikan, Sam!
Atau ruh itu bisa menjadi ilmiah?
Aku ragu itu Mas Sam!
@Murid Wedul : kelihatan dari cara bicaranya aja udah kykk bgtu. gmn bs menjadi seorang murid yg bgs yah. atau mngkn hanya asal2an aja. wazkakakakaka… belajar berbicara yg bgs dulu br berargumen biar ga ada salah pahaman. atau mngkn msh blm cukup umur yah??? kyk nya sih begitu
walau bagaimanapun Hindu adalah agama peradaban . . . Tiada awal dan tiada akhir . . karena Hindu memang sudah ada . . tanpa harus ditanyakan sejak kapan . .
dan dalam kitab suci WEDA mampu menjelaskan semua yang ada dalam diri kita dan alam semesta ini . . .
Pemikiran yang tidak bermoral dan tidak mengerti akan makna sesungguhnya dari semua simbol yang ada di Hindu . . akan membuat semua kacau. . .
Karena yang bermasalah bukannya simbol ini, tetapi manusia yang berpikiran pendek tanpa mau tahu makna sesungguhnya . .
Kita semua manusia biasa. . . bagi saya ini juga masih misteri . . tapi saya yakin dengan Hindu . .
janganlah kita bilang ini itu sepertinya kita mengetahui semuanya . .
walaupun banyak sumber2 tapi kalau yang menulis tetap dari pihak yang sama, tetap aja ga ada jalan keluar . .
Tugas kita di jaman Kaliyuga ini (menurut Hindu) walau bagaimanapun harus tetap kita jalankan . . . karena jaman Kaliyuga memang seperti ini . . dan harus seperti ini . .
semua serba kacau, semua sudah tergantung dengan WAKTU (arti kata Kali = Waktu). . . dan Kaliyuga merupakan jaman terakhir sebelum terjadinya Pralina (kiamat) . .
Tapi sesuai kepercayaan Hindu tentang Punarbhawa, Dunia inipun setelah kiamat pasti akan terlahir kembali . . dan dalam Hindu biarkan semua ini menjadi misteri . . karena kita tidak tahu kehidupan kita ke depan . .
Semoga Bermanfaat
Comment dari Bro Kuroky @Murid Wedul : kelihatan dari cara bicaranya aja udah kykk bgtu. gmn bs menjadi seorang murid yg bgs yah. atau mngkn hanya asal2an aja. wazkakakakaka… belajar berbicara yg bgs dulu br berargumen biar ga ada salah pahaman. atau mngkn msh blm cukup umur yah??? kyk nya sih begitu
=========================================================================
Setuju,..Harus belajar berbahasa yang baik dan benar dulu…baru beradu argument…Mohon MAHAGURU Wedhul mengajari muridnya untuk berbahasa yang baik dan benar terlebih dahulu. Tentu saja saya juga sedang belajar seperti apa yang di “ANJURKAN” oleh Bro Kuroky.
*********************************************************************************************************************
Comment Dari MURID WEDHUL @Ksatria
Kamu itu pernah baca tulisan TUHAN dibuku gak?. Nah Allah adalah nama Tuhan yang ditulis di kitab suci…so itu bukan symbol… itu sama aja tulisan Brahma di kitab sucimu.
lain halnya jika Allah disimbolkan dengan patung atau gambar kodok bangkong atau sapi ngepet seperti halnya dalam agamamu, itu namanya pelecehan dan sangat berdosa!!!
wakaka….hajar aswad itu batu hitam bundar. mungkin kamu mengira logam yang mengelilinginya yang mirip vagina… itu mungkin imajinasimu aja yang sering liat patung bugil di agamamu
=========================================================================
Dibuku apa dek ?? Kalo di Buku pelajaran PPKN (PMP) sering baca tulisan TYME.
Kalo tulisan arab maaf saya ga bisa baca. (kalo huruf Kanji = bisa baca dek !) hehehhee
Tulisan itu “Symbol” sebuah Visualisasi (kira2 ngerti nda yach) manusia. Seperti ketika manusia membuat kata-kata “ANGIN”, “DINGIN”….itu untuk adalah visualisasi umat manusia dan itu sudah manusiawi…dan kebetulan Visualisasi Umat Hindu …(Imagine) sangatlah tinggi. Terbukti dengan Seni ukirnya, seni patungnya, yang mana Umat Islam mengharamkannya. Oh iya, supaya lebih terbuka Mind set nya adek Murid Wedhul (kalo tidak ngerti Mindset itu jalan pikiran dek) Mobil, Sepeda motor, baju, kopyah, sarung, adalah bentuk visualiasi yang dulunya adalah IMAGINE (imajinasi). Jika setuju akui dengan Ksatria. Jika tidak Setuju ….tidak boleh berkata-kata kotor (Agama Islam juga melarangnya bukan)
Hidup itu damai dek Murid Wedhul jika pikiran ente terbuka……dan mau menerima perbedaan serta menghormatinya. Demikian sebaliknya. Salam Reggae musiknya pecinta damai. Yooooo man !
-dan kebetulan Visualisasi Umat Hindu …(Imagine) sangatlah tinggi.
Komen Aku :
- Wakaka… wong edan. Tuhan kok divisualisasikan,… pantesan tak ada Patung Tuhan yang sama… Jangan2 lu juga kadang memvisualisasikan Tuhan lagi bugil ya…xixixi
Hubungan Kabah, Hajar Aswad dan Dewa Siwa
Mungkin hal ini terdengar terlalu kontroversial dan kadang kala dikaitkan dengan hoax oleh sebagian orang yang merasa kedudukannya/harga dirinya terancam. Namun, saya menyajikan artikel ini tidak bertujuan untuk merendahkan kredibelitas saudara-saudara muslim, melainkah hanya untuk membuka wawasan akan apa yang sebenarnya terjadi.
Kontroversi seputar ka.bah sudah menjadi perbincangan yang sangat hot di dunia maya. Hal ini pertama kali diungkapkan oleh seorang pakar sejarah P.N. Oak. Beliau juga telah melempar isu yang tidak kalah menggegerkannya, yaitu tentang pengungkapan bukti sejarah yang menyatakan bahwa Taj.mahal pada dasarnya adalah sebuah kuil Hindu untuk dewa Siva (Tejo Himalaya) yang direbut oleh Mogul. Di dalam Ka.bah terdapat sebuah inskripsi yg merujuk kepada raja Vikramaditya yang menyatakan bahwa jazirah Arab dulu merupakan bagian dari Kerajaan Vikramaditya dari India. Teks inskripsi Vikramaditya yg ditemukan dlm piring emas yg digantung didalam kuil Kabah di Mekah ini, dicatat pada halaman 315 dari buku yg berjudul .Sayar-ul-Okul¡¯ (kata-kata berkesan) yg disimpan dalam perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Sebagian manuskrip tersebut berbunyi sebagai berikut;
¡°Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini ElaYundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa-rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum. Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem¡± (Halaman 315 Sayar-ul-okul).
Yang artinya;
¡° Beruntunglah mereka yg lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dalam kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela ¡¦ Kami, Arab, terjerat dalam kegelapan (jahiliyah) ¡¦ namun pendidikan yang disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang-orang asing.Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli-ahli yang kepintarannya bersinar seperti matahari dari negaranya kenegara kami¡¦¡±
Hal ini menunjukkan bahwa kerajaan yang berpusat di India pada masa lampau juga meliputi jasirah Arab. Bahkan kalau kita kembali pada penjelasan Veda, dalam hal ini Mahabharata disebutkan bahwa Bharatavarsa/Kerajaan kekuasaan keluarga Bharata mencakup seluruh dunia. Menurut sumber dari http://civilizedproductions.com/television.htm mengatakan bahwa bekas peninggalan peradaban bangsa Maya di Amerika sangat sesuai dengan peradaban Veda. Hal ini ditunjukkan dengan kesesuaian sistem pemujaan, sistem astronomi dan astrologi mereka yang ditulis pada tahun 300-200 SM
Sebuah laporan dari rusia juga menyebutkan bahwa disana ditemukan sebuah arca yang berbentuk menyerupai babi yang mengangkat benda bulat di moncongnya. Hal ini sesuai dengan kisah Varaha Avatara yang berwujud babi besar yang mengangkat bumi kembali ke posisi edarnya. Di Kuwait juga ditemukan sisa-sisa arkeologi berupa pelat emas yang bergambarkan Ganesa yang membuktikan bahwa peradaban Veda pernah ada di sana. Keberadaan Hindu di Eropa juga diperlihatkan dengan dikenalnya lambang Hindu, Swastika. Hal ini juga dibenarkan oleh seorang Arkeologi Jerman Heinrich Schliemann. Mungkin hal inilah yang juga mempengaruhi Hitler dalam menyalahgunakan Lambang Swastika sebagai lambang Nazi disamping penyalah artian arti kata Aryan dalam literatur Veda yang dilakukan oleh Max Muller.
Kembali ke masalah peninggalan Hindu di Timur Tengah, di Istanbul, Turki, sebuah perpustakaan termasur bernama Makhatab-e-Sultania, mempunyai koleksi terbesar literatur Asia Barat. Di bagian literatur Arab dalam perpustakaan tersebut terdapat sebuah antologi sajak-sajak Arab purba. Antologi ini disusun pada tahun 1742M dibawah perintah Sultan Salim yang terbuat dari harir . semacam sutera yg dibuat untuk menulis. Setiap halaman memiliki pinggiran yang
dihias dengan kertas emas. Antologi itu dikenal dengan nama Sayar-ul-Okul, dan dibagi dalam 3 bagian. Bagian pertama mengandung biografi dan komposisi puisi-puisi penyair-penyair Arab Pra-Islam. Bagian kedua terdiri dari kesaksian dan sajak-sajak penyair dari periode yg dimulai tidak lama setelah jaman Nabi Muhamad, sampai akhir dinasti Bani Ummayyah. Bagian ketiga adalah tentang penyair-penyair sampai jaman Khalifat Harun-al-Rashid. Abu Amir Asamai, penyair Arab yg merupakan penyair utama kesultanan Harun-al-Rashid, menyusun dan mengedit antologi tersebut. Edisi modern pertama .Sayar-ul-Okul. terbit di Berlin th 1864. Edisi berikutnya diterbitkan di Beirut th 1932. Koleksi ini dianggap sbg antologi paling penting dan berotoritas dlm sajak-sajak Arab purbakala. Koleksi ini menujnukkan adat, tata tertib dan hiburan Arabia dijaman purbakala. Buku ini juga mengandung penjabaran deskriptif tentang kuil purbakala Mekah dan bazar tahunan yg dikenal sbg OKAJ disekitar kuil Ka.abah di Mekah. Ini berarti bahwa berkumpul di Mekah setiap tahun untuk naik haji berasal dari tradisi pra-Islam. Bazar OKAJ bukan sebuah karnaval tempat anak muda bermarijuana. Ini merupakan kesempatan kaum elit dan terpelajar untuk membahas aspek-aspek sosial, religius, politis, literatur dan aspek2 budaya Hindu lainnya yg menyebar di Arabia. .Sayar-ul-Okul. mengatakan bahwa kesimpulan yg didapatkan dari diskusi-diskusi disana diterima dan sangat dihormati diseluruh Arabia. Mekah, oleh karena itu, mengikuti tradisi Varanasi (dari India). Kuil-kuil utama di Varanasi (India) dan di Mekah (di Arvasthan/Arabia) adalah kuil-kuil dewa Siva. Ciri terpenting dari praktek pemujaan Dewa Siva adalah adanya Lingga yang biasanya berbentuk batu hitam yang lonjong dan Yoni sebagai alasnya. Batu Hajar Al-Aswat yang disentuh dan dicium saat menunaikan ibadah haji angat sesuai dengan bentuk lingga Siva, apakah berarti batu itu awalnya adalah sebuah lingga? Raja Vikramaditya memang terkenal penyembah Siwa. Di Ujjain (India), ibukota Vikramaditya, ada kuil dewa Siva yang terkenal Mahankal, yg diasosiasikan dengan Vikramaditya. Karena menurut manuskrip Vikramaditya, dialah yang menyebarkan agama Hindu. Dengan demikian apakah bukti ini dapat menyimpulkan bahwa raja Vikramaditya adalah pendiri kuil Siva yang sekarang disebut Ka.bah di Mekah? Kenyataan lain yang juga perlu digaris bawahi adalah bahwasanya di India, Dewa Siva sangat diidentikkan dengan simbol bulan sabit yang terdapat pada ikat rambut beliau. Dan saat ini lambang bulan sabit juga digunakan untuk lambang Islam, apakah itu artinya Islam lahir dari warisan pemuja Siva? Untuk masuk ke wilayah Ka.bah, umat muslim diwajibkan menggunakan jubah putih yang dililitkan ke seluruh tubuh. Mereka juga di wajibkan mencukur rambut dan janggut dan dalam keadaan bersih. Jika kita bandingkan dengan tradisi Hindu dalam memasuki tempat suci, kenapa hal ini sangat mirip?
Bandingkan pakaian haji dan Hindu! Menurut Encyclopaedia Britannica, Ka.abah pada awalnya memilikii 360 arca yang pada akhirnya hanya disisakan 1 oneh Nabi Muhammad yang dikatakan diletakkan pada salah satu sisi Ka.bah. Satu lagi tradisi Hindu lainnya adalah sungai suci Gangga. Menurut tradisi Hindu, air Gangga jatuh bumi setelah disangga oleh Dewa Siva dan dipandang suci oleh Umat Hindu. Dimanapun ada lambang Siwa, disanalah ada air Gangga. Didekat Ka.abah juga ditemukan sebuah sumber mata air suci yg disebut ZAMZAM yang sampai sekarang dianggap suci. Tidak terdapat masjid atau tempat ibadah muslim yang dikelilingi sebanyak 7 kali (Tawaf) selain dari Ka.bah. Hal ini sangat sesui dengan kebiasaan umat Hindu mengelilingi tempat ibadah/kuil/pura yang disebut Parikram atau di Bali di sebut Maider-ider. Kenapa tradisi ini dapat dilakukan di Ka.bah? Apakah hal ini bukan merupakan bukti yang menguatkan bahwa Tradisi Hindu masih terpelihara disana? Jangan kaget bahwa kata .ALLAH. sendiri disinyalir berasal dari bahasa Sansekerta. Allah, Akka dan Amba adalah sinomin. Nama-nama ini berarti : DEWI atau Ibu. Istilah .ALLAH. merupakan bagian dari stanza-stanza Sansekerta yang memuja Dewi Durga, yang juga dikenal sebagai Bhavani, Chandi dan Mahishasurmardini yang merupakan Sakti Dewa Siva. Coba anda perhatikan gambar
Lambang Hindu : “OM”= angka 786-nya Arab Semua Quran Arab dicetak dengan angka-angka misterius 786. Tidak ada pakar Muslim yang tahu mengapa angka 786 dianggap sebagai angka-angka suci. Namun angka °misterius¡ ini tidak lain dari huruf suci Veda °OM°. Jika simbol kata °Om’ tersebut diputar 90 derajat, kenapa sangat mirip dengan gambar “Allah”? Kalender lunar (bulan) diperkenalkan kepada Asia Barat selama kekuasaan kerajaan India. Hal ini diindikasikan oleh Bulan Muslim .Safar. yang juga menunjukkan bulan .extra. (Adhik Maas) dalam kalender Hindu. Bulan Muslim .Rabi. berasal dari kata Ravi yg berarti .matahari. karena huruf Sansekerta .V. dirubah Prakrit .B. (Prakrit merupakan versi sehari-hari2 bhs Sansekerta). Tradisi Muslim juga mengenal hari Gyrahwi Sharif tidak lain dari hari Ekadashi dalam tradisi Hindu (Gyrah = elevan atau Gyaarah) yang memiliki arti yang sama. Beberapa sumber juga mengatakan bahwa penjelasan Veda tentang bulan dan konstelasi bintang berbeda-beda serupa dengan Qur.an Surat 2, stanza 113, 114, 115, and 158, 189, Surat 9, stanza 37 & Surat 10, stanza 4 . 7. Pembacaan Namaz (solat) lima kali sehari juga dikatakan berasal dari tradisi Veda bernamaPanchmahayagna (5 kali pemujaan) yang merupakan kewajiban bagi setiap mahluk Hindu, terutama di India. Uniknya, tradisi Muslim dalam membersihkan 5 bagian tubuh sebelum solat ternyata juga sama dengan aturan .Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah. dalam tradisi Veda. 4 bulan dalam setahun dianggap suci dalam tradisi Islam dimana tidak diperboleh menjarah atau melakukan tindakan kriminal selama periode tersebut juga serupa dengan tradisiChaturmasa dalam Veda, yaitu periode 4 bulan puasa dan menghindari tindakanan-tindakan tidak suci. Beberapa pakar mengatakan bahwa Shabibarat adalah kata lain bagi Shiva Vrat dan Shiva Ratra. Karena Ka.abah merupakan pusat penting dewa Siva, festival Shivaratri biasanya dirayakan disana dengan besar-besaran. Festival itulah yg disebut dalam Islam sebagai Shabibarat. Menurut sejumlah encyclopaedia, memang ada ukiran-ukiran tulisan didalam dinding Kabah. Namun para pakar sejarah tidak pernah diijinkan masuk. Tetapi menurut pengakuan beberapa orang, ada tulisan dalam huruf Sansekerta dan bahkan ada stanza-stanza dari Bhagavad Gita. Hubungan antara jaman awal Islam dengan Hindu (India) juga diperkuat oleh keteranganAhadis Imam Bukhari bahwa suku India, Jat, berada di Arabia jauh sebelum
jamannya Mohamad. Bahkan ketika Aisha jatuh sakit, keponakannya memanggil tabib Ayurvedic (kedokteran Veda),\ dari suku Jat untuk menyembuhkannya. Bukhari juga berbicara tentamg seorang raja India yang mengirim satu jahe yg direndam cuka (ginger pickles) kepada nabi. Ini menunjukkan bahwa raja Jat India menguasai kawasan didekatnya sehingga mampu memberikan hadiah yang begitu sepele seperti satu pot jahe. Nabi malah dikatakan sangat menyukainya. Ini bukti bahwa selama jaman Mohamad, orang India berpengaruh di Arabia. Paman Muhamad sendiri, Umar-Bin-E-Hassham merupakan pengikut Dewa Siva yang taat. Ia menolak untuk masuk Islam dan akhirnya tewas oleh seorang pengikut Nabi yang fanatik. Ia seorang penyair terkenal dan menulis sajak-sajak memuja dewa Siva. Salah satunya bisa ditemukan dlm hal 235 Sayar-Ul-Okul : ¡°Kafavomal fikra min ulumin Tab asayru Kaluwan amataul Hawa was Tajakhru We Tajakhayroba udan Kalalwade-E Liboawa Walukayanay jatally, hay Yauma Tab asayru Wa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVA Manojail ilamuddin minhum wa sayattaru Wa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY Yauman Wa Yakulum no latabahan foeennak Tawjjaru Massayaray akhalakan hasanan Kullahum Najumum aja- at Summa gabul HINDU¡± Artinya; ¡°Seorang lelaki yan menghabiskan seluruh hidupnya dalam dosa dan imoralitas dan membuang hidupnya demi nafsu dan kemarahan Jika ia bertobat dan ingin kembali kepada moralitas, adakah pengampunan tersedia baginya ? Bahkan jika hanya sekali ia dengan tulus memuja Mahadewa (dewa Siwa), ia bisa mencapai posisi tertinggi dalam jalan kebenaran Ya Tuhan! Cabut seluruh nyawa saya dan sebagai gantinya, berikan saya satu hari saja untuk tinggal di Hind (india) sebagai lelaki yg menjadi bebas secara spiritual saat mencapai tanah suci Dengan ziarah ke Hind, seorang lelaki bisa mencapai kebijakan untuk melakukan tindakan mulia dan mendapat kehormatan menyentuh guru-guru Hindu yg mulia¡° Nama keluarga Muhamad adalah Quraish (Kureshi), yg sebenarnya adalah bagian dari dinasti India, Kuru, yang pernah menguasai India. Diketahui bahwa paman Muhammad, Umar bin-e Hassham dan keluarganya terlibat dalam pembuatan Arca dan Kuil (Ka.abah). Encyclopedia Islamia menjelaskan bahwa kakek Muhamad dan paman-pamannya mewariskan jabatan sebagai pendeta-pendeta Ka.abah yang menyimpan 360 arca dewa-dewi. Muhamad menghancurkan semua arca tersebut kecuali arca yang paling utama, yaitu Batu Hitam [Hajar Al Aswad] / Siva Linggam / Lingga Siva. Dewa Siva dulu pernah dipuja Arab. Dan paman Muhamad juga seorang pemuja Siva dan menulis berbagai puisi memuja dewa Siva. Melihat bukti-bukti di atas, mungkinkah Ka.bah pada awalnya adalah sebuah Kuil Siva (Hindu)?
@ murid wedul
bukan hanya teori tapi prakteknya juga..
anda harus paham dulu apa itu arca, patung dan apa itu berhala> ini jelas sulit bagi anda karena pengetahuan dan pemahaman anda akan Tuhan sangat sedikit dan sangat sederhana. anda khan belum tahu mana Tuhan mana dewa.. Allah adalah salah satu dewa yang dipuja masyarakat arab pada saat itu. Coba baca buku Agama-agama Manusia karya Huston Smith kalau gak salah penerbit Obor. disana dipaparkan secara objektif dan berimbang semua agama. dan perlu dicatat bahwa sebelum terbit sudah diperiksa oleh para pakar agama masing-masing. nama pakar dan dari negara mana, ada dipaparkan pada halaman-halaman awal.
baca sejarah yang sebenarnya dan jangan disembunyikan atau diputarbalikkan.
jadi siapa sebenarnya pembohong?
@murid wedul
orang hindu yang melihat Tuhan sprti Maharsi Narada, guru-guru kerohanian dan masih banyak orang suci lainnya yang gak mungkin disebutkan semua. Tuhan memang tidak bisa disamakan dengan sesuatu karena tidak ada yang sama dengan Tuhan. Orang hindu sudah tahu itu. Memang orang islam gak bisa melihat Allah karena hal tertinggi yang bisa kalian lihat hanyalah muka cantik, dada montok dan paha mulus wanita.
to genji n murid wedul
boleh tanya, mengapa muka dan bentuk badan Tuhan Hindhu mirip orang India?
jawab–> hehe..he…..kenapa orang arab mirip orang india? bukan Tuhan yang mirip manusia tapi manusialah yang mirip Tuhan. katanya nabi adam diciptakan menurut rupa Allah. Ketika Tulsidas penulis syair tentang Rama berdoa kpd Tuhan dan Tuhan menampakkan diri sebagai Krishna maka Tulsidas berkata saya menyukai wujud Anda sebagai Rama walaupun saya tahu Krishna dan Rama sama. kemudian Tuhan mengambil wujud sebagai Rama. ingat orang Hindu menganggap Tuhan itu Maha Segalanya. Mampu berwujud seperti apa yang diinginkan penyembahnya. Allah tidak bisa khan seperti itu? memang Tuhan tidak bisa dilihat oleh semua orang. Waktu Krishna menampakkan wujud semestanya saat sebagai duta perdamaian, yang bisa melihat adalah kakek Bisma dan guru-guru suci lainnya. Juga pada saat Krishna kembali menampakkan wujud semestanya di depan Arjuna sebelum perang Mahabharata di mulai Arjuna dan Sanjaya mampu melihatNya. Itulah sebabnya pada saat Arjuna bertempur setengah hati melawan Bisma, Krishna yang tidak mau berperang mengangkat senjata, kakek Bisma Bisma dengan segera menjatuhkan atau melepaskan semua senjatanya. Kakek Bisma tahu kalau meninggal di tangan Tuhan akan kembali kepada Tuhan.
Seperti anak2 kecil yang saling menganggap khayalan dirinya yang paling indah. tapi ini udah pada gedhe, pinter.
Emangnya kalo agama lo paling baik, paling benar, trus lo juga jadi orang yang paling baik dan benar ?
meski kelakuan lo lo pade kagak bener?
masih seneng nyakitin orang lain, ngejelek jelekin orang lain?.
Lo lo pade ngaku agamanya paling bener, ngajarin damai, saling menghormati……….. Nah…. ini pade ribut. pas nggak ame ajaran agama lo?
Yakin, iman harus, tapi gak begini caranya. gimana mau dapet surga orang dadanya pada panas
Cooling down bro, Tuhan merahmati hati yang damai.
hindari kata kata : Biar kelihatan……………… karena itu PASTI sebaliknya. contoh:
Biar kelihatan pinter karena merasa bodo
Biar kelihatan kaya karena merasa miskin
Biar kelihatan tinggi karena merasa cebol
Ya!
Agama itu ibarat memakai kaca-mata.
Ada kaca-mata utk supaya bisa terlihat hebat
Ada kaca-mata utk supaya bisa melihat dahsyat.
Yg satu harganya murah, yg satunya lagi mikroskop, hh.
Satu naskhah kitab Injil berbahasa Arami berumur lebih 1500 telah ditemui di Turki…mengandungi pernyataan Nabi Isa a.s bahwa Muhammad adalah sebagai RASUL yg akan datang selepasnya….!!
kejadian ini benar2 telah menggemparkan pusat kristian dunia di Vatican, Rome.
NASKHAH injil tersebut sebenarnya sudah ditemui sejak 12 tahun lalu…namun atas desakan dan permintaan kuat pihak gereja ia telah dirahsiakan…kerana bimbang ada persamaan terhadap pernyataan al-Quran bahawa Nabi Isa a.s sendiri sudah pun memberitahu tentang kedatangan Ahmad( Muhammad) saw….
Kenapa orang Amerika menyebut wanita dengan kata WOMAN. Kisahnya begini.
Pada mulanya Allah terlebih dahulu menciptakan Adam. Karena merasa kesepian
Adam minta pendamping. Maka diciptakanlah Hawa. Nah, waktu Adam melihat
pertama kali sosok Hawa ia berdecak kagum dan berseru,”Wo … MAN!!!”
Alkisah, si ular iblis tak putus asa membujuk Hawa untuk memakan buah yang
terlarang itu. Akibatnya, Hawa senang menyendiri memikirkan hal tersebut.
Tiba-tiba datang Adam. Namun ia dicuekin.
“Kok diem aje, yang? SARIAWAN, ya …,”goda Adam kepada Hawa.
Di atas pohon tak jauh dari situ, si ular iblis lagi asik mengintip.
“HAHAHAHA, BELUM TAAAU DIA …!” seru si ular iblis dalam hatinya,
menyaksikan adegan di mana Adam dicuekin.
“Kenape donk, yang?” bujuk Adam lagi.
“Aye pengen makan buah yang itu, tuh …,”sahut Hawa.
“Oh, buah yang itu? Kan, kita sudah dilarang makan buah itu.
Makan aje deh buah yang laen. Buah kiwi dari nyuselan kek, Duren Bangkok kek!”
Karena dilarang Adam, Hawa lalu beranjak pergi. Dia sudah kebelet mau
mencicipi buah terlarang itu. “Wah, lu kok nekat …”
“KU TAHU YANG KU MAU, ” sahut Hawa.
“Bagi aye buah itu kelihatannya sedap, sebab KESAN PERTAMA BEGITU MENGGODA,
SELANJUTNYA TERSERAH AYE”.
Si ular iblis yang terus mengintip berkata kepada rekannya. Sudah tentu ular iblis
juga.
“SURVEI MEMBUKTIKAN, …kalau istri cakep suka keras kepala.
Soalnya, UDAH TRADISI,” Rekan iblis itu mengangguk.
Seorang diri Hawa mendekati pohon buah terlarang itu. Si ular iblis
langsung muncul dari tempat persembunyiannya.
“Eh, Wa lu nekat nih?”tanyanya.
“YESSS…!” seru Hawa sambil mengepalkan kelima jarinya dan membuat gerakan
seperti orang sedang menyikut.
“Ngomong, ngomong gimana sih rasenye, Blis?” tanya Hawa.
“COBA SAJA. Ditanggung LANGSUNG ENAAAK!” seru si ular iblis.
Dengan gemetar jari Hawa terjulur dan memegang buah yang nampak ranum itu.
“Kok, rasanya DINGIN, DINGIN EMPUK sih Blis?” Karena gemetar, buah yang
sudah dipetik itu jatuh dan menimpa batu sehingga sedikit rusak bentuknya.
“penyok dikit ngga apa. YANG PENTING RASANYA, BUNG,” bujuk si ular.
Akhirnya Hawa memungut buah yang jatuh itu. Ia menatap ke arah si ular iblis itu.
“PAKE SUPER PEL KAN? BELON LIMA MENIT.”kata Hawa.
Lalu perlahan-lahan buah terlarang itu dimakannya sedikit.
“ENAK GILAA …!”seru Hawa,”RAMAI RASANYA,” sambung Hawa lagi.
Melihat Hawa menikmati buah terlarang itu si ular iblis berkata kepada
temannya, “POKOKNYA, SEMUA JADI TUNTAS …TAS, …TAAAS!”
Tahu-tahu Hawa sadar akan perbuatannya.
Kepalanya celingak-celinguk mencari Adam.
Melihat hal tersebut, si ular iblis langsug mengejek,
“NAH, DATANG JUGA TUH ADAMNYA”
“KENAPA SIH SERING DATANG TERLAMBAT?”
“IYA, YAAH …”
Demikian ular-ular iblis itu saling bersahut-sahutan ketika melihat Adam
nongol dari jauh. Mereka lalu tertawa cekikikan kayak tawa
SI MANIS JEMBATAN ANCOL.
Adam akhirnya tiba. Kepalang basah, iapun turut makan buah
terlarang itu dan mengajak Hawa, lekas-lekas keluar dari Taman Firdaus.
Soalnya yang punya taman sangat marah dan mengusir mereka pergi.
Berjam-jam Adam dan Hawa berjalan, sampai akhirnya Hawa tak kuat lagi.
“Bang, aye udah ngga kuat lagi …”kata Hawa.
Adam menghentikan langkahnya, kemudian berpaling kepada istrinya.
“AYO … KAMU PASTI BISAAA …,”seru Adam, sambil menyeret istrinya.
Beberapa saat kemudian, Adam berseru kegirangan.
WAH SAMPAI…, WAH SAMPAI..!”seru Adam sambil memegang telinganya.
Ternyata mereka tiba di tepi sebuah sungai. Air sungai itu sudah terpolusi.
Banyak sampah dan botol plastik serta sandal jepit.
Nyamuk beterbangan ke muka Hawa. “Kurang ajar ni nyamuk.
Diusir datang lagi. Adam tertawa.
Dari dalam sakunya dia mengeluarkan obat nyamuk dan
menyalakannya. Sambil menyalakan Adam berdendang,
“NYAMUK SINI CUMA TAKUT 3 RODA.”
Melihat tingkah suaminya, Hawa mencibir. Semasa di Taman Firdaus tak pernah
ia diganggu nyamuk. Hawa menyesal mengapa nekat makan buah terlarang itu.
Tapi semuanya sudah terjadi. Penyesalan memang selalu datang terlambat.
(Sumber : Metanoia)
teori2 Islam itu memang aneh, secara Hindu kan duluan ada, tapi masiiihh aja tetep ngotot “niru islam lah” si nabi x ada di Hindu lah, adam=siwa lah, aduh..
tak kubayangkan jika islam dluan ada, pasti semua dibasminya..
apa hindu pernah protes jikalaupun beberapa adanya persamaan?? jika memang benar “dicaplok” toh juga Hindu merasa bangga bahwa kalian adalah bagian dari kami..
mengapa harus ngotot punya teori Tuhan yg notabene hanya membenarkan 1 agama saja. Sempit banget pngetahuan Tuhan anda klo bgtu
mngenai lingga dan Yoni, kami aja sebagai kaum Hindu tak pernah mnjadikan hal itu sbg “porno grafi”. emang ketika ditutupin (hingga keliatan mata doang) dah menjamin ga ada niat jorok??
buktinya di negri islam itu berasal TKI itu pulang dgn kondisi yg sngat extreme..
itukah lingkungan Islam diciptakan??
jika anda mngartikan jorok ttg lingga yoni ya artinga memang pkiran kalian jorok lah..
patung agak seni dkit, ekh dblang porno pula,.. aduhhh.. habislah budaya asli indonesia.
smua dikerudungin..
nih dibaca buat yg selama ini suka menghujat sesuatu tanpa berfikit positif, bijak, dan hanya terbiasa dengan agama yg “dogmatis” dan “doktrinal”,
================================================= http://hindu-nusantara.blogspot.com/2010/08/lingga-dan-yoni.html
=================================================
(ini percakapannya simple banget, jadi anak SD pun baca bisa faham)
masalah adam aj di ributin,,,dewa siwa ma adam ya jelas beda,,,adam adalah manu,dalam hindu sedangkan hawa adalah satarupa dalam hindu ,,,satarupa dilahirkan dari tulang rusuk manu,,,,,,,,,lok dalam islam yg mengisahkan adam dan hawa adalah nabi ibrahim yg dikatakan membuat mekah dan berasal dari india itu emang benar,,,karna nabi ibrahim adalah raja vikrama ditya seorang rajarsi dari india,,,yg beragamakan siwa,,,,,sehingga tentu saja dulu kakbah di kontruksikan sama dengan kuil india dimana setiap kuil di hiasi dengan arca dewa dewa,,,sama kakbah juga dihiasi oleh 360 patung dewa yang slanjutx dikatakan berhala oleh nabi muhamad.adam dan hawa hanyalah jiplakan saja,,,,cerita raja vikrama ditya ditulis dengan bahasa arab dalam sebuah piring ktamik,,,yg skarang di museumkan di turki guna mencegah peralihan agama,,,,,,,,dan cerita manu dan satarupa hampir semua ada pada ajaran purana hindu,,,yg ada beribu2 tahun sebelum adanya islam
Aku tidak pernah dengan orang musyrikin Arab menyembah dewa siva.Tuhan-tuhan Arab sebelum Islam ada banyak.Latta,uzza,hubal.Tapi tidak satu pun yang bernama siva.Orang arab dengan hindu samasekali tidak ada perkaitan.
Maya : Mas, dari dulu aku kok belum juga ngeh dengan simbolisme yang terkandung dalam perwujudan Lingga Yoni? Bukankah Lingga itu simbolisasi dari Penis dan Yoni simbolisasi dari Vagina? Terus apa kaitannya dengan spiritualitas? Kok kayaknya ga nyambung ? Ga ada korelasinya?
Damar : Hehehehe…
Maya : Kok cuma ketawa ? Jangan ketawa, aku serius…
Damar :Ketawaku juga serius..
Maya : Pasti ngetawain aku yang tengah berfikir jorok. Udah, ah. Jawab pertanyaanku.
Damar : Aku ketawa karena saat kamu berfikir Lingga Yoni, asumsi kamu pasti mengarah ke hal-hal yang jorok. Apa emang iya Lingga dan Yoni itu jorok ? Apa emang iya Penis dan Vagina itu jorok ?
Maya : Setidaknya begitulah asumsi yang terbangun dalam etika sosial masyarakat kita saat ini. Lantas..?
Damar : Jorok itu kotor. Jorok itu menjijikkan. Jorok itu tidak suci. Asumsi ini yang salah total. Kalau kurang etis, emang bener. Karena kedua alat reproduksi manusia itu sangat-sangat pribadi sifatnya. Kecuali untuk keperluan spiritualitas dan Ilmu Pengetahuan, ga etis di ekspose! Ga etis diumbar-umbar!
Maya : Lantas. Menurut mas sah-sah saja jika gambar atau wujud yang menyerupai penis dan vagina ditampilkan ditempat ibadah dan dipajang ditempat pendidikan ?
Damar : Yup. Karena dengan ditampilkannya wujud kedua alat reproduksi manusia itu ditempat yang tepat, pasti tidak akan menimbulkan pergeseran nilai dan tujuan mengapa kedua wujud alat reproduksi manusia itu dipajang.
Sejak jaman dulu, dikuil-kuil Hindu adalah hal yang lumrah menampilkan wujud vulgar penis dan vagina, se-vulgar tampilannya di universitas-universitas kedokteran seperti sekarang.
Maya : Namun, mengapa sekarang kok cuman ajaran agama timur saja yang masih menganggap lumrah memajang gambaran penis dan vagina ditempat-tempat ibadah? Sepengetahuanku, ajaran-agama timur tengah, kok menabukannya?
Damar : Inilah kemerosotan nilai. Inilah kedangkalan makna sexualitas. Sex, termasuk kedua alat reproduksi manusia, menurut pandangan ajaran agama timur tengah, bukan lagi tidak etis ditampilkan, tapi juga jorok, jijik, kotor, cemar dan berdosa!
Maya : Nah, kan? Kata-kata dosa itu yang lagi-lagi ikut terus. Napa, ya?
Damar : Kamu harus maklum, masyarakat padang pasir kesadarannya waktu itu sangat-sangat rendah. Ga bisa melihat wujud semi vulgar sedikit saja, pikiran warasnya pasti udah ga tahan, goyah ! Walaupun tujuan pemajangan gambar-gambar alat reproduksi manusia itu dimaksudkan untuk mendidikan sex bahkan pendidikan spiritual, namun bagi otak orang-orang padang pasir, tuing-tuingnya lebih mendominasi daripada akal warasnya. Konyol !
Maya : Kayak anak kecil, dong ?
Damar : Makanya, orang-orang bijak disana, yang cukup waras dan lebih sadar dari masyarakat mayoritas melarang pemajangan gambar-gambar vulgar alat reproduksi manusia ditempat-tempat ibadah. Dan sampai sekarang, hal itu keterusan.
Maya : Menyedihkan….Pusing juga ya kalau seandainya jadi orang yang berkesadaran tinggi dan harus hidup ditengah-tengah orang yang berkesadaran rendah seperti itu.
Damar : Makanya, mas secara pribadi sangat salut kepada Para Nabi yang pernah lanir disana. Mereka cukup sabar hidup ditengah-tengah anak-anak TK…
Maya : Hihihihihi….
Damar : Dan yang perlu diluruskan, sesungguhnya kedua alat reproduksi manusia, bahkan pertemuan keduanya dalam sebuah hubungan persenggamaan, tidak lah jorok, tidak menjijikkan dan tidak berdosa! Ini perlu ditegaslan, sebab sangat kasihan sekali bagi mereka-mereka yang tumbuh dari lingkungan yang menganggap kotor sexualitas. Mereka yang tumbuh dilingkungan seperti ini, tidak akan mampu menikmati sex dengan kondisi kejiwaan yang bebas, karena mereka selalu merasa senantiasa dikejar-kejar oleh rasa bersalah yang sudah dicekokkan dibenak mereka lewat lingkungan dan orang tua.
Mereka-mereka yang gagal menikmati sex, mereka-mereka yang sulit merasakan orgasme, biasanya tumbuh dari lingkungan semacam itu.
Maya : Wah ! Dampak pemisahan secara tegas antara sex dengan spiritualitas bisa kayak gitu ya, mas..
Damar : Inilah kekeliruan yang harus dibenahi. Banyak dari kita yang terjebak merasa kotor karena masih suka ber-sex ria dengan pasangan kita, dan ujung-ujungnnya menjauhi rumah-rumah ibadah karena merasa risih dan segan.
Ujung-ujungnya lagi, jadi malas beribadah karena malu sama Yang Di Atas. Mau stop sex ga bisa. Mau tetep suka sex sembari menekuni spiritualitas kok rasanya ga nyaman. Akhirnya, spiritualitas di nomor duakan. Spiritualitas dipending dulu. Dan sekarang nikmati sex aja dulu. Nah, ini yang ga bener!
Maya : Iya ya mas. Jangankan berhubungan sex, wong masturbasi dan onani aja dianggap dosa! Wah….
Damar : Lakukan hubungan sex, asal jangan menyakiti siapapun dalam melakukannya.
Jangan melakukan hubungan sexdengan istri atau suami orang.
Jangan melakukan hubungan sex dengan pacar orang lain.
Jangan melakukan hubungan sex dengan cara paksa dan tipu daya.
Jangan melakukan hubungan sex diam-diam tanpa persetujuan orang tua si gadis, karena kalau diam-diam, itu namanya mencuri. Dan siapapun yang kecurian, pasti sakit hati!
Maya : Solusinya, melakukan hubungan sex yang bebas dari menyakiti siapapun adalah nikah, dong!
Damar : Tepat! Dan hal itu tidak bisa di otak-atik lagi.
Maya : Berarti mas tidak setuju dengan free sex?
Damar : Setuju tidak setuju. Karena free sex cenderung menyakiti orang lain.
Maya : Tapi ada lho, mas. Fenomena dimana orang tua oke-oke saja anak gadisnya ditiduri walau tidak dinikahi, demi imbalan materi. Bukankah fenomena seperti ini, tidak ada yang tersakiti. Si gadis oke, kedua orang tuanya juga oke, yang nidurin lebih oke lagi, bagaimana menurut mas?
Damar : Ada jaminan tidak si cowok tidak lari begitu saja meninggalkan si cewek jika tiba-tiba hamil ?
Ada jaminan tidak si cowok tidak mempunyai istri sah sehingga nanti bisa menimbulkan konflik baru jika hubungan seperti itu diketahui istri sahnya?
Maya : Hehehehehe….Iya..ya..
Damar : So, jangan macam-macam, deh. Intinya hubungan sex tidak berdosa sepanjang tidak ada yang tersakiti saat melakukannya. Dan, nikah atau Vivaha adalah solusi jitu untuk itu.
Maya : Siip, mas. Mudeng aku sekarang. Jadi, sex diluar nikah itu yang berdosa bukan karena sex-nya, bukan karena penis yang dimasukkan ke dalam vagina semata, tapi karena rawan menimbulkan konflik, rawan menyakiti. Itu intinya ya, mas.
Damar : Yup!
Maya : Kembali ke masalah simbolisasi Lingga dan Yoni. Makna inti dan sex education-nya apa sih, mas? Wong ya cuma wujud Lingga atau Penis yang tengah masuk kedalam Yoni atau Vagina, itu aja. Lantas letak educationnya dimana ?
Damar : Bukan sex education, tapi spiritual education!
Maya : Lho ?
Damar : Lingga adalah simbolisasi dari Atma atau Ruh kita. Dan Yoni adalah simbolisasi dari SHAKTI atau Kekuatan Atma atau Kesadaran Atma.
Dalam wujud Lingga yang tengah melakukan penetrasi kedalam liang Yoni, maksudnya adalah KEMBALINYA KESADARAN, KEMBALINYA KEKUATAN ATMA yang selama ini tengah terselimuti dan tidur nyenyak oleh pengaruh Maya. Oleh pengaruh Prakrti, pengaruh Alam Materi.
Maya : Yaitu yang berwujud Suksma Sarira atau Badan Halus dan Sthula Sarira atau Badan Kasar ini.
Damar : Yup!
Damar : SHAKTI ini, terlelap tidur oleh karena belenggu Maya. Atma yang tengah kehilangan Shakti-Nya, kehilangan Kesadaran-Nya, menjadi Awidya, alias bodoh! Dia mengelirukan diri-Nya sebagai Suksma Sarira atau Badan Halus. Bahkan ada juga Atma yang mengelirukan diri-Nya adalah Sthula Sarira atau Badah Kasar. Menyangka diri-Nya hanyalah sekedar produk mekanik belaka, seperti robot. Rusak Sthula Sarira, tamat sudah diri-Nya. Begitu asumsi Atma yang tengah dilanda kebodohan ini.
Kewaspadaan, kecemerlangan, kekuatan, kebahagiaan, kedamaian, kesucian dari Atma, seolah hilang. Sangat-sangat menyedihkan kondisinya. Kewaspadaan, kecemerlangan, kekuatan, kebahagiaan, kedamaian, kesucian dari Atma tinggal kecil. Bagai setitik kerlip bintang dilangit. Redup.
Dalam kondisi penuh keterbatasan seperti ini, Atma cenderung resah, bimbang, terombang-ambing oleh hukum karmaphala. Terombang-ambing dalam dualitas atau Rvabhineda duniawi, yaitu suka-duka, untung-rugi, sakit-sehat dan lain-lain.
Atma benar-benar lemah. Tak berdaya. Cenderung salah dalam setiap tindakannya. Karma-karma buruk akan terus dia buat jika dia tidak segera sadar, tidak segera bangun kembali.
Maya : Dengan cara pembangkitan SHAKTI, atau pembangkitan KUNDALINI?
Damar : Benar! KUNDALINI artinya DEWI ULAR. Karena proses kenaikan Shakti dari satu cakra ke cakra diatasnya, dari satu kesadaran ke kesadaran diatasnya, harus melalui jaringan fisiologis fisik manusia yang melingkar-lingkar, mirip tubuh ular. Maka Shakti atau Kesadaran Atma, disebut juga KUNDALINI.
Maya : Dan KUNDALINI ini yang dilambangkan sebagai YONI atau VAGINA?
Damar : Benar. Karena Kundalini ini sangat lembut penuh Kasih. Begitu Dia bangkit, segala kekotoran yang menyumbat kesadaran-Nya akan terkikis habis tanpa sisa. Pergerakan-Nya pelan dan halus. Dialah Sumber Energi sejati. Dia bagai seorang Ibu. Dia bagai seorang Wanita cemerlang. Wanita yang merindukan pertemuan-Nya dengan kekasih sejati-Nya, yaitu Atma atau Ruh kita.
Maya : Oleh karena itu. Atma atau Ruh dilambangkan sebagai Lingga atau Penis atau Laki-laki yang dirindui Yoni atau Kundalini.
Dan apabila Kundalini ini sudah berhasil naik melalui cakra per cakra dan puncaknya bisa bertemu dengan Atma kita, maka PERTEMUAN INI DISIMBOLISASIKAN DALAM WUJUD LIANG YONI YANG DIMASUKI LINGGA. LINGGA DAN YONI ?
Damar : Tepat! Karena apabila Atma dan Shakti-Nya telah bertemu, sensasinya benar-benar nikmat. Mirip sensasi persetubuhan. Namun, lebih nikmat lagi dan tidak bida diungkapkan dengan kata-kata….
Maya : Wow! Makanya aku pernah mendengar, bahwa sensasi sexual badaniah adalah percikan kecil dari sensasi PENCAPAIAN PUNCAK KESADARAN PURNA. Setiap makhluk diberi anugerah menikmati sensasi PENCAPAIAN PUNCAK KESADARAN PURNA dalam porsi kecil, yaitu sensasi sexual badaniah…Wah!
Damar : Tidak salah lagi, memang seperti itu!
Maya : Wah, aku jadi ingat mas. Dulu semasa kakekku masih hidup, dia adalah ahli pusaka, beliau punya banyak keris-keris kuno peninggalan Pajajaran, Majapahit dan lain-lain, setiap kali ada orang datang menanyakan apakah pusaka yang dia bawa masih memiliki TUAH atau KEKUATAN GAIB, kakek sering bilang TUAH atau KEKUATAN GAIB pusaka itu bernama YONI PUSAKA.
Begitu ada yang minta jawaban, kakek pasti menghunus keris tersebut untuk melihat apakah pusaka itu masih ada ‘isi’ atau TUAH atau KEKUATAN GAIB-nya. Dan ujung-ujungnya, kakek pasti punya dua jawaban :
-Pusaka ini masih memiliki YONI!- atau -Pusaka ini telah kehilangan YONI-nya.
Dulu aku berfikir, YONI kan VAGINA, apa pusaka punya vagina? Hihihihi..
Sekarang aku baru tahu dari mas…..
Damar : Hehehehe…..Yoni atau Shakti atau Kekuatan Gaib atau Kesadaran adalah istilah yang bermakna sama. Berkaitan dengan pusaka, tentu saja Yoni pusaka yang dimaksud orang-orang Jawa bukanlah Kundalini.
Maya : Yup. Hanya pengambilan istilah saja. Keris diibaratkan Lingga atau Atma. Guratan pamor dan bentuk keris diibaratkan Suksma Sarira atau Badan Halus. Warangka keris diibaratkan Sthula Sarira atau Badan kasar. Sedangkan Kekuatan Gaib sebuah keris diibaratkan Yoni. Keris yang telah ‘kosong’ diistilahkan ‘sudah tidak mempunyai Yoni lagi’. Wah, Yoni tuh berarti penting banget yah, mas.
Damar : Hihihi….Jadi ahli keris saja kamu..
Maya : Mas, ah!
Damar: Hahahahaa……
Maya : Jelas sekarang, sexualitas tidak bisa dipisahkan dengan spiritualitas.
Damar : Tapi konyolnya, jika kita sering melakukan aktifitas sexual badaniah berlebihan, Kundalini yang hendak bangkit naik ke atas menemui Atma, akan tersalurkan ke bawah. Hanya akan tersalurkan menjadi gejolak sexualitas badaniah semata. Maka, pertemuan Kundalini dan Atma, akan terganggu.
Maya : Kok ?
Damar : Itu kenyataannya. Jika kita mampu mengendalikan aktifitas sexual yang berlebihan, Kundalini akan cepat bangkit naik keatas, menuju puncak cakra, menghampiri Atma yang sudah merindui-Nya…
Dan persenggamaan, persetubuhan, aktifitas sexual badaniah, dimana dua orang lawan jenis melakukan persebadanan sehingga mencapai puncak kenikmatan, ini hanya perwujudan kasar, perwujudan rendah dari persenggamaan, persetubuhan, aktifitas sesual yang sebenarnya, yaitu PENYATUAN KEMBALI KESADARAN DENGAN SANG ATMA.
Aktifitas sexual rendah, dinamakan Pashu Bhava atau aktifitas sex hewaniah.
Aktifitas sexual yang sesungguhnya, yaitu PENYATUAN LINGGA DAN YONI, dinamakan Divya Bhava atau aktifitas sex illahiah.
Kita harus bangkit perlahan-lahan, dari Pashu Bhava menuju Divya Bhava….
Maya : Memang kenapa kita harus mengikis perilaku sex hewaniah kita ?
Damar : Aktifitas sex hewaniah atau Pashu Bhava adalah aktifitas Atma dalam kondisi keterbatasan kesadaran-Nya yang remang-remang. Atma sejatinya ‘merindukan kenikmatan orgasme spiritual’. Namun Dia belum menemukan cara yang tepat.
Atma menyangka, kenikmatan itu bisa diperoleh dengan mencari diluar badan fisik ini. Padahal ‘kenikmatan’ itu hanya bisa didapat dan ditemukan didalam diri sendiri.
Kenikmatan orgasme hasil dari sex hewaniah, cenderung meruntuhkan kesadaran diri. Hal yang paling fatal adalah keterikatan dengan wujud-wujud fisik yang molek, gagah, cantik, tampan, yang disodorkan oleh Alam Maya. Padahal kamu telah paham, semua perwujudan yang disodorkan Maya tidaklah kekal adanya. Gampang hilang.
Apabila hukum Maya berlaku, yaitu ada pertemuan pasti ada perpisahan, maka Atma yang sudah terlanjur melekat terikat dengan wujud-wujud indah yang disodorkan Maya, apabila perpisahan sudah waktunya terjadi, maka kesedihan, penderitaan, patah hati, akan mudah menjerat Atma yang bodoh ini.
Selain itu, kemelekatan atau keterikatan pada kenikmatan sex hewaniah yang disodorkan Maya, pada beberapa kasus bisa membuat Atma lupa daratan dan terus terobsesi untuk mencari dan mencari. Apabila obsesi ini terlalu besar mendominasi kesadaran Atma, maka, kapan Dia bisa lepas dari belenggu Maya? Kapan Dia bisa Moksha?
Maya : Wah….bener juga! Dan selain itu pula, karena kemelekatan berlebihan Sang Atma pada sensasi sex hewaniah, Atma bisa melakukan segala macam cara untuk mendapatkan sensasi itu lagi, Yang fatal, jika tidak bisa mendapatkan, Atma bisa melakukan pemaksaan kehendak secara fisik atau secara halus, seperti membuat doktrin-doktrin suci yang katanya berasal dari Tuhan hanya demi sekedar untuk bisa ‘menindih tubuh empuk wanita cantik’, bukankah begitu, mas?
Damar : Konyol, kan?
Maya : Tapi, kita bukannya orang-orang yang hipokrit kan mas dengan memahami ini semua? Bukankah aktifitas sex hewaniah memang nikmat?
Damar : Tak ada yang bisa menyangkal kenikmatan sensasi sex badaniah. Yang menyangkal adalah orang-oranf hipokrit!
Maya : Lantas, bagaimana cara kita bisa lepas dari jeratan kenikmatan ini?
Damar : Perlu waktu. Seiring peningkatan Kesadaran kita, lama-lama kita juga akan bisa membebaskan diri dari jeratan ini. Dan diatas itu semua, BIAR KEBERADAAN TUNGGAL YAG MEMBANTU KITA.
Aku bisa memberikan satu perumpamaan buat kamu…
Jika kamu belum pernah merasakan manisnya secangkir susu dan selama ini kamu hanya terbiasa merasakan manisnya secangkir teh, maka apakah salah jika kamu merasa bahwa secangkir teh itu teramat nikmat dan seolah-olah kamu tidak akan pernah bisa lepas dari jeratan kenikmatannya….
Secangkir susu manis adalah ibarat sensasi Sex Illahiah….
Maya : Aku paham ! Dan secangkir teh manis ibarat sensasi Sex Hewaniah. Kita akan sulit melepaskan kenikmatan secangkir teh manis jika belum pernah mencicipi kenikmatan secangkir susu manis! Wah…aku paham, mas!
Damar : Jika kamu masih belum bisa merasakan kenikmatan secangkir susu manis, maka tiada salah kamu sementara menikmati secangkir teh manis dalam porsi yang sewajarnya, jangan berlebih-lebihan!
Maya : Dan apabila sudah menemukan sensasi kenikmatan secangkir susu manis tadi, otomatis, dengan sangat mudah, kita akan melepaskan tanpa beban sensasi kenikmatan secangkir teh manis.
Damar : Tepat! Tidak usah dipaksa. Pemaksaan adalah kekerasan. Dan kekerasan apapun juga, tidak diperkenankan dalam Veda! Termasuk kekerasan kepada diri sendiri.
Maya : Terima kasih, mas…Sembari terus mencari secangkir susu manis, sementara kita nikmati secangkir teh manis dulu, solusi yang manusiawi….tidak terlalu muluk muluk..
Maya :Makasih, mas. Aku merasa nyaman berjalan bersamamu, mas…Makasih. Namaste.
Kenapa Ya Semua AHLI AGAMA / AHLI KITAB kok tunduk Kepada AHLI SEJARAH / ARKEOLOGI.
Kadang Ilmu Sejarah Bertentangan dengan Ilmu Agama, tapi khususnya Agama Wahyu (yahudi, Kristen, Islam)
Ahli Sejarah/arkeologi mengatakan bahwa Manusia itu berasal dari Kera / berevolusi…(Teori Darwin)
Ahli Agama ( Yahudi, Islam, Kristen) menentangnya karena Kitab Suci mengatakan bahwa manusia pertama adalah berasal dari keturunan Adam dan Hawa.
Makanya kadang antara SAINS dan AGAMA itu nggak bisa di gabungkan..
Kata Bapak saya :
SAINS itu ilmunya selalu ilmunya selalu BERKEMBANG, dan bisa Berubah / disempurnakan, menurut Perkembangan Jaman dan perkembangan pemikiran masyarakat/budaya.
Misal : Dulu Menurut Gereja, Bumi itu datar (Gereja menganut paham Plotomeus,/ bumi adalah pusat tatasurya/Geosentris, ……pada jaman Galileo, terjadi perubahan pandangan bahwa Bumi itu Bulat,dan Matahari adalah pusat tatasurya/Heliosentris, Galileo mengikuti paham Kopernikus…… karena Galileo dituduh SESAT maka di INKUISI oleh Pengadilan AGAMA KATOLIK ROMA pada waktu itudan dihukum Mati, ternyata yang bener bumi itu Bulat dan Bumi mengedari Matahari. Makanya pada tahun 2008 gereja Katolik baru mengakui bahwa galileo adalah ahli astronomi.
sedangkan :
AGAMA itu Ilmunya Tidak berkembang, artinya dari jaman dulu Kitab Suci isinya begitu melulu..(tidak boleh di REVISI karena Kitab Suci itu adalah Firman/Wahyu Tuhan, Kalau Direvisi ntar kena KUTUK TUHAN)
Makanya Kalau Kita Belajar Kitab suci itu bukan menjadi orang Pintar ……. Tetapi Orang Kudus…..(NAMANYA AJA KITAB SUCI)…Lagian Orang Pintar khan belum tentu Suci.
saya bukanya sok suci, tapi Semua kitab suci mengajarkan begitu.
saking kerennya sehingga tidak mau tahu kalau ada kawat seujung kuku yang bisa ditransfer ke perut orang.
saking majunya hingga harus pusing tujuh keliling menguak tabir peninggalan arkeologi kaum yang dihancurkan, dari bangunannya, obat herbal, hingga gambar yang berkesan futuristik.
saking lucunya sehingga menuding cucologi pada kitab suci yang telah terlebih dahulu mewartakan tabir alam.
Kalau begitu sejauh mana science mengungkap tabir ghaib tanpa agama?
Kalau begitu sejauh mana jiwa diretas tanpa agama?
Tetapi tidak bisa ditolak bahwa orang-orang yang menggunakan akalnya lagi berpengetahuan lebih ditinggikan derajatnya di sisi Allah.
@jokopintogog,
Ini dia, kutipan pendapat orang bule tentang media/ sarana/ bantuan pendekatan diri pada sang khalik.
“…Jadi, sebenarnya mereka bermaksud untuk mengarahkan pikiran orang-orang kepada Tuhan, tetapi berakhir dengan pengalihan pikiran mereka dari Dia kepada penyembahan benda-benda ciptaan.”
by J Mendham, “The Seventh General Council, the Second of Nicaea, ” Introduction, pp. iii-vi –cmiiw–
Semua teks-teks tentang adam, hawa, ibrahim dll. sebenarnya diambil di teks-teks (ataupun secara lisan) dari Weda. hanya saja jadi bias sesuai kemampuan fikir / kemapuan baca tulis waktu itu. Budaya dan peradaban Hindu (baca : sanatana Dharma) sudah ada sejak jutaan tahun yang lalu (lihat kisah Ramayana, dengan peninggalan / bekas Jembatan Rama). Bhagavad Gita juga pertama kali diwahyukan sejak jutaan tahun (Bhagavad Gita untuk pertama kali disabdakan pada dewa matahari lalu dewa matahari itu menjelaskan sistem itu pada Manu (manusia pertama), lalu Manu menjelsakan pada Iksvaku)
Maksud benda ciptaan adalah benda kreasi manusia. Benda kreasi adalah hasil budi dan daya. Hasil budi dan daya adalah hasil usaha perwujudan dari persepsi. –cmiiw–
Lalu mengapa tuhan harus dibatasi oleh persepsi? Bebaskan saja dari bayang-bayang ingatan pada sosok atau apapun juga.
KAUU KAUU SESELALU MEMPEREBUTKAN TUHAN,, TAPI KAU TIDAK PERNAH MEJALANKAN PERINTAH TUHAN.. SEHARUSNYA KAU SADAR SEMUA, TUHAN ITU GAK BISA TERPIKIRKAN N TUHAN TIDAK PERNAH HABIS UNTUK DIPERDEBATKAN MENGERTILAH KAU ITU,, LEBIH BAIK KAU MENJALAN KAN PERINTAHNYA SESUAI JALAN YANG TUHAN BERIKAN KEPADA KAU KAU SEMUA..ISLAM, KRISTEN, HINDU, BUDHA DAN AGAMA LAINYA ITU SEMUANYA BAIK, BAGUS BAGUS, INDAH.
Yang mana memperebutkan Tuhan? Dan seperti apa perintah Tuhan? Darimana perintah itu datang? Dan kau percaya itu datang dari Tuhan? Bagaimana bisa kau percaya? Akh…Paling hanya persepsimu tentang moral kebaikan saja, bukan? Lalu kau buat-buat sebagai panduan hidup? Kenapa tidak kau sebut saja itu adalah Undang-Undang yang bisa dikompromikan? Bukankah agama kau bilang terbelakang?
“Say it, bahwa Tuhan itu satu. Tempat meminta segala sesuatu. Tidak beranak dan tidak diperanakan. Tidak dipersepsikan dan disetarakan dengan segala sesuatu pun.”
Lalu apakah kau anggap ROMA itu satu? Tempat yang aku dan kau persepsikan sama dan serupa? Adalah tujuan yang sama meski jalan, jarak, dan guide yang berbeda? Akh…are you kidding me?
OOhh.. gitu toh. Bener juga om Wedul. Di Facebook pernah dimuat tentang agama Trinitas. Tapi selalu dibanned, dihapus paksa oleh Facebook. Dan pernah dibahas juga oleh Dr.Zakir Naik di forum debat IRF. Ini Forum bebas, blog bebas yang wajib diketahui seluruh umat manusia.. Ijin Share ya oom…… (saya sebelumnya mempunyai 2 agama, Hindu dan kristen)
maaf lancang Bli Ksatria..masalah retorika biar Swandaru geni yang jawab hehehee:
Mas panji salah kaprah ..retorika itu adalah teknik pembujuk-rayuan secara persuasi menurut doktrin aristoteles…jadi intinya adalah Hindu tidak membujuk orang lain untuk mengikuti agamanya…..hanya berkarya …sangat rindu dengan Tuhannya sehingga dengan kerinduan yang amat dalam dan saking cintanya..mereka menuangkan kerinduan mereka dengan membuat “Visualisasi”…layaknya orang yang sedang kasmaran dan jatuh cinta dengan pujaan hatinya …
hingga ingin rasanya melukis sangat pujaan hati di sebuah kanvas yang walaupun “tidak sama persis dengan aslinya” tapi itu adalah curahan perasaan mereka yang harus kita hargai …bukannya malah di hancurkan seni dan tidak menjaga perasaan yang membuat “visualisasi” itu sendiri.
Borobudur, Prambanan dan semua peninggalan bersejarah hasil tuangan dan kecintaan para pembuatnya …pernah ingin dihancurkan dengan bom pada tahun 1985 oleh mohamad jawad.
dan ingat Retorika adalah rayuan dan bujukan politis beda dengan sanata dharma (read : Hindu) yang tidak pernah membujuk atau merayu supaya menjadi Hindu…tapi Hanya ingin “NIKMATILAH HASIL KARYAKU…jika ingin”. tapi jangan Dirusak apalagi punya pikiran kotor ..terhadap patung yang ente-ente bilang Porno”.
wakakaka…… mending terong aja buat mengisi kerinduanmu. Kamu buat aja tuh terong jadi sambal terong… wakaka
kira-kira ada berapa bentuk terong ya jika masing2 orang memvisualisasikan Tuhan. Bisakah kau kasih tahu aku mana bentuk visualisasi yang terpercaya. Kok hampir semua Tuhan hindhu itu orang India…wakaka
orang yang tinggi ilmu spiritualnya tak perlu membuat visualisasi Tuhan, karena mereka sudah merasa satu dengan Tuhan.
nabi adam lah nabi ibrahim lah semua hanya katanya, hanya kemungkinan, hanya dlm sebuah artikel 1 halaman atau sekedar katanya dalam kitab karangan manusia biasa yg asal-usulnya, maknanya, arahnya ga jelas. Sedangkan Konsep Brahma, Wisnu, Siwa tidak se-sepele itu. Tuhan Yang maha Esa dan Maha Besar adalah Brahman, Dewa Wisnu adalah personifikasi Brahman tertinggi di alam transedental. Artinya tidak selalu Tuhan itu tdk kelihatan / unpersonal / imaginer. Dewa Wisnu dst. adalah bagian dari metafisika ketuhanan. Dewa Brahma, Dewa Siiwa, dan seterusnya sampai mahluk di dunia material adalah ciptaan Wisnu. Dewa Brahma ada banyak di tiap2 alam semesta. Hal2 yg tdk diwahyukan ke agama lain sebagaimana dibilang sebagian besar adalah rahasia bagi suatu agama, tapi tidak untuk Weda. Weda sangat lengkap, mendetail.
Kembali ke Dewa Wisnu.
Dari setiap pori-pori Karanodakasayi Visnu muncullah Garbhodakasayi Visnu yang memunculkan sebuah alam semesta. Dari sini bisakah kita membayangkan betapa besarnya Tuhan? Yang hanya dari 1 pori-porinya memunculkan 1 alam semesta yang terdiri dari jutaan galaksi.
Secara Ilmiah munculnya alam semesta dari pori-pori Tuhan dalam wujud Karanodakasayi Visnu ini diistilahkan dengan White Hole (Lubang Putih). Fenomena White hole sempat diamati oleh beberapa ilmuan yang merupakan area tempat terjadinya perubahan dari Energi menjadi Materi.
Kenyataan ini dibenarkan dalam sloka Rgveda bab II.72.4 disebutkan :
“Aditer dakso ajayata, daksad uaditih pari” artinya : Dari aditi (materi) asalnya daksa (energi) dan dari daksa (energi) asalnya aditi (materi).
Perubahan dari energi menjadi materi diistilahkan dengan White Hole, bagaimana dengan perubahan dari materi menjadi energi? Dalam konsep penciptaan Veda, perubahan ini dapat diistilahkan dengan Black Hole yang juga sangat sesuai dengan penemuan para ilmuan saat ini.
hal-hal ini hanya sebagian kecil saja yg ada di Weda. Karena Weda adalah Tuhan itu sendiri.
Kepercayaan adam manusia pertama adalah kepercayaan buta yg sebenarnya berasal dari hasil terjemahan (dr teks Hindu) yg nama dan arti menjadi bias.
Suatu ayat bisa banyak mengandung arti dan maksud, yg bisa jauh pengertiannya, apalagi nama, bisa beda-beda tergantung bahasa.
Dari segi logika, coba saja dibalik :
- kalau katakanlah si adam manusia pertama, apakah diturunkan dari surga dlm keadaan dewasa? atau bayi? kalau bayi siapa yg ngasuh? kalau dewasa masuk akal? bukannya kalau dewasa asalnya bayi?
- selain manusia, sama halnya dg hewan. Gimna dg ribuan hewan? apakah diturunkan dari surga dlm bentuk bayi harimau, bayi kucing, bayi ikan, bayi bakteri ? siapa yg ngasuh bayi kucing? atau dlm bentuk dewasa langsung diturunkan dari surga?
- untuk apa ada banyak manusia purba? kemana meraka sekarang?
Sudah pasti ga bisa dijawab khan? Bukannya saya mendukung teori evolusi, Hanya teori evolusi yg masuk akal menjelaskan semuanya. Karena harus ada system yang teratur dan kontinyu dimana Tuhan tdk secara langsung berperan kalau dilihat dari sudut biology.
Selain evolusi biology juga berlangsung evolusi spiritual / kecerdasan. Saat bentuk manusia sudah sempurna diikuti dg kecerdasan, saat inilah Manu (species Manu) menjadi manusia pertama yang beragama Weda, karena Weda adalah Tuhan itu sendiri, Weda adalah alam semesta itu sendiri. Agama2 yg ditutunkan setelah Agama Weda adalah kursus singkat yang meuju ke Agama Weda.
Jadi manusia pertama adalah Swayambu Manu. Nama ini bukan nama seseorang, melainkan nama spesies. Swayambu Manu secara harfiah berarti “makhluk berpikir “.Jadi manusi pertama buka 1 orang tapi merupakan species sempurna (manusia modern).
@aryana
Good Point, jika boleh sya tambahkan..
disebuah text weda “Padma Purana”, jika teori weda dikaitkan dgn teori revolusi mngenai manusia purba, maka weda bisa menjawab adanya 6.400.000 jenis kehidupan. Dan untk spesies manusia sendiri ada 400.000. Artinya secara tdk langsung manusia purba merupakan jenis spesies manusia yg dimaksud spesies dlm Padma Purana Tsb.
Loh? kalo begitu lingga itu artinya alat vital lelaki.
Trus gimana dong kalau ada orang yg namanya lingga geni (artinya titit api), trus ada koperasi namanya lingga yudha (artinya perang titit). yg lebih parah ada grup qasidahan namanya lingga binangkit (artinya membangkitkan ….. ? ) … hehehe peace..
syiwa atau yg dtlis dgn nama (syifa).
adl seorg dewa ular yg tgasnya hnya bertapa dn brdoa kpd ALLAH SWT.
utk kslmatan HAMBANYA.
dn bgtu pla DEWA LAINNYA.
sprti DEWA WISNU yg mnjdi PEMIMPIN DN RAJA DRI SELURUH PARA DEWA.
MRKA DTGASKN UTK.
mmbntu umat manusia dn membasmi ANGKARAMURKA(KEJAHATAN)
Udah-udah ngoceh kek dah pernah ke sorga ma neraka ajah, ngaku-ngaku yang paling bener…. tengok noh sodara yang lain masih banyak makan nasi basi kalo lo pade beriman bantuin mereka noh ( menurut gue orang bakal dikenang karena tindakannya bukan karena bacot ngak karuan ).
YANG MEMILIKI SITUS INI ADALAH ORANG GOBLOG ALIAS ORANG BODOH. KALAU DISKUSI AGAMA, MBOK YO DIPISAH GOLONGAN KULI, KUSIR,SOPIR,ATAU MAHASISWA THEOLOG YANG DROP OUT ALIAS DO DENGAN ORANG ILMUWAN AGAMA (ORANG YANG MEMBACA BUKU AGAMA LAIN MINIMAL 30 BUKU). JADI INI AJANG COCOK DISEBUT DEBAT KUSIR ATAU DEBAT KULI.
Appropriate for hundreds of improvised much time winter weather sleeps.
All of the case aspects magnet drawing a line under and also alternative sewn sharing.
“When knowledge tension,Coach Purse amazing grow their atmosphere. Your weight from this red household leather handbag might be 3 kilograms. http://132.252.182.11/frida_levy/index.php/Benutzer:LilianaEa
Today, many reproductions are manufactured of
the old Tiffany lamps. Being made of glass, these lamps
don’t hinder the mellow emitted from the sunlight source. See for signs amongst age like crusting, rust and darkened edges. The effect produced is a suit surface, with minor pores all regarding this. http://www.tiffanyninki.com/
Fitri
20 September 2010
Pertamax.
LUH EKA SEPENSYA 7A
16 November 2012
duh bener gc ea
LUH EKA SEPENSYA 7A
16 November 2012
kayak nya saih ea ynya donk sama nabi nya langsung
ughh
20 September 2010
apa iya Nabi Ibrahim berasal dari india?
Wedul Sherenian
21 September 2010
sebenarnya kalau kita amati, orang-orang India utara, Iran, Arab dan Yahudi itu secara fisik hampir sama.
LUH EKA SEPENSYA 7A
16 November 2012
yakak nya sih ea
tnya langsung ma nabi nya
hahaha
Dark Angel
21 September 2010
Waduh….Lu Mah Kebangetan Dul…dul
####.Ketika ajaran Ibrahim kembali ke tanah India, AGAKNYA ajaran IBRAHIM sudah menjadi ajaran yang tidak murni lagi. Dimana kisah Adam dan Hawa menjadi pemahaman kedewaan sebagai “SIMBOL CINTA WANITA KEPADA PRIA”. Dari pemahaman ini MUNCULLAH KONSEP ASAL MULA kehidupan.####..
Lu Bisa Nulis Gini Dasarnya apa Dul.?…Lu Bisa Jamin ga atas Kebenaran tulisan lu ini…Terhadap agama Hindu Juga Terhadap Islam…
Sebab Kalo Tulisan Lo ini Cuma Sebatas analisa…dan Ternyata Tidak ada kebenaranya…antara Hubungan Ibrahim dan Hindu…Bisa-bisa Lu malah nanggung Dosa atas berita yang tidak benar Bahkan Terhadap agama Lu sendiri….Jadi maju Kena Mundur Kena Lu…dul….
Wedul Sherenian
22 September 2010
mending kamu tanya Hindhu dulu aja,…bisa gak menjelaskan konsep Lingga dan Yoni. Biar kamu tahu tentang artikel ini.
astrawan
13 Oktober 2012
tidak usah memperdebatka nama,,agama(islam,hindu,budha,kristen dll),penyebar ajaran(nabi,rsi dll),yg jelas ajaran menuju kebenaran beliau yg maha pencipta(allah,ida sang hyang widhi wasa),kitab suci(alquran,weda,dll)yg jelas tujuan nya sama.tergantung pertama kali dmna agama trsbut di ciptakan,dan bgaimana menyebut tuhannya.
Ksatria
22 September 2010
@Mas Wedhul yang ingin mengetahui apa itu sebenarnya “Lingga Yoni”
Oleh: GM Nurjana Sumber: http://www.parisada.org/index.php?option=com_content&task=view&id=1107&Itemid=79
Berbagai literatur suci yang tergolong Weda dengan tegas menyebutkan bahwa LINGGA sebagai simbol BRAHMAN, Tuhan Yang Maha Esa dengan aksara dan suara “AUM” yang bergema menciptakan Pertiwi atau YONI, alam semesta langit dan bumi dengan segala ciptaan-NYA.
RUU Pornografi menjadi UU Pornografi tanggal 30 Oktober 2008 oleh DPR – RI, memang tidak lagi memuat “Lingga dan Yoni” Sebagai materi seksualitas yang sempat diprotes oleh umat Hindu. Seluruh pasal 14 yang pada penjelasannya memuat “…. misalnya patung telanjang yang menggambarkan Lingga dan Yoni” sudah dihapuskan. Namun demikian kiranya perlu kita mengerti apa dan bagaimana yang disebut Lingga-Yoni menurut pengertian Hindu.
Pengertian Lingga-Yoni
Ada salah pengertian mengenai Lingga-Yoni, yaitu sebagai lambang alat reproduksi lelaki dan perempuan (pallus atau vagina):
Kamus; Jawa Kuna Indonesia mendefinisikan: “Linga (skt) tanda, ciri, isyarat, sifat khas, bukti keterangn, petunjuk; Lingga, lambang kemaluan lelaki (terutama Lingga Siwa dibentuk tiang batu), patung dewa, titik tugu pemujaan, titik pusat, pusat poros, sumbu”. “Yoni (skt) rahim, tempat lahir, asal Brahmana, Daitya, dewa, garbha, padma, naga, raksasa, sarwa, sarwa batha, sudra, siwa, widyadhara dan ayonia (P.J. Zoetmneder, S.C. Robsou, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1994, 601, 1494).
Ensiklopedia Indonesia memberi definisi:
“Lingga, dalam mithologi Hindu : alat kelamin pria (lat : phallus, lambang siwa sebagai dewa semesta, kebalikan dan Yoni. “Yoni, alat kelamin kemaluan perempuan sebagai tara atau timbalan dan Linggam merupakan lambang syakti atau prakrti yang dijabarkan dalam bentuk unsur kewanitaan “ (Ensiklopedia Indonesia Ikhtisar Baru Van Hove, Jakarta 1990, 2020 dan 3993).
Tapi apa sebetulnya lingga dan yoni menurut pengertian Hindu?
Dancing with Siva Lexicon memberi definisi lingga atau Siva lingga sebagai berikut: “Tanda (mark or sign) dari Siva. Ikon Siva yang paling banyak digunakan, ditemukan hampir di semua mandir Siva. Bentuknya bundar, eliptik, citra aniconic, biasanya diletakan di atas dasar bundar, atau pitha. Sivalinga adalah simbol paling kuno paling sederhana dan Siva, khususnya Parasiva, Tuhan di luar semua bentuk dan sifat-sifat. Pitha merepresentasikan Parashakti, kekuatan Tuhan.
The Oxford Dictionary of World Religions menambahkan: “Lingga adalah simbol energi generatif. Menyebut ini sebagai “phallic worship” (pemujaan palus) adalah salah secara total memahami represenrasi ecara miniatur atau bentuk simbolik, menciptakan dan melepaskan kekuatan dengan mana dia diasosiasikan.”
Ada perbedaan sangat mendasar antara dua definisi pertama dengan dua definisi terakhir.
Lingga sebagai simbol Ayah (Tuhan) dan Yoni sebagai Ibu (pertiwi), sebagai alam semesta, telah dipuja oleh umat umat Hindu sejak 3.500 tahun sebelum masehi. Lingga dan Yoni diwujudkan menjadi tempat suci atau bangunan suci dalam bentuk arca pelinggih, candi, seperti bangunan Padmatara yang kita kenal sekarang.
Ciri utama yang melekat pada bangunan arsitektur suci “Lingga” atau “Linga” adalah:
Satu: Wujud Lingga, bentuk vertikal, ujung oval, umumnya terbuat dan batu andesit sebagai wujud cahaya Brahman yang transendental untuk menciptakan alam semesta beserta isinya.
Dua: Aksara “OM”(AUM), gema suara Brahman dan simbol kekuatanNya untuk penciptaan.
Tiga: Bangunan Suci “Yoni” tempat tegaknya “Lingga” untuk menciptakan alam semesta, dengan kelengkapan kekuatan Bedawangnala (naga, kura-kura) yang didepannya Nandi, mengawal, menjaga keseimbangan ciptaan Nya.
Dapat ditambahkan, seoiang tokoh intelektual Hindu Swami Harshananda pada Sri Ramakrishna Ashrama menyebutkan Lingga dan Yoni sebagai Simbol Tuhan God dan umat Hindu yang universal: Secara literal Siva artinya keberuntungan dan Linga artinya satu tanda atau satu simbol. Dari sini Sivalinga adalah satu simbol Tuhan yang agung dan semesta yang sepenuhnya adalah keberuntungan. Siva juga berarti Yang Esa yang di dalamnya seluruh ciptaan istirahat setelah mahapralaya. Liñga juga berarti hal sama di mana obyek-obyek ciptaan dipralina selama disintegrasi dan semesta ciptaan. Karena, menurut agama Hindu, adalah Tuhan yang sama yang menciptakan, memelihara dan menarik alam semesta ke dalam dirinya. Maka Sivaliñga merepresentasikan Tuhan sendiri secara simbolik. (Swami Harshananda, Principal Symbol og World Religions, 1978:7).
Lingga Yoni di tempat pemujaan.
Lingga Yoni dalam bentuk pelinggih atau bangunan candi di Jawa jumlahnya ribuan. Khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta saja terdapat 72 situs candi dengan bangunan pelinggih Lingga Yoni. Satu kompleks candi saja terdapat minimal 9 pelinggih “Lingga Yoni” seperti Lingga Yoni di candi Hijau, candi Sambisari, candi Kedulan, candi Kranggan, candi Nogosaren dan lain sebagainya. Bagian candi dengan Lingga yang terbesar saat ini adalah candi Hijau, di kecamatan Brebah Yogyakarta dan masih banyak situs Lingga Yoni yang menjadi tempat pemujaan peninggalan Mataram Hindu yang belum dieksavasi oleh Dinas Purbakala sebagai cagar budaya.
Khususnya di Bali diberbagai pura dibuat dalam bentuk arca disebut “Maha Lingga” yang menggambarkan ke Esaan Tuhan atau Brahman.
Sebagai aksara suci dalam bangunan suci Lingga Yoni adalah Pranava aksara “OM” (AUM) yang dijelaskan dalam Lingga Purana, ketika Brahman menciptakan alam semesta beserta isinya. Jadi Brahma sebagai maha pencipta atau Lingga yang dalam Atharwa Weda disebutkan:
Brahman adalah pencipta alam semesta
Brahmana bhumir vihita,Brahma dyaur uttara hita,Brahma-idam urdhuam tiryak ca-Antariksam vyaco hitam. (Bahman menciptakan bumi ini. Brahman menempatkan langit ini di atasnya. Brahman menempatkan wilayah tengah yang luas ini di atas dan di jarak lintas).
AtharvavedaX. 2. 25.
Dalam bangunan suci di mana terdapat arca Lingga Yoni yang dipuja oleh umat Hindu tidak ditemukan satu katapun, termasuk bila ditafsirlan dari segi Heurmenetika, yang menyatakan Lingga Yoni sebagai simbol ketelanjangan, atau alat kelamin laki-laki atau perempuan.
(Penulis, Welaka, Mahasiswa S3 Ilmu Hukum di Yogyakarta). Media Hindu edisi 59 – Januari 2009.
Wedul Sherenian
22 September 2010
menyebutkan bahwa LINGGA sebagai simbol BRAHMAN, Tuhan Yang Maha Esa dengan aksara dan suara “AUM” yang bergema menciptakan Pertiwi atau YONI, alam semesta langit dan bumi dengan segala ciptaan-NYA.
kalimat ini bagaimanapun tidak bisa memungkiri falsafah dari Lingga dan Yoni. Lingga dan Yoni itu merupakan representasi kehidupan berasal. Dimana ketika hubungan seksual antara lelaki dan perempuan menghasilkan kehidupan (bayi). Inilah yang menjadi falsafah adanya alam semesta dan kehidupan.
Tidak mungkin memahami Lingga dan Yoni sebagai Pencipta dan Dicipta. Kalau Lingga dan Yoni sebagai simbol Pencipta dan Dicipta,..maka simbolnya tak akan mengarah ke 2 alat kelamin manusia.
hampir semua relief lingga dan Yoni menggambarkan hubungan kelamin pria dan wanita. Kamu bisa melihat di link ini (tampak penis yang menempel di dinding Vagina dengan rahim):
http://c0170361.cdn.cloudfiles.rackspacecloud.com/698370_72276_cd2b45799a_p.jpg
ada sih gambar yang lebih ekstrim, tapi gak usah dimuat..cari aja sendiri di google.
Jadi kalo aku memahami Simbol Lingga dan Yoni sebagai Adam dan Hawa sebagai permulaan kehidupan manusia, Karena manusia adalah pusat dimana kehidupan ini diketahui.
tentang Brahman..mungkin artikel ini bisa membantu
http://vilaputih.wordpress.com/2010/09/16/nabi-ibrahim-ber-etnis-india/
pemikir
28 Juni 2011
Wah mas Wedul Hebat…
saya pernah baca Weda… tapi susah sekali dimengerti…
lia
9 November 2011
Pada saat aku mondok dulu, aku diajarkan bahwasanya ketika adam dan hawa pertama kali turun dibumi. Keduanya diturunkan secara terpisah. Adam diturunkan di Arab (kalo eϞgƍαќ salah..aku dah lupa..sudah lama seeeh) dan hawa diturunkan ke bumi tepatnya di India (kalo yang ini aku inget betul guru gue bilang bgtu). Baru 40 tahun kmudian mereka dipertemukan.
Samaranji
22 September 2010
Assalamu’alaikum.
Muantaabs mas.
Skali lagi makasih,,,
smoga ilmunya bermanfa’at.
Wassalam.
da2n
23 September 2010
kritikan sy sama. terlalu berspekulasi. justru kalau mau main2 spekulasian ajaran itu lebih mirip ajaran dajjal yg sengaja dipersiapkan agar faham agama trinitas baru lebih bisa diterima.
coba cek buku the diary of dajjal/anticristus.
persamaan yahudi, arab, india, iran n jerman lebih kepada anak2 nabi nuh.
1. sam
2. ham
3. yafist.
dari ketiga anaknya inilah ras2 besar itu muncul..
itu sedikit pemikiran saya.
Wedul Sherenian
24 September 2010
menurutku buku diary of dajjal/anticristus pun juga gak lepas dari spekulasi. Harus kita akui catatan kuno itu terbatas data akuratnya.
Sekarang coba kita telaah makna Lingga dan Yoni yang merupakan simbol Siwa dan Parwati.
Bagaimana mungkin Perempuan lahir dari lelaki jika bukan kisah Adam dan Hawa
. Tak mungkin kan ada 2 Tuhan atau tuhan dan manusia berhubungan seksual.
Dumvlix Deep
14 Mei 2012
pemahaman mas WeDul sgt mendasar&(saya suka) tdk dipungkiri simbol “Lingga – Yoni” dijadikan pemahaman dasar lahirnya kehidupan, sprt halnya “Adam-Hawa” dan dlm ajaran Hindu (Garuda Purana),. alam semesta ini & segenap isinya adalah milik Nya Tuhan Yang Maha Esa,. yg tidak BerBentuk,Terlihat,Tersentuh,Tercium,. di paparkan Dewa Brahma,Wisnu,& Siwa, adlh Manifestasi Beliau Yang Maha Kuasa dlm proses terjadinya kehidupan,.
“Brahma / Brahman,. adlh di Ciptanya alam semesta,.. beseta unsur2nya yg bisa menjadikan kehidupan,..
“Wisnu / Dypayana,. adlah di Ciptanya kehidupan dari Nafas beliau (Tuhan) yang Abadi ‘Sabdha / Nafas / Bicara = Tumbuh-tumbuhan,& unsur2 kehidupan lainnya yg bisa menjaga Tumbuhan agar tetap hidup,. utk bisa tercipta kehidupan baru yaitu “Sabdha & Bayu” Bayu = kekuatan / tenaga (Hewan) yg bisa berBicara & kekuatan,. yg menjadikan Ekosistem Kehidupan yg di paparkan secara Menakjubkan & jg mengerikan karena disinilah hukum Rimba terjadi,..
“Siwa / Siva,. adlh Peleburan / pemusnah,. “Dengan ke Maha Kuasaan & Kasih Sayang Beliau,. Di ciptalah kehidupan baru lagi yang mempunyai “Sabdha-Bayu-Idep” Idep = Pikiran / pemikiran,. yang bisa menjadi penyeimbang ekosistem kehidupan,. ‘dengan mahluk yang bisa berbicara, punya kekuatan, & punya pikiran (manusia) menjadi paparannya lebih menakjupkan,. & lebih mengerikan krn dgn memiliki Pikiran manusia bisa menjadi Pemusnah Kehidupan,…
“proses inilah terwujudnya “Weda, Alquran, Injil, Alkitab, dll,..
jadi “simbol (Siwa) adalah proses berkembangnya pemikiran manusia tentang Kelangsungan kehidupan,. dgn pemikiran yg tak terbatas, sama halnya “Adam-Hawa” manusia pertama yg diciptakan Yang Maha Kuasa,.
“dalam Ajaran Hindu,. Tak ada Tuhan yg bisa tergambarkan / terwujudkan,. mungkin sama dengan Ajaran Agama yang lain,.
“simbol Siwa,. Dlm kitab “Purana” melambangkan Kasih Sayang (pikiran yg tak terpikirkan manusia yg mengalir dgn sendirinya) melahirkan kehidupan baru,..
dewa shiwa
9 Oktober 2010
yupz dulu aq ketika belm jad mualaf bingung kenapa tuhan punya isteeri dan punya 3 orang anak dantuhan sering mengumbar nafsu sexnya hingga lahir lah anaknya yaitu bhuta kalla dan yg bingung lagi tuhan gak kenal sama anaknya sendiri sampai-sampai kepala anak nya sendiri dipenggal udah gitu tuhan gak bisa nyambungin lagi akhirnya kepalanya diganti dengan kepala gajah jadi dimana letak maha kuasanya tuhan dan akhirnya hidayah allah saya telah mnemukan tuhan sejati wasalammualaikum wr.wbr
paijo
18 Oktober 2010
otak kamu masih dangkal mau mendeskripsikan bgni
Wedul Sherenian
18 Oktober 2010
kalau anda tidak bisa menjelaskan, bukankah anda lebih dangkal
bunda ASTISUKA
24 Februari 2012
Saya adlah Guru SPIRITUAL Hindu yang berasal dari non Hindu .Akhirnya saya pulang kerumah saya Hindu , Karena IBU PARWATI hADIR SECARA GAIB dan memberikan pelajaran kebenaran, SHIWA adalah wujud Tuhan pelebur yang ketika menyatu dgn ShaktiNYa mereka menjadi alam semesta dan PUTRANYA GANESHA ADALAH LAMBANG bahwa pilh berada didalam semua ciptaanNYA tanpa pilih kasih karena Beliau adalah ayah dan ibu alamsemesta
azkary2
1 April 2012
wah hebat dong didatangi secara ghaib… tapi hati 2 BU ASTISUKA .. jangan asal melebur loo nanti ibu jadi alam semestaa dan g’ kembali lg kasian anaknya buuuu.. nyari2 ibu nya heheh peacee
dewa siwa
18 Oktober 2010
@ paijo
tolong dunk jelasin dimana dangkalnya tapi jelasinya pake nalar dan logika yg juga dapat diterima akal sehat dan bukti yg kongkrit jgn berdasarkan katanya dan dongeng belaka trms atas pujianya
Melisa
2 November 2010
aku setuju…
ketiga Ilah Hindu menurutku melambangkan ke tiga nabi utama yang mewakili sebuah periode jaman
Brahma=Ibrahim
Wisnuh=Nuh
Siwa=Adam
pemikir
28 Juni 2011
Maksudnya …
Nabi-nabi tersebut Awatar dari para Dewa ?
ari
6 November 2010
tanya mas;
ada sumbernya yang menyatakan ini mas???
sepertinya ini makna yang keliru dan juga udah diberikan pemaknaan yang bagus oleh Ksatria:
“The Oxford Dictionary of World Religions menambahkan: “Lingga adalah simbol energi generatif. Menyebut ini sebagai “phallic worship” (pemujaan palus) adalah salah secara total memahami represenrasi ecara miniatur atau bentuk simbolik, menciptakan dan melepaskan kekuatan dengan mana dia diasosiasikan.”
Ada perbedaan sangat mendasar antara dua definisi pertama dengan dua definisi terakhir.
Lingga sebagai simbol Ayah (Tuhan) dan Yoni sebagai Ibu (pertiwi), sebagai alam semesta, telah dipuja oleh umat umat Hindu sejak 3.500 tahun sebelum masehi.”
http://www.parisada.org/index.php?option=com_content&task=view&id=1107&Itemid=79
jika tidak ada ‘hubungan’ antara pradana (laki-laki) dan perempuan (wanita) trus darimana ada kehidupan???
ini hanya simbol mas dan bukan sebagai cinta wanita kepada pria….
eh klo orang tua mas tidak melakukan hubungan ini bagaimana mas bisa ada???
ada sumber yang menyatakan demikian???
salam,
Wedul Sherenian
1 Desember 2010
yang kamu dan Ksatria utarakan cuma makna simbolisasi.
Lingga sebagai simbol Ayah (Tuhan) dan Yoni sebagai Ibu (pertiwi), sebagai alam semesta,
Yang jelas Parwati yang berasal dari Syiwa dan keduanya bersetubuh itu sudah jelas sebagai Adam dan Hawa
ari
1 Desember 2010
makna “bersetubuh” itu sendiri bagaimana menurut mas???
hubungan sex???
Wedul Sherenian
1 Desember 2010
kamu lihat aja gambar diatas!. orang hindhu itu suka memitoskan dan mengkultuskan sesuatu
ari
1 Desember 2010
mitos???
kultus???
banyak hal yang mas perlu pahami, saya off dulu, besok disambung
ari
6 November 2010
maaf yang diatas keliru;
yang benar, purusa (laki-laki) dan pradana (perempuan)
hamba,
1 Desember 2010
Suatu peristiwa atau kejadian yang pernah terjadi kadang akan dilebih lebihkan atau dikurang kurangkan oleh orang yang menceritakannya kembali ,hal itu dipengaruhi oleh keadaan pencerita atau orang yang mendengar cerita tersebut.
contoh : dua orang siswa jika di perintahkan menceritakan kembali cerita yang baru diceritakkan oleh guru mereka dengan bahasa dan gaya serta pemahaman mereka masing masing,saya yakin akan berbeda tapi pada dasarnya ada kemiripan yang bisa kita simpulkan.
Bagi Muslim (orang Islam) menyakini hanya Allah dan Rasulnya yang lebih mengetahui suatu kejadian,peristiwa atau sejarah yang pernah ada karena Allah tidak pernah lupa,tidur dan mati, Allahlah yang maha benar ceritanya .
ari
2 Desember 2010
trus klo menurut anda bagaimana dengan tulisan diatas???
apakah menurut anda ini benar???
hamba,
2 Desember 2010
Sehemat saya ,karena saya orang Islam dan melihat dari bukti patung patung yang ditampilkan mas Wedul Sherenian,jadi tentu saja saya setuju dengan beliau.
ari
3 Desember 2010
itu karena anda melihatnya dengan kacamata Islam, bagaimana klo saya juga melihat Islam dari “kacamata” saya yang Hindu, apa anda setuju dengan anda???
ari
3 Desember 2010
aduh salah ketik….
maksudnya, apakah anda setuju dengan saya???
hamba,
3 Desember 2010
Saya sangat maklum bila anda tidak setuju dengan mas wedul karena keyakinan agama anda berbeda dengan keyakinan kami . dengan adanya fakta ini kami lebih menyakini kebenaran agama yang kami anut daripada anda.
ari
4 Desember 2010
klo keyakinan tentang agama anda saya acak2 penjelasannya bagaimana???
apa anda setuju dengan saya???
saya ada link yang sama dan sangat menarik karena mengupas hal seperti disini tapi bedanya di link yang saya katakan menarik memuat pendapat para ahli dari agamanya masing-masing tapi terlihat tidak sinkron, mau anda berkunjung kesana dan berikan argumen yang sesuai???
Wedul Sherenian
6 Desember 2010
wah ini blog bebas, anda mau mengacak-acak ya silahkan. soal mengunjungi ya kalo ada waktu. gue ngeblog disini juga kalo pas ada waktu.
karma
10 Januari 2013
Intinya berjalanlah di jalan yg menurut anda benar, jangan ganggu dan tidak akan diganggu, nanti kalau sudah mati, anda akan tau yg mana benar dan yg mna salah, (bukan agama) tapi cara hidup anda menilai apa yg tidak anda sukai. Hubungan pribadi antara manusia dgn Tuhan tak perlu diperdebatkan, kita punya jlan masing” untuk mencapaiNya…
Wedul Sherenian
2 Desember 2010
@Ari
begini ada kemiripan kejadian antara Sywa & Parwati dengan Adam & Hawa
Hawa diciptakan dari Adam, hampir sama dengan Parwati yang dari Syiwa. Lantas Syiwa dan Parwati menyatu seperti orang bersetubuh (lihat gambar diatas) dan ini dilambangkan dengan Lingga dan Yoni, yang oleh Hindhu merupakan simbol kelamin pria dan wanita sebagai lambang asal kehidupan, ini kenyataan, anda bisa lihat gambar atau patung di candi2. Kalau anda menganggap Lingga dan Yoni sebagai simbol Tuhan dan Ibu pertiwi ya itu hak anda. Toh dari 1 hal bisa disimbolkan macam-macam
ari
3 Desember 2010
klo gitu tanya lagi mas, yang menciptakan Hawa dari Adam siapa mas???
apa Adam sendiri???
karena jika di Hindu maka Parvati adalah bagian dari Shiva dan Shiva sendiri yang ‘menciptakanNya’, jadi klo disesuaikan maka seharusnya Adam yang menciptakan Hawa….
Wedul Sherenian
3 Desember 2010
yang menciptakan Hawa dari Adam ya Tuhan YME. Jadi di agama Islam itu begini :
1. Allah (Tuhan YME)
2. Allah menciptakan Adam
3. Allah menciptakan Hawa dari Adam
Nah di agama anda ketiganya melebur jadi 1 pribadi = Syiwa
Jika Syiwa yang menciptakan Parwati, boleh Tahu buat apa?. Apakah ada yang lain yang diciptakan selain Parwati?
ari
4 Desember 2010
lagi2 pemahaman mas yang kurang tepat, makanya diawal saya tanya tentang “sex/bersetubuh” jika menurut mas…..
nih ada hal yang mungkin mas perlu baca;
http://en.wikipedia.org/wiki/Shakti
dari awal selalu saya bilang, klo mencoba memahami Hindu coba lepaskan dahulu “kacatama” mas biar jadinya mas itu bisa mencernanya….
jangan langsung ditelan, karena dalam Hindu penuh dengan simbolisme…
Jika Shiva diidentikkan dengan Parvati, saya sih setuju tapi klo dengan Adam sepertinya kurang tepat.
Sama halnya dengan Brahma dengan shakti Dewi Sarasvati yatu pengetahuan maka maknanya adalah Brahma itu mencipta dengan pengetahuan, hal ini sama dengan Shiva dan Parvati yang bisa berubah menjadi Kali.
Wedul Sherenian
6 Desember 2010
Gini aja gue tanya,..maksud Siwa menciptakan Parwati apa?
ari
23 Desember 2010
coba baca perlahan link tentang shakti yang saya kutip diatas, dan juga coba cerna maksud saya dengan contoh Brahma dengan shakti Saraswati
btw, mas selalu menanyakan tentang Shiva yang menciptakan Parvati, apa ada sumber acuan yang menyatakan hal ini???
Wedul Sherenian
23 Desember 2010
@Ari
Anda ini orang Hindhu tapi tak tahu darimana Parwati berasal?
ari
24 Desember 2010
saya tertarik dengan sumber yang mas maksudkan, nanti kita bahas sama-sama dari sumber tsb, nah silahkan berikan sumber acuan mas tsb entah judul buku, link, atau kitab Hindu yang menyebutkan hal tsb….
Wedul Sherenian
25 Desember 2010
@Ari
coba kesini :
http://volker-doormann.org/the0.htm
di Link tersebut tampak usaha untuk menghindukan Islam, dan ini udah gue counter disini :
http://vilaputih.wordpress.com/2010/11/30/nabi-ibrahim-abraham-nabi-kaum-hindhu-bag-2/
http://vilaputih.wordpress.com/2010/09/16/nabi-ibrahim-ber-etnis-india/
http://vilaputih.wordpress.com/2010/02/08/paganisme-islam/
http://vilaputih.wordpress.com/2009/08/06/hindu-yang-islami/
http://vilaputih.wordpress.com/2010/06/29/muhammad-di-agama-hindhu/
Swandaru Geni
24 April 2012
Suatu peristiwa atau kejadian yang pernah terjadi kadang akan dilebih lebihkan atau dikurang kurangkan oleh orang yang menceritakannya kembali ,hal itu dipengaruhi oleh keadaan pencerita atau orang yang mendengar cerita tersebut.
Untuk itu agama Islam menceritakan cerita – cerita dari agama terdahulu dan melebihlebihkannya..yang katanya menyempurnakannya…Agama Islam yang dulu dan sekrang jauh berbeda…karena memang agama yang Mencontoh nabi Muhammad sebagai panutan dan bukan Allah Tuhan mereka sendiri.
putratridharma
4 Desember 2010
Mas Wedus,
Boleh-boleh saja Mas nulis kayak itu. Tapi harus dikutipkan ayat2 yang bisa dijadikan otoritas. kalau dalam bahasa Jawa ada ilmu utak atik gathuk, mencocok-cocokkan tanpa dasar. Apa Allah dan Muhammad akan suka dengan model tulisan kayak ini? jangan-jangan Mas malah dapat dosa.
Wedul Sherenian
8 Desember 2010
lha gimana lagi, coba kamu ceritakan deh Awal Mula Syiwa dan Proses lahirnya parwati gimana?. dan tujuannya apa?
coolz
5 Desember 2010
hahahahahayyyy,,,,
kangeeen gw sama neh go-BLOG..
pa kabar loe dul,,,??
makin ajib gile aje ente…
baca judulnya aja gw ngakak,,kak,,,kak,,,akak…
SIWA = DEWA PELEBUR,PRELINA,PEMUSNAH, KEMATIAN…
ADAM = MANUSIA PERTAMA, AWAL, PENCIPTA….
artinya…KAGAK NYAMBUNG COOOYY,,,!!!
~emang loe masih suka maen sambung ama tempel aja neh~
Wedul Sherenian
6 Desember 2010
itu karena kamu selalu menggunakan konsep avatar dalam setiap manusia suci
thara
23 Maret 2012
definisi yang anda bagi pd Siwa kurang tepat…dan tidak boleh diterima…
BaruTau
23 Desember 2010
TUNGGU DULU….
Ternyata Wedul Sherenian / pemilik Blog ini bukan orang islam.
dia hanya mau menambah permusuhan antara Islam dengan Hindu,Budha,kristen.
jangan percaya padanya… dia Islam bohongan.
jangan menulis apa2 diblog ini, percuma…
ari
24 Desember 2010
lho….. benarkah demikian???
Wedul Sherenian
25 Desember 2010
Sok tahu ah…
ari
27 Desember 2010
link rujukan mas;
http://volker-doormann.org/the0.htm
udah saya baca, tapi kok tidak ada yang menyebutkan sumber dari satu kitab Hindu malah saya liat lebih banyak dari kitab Genesis……
seharusnya mas liat juga siapa authornya disana;
http://en.wikipedia.org/wiki/Barbara_G._Walker
balik ke topik, sepertinya tulisan yang ini dari link diatas;
“The symbolic meaning of Shiva is preserved in the Hebrew Genesis, where the Lingam has changed to the ‘Tree of life’ and the symbol of fertility – ‘that was gives live’ – has changed to Chavvah = { khav-vaw } = ‘EVA’ =’EVE’ = ‘Live giver’ . Shiva = ‘SCHI-WAH”.”
kok bisa jadi begini;
“Simbol Siwa sebagai “Dewa Kesuburan” berupa Lingga merupakan representasi dari “Adam”. Siwa (SHIVA) berubah menjadi Chavvah = Khav-vaw =Eva=Eve (Hawa) = pemberi hidup (Yoni).
Shiva = Schi-Wah. Dimana dalam pemahaman teologis agama Abrahamik Hawa berasal dari Adam. Dari sini pula akar kata dari kata JEHOWA/YAHWEH bisa kita dapat.”
jauh sekali pemahamnnya,
Wedul Sherenian
27 Desember 2010
@Mas Ari
jika mas punya pemahaman yang lebih baik, bisa kok di muat disini. Mungkin anda bisa menceritakan asal mula parwati berasal. Atau mungkin anda bisa menjelaskan alasan Parwati bertapa demi menyenangkan Shiwa untuk menjadi istrinya.
Di wiki ada juga tuh.
ari
28 Desember 2010
udah saya bahas dibawah, klo kurang jelas bisa ditanyakan lagi
ari
27 Desember 2010
wkwkwk…..
kok sekarang ada moderasi???
Wedul Sherenian
27 Desember 2010
@Mas Ari
bukannya di moderasi mas, aturan WP jika ada 2 atau lebih Link maka akan masuk sebagai spam. Makanya kalau ngasih link mending 1 per 1 aja. tuh udah gue keluarin
ari
28 Desember 2010
oh gitu ya, tak kira sekarang udah pake moderasi
ari
27 Desember 2010
eh tulisan saya yang ini;
http://vilaputih.wordpress.com/2010/09/20/adam-adalah-dewa-siwa-kaum-hindhu/#comment-10519
kok menunggu moderasi???
ari
28 Desember 2010
@Mas Wedul;
ok, kita pake dari wiki;
http://en.wikipedia.org/wiki/Parvati
udah ada di wiki;
“and refers to Parvati being born the daughter of Himavan”
jadi tidak sesuai dengan artikel yang mas tulis diatas…
menyenangkan Shiva???
ada penjelasannya juga di wiki;
“Parvati however had realized that her true calling was to become One with Shiva.”
liat juga penjelasan yang sebelumnya;
“With no “living” Shakti (manifest Divinity) to balance Shiva (transcendent Divinity), the Cosmic order was thrown into disarray: Shiva had no interest in the world, and in any event was “powerless” (Sanskrit Shakti = Power, Energy) to help it. And so the gods prayed to Shakti to incarnate once again and turn Shiva back to the world, thereby restoring Cosmic balance and saving the world.”
mas juga mesti memahamai ‘kelahiran kembali’ dengan baik karena dalam Hindu konsep-konsep dasar itu sangat berpengaruh dalam memahami cerita-cerita di Hindu
Wedul Sherenian
28 Desember 2010
@Mas Ari
Hehe..anda perlu membaca semua kalo gitu…konsep yang membingungkan kali
http://en.wikipedia.org/wiki/Parvati
Parwati istri Shiwa sebagai ibu dari segala Dewi. Hehe…Tuhan butuh istri juga ya
Purana says: ‘The linga of Shiva, cursed by the sages, fell on the earth and burnt everything before it like fire. Parvati took the form of a yoni and calmed it by holding the linga in her yoni’. The Padma Purana also tells the story of Parvati assuming the form of yoni to receive lingam of Shiva, who was cursed by sage Bhrigu to be the form of the lingam.[20]
Menurut Purana : Orang bijak mengutuk Lingga Siwa, jatuh kebumi dan membakar segalanya bagai api. Parwati berubah jadi Yoni dengan tenang memegang lingga kedalam Yoninya. Padma Purana juga menceritakan kisah bahwa Parwati mengasumsikan bentuk Yoni untuk menerima lingga Siwa, yang dikutuk oleh orang bijak Bhrigu menjadi lingga.
Uff..hubungan mesra suami istri
Api di bukit manoreh
24 April 2012
Hanya memberitahukan bahwa : Hati-hati jika beradu argumen dengan berdasarkan informasi dari wikipedia karena kebenaran dari wikipedia masih tidaklah akurat.
@Wedhul: sebelum mempelajari Sanata Dharma hendaknya pelajari dulu dasar-dasarnya…seperti kata parwati istri shiwa ???dan harusnya sudah tahu jika Dewa berasal dari kata Div yang artinya sinar…sinar bermacam-macam warna jika di taruh kaca prisma di depannya begitu juga dengan fungsinya ada sinar laser sinar gamma sinar X yang masing masing mempunyai fungsi sendiri-sendiri.
Dan Parwati bukanlah istri tapi Chaktinya dewa Siwa…berbeda.
sangat berbeda sekali.
ari
29 Desember 2010
@Mas Wedul
heheh…. mas yang sepertinya melewatkan beberapa bagian
kita masih pake sumber yang sama aja intepretasi mas berbeda….
http://en.wikipedia.org/wiki/Parvati
nope, kenapa tidak baca yang ini;
“Three images are central to the mythology, iconography and philosophy of Parvati:
1. The theme of Shiva-Shakti
2. The image of Shiva as Ardhanarishvara (the Lord who is half-woman)
3. The image of the linga and the yoni”
apa masih kurang jelas juga???
waduh…. kenapa tidak dibaca juga yang sebelumnya??? atau yang ini dilewatkan???
“When Shiva does his violent, destructive Tandava dance, Parvati is described as calming him or complementing his violence by slow, creative steps of her own Lasya dance.[19] In many myths, Parvati is not as much his complement as his rival, tricking, seducing, or luring him away from his ascetic practices.[19] Again, Parvati subdues Shiva’s immense sexual vitality. In this context”
jadi ‘hubungan mesra suami istri(sex?)’ yang bagaimana tuh, ato yang baca yang otaknya ngeres aja
malah penjelasan sebelumnya ada tulisan begini;
“The depiction of Parvati’s marriage to Shiva, in the Shiva Purana, could be seen as an allegory illustrating the desire of an individual to achieve a state of liberation from strife and banality. If one sets aside, for the moment, the idea of Shiva as a male entity, and sees him instead as representing a state beyond human suffering, then Parvati becomes symbolic of the aspirant who wishes to achieve nirvana, and the story becomes something considerably more than a quaint romantic tale.”
jadi masihkan cerita diatas tentang ‘hubungan mesra suami istri (sex?)’???
banyak simbolisme mas dalam Purana, jadi klo baca ya mesti ‘sapu’ dolo pikiran dari bersih
klo kurang jelas bisa ditanyakan lagi
Wedul Sherenian
29 Desember 2010
@Mas Ari
.[19] Again, Parvati subdues Shiva’s immense sexual vitality
apa gue bilang, membingungkan bukan, kayak Bible aja
gini aja kita pakai 1 sumber yaitu dari kamu sendiri :
1. Siapa parwati?
2. Hubungan Shiwa dan Parwati apa?
terimakasih
bunda ASTISUKA
24 Februari 2012
Om Nama Shiwaya, Jay Durga Maa . Salam tantra dari IBU DAN AYAH JAGAD. Sekarang akan bunda jelaskan . Disuatu masa Sang Mahawisnu yang berada di Waikunta memandang kebawah dan melihat wujud ShiwaNya yang sedang bertapa dan Beliau disebut Mahayogi. Wisnu tertarik pada kesempurnaanNya dalam wujud Shiwa yang mencakup sebagai Satwik , tamasik dan rajasik akhirnya Sang Wisnu menjelma menjadi wanita cantik dan Beliau menari tandanta bersama Shiwa yang tiada llain adalah Sang Parwati dan alampun tercipta. Tuhan adalah satu Beliau tdk berkelamin namun Beliau dapat menjadi apa saja untuk memberikan contoh kehidupan yang benar utk baktaNya , Bunda jg sebelum menjadi Hindu adalah seorang muslim anda pembaca Media Hindu mungkin mengenal saya lewat media. Kabah sendiri adalah pemujaan Shiwa Lingga dijaman dahulu kemudian dilarang oleh nabi Ibrahim karena kebodohan manusia yang tidak mengerti maknanya malah diselewengkan utk hal hal yang mesum. Ini bukan salah Dewa tetapi pikira manusia yang dangkal. Ketika jaman mulai mengalami kemerosatan Tuhan sendiri yang datang sebagai Awatar seperti Rama, Krishna , Shri Bagawa Satya Saibaba dan Amma Rajarajeshwari. TUHAN TDKMEMBAWA AGAMA TAPI CINTA KASIH. OM JAY SAIRAM. OM SWASTIYASTU. Bunda love you all.
PANJI WULUNG
24 Februari 2012
@Bunda
Apa itu Siwa? dan Apa itu Wisnu?
maksudmu alam ini tercipta hasil kawin Siwa dan Wisnu ya?
bunda ASTISUKA
25 Februari 2012
Sairam. Pertanyaanmu bagus sekali anakku bunda senang membacanya. Didalam bagian sastra suci purana dijelaskan . Tuhan adalah aksara suci Om tidak berwujud , Maha terang dan mengeluarkan suara berdengung A………U…..M sering juga disebut OM. Kemudian suara om cakra bindu MAHA DEWI ( RAJARAJESHWARI) dan terciptalah Wisnu didalam air kemudian dari pusar WISNU terciptalah BRAHMA ,jud lalu SHIWA . Jadilah wujud TUHAN TRIMURTI sbb : brahma sang pencipta ,Wisnu sang pemelihara dan Shiwa sang pelebur . Mereka adalah Tuhan yang satu yang menjadi tiga fungsi energi . Kemudian Brahma menciptakan Saraswati dari pikiranNya dan menjadi Dewi ilmu pengetahuan . Laxmi sebagai teratai Wisnu . Shiwa sebagai Mahayogi duduk bertapa diatas kulit harimau berhiaskan ular sangat bersahaja jauh dari kemewahan Dewata dipuncak gunung es Kailasha membuat Wisnu tertarik pada wujudNya sempurna sehingga Beliau menjelma sebagai Parwati utk mendampingi Shiwa , Mengapa bisa begitu karena Tuhan Maha besar dan meliputi alam semesta tetapi Beliau juga Maha kecil karena kasat mata . Tuhan berada didalam semua mahluk ciptaanNya. Beliau berada dihaati kita sebagai Mahatma sayang karena awan illusi kita tidak menyadari itu , Beliau adalah Mahtma , Roh kudus atau Ruhul Kudus . Hanya dengan cinta kasih dan melihat Tuhan ada disetiap mahluk ciptaanNya kita dapat menemukan kebenaran sejati.Bagaimana jelas anakku kalau masih ada pertanyaan bunda tungggu. Salam sejahtera,Sairam, Om swastiyastu.
PANJI WULUNG
27 Februari 2012
@BUNDA
Wah mana ada Tuhan keluar suara dengung…AUM…. Emangnya Harimau..hehehe
Kayaknya di agama anda Tuhan kawin ama Tuhan…hehehe. Bagaimana jika Tuhan anda dikawinkan ama Tuhan Kristen aja
http://vilaputih.wordpress.com/2010/04/27/cara-mendamaikan-kristen-dan-hindhu/
anda belajarlah tentang Tuhan disini :
http://vilaputih.wordpress.com/tuhan/
bunda ASTISUKA
1 Maret 2012
AUM adalah suara awal sering disebut OM kalau anda mengatakan suara harimau jgn kaget karena Tuhan berada dialam setiap ciptaanNya termasuk hewan. Tuhan hanya satu tanpa agama a. taupun ras. Beliau adalah ayah maupun ibu alam semesta. OM SHANTI SHANTI SHANTI OM.
PANJI WULUNG
1 Maret 2012
hewan apa yang ada Tuhannya?….
bunda ASTISUKA
8 Maret 2012
SAIRAM. Tuhan berada disetiap mahluk , manusia , hewan , tumbuhan , para dewa bahkan buta kala. Karena Tuhan ada didalam semua CIPTAANNYA karena rohNya ada didalam semua ciptaaanNya . Org bijak melihat Tuhan didalam semua CIPTAANNYA, semoga kau mengerti anakku.
bunda ASTISUKA
8 Maret 2012
SaiRam . Tuhan berada didalam setiap ciptaanNya. Dewa Dewi , manusia , hewan ,tumbuhan bahkan dialam rendah seperti pada butakala. Orang bijaka melilhat Tuhan didalam semua ciptaanNya. Karena roh Tuhan ada didalam semua ciptaanNya.
asam
9 Maret 2012
Sekedar intermezo,,, bunda astisuka,
Syahdan sepasang muda-mudi,berbuat nekat dengan berbuat mesum di sekitaran ka’bah. Karena perbuatan tersebut, mereka dimurkai dan berubah menjadi patung tanpa busana.
Lewat berpuluh,,, beratus tahun, masyarakat pun mengagumi patung dan dianggap keajaiban, bukannya azab dan pelajaran. Dan mulailah muncul patung-patung bernama latha, uza, dan lain-lain.
Beratus,,, beribu tahun pula, masyarakat menggali rasa spriritualitasnya, terlebih cara-cara menggapai ekstase. Dan membuat ritual-ritual berdasar prasangkaan saja. Maka munculah pada rahib (cendekia spiritual) yang salah satu hasilnya membuat bunyi-bunyian yang bisa mengan tarkan manusia ke arah khayali.
Maka jangan heran kalau bethoven atau mozart bisa dianggap sebagai nabi.
ari
30 Desember 2010
@Mas Wedul
coba cek dimari mas maksud dari ‘sex’ Shiva dengan Parvati;
http://en.wikipedia.org/wiki/Tandava
klo tentang hubungan Shiva dan Parvati udah dijelaskan dalam link wiki dengan sumber-sumber dari Veda dan makna simbolisme cerita dalam Purana, cuman mas aja yang perlu merubah atau melepas dulu ‘kacamata’ agar bisa memahami maksud ‘sex’ dalam Purana.
makanya diawal saya tanya maksud dari sex itu apa menurut mas….
http://vilaputih.wordpress.com/2010/09/20/adam-adalah-dewa-siwa-kaum-hindhu/#comment-9702
Wedul Sherenian
30 Desember 2010
@Mas Ari
The dance performed by Goddess Parvati in response to Shiva’s Tandava is known as Lasya, in which the movements are gentle, graceful and sometimes erotic. Some scholars consider Lasya to be the feminine version of Tandava. Lasya has 2 kinds, Jarita Lasya and Yauvaka Lasya. [7]
Tarian parvati untuk menarik Shiva secara erotis
[4] Ganesha, the son of Shiva,
bagaimana cara Shiva melahirkan ganesha mas?
In another story, when Ganesha was born, his mother, Parvati, showed off her new baby to the other gods. (http://en.wikipedia.org/wiki/Ganesha)
Wah ganesha hasil ngseks antara Shiva dan Parwati ya
Seks yang gue maksudkan ya seks yang melahirkan Ganesha, githu loh
bunda ASTISUKA
14 Maret 2012
SaiRam.
Anda dengar kisah itu darimana? Sebenarnya awalnya agama Hindu tidak menyembah patung atau arca. Agama Hindu adalah agama yang menghormati alam semesta sebagai manifestasi Tuhan yang Maha Kuasa , Kaisar Alexandar yang pertama membawa Arca Dewa Zeus dari Yunani ke India yang kemudian diyakini sebagai Maha Dewa Shiwa . Dan perlu anda ketahui agama Hindu tidak memuja Arca tapi kami memuja Tuhan sebagasalah satu Manifestasi Dewata . Arca hanyalah penghubung atau idola dari Tuhan Y.M.E. Dengan kita memandang arca kita merasa lebih dekat denganNya. Orang orang Nasrani juga mempunyai gambar2 dan patung seperti Yesus, Bunda Maria , Salib dll. Umat Muslim juga sembahyang menghadap Kabah dan tulisan-tulisan Kaligrafi. Apapun alasannya itu sama saja.
Maaf bunda bukan mau membela diri atau menyamakan dengan saudara-saudari yang beragama lain . Hanya sekedar ingin meluruskan.
OM SHANTI SHANTI SHANTI OM.
Stain Remover
15 Maret 2012
@bunda ASTISUKA
Anda dengar kisah itu darimana? Sebenarnya awalnya agama Hindu tidak menyembah patung atau arca. Agama Hindu adalah agama yang menghormati alam semesta sebagai manifestasi Tuhan yang Maha Kuasa , Kaisar Alexandar yang pertama membawa Arca Dewa Zeus dari Yunani ke India yang kemudian diyakini sebagai Maha Dewa Shiwa.
Jawab—> Anda pasti mengetahui itu dari sejarah juga-kan, itu mas Wedul telah memberi anda link coba dibaca dulu.
Apakah itu berarti mitologi Dewa Zeus = Dewa Shiwa
coba anda jelaskan, atau berikan saya link tentang Kaisar Alexandar yang pertama membawa Arca Dewa Zeus dan kemudian dianggap Shiwa.
—
@bunda ASTISUKA
Dan perlu anda ketahui agama Hindu tidak memuja Arca tapi kami memuja Tuhan sebagasalah satu Manifestasi Dewata . Arca hanyalah penghubung atau idola dari Tuhan Y.M.E.
Jawab—> Apa itu berarti tanpa arca, Tuhan Y.M.E tidak bisa dihubungi ?
—
@bunda ASTISUKA
Dengan kita memandang arca kita merasa lebih dekat denganNya. Orang orang Nasrani juga mempunyai gambar2 dan patung seperti Yesus, Bunda Maria , Salib dll. Umat Muslim juga sembahyang menghadap Kabah dan tulisan-tulisan Kaligrafi. Apapun alasannya itu sama saja…
Jawab—> Karena saya seorang muslim maka saya perlu menjelaskan, bahwa tanpa Kabah atau kaligrafi sekalipun, umat Islam akan tetap bisa berhubungan dengan Tuhan mereka tanpa melalui perantara.
Ka’bah hanya merupakan penunjuk arah kiblat untuk shalat sebagai wujud dari persatuan umat Islam.
Sebelum menghadap ke arah ka’bah (Masjidil Haram) umat Islam pernah menghadap ke arah Masjidil Aqsha yaitu selama empat belas atau tujuh belas bulan setelah peristiwa hijrah mereka ke Madinah tahun 624. Kemudian diturunkanlah ayat-ayat Al-Qur’an yang memerintahkan umat Islam untuk menghadap ke arah Masjid Al-Haram :
Sungguh Kami (sering) melihat mukamu (Muhammad) menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan. ﴾Qs. Al Baqarah:144﴿
bunda ASTISUKA
17 Maret 2012
SAIRAM. Semua yang bunda tulis disini berdasarkan sejarah dan pandangan spiritual kami yang beragama Hindu. Kita saling beerbagi dan bukan untuk saling menyakiti . Marilah kita mencari persamaannya dan bukan perbedaan yang kita tonjolkan disini. Menghina agama lain adalah menyakiti hati sesama dan Tuhan tidak menyukai hal itu. Apalagi negara kita berdasarkan Panca Sila dan Bhineka Tunggal Ika. Jadi marilah kita berrgandeng tangan dalam jalinan cinta kasih. OM SHANTI SHANTI SHANTI .DAMAI DAMAI DAMAI.
Ksatria
15 Maret 2012
@Murid Wedhul
Menanggapi yang ini dek Murid Wedhul:
@KSATRIA
Komen kamu :
-dan kebetulan Visualisasi Umat Hindu …(Imagine) sangatlah tinggi.
Komen Aku :
- Wakaka… wong edan. Tuhan kok divisualisasikan,… pantesan tak ada Patung Tuhan yang sama… Jangan2 lu juga kadang memvisualisasikan Tuhan lagi bugil ya…xixixi
=========================================================================
Lha dalah…kalo saya buat patung yang seksi nanti kamu “ngaceng” ???? Lha kalo orang normal pasti ngga ngaceng. Seperti patung Tugu Tarian Zapin, tarian khas Riau.lantaran patung perempuannya berpantat bahenol….(orang yang tidak pernah meliaht wanita seksi jadi lihat patung aja sudah KONAK, nafsunya udah langsung bawaannya poligami aja kayak Ustad Aa Gym) http://travel.detik.com/read/2012/01/26/172124/1826160/1025/patung-berpantat-bahenol-bikin-heboh-pekanbaru
Visualisasi itu penting Dek Wedhul…
Jika tidak Dek wedhul tidak akan menjadi apa-apa. Hanya hidup mati dan tidak ada gunanya ente hidup bagi makhluk yang lainnya. Karena dek Wedhul makhluk sosial jadi membutuhkan orang lain yang tentunya tidak sama dalam beradat istiadat, beragama, beda pendapat dan masih banyak lagi.
Menurut Saya Islam memvisualisasikan diri “ADA di dunia ini” karena kita melihat Islam adalah sebuah agama. dan ciri agama yang disyahkan oleh negara adalah
1. Punya Tuhan
2. Punya Kitab suci
3. Punya Umat
4. Punya niat yang baik yang tidak merugikan orang lain. menurut agamanya masing2.
Jika dek wedhul cerdas….inilah bentuk Visualisasi walau tidak membuat patung seperti Agama Hindu. (dan itu harus saling menghargai karena dek wedhul belum mengerti dengan bentuk visualisasi umat Agama Hindu)
Dan Apakah anda tidak men-visualisasi diri kepada Tuhan yang anda percayai ????
Janganlah munafik…buka kacamata kuda dek Murid Wedhul…Ente Sholat 5 waktu adalah bentuk Visualisasi “Kepatuhan untuk menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya”. Agar kelak Dek Murid Wedhul bisa masuk surga..bukan begitu ????
PANJI WULUNG
15 Maret 2012
@Ksatria
Kamu itu tahu kan arti dari visual, memvisualisasi itu lebih mendekati retorika,
Alias kamu berusaha mewujudkan Tuhan dalam Fisik, padahal tak seorang pun pernah melihat Tuhan.
Jadi mending kamu tak kasih patung hasil visualisasi ku aja, dijamin lebih bagus
shah rukh khan
19 Maret 2011
ALLAH IALAH SHIVA….SHIVA IALAH ALLAH….
krisan
4 Juni 2011
hahaha menarik niy pada debat semua tentang agama, saya orang hindu dan ga mau ribet, yang ada malah ujung2nya jadi ribut ! semua kaya paling tau tentang tuhan…padahal prnah liat aja nggak..? hahaha mending kita ngejalani hidup masing-masing aja karena hal yang belum tau kepastiannya hanya akan jadi debat kusir ! mending santai minum kopi di rumah daripada ribut ngobrolin agama masing2 dan agama no 1..hahaha kaya kecap aja no 1..peace
pemikir
27 Juni 2011
dari ADAM ????
lalu teori Darwin gimana ???
wonkawam
9 Juli 2011
Teori darwin bisa menjadi referensi,….
manusia adalah proses evolusi dari makhluq makhluq sebelum nya.
maka bisa di buktikan dalam analisa bahwa tiap manusia mempunayi karakter yang berbeda-beda mewakili makhluk lainnya binatang, tumbuhan dan bau yang berbeda pula, Tubuhnya manusia makhluq yang berjalan tegak namun jiwa nya ber evolusi dari mulai mineral, tumbuhan, banatang, terus manusia. yang selanjutnya mengalami kesempurnaan makhuq. Bila dalam bentuk manusia masih belum sempurna, maka mereka ber reinkarnasi kembali dari awal sebagai mana pada kondisi makhluk yang memmungkinkan untuk evolusi ke manusia seperi halnya kucing, kambing,sapi, bahkan yang tak sanggup sempurna dalam bentuk manusia dan malah semakin bejat prikaunya,maka di turun kembali kepada level yang lebih rendah, bahkan menjadi makhluk yang tak dapat disebut, tanah,mineral,logam, sampah dll.
asam
9 Juli 2011
@pemikir n orang awam
lalu teori Darwin gimana ???
…bisa di buktikan dalam analisa bahwa tiap manusia mempunayi karakter yang berbeda-beda mewakili…dst
ck.ck..ck… para ilmuwan pro evolusi, yang atheis maupun agnostik, pun banyak berkata bahwa manusia melakukan arketipe, paradigma yang diulang-ulang. Kalau bukan adam yang telah mengetahui adanya surga, syaiton, dan yang lainnya,,, trus siapa lagi? Mungkin paradigma sampeyan yang mengulang dari monkey. Yo… maklum aza de..
Pemikir
9 Juli 2011
wah setahu saya sebelum jaman adam hadir di bumi, sudah ada jaman jurasic dan jaman jurasic banyak mahluk hidup hancur/mati karena mereka tidak bisa beradaptasi, hanya beberapa saja yang bisa beradaptasi.
nah… di kitab suci mungkin Tuhan lupa mencatat mengenai jaman tersebut dan langsung menyampaikan wujud adam seperti manusia sempurna seperti sekarang ini.
dari melihat seseorang kita bisa melihat ohh… itu orang arab, orang asia, orang barat, orang cina dan lainnya. dan orang barat / kulit putih tidak bisa menerima donor darah orang asia / afrika karena Gen -nya berlainan.
dan sekarang yang menjadi perdebatan orang -orang pintar dan cerdas adalah Adam memiliki DNA / Gen dari benua mana?
@pemikir n orang awam
maaf saya cuma tamat SD…
WONG GOBLOK
10 Juli 2011
@Pemikir
kalau semua kisah diceritakan dalam kitab suci kira2 setebal apa?. bisa-bisa setebal museum. Apa kamu mau baca kitab setebal museum. yang tipis aja males apalagi setebal museum…hehehe.
yang jelas di Al-Quran diceritakan bahwa sebelum kita ada manusia2 superhebat. Nah lebih penting menceritakan manusia2 yang hebat daripada menceritakan kadal raksaksa alias dinosaurus…xixixi
http://vilaputih.wordpress.com/2010/12/31/siapakah-dzulkarnaen/
pendekar mabuk
24 Juli 2011
@WONG GOBLOK
mending baca lagi 7 hari Allah menciptakan alam semesta, memang allah lupa menceritakan jaman dinosaurus / purba.
sim salabim… langsung ada manusia…
Wedul Sherenian
5 Agustus 2011
@Pendekar
Al-Quran tidak mengatakan “hari” tetapi “Masa”. Masa beda dengan hari !
http://vilaputih.wordpress.com/2009/12/23/genesis-1-1/
Pemikir
9 Juli 2011
@Asam:Kalau bukan adam yang telah mengetahui adanya surga, syaiton, dan yang lainnya,,, trus siapa lagi?
Sebenarnya dunia keTuhanan merupakan hayalan dan imajinasi manusia saja, sebagai contoh: di sorga ada ular, pohon apel dan manusia (adam & hawa).
dari 10.000 tahun yang lalu manusia sudah membuat teori mengenai Tuhan, hanya beberapa saja yang bisa bertahan sampai sekarang. itu sebabnya banyak aliran agama didunia.
kalau anda mengatakan bahwa agama Hindu / budha / kristen / islam yang paling benar, itu berarti anda salah, sebab tidak ada bukti kongkrit mengenai hal tersebut, hanya karena kepercayaan saja yang membuat anda diharuskan percaya.
asam
10 Juli 2011
kalau anda mengatakan bahwa agama Hindu / budha / kristen / islam yang paling benar, itu berarti anda salah,…
a..a…haa…. berarti sampeyan juga salah, karena menganggap kami salah. hohoho.
Kalau boleh saya sarankan, baca komiknya yang lebih bermutu sedikit. Kayak komik smurf… mungkin. Agar tidak berkhayal manusia bisa terbang kayak superman. Padahal nggak berevolusi punya sayap.
wonkawam
10 Juli 2011
@ pemikir : hanya karena kepercayaan saja yang membuat anda diharuskan percaya.
Tepat memang betul,
orang yg mengatakan yakin benar tanpa analisa, itu hanya karena keyakinan saja. Coba kita melihatnya dg kacamata pengetahauan yang terbukti nyata di alam ini, sementara kacamata agama kita sisihkan dahulu. Kitab suci hanya memberikan informasi global yang mengindikasikan, sedang buktinya banyak terdapat pada alam ini.
Cerita Adam setan dan surga hanyalah dongeng tekstual, cobalah pelajari lebih ke konstekstual dan fahami esensi nya, apa yang terkandung dari cerita adam. Sejak terjadinya alam semesta dalam teori big-bang, dari mulai kekosongan, kabut, gas, debu, materi, dst, seluruh kehidupan ini adalah merupakan proses evolusi . Evolusi terbaik adalah manusia makhluq yang berjalan tegak & berakal. Maka manusia komposisinya terdiri dari unsur elemen seluruh benda-benda alam semesta dan makhluk-makhluq alam semesta, yang kongket maupun yang abstrak(ghaib).
Sekaligus manusia adalah evolusi akhir dari makhluq alam semesta yang di dalam nya pun terdiri dari unsur-unsur sang pencipta. Namun ketika makhluq manusia tak mampu kembali pada asal muasal diri nya “kekosongan” (mokswa), maka manusia akan mengulangi proses evolusi nya di alam ini dalam bentuk sesuai pengetahuan nya ttg alam kehidupan.
Rio
10 Juli 2011
Gambar patung diatas itu adalah umat yg dulunya menjadikan seks sebagai Tuhannya…. itu masih berlangsung sampai sekarang…
Mampir gan ^_^
http://blog-jempol.blogspot.com/2011/06/5-resiko-jadi-tuhan.html
asam
13 Juli 2011
@wongawam
berikut beberapa istilah yang dipinjam dari pro evolusi yang justru menunjukkan kelemahannya sendiri :
1. arketipe
2. kesadaran historis
3. homo religius
Tiga ini dulu ja. Itu saja sudah menunjukkan analisa tanpa memasukkan agama di dalamnya, yang justru menunjukkan kebenaran agama. Monggo… di telaah dulu istilah-istilah tersebut. Biar jitu gitu.
kadek
9 Agustus 2011
hahayy.. ini orang ,,
manusia tidak akan pernah tau asal awal dunia sepertii apa ? kalian berpendapat berdasarkan teori dari link2 yg udah ada ,, apa yg bwt link itu TUHAN ?yg nulis penjelasan di link itu TUHAN ..dari 100 , mungkin kebenaran teorii itu hanya 0,01 persen ..TUHAN tidak bisa di baca atau di mengerti bedasarkan bukti , kita manusia hanya perlu mengingat NYA , serta berterimakasih dengan mengasihi sesama ..dan saya hanya menghujat para MALING , PENIPU , PEMERKOSA DAN PEMBUNUH ..
Jack
9 Agustus 2011
link tsb cuma sebagai pembanding neng
Mds
20 Agustus 2011
Ne….., Keyakinan diperdebatkan pa ngga da pekerjaan laen. Klo aku ditanya tentang keyakinan yang ku anut, ya… maksimal paling 10% . Contoh ; sembahyang bisa ku tinggal klo ada yang ngajakin kerja. Ne ku da pertanyaan ” Klo surga dan neraka ngga da; pahala dan dosa itu ngga berpengaruh sama sekali pada diri kita; btw kamu2 semua masih mo sembahyang ngga….?”
asam
23 Agustus 2011
@Mds
Sampeyan mengira sembahyang itu hanya masalah sorga/neraka atawa pahala/dosa??? hm… perlu membuka wawasan lagi.
…ato…
Sampeyan mengira antroposentris, semua untuk manusia, alias manusia dapat manfaat dari sembahyang. Ditinggalkan kalau ndak untung, begitu kah ???
Saya sarankan pelajari apa yang di tulis mas wedul di bloq ini. Bisa langsung anda bandingkan antar agama satu dengan yang lain, terutama ISLAM. Dan lumayan, tak perlu banyak waktu terbuang atau duit buat beli buku.
Selamat menikmati “hidangan”.
Tovan
10 September 2011
Asslm..
Sudah2,,, Qta smua mmpunyai kpercayaan msing yg sangat kuat,, toh nyatanya smua agama tdak mngjarkan kejahatan atau pun penipuan yg lainnya,, hayatilah serta renungkanlah dalam hati kecil kita, bahwa smua agama mengajarkan kebaikan dan tidak saling menindasa satu sama lain….
Wasslm
tata
13 September 2011
Sutuju…menyikapi agama dengan cara yang bijaksana adalah hal yang terbaik untuk menjawab semua perbedaan. kajilah agama kalian masing2 untuk mencari kebenaran yang sejati yaitu kebenaran TUHAN. boleh kalian mengkaji agama di luar agama kalian tanpa harus menghujatnya, ambil sisi baik dari agama lain menurut versi hati kalian dan jangan tutupi hati kalian dengan kebencian…
narayan
16 September 2011
hem wah apa bener adam =siva ? heheh bgeri banget hanya patung dipermasalahkan ,, cobak lihat lambang dan tulisan ada Kitab Purana dalam bagian weda itu merupakan kitab yang digunakan untuk mempermudah manusia mengenal tuhan ,, Purana bisa berupa cerita atau dongeng ,, hehehe bahkan kisah Nabi terakhir itu ad di purana juga ,, Purana itu bisa benar terjadi atau bahkan tidak terjadi tapi terjadi itu rencana Tuhan karena Tuhan yang menciptakan beliau pasti tahu yang akn terjadi .. kalau ad Mualaf dari Hindu dan akhirnya menjelekan Hindu ajaran veda berarti anda belum mengerti tentang namanya dharma Om shanti shanti shanti
asam
25 September 2011
@tovan,tata,narayan
…smua agama mengajarkan kebaikan dan tidak saling menindasa satu sama lain….
…ambil sisi baik dari agama lain menurut versi hati kalian…
kayaknya yang seperti gini banyaknya ada di indonesia saja. Terlalu banyak kaum perenialis KTP –CMIIW–. Dibandingkan di luar sono, lebih banyakan agnotis intelek atau humanis saja sekalian yang diklaim menjadi agama modern.
…berarti anda belum mengerti tentang namanya dharma Om shanti shanti shanti.
ya, itulah sebabnya kita saling memberi informasi. Kalau ada yang mengganjal, silakan bertanya pada yang kira-kira lebih tahu. Kalau sudah dibilangin masih keukeuh, monggo saja. Jangan takut memegang prinsip atau dogma, toh ada batas-batas ketat bersyarat sehingga harus dinyatakan diperangi.
desanur
20 Oktober 2011
cukup jadi manusia biasa yang berguna bagi keluarga, agama, bangsa dan negara….. kalau otak dangkal jangan mengulas ajaran agama yg sangat tinggi nilai filosofi nya, jadi cukup diresapi ajaran kebaikannya demi masyarakat dengan menjunjung toleransi tinggi dengan berbagai umat, ras dan bangsa yang ada di dunia, kalau dunia sudah damai tanpa fanatisme pasti surga itu terasa…….om shanti shanti shanti om…..
lia
9 November 2011
Wah cerita ini seakan menjawab tanya saya. Dulu guru ngaji saya dipondok pernah bilang kalo hawa diturunkan kebumi tepatnya di India. Saya saat itu berpikir knp di India?? Bukan ditempat lainnya. Saya berpikir apakah cerita mitos india ada kaitannya ya?? Setelah saya baca sejarah parvati. Saya menemukan kemiripan disana dengan cerita asal muasal Hawa. Allah menciptakan Adam. Dari bagian tubuh adamlah diciptakan hawa (mirip dengan crita bahwa parvati adalah dari diri shiva, mereka dari diri yng satu, bagaimana prosesnya tentunya itu Allah yang tau). Dijelaskan bahwa parvati adalah titisan istri pertama shiva, akan tetapi dia mati karena melawan larangan bapaknya shg dia harus mati (mirip dengan ceriya bagaimana hawa membujuk adam utk mengambil buah khuldi, sehingga dia terusir dari nirwana (sama2 melawan larangan)). Turunnya hawa dibumi bisa dikatakan sebagai fase dimana istri pertama shiva menitis ke dunia menjadi parvati (hawa turun kebumi sbg manusia baru yang beriman). Apalagi hawa turunnya di india. Kayaknya pas dech. Rasanya aneh kalo dia tiba2 ada didunia ini. Tapi tdk berbapak dan beribu. Sehingga berkembanglah cerita kalo dia adalah anak dari gunung himalaya (yaah utk menjelaskan ttg. Keberadaan parvati di bumi). Mengenai cerita bahwa parveti harus bersemedi lama agar bisa menjadi istru Shiva rasanya hampir mirip dengan cerita hawa. Karena mereka berdua, adam dan Hawa diturunkan terpisah. Membutuhkan 40 tahun bagi keduanya utk bertemu. Dimana hawa berusaha mencari Adam. Dan adam harus menangis 40 tahun agar bertemu hawa. Dan Akhirnya mereka nemang benar2 ketemu.
Wong Edan
2 Desember 2011
kalo boleh tau mas wedul ni agamanya apa ya ?
yamada
18 Desember 2011
ini namanya cocok hidung eh..cocoklogi ala islam. Memang kalian kurang percaya diri ya ama ajaran lu yang hampir semua dongeng koq menghubungkan dengan Hindu
Pravin
20 Desember 2011
Bro, otak lu itu terlalu dangkal dan terlalu kotor utk membahas tentang agama orang lain, mending lu bersihin dulu tuh otak, jangan membuat perpecahan antar umat beragam gara” article gak berguna lu ini! Kalo lu ada bukti utk semuanya baru lu ngomong!
pushpa
22 Desember 2011
send viji
Anton
23 Desember 2011
Sudah menjadi konspirasi umum dimana sebagian umat manusia menyatakan bahwa adam adalah leluhur mereka. Adam diyakini sebagai manusia pertama dan menurunkan umat manusia dengan melakukan perkawinan inses dengan Hawa yang tercipta dari tulang rusuk Adam.
Secara ilmiah, terdapat suatu kejanggalan dimana kaum agamawan menentang konsep evolusi tetapi meyakini bahwa adam adalah manusia pertama. Karena Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam, tentunya secara genetis, susunan DNA Hawa sama dengan Adam. Dan dengan demikian keturunan inses merekapun akan menghasilkan DNA yang identik dengan mereka. Tapi, kenapa di dunia ini terdapat berbagai ras manusia? Kenapa DNA mereka sangat jauh berbeda? Benarkah hal ini karena mutasi genetik? Terus kenapa kaum agamawan menentang teori evolusi yang didasarkan pada mutasi genetis?
Sebelum kita membuktikan bahwa Adam bukan manusia pertama, mari kita simak terlebih dahulu ayat-ayat dalam Al-Qur’an dan Al-Kitab yang menyatakan bahwa Adam adalah manusia pertama.
Adam diciptakan menurut Rupa Allah
Adam diciptakan Allah menurut gambar rupa-Nya [Kejadian 1:26]. Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya [kejadian 1:27-28 dan Kejadian 5:1-3]. Konfirmasi bahwa Adam diciptakan menurut rupa Allah ada di tradisi Islam, yaitu di hadisSahih Muslim book 40 Number 6809, Book 32 Number 6325:
Diriwayatkan Abu Huraira, Nabi mengatakan: Allah menciptakan Adam menurut gambar-Nya dengan tinggi 60 kubik dan sesaat setelah adam tercipta Ia menyuruh Adam menyalami para Malaikat yang duduk di sekitar itu..tinggi badan orang-orang makin berkurang hingga saat ini”
AL-WAHHABI ABDUL AZIZ BIN BAZ dari aliran Wahabi juga menyatakan bahwa ALLAH SERUPA DENGAN NABI ADAM.
Allah dipastikan mempunyai Tangan
[38:75] Allah berfirman: “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?”.
Untuk memastikan bahwa ayat di atas bukan perumpamaan lihat tafsir ayat 50:30
[50:30] (Dan ingatlah akan) hari (yang pada hari itu) Kami bertanya kepada jahannam : “Apakah kamu sudah penuh ?” Dia menjawab : ” Masih ada tambahan ?”
Tafsir surat ini ada di hadis sahih Bukhari Volume 6 Book 60 Number 371, 372:
Diriwayatkan Anas dan Abu huraira, dinyatakan Nabi berkata “Orang yang akan di ceburkan ke Neraka dan akan dikatakan, ‘masih ada yang lain?’ 50:30 hingga Allah menjejakan kaki-Nya diatas Neraka dan dikatakan ‘Qati! Qati! (cukup..cukup)!’
Berbicara masalah kaki, referensi yang sama, kita dapatkan di tradisi Alkitab yaitu Allah mempunyai kaki yang nyata yang bisa dipakai berjalan-jalan, ‘Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu [eden] pada waktu hari sejuk,..’ [kejadian 3:8]
Apakah hal ini bertentangan dengan As Syuura 42:11, Dia Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.
Tidak. Dengan melihat ayat-ayat sebelumnya pada surat tersebut, yang dimaksudkan adalah agar tidak mencari perlindungan selain daripada Allah semata. Jadi kata ‘tidak ada yang serupa dengan dia’ bukan merujuk pada Adam, namun tidak ada Tuhan lain yang sehebat Allah yang patut di sembah (Lihat juga Ar Ra’d 13:16)
Adam di ciptakan di bumi.
Belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu– ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang. Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada. Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras. Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat. TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. –[Kejadian 2:5-15]
Adam diciptakan dari debu tanah di saat kabut membasahi bumi [Kejadian 2:6-7]. Di bumi, Air selalu mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang lebih rendah. Pernyataan ini didukung penuh di Alkitab. Dinyatakan bahwa di Taman Eden ada 4 (empat) sungai yang mengalir dari taman itu, 2 diantaranya bernama sungai Efrat dan Tigris [Kejadian 2: 5-115]. itu menyatakan bahwa Taman Eden berada di dataran tinggi. Taman itu ditumbuhi tumbuh-tumbuhan [kejadian 2:9] dan binatang hutan serta burung-burung [Kejadian 2:19].
Al Qur’an juga memberikan konfirmasikan mengenai adanya sungai-sungai di ‘jannah’ dan jumlahnya juga 4 (empat). Tidak kurang 41 ayat di Al Qur’an menyatakan bahwa di bawah Surga mengalir sungai-sungai:
[66:8], [2:25], [2:266], [3:15], [3:136], [3:195], [3:198], [4:13], [4:57], [4:122], [5:12], [5:85], [5:119], [9:72], [9:89], [9:100], [10:9], [13:35], [14:23], [16:31], [18:31], [18:33], [20:76], [22:14], [22:23], [25:10], [29:58], [39:20], [47:12], [47:15], [48:5], [48:17], [54:54], [57:12], [58:22], [61:12], [64:9], [65:11], [66:8], [85:11], [98:8]
Jalaluddin as-Suyuthi (pengarang tafsir Ad-Durr al-Mantsur fi Tafsir bi al-Ma’tsur) menjelaskan berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Wahhab ibnu Munabbih bahwa Allah Swt. menciptakan `arsy dan kursi (kedudukan) dari cahaya-Nya. `Arsy itu melekat pada kursi. Para malaikat berada di tengah-tengah kursi tersebut. `Arsy dikelilingi oleh empat buah sungai, yaitu:
• sungai yang berisi cahaya yang berkilauan;
• sungai yang bermuatan salju putih berkilauan;
• sungai yang penuh dengan air; dan
• sungai yang berisi api yang menyala kemerahan.
Al kitab juga menginformasikan bahwa Adam diciptakan dari tanah yang ada di bumi . Tugasnya adalh mengusahakan dan memelihara taman Eden [Kejadian 2:15]. Saat Adam di usir dari taman Eden, ia pun diperintahkan untuk mengusahakan tanah dari mana ia diambil. Allah menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan [Kejadian 3:23-24].
Di Qur’an kata ‘Jannah’ selalu diasosiasikan artinya sebagai ‘Surga’ misalnya ‘Jannatul Firdaus’ namun beberapa ayat di bawah ini memberikan informasi bahwa kata “Jannah” dapat bermakna kebun/taman:
Kebun Tamar (2:266, 13:14, 23:19, 17:9); Kebun Anggur (18:32, 2:266, 6:99, 23:19, 17:91); Kebun di lereng bukit (2:265); Kebun saja (26:134, 6:141, 50:9, 18:35, 39, 40) dan Taman (44:25, 34:15, 16)
Firdaus berasal dari bahasa persia yang berarti ‘tanah yang berpagar’ [arti tersebut sangat sesuai dengan maksud di Kejadian 3:24] sehingga kata Jannatul Firdaus akan menjadi sangat janggal kalau di artikan surga surga, sehingga seharusnya adalah taman firdaus…atau taman yang berpagar.
Terdapat 3 Ayat di Al Qur’an yang TEGAS menyatakan bahwa taman tersebut merupakan sebuah Warisan!
[43:72-73] Dan itulah ‘surga’ yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan. Di dalam surga itu ada buah-buahan yang banyak untukmu yang sebahagiannya kamu makan.
[19:63] Itulah ‘syurga’ yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.
[7:43] Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka; mengalir di bawah mereka sungai-sungai dan mereka berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (‘surga’) ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami, membawa kebenaran.” Dan diserukan kepada mereka: “ltulah ‘surga’ yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan.”
Dan warisan tersebut adalah taman yang sama diwariskan kepada adam
[23:10-12] Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (ya’ni) yang akan mewarisi ‘syurga’ Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.
Apabila ada hadis yang menyatakan bahwa ada orang yang telah masuk surga atau masuk neraka maka hadis itu dipastikan sudah bertentangan dengan isi Al Qur’an, karena Al Quran sudah menyatakan bahwa di hari kiamat baru akan dibangkitkan untuk penempatan di surga atau neraka, sedangkan selama proses itu mereka ada di alam kubur.
Namun, ternyata Adam bukan manusia pertama yang dibuktikan oleh kitab suci agama Abrahamik itu sendiri. Kenapa kitab suci mereka tidak konsisten?
Adam ternyata bukanlah Manusia pertama, bukti mengenai ini ada di Alkitab, yaitu Adam melahirkan Set di usia 130 tahun sebagai pengganti Habel yang dibunuh Kain [Kejadian 4:1-2, 4:25, 5:3], Habel adalah penggembala dan Kain adalah Petani [kejadian4:2-3]. Jadi, saat Set lahir, Habel dan kain(Qabil) sudah cukup dewasa untuk melakukan pekerjaan beternak dan bertani.
Di kejadian 3:22, 24 disebutkan Allah menugaskan Adam untuk mengusahakan dan memelihara Taman Eden. Saat di usir keluar dari taman Eden diperintahkan juga untuk mengusahakan tanah.
Konfirmasi pekerjaan anak-anak adam dinyatakan juga di Al Maidah 5:27:
Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!.” Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa.”
Tafsir Ibn “Uyainah, Ibn Abi Hatim, Ibnu Hibban, Ibnu “Athiyah, Al-Samarkandi, Abi IshAl-Qur’an, At-Thabari, Abi Syaibah, Al Baghawai, Abil-Fidak, Al-Razi dan banyak lainnya untuk ayat tersebut di atas menyatakan bahwa ‘kurban’ yang dipersembahkan Habil adalah hasil terbaik peternakannya, sebaliknya Qabil mempersembahkan ‘kurban’ yang merupakan hasil pertaniannya yang terjelek.
Diriwayatkan Ibn Abbas:
Ibnu Abbas berkata, “Daud adalah seorang pembuat perisai, Adam seorang petani, Nuh seorang tukang kayu, Idris seorang penjahit dan Musa adalah penggembala.” (dari al-Hakim)
Jadi, dijaman Adam di ciptakan ternyata telah ada pertanian, artinya Allah menciptakan Adam di setelah jaman Neolitikum, jaman dimana manusia hidup dengan cara berburu dan bertani.
Bukti terpenting berikutnya adalah berdasarkan kejadian 4:16-17, dinyatakan bahwa Kain di usir ke tanah Nod, kemudian memperistri seorang Wanita dan melahirkan Henokh, kemudian kain mendirikan kota yang juga diberi nama Henokh!
Al Qur’an juga memberikan sumbangan bukti dengan surat yang diturunkan di 3 H(625 M), Al Imran 3: 33.
Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing),
Kemudian, Al BAl-Qur’anarah 2:30.
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
Kata Khalifah bisa berarti Penguasa/pemimpin, juga bisa berarti Pengganti, dua-duanya tetap saja mengartikan bahwa ada sekelompok orang yang sebelumnya ada dan perlu di atur [lihat Adam yang melebihi segala umat di masanya pada ayat 3:33] dan kata yang berarti pengganti menunjukan ada manusia/umat sebelumnya.
Tuhan mengetahui apa yang juga di ketahui iblis, yaitu sejarah (bukan ramalan) mengenai pertumpahan darah di bumi. Adam dipastikan lebih pintar dari iblis, buktinya Allah memerintahkan Adam untuk mengajarkan Malaikat (termasuk Iblis) tentang Benda-benda [2:33]. bukti berikut bahwa pengetahuan Iblis adalah sejarah dengan melihat ayat 7:16-19, 15:36-39, 38:79-85] yaitu saat Iblis di usir dari surga dan sebelum keluar dari surga ada percakapan antara Tuhan dan Iblis bahwa Iblis bertekad untuk menyesatkan manusia di dunia dan Tuhan-pun mengijinkan.
Juga di Alkitab di Kejadian 6:2,4 ‘maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka…Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.
Di hitung berdasarkan umur saat punya anak, maka jarak adam dan Nuh dibawah 1000 tahun. Amat sangat bertentangan dengan hasil penelusuran Arkeologi modern saat ini.
Masih bingung? Okay, mari kita berlogika lagi dengan ayat-ayat berikut.
Pertama-tama, mari kita simak dan logikakan ayat-ayat dalam Al-Kitab;
Kitab Kejadian 1-2 alkitab
Sebelum sampai pada Adam, ada baiknya kita lihat selintas bagaimana Allah versi Kristen berbicara mengenai Penciptaan Langit, Bumi hingga Adam.
Pengantar Penciptaan disebutkan di Kejadian 1:1, Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi, setelah itu baru diceritakan detail penciptaannya, yaitu:
Hari ke-1
Bumi itu sudah ada pada awalnya, gelap gulita, isi bumi semua adalah air, tidak ada apapun selain air, roh Allah melayang diatas permukaan air, kemudian diciptakan Siang, diciptakan malam dan jadilah itu Petang dan pagi di Hari ke-1 [Kej 2-5]
Note:
kalimat utama yang perlu diperhatikan adalah Bumi itu ternyata sudah ada saat itu, ada siang, dan malam dan saat menyatakan siang dan malam tidak ada matahari, bulan dan Bintang!
Bumi sudah ada sebelumnya di Hari pertama!
Tidak ada penjelasan yang menciptakan air itu siapa! Ini juga mengindikasikan bahwa air dan roh allah(allah) diciptakan oleh Sesuatu yang lain (Tuhan) di hari 1 bukti:
1. Samudera raya sudah ada dan tidak ada kata menciptakan
2. ada roh allah(allah) melayang!
Hari ke 2:
Air dipisahkan, maka terciptalah cakrawala yang dinamakan langit di hari ke-2[Kej 1-8]
Note:
Kalimat utama yang perlu diperhatikan adalah Langit tercipta di hari kedua setelah ada Bumi.
Hari ke-3:
Air dipisahkan menjadi daratan dan kumpulan air dinamakan Laut, Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi. Itulah hari ke -3 [Kej 1:9-13]
Hari ke-4:
Diciptakan Dua benda penerangan untuk menerangi Bumi: yang besar untuk siang hari [Matahari], yang kecil untuk malam hari [bulan], juga diciptakan Bintang, menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Itulah hari ke-4 [Kej 1:14-19]
Note:
1 Hari tuhan = 1000 tahun manusia [Mazmur 90:4, II Petrus 3:8, Wahyu 20: 2-7, dinyatakan kalimat-kalimat 1000 tahun sebagai peristiwa kebangkitan]
• Bagimana mungkin di Hari ke-1, diciptakan Siang dan Malam namun 4000 tahun kemudian matahari dan bulan baru diciptakan
• Bagaimana mungkin menumbuhkan tumbuhan-tumbuhan agar berbuah dan berbiji tanpa ada matahari, karena baru tercipta 1000 tahun lagi Beberapa kalangan kristen mengatakan bahwa Yerusalem baru tidak membutuhkan matahari sebagai penerangan, namun ada beberapa hal yang tidak sama:
• Yerusalem baru, merupakan kota yang turun dari sorga setelah langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. [Wahyu 21:1-2]
• Yerusalem baru sama sekali belum ada dan jelas bukan bumi yang kita bicarakan.
Hari Ke-5:
Menciptakan binatang laut dan burung. Itulah hari ke-5 [Kej 1:20-23]
Note:
Binatang laut dan burung diciptakan bersamaan sebelum binatang darat!
Hari Ke-6:
Menciptakan segala mahluk hidup, binatang ternak, binatang melata, segala jenis binatang liar dan manusia laki dan perempuan menurut rupa mereka [Allah jamak]. Itulah hari ke-6 [Kej 1:24-31]
note:
Lihat allah dalam bentuk jamak!!! (note: bukti menunjukan bahwa samudera raya dan allah ada bersamaan dan tidak ada bukti yang menyatakan bahwa samudera raya diciptakan oleh allah [kejadian 1:2]
Kemungkinan logisnya adalah Tuhan menciptakan banyak allah sehingga masing2 allah tersebut menciptakan laki dan perempuan! Sehingga tidak perlu ada perkawinan inses (sedarah) dari awal mula! Sehingga mereka dapat berkuasa!!!
Pada kenyataannya, perkawinan sedarah yang dilakukan turun temurun, musnah pada turunan ke 7.
Hari Ke-7:
Allah Libur. Itulah hari ke-7 [Kej 2:1-3]
Kejadian 2:
Ketika Bumi dan langit diciptakan belum ada semak, tumbuhan apapun di bumi, belum ada hujan, ada kabut naik dari bumi dan ketika itulah manusia [lelaki, Adam] diciptakan [Kej 2:5-8]
Note:
Belum ada semak dan tumbuhan apapun mengindikasikan bumi yang kosong pada kej 1:2
Kemudian urutan selanjutnya di kitab kejadian 2 adalah:
Menciptakan taman eden, menumbuhkan berbagai pohon, tumbuhan –> Menempatkan manusia itu dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu –> Menciptakan binatang hutan, segala burung di udara, Binatang ternak –> Menciptakan seorang perempuan dari rusuk adam ketika tidur.
Note:
Penciptan pada kitab Kejadian 2 bertolak belakang dengan kejadian 1, karena:
• Pada Kejadian 1 menyatakan bahwa Manusia diciptakan SETELAH ada Tumbuhan dan binatang, namun di kejadian 2, manusia tercipta SEBELUM ada tumbuhan dan binatang
• Pada Kejadian 1 Manusia diciptakan sekaligus, namun di kejadian ke 2 , Adam diciptakan duluan, kemudian Hawa diciptakan setelah ada TUMBUHAN dan BINATANG
Kitab kejadian 2 mengindikasikan Urutan penciptaan bukan resume, bukti:
Kejadian
2:7,Alkitab versi GWV: Then the LORD
2:8, Selanjutnya TUHAN; Alkitab versi MESSAGE: Then GOD
2:9, Lalu TUHAN Allah
2:15, Alkitab versi NKJV: Then the LORD
2:18, Alkitab versi GWV: Then the LORD
2:20-19,…Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia…Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara.
2:21, Lalu TUHAN
Dikitab kejadian 3, kecuali pengusiran adam, tidak ada kalimat yang menyatakan adam bersetubuh dengan hawa. Kalimat persetubuhan itu mulai muncul di kejadian ke 4.
Banyak yang mengatakan bahwa Umur adam, harus di hitung saat ia jatuh dari Dosa, karena ada porsi saat-saat manusia berada di Surga.
Penciptaan sepasang manusia menurut gambar dan rupa Allah pada hari ke 6 disinggung di kitab kejadian 1:26-29, diperdalam pada pasal selanjutnya, kejadian 2:4-16.
Adam di ciptakan ketika belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu. sAAT kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi. ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya [Kej 2:4-7]
Jadi, kenyataannya penciptaan Manusia yang bernama ADAM adalah di Bumi.
Banyak juga yang mengatakan bahwa ia ditempatkan di surganya Allah, jatuh dalam dosa, bersetubuh dengan Hawa dan beranak disurga yang menyebabkan ada selisih ribuan tahun sebelum di usir
TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. 2:10 Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang, yaitu Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada. Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat. TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. {kej 2:8-15]
Jadi, Surganya Allah yang bernama Eden ternyata ada di bumi.
Di eden, Adam dan Hawa jatuh dalam dosa [Kej 3:1-6] karena melanggar larangan makan buah pengetahuan yang menyebabkan mereka mereka malu karena telanjang [Ke3:7], Saat itu juga mereka dengan suara kaki tuhan yang sedang berjalan-jalan di tamannya, mereka takut dan sembunyi [Kej 3:8].
Tuhan Allah, memanggil mereka dan akhirnya mengetahui serta marah [Kej 3:9-15]. Tuhan Allah menyatakan sejak saat itu ada birahi pada manusia [kej 3:16]. Kemudian memberikan pakaian pada mereka [kej 3:21] mengusir dari taman Eden,agar tidak memakan pohon kehidupan pula.[Kej 3:22]. Manusia tetap bisa bekerja dengan mengusahakan tanah dari mana ia diambil, Tuhan Allah menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden [Kej 3:23-24]
Setelah keluar dari Eden, manusia itu bersetubuh dengan Hawa dan mempunyai anak Kain dan Habel
Kej 4.1-4
Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.” Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani. Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan; Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,
Jadi, Adam dan Hawa bersetubuh di bumi dan mempunyai anak di Bumi.
Kej. 4:9
Firman TUHAN kepada Kain: “Di mana Habel, adikmu itu?” Jawabnya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?”
Ini merupakan bukti bahwa Kain anak sulung, Habel anak ke dua.
Kej.4:14-15
Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka Barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku.” Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh Barangsiapapunyang bertemu dengan dia.
Siapakah ‘Barangsiapa’ yang akan ditakutkan akan membunuh Kain sehingga Tuhan memberikan jaminan untuk tidak akan dibunuh oleh ‘Barangsiapapun’?
Kej 4:16-17, Lalu Kain pergi dari hadapan TUHAN dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden. Kainbersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya
Darimana munculnya perempuan yang bersetubuh dengan Kain? dan siapa penduduk kota Henokh yang didirikan Kain?
Karena Habel mati dibunuh Kain, maka Tuhan Allah berkenan memberikan Adam anak pengganti Habel [Kej 4:25] Anak ke ketiga Adam, set, lahir ketika adam berusia 130 tahun [Kej 5:3].
Set kemudian mempunyai anak [Enos] di usianya yang ke 105 tahun, ini artinya Adam saat itu berusia 235 tahun bumi [Kej 5:6]!
Setelah memperanakkan Set, ketika Adam berumur delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. Adam mencapai umur sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu ia mati. [kej 5:4-5]
Alkitab mencatat bahwa:
• antara 235 tahun hingga 800 tahun [selama 565 tahun] Adam tidak lagi mempunyai anak lagi.
• Anak-anak laki dan perempuan, tidak disebutkan namanya, lahir saat Adam berusia ke 800.
• Nama anak yang tidak disebutkan ini, sudah menunjukan bahwa pelaku tidak terlalu penting, kecuali tercatat kehadirannnya ditahun ke 800-nya adam
Jadi, Darimana datangnya wanita yang bersetubuh dengan Set, hingga akhirnya mempunyai anak?
Kej 5:6-8
Setelah Set hidup seratus lima tahun, ia memperanakkan Enos. Dan Set masih hidup delapan ratus tujuh tahun, setelah ia memperanakkan Enos, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. Jadi Set mencapai umur sembilan ratus dua belas tahun, lalu ia mati.
Selama kurun waktu 105 s/d 807 tahun [702 tahun] tidak ada keturunan dari Set selain enos, Lantas darimana datangnya perempuan yang disetubuhi Kain sehingga dapat mempunyai anak bernama Henokh [dari jalur adam, terjadi kekosongan 505 tahun]?
Jadi,
• Tertulis bahwa KITA(bentuk Jamak) menciptakan manusia menurut rupa kita, sehingga MEREKA bisa berkuasa atas……(kejadian 1:30)
• Ketika ADAM berumur 130 tahun lahir Set (kejadian 5). Jadi ketika Adam dibawah 130 tahun lahir Habal, Kain,
• Saat Kain membunuh Habal umur adam masih DIBAWAH 130 tahun (kejadian 4)
• Saat Kain akan dibuang ke tanah NOD, Tuhan menyatakan bahwa: kain diberkati untuk tidak dapat dibunuh oleh “barangsiapapun yang bertemu dengan dia” dan yang membunuh KAIN maka kepadanya akan dibalas 7 kali lipat (kejadian 4) Berarti ada orang lain yang bukan binatang yang dapat membunuh kain sebelum tahun ke 130-nya Adam
• Tidak diceritakan bahwa Kain membawa istri ke tanah NOD, namun ditanah Nod:
• Ia bersetubuh dengan istrinya dan melahirkan Henokh,
• Ia mendirikan kota dengan nama Henokh (berarti ada penduduk) (kejadian 4)
• Ketika ADAM berumur 800 tahun lahir laki dan perempuan (kejadian 5), Jelas disebutkan bahwa tidak ada manusia manapun kecuali Adam, Hawa, Kain, dan Set.
• Setelah Set mempunyai anak di usia 105 tahun, maka hingga ia berusia 807 tahun barulah ada adik bagi Enos
Tidak ada penjelasan logis atas kejanggalan ini, karena Alkitab dan semua Nasrani mengatakan dengan pasti bahwa Adam manusia pertama.
Coba cermati logika ke-2 dari ayat-ayat berikut ini:
Proses penciptaan manusia pertama.
- Kitab Kejadian [ Pasal 1 ]
Ayat 27 :
“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNya, menurut gambar dia; laki-laki perempuan diciptakanNya mereka.”
Di dalam Alkitab versi bahasa Inggris (KJV), kata “manusia” ini dituliskan dalam bentuk jamak, yang dapat diartikan dengan makna : “manusia-manusia”.
Berarti pada Kej 1 : 27 ada sebuah rahasia, yaitu bahwa Allah menciptakan banyak manusia (jamak) dan bukan menciptakan 1 manusia.
Kemudian Allah memberikan tugas kepada manusia-manusia yang telah diciptakanNya ini untuk menaklukkan dan mengolah bumi beserta isinya. Ini dapat kita telusuri dari ayat berikut ini :
Ayat 28 :
” Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka; “Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”
Tugas atau kewajiban utama manusia-manusia ini adalah untuk berkembang biak dan bertambah banyak, untuk menguasai segala sumber daya alam yang berada di bumi. (apakah ini salah satu ayat dasar pembenaran kolonialisme???)
B. Allah menciptakan manusia baru lainnya
- Kitab Kejadian [ Pasal 2 ]
Ayat 7 :
“ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.”
Kata “manusia” dalam Alkitab KJV ditulis dengan kata “a man” (singular) sedangkan kata “nafas hidup” dalam bahasa Ibrani adalah “ruah” yang berarti ‘spirit (roh)’, ‘breath (nafas)’.
Manusia yang diberikan nafas hidup, inilah yang dinamakan Adam.
Berbeda dengan manusia-manusia ciptaan sebelumnya, Adam telah diciptakan Allah dengan “tambahan” nafas hidup dari Allah. Dari terjemahan bahasa aslinya ‘ruah’ akan terlihat lebih jelas bahwa yang dimaksud dengan nafas hidup Allah ini adalah “roh”.
Dengan arti lain, Allah telah memberikan Roh kepada Adam.
Ayat 16
“Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”
Allah tidak memberikan Adam tugas yang sama dengan manusia lainnya, untuk berkembang biak. Tetapi Allah memberikan larangan kepada manusia Adam, yaitu agar Adam tidak memakan buah pengetahuan yang baik dan jahat, karena jika ia makan, maka Adam akan mati.
• Kesimpulannya menurut Alkitab:
Dilihat dari urutan penciptaan dari pasal 1 sampai ke 2, kita melihat ada 2 jenis manusia yang hidup di bumi, yaitu manusia hari ke enam dan manusia Adam. Kedua jenis manusia ini diberikan tugas dan jenis makanan yang berbeda.
Setelah Adam diciptakan dari tanah, Tuhan Allah merasakan bahwa Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Sehingga dijadikannya pula penolong baginya, yang sepadan dengan dia. dari tanah yang sama, Tuhan Allah menciptakan binatang dan burung-burung sebagai ‘penolong yang sepadan bagi manusia itu [Kej 2:18-19], Setelah penciptaan Binatang dan Burung barulah diciptakan HAWA sebagai penolong yang sepadan dengan ADAM.
Diantara binatang-binatang hutan ciptaan Tuhan Allah tentunya kera juga diciptakan dan bentuknya juga menyerupai rupa dan gambar manusia serta TUHAN ALLAH!
Wanita yang bersetubuh dengan kain dan SET adalah Kera dan Ibu dari Enos dan Henokh adalah KeraManusia Yahudi dan kaum Abrahamik saat ini ternyata 1/2nya merupakan keturunan Kera yang berasal dari garis Leluhur Kain dan Set.
Kesimpulan:
Kecuali kaum Nasrani dan Yahudi bersedia mengakui merupakan 1/2 keturunan Kera, maka Terbukti Tuhan menciptakan banyak MANUSIA2 lainnya dan ADAM sebagai manusia pertama untuk seluruh umat manusia adalah TIDAK BENAR
Bagaimana dengan pandangan ajaran Islam tentang Adam dan Hawa?
Dasar permasalahan untuk menelusuri hal ini adalah;
“Apakah gunanya Iblis di usir dari surga dan bersumpah untuk menggoda Iman manusia2, kalau tidak ada manusia yang digoda? “
Petunjuk-petunjuk di Al-Qur’an menyatakan bahwa saat Iblis di usir dari Surga dan bersumpah untuk menggoda manusia, ternyata Adam masih berada di surga!
berikut petunjuk-petunjuk yang ada(Cuplikan ayat2 AL-QUR’AN yang relevan saya letakan dibawah):
• Lihat di 2:30, 7:10 allah bilang menempatkan manusia dibumi dan/atau sebagai Khalifah (tentunya relevan dikatakan pula sebagai Khalifah bagi manusia lainnya)
• Diusirnya Iblis di Surga lebih dahulu sebelum adam(7:13, 7:18,15:34, 38:77) dan Niatan Iblis/syaitan untuk menggoda Iman “mereka”
• Allah menyatakan Adam agar mendiami Surga (2:35, 7:19)
• AL-QUR’AN 2:36, 7:24 ALLAH memerintahkan Adam Turun dari SURGA sebagai HUKUMAN BUKAN PENEMPATAN
Adam dan Hawa JELAS belum turun dari surga, saat Iblis Diusir!
Iblis/syaitan terlebih dahulu menyatakan akan menggoda Iman “mereka”…. sebelum Allah melakukan penempatan Adam di surga
Jadi Siapakah yang dimaksudkan “mereka” oleh iblis? bukankah ini merujuk pada kalimat 7:10 dimana ada manusia di bumi dan ayat berikutnya baru menciptakan Adam?
Apabila “mereka” tidak dimaksudkan manusia lainnya, bukankah pertanyaannya adalah tetap yaitu kepada siapa Iblis/syetan itu berkehendak menggoda Iman..sementara saat Iblis di usir, Adam belum lah melanggar perintah dan belum diusir?
Ini adalah indikasi yang sangat kuat bahwa ada mahluk lain serupa manusia selain ADAM HAWA di BUMI?
Ada juga Indikasi bahwa Allah memang menghendaki Iblis mengganggu keturunan ADAM dan HAWA (lihat penjelasan 529)..maka sangat jelas bahwa kisah turunnya Adam dan Hawa di bumi merupakan KISAH KONSPIRASI Allah dan Iblis/Syaitan( 2:30)…dengan skenario sebagai berikut:
• Terlebih dahulu membuat Iblis turun di Dunia dengan memerintahkan menyembah dan Iblis menolak
• Mengingatkan Adam dan Hawa jangan dengar Iblis dan menyatakan mereka musuh (20:117) dan jangan sampai keluarkan dari surga (20:117), jangan makan buah pohon itu (Allah tidak menyebutkan nama pohon…Iblislah yang menyebut buah itu adalah Buah Khuldi)..mengapa perlu ada perintah untuk itu?
• Setelah di usir dari surga, Iblis menggoda dan mengiming2i mereka makan buah itu disurga..(kenapa Iblis masih bisa ada disurga? bukankah sudah diusir? sedangkan saat mencuri dengar ayat saja…malaikat aktif memburunya dengan melemparnya dengan api, 15:18, 37:8-10)
• Bukankah ditegaskan bahwa disurga tidak akan kelaparan dan dahaga?(20:118- 119)
• ADAM dan HAWA makan Buah itu lalu
• Ketahuan…….
Allah mengatakan bahwa Bahwa adam dan Hawa tidak telanjang disurga(20:118) tapi saat makan buah kurdi mereka menutup aurat dengan daun surga(7:22, 20:121), padahal di ayat 7:20 auratnya tertutup.
Jadi kesimpulannya adalah :
• Ada Manusia lain selain Adam, sehingga menyebabkan Iblis berkata akan menggoda Iman “mereka” atau
• Ada “Konspirasi” antara Tuhan dan Iblis, sehingga Adam turun kedunia dan menjadi Khalifah di dunia menjadi kenyataan dan “ada kemungkinan” adam menjadi manusia pertama, karena Khalifah bisa saja merujuk menjadi pemimpin manusia lainnya yang sudah ada…ya toh…
Merujuk pada “keluguan” adam dan Hawa mau memakan buah khuldi, maka bisa dipastikan juga bahwa Adam dan Hawa bukan juga leluhur bagi Orang Tionghoa…
Kalau mereka leluhur Orang Tionghoa, sudah pasti yang dilakukan mereka adalah membudidayakan pohon Khuldi dan setelah banyak menjualnya kepada para malaikat (dan juga Iblis) serta memberikan beberapa butir persembahan kepada Allah…baru kemudian dilakukan acara makan bersama..
Pasti Allah pusing untuk memberikan hukuman karenanya!
Kumpulan ayat AL-QUR’AN yang relevan:
2:30-36, Allah berencana menjadikan manusia menjadi Khalifah, Syaitan/Iblis menggoda Eva
wa-idz qaala rabbuka lilmalaa-ikati innii jaa‘ilun fii al-ardhi khaliifatan qaaluu ataj’alu fiihaa man yufsidu fiihaawayasfiku alddimaa-a wanahnu nusabbihu bihamdika wanuqaddisu laka qaala innii a’lamu maa laa ta’lamuuna
[2:30] Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
wa’allama aadama al-asmaa-a kullahaa tsumma ‘aradhahum ‘alaaalmalaa-ikati fAl-Qur’anaala anbi-uunii bi-asmaa-i haaulaa-i in kuntum shaadiqiina
[2:31] Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!”
qaaluu subhaanaka laa ‘ilma lanaa illaa maa ‘allamtanaa innaka anta al’aliimu alhakiimu
[2:32] Mereka menjawab: “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana35.”
qaala yaa aadamu anbi/hum bi-asmaa-ihim falammaa anba-ahum bi-asmaa-ihim qaala alam Al-Qur’anul lakum innii a’lamu ghayba alssamaawaati waal-ardhi wa-a’lamu maa tubduuna wamaa kuntum taktumuuna
[2:33] Allah berfirman: “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini.” Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: “Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan ?”
wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa abaaistakbara wakaana mina alkaafiriina wa
[2:34] Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah36 kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.
wAl-Qur’anulnaa yaa aadamu uskun anta wazawjuka aljannata wakulaa minhaahaytsu syi/tumaa walaa tAl-Qur’anrabaa haadzihi alsysyajarata fatakuunaa mina alzhzhaalimiina raghadan
[2:35] Dan Kami berfirman: “Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini37. yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.
37: Pohon yang dilarang Allah mendekatinya tidak dapat dipastikan, sebab Al Qur’an dan Hadist tidak menerangkannya. Ada yang menamakan pohon khuldi sebagaimana tersebut dalam surat Thaha ayat 120, tapi itu adalah nama yang diberikan syaitan.
fa-azallahumaa alsysyaythaanu ‘anhaa fa-akhrajahumaa mimmaa kaanaaaa ihbithuu ba’dhukum liba’dhin ‘aduwwun walakum fii al-ardhi mustAl-Qur’anarrun wamataa‘un ilaa hiinin fiihi wAl-Qur’anuln
[2:36] Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu38 dan dikeluarkan dari keadaan semula39 dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.”
7:10-24, Adam dan hawa turun kebumi oleh syaitan/Iblis
walAl-Qur’anad makkannaakum fii al-ardhi waja’alnaa lakum fiihaa ma’aayisya qaliilan maa tasykuruuna
[7:10] Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur.
walAl-Qur’anad khalAl-Qur’annaakum tsumma shawwarnaakum tsumma qulnaaaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa lam yakun mina alssaajidiina lilmal
[7:11] Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: “Bersujudlah kamu kepada Adam”, maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud.
qaala maa mana’aka allaa tasjuda idz amartuka qaala anaa khayrun minhu khalAl-Qur’antanii min naarin wakhalAl-Qur’antahu min thiinin
[7:12] Allah berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?” Menjawab iblis “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah”.
qaala faihbith minhaa famaa yakuunu laka an tatakabbara fiihaa faukhruj innaka mina alshshaaghiriina
[7:13] Allah berfirman: “Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”.
qaala anzhirnii ilaa yawmi yub’atsuuna
[7:14] Iblis menjawab: “Beri tangguhlah saya529 sampai waktu mereka dibangkitkan” .
529: Maksudnya: janganlah saya dan anak cucu saya dimatikan sampai hari kiamat sehingga saya berkesempatan menggoda Adam dan anak cucunya.
qaala innaka mina almunzhariina
[7:15] Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.”
qaala fabimaa aghwaytanii la-Al-Qur’an’udanna lahum shiraathaka almustAl-Qur’aniima
[7:16] Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang- halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
tsumma laaatiyannahum min bayni aydiihim wamin khalfihim wa’an aymaanihim wa’an syamaa-ilihim walaatajidu aktsarahum syaakiriina
[7:17] kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan men-dapati kebanyakan mereka bersyukur (ta’at).
qaala ukhruj minhaa madzuuman madhuuran laman tabi’aka minhum la-amla-anna jahannama minkum ajma’iina
[7:18] Allah berfirman: “Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya”.
wayaa aadamu uskun anta wazawjuka aljannata fakulaa min haytsu syi/tumaaaa tAl-Qur’anrabaa haadzihi alsysyajarata fatakuunaa mina alzhzhaalimiina wal
[7:19] (Dan Allah berfirman): “Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim.”
fawaswasa lahumaa alsysyaythaanu liyubdiya lahumaa maa wuuriya ‘anhumaa min saw-aatihimaa wAl-Qur’anaala maa nahaakumaa rabbukumaa ‘an haadzihi alsysyajarati illaa an takuunaa malakayni aw takuunaamina alkhaalidiina
[7:20] Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)”.
wAl-Qur’anaasamahumaa innii lakumaa lamina alnnaasihiina
[7:21] Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua”,
fadallaahumaa bighuruurin falammaa dzaAl-Qur’anaa alsysyajarata badat lahumaaaatuhumaa wathafiqaayakhshifaani ‘alayhimaa min warAl-Qur’ani aljannati wanaadaahumaa rabbuhumaa alam anhakumaa ‘an tilkumaa alsysyajarati wa-Al-Qur’anul lakumaa inna alsysyaythaana lakumaa ‘aduwwun mubiinun saw-
[7:22] maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: “Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: “Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?”
qaalaa rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa-in lam taghfir lanaahamnaa lanakuunanna mina alkhaasiriina water
[7:23] Keduanya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.
qaala ihbithuu ba’dhukum liba’dhin ‘aduwwun walakum fii al-ardhi mustAl-Qur’anarrun wamataa‘un ilaa hiinin
[7:24] Allah berfirman: “Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan”.
qaala fiihaa tahyawna wafiihaa tamuutuuna waminhaa tukhrajuuna
[7:25] Allah berfirman: “Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.
(15:28-39) kisah Iblis turun dari surga sebelum adam dan berjanji akan mengganggu “mereka”
qaala lam akun li-asjuda libasyarin khalAl-Qur’antahu min shalshaalin min hama-in masnuunin
[15:33] Berkata Iblis: “Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk”
qaala faukhruj minhaa fa-innaka rajiimun
[15:34] Allah berfirman : “Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk,
wa-inna ‘alayka alla’nata ilaa yawmi alddiini
[15:35] dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat”.
qaala rabbi fa-anzhirnii ilaa yawmi yub’atsuuna
[15:36] Berkata iblis: “Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai
hari (manusia) dibangkitkan797,
qaala rabbi bimaa aghwaytanii lauzayyinanna lahum fii al-ardhi walaughwiyannahum ajma’iina
[15:39] Iblis berkata : “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
20:116-123, kisah Allah mengingatkan Ibis adalah musuh!
wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa abaa
[20:116] Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka mereka sujud kecuali iblis. Ia membangkang.
fAl-Qur’anulnaa yaa aadamu inna haadzaa ‘aduwwun laka walizawjika falaaaa mina aljannati fatasyqaayukhrijannakum
[20:117] Maka Kami berkata: “Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka.
inna laka allaa tajuu’a fiihaa walaa ta’raa
[20:118] Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang,
wa-annaka laa tazhmau fiihaa walaa tadhaa
[20:119] dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya”.
fawaswasa ilayhi alsysyaythaanu qaala yaaaadamu hal adulluka ‘alaaalkhuldi wamulkin laaaa syajarati yabl
[20:120] Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: “Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi949 dan kerajaan yang tidak akan binasa?”
fa-akalaa minhaa fabadat lahumaa saw-aatuhumaa wathafiqaa yakhshifaani ‘alayhimaa min warAl-Qur’ani aljannati wa’ashaa aadamu rabbahu faghawaa
[20:121] Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga, dan durhakalah Adam kepada Tuhan dan sesatlah ia950.
950: Yang dimaksud dengan “durhaka” di sini ialah melanggar larangan Allah karena lupa, dengan tidak sengaja, sebagaimana disebutkan dalam ayat 115 surat ini. Dan yang dimaksud dengan “sesat” ialah mengikuti apa yang dibisikkan syaitan. Kesalahan Adam a.s. meskipun tidak begitu besar menurut ukuran manusia biasa sudah dinamai durhaka dan sesat, karena tingginya martabat Adam a.s. dan untuk menjadi teladan bagi orang besar dan pemimpin-pemimpin agar menjauhi perbuatan-perbuatan yang terlarang bagaimanapun kecilnya.
tsumma ijtabaahu rabbuhu fataaba ‘alayhi wahadaa
[20:122] Kemudian Tuhannya memilihnya951 maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk.
951: Maksudnya: Allah memilih Nabi Adam a.s. untuk menjadi orang yang dekat kepada-Nya.
qaala ihbithaa minhaa jamii’an ba’dhukum liba’dhin ‘aduwwun fa-immaaaaya falaa yadhillu walaaaaya/tiyannakum minnii hudan famani ittaba’a hud yasyq
[20:123] Allah berfirman: “Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.
949: Pohon itu dinamakan “Syajaratulkhuldi” (Pohon kekekalan), karena menurut syaitan, orang yang memakan buahnya akan kekal, tidak akan mati, selanjutnya lihat not37.
38:71-84 kisah Iblis turun dari surga dan menyesatkan “mereka”
qaala yaa ibliisu maa mana’aka an tasjuda limaa khalAl-Qur’antu biyadayya astakbarta am kunta mina al’aaliina
[38:75] Allah berfirman: “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?”.
qaala anaa khayrun minhu khalAl-Qur’antanii min naarin wakhalAl-Qur’antahu min thiinin
[38:76] Iblis berkata: “Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah”.
qaala faukhruj minhaa fa-innaka rajiimun
[38:77] Allah berfirman: “Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk,
wa-inna ‘alayka la’natii ilaa yawmi alddiini
[38:78] Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan”.
qaala rabbi fa-anzhirnii ilaa yawmi yub’atsuuna
[38:79] Iblis berkata: “Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan” .
qaala fa-innaka mina almunzhariina
[38:80] Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh,
yawmi alwAl-Qur’anti alma’luumi
[38:81] sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat)”.
qaala fabi’izzatika laughwiyannahum ajma’iina
[38:82] Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya,
illaa ‘ibaadaka minhumu almukhlashiina
[38:83] kecuali hamba-hamba- Mu yang mukhlis di antara mereka1305
1305: Lihat not799
799: Yang dimaksud dengan “mukhlis” ialah orang-orang yang telah diberi taufiq untuk mentaati segala petunjuk dan perintah Allah s.w.t.
qaala faalhAl-Qur’anqu waalhAl-Qur’anqa Al-Qur’anuulu
[38:84] Allah berfirman: “Maka yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Ku-katakan”.
a-amla-anna jahannama minka wamimman tabi’aka minhum ajma’iina
[38:85] Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka kesemuanya.
Syaitan mencuri dengar:
llaa mani istarAl-Qur’ana alssam’a fa-atba’ahu syihaabun mubiinun
[15:18] kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang.
laa yassamma’uuna ilaa almala-i al-a’laa wayuqdzafuuna min kulli jaanibin
[37:8] syaitan syaitan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru.
duhuuran walahum ‘adzaabun waasibun
[37:9] Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal,
illaa man khathifa alkhathfata fa-atba’ahu syihaabun tsaAl-Qur’anibun
[37:10] akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan) ; maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang.
Stain Remover
23 Desember 2011
@Anton
“…Petunjuk-petunjuk di Al-Qur’an menyatakan bahwa saat Iblis di usir dari Surga dan bersumpah untuk menggoda manusia, ternyata Adam masih berada di surga!…”
“…Ini adalah indikasi yang sangat kuat bahwa ada mahluk lain serupa manusia selain ADAM HAWA di BUMI?…”
Lihat di 2:30, 7:10 Allah bilang menempatkan manusia dibumi dan/atau sebagai Khalifah (tentunya relevan dikatakan pula sebagai Khalifah bagi manusia lainnya)
Diusirnya Iblis di Surga lebih dahulu sebelum adam(7:13, 7:18,15:34, 38:77)
Allah menyatakan Adam agar mendiami Surga (2:35, 7:19)
AL-QUR’AN 2:36, 7:24 ALLAH memerintahkan Adam Turun dari SURGA
Jawab—> Kenapa harus berupa manusia ? makhluk lain itu, bisa juga berupa binatang-binatang purba….bisakah anda mengedit terlebih dahulu copasan anda, kemudian baru mempostingnya ?
Berikut ayat-ayat yang saudara maksud :
—
MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH :
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Qs. 2 : 30)
Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur. (Qs. 7 : 10)
—
TERUSIRNYA IBLIS :
Allah berfirman: “Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”. (Qs. 7 : 13)
Allah berfirman: “Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya”. (Qs. 7 : 18)
Allah berfirman: “Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, (Qs. 15 : 34)
Allah berfirman: “Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk, (Qs. 38 : 77)
—
ADAM MENDIAMI SYURGA :
(Dan Allah berfirman): “Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim.” (Qs. 7 : 19)
—
ADAM TURUN DARI SYURGA :
Allah berfirman: “Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan”. (Qs. 7 : 24)
—
Ayat-ayat tersebut diatas, sudah dalam perencanaan Tuhan. Didalam sebuah kitab induk yang berada di Lauh Mahfuzh.
Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al-Qur’an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (Qs. Yunus : 61)
Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu dalam induk Al Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah. (Qs. Az-Zukhruf : 4)
DIdik
25 Desember 2011
Shiva memiliki 2 aspek yaitu saguna brahman dan nirguna brahman.
Nirguna Brahman adalah wujud tuhan yang tak terbayangkan oleh manusia atau sifat tersebut adalah Acintya yang artinya tak terbayangkan dan tak terpikirkan dan tak terbatas jadi manusia yang serba terbatas tak akan mampu membayangkan tuhan yang maha tak terbatas dan tak terpikirkan.
Oleh karenanya tuhan juga memiliki aspek saguna Brahman yaitu aspek tuhan yang dapat digambarkan, dibayangkan dan dilihat oleh manusia yang pikiran dan indria indrianya terbatas yaitu wujud Shiva Parvati ataupun shiva lingga (seperti batu Hajar aswad yang ada di Ka’bah) supaya manusia dapat berkonsentrasi terhadap media yang lebih sederhana.
Oleh karena itulah Ka’bah anda dijadikan kiblat. Apakah anda sekarang sudah mengerti?
Sekarang pertanyaan saya apakah adam memiliki sifat Acintya yang tak terpikirkan dan maha tak terbatas sehingga anda berani mengatakan adam adalah shiva?
Anda menghujat shiva lingga tapi umat anda berbondong bondong pergi naik haji dengan harga yang boleh dibilang sangat fantastis yang tidak disadari untuk memuja shiva lingga yang anda sebut Hajar Aswad.
Dan secara sience teori adam sebagai manusia pertama 100% salah
saya akan mengulang kata kata dari anton karena anda dan si doel belum bisa menjawab
ini saya ulang
Karena Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam, tentunya secara genetis, susunan DNA Hawa sama dengan Adam. Dan dengan demikian keturunan inses merekapun akan menghasilkan DNA yang identik dengan mereka. Tapi, kenapa di dunia ini terdapat berbagai ras manusia? Kenapa DNA mereka sangat jauh berbeda? Benarkah hal ini karena mutasi genetik? Terus kenapa kaum agamawan menentang teori evolusi yang didasarkan pada mutasi genetis?
ayo jawab doel!!!!!!!!!!!!!
Stain Remover
25 Desember 2011
@DIdik
Shiva memiliki 2 aspek yaitu saguna brahman dan nirguna brahman. Nirguna Brahman adalah wujud tuhan yang tak terbayangkan oleh manusia atau sifat tersebut adalah Acintya yang artinya tak terbayangkan dan tak terpikirkan dan tak terbatas jadi manusia yang serba terbatas tak akan mampu membayangkan tuhan yang maha tak terbatas dan tak terpikirkan.
Oleh karenanya tuhan juga memiliki aspek saguna Brahman yaitu aspek tuhan yang dapat digambarkan, dibayangkan dan dilihat oleh manusia yang pikiran dan indria indrianya terbatas yaitu wujud Shiva Parvati ataupun shiva lingga (seperti batu Hajar aswad yang ada di Ka’bah) supaya manusia dapat berkonsentrasi terhadap media yang lebih sederhana. Oleh karena itulah Ka’bah anda dijadikan kiblat.
Apakah anda sekarang sudah mengerti?
Sekarang pertanyaan saya apakah adam memiliki sifat Acintya yang tak terpikirkan dan maha tak terbatas sehingga anda berani mengatakan adam adalah shiva?
Anda menghujat shiva lingga tapi umat anda berbondong bondong pergi naik haji dengan harga yang boleh dibilang sangat fantastis yang tidak disadari untuk memuja shiva lingga yang anda sebut Hajar Aswad.
-
Jawab—> Anda langsung mengaitkan hajar aswad dengan wujud Shiva Parvati ataupun shiva lingga. Padahal Wedul menulis artikelnya dengan kata kemungkinan….
“…Kisah Adam dan Hawa yang merupakan kisah asal muasal manusia dan sekaligus kisah manusia mengenal Tuhan bagi agama Abrahamik sampai sekarang belum ada petunjuk tentang siapa manusia pertama yang mengisahkan mereka. Tetapi berdasarkan artikel sebelumnya kemungkinan orang itu adalah Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim kemungkinan…”
Dan menurut anda karena hajar aswad yang berada di Ka’bah itulah maka Ka’bah dijadikan kiblat.
Anda tahu, bahwa hajar aswad pernah hilang selama 21 tahun, tetapi umat Islam tetap menjadikan Ka’bah sebagai kiblat dan tak pernah berhenti menunaikan ibadah haji.
—–
Pada tahun 930 sampai 951 hajar aswad pernah hilang dicuri dan disembunyikan oleh kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi. Apakah dengan hilangnya batu itu lantas umat Islam lantas heboh dan tidak shalat lagi karena hajar aswad sudah tidak ada? Meski hajar aswad pernah hilang, namun selama 21 tahun itu umat Islam tidak pernah libur shalat. Seandainya umat Islam itu shalat menyembah hajar aswad, maka selama 21 tahun itu mereka libur shalat. Tapi nyatanya tidak. Umat Islam tetap shalat menghadap kiblat, baik dengan ada batu ataupun tidak, karena esensi mereka ialah mematuhi perintah Allah bukan menghadap dan menyembah batu.
Setelah hajar aswad itu berhasil ditemukan kembali, batu itu sudah tidak utuh lagi. Ada pecahan di sana sini, sehingga volumenya sudah mulai berkurang. Dan batu hitam yang ada sampai sekarang pun itu sudah paduan antara batu hitam yang asli dengan yang imitasi. Apakah umat Islam heboh karena itu? Jawabnya: Tidak pernah! Sebab Tuhan yang disembah oleh umat Islam itu bukanlah batu tetapi Allah SWT. Batu boleh rusak dan hilang, tetapi Allah tetap ada dan kekal sampai selama-lamanya. Inilah bukti bahwa Allah bukan batu, dan batu tidak sama dengan Allah.
Pada masa Rasulullah SAW, para shahabat naik dan berdiri di atas Ka’bah ketika mengumandangkan azan (panggilan shalat). Mereka melakukan itu lima kali sehari. Rasulullah tak pernah menegur maupun melarangnya. Jika Ka’bah adalah Tuhan yang disembah oleh umat Islam, mana mungkin para shahabat ketika itu berani menginjak-injak Tuhannya?
Sampai sekarang, para petugas juga naik dan berdiri di atas Ka’bah ketika mengganti Kisywah (kain kelambu penutup Ka’bah). Ini juga bukti nyata bahwa sampai saat ini dan sampai kapan saja tak seorang pun umat Islam yang menyembah Ka’bah. Andai kata mereka menganggap Ka’bah sebagai tuhan yang disembah, mana mungkin mereka berani naik, berdiri dan menginjak Ka’bah?
Ketika thawaf dengan menunggang seekor unta, Rasulullah SAW pernah tidak mencium hajar Aswad, melainkan menyentuhnya dengan tongkat beliau. (HR. Bukhari juz 2 nomor 677).
http://kanzunqalam.wordpress.com/2010/07/24/kota-makkah-dan-penemuan-geologi/
—–
@DIdik
Dan secara sience teori adam sebagai manusia pertama 100% salah, saya akan mengulang kata kata dari anton karena anda dan si doel belum bisa menjawab
ini saya ulang
Karena Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam, tentunya secara genetis, susunan DNA Hawa sama dengan Adam. Dan dengan demikian keturunan inses merekapun akan menghasilkan DNA yang identik dengan mereka. Tapi, kenapa di dunia ini terdapat berbagai ras manusia? Kenapa DNA mereka sangat jauh berbeda? Benarkah hal ini karena mutasi genetik? Terus kenapa kaum agamawan menentang teori evolusi yang didasarkan pada mutasi genetis?
Jawab—> Bagaimana kalau Tuhan yang Maha Kuasa, yang telah menciptakan alam raya dan semua yang ada didalamnya, menciptakan Hawa yang berasal dari Adam dengan DNA yang berbeda ?
Atau bagaimana kalau Tuhan telah menciptakan DNA Adam, begitu bervariasi sehingga mampu untuk menghasilkan DNA yang bervariasi pula ?
ALLAH Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) DIA hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah!” Lalu jadilah ia. (Qs. Al-Baqarah : 117)
TAHUKAH ANDA, BAHWA ADAM BAHKAN LEBIH MENGETAHUI NAMA-NAMA BENDA KETIMBANG MALAIKAT. KARENA ALLAH YANG LANGSUNG MENGAJARKANNYA KEPADA ADAM.
Qs. Al-Baqarah : 31-33
31. Dan DIA mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepada-KU nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!”
32. Mereka menjawab: “Maha Suci ENGKAU, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah ENGKAU ajarkan kepada kami; sesungguhnya ENGKAU-lah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”
33. Allah berfirman: “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini.” Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, ALLAH berfirman: “Bukankah sudah KU katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya AKU mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan ?”
SELURUH NAMA BENDA. Apakah kita sekarang ini bahkan ilmuwan berkepala paling botak dan licin sekalipun, dapat mengetahui semua nama benda yang ada seluruhnya dialam semesta ?
Jelas Adam berbeda.
Suku kata “Adam” dalam bahasa Arabnya berasal dari kata ‘adîmul ardhi’ yang artinya makhluk yang diciptakan dari lapisan permukaan bumi yang disebut debu (turbah).
Al-Qur’an menegaskan bahwa Adam diciptakan dari unsur debu ini, sebagaimana yang Allah SWT firmankan: “Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain,(QS Thaha: 55)
Yang menakjubkan, ketika para ilmuwan menganalisa kandungan zat yang terdapat pada tubuh manusia, mereka mendapatkan bahwa unsur pembentuk tubuh manusia itu ada 16, di antaranya: silikon, besi, alumunium, kalsium, sodium, potasium, magnesium dan lain sebagainya. Dan pada saat yang sama, ketika mereka menganalisa kandungan zat yang terdapat pada debu, mereka mendapatkan jumlah yang sama pada unsur pembentuknya.
GOGON
28 Desember 2011
@DIDIK
Karena Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam, tentunya secara genetis, susunan DNA Hawa sama dengan Adam. Dan dengan demikian keturunan inses merekapun akan menghasilkan DNA yang identik dengan mereka. Tapi, kenapa di dunia ini terdapat berbagai ras manusia? Kenapa DNA mereka sangat jauh berbeda? Benarkah hal ini karena mutasi genetik? Terus kenapa kaum agamawan menentang teori evolusi yang didasarkan pada mutasi genetis?
pernah gak kamu ke sebuah kampung, desa atau dusun dan masyarakatnya mengaku keturunan Mbah DIDIK…. NAH TUH nyatanya mereka bisa berkembang. Masalah Ras sama halnya anak albino….bukankah beda dengan orang tuanya!
GOGON
28 Desember 2011
@DIDIK
KOREKSI :
Karena Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam, tentunya secara genetis, susunan DNA Hawa sama dengan Adam. Dan dengan demikian keturunan inses merekapun akan menghasilkan DNA yang identik dengan mereka. Tapi, kenapa di dunia ini terdapat berbagai ras manusia? Kenapa DNA mereka sangat jauh berbeda? Benarkah hal ini karena mutasi genetik? Terus kenapa kaum agamawan menentang teori evolusi yang didasarkan pada mutasi genetis?
JAWAB :pernah gak kamu ke sebuah kampung, desa atau dusun dan masyarakatnya mengaku keturunan Mbah DIDIK…. NAH TUH nyatanya mereka bisa berkembang. Masalah Ras sama halnya anak albino….bukankah beda dengan orang tuanya!
GOGON
28 Desember 2011
JAWAB :pernah gak kamu ke sebuah kampung, desa atau dusun dan masyarakatnya mengaku keturunan MBAH DIDIK dan NYAI DIDIK…. NAH TUH nyatanya mereka bisa berkembang. Masalah Ras sama halnya anak albino….bukankah beda dengan orang tuanya!
DIdik
27 Desember 2011
Wedul….. wedul…………
Kasian loe gak bisa jawab
Si stain remover ini guru loe atau ustad loe ya????
Biasanya kan ustad suka sama penyanyi dangdut…
Loe suka juga ngak dul???
Gini doel judul artikel loe kan begini :
ADAM ADALAH DEWA SIWA KAUM HINDHU?
Harusnya diganti jadi gini : manusia pertama dalam islam belum jelas dan ngawur bagaimana kalau kita belajar Veda saja??
@stain remover
nah loe loe aja masih ngomong kemungkinan kemungkinan…………. berarti loe gak bisa jawab kan?
ada gak alasan kenapa kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi mencuri batu tersebut?
sekalian nanya tuhan dan kitab sucinya kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi apa ya?
hey onta saya nanya bisa bisa gak menyebutkan kenapa nabi Muhamad SAW mencium batu Hajar Aswad?
ya itulah cara menjawab paling gampang ketika kita terdesak gak bisa jawab tuhan maha bisa bisa segalanya kalau dia mau.
jadi saya harus menyimpulkan Islam adalah agama dogmatis bukan agama filosofis.
yang terakhir
ini statement loe
“Yang menakjubkan, ketika para ilmuwan menganalisa kandungan zat yang terdapat pada tubuh manusia, mereka mendapatkan bahwa unsur pembentuk tubuh manusia itu ada 16, di antaranya: silikon, besi, alumunium, kalsium, sodium, potasium, magnesium dan lain sebagainya. Dan pada saat yang sama, ketika mereka menganalisa kandungan zat yang terdapat pada debu, mereka mendapatkan jumlah yang sama pada unsur pembentuknya.”
apalagi ketika islam mengatakan matahari mengelilingi bumi
itu baru hebat dulllllll…. wedul……. wedul………
matahari mengelilingi bumi juga karena tuhan berkehendak ya?
tuhan bilang begini matahari jadilah kamu mengelilingi bumi dan seketika itu juga bumi yang mengelilingi matahari bukan sebaliknya.
wakakakaakakakakakakakaka……. (dasar bumi tidak penurut)
dari pada kamu belajar Alquran mending ikut belajar IPA sama anak SD atau kalau IQ loe bagus (semoga loe punya otak) belajar saja tentang penciptaan alam semesta di web adik kandung mu Ngarayana di Narayanasmerti.com
satu hal lagi saya sangat mencintai Nabi Muhamad karena beliau adalah seorang pemuja Shiva.
tapi menurut saya umat islam terlalu bodoh untuk menerima ajaran Muhamad sehingga jadi kayak sekarang kacau balau.
Stain Remover
27 Desember 2011
@DIdik
Wedul….. wedul…………
Kasian loe gak bisa jawab
Si stain remover ini guru loe atau ustad loe ya????
Biasanya kan ustad suka sama penyanyi dangdut…
Loe suka juga ngak dul???
Jawab—> Saya Ustad ???
—–
@DIdik
Gini doel judul artikel loe kan begini :
ADAM ADALAH DEWA SIWA KAUM HINDHU?
Harusnya diganti jadi gini : manusia pertama dalam islam belum jelas dan ngawur bagaimana kalau kita belajar Veda saja??
Jawab—> Terserah Wedul dong, mang ? maksa aja ente…
—–
@DIdik
nah loe loe aja masih ngomong kemungkinan kemungkinan…………. berarti loe gak bisa jawab kan? ada gak alasan kenapa kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi mencuri batu tersebut? sekalian nanya tuhan dan kitab sucinya kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi apa ya?
Jawab—> Kan masih kemungkinan, emang Wedul hidup pada masa itu ? Masa anda nggak tahu alasan mencuri ?
—–
@DIdik
hey onta saya nanya bisa bisa gak menyebutkan kenapa nabi Muhamad SAW mencium batu Hajar Aswad?
ya itulah cara menjawab paling gampang ketika kita terdesak gak bisa jawab tuhan maha bisa bisa segalanya kalau dia mau.
jadi saya harus menyimpulkan Islam adalah agama dogmatis bukan agama filosofis.
Jawab—> hey sapi, coba baca lagi komentar saya kemarin ?
Kalau anda berdiskusi dengan baik, maka saya akan baik pula kepada anda…
Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”. (Qs. Al-’Ankabuut : 46)
—–
@DIdik
yang terakhir
…apalagi ketika islam mengatakan matahari mengelilingi bumi
itu baru hebat dulllllll…. wedul……. wedul………
matahari mengelilingi bumi juga karena tuhan berkehendak ya?
tuhan bilang begini matahari jadilah kamu mengelilingi bumi dan seketika itu juga bumi yang mengelilingi matahari bukan sebaliknya….
Jawab—> tafsiran mau dijadikan pedoman, bagaimana anda ini. Tafsiran tentang ini terlalu banyak dan pasti anda suka dengan hal-hal menyimpang.
Berikut hasil copasan, dari salah satu komentar :
Dr.Arief Hermanto yg dulu pernah bergabung di NASA pernah memberitahukan pada kuliah astrofisika, bahwa sebenarnya antara heliosentris dan geosentris itu masih diperdebatkan dalam tataran ilmuwan tingkat dunia (termasuk NASA sendiri).
…Adapun teori heliosentris yang ada sekarang itu karena kesepakatan semata. Masih ada kemungkinan teori geosentris itu benar. Untuk mengetahui yang sebenarnya kita harus keluar dari sistem,keluar dari bumi dan tata surya untuk memastikannya. Karena ini bersifat relatif, teori relativitas. Bagaimana mungkin kita bisa meyayakinkan penuh heliosentris dengan menjelek-jelekkan para ulama pengusung geosentris sedangkan kita sendiri masih di dalam sistem. Itulah kenapa dunia makroskopis (kosmos) lebih lama berkembang daripada dunia mikroskopis seperti atom inti,karena kita lebih sulit membuat pemodelan dunia makroskopis daripada yang mikroskopis, dan kita sendiri adalah mikroskopos dalam makroskopis….
silahkan kesini dan baca komentar-komentar mereka :
http://suntree.blogsome.com/2008/12/21/bantahan-terhadap-syaikh-utsaimin-tentang-matahari-mengelilingi-bumi/
—-
Dan bagaimana menurut pandangan agama anda, tentang Bumi dan Matahari ?
—-
Katakanlah: “Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati, (Qs. Al-Baqarah : 139)
—-
@DIdik
satu hal lagi saya sangat mencintai Nabi Muhamad karena beliau adalah seorang pemuja Shiva. tapi menurut saya umat islam terlalu bodoh untuk menerima ajaran Muhamad sehingga jadi kayak sekarang kacau balau.
Jawab—> Satu-satunya yang kacau balau adalah otak kamu…
bunda ASTISUKA
24 Februari 2012
Om Swatiyastu sabar ya nak . Bukankah agama kita universal dan cinta damai menurut bunda berdebat boleh boleh saja tp jgn saling menyakiti bahwa mereka belum mengerti adalah karma mereka karena sang mahatma masih berada didalam bungkusan mahamaya atau illusi jadi mereka masih tertutup
DIdik
28 Desember 2011
dangdutz…….
dangdutzzzzzzzzzzzzz……..
ayo nyawer…………….
asik……… dul………..
Stain Remover
28 Desember 2011
@DIdik
Bagaimana, apa kamu sudah memakan mayat hari ini ?
DIdik
28 Desember 2011
@stain
Sorry gua dah habisin mayatnya tadi pagi sory…… banget gua lupa nyisain loe pade bilang ama nyokap bokap loe hari ini makan nasi aja mayatnya dah gua habisin.
loe sendiri hari ini rencane mau ngebom dimana tahun baru kan dah dekat
Stain Remover
28 Desember 2011
@DIdik
Gak usah nyisain…gua tau elo laper banget tuh, dari sini gua liat elu kayak belon makan seminggu hehehe….dan sekalian menunaikan kewajiban sebagai orang yang bersekte…
DIdik
28 Desember 2011
hey stain saya lupa nanya nih
kenapa ya ajaran yoga diharamkan?
padahal Nabi Muhamad sendiri sebelum menjadi nabi dan didatangi malaikat jibril melakukan semadhi atau bertapa di gua?
mencium batu hajar Aswad / shiva lingga diikuti oleh semua umatnya tapi kenapa yoga atau samadhi malah diharamkan?
Siwa juga disebut sebagai Maha Yogi
Yogi adalah yang melakukan yoga
.
loe bilang tulisan gua sampah
sekarang gua tanya balik ma loe kalau loe bilang tulisan gua diatas sampah darimana Nabi Muhamad belajar Samadhi atau bertapa?
ayo keluarin semua jurus pembenaran yang loe punya
karena gua yakin loe gak punya kebenaran.
maaf gua mau ketawa dulu bentar
wakakakakakakkaka
sekali lagi
wakakakakakakka
sekali lagi
wakakakakakakka
OK cukup
Stain Remover
28 Desember 2011
@DIdik
Tidak pernah ada yang mengajari saya untuk merenungi ciptaan Tuhan, kenapa ini begini…kenapa begitu…senua menjadi pertanyaan…itulah Nabi Muhammad beliau hanya menyendiri untuk merenungi segala apa yang difikirkannya…ngerti kamu.
seperti kisah ketika Nabi Ibrahim mencari Tuhan.
Qs. Al-An’am : 74-80
74. Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar, “Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.”
75. Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin.
76. Ketika malam telah gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: “Inilah Tuhanku”, tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: “Saya tidak suka kepada yang tenggelam.”
77. Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: “Inilah Tuhanku”. Tetapi setelah bulan itu terbenam, dia berkata: “Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang yang sesat.”
78. Kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, dia berkata: “Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar”. Maka tatkala matahari itu terbenam, dia berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.
79. Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.
80. Dan dia dibantah oleh kaumnya. Dia berkata: “Apakah kamu hendak membantah tentang Allah, padahal sesungguhnya Allah telah memberi petunjuk kepadaku”. Dan aku tidak takut kepada (malapetaka dari) sembahan-sembahan yang kamu persekutukan dengan Allah, kecuali di kala Tuhanku menghendaki sesuatu (dari malapetaka) itu. Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) ?”
—-
nih saya copas lagi jawaban saya :
Ketika thawaf dengan menunggang seekor unta, Rasulullah SAW pernah tidak mencium hajar Aswad, melainkan menyentuhnya dengan tongkat beliau. (HR. Bukhari juz 2 nomor 677).
—-
Kira-kira sudah ada bayangan, mayat siapa yang kamu incar…hehehe…?
Stain Remover
28 Desember 2011
aku off dulu…nanti malam aku insya ALLAH ngenet lagi…
DIdik
28 Desember 2011
@stain
ya itulah namanya agama dogma
kalau kamu gak nurut ya dibakar selamanya dineraka
karena tuhanmu bukan maha pemaaf.
ya aku juga mau off ga usah dijawab lagi.
semoga Lord Shiva memberkatimu
aku gak pernah ngangkap kalian semua musuh karena keyakiannku tetap sama kalian juga pemuja shiva
Om Namah Shiva ya
Maren Kitatau
28 Desember 2011
@Stain
Aku berpendapat spt kpd asem, gini:
Maren Kitatau 26 December 2011:
Yg bertuhankan uang akan mendapatkan uang.
Yg bertuhankan gunung dapetnya gunung juga.
Yg bertuhankan Yesus, anugrahnya anak Allah.
Gimana pendapatmu?
Salam Damai!
Stain Remover
28 Desember 2011
@Maren Kitatau
Pendapatku ada disini http://xucinxgaronx.wordpress.com/2011/11/08/yesus-mati-disalib/#comment-1592
Maren Kitatau
29 Desember 2011
Aku sudah baca link-mu itu. Intinya, kau sedang menyangkal Yesus.dgn argumen Isa dlm Quran di situ. Padahal pertanyaanku tiga hal, bukan soal Yesus, Mas Stain! Pls cek!
Salam Damai!
Maren Kitatau
2 Januari 2012
Salam: Stain Remover
Banyak orang cari uang ke Gunung Kawi.
Banyak juga orang cari berkah ke Mekah,
Banyak orang cari selamat ke Juruslamat.
-
Ini pun mirip:
Yg bertuhankan uang akan mendapatkan uang.
Yg bertuhankan gunung dapetnya gunung juga.
Yg bertuhankan Yesus, anugrahnya anak Allah.
-
Link mu tak cocok sbg responnya.
Pls! Pendapatmu, Mas Stain!
Salam Damai!
Samaranji
3 Januari 2012
Yang mencari uang belum tentu dapet uang
Yang mencari juru selamat belum tentu dapet selamat
Ummat Islam tak mencari apapun ke Ka’bah selain keridhoan Allah Ta’ala.
berbeda dengan ummat lain yang selalu mengharap imbalan dalam setiap ritual keagamaannya. Menggeneralisasi ? Yah, itulah yang biasa kita tempuh ketika berambisi mematahkan argumen lawan, bukan mencari kebenaran.
Stain Remover
3 Januari 2012
@Maren Kitatau
Banyak orang cari uang ke Gunung Kawi.
Banyak juga orang cari berkah ke Mekah,
Banyak orang cari selamat ke Juruslamat.
-
Ini pun mirip:
Yg bertuhankan uang akan mendapatkan uang.
Yg bertuhankan gunung dapetnya gunung juga.
Yg bertuhankan Yesus, anugrahnya anak Allah.
—> Belum tentu itu, banyak contoh dalam kehidupan ini…
“maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai”
—-
Dunia dan akhirat dalam Islam, diperlakukan seimbang :
Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”. ﴾Qs. Al Baqarah:201 ﴿
“Bekerjalah untuk duniamu seakan–akan kamu hidup selamanya. Dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan–akan kamu mati esok”. (Hadits Riwayat Turmudzi)
Semua perbuatan baik harus dilakukan secara ikhlas agar sempurna, ituah kuncinya IKHLAS.
Maren Kitatau
3 Januari 2012
Terimakasih Mas Stain & Mas Samaranji atas responnya
Kita diskusi bukan mencari solusi kebenaran Illahi.
Diskusi rohani tak bisa spt dgn Ilmu Pasti, kan?
Sam:
Yang mencari uang belum tentu dapet uang
Yang mencari juru selamat belum tentu dapet selamat
-
Stain:
—> Belum tentu itu, banyak contoh dalam kehidupan ini…
“maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai”
-
Maren:
Yang belum tentu:
Ya! belum tentu apa yg dicari didapat.
Belum tentu apa yg didapat yg dicari
Biasanya yg dicari yg didapat dekat2
Bila itu benar, maka:
Yg bertuhankan uang mustahil mendapatkan Allah.
Yg bertuhankan gunung mustahila dapetnya Allah juga.
Yg bertuhankan Yesus, mustail akan disiksa di Neraka.
Pls yor komen!
Pd ketiganya.
Salam Damai!
Samaranji
4 Januari 2012
Yang bertuhankan Yesus belum tentu menemukan Tuhan, apalagi menemukan Allah.
Mending anda beryesuskan Yesus aja, mungkin akan menemukan.
Oiya om, kabarnya om Parhobas gimana ? katanya sejak Nopember mo istirahat, sibuk katanya, tapi kok masih posting terus2an hingga Desember yah…
Salam.
Maren Kitatau
5 Januari 2012
Sam:
Mending anda beryesuskan Yesus aja, mungkin akan menemukan.
-
Maren:
Kenapa mending, ya Sam?
Dan kenapa hanya no.3 yg direspon?
Plis dong ah! Antara “belum tentu vs mustahil”
Salam Damai
NB:
Om Parhobas kurasa memang sibuk. Kita semua sebenarnya jugfa harus sibuk. Makaanya aku pun hanya posting sesekali aja. Kalau aku posting teterusan maka terlalu nampak aku tak punya kerjaan selain mengupas Tuhan mulu.
Samaranji
5 Januari 2012
Kenapa no. 3 ? >> karena sejujurnya sy tidak mengikuti dari awal diskusi anda, maaf.
Kenapa mending ? >> saya anggap itulah yang terbaik bagi anda “saat ini”
bertuhankan Yesus = menganggap Yesus sbg tuhan.
beryesuskan Yesus = menempatkan Yesus pada statusnya, manusia.
http://debu-semesta.blogspot.com/2011/10/whats-your-name-god.html
Selamat beraktifitas…
Salam super
Maren Kitatau
7 Januari 2012
Tanks, Sam!
Sebutan Tuhan kepada Yesus bukanlah jaminan keselamatan.
Meninggi-ningikan Tuhan Yg Maha Tinggi pun bukan jaminan.
Merendah-rendahkan diri sama dgn meningi-ninggikanNya.
Yg lebih penting dari itu adalah melakukan pekerjaan-Nya:
Tuhan mengasihi kita semua, kita pun haruslah mengasihi-Nya
Tuhan mengasihi manusia, kita pun haruslah mengasihi sesama.
Tuhan mencipta dan memelihara alam, kita pun hendaklah demikian.
Salam Damai!
Samaranji
4 Januari 2012
Diskusi rohani tak bisa spt dgn Ilmu Pasti, kan?
>>> Islam tidak membuat dikotomi atas ‘ilmu apapun. Semua ‘ilmu yang dengan ‘ilmu tersebut mampu membuat kita mengenal Tuhan dan berusaha mendekatkan diri padan-Nya itulah ‘ilmu Agama.
>>> Ketika kita melakukan dikotomi ‘ilmu, cebderung hanya pada salah satunya atau mengabaikan salah satunya maka kita terjebak pada pola pikir sekuler. Itulah mengapa kaum sekuler amat memusuhi Islam yang ajarannya menyentuh semua sendi2 kehidupan.
Salam super **mario teguh_dotkom*** ^_^;
Maren Kitatau
5 Januari 2012
Aku bukan tanya Islam, Sam. Tapi aku setuju dgn ini: “>>> Islam tidak membuat dikotomi atas ‘ilmu apapun. Semua ‘ilmu yang dengan ‘ilmu tersebut mampu membuat kita mengenal Tuhan dan berusaha mendekatkan diri padan-Nya itulah ‘ilmu Agama.”
Memang semua ilmu hendaklah menunjukkan ttg kemuliaan Tuhan. Termasuk Ilmu Agama, ya kan? Ngomong ttg rohani: Bagaimana cara Mas Sam memastikan bahwa kita punya roh? Barangkali Mas Sam punya kepastian tersendiri ttg roh itu. Pls!.
Salam Super!
Samaranji
5 Januari 2012
Om Maren : Aku bukan tanya Islam, Sam….
>>> Saya hanya memberitahu ttg Islam, Om… keberatan ?
Om Maren : …Memang semua ilmu hendaklah menunjukkan ttg kemuliaan Tuhan. Termasuk Ilmu Agama, ya kan?
>>> termasuk ‘ilmu Agama… (dikotomi detected)
>>> Om, masih melakukan dikotomi ‘ilmu agama dan ‘ilmu dunia/umum.
Om Maren : …Bagaimana cara Mas Sam memastikan bahwa kita punya roh?
>>> Dari firman Allah dalam Al Qur’an, om. Kurang lebih artinya :
QS. Al Hijr, 15: 29. “Maka setelah Aku (Allah) sempurnakan (bentuknya), lalu Kutiupkan ruh-Ku kepadanya (Ruh daripada-Ku)…”.
Om Maren :…Barangkali Mas Sam punya kepastian tersendiri ttg roh itu
>>> RUH (bukan roh-gentayangan loh..). Kita diberi pengetahuan melainkan sedikit. Jawaban “Wallahu a’lam”, hanya akan menuai cibiran. Tapi itulah kejujuran Islam. Adapun yang “sedikit” itu diantaranya :
QS SHAAD : 72 > Tuhan meniupkan ruh pada nabi adam as.
QS. AS SAJDAH : 9 > Tuhan meniupkan ruh pada qt, manusia.
QS. AL KAHFI : 21 > ttg perselisihan ashabul kahfi (para pemuda yg tertidur dlm gua kuran lebih selama 300 th dng jasad yg masih utuh), mengenai apakah hari kebangkitan setelah kiamat itu cuma jiwa atau dng tubuhnya juga.
QS AZ ZUMAR : 42 > perbedaan kondisi ruh saat kita tidur dan saat kita meninggal.
Alhamdulillah, Islam mengajarkan kejujuran dan kerendah hatiannya dengan mengatakan “Wallahu a’lam”, disaat ummat lain dengan sikap arogan dan kesok tahuannya mendefinisikan ruh dengan asal-asalan.
Semoga bermanfa’at.
Salam Super ***lagi…
Maren Kitatau
5 Januari 2012
Segala sesuatu pasti ada fanfaatnya.
Tapi aku belum bisa ditel meresponmu
Nanti kubaca ulang, Sam!
Salam Damai!
Stain Remover
4 Januari 2012
@Maren Kitatau
1. Yg bertuhankan uang mustahil mendapatkan Allah.
2. Yg bertuhankan gunung mustahila dapetnya Allah juga.
3. Yg bertuhankan Yesus, mustail akan disiksa di Neraka.
———-
yang ketiga seharusnya diganti dengan :
3. Yg bertuhankan manusia, pasti akan disiksa di Neraka.
karena Yesus menyebut dirinya sendiri sebagai anak manusia :
Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” (Matius 8:20)
Maren Kitatau
5 Januari 2012
Hanya no.3 juga yg direpotin Mas Stain,
Knapa ya!
Apa Yesus selalu mengganggu pikiran?
Salam Damai!
Stain Remover
5 Januari 2012
@Maren Kitatau
Seperti anda dan kawan-kawan yang menganggap kebenaran ada
padanya. Begitu juga saya yang menganggap kebenaran ada pada saya dan muslim lainnya.
Itulah sumbangan cinta kasih saya, kepada anda. Sebagaimana anda menyumbangkan cinta kasih anda, kepada saya.
Saya tidak ingin manusia memasuki neraka disebabkan karena ketidaktahuan mereka. Begitulah seharusnya anda melakukan hal yang sama seperti saya kepada mereka.
Dan bila kita semua menyatakan kebenaran ada pada semua, memang begitulah kebenaran yang bersifat relatif. Namun tidak berlaku untuk kebenaran yang bersifat absolut.
Jadi banyak agama bukan berarti Tuhan sama banyaknya dengan agama yang ada. Saya harap anda memahaminya, sebab saya hanya mengikuti perintah ALLAH dan rasul-NYA agar menyampaikan yang benar adalah mutlak kebenarannya, dan yang salah adalah mutlak kesalahannya.
DARI ALLAH KEPADA RASULNYA :
Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. (Qs. Al Maidah:67﴿
DARI RASUL KEPADA UMATNYA :
Sampaikanlah dariku (Muhammad) walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)
–0–
ingin tau
29 Juni 2012
kepada umat muslim saya ingin anda perlihatkan kepada saya wujud tuhan,dan tuhan pasti bisa memperlihatkan dirinya tidak ada yang tidak mungkin bagi tuhan
Maren Kitatau
5 Januari 2012
Stain:
Saya tidak ingin manusia memasuki neraka disebabkan karena ketidaktahuan mereka. Begitulah seharusnya anda melakukan hal yang sama seperti saya kepada mereka.
-
Maren:
Mereka ada di no.1 dan no.2 dan
Mungkin banyak lagi yg lainnya.
Apakah bersama Yesus terlalu jelas Nerakanya?
—
Stain:
Dan bila kita semua menyatakan kebenaran ada pada semua, memang begitulah kebenaran yang bersifat relatif. Namun tidak berlaku untuk kebenaran yang bersifat absolut.
-
Maren:
Yg absolut kebenaran Illahi, hanya Tuhan yg tau, tak peru kita gannggu. Apa faedahnya kebenaran itu jika tidak baik dan tidak pula memerdekakan? Biarlah kita menapaki kebenaran demi kebenaran, kebaikan demi kebakan, hingga tiba ke kemerdekaan kita dari ikatan dunia ini..
Itu dulu dah,Stain:
Mereka yg di no.1 dan 2
Dan yg tak bernomor pun.
Salam Damai!
Maren Kitatau
7 Januari 2012
Stain mengutip:
“… Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. (Qs. Al Maidah:67﴿”
-
Maren:
Apa itu sebabmu tidak member petunjuk ke no.1 dan no.2?
Bila betul begitu berarti Kristen bukan kafir!
Salam Damai!
Ksatria
10 Januari 2012
Sorry mas Wedul sudah lama absen dari dunia persilatan.
Apa khabar mas..sehatkah selamat tahun baru 2012 (OOT dikit nda apa2 lah)
Mas ..memang Orang2 Hindu sangat kreatif mas..secara simbolik juga hebat mas. tetapi umat Islam mengakui tidak boleh menggunakan simbol2 yang mewakili tuhannya ALLAH SWT. Tetapi apa arti tulisan arab itu mas yang kalo dibaca artinya ALLAH itu…bukankah itu adalah Simbol juga mas..(mohon pencerahannya)
kalo lingga dan yoni itu memang simbol dari Kontol (penis) dan Bawuk (vagina) mas….asal muasal terjadinya kehidupan yang berkelanjutan….hingga HAJAR ashwad pun juga berbentuk VAgina..karena Kabah dulunya adalah memang tempat pemujaan dewa Shiwa mas…(CMMIW)
MURID WEDUL
10 Januari 2012
@Ksatria
Kamu itu pernah baca tulisan TUHAN dibuku gak?. Nah Allah adalah nama Tuhan yang ditulis di kitab suci…so itu bukan symbol… itu sama aja tulisan Brahma di kitab sucimu.
lain halnya jika Allah disimbolkan dengan patung atau gambar kodok bangkong atau sapi ngepet seperti halnya dalam agamamu, itu namanya pelecehan dan sangat berdosa!!!
wakaka….hajar aswad itu batu hitam bundar. mungkin kamu mengira logam yang mengelilinginya yang mirip vagina… itu mungkin imajinasimu aja yang sering liat patung bugil di agamamu
Maren Kitatau
10 Januari 2012
To: Samaranji
5 Januari 2012
Baiklah!
Keberatan? Hehe!
Agama itu apa hrs berada di atas kemanusiaan?
Atau, apa Agama itu bukan untuk kemanusiaan?
Cara Mas Sam dari firman Allah!
Apa roh-gentayangan bukan ruh-gentayangan,
Apa ruh diem saja tapi roh yg gentayangan,
Kongkritnya, apakah ruh bukan roh?
-
Bedanya?
Ya!
Mungkin segalanya serba sedikit.
Bagai mana dengan kata “jiwa”?
Karna aku yakin, pengetahuan Allah tak hanya seKitab.
Semua itu kutipan; Kutipan utk kepastianmu.
Yg kutanya caraMas Sam memastikan kutipan itu.
Pernah juga aku tanya cara animisme memanggil roh/ruh.
Apa bisa ruh itu terdefinisikan, Sam!
Atau ruh itu bisa menjadi ilmiah?
Aku ragu itu Mas Sam!
Salam Super!
anton
16 Januari 2012
bandingkan dengan ini
http://wirajhana-eka.blogspot.com/2008/12/gigo-sampah-masuk-sampah-keluar-banjir.html
Kuroky
22 Januari 2012
@Murid Wedul : kelihatan dari cara bicaranya aja udah kykk bgtu. gmn bs menjadi seorang murid yg bgs yah. atau mngkn hanya asal2an aja. wazkakakakaka… belajar berbicara yg bgs dulu br berargumen biar ga ada salah pahaman. atau mngkn msh blm cukup umur yah??? kyk nya sih begitu
putu
27 Januari 2012
walau bagaimanapun Hindu adalah agama peradaban . . . Tiada awal dan tiada akhir . . karena Hindu memang sudah ada . . tanpa harus ditanyakan sejak kapan . .
putu
27 Januari 2012
dan dalam kitab suci WEDA mampu menjelaskan semua yang ada dalam diri kita dan alam semesta ini . . .
Pemikiran yang tidak bermoral dan tidak mengerti akan makna sesungguhnya dari semua simbol yang ada di Hindu . . akan membuat semua kacau. . .
Karena yang bermasalah bukannya simbol ini, tetapi manusia yang berpikiran pendek tanpa mau tahu makna sesungguhnya . .
Kita semua manusia biasa. . . bagi saya ini juga masih misteri . . tapi saya yakin dengan Hindu . .
janganlah kita bilang ini itu sepertinya kita mengetahui semuanya . .
walaupun banyak sumber2 tapi kalau yang menulis tetap dari pihak yang sama, tetap aja ga ada jalan keluar . .
Tugas kita di jaman Kaliyuga ini (menurut Hindu) walau bagaimanapun harus tetap kita jalankan . . . karena jaman Kaliyuga memang seperti ini . . dan harus seperti ini . .
semua serba kacau, semua sudah tergantung dengan WAKTU (arti kata Kali = Waktu). . . dan Kaliyuga merupakan jaman terakhir sebelum terjadinya Pralina (kiamat) . .
Tapi sesuai kepercayaan Hindu tentang Punarbhawa, Dunia inipun setelah kiamat pasti akan terlahir kembali . . dan dalam Hindu biarkan semua ini menjadi misteri . . karena kita tidak tahu kehidupan kita ke depan . .
Semoga Bermanfaat
Ksatria
1 Februari 2012
Comment dari Bro Kuroky @Murid Wedul : kelihatan dari cara bicaranya aja udah kykk bgtu. gmn bs menjadi seorang murid yg bgs yah. atau mngkn hanya asal2an aja. wazkakakakaka… belajar berbicara yg bgs dulu br berargumen biar ga ada salah pahaman. atau mngkn msh blm cukup umur yah??? kyk nya sih begitu
=========================================================================
Setuju,..Harus belajar berbahasa yang baik dan benar dulu…baru beradu argument…Mohon MAHAGURU Wedhul mengajari muridnya untuk berbahasa yang baik dan benar terlebih dahulu. Tentu saja saya juga sedang belajar seperti apa yang di “ANJURKAN” oleh Bro Kuroky.
*********************************************************************************************************************
Comment Dari MURID WEDHUL @Ksatria
Kamu itu pernah baca tulisan TUHAN dibuku gak?. Nah Allah adalah nama Tuhan yang ditulis di kitab suci…so itu bukan symbol… itu sama aja tulisan Brahma di kitab sucimu.
lain halnya jika Allah disimbolkan dengan patung atau gambar kodok bangkong atau sapi ngepet seperti halnya dalam agamamu, itu namanya pelecehan dan sangat berdosa!!!
wakaka….hajar aswad itu batu hitam bundar. mungkin kamu mengira logam yang mengelilinginya yang mirip vagina… itu mungkin imajinasimu aja yang sering liat patung bugil di agamamu
=========================================================================
Dibuku apa dek ?? Kalo di Buku pelajaran PPKN (PMP) sering baca tulisan TYME.
Kalo tulisan arab maaf saya ga bisa baca. (kalo huruf Kanji = bisa baca dek !) hehehhee
Tulisan itu “Symbol” sebuah Visualisasi (kira2 ngerti nda yach) manusia. Seperti ketika manusia membuat kata-kata “ANGIN”, “DINGIN”….itu untuk adalah visualisasi umat manusia dan itu sudah manusiawi…dan kebetulan Visualisasi Umat Hindu …(Imagine) sangatlah tinggi. Terbukti dengan Seni ukirnya, seni patungnya, yang mana Umat Islam mengharamkannya. Oh iya, supaya lebih terbuka Mind set nya adek Murid Wedhul (kalo tidak ngerti Mindset itu jalan pikiran dek) Mobil, Sepeda motor, baju, kopyah, sarung, adalah bentuk visualiasi yang dulunya adalah IMAGINE (imajinasi). Jika setuju akui dengan Ksatria. Jika tidak Setuju ….tidak boleh berkata-kata kotor (Agama Islam juga melarangnya bukan)
Hidup itu damai dek Murid Wedhul jika pikiran ente terbuka……dan mau menerima perbedaan serta menghormatinya. Demikian sebaliknya. Salam Reggae musiknya pecinta damai. Yooooo man !
MURID WEDUL
1 Februari 2012
@KSATRIA
Komen kamu :
-dan kebetulan Visualisasi Umat Hindu …(Imagine) sangatlah tinggi.
Komen Aku :
- Wakaka… wong edan. Tuhan kok divisualisasikan,… pantesan tak ada Patung Tuhan yang sama… Jangan2 lu juga kadang memvisualisasikan Tuhan lagi bugil ya…xixixi
anton
2 Februari 2012
Hubungan Kabah, Hajar Aswad dan Dewa Siwa
Mungkin hal ini terdengar terlalu kontroversial dan kadang kala dikaitkan dengan hoax oleh sebagian orang yang merasa kedudukannya/harga dirinya terancam. Namun, saya menyajikan artikel ini tidak bertujuan untuk merendahkan kredibelitas saudara-saudara muslim, melainkah hanya untuk membuka wawasan akan apa yang sebenarnya terjadi.
Kontroversi seputar ka.bah sudah menjadi perbincangan yang sangat hot di dunia maya. Hal ini pertama kali diungkapkan oleh seorang pakar sejarah P.N. Oak. Beliau juga telah melempar isu yang tidak kalah menggegerkannya, yaitu tentang pengungkapan bukti sejarah yang menyatakan bahwa Taj.mahal pada dasarnya adalah sebuah kuil Hindu untuk dewa Siva (Tejo Himalaya) yang direbut oleh Mogul. Di dalam Ka.bah terdapat sebuah inskripsi yg merujuk kepada raja Vikramaditya yang menyatakan bahwa jazirah Arab dulu merupakan bagian dari Kerajaan Vikramaditya dari India. Teks inskripsi Vikramaditya yg ditemukan dlm piring emas yg digantung didalam kuil Kabah di Mekah ini, dicatat pada halaman 315 dari buku yg berjudul .Sayar-ul-Okul¡¯ (kata-kata berkesan) yg disimpan dalam perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Sebagian manuskrip tersebut berbunyi sebagai berikut;
¡°Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini ElaYundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa-rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum. Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem¡± (Halaman 315 Sayar-ul-okul).
Yang artinya;
¡° Beruntunglah mereka yg lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dalam kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela ¡¦ Kami, Arab, terjerat dalam kegelapan (jahiliyah) ¡¦ namun pendidikan yang disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang-orang asing.Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli-ahli yang kepintarannya bersinar seperti matahari dari negaranya kenegara kami¡¦¡±
Hal ini menunjukkan bahwa kerajaan yang berpusat di India pada masa lampau juga meliputi jasirah Arab. Bahkan kalau kita kembali pada penjelasan Veda, dalam hal ini Mahabharata disebutkan bahwa Bharatavarsa/Kerajaan kekuasaan keluarga Bharata mencakup seluruh dunia. Menurut sumber dari http://civilizedproductions.com/television.htm mengatakan bahwa bekas peninggalan peradaban bangsa Maya di Amerika sangat sesuai dengan peradaban Veda. Hal ini ditunjukkan dengan kesesuaian sistem pemujaan, sistem astronomi dan astrologi mereka yang ditulis pada tahun 300-200 SM
Sebuah laporan dari rusia juga menyebutkan bahwa disana ditemukan sebuah arca yang berbentuk menyerupai babi yang mengangkat benda bulat di moncongnya. Hal ini sesuai dengan kisah Varaha Avatara yang berwujud babi besar yang mengangkat bumi kembali ke posisi edarnya. Di Kuwait juga ditemukan sisa-sisa arkeologi berupa pelat emas yang bergambarkan Ganesa yang membuktikan bahwa peradaban Veda pernah ada di sana. Keberadaan Hindu di Eropa juga diperlihatkan dengan dikenalnya lambang Hindu, Swastika. Hal ini juga dibenarkan oleh seorang Arkeologi Jerman Heinrich Schliemann. Mungkin hal inilah yang juga mempengaruhi Hitler dalam menyalahgunakan Lambang Swastika sebagai lambang Nazi disamping penyalah artian arti kata Aryan dalam literatur Veda yang dilakukan oleh Max Muller.
Kembali ke masalah peninggalan Hindu di Timur Tengah, di Istanbul, Turki, sebuah perpustakaan termasur bernama Makhatab-e-Sultania, mempunyai koleksi terbesar literatur Asia Barat. Di bagian literatur Arab dalam perpustakaan tersebut terdapat sebuah antologi sajak-sajak Arab purba. Antologi ini disusun pada tahun 1742M dibawah perintah Sultan Salim yang terbuat dari harir . semacam sutera yg dibuat untuk menulis. Setiap halaman memiliki pinggiran yang
dihias dengan kertas emas. Antologi itu dikenal dengan nama Sayar-ul-Okul, dan dibagi dalam 3 bagian. Bagian pertama mengandung biografi dan komposisi puisi-puisi penyair-penyair Arab Pra-Islam. Bagian kedua terdiri dari kesaksian dan sajak-sajak penyair dari periode yg dimulai tidak lama setelah jaman Nabi Muhamad, sampai akhir dinasti Bani Ummayyah. Bagian ketiga adalah tentang penyair-penyair sampai jaman Khalifat Harun-al-Rashid. Abu Amir Asamai, penyair Arab yg merupakan penyair utama kesultanan Harun-al-Rashid, menyusun dan mengedit antologi tersebut. Edisi modern pertama .Sayar-ul-Okul. terbit di Berlin th 1864. Edisi berikutnya diterbitkan di Beirut th 1932. Koleksi ini dianggap sbg antologi paling penting dan berotoritas dlm sajak-sajak Arab purbakala. Koleksi ini menujnukkan adat, tata tertib dan hiburan Arabia dijaman purbakala. Buku ini juga mengandung penjabaran deskriptif tentang kuil purbakala Mekah dan bazar tahunan yg dikenal sbg OKAJ disekitar kuil Ka.abah di Mekah. Ini berarti bahwa berkumpul di Mekah setiap tahun untuk naik haji berasal dari tradisi pra-Islam. Bazar OKAJ bukan sebuah karnaval tempat anak muda bermarijuana. Ini merupakan kesempatan kaum elit dan terpelajar untuk membahas aspek-aspek sosial, religius, politis, literatur dan aspek2 budaya Hindu lainnya yg menyebar di Arabia. .Sayar-ul-Okul. mengatakan bahwa kesimpulan yg didapatkan dari diskusi-diskusi disana diterima dan sangat dihormati diseluruh Arabia. Mekah, oleh karena itu, mengikuti tradisi Varanasi (dari India). Kuil-kuil utama di Varanasi (India) dan di Mekah (di Arvasthan/Arabia) adalah kuil-kuil dewa Siva. Ciri terpenting dari praktek pemujaan Dewa Siva adalah adanya Lingga yang biasanya berbentuk batu hitam yang lonjong dan Yoni sebagai alasnya. Batu Hajar Al-Aswat yang disentuh dan dicium saat menunaikan ibadah haji angat sesuai dengan bentuk lingga Siva, apakah berarti batu itu awalnya adalah sebuah lingga? Raja Vikramaditya memang terkenal penyembah Siwa. Di Ujjain (India), ibukota Vikramaditya, ada kuil dewa Siva yang terkenal Mahankal, yg diasosiasikan dengan Vikramaditya. Karena menurut manuskrip Vikramaditya, dialah yang menyebarkan agama Hindu. Dengan demikian apakah bukti ini dapat menyimpulkan bahwa raja Vikramaditya adalah pendiri kuil Siva yang sekarang disebut Ka.bah di Mekah? Kenyataan lain yang juga perlu digaris bawahi adalah bahwasanya di India, Dewa Siva sangat diidentikkan dengan simbol bulan sabit yang terdapat pada ikat rambut beliau. Dan saat ini lambang bulan sabit juga digunakan untuk lambang Islam, apakah itu artinya Islam lahir dari warisan pemuja Siva? Untuk masuk ke wilayah Ka.bah, umat muslim diwajibkan menggunakan jubah putih yang dililitkan ke seluruh tubuh. Mereka juga di wajibkan mencukur rambut dan janggut dan dalam keadaan bersih. Jika kita bandingkan dengan tradisi Hindu dalam memasuki tempat suci, kenapa hal ini sangat mirip?
Bandingkan pakaian haji dan Hindu! Menurut Encyclopaedia Britannica, Ka.abah pada awalnya memilikii 360 arca yang pada akhirnya hanya disisakan 1 oneh Nabi Muhammad yang dikatakan diletakkan pada salah satu sisi Ka.bah. Satu lagi tradisi Hindu lainnya adalah sungai suci Gangga. Menurut tradisi Hindu, air Gangga jatuh bumi setelah disangga oleh Dewa Siva dan dipandang suci oleh Umat Hindu. Dimanapun ada lambang Siwa, disanalah ada air Gangga. Didekat Ka.abah juga ditemukan sebuah sumber mata air suci yg disebut ZAMZAM yang sampai sekarang dianggap suci. Tidak terdapat masjid atau tempat ibadah muslim yang dikelilingi sebanyak 7 kali (Tawaf) selain dari Ka.bah. Hal ini sangat sesui dengan kebiasaan umat Hindu mengelilingi tempat ibadah/kuil/pura yang disebut Parikram atau di Bali di sebut Maider-ider. Kenapa tradisi ini dapat dilakukan di Ka.bah? Apakah hal ini bukan merupakan bukti yang menguatkan bahwa Tradisi Hindu masih terpelihara disana? Jangan kaget bahwa kata .ALLAH. sendiri disinyalir berasal dari bahasa Sansekerta. Allah, Akka dan Amba adalah sinomin. Nama-nama ini berarti : DEWI atau Ibu. Istilah .ALLAH. merupakan bagian dari stanza-stanza Sansekerta yang memuja Dewi Durga, yang juga dikenal sebagai Bhavani, Chandi dan Mahishasurmardini yang merupakan Sakti Dewa Siva. Coba anda perhatikan gambar
Lambang Hindu : “OM”= angka 786-nya Arab Semua Quran Arab dicetak dengan angka-angka misterius 786. Tidak ada pakar Muslim yang tahu mengapa angka 786 dianggap sebagai angka-angka suci. Namun angka °misterius¡ ini tidak lain dari huruf suci Veda °OM°. Jika simbol kata °Om’ tersebut diputar 90 derajat, kenapa sangat mirip dengan gambar “Allah”? Kalender lunar (bulan) diperkenalkan kepada Asia Barat selama kekuasaan kerajaan India. Hal ini diindikasikan oleh Bulan Muslim .Safar. yang juga menunjukkan bulan .extra. (Adhik Maas) dalam kalender Hindu. Bulan Muslim .Rabi. berasal dari kata Ravi yg berarti .matahari. karena huruf Sansekerta .V. dirubah Prakrit .B. (Prakrit merupakan versi sehari-hari2 bhs Sansekerta). Tradisi Muslim juga mengenal hari Gyrahwi Sharif tidak lain dari hari Ekadashi dalam tradisi Hindu (Gyrah = elevan atau Gyaarah) yang memiliki arti yang sama. Beberapa sumber juga mengatakan bahwa penjelasan Veda tentang bulan dan konstelasi bintang berbeda-beda serupa dengan Qur.an Surat 2, stanza 113, 114, 115, and 158, 189, Surat 9, stanza 37 & Surat 10, stanza 4 . 7. Pembacaan Namaz (solat) lima kali sehari juga dikatakan berasal dari tradisi Veda bernamaPanchmahayagna (5 kali pemujaan) yang merupakan kewajiban bagi setiap mahluk Hindu, terutama di India. Uniknya, tradisi Muslim dalam membersihkan 5 bagian tubuh sebelum solat ternyata juga sama dengan aturan .Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah. dalam tradisi Veda. 4 bulan dalam setahun dianggap suci dalam tradisi Islam dimana tidak diperboleh menjarah atau melakukan tindakan kriminal selama periode tersebut juga serupa dengan tradisiChaturmasa dalam Veda, yaitu periode 4 bulan puasa dan menghindari tindakanan-tindakan tidak suci. Beberapa pakar mengatakan bahwa Shabibarat adalah kata lain bagi Shiva Vrat dan Shiva Ratra. Karena Ka.abah merupakan pusat penting dewa Siva, festival Shivaratri biasanya dirayakan disana dengan besar-besaran. Festival itulah yg disebut dalam Islam sebagai Shabibarat. Menurut sejumlah encyclopaedia, memang ada ukiran-ukiran tulisan didalam dinding Kabah. Namun para pakar sejarah tidak pernah diijinkan masuk. Tetapi menurut pengakuan beberapa orang, ada tulisan dalam huruf Sansekerta dan bahkan ada stanza-stanza dari Bhagavad Gita. Hubungan antara jaman awal Islam dengan Hindu (India) juga diperkuat oleh keteranganAhadis Imam Bukhari bahwa suku India, Jat, berada di Arabia jauh sebelum
jamannya Mohamad. Bahkan ketika Aisha jatuh sakit, keponakannya memanggil tabib Ayurvedic (kedokteran Veda),\ dari suku Jat untuk menyembuhkannya. Bukhari juga berbicara tentamg seorang raja India yang mengirim satu jahe yg direndam cuka (ginger pickles) kepada nabi. Ini menunjukkan bahwa raja Jat India menguasai kawasan didekatnya sehingga mampu memberikan hadiah yang begitu sepele seperti satu pot jahe. Nabi malah dikatakan sangat menyukainya. Ini bukti bahwa selama jaman Mohamad, orang India berpengaruh di Arabia. Paman Muhamad sendiri, Umar-Bin-E-Hassham merupakan pengikut Dewa Siva yang taat. Ia menolak untuk masuk Islam dan akhirnya tewas oleh seorang pengikut Nabi yang fanatik. Ia seorang penyair terkenal dan menulis sajak-sajak memuja dewa Siva. Salah satunya bisa ditemukan dlm hal 235 Sayar-Ul-Okul : ¡°Kafavomal fikra min ulumin Tab asayru Kaluwan amataul Hawa was Tajakhru We Tajakhayroba udan Kalalwade-E Liboawa Walukayanay jatally, hay Yauma Tab asayru Wa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVA Manojail ilamuddin minhum wa sayattaru Wa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY Yauman Wa Yakulum no latabahan foeennak Tawjjaru Massayaray akhalakan hasanan Kullahum Najumum aja- at Summa gabul HINDU¡± Artinya; ¡°Seorang lelaki yan menghabiskan seluruh hidupnya dalam dosa dan imoralitas dan membuang hidupnya demi nafsu dan kemarahan Jika ia bertobat dan ingin kembali kepada moralitas, adakah pengampunan tersedia baginya ? Bahkan jika hanya sekali ia dengan tulus memuja Mahadewa (dewa Siwa), ia bisa mencapai posisi tertinggi dalam jalan kebenaran Ya Tuhan! Cabut seluruh nyawa saya dan sebagai gantinya, berikan saya satu hari saja untuk tinggal di Hind (india) sebagai lelaki yg menjadi bebas secara spiritual saat mencapai tanah suci Dengan ziarah ke Hind, seorang lelaki bisa mencapai kebijakan untuk melakukan tindakan mulia dan mendapat kehormatan menyentuh guru-guru Hindu yg mulia¡° Nama keluarga Muhamad adalah Quraish (Kureshi), yg sebenarnya adalah bagian dari dinasti India, Kuru, yang pernah menguasai India. Diketahui bahwa paman Muhammad, Umar bin-e Hassham dan keluarganya terlibat dalam pembuatan Arca dan Kuil (Ka.abah). Encyclopedia Islamia menjelaskan bahwa kakek Muhamad dan paman-pamannya mewariskan jabatan sebagai pendeta-pendeta Ka.abah yang menyimpan 360 arca dewa-dewi. Muhamad menghancurkan semua arca tersebut kecuali arca yang paling utama, yaitu Batu Hitam [Hajar Al Aswad] / Siva Linggam / Lingga Siva. Dewa Siva dulu pernah dipuja Arab. Dan paman Muhamad juga seorang pemuja Siva dan menulis berbagai puisi memuja dewa Siva. Melihat bukti-bukti di atas, mungkinkah Ka.bah pada awalnya adalah sebuah Kuil Siva (Hindu)?
MURID WEDUL
2 Februari 2012
@anton
mending lu baca ini dulu :
http://vilaputih.wordpress.com/2010/10/28/misteri-bangunan-piramid/
MURID WEDUL
2 Februari 2012
@anton
dan baca ini :
http://vilaputih.wordpress.com/2010/10/28/2010/09/16/nabi-ibrahim-ber-etnis-india/
MURID WEDUL
2 Februari 2012
@anton
dan baca ini :
http://vilaputih.wordpress.com/2011/01/07/gambar-pecahan-hajar-azwad-di-turki/
anton
3 Februari 2012
saya dah baca semua sebelum komen di atas. jadi komen saya itulah kesimpulannya
MURID WEDUL
3 Februari 2012
berarti kurang menghayati
anton
7 Februari 2012
menerima begitu saja informasi tanpa cross chek kebenarannya itu bukan menghayati namanya tapi membodohi diri
MURID WEDUL
7 Februari 2012
@ANTON
halah banyak teori lu!
Hai Anton, boleh aku tahu siapa orang Hindhu yang pernah melihat TUHAN HINDHU pertama kali, sehingga kalian bisa membuat patungnya?…
atau jangan2 kalian itu pembohong semua!
anton
12 Februari 2012
@ murid wedul
bukan hanya teori tapi prakteknya juga..
anda harus paham dulu apa itu arca, patung dan apa itu berhala> ini jelas sulit bagi anda karena pengetahuan dan pemahaman anda akan Tuhan sangat sedikit dan sangat sederhana. anda khan belum tahu mana Tuhan mana dewa.. Allah adalah salah satu dewa yang dipuja masyarakat arab pada saat itu. Coba baca buku Agama-agama Manusia karya Huston Smith kalau gak salah penerbit Obor. disana dipaparkan secara objektif dan berimbang semua agama. dan perlu dicatat bahwa sebelum terbit sudah diperiksa oleh para pakar agama masing-masing. nama pakar dan dari negara mana, ada dipaparkan pada halaman-halaman awal.
baca sejarah yang sebenarnya dan jangan disembunyikan atau diputarbalikkan.
jadi siapa sebenarnya pembohong?
MURID WEDUL
13 Februari 2012
@ANTON
Wakaka…. coba siapa orang Hindhu yang pernah melihat Tuhan.
Tuhan tidak bisa disamakan dengan sesuatu, baca disini :
http://vilaputih.wordpress.com/2009/07/27/tuhanku-kok-berkumis-ya/
tono
17 Februari 2012
@murid wedul
orang hindu yang melihat Tuhan sprti Maharsi Narada, guru-guru kerohanian dan masih banyak orang suci lainnya yang gak mungkin disebutkan semua. Tuhan memang tidak bisa disamakan dengan sesuatu karena tidak ada yang sama dengan Tuhan. Orang hindu sudah tahu itu. Memang orang islam gak bisa melihat Allah karena hal tertinggi yang bisa kalian lihat hanyalah muka cantik, dada montok dan paha mulus wanita.
GENJI
17 Februari 2012
@Tono
wakaka…ngibul lo,… siapa nama-nama mereka?. Kapan dilihatnya?
GENJI
17 Februari 2012
@Tono
boleh tanya, mengapa muka dan bentuk badan Tuhan Hindhu mirip orang India?
anton
7 Maret 2012
to genji n murid wedul
boleh tanya, mengapa muka dan bentuk badan Tuhan Hindhu mirip orang India?
jawab–> hehe..he…..kenapa orang arab mirip orang india? bukan Tuhan yang mirip manusia tapi manusialah yang mirip Tuhan. katanya nabi adam diciptakan menurut rupa Allah. Ketika Tulsidas penulis syair tentang Rama berdoa kpd Tuhan dan Tuhan menampakkan diri sebagai Krishna maka Tulsidas berkata saya menyukai wujud Anda sebagai Rama walaupun saya tahu Krishna dan Rama sama. kemudian Tuhan mengambil wujud sebagai Rama. ingat orang Hindu menganggap Tuhan itu Maha Segalanya. Mampu berwujud seperti apa yang diinginkan penyembahnya. Allah tidak bisa khan seperti itu? memang Tuhan tidak bisa dilihat oleh semua orang. Waktu Krishna menampakkan wujud semestanya saat sebagai duta perdamaian, yang bisa melihat adalah kakek Bisma dan guru-guru suci lainnya. Juga pada saat Krishna kembali menampakkan wujud semestanya di depan Arjuna sebelum perang Mahabharata di mulai Arjuna dan Sanjaya mampu melihatNya. Itulah sebabnya pada saat Arjuna bertempur setengah hati melawan Bisma, Krishna yang tidak mau berperang mengangkat senjata, kakek Bisma Bisma dengan segera menjatuhkan atau melepaskan semua senjatanya. Kakek Bisma tahu kalau meninggal di tangan Tuhan akan kembali kepada Tuhan.
PANJI WULUNG
7 Maret 2012
@Anton
wakaka
mengapa Tuhan orang Hindhu seperti Khrisna cuma pakai cawat?
umar
4 Februari 2012
yang punya blog ini udah jelas kaki tangan iblis …. tafsirkan al quran pake akal n metode puzzle
cubluq cunthel
28 Februari 2012
Seperti anak2 kecil yang saling menganggap khayalan dirinya yang paling indah. tapi ini udah pada gedhe, pinter.
Emangnya kalo agama lo paling baik, paling benar, trus lo juga jadi orang yang paling baik dan benar ?
meski kelakuan lo lo pade kagak bener?
masih seneng nyakitin orang lain, ngejelek jelekin orang lain?.
Lo lo pade ngaku agamanya paling bener, ngajarin damai, saling menghormati……….. Nah…. ini pade ribut. pas nggak ame ajaran agama lo?
Yakin, iman harus, tapi gak begini caranya. gimana mau dapet surga orang dadanya pada panas
Cooling down bro, Tuhan merahmati hati yang damai.
hindari kata kata : Biar kelihatan……………… karena itu PASTI sebaliknya. contoh:
Biar kelihatan pinter karena merasa bodo
Biar kelihatan kaya karena merasa miskin
Biar kelihatan tinggi karena merasa cebol
Maren Kitatau
28 Februari 2012
Ya!
Agama itu ibarat memakai kaca-mata.
Ada kaca-mata utk supaya bisa terlihat hebat
Ada kaca-mata utk supaya bisa melihat dahsyat.
Yg satu harganya murah, yg satunya lagi mikroskop, hh.
Salam Dahsyat!
ilham othmany
28 Februari 2012
Gempar Kitab Injil Berusia 1500 Tahun Dijumpai
http://3.bp.blogspot.com/-BOzZvuXDS0Q/T0vCGexoyDI/AAAAAAAAATI/_vOWC7i4YLc/s1600/Kitab%2BInjil.jpg
Satu naskhah kitab Injil berbahasa Arami berumur lebih 1500 telah ditemui di Turki…mengandungi pernyataan Nabi Isa a.s bahwa Muhammad adalah sebagai RASUL yg akan datang selepasnya….!!
kejadian ini benar2 telah menggemparkan pusat kristian dunia di Vatican, Rome.
NASKHAH injil tersebut sebenarnya sudah ditemui sejak 12 tahun lalu…namun atas desakan dan permintaan kuat pihak gereja ia telah dirahsiakan…kerana bimbang ada persamaan terhadap pernyataan al-Quran bahawa Nabi Isa a.s sendiri sudah pun memberitahu tentang kedatangan Ahmad( Muhammad) saw….
Sumber http://edisikini.com/gempar-kitab-injil-berusia-1500-tahun-dijumpai/#ixzz1ndOQkFsZ
anton
7 Maret 2012
Kisah Adam dan Hawa
Kenapa orang Amerika menyebut wanita dengan kata WOMAN. Kisahnya begini.
Pada mulanya Allah terlebih dahulu menciptakan Adam. Karena merasa kesepian
Adam minta pendamping. Maka diciptakanlah Hawa. Nah, waktu Adam melihat
pertama kali sosok Hawa ia berdecak kagum dan berseru,”Wo … MAN!!!”
Alkisah, si ular iblis tak putus asa membujuk Hawa untuk memakan buah yang
terlarang itu. Akibatnya, Hawa senang menyendiri memikirkan hal tersebut.
Tiba-tiba datang Adam. Namun ia dicuekin.
“Kok diem aje, yang? SARIAWAN, ya …,”goda Adam kepada Hawa.
Di atas pohon tak jauh dari situ, si ular iblis lagi asik mengintip.
“HAHAHAHA, BELUM TAAAU DIA …!” seru si ular iblis dalam hatinya,
menyaksikan adegan di mana Adam dicuekin.
“Kenape donk, yang?” bujuk Adam lagi.
“Aye pengen makan buah yang itu, tuh …,”sahut Hawa.
“Oh, buah yang itu? Kan, kita sudah dilarang makan buah itu.
Makan aje deh buah yang laen. Buah kiwi dari nyuselan kek, Duren Bangkok kek!”
Karena dilarang Adam, Hawa lalu beranjak pergi. Dia sudah kebelet mau
mencicipi buah terlarang itu. “Wah, lu kok nekat …”
“KU TAHU YANG KU MAU, ” sahut Hawa.
“Bagi aye buah itu kelihatannya sedap, sebab KESAN PERTAMA BEGITU MENGGODA,
SELANJUTNYA TERSERAH AYE”.
Si ular iblis yang terus mengintip berkata kepada rekannya. Sudah tentu ular iblis
juga.
“SURVEI MEMBUKTIKAN, …kalau istri cakep suka keras kepala.
Soalnya, UDAH TRADISI,” Rekan iblis itu mengangguk.
Seorang diri Hawa mendekati pohon buah terlarang itu. Si ular iblis
langsung muncul dari tempat persembunyiannya.
“Eh, Wa lu nekat nih?”tanyanya.
“YESSS…!” seru Hawa sambil mengepalkan kelima jarinya dan membuat gerakan
seperti orang sedang menyikut.
“Ngomong, ngomong gimana sih rasenye, Blis?” tanya Hawa.
“COBA SAJA. Ditanggung LANGSUNG ENAAAK!” seru si ular iblis.
Dengan gemetar jari Hawa terjulur dan memegang buah yang nampak ranum itu.
“Kok, rasanya DINGIN, DINGIN EMPUK sih Blis?” Karena gemetar, buah yang
sudah dipetik itu jatuh dan menimpa batu sehingga sedikit rusak bentuknya.
“penyok dikit ngga apa. YANG PENTING RASANYA, BUNG,” bujuk si ular.
Akhirnya Hawa memungut buah yang jatuh itu. Ia menatap ke arah si ular iblis itu.
“PAKE SUPER PEL KAN? BELON LIMA MENIT.”kata Hawa.
Lalu perlahan-lahan buah terlarang itu dimakannya sedikit.
“ENAK GILAA …!”seru Hawa,”RAMAI RASANYA,” sambung Hawa lagi.
Melihat Hawa menikmati buah terlarang itu si ular iblis berkata kepada
temannya, “POKOKNYA, SEMUA JADI TUNTAS …TAS, …TAAAS!”
Tahu-tahu Hawa sadar akan perbuatannya.
Kepalanya celingak-celinguk mencari Adam.
Melihat hal tersebut, si ular iblis langsug mengejek,
“NAH, DATANG JUGA TUH ADAMNYA”
“KENAPA SIH SERING DATANG TERLAMBAT?”
“IYA, YAAH …”
Demikian ular-ular iblis itu saling bersahut-sahutan ketika melihat Adam
nongol dari jauh. Mereka lalu tertawa cekikikan kayak tawa
SI MANIS JEMBATAN ANCOL.
Adam akhirnya tiba. Kepalang basah, iapun turut makan buah
terlarang itu dan mengajak Hawa, lekas-lekas keluar dari Taman Firdaus.
Soalnya yang punya taman sangat marah dan mengusir mereka pergi.
Berjam-jam Adam dan Hawa berjalan, sampai akhirnya Hawa tak kuat lagi.
“Bang, aye udah ngga kuat lagi …”kata Hawa.
Adam menghentikan langkahnya, kemudian berpaling kepada istrinya.
“AYO … KAMU PASTI BISAAA …,”seru Adam, sambil menyeret istrinya.
Beberapa saat kemudian, Adam berseru kegirangan.
WAH SAMPAI…, WAH SAMPAI..!”seru Adam sambil memegang telinganya.
Ternyata mereka tiba di tepi sebuah sungai. Air sungai itu sudah terpolusi.
Banyak sampah dan botol plastik serta sandal jepit.
Nyamuk beterbangan ke muka Hawa. “Kurang ajar ni nyamuk.
Diusir datang lagi. Adam tertawa.
Dari dalam sakunya dia mengeluarkan obat nyamuk dan
menyalakannya. Sambil menyalakan Adam berdendang,
“NYAMUK SINI CUMA TAKUT 3 RODA.”
Melihat tingkah suaminya, Hawa mencibir. Semasa di Taman Firdaus tak pernah
ia diganggu nyamuk. Hawa menyesal mengapa nekat makan buah terlarang itu.
Tapi semuanya sudah terjadi. Penyesalan memang selalu datang terlambat.
(Sumber : Metanoia)
Divka HD
15 Maret 2012
teori2 Islam itu memang aneh, secara Hindu kan duluan ada, tapi masiiihh aja tetep ngotot “niru islam lah” si nabi x ada di Hindu lah, adam=siwa lah, aduh..
tak kubayangkan jika islam dluan ada, pasti semua dibasminya..
apa hindu pernah protes jikalaupun beberapa adanya persamaan?? jika memang benar “dicaplok” toh juga Hindu merasa bangga bahwa kalian adalah bagian dari kami..
mengapa harus ngotot punya teori Tuhan yg notabene hanya membenarkan 1 agama saja. Sempit banget pngetahuan Tuhan anda klo bgtu
mngenai lingga dan Yoni, kami aja sebagai kaum Hindu tak pernah mnjadikan hal itu sbg “porno grafi”. emang ketika ditutupin (hingga keliatan mata doang) dah menjamin ga ada niat jorok??
buktinya di negri islam itu berasal TKI itu pulang dgn kondisi yg sngat extreme..
itukah lingkungan Islam diciptakan??
jika anda mngartikan jorok ttg lingga yoni ya artinga memang pkiran kalian jorok lah..
patung agak seni dkit, ekh dblang porno pula,.. aduhhh.. habislah budaya asli indonesia.
smua dikerudungin..
nih dibaca buat yg selama ini suka menghujat sesuatu tanpa berfikit positif, bijak, dan hanya terbiasa dengan agama yg “dogmatis” dan “doktrinal”,
=================================================
http://hindu-nusantara.blogspot.com/2010/08/lingga-dan-yoni.html
=================================================
(ini percakapannya simple banget, jadi anak SD pun baca bisa faham)
jos
30 Maret 2012
masalah adam aj di ributin,,,dewa siwa ma adam ya jelas beda,,,adam adalah manu,dalam hindu sedangkan hawa adalah satarupa dalam hindu ,,,satarupa dilahirkan dari tulang rusuk manu,,,,,,,,,lok dalam islam yg mengisahkan adam dan hawa adalah nabi ibrahim yg dikatakan membuat mekah dan berasal dari india itu emang benar,,,karna nabi ibrahim adalah raja vikrama ditya seorang rajarsi dari india,,,yg beragamakan siwa,,,,,sehingga tentu saja dulu kakbah di kontruksikan sama dengan kuil india dimana setiap kuil di hiasi dengan arca dewa dewa,,,sama kakbah juga dihiasi oleh 360 patung dewa yang slanjutx dikatakan berhala oleh nabi muhamad.adam dan hawa hanyalah jiplakan saja,,,,cerita raja vikrama ditya ditulis dengan bahasa arab dalam sebuah piring ktamik,,,yg skarang di museumkan di turki guna mencegah peralihan agama,,,,,,,,dan cerita manu dan satarupa hampir semua ada pada ajaran purana hindu,,,yg ada beribu2 tahun sebelum adanya islam
ilham othmany
31 Maret 2012
Aku tidak pernah dengan orang musyrikin Arab menyembah dewa siva.Tuhan-tuhan Arab sebelum Islam ada banyak.Latta,uzza,hubal.Tapi tidak satu pun yang bernama siva.Orang arab dengan hindu samasekali tidak ada perkaitan.
anton
2 April 2012
raja vikramaditya kalo dalam islam dinamakan nabi sulaeman
Divka HD
16 Maret 2012
PERCAKAPAN SEDERAHANA
MENGENAI LINGGA YONI
Maya : Mas, dari dulu aku kok belum juga ngeh dengan simbolisme yang terkandung dalam perwujudan Lingga Yoni? Bukankah Lingga itu simbolisasi dari Penis dan Yoni simbolisasi dari Vagina? Terus apa kaitannya dengan spiritualitas? Kok kayaknya ga nyambung ? Ga ada korelasinya?
Damar : Hehehehe…
Maya : Kok cuma ketawa ? Jangan ketawa, aku serius…
Damar :Ketawaku juga serius..
Maya : Pasti ngetawain aku yang tengah berfikir jorok. Udah, ah. Jawab pertanyaanku.
Damar : Aku ketawa karena saat kamu berfikir Lingga Yoni, asumsi kamu pasti mengarah ke hal-hal yang jorok. Apa emang iya Lingga dan Yoni itu jorok ? Apa emang iya Penis dan Vagina itu jorok ?
Maya : Setidaknya begitulah asumsi yang terbangun dalam etika sosial masyarakat kita saat ini. Lantas..?
Damar : Jorok itu kotor. Jorok itu menjijikkan. Jorok itu tidak suci. Asumsi ini yang salah total. Kalau kurang etis, emang bener. Karena kedua alat reproduksi manusia itu sangat-sangat pribadi sifatnya. Kecuali untuk keperluan spiritualitas dan Ilmu Pengetahuan, ga etis di ekspose! Ga etis diumbar-umbar!
Maya : Lantas. Menurut mas sah-sah saja jika gambar atau wujud yang menyerupai penis dan vagina ditampilkan ditempat ibadah dan dipajang ditempat pendidikan ?
Damar : Yup. Karena dengan ditampilkannya wujud kedua alat reproduksi manusia itu ditempat yang tepat, pasti tidak akan menimbulkan pergeseran nilai dan tujuan mengapa kedua wujud alat reproduksi manusia itu dipajang.
Sejak jaman dulu, dikuil-kuil Hindu adalah hal yang lumrah menampilkan wujud vulgar penis dan vagina, se-vulgar tampilannya di universitas-universitas kedokteran seperti sekarang.
Maya : Namun, mengapa sekarang kok cuman ajaran agama timur saja yang masih menganggap lumrah memajang gambaran penis dan vagina ditempat-tempat ibadah? Sepengetahuanku, ajaran-agama timur tengah, kok menabukannya?
Damar : Inilah kemerosotan nilai. Inilah kedangkalan makna sexualitas. Sex, termasuk kedua alat reproduksi manusia, menurut pandangan ajaran agama timur tengah, bukan lagi tidak etis ditampilkan, tapi juga jorok, jijik, kotor, cemar dan berdosa!
Maya : Nah, kan? Kata-kata dosa itu yang lagi-lagi ikut terus. Napa, ya?
Damar : Kamu harus maklum, masyarakat padang pasir kesadarannya waktu itu sangat-sangat rendah. Ga bisa melihat wujud semi vulgar sedikit saja, pikiran warasnya pasti udah ga tahan, goyah ! Walaupun tujuan pemajangan gambar-gambar alat reproduksi manusia itu dimaksudkan untuk mendidikan sex bahkan pendidikan spiritual, namun bagi otak orang-orang padang pasir, tuing-tuingnya lebih mendominasi daripada akal warasnya. Konyol !
Maya : Kayak anak kecil, dong ?
Damar : Makanya, orang-orang bijak disana, yang cukup waras dan lebih sadar dari masyarakat mayoritas melarang pemajangan gambar-gambar vulgar alat reproduksi manusia ditempat-tempat ibadah. Dan sampai sekarang, hal itu keterusan.
Maya : Menyedihkan….Pusing juga ya kalau seandainya jadi orang yang berkesadaran tinggi dan harus hidup ditengah-tengah orang yang berkesadaran rendah seperti itu.
Damar : Makanya, mas secara pribadi sangat salut kepada Para Nabi yang pernah lanir disana. Mereka cukup sabar hidup ditengah-tengah anak-anak TK…
Maya : Hihihihihi….
Damar : Dan yang perlu diluruskan, sesungguhnya kedua alat reproduksi manusia, bahkan pertemuan keduanya dalam sebuah hubungan persenggamaan, tidak lah jorok, tidak menjijikkan dan tidak berdosa! Ini perlu ditegaslan, sebab sangat kasihan sekali bagi mereka-mereka yang tumbuh dari lingkungan yang menganggap kotor sexualitas. Mereka yang tumbuh dilingkungan seperti ini, tidak akan mampu menikmati sex dengan kondisi kejiwaan yang bebas, karena mereka selalu merasa senantiasa dikejar-kejar oleh rasa bersalah yang sudah dicekokkan dibenak mereka lewat lingkungan dan orang tua.
Mereka-mereka yang gagal menikmati sex, mereka-mereka yang sulit merasakan orgasme, biasanya tumbuh dari lingkungan semacam itu.
Maya : Wah ! Dampak pemisahan secara tegas antara sex dengan spiritualitas bisa kayak gitu ya, mas..
Damar : Inilah kekeliruan yang harus dibenahi. Banyak dari kita yang terjebak merasa kotor karena masih suka ber-sex ria dengan pasangan kita, dan ujung-ujungnnya menjauhi rumah-rumah ibadah karena merasa risih dan segan.
Ujung-ujungnya lagi, jadi malas beribadah karena malu sama Yang Di Atas. Mau stop sex ga bisa. Mau tetep suka sex sembari menekuni spiritualitas kok rasanya ga nyaman. Akhirnya, spiritualitas di nomor duakan. Spiritualitas dipending dulu. Dan sekarang nikmati sex aja dulu. Nah, ini yang ga bener!
Maya : Iya ya mas. Jangankan berhubungan sex, wong masturbasi dan onani aja dianggap dosa! Wah….
Damar : Lakukan hubungan sex, asal jangan menyakiti siapapun dalam melakukannya.
Jangan melakukan hubungan sexdengan istri atau suami orang.
Jangan melakukan hubungan sex dengan pacar orang lain.
Jangan melakukan hubungan sex dengan cara paksa dan tipu daya.
Jangan melakukan hubungan sex diam-diam tanpa persetujuan orang tua si gadis, karena kalau diam-diam, itu namanya mencuri. Dan siapapun yang kecurian, pasti sakit hati!
Maya : Solusinya, melakukan hubungan sex yang bebas dari menyakiti siapapun adalah nikah, dong!
Damar : Tepat! Dan hal itu tidak bisa di otak-atik lagi.
Maya : Berarti mas tidak setuju dengan free sex?
Damar : Setuju tidak setuju. Karena free sex cenderung menyakiti orang lain.
Maya : Tapi ada lho, mas. Fenomena dimana orang tua oke-oke saja anak gadisnya ditiduri walau tidak dinikahi, demi imbalan materi. Bukankah fenomena seperti ini, tidak ada yang tersakiti. Si gadis oke, kedua orang tuanya juga oke, yang nidurin lebih oke lagi, bagaimana menurut mas?
Damar : Ada jaminan tidak si cowok tidak lari begitu saja meninggalkan si cewek jika tiba-tiba hamil ?
Ada jaminan tidak si cowok tidak mempunyai istri sah sehingga nanti bisa menimbulkan konflik baru jika hubungan seperti itu diketahui istri sahnya?
Maya : Hehehehehe….Iya..ya..
Damar : So, jangan macam-macam, deh. Intinya hubungan sex tidak berdosa sepanjang tidak ada yang tersakiti saat melakukannya. Dan, nikah atau Vivaha adalah solusi jitu untuk itu.
Maya : Siip, mas. Mudeng aku sekarang. Jadi, sex diluar nikah itu yang berdosa bukan karena sex-nya, bukan karena penis yang dimasukkan ke dalam vagina semata, tapi karena rawan menimbulkan konflik, rawan menyakiti. Itu intinya ya, mas.
Damar : Yup!
Maya : Kembali ke masalah simbolisasi Lingga dan Yoni. Makna inti dan sex education-nya apa sih, mas? Wong ya cuma wujud Lingga atau Penis yang tengah masuk kedalam Yoni atau Vagina, itu aja. Lantas letak educationnya dimana ?
Damar : Bukan sex education, tapi spiritual education!
Maya : Lho ?
Damar : Lingga adalah simbolisasi dari Atma atau Ruh kita. Dan Yoni adalah simbolisasi dari SHAKTI atau Kekuatan Atma atau Kesadaran Atma.
Dalam wujud Lingga yang tengah melakukan penetrasi kedalam liang Yoni, maksudnya adalah KEMBALINYA KESADARAN, KEMBALINYA KEKUATAN ATMA yang selama ini tengah terselimuti dan tidur nyenyak oleh pengaruh Maya. Oleh pengaruh Prakrti, pengaruh Alam Materi.
Maya : Yaitu yang berwujud Suksma Sarira atau Badan Halus dan Sthula Sarira atau Badan Kasar ini.
Damar : Yup!
Damar : SHAKTI ini, terlelap tidur oleh karena belenggu Maya. Atma yang tengah kehilangan Shakti-Nya, kehilangan Kesadaran-Nya, menjadi Awidya, alias bodoh! Dia mengelirukan diri-Nya sebagai Suksma Sarira atau Badan Halus. Bahkan ada juga Atma yang mengelirukan diri-Nya adalah Sthula Sarira atau Badah Kasar. Menyangka diri-Nya hanyalah sekedar produk mekanik belaka, seperti robot. Rusak Sthula Sarira, tamat sudah diri-Nya. Begitu asumsi Atma yang tengah dilanda kebodohan ini.
Kewaspadaan, kecemerlangan, kekuatan, kebahagiaan, kedamaian, kesucian dari Atma, seolah hilang. Sangat-sangat menyedihkan kondisinya. Kewaspadaan, kecemerlangan, kekuatan, kebahagiaan, kedamaian, kesucian dari Atma tinggal kecil. Bagai setitik kerlip bintang dilangit. Redup.
Dalam kondisi penuh keterbatasan seperti ini, Atma cenderung resah, bimbang, terombang-ambing oleh hukum karmaphala. Terombang-ambing dalam dualitas atau Rvabhineda duniawi, yaitu suka-duka, untung-rugi, sakit-sehat dan lain-lain.
Atma benar-benar lemah. Tak berdaya. Cenderung salah dalam setiap tindakannya. Karma-karma buruk akan terus dia buat jika dia tidak segera sadar, tidak segera bangun kembali.
Maya : Dengan cara pembangkitan SHAKTI, atau pembangkitan KUNDALINI?
Damar : Benar! KUNDALINI artinya DEWI ULAR. Karena proses kenaikan Shakti dari satu cakra ke cakra diatasnya, dari satu kesadaran ke kesadaran diatasnya, harus melalui jaringan fisiologis fisik manusia yang melingkar-lingkar, mirip tubuh ular. Maka Shakti atau Kesadaran Atma, disebut juga KUNDALINI.
Maya : Dan KUNDALINI ini yang dilambangkan sebagai YONI atau VAGINA?
Damar : Benar. Karena Kundalini ini sangat lembut penuh Kasih. Begitu Dia bangkit, segala kekotoran yang menyumbat kesadaran-Nya akan terkikis habis tanpa sisa. Pergerakan-Nya pelan dan halus. Dialah Sumber Energi sejati. Dia bagai seorang Ibu. Dia bagai seorang Wanita cemerlang. Wanita yang merindukan pertemuan-Nya dengan kekasih sejati-Nya, yaitu Atma atau Ruh kita.
Maya : Oleh karena itu. Atma atau Ruh dilambangkan sebagai Lingga atau Penis atau Laki-laki yang dirindui Yoni atau Kundalini.
Dan apabila Kundalini ini sudah berhasil naik melalui cakra per cakra dan puncaknya bisa bertemu dengan Atma kita, maka PERTEMUAN INI DISIMBOLISASIKAN DALAM WUJUD LIANG YONI YANG DIMASUKI LINGGA. LINGGA DAN YONI ?
Damar : Tepat! Karena apabila Atma dan Shakti-Nya telah bertemu, sensasinya benar-benar nikmat. Mirip sensasi persetubuhan. Namun, lebih nikmat lagi dan tidak bida diungkapkan dengan kata-kata….
Maya : Wow! Makanya aku pernah mendengar, bahwa sensasi sexual badaniah adalah percikan kecil dari sensasi PENCAPAIAN PUNCAK KESADARAN PURNA. Setiap makhluk diberi anugerah menikmati sensasi PENCAPAIAN PUNCAK KESADARAN PURNA dalam porsi kecil, yaitu sensasi sexual badaniah…Wah!
Damar : Tidak salah lagi, memang seperti itu!
Maya : Wah, aku jadi ingat mas. Dulu semasa kakekku masih hidup, dia adalah ahli pusaka, beliau punya banyak keris-keris kuno peninggalan Pajajaran, Majapahit dan lain-lain, setiap kali ada orang datang menanyakan apakah pusaka yang dia bawa masih memiliki TUAH atau KEKUATAN GAIB, kakek sering bilang TUAH atau KEKUATAN GAIB pusaka itu bernama YONI PUSAKA.
Begitu ada yang minta jawaban, kakek pasti menghunus keris tersebut untuk melihat apakah pusaka itu masih ada ‘isi’ atau TUAH atau KEKUATAN GAIB-nya. Dan ujung-ujungnya, kakek pasti punya dua jawaban :
-Pusaka ini masih memiliki YONI!- atau -Pusaka ini telah kehilangan YONI-nya.
Dulu aku berfikir, YONI kan VAGINA, apa pusaka punya vagina? Hihihihi..
Sekarang aku baru tahu dari mas…..
Damar : Hehehehe…..Yoni atau Shakti atau Kekuatan Gaib atau Kesadaran adalah istilah yang bermakna sama. Berkaitan dengan pusaka, tentu saja Yoni pusaka yang dimaksud orang-orang Jawa bukanlah Kundalini.
Maya : Yup. Hanya pengambilan istilah saja. Keris diibaratkan Lingga atau Atma. Guratan pamor dan bentuk keris diibaratkan Suksma Sarira atau Badan Halus. Warangka keris diibaratkan Sthula Sarira atau Badan kasar. Sedangkan Kekuatan Gaib sebuah keris diibaratkan Yoni. Keris yang telah ‘kosong’ diistilahkan ‘sudah tidak mempunyai Yoni lagi’. Wah, Yoni tuh berarti penting banget yah, mas.
Damar : Hihihi….Jadi ahli keris saja kamu..
Maya : Mas, ah!
Damar: Hahahahaa……
Maya : Jelas sekarang, sexualitas tidak bisa dipisahkan dengan spiritualitas.
Damar : Tapi konyolnya, jika kita sering melakukan aktifitas sexual badaniah berlebihan, Kundalini yang hendak bangkit naik ke atas menemui Atma, akan tersalurkan ke bawah. Hanya akan tersalurkan menjadi gejolak sexualitas badaniah semata. Maka, pertemuan Kundalini dan Atma, akan terganggu.
Maya : Kok ?
Damar : Itu kenyataannya. Jika kita mampu mengendalikan aktifitas sexual yang berlebihan, Kundalini akan cepat bangkit naik keatas, menuju puncak cakra, menghampiri Atma yang sudah merindui-Nya…
Dan persenggamaan, persetubuhan, aktifitas sexual badaniah, dimana dua orang lawan jenis melakukan persebadanan sehingga mencapai puncak kenikmatan, ini hanya perwujudan kasar, perwujudan rendah dari persenggamaan, persetubuhan, aktifitas sesual yang sebenarnya, yaitu PENYATUAN KEMBALI KESADARAN DENGAN SANG ATMA.
Aktifitas sexual rendah, dinamakan Pashu Bhava atau aktifitas sex hewaniah.
Aktifitas sexual yang sesungguhnya, yaitu PENYATUAN LINGGA DAN YONI, dinamakan Divya Bhava atau aktifitas sex illahiah.
Kita harus bangkit perlahan-lahan, dari Pashu Bhava menuju Divya Bhava….
Maya : Memang kenapa kita harus mengikis perilaku sex hewaniah kita ?
Damar : Aktifitas sex hewaniah atau Pashu Bhava adalah aktifitas Atma dalam kondisi keterbatasan kesadaran-Nya yang remang-remang. Atma sejatinya ‘merindukan kenikmatan orgasme spiritual’. Namun Dia belum menemukan cara yang tepat.
Atma menyangka, kenikmatan itu bisa diperoleh dengan mencari diluar badan fisik ini. Padahal ‘kenikmatan’ itu hanya bisa didapat dan ditemukan didalam diri sendiri.
Kenikmatan orgasme hasil dari sex hewaniah, cenderung meruntuhkan kesadaran diri. Hal yang paling fatal adalah keterikatan dengan wujud-wujud fisik yang molek, gagah, cantik, tampan, yang disodorkan oleh Alam Maya. Padahal kamu telah paham, semua perwujudan yang disodorkan Maya tidaklah kekal adanya. Gampang hilang.
Apabila hukum Maya berlaku, yaitu ada pertemuan pasti ada perpisahan, maka Atma yang sudah terlanjur melekat terikat dengan wujud-wujud indah yang disodorkan Maya, apabila perpisahan sudah waktunya terjadi, maka kesedihan, penderitaan, patah hati, akan mudah menjerat Atma yang bodoh ini.
Selain itu, kemelekatan atau keterikatan pada kenikmatan sex hewaniah yang disodorkan Maya, pada beberapa kasus bisa membuat Atma lupa daratan dan terus terobsesi untuk mencari dan mencari. Apabila obsesi ini terlalu besar mendominasi kesadaran Atma, maka, kapan Dia bisa lepas dari belenggu Maya? Kapan Dia bisa Moksha?
Maya : Wah….bener juga! Dan selain itu pula, karena kemelekatan berlebihan Sang Atma pada sensasi sex hewaniah, Atma bisa melakukan segala macam cara untuk mendapatkan sensasi itu lagi, Yang fatal, jika tidak bisa mendapatkan, Atma bisa melakukan pemaksaan kehendak secara fisik atau secara halus, seperti membuat doktrin-doktrin suci yang katanya berasal dari Tuhan hanya demi sekedar untuk bisa ‘menindih tubuh empuk wanita cantik’, bukankah begitu, mas?
Damar : Konyol, kan?
Maya : Tapi, kita bukannya orang-orang yang hipokrit kan mas dengan memahami ini semua? Bukankah aktifitas sex hewaniah memang nikmat?
Damar : Tak ada yang bisa menyangkal kenikmatan sensasi sex badaniah. Yang menyangkal adalah orang-oranf hipokrit!
Maya : Lantas, bagaimana cara kita bisa lepas dari jeratan kenikmatan ini?
Damar : Perlu waktu. Seiring peningkatan Kesadaran kita, lama-lama kita juga akan bisa membebaskan diri dari jeratan ini. Dan diatas itu semua, BIAR KEBERADAAN TUNGGAL YAG MEMBANTU KITA.
Aku bisa memberikan satu perumpamaan buat kamu…
Jika kamu belum pernah merasakan manisnya secangkir susu dan selama ini kamu hanya terbiasa merasakan manisnya secangkir teh, maka apakah salah jika kamu merasa bahwa secangkir teh itu teramat nikmat dan seolah-olah kamu tidak akan pernah bisa lepas dari jeratan kenikmatannya….
Secangkir susu manis adalah ibarat sensasi Sex Illahiah….
Maya : Aku paham ! Dan secangkir teh manis ibarat sensasi Sex Hewaniah. Kita akan sulit melepaskan kenikmatan secangkir teh manis jika belum pernah mencicipi kenikmatan secangkir susu manis! Wah…aku paham, mas!
Damar : Jika kamu masih belum bisa merasakan kenikmatan secangkir susu manis, maka tiada salah kamu sementara menikmati secangkir teh manis dalam porsi yang sewajarnya, jangan berlebih-lebihan!
Maya : Dan apabila sudah menemukan sensasi kenikmatan secangkir susu manis tadi, otomatis, dengan sangat mudah, kita akan melepaskan tanpa beban sensasi kenikmatan secangkir teh manis.
Damar : Tepat! Tidak usah dipaksa. Pemaksaan adalah kekerasan. Dan kekerasan apapun juga, tidak diperkenankan dalam Veda! Termasuk kekerasan kepada diri sendiri.
Maya : Terima kasih, mas…Sembari terus mencari secangkir susu manis, sementara kita nikmati secangkir teh manis dulu, solusi yang manusiawi….tidak terlalu muluk muluk..
Maya :Makasih, mas. Aku merasa nyaman berjalan bersamamu, mas…Makasih. Namaste.
Damar : Namaste.
DEWA ABADON
16 Maret 2012
Kenapa Ya Semua AHLI AGAMA / AHLI KITAB kok tunduk Kepada AHLI SEJARAH / ARKEOLOGI.
Kadang Ilmu Sejarah Bertentangan dengan Ilmu Agama, tapi khususnya Agama Wahyu (yahudi, Kristen, Islam)
Ahli Sejarah/arkeologi mengatakan bahwa Manusia itu berasal dari Kera / berevolusi…(Teori Darwin)
Ahli Agama ( Yahudi, Islam, Kristen) menentangnya karena Kitab Suci mengatakan bahwa manusia pertama adalah berasal dari keturunan Adam dan Hawa.
Makanya kadang antara SAINS dan AGAMA itu nggak bisa di gabungkan..
Kata Bapak saya :
SAINS itu ilmunya selalu ilmunya selalu BERKEMBANG, dan bisa Berubah / disempurnakan, menurut Perkembangan Jaman dan perkembangan pemikiran masyarakat/budaya.
Misal : Dulu Menurut Gereja, Bumi itu datar (Gereja menganut paham Plotomeus,/ bumi adalah pusat tatasurya/Geosentris, ……pada jaman Galileo, terjadi perubahan pandangan bahwa Bumi itu Bulat,dan Matahari adalah pusat tatasurya/Heliosentris, Galileo mengikuti paham Kopernikus…… karena Galileo dituduh SESAT maka di INKUISI oleh Pengadilan AGAMA KATOLIK ROMA pada waktu itudan dihukum Mati, ternyata yang bener bumi itu Bulat dan Bumi mengedari Matahari. Makanya pada tahun 2008 gereja Katolik baru mengakui bahwa galileo adalah ahli astronomi.
sedangkan :
AGAMA itu Ilmunya Tidak berkembang, artinya dari jaman dulu Kitab Suci isinya begitu melulu..(tidak boleh di REVISI karena Kitab Suci itu adalah Firman/Wahyu Tuhan, Kalau Direvisi ntar kena KUTUK TUHAN)
Makanya Kalau Kita Belajar Kitab suci itu bukan menjadi orang Pintar ……. Tetapi Orang Kudus…..(NAMANYA AJA KITAB SUCI)…Lagian Orang Pintar khan belum tentu Suci.
saya bukanya sok suci, tapi Semua kitab suci mengajarkan begitu.
betul nggak ????
Iwan
21 Maret 2012
Mungkin juga.
prayogo
21 Maret 2012
agama dibutuhkan bagi orang yang masih di level perut…!
asam
1 April 2012
Wow… science memang huebaaat…
saking kerennya sehingga tidak mau tahu kalau ada kawat seujung kuku yang bisa ditransfer ke perut orang.
saking majunya hingga harus pusing tujuh keliling menguak tabir peninggalan arkeologi kaum yang dihancurkan, dari bangunannya, obat herbal, hingga gambar yang berkesan futuristik.
saking lucunya sehingga menuding cucologi pada kitab suci yang telah terlebih dahulu mewartakan tabir alam.
Kalau begitu sejauh mana science mengungkap tabir ghaib tanpa agama?
Kalau begitu sejauh mana jiwa diretas tanpa agama?
Tetapi tidak bisa ditolak bahwa orang-orang yang menggunakan akalnya lagi berpengetahuan lebih ditinggikan derajatnya di sisi Allah.
anton
2 April 2012
@panji wulung
kamu pasti lagi menghayalkan ada apa di dalamnya cawat.. wkwkwk… karena cuman itu yang diajarkan oleh nabimu n kitab sucimu…
joko pintogog
7 April 2012
Orang ngomong soal agama masing-masing, aku cuma minta pendapat, orang sembahyang itu menghadap apa yang paling baik?
asam
7 April 2012
@jokopintogog,
Ini dia, kutipan pendapat orang bule tentang media/ sarana/ bantuan pendekatan diri pada sang khalik.
“…Jadi, sebenarnya mereka bermaksud untuk mengarahkan pikiran orang-orang kepada Tuhan, tetapi berakhir dengan pengalihan pikiran mereka dari Dia kepada penyembahan benda-benda ciptaan.”
by J Mendham, “The Seventh General Council, the Second of Nicaea, ” Introduction, pp. iii-vi –cmiiw–
Agus
8 April 2012
Semua teks-teks tentang adam, hawa, ibrahim dll. sebenarnya diambil di teks-teks (ataupun secara lisan) dari Weda. hanya saja jadi bias sesuai kemampuan fikir / kemapuan baca tulis waktu itu. Budaya dan peradaban Hindu (baca : sanatana Dharma) sudah ada sejak jutaan tahun yang lalu (lihat kisah Ramayana, dengan peninggalan / bekas Jembatan Rama). Bhagavad Gita juga pertama kali diwahyukan sejak jutaan tahun (Bhagavad Gita untuk pertama kali disabdakan pada dewa matahari lalu dewa matahari itu menjelaskan sistem itu pada Manu (manusia pertama), lalu Manu menjelsakan pada Iksvaku)
joko pintogog
10 April 2012
@asam
maksud dari benda cipta’an itu apa?
asam
21 April 2012
@ joko pintogog,
Jawaban pendeknya,
Maksud benda ciptaan adalah benda kreasi manusia. Benda kreasi adalah hasil budi dan daya. Hasil budi dan daya adalah hasil usaha perwujudan dari persepsi. –cmiiw–
Lalu mengapa tuhan harus dibatasi oleh persepsi? Bebaskan saja dari bayang-bayang ingatan pada sosok atau apapun juga.
BAPAK KAU
16 April 2012
KAUU KAUU SESELALU MEMPEREBUTKAN TUHAN,, TAPI KAU TIDAK PERNAH MEJALANKAN PERINTAH TUHAN.. SEHARUSNYA KAU SADAR SEMUA, TUHAN ITU GAK BISA TERPIKIRKAN N TUHAN TIDAK PERNAH HABIS UNTUK DIPERDEBATKAN MENGERTILAH KAU ITU,, LEBIH BAIK KAU MENJALAN KAN PERINTAHNYA SESUAI JALAN YANG TUHAN BERIKAN KEPADA KAU KAU SEMUA..ISLAM, KRISTEN, HINDU, BUDHA DAN AGAMA LAINYA ITU SEMUANYA BAIK, BAGUS BAGUS, INDAH.
asam
21 April 2012
@bapake koen,
Jawaban panjangnya,
Yang mana memperebutkan Tuhan? Dan seperti apa perintah Tuhan? Darimana perintah itu datang? Dan kau percaya itu datang dari Tuhan? Bagaimana bisa kau percaya? Akh…Paling hanya persepsimu tentang moral kebaikan saja, bukan? Lalu kau buat-buat sebagai panduan hidup? Kenapa tidak kau sebut saja itu adalah Undang-Undang yang bisa dikompromikan? Bukankah agama kau bilang terbelakang?
“Say it, bahwa Tuhan itu satu. Tempat meminta segala sesuatu. Tidak beranak dan tidak diperanakan. Tidak dipersepsikan dan disetarakan dengan segala sesuatu pun.”
Lalu apakah kau anggap ROMA itu satu? Tempat yang aku dan kau persepsikan sama dan serupa? Adalah tujuan yang sama meski jalan, jarak, dan guide yang berbeda? Akh…are you kidding me?
Valencio
24 April 2012
OOhh.. gitu toh. Bener juga om Wedul. Di Facebook pernah dimuat tentang agama Trinitas. Tapi selalu dibanned, dihapus paksa oleh Facebook. Dan pernah dibahas juga oleh Dr.Zakir Naik di forum debat IRF. Ini Forum bebas, blog bebas yang wajib diketahui seluruh umat manusia.. Ijin Share ya oom…… (saya sebelumnya mempunyai 2 agama, Hindu dan kristen)
Swandaru Geni
24 April 2012
@Panji Wulung yang mengomentari ksatria :
Panji wulung —–> @Ksatria
Kamu itu tahu kan arti dari visual, memvisualisasi itu lebih mendekati retorika,
Alias kamu berusaha mewujudkan Tuhan dalam Fisik, padahal tak seorang pun pernah melihat Tuhan.
Jadi mending kamu tak kasih patung hasil visualisasi ku aja, dijamin lebih bagus
=========================================================================
maaf lancang Bli Ksatria..masalah retorika biar Swandaru geni yang jawab hehehee:
Mas panji salah kaprah ..retorika itu adalah teknik pembujuk-rayuan secara persuasi menurut doktrin aristoteles…jadi intinya adalah Hindu tidak membujuk orang lain untuk mengikuti agamanya…..hanya berkarya …sangat rindu dengan Tuhannya sehingga dengan kerinduan yang amat dalam dan saking cintanya..mereka menuangkan kerinduan mereka dengan membuat “Visualisasi”…layaknya orang yang sedang kasmaran dan jatuh cinta dengan pujaan hatinya …
hingga ingin rasanya melukis sangat pujaan hati di sebuah kanvas yang walaupun “tidak sama persis dengan aslinya” tapi itu adalah curahan perasaan mereka yang harus kita hargai …bukannya malah di hancurkan seni dan tidak menjaga perasaan yang membuat “visualisasi” itu sendiri.
Borobudur, Prambanan dan semua peninggalan bersejarah hasil tuangan dan kecintaan para pembuatnya …pernah ingin dihancurkan dengan bom pada tahun 1985 oleh mohamad jawad.
dan ingat Retorika adalah rayuan dan bujukan politis beda dengan sanata dharma (read : Hindu) yang tidak pernah membujuk atau merayu supaya menjadi Hindu…tapi Hanya ingin “NIKMATILAH HASIL KARYAKU…jika ingin”. tapi jangan Dirusak apalagi punya pikiran kotor ..terhadap patung yang ente-ente bilang Porno”.
Karena Porno ada di cara pikir kita masing2.
PANJI WULUNG
24 April 2012
@Swandaru
wakakaka…… mending terong aja buat mengisi kerinduanmu. Kamu buat aja tuh terong jadi sambal terong… wakaka
kira-kira ada berapa bentuk terong ya jika masing2 orang memvisualisasikan Tuhan. Bisakah kau kasih tahu aku mana bentuk visualisasi yang terpercaya. Kok hampir semua Tuhan hindhu itu orang India…wakaka
orang yang tinggi ilmu spiritualnya tak perlu membuat visualisasi Tuhan, karena mereka sudah merasa satu dengan Tuhan.
ilham othmany
24 April 2012
Sangat tepat lagi menginsafkan.Jempol utk anda.
Aryana
27 April 2012
nabi adam lah nabi ibrahim lah semua hanya katanya, hanya kemungkinan, hanya dlm sebuah artikel 1 halaman atau sekedar katanya dalam kitab karangan manusia biasa yg asal-usulnya, maknanya, arahnya ga jelas. Sedangkan Konsep Brahma, Wisnu, Siwa tidak se-sepele itu. Tuhan Yang maha Esa dan Maha Besar adalah Brahman, Dewa Wisnu adalah personifikasi Brahman tertinggi di alam transedental. Artinya tidak selalu Tuhan itu tdk kelihatan / unpersonal / imaginer. Dewa Wisnu dst. adalah bagian dari metafisika ketuhanan. Dewa Brahma, Dewa Siiwa, dan seterusnya sampai mahluk di dunia material adalah ciptaan Wisnu. Dewa Brahma ada banyak di tiap2 alam semesta. Hal2 yg tdk diwahyukan ke agama lain sebagaimana dibilang sebagian besar adalah rahasia bagi suatu agama, tapi tidak untuk Weda. Weda sangat lengkap, mendetail.
Kembali ke Dewa Wisnu.
Dari setiap pori-pori Karanodakasayi Visnu muncullah Garbhodakasayi Visnu yang memunculkan sebuah alam semesta. Dari sini bisakah kita membayangkan betapa besarnya Tuhan? Yang hanya dari 1 pori-porinya memunculkan 1 alam semesta yang terdiri dari jutaan galaksi.
Secara Ilmiah munculnya alam semesta dari pori-pori Tuhan dalam wujud Karanodakasayi Visnu ini diistilahkan dengan White Hole (Lubang Putih). Fenomena White hole sempat diamati oleh beberapa ilmuan yang merupakan area tempat terjadinya perubahan dari Energi menjadi Materi.
Kenyataan ini dibenarkan dalam sloka Rgveda bab II.72.4 disebutkan :
“Aditer dakso ajayata, daksad uaditih pari” artinya : Dari aditi (materi) asalnya daksa (energi) dan dari daksa (energi) asalnya aditi (materi).
Perubahan dari energi menjadi materi diistilahkan dengan White Hole, bagaimana dengan perubahan dari materi menjadi energi? Dalam konsep penciptaan Veda, perubahan ini dapat diistilahkan dengan Black Hole yang juga sangat sesuai dengan penemuan para ilmuan saat ini.
hal-hal ini hanya sebagian kecil saja yg ada di Weda. Karena Weda adalah Tuhan itu sendiri.
Dino
28 April 2012
Kepercayaan adam manusia pertama adalah kepercayaan buta yg sebenarnya berasal dari hasil terjemahan (dr teks Hindu) yg nama dan arti menjadi bias.
Suatu ayat bisa banyak mengandung arti dan maksud, yg bisa jauh pengertiannya, apalagi nama, bisa beda-beda tergantung bahasa.
Dari segi logika, coba saja dibalik :
- kalau katakanlah si adam manusia pertama, apakah diturunkan dari surga dlm keadaan dewasa? atau bayi? kalau bayi siapa yg ngasuh? kalau dewasa masuk akal? bukannya kalau dewasa asalnya bayi?
- selain manusia, sama halnya dg hewan. Gimna dg ribuan hewan? apakah diturunkan dari surga dlm bentuk bayi harimau, bayi kucing, bayi ikan, bayi bakteri ? siapa yg ngasuh bayi kucing? atau dlm bentuk dewasa langsung diturunkan dari surga?
- untuk apa ada banyak manusia purba? kemana meraka sekarang?
Sudah pasti ga bisa dijawab khan? Bukannya saya mendukung teori evolusi, Hanya teori evolusi yg masuk akal menjelaskan semuanya. Karena harus ada system yang teratur dan kontinyu dimana Tuhan tdk secara langsung berperan kalau dilihat dari sudut biology.
Selain evolusi biology juga berlangsung evolusi spiritual / kecerdasan. Saat bentuk manusia sudah sempurna diikuti dg kecerdasan, saat inilah Manu (species Manu) menjadi manusia pertama yang beragama Weda, karena Weda adalah Tuhan itu sendiri, Weda adalah alam semesta itu sendiri. Agama2 yg ditutunkan setelah Agama Weda adalah kursus singkat yang meuju ke Agama Weda.
Jadi manusia pertama adalah Swayambu Manu. Nama ini bukan nama seseorang, melainkan nama spesies. Swayambu Manu secara harfiah berarti “makhluk berpikir “.Jadi manusi pertama buka 1 orang tapi merupakan species sempurna (manusia modern).
Divka HD
22 Mei 2012
@aryana
Good Point, jika boleh sya tambahkan..
disebuah text weda “Padma Purana”, jika teori weda dikaitkan dgn teori revolusi mngenai manusia purba, maka weda bisa menjawab adanya 6.400.000 jenis kehidupan. Dan untk spesies manusia sendiri ada 400.000. Artinya secara tdk langsung manusia purba merupakan jenis spesies manusia yg dimaksud spesies dlm Padma Purana Tsb.
Apa_adanya
27 Juli 2012
Loh? kalo begitu lingga itu artinya alat vital lelaki.
Trus gimana dong kalau ada orang yg namanya lingga geni (artinya titit api), trus ada koperasi namanya lingga yudha (artinya perang titit). yg lebih parah ada grup qasidahan namanya lingga binangkit (artinya membangkitkan ….. ? ) … hehehe peace..
Ibrahim Setyobudi Irzan
1 Agustus 2012
syiwa atau yg dtlis dgn nama (syifa).
adl seorg dewa ular yg tgasnya hnya bertapa dn brdoa kpd ALLAH SWT.
utk kslmatan HAMBANYA.
dn bgtu pla DEWA LAINNYA.
sprti DEWA WISNU yg mnjdi PEMIMPIN DN RAJA DRI SELURUH PARA DEWA.
MRKA DTGASKN UTK.
mmbntu umat manusia dn membasmi ANGKARAMURKA(KEJAHATAN)
some one
14 Agustus 2012
Udah-udah ngoceh kek dah pernah ke sorga ma neraka ajah, ngaku-ngaku yang paling bener…. tengok noh sodara yang lain masih banyak makan nasi basi kalo lo pade beriman bantuin mereka noh ( menurut gue orang bakal dikenang karena tindakannya bukan karena bacot ngak karuan ).
Gus Eko
28 Agustus 2012
HE..HE lucu banget komentar2nya seperti ikan yg merasa bisa mengukur luas samudra
mantoni
13 September 2012
YANG MEMILIKI SITUS INI ADALAH ORANG GOBLOG ALIAS ORANG BODOH. KALAU DISKUSI AGAMA, MBOK YO DIPISAH GOLONGAN KULI, KUSIR,SOPIR,ATAU MAHASISWA THEOLOG YANG DROP OUT ALIAS DO DENGAN ORANG ILMUWAN AGAMA (ORANG YANG MEMBACA BUKU AGAMA LAIN MINIMAL 30 BUKU). JADI INI AJANG COCOK DISEBUT DEBAT KUSIR ATAU DEBAT KULI.
Putu Budiyasa
14 Oktober 2012
SEMOGA SEMUA MAHLUK BERBAHAGIA DGN KEYAKINANNYA MASING-MASING
OM
miumiu バッグ
27 Maret 2013
Appropriate for hundreds of improvised much time winter weather sleeps.
All of the case aspects magnet drawing a line under and also alternative sewn sharing.
“When knowledge tension,Coach Purse amazing grow their atmosphere. Your weight from this red household leather handbag might be 3 kilograms. http://132.252.182.11/frida_levy/index.php/Benutzer:LilianaEa
リング ティファニー
10 April 2013
Today, many reproductions are manufactured of
the old Tiffany lamps. Being made of glass, these lamps
don’t hinder the mellow emitted from the sunlight source. See for signs amongst age like crusting, rust and darkened edges. The effect produced is a suit surface, with minor pores all regarding this. http://www.tiffanyninki.com/