Dulu saya pernah ke suatu blog yang mengatakan YHWH berasal dari bahasa Ibrani. Tapi kalau melihat alkitab, memang tidak ada nama YHWH. Justru nama Eli yang ada.
Dulu saya pernah ke suatu blog yang mengatakan YHWH berasal dari bahasa Ibrani. Tapi kalau melihat alkitab, memang tidak ada nama YHWH. Justru nama Eli yang ada.
Salam, Syalom
Saya banyak sekali membaca di dunia maya ini pendapat , komentar, mengenai nama Tuhannya umat kristen. untuk itu mari kita tanya sama langsung kepada Tuhannya orang Kristen itu siapa namanya melalui Firman mereka (kitab sucinya)
Yang punya nama memerintahkan malaikatnya memberitahukan berita ini kepada maria sewaktu Dia akan melahirkan bayinya.
Luk.1: 31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Setelah bayi itu lahir Ibu nya menamakan Dia YESUS,
Bayi menjadi besar dan Dia menjadi Guru, dan bahkan dia berkata :
Yohanes 10:30 Aku dan Bapa adalah satu.”
Pasti pembaca mengerti maksudnya kan.
Selanjutnya sewaktu Dia mau berangkat ke rumahnya di surga, Dia berdoa bagi murid2nya.
Yoh. 17: 11 Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
Firman ini juga mengerti maksdunya kan ?.
Jelas nama – Ku & nama-Mu adalah sama yaitu YESUS.
Inilah hasil (nama) yang saya dapat dari Yang punya nama melalui firmanNya..
Yoh. 17: 11 Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
yup satu, tapi satu dlam hal apa?. pengetahuan?…Yang tahu hari kiamat cuma Allah, jadi mereka tidak satu pengetahuan. satu disini maksudnya satu tujuan…misalnya dulu kita itu satu dalam mengusir penjajah, itu kita satu…bukan satu badan tapi satu tujuan,….coba anda baca ayat ini :
Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam aku dan aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus aku. Dan aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan yang Engkau berikan kepadaku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti kita adalah satu. Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam aku supaya mereka sempurna menjadi satu agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi aku. (Yohanes 17 : 21-23)
hahaha,…bersatu dalam Wahdatul Wujud alias manunggaling kawula gusti kamu itu keliru. Bukan bersatunya air putih panas dan air putih dingin, tapi bersatunya coklat dan keju.
Bapa dan Aku adalah satu
Aku dan istriku adalah satu
Buku dan bolpoin adalah satu
bakso dan bakmi adalah satu
Maksud saya Yesus dan Allah Bapa satu, adalah ketika Yesus hidup sebagai manusia, Allah Bapa tinggal dalam diri Yesus dalam bentuk ruh. Makanya ketika menjelang ajal Yesus berseru : “Eli-Eli, lama sabakhtani?” .
Ruh Allah Bapa pergi meninggalkan Yesus yang sedang disalib.
Lha seharusnya piye to, pengertian wahdatul wujud yang benar ? setahu saya wahdatul wujud ya begitu itu, …
Saya akan sangat senang jika sampeyan bisa menjelaskan pengertian wahdatul wujud menurut anda.
Ruh dan Roh, sudah jelas berbeda…
Ruh Kudus dan Roh Kudus juga berbeda…
BAHKAN Jibril dan Gabriel pun berbeda..
Karena Quran=Kitab BERBEDA DENGAN Injil=Kabar Gembira.
Kenapa ya… di Alqur’an isa Almasih mendapat kedudukan yang istimewa dibandingkan dengan Nabi Muhammad SAW dan nabi-nabi lainnya. Apakah Alqur’an mengakui Keilahian Yesus/Isa Tapi kok umat Islam menolak keiahian yesus. Aneh bin ajaib.
Petunjuk-petunjuk Al Quran dan Hadis agar manusia dapat mencapai Syurga
1. Isa AS ialah jalan yang lurus yang patut diikuti “Wa innahu la’ilmu lis saa’ati fa laa tamtarunna bihaa wa tabi’unni haadzaa shiraathum mustaqiim…”Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus …(Az Zukhruf, 43:61)
2. Isa AS pembawa keterangan dan patut ditaati “Wa lammaa jaa-a ‘Isa bil bayyinaati qaala qad ji’tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba’dhal ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii’u…”Dan tatkala Isa datang membawa keterangan. Dia berkata sesungguhnya Aku datang membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian yang apa kamu perselisihkan tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaKu…(Az Zukhruf, 43:63)
3. Isa AS mengatakan perkataan yang benar “Dzaalika ‘isabnu Maryama qaulal haqqil ladzil fiihi yamtaruum…”Itulah Isa putra Maryam yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenaranNya…(Maryam, 19:34)
4. Isa AS itu utusan Allah dan FirmanNya “Inamal Masihu ‘isabnu Maryama rasullahi wa kalimatuhu …”Sesungguhnya Isa Al Masih putra Maryam itu utusan Allah dan FirmanNya…(An Nisa, 4:171)
5. Isa AS adalah Roh Allah dan KalimatNya “Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu…”Isa itu sesungguhNya Roh Allah dan FirmanNya(Hadis Anas bin Malik hal.72)
6. Isa AS adalah Roh Allah yang menjelma menjadi Manusia yang sempurna “… arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.”…Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna…(Maryam, 19:17)
7. Isa AS adalah satu-satunya Imam MAHDI “Laa mahdia illa isabnu Maryama…”Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra Maryam…(Hadis Ibnu Majah)
8. Isa AS dilahirkan bukan dari bapa Insani, tetapi dari Roh Allah “Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja’alnaahaa wabnahaa ayatal lil ‘aalamiin”Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam.(Al Anbiyaa, 21:91)
9. Isa AS lahir, mati dan dihidupkan kembali “Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.”Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia wafat, dan pada hari Dia dibangkitkan hidup kembali.”(Maryam, 19:33)
10. Isa AS mati, diangkat dan pengikutNya dipilih atas orang kafir “Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafiika, wa raafi’uka ilayya, wa muthahhiruka minal ladzinaa kafaruu, wa jaa’ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati.”Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat.”(Al Imran, 3:55)
11. Isa AS menyembuhkan orang buta sejak lahir “Wa ubriul akmaha, wal abrasha, wa uhyil mautaa bi idznillah.”Dan Aku menyembuhkan orang bita sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak, dan Aku sanggup menghidupkan orang mati dengan seizin Allah.(Al Imran, 3:49)
12. Isa As menghidupkan orang mati “… wa idz tuhuriijul mautaa biidzni…”… dan diwaktu Kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan izin Ku…(Al-Maidah, 5:110)
13. Isa AS diberi mujizat dan Roh Kudus “Wa aatainaa ‘isabna Maryam bayyinaati wa ayyadnaahu bi ruuhil qudusi.”Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam, beberapa mujizat serta Kami perkuat Dia dengan Roh Kudus.(Al Baqarah, 2:253)
14. Kafirlah orang yang menolak Isa AS “Wa bi kufrihim wa qaulihim ‘alaa Maryama buhtaanan ‘azhiimaa.”Dan kerana kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zinah).(An Nisa, 4:156)
15. Isa AS akan diimani oleh semua ahli kitab “Wa im min ahlil kitaabi illa la yu’minanna bihi qabla mauthihiiwa yaumal qiyaamati yakunnu ‘alaihim syahiidaa.”Dan tidak seorangpun dari ahli kitab melainkan akan beriman kepada Isa sebelum matiNya, dan pada hari kiamat. Dia menjadi Saksi terhadap mereka.(An Nisa, 4:159)
16. Tidak menurut Taurat dan Injil, maka tidak dipandang beragama “Qui yaa ahlal kitaabi lastum ‘alaa syai-in hattaa tukimut tauraata wal injiila wa maa unzila ilaikum mir rabbkum”Katakanlah: “Hai ahli kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran ajaran Taurat, Injil dan apa apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.(Al Maidah, 5:68)
17. Al Quran induk dari Taurat dan Injil “Wa innahu fii ummil kitaabi ladainaa ia ‘aliyyuna hakiim.”Dan sesungguhnya Al Quran itu dalam induk Alkitab, di sisi Kami adalah tinggi dan penuh hikmat.(Az Zukhruf, 43:4)
18. Isa AS berkuasa/terkemuka di dunia dan di akhirat “Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.”Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namannya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.(Al Imran, 3:45)
Tersedia dalam format DVD, @1 Rp 20.000,- x 3 DVD = Rp. 60.000,-
Harga tersebut tidak termasuk ongkos kirim
Tersedia DVD Seminar Membahas YHWH-isme
Seminar ke-1, tanggal 06 Juni 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-2, tanggal 20 Juni 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-3, tanggal 27 Juni 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-4, tanggal 04 Juli 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-5, tanggal 18 Juli 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-6, tanggal 25 Juli 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-7, tanggal 01 Agustus 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-8, tanggal 08 Agustus 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-9, tanggal 15 Agustus 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-10, tanggal 22 Agustus 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-11, tanggal 29 Agustus 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-12, tanggal 05 September 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-13, tanggal 12 September 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-14, tanggal 19 September 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Note :
DVD 1 s/d 4 Membahas: Keharusan Menggunakan Nama ‘YAHWEH’ & Larangan Menggunakan Nama ‘ALLAH’
DVD 5 s/d 8 Membahas: Bahasa Asli Perjanjian Baru
DVD 9 s/d 12 Membahas: Larangan Menggunakan Kata ‘ALLAH’
DVD 13 Membahas: Larangan Menggunakan Nama ‘YESUS’
DVD 14 Membahas: Silsilah Yesus
Saksikan Debat Terbuka Trinitarian VS Unitarian melalui VCD:
Pertemuan ke-1, tanggal 8 Maret 2007, 5 VCD Rp 75.000
Pertemuan ke-2, tanggal 30 Maret 2007, 2 VCD Rp 30.000
Pertemuan ke-3, tanggal 27 April 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pertemuan ke-4, tanggal 25 Mei 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pertemuan ke-5, tanggal 29 Juni 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pertemuan ke-6, tanggal 27 Juli 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pertemuan ke-7, tanggal 31 Agustus 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pertemuan ke-8, tanggal 28 September 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pertemuan ke-9, tanggal 24 Oktober 2007, 3 VCD Rp 45.000
@Penulis
karena Nama TUHAN bukan seperti nama yang disematkan atau yang dimiliki manusia….
Nama TUHAN adalah ‘petunjuk’, suatu kerja, dan bekerja, bahwa IA ADA, AKAN ADA, dan TELAH ADA..
makanya banyak setan yang mundur kalau diusir di dalam NAMA YESUS.
kata YHWH menjelaskan itu diambil dari asal kata HAYAH yang artinya ADA… Y artinya DIA jadi Y- HAYAH artinya DIA ADA…
sementara W pada Ibrani Modern dituliskan V, maka sering juga ditulis YHVH, atau ada yang menanbahkan vokal menjadi Yehovah… sementara V dan B itu sama-sama menggunakan huruf BEYT..
Dan karena YESUS adalah Pribadi yang nyata yang membuktikan arti NAMA itu yaitu : ADA itu, maka tidak salah juga memanggil TUHAN, Pencipta alam semesta itu dengan Nama YESUS. Karena YESUS adalah YHWH yang adalah ROH menjadi daging.
ELI (EL dengan akhiran I artiku ku, jadi ELI adalah Allahku, IBRANI)–>ELOHI, H dihilangkan karena ada akhiran vokal, maka menjadi ELOI (artinya Allahku, ARAMAIC)
Mengenai YESUS, saya lihat Andapun melakukan kesalahan…
kenapa YEHOSHUA bukan ESAU?
עֵשָֽׂו=esau
יְהֹושֻׁעַ=y’hoshua
YESHUA (aramaic)=YHWH SHUA artinya TUHAN menyelamatkan….atau bisa juga DIA adalah Penyelamat, yang artinya sama dengan YEHOSHUA (Ibrani)…
sementara ESAU bisa Anda lihat di Kejadian 25:25 Keluarlah yang pertama, warnanya merah, seluruh tubuhnya seperti jubah berbulu; sebab itu ia dinamai Esau
ELI (EL dengan akhiran I artiku ku, jadi ELI adalah Allahku, IBRANI)–>ELOHI, H dihilangkan karena ada akhiran vokal, maka menjadi ELOI (artinya Allahku, ARAMAIC)
kan lebih jelas daripada AKU adalah AKU atau AKU ADA
Mengenai YESUS, saya lihat Andapun melakukan kesalahan…
kenapa YEHOSHUA bukan ESAU?
עֵשָֽׂו=esau
יְהֹושֻׁעַ=y’hoshua
YESHUA (aramaic)=YHWH SHUA artinya TUHAN menyelamatkan….atau bisa juga DIA adalah Penyelamat, yang artinya sama dengan YEHOSHUA (Ibrani)…
sementara ESAU bisa Anda lihat di Kejadian 25:25 Keluarlah yang pertama, warnanya merah, seluruh tubuhnya seperti jubah berbulu; sebab itu ia dinamai Esau
hehehe…gini lho soal nama itu hanya nama. misalnya England jadi Inggris, Netherland jadi Belanda, France jadi Prancis.
Soal nama apa artinya nama, kita memang disuruh memberi nama yang bagus buat anak-anak kita. Kalo anak kita dinamai anak petir bukan berarti bapaknya dari petir
lhoooo post Anda mengupas masalah Nama, koq kesimpulan apalah arti sebuah nama? hehehhe….
y sudahlah…
tapi gini mas
ESAU sangat jauh menjadi YESUS di Ibrani modern, meskipun itu ibrani di jaman Herodes…
semisalpun ada kesalahan penulisan sangat tidak mungkin…
ESAU huruf di belakangnya adalah Vav, dan huruf ini di manuscript tua banyak miripnya dengan N, O, U
sementara YEHOSHUA, YESHUA
huruf belakangnya adalah Ayin yang sama sekali tidak ada miripnya dengan N, O, U
jadi dalil Anda ESAU sampai ISA itu agak aneh…
tetapi bisa saja demikian, bahwa ISA yang anda maksud adalah keturunan ESAU…. karena keturunan ESAU, bangsa EDOM adalah bangsa yang dinubuatkan untuk selalu ‘benci’ dengan turunan Yakub, bangsa Israel.
lho bukankah anda sudah tahu Yeus itu anak maryam, ngapain anda tanya saya
sudah dijawab di atas mas, biasakan menerima jawaban….irrelevan dengan topik
soalnya jawabannya tidak memuaskan, anda cuma membahas nama Yesus dari segi Ibrani, Latin dan Aramic, lha dari segi yahudi siapa mas, kan Yesus sering bersinggungan sama ahli2 Taurat
Kadang dalam diskusi memang jauh dari topik mas, ini karena pertanyaannya juga
lho bukankah anda sudah tahu Yesus itu anak maryam, ngapain anda tanya saya Bukan rahasia umum, Anda2 memang tidak bisa menjelaskan silsilah Isa Putra Maryam….sampai lari ke Yesus Anak Allah
soalnya jawabannya tidak memuaskan, anda cuma membahas nama Yesus dari segi Ibrani, Latin dan Aramic, lha dari segi yahudi siapa mas, kan Yesus sering bersinggungan sama ahli2 Taurat
Kadang dalam diskusi memang jauh dari topik mas, ini karena pertanyaannya juga
mas yang satu ini memang agak lucu….
Yahudi di dalam pengertian Anda itu apa?
agama? suku? negara? atau apa? coba dijelaskan dulu….
Bukan rahasia umum, Anda2 memang tidak bisa menjelaskan silsilah Isa Putra Maryam….sampai lari ke Yesus Anak Allah
jujur saja saya agak heran, mengapa kisah Yesus yang sangat ajaib tak ada yang menuliskan sejarahnya kecuali yang dikatakan Matius, Markus,Lukas atau Yohanes. Padahal di jaman itu banyak ahli sejarah. Jadi kalau anda nyuruh saya menerangkan silsilah Yesus ya saya cuma bisa menerangkan dari kitabmu sendiri. Anda bisa baca disini :
mas yang satu ini memang agak lucu….
Yahudi di dalam pengertian Anda itu apa?
agama? suku? negara? atau apa? coba dijelaskan dulu….
Yahudi ya Israel, terserah mau suku apa. Bagi mereka yang mengaku sebagai Israel itulah yang aku maksudkan. Apakah Israel beda dengan Yahudi mas?. Ingat Yesus itu Raja Israel
YEHOSHUA (Ibrani)–>YESHUA (Aramaic)–>JESUS (Batak)
artinya orang yang memakai bahasa Ibrani memanggil Yehoshua, yang aramain memanggil Yeshua dan orang batak memanggil Jesus…
ngga ada hubungannya dengan maksud pertanyaan Anda…
Apa pentingnya Israel menurunkan Batak bagi Anda? saya yang orang Batak ajah ngga penting hehehe…..
Sediliki? Atau selidiki? Tapi kalau saya kasar dan keras, adakah saya mengatakan hal-hal hina dan kotor pada Yesus, Paulus, dan Injil?
Sebenarnya saya cuma bingung kenapa Yesus diangkat jadi Tuhan, padahal Yesus tak minta di jadikan Tuhan. Kenapa banyak hal-hal sumbang tentang Paulus, dan Injil, jika kristen itu benar-benar ajaran Yesus.
Sediliki? Atau selidiki? Tapi kalau saya kasar dan keras, adakah saya mengatakan hal-hal hina dan kotor pada Yesus, Paulus, dan Injil? selidikilah hatimu kawan, itu lebih baik
Sebenarnya saya cuma bingung kenapa Yesus diangkat jadi Tuhan
siapa yang ngangkat?
, padahal Yesus tak minta di jadikan Tuhan.
siapa yang menjadikan?
Kenapa banyak hal-hal sumbang tentang Paulus, dan Injil, jika kristen itu benar-benar ajaran Yesus.
Anda tahu itu apa kejahatan?
paragraf terakhir artikel di atas:
Coba perhatikan, apakah Yesus mengatakan “YHWH/YAHWEH-YHWH/YAHWEH mengapa engkau meninggalkan aku?. Jelas disini Yesus memanggil Tuhan-nya yang bernama Eli/Eloi/Elloh/Allah.
sy jelaskan…
kesalahan pertama:
Eli/Eloi/Elloh/Allah<— ini salah
yang benar adalah
Eli/Eloi (dari Eloah – i)/Allahku…
kesalahan kedua:
kalau dikatakan
Yesus memanggil Tuhan-nya yang bernama Eli/Eloi/Elloh/Allah.
maka hemat penulis Eli, Eloi adalah nama sehingga sejajar dengan Allah….
itu ngawur…. akhiran I di bhs Ibrani di suatu kata nominal menjadi akhir -ku di bahasa Indonesia…. kecuali penulis beranggapan bahwa nama allahnya adalah allahku, ya tidak apa2….. kalau masih mau menerima …..
dan karena bhs ibrani ada mirip2nya dengan bhs arab, saya kira akhiran I di Ibrani sama dengan akhiran y, atau i di arab
kata Anda di post Anda:
(Dalam beberapa versi Injil ada yang mengatakan jam 3 dan 9)
kawan…. yang harus Anda simak adalah…. bentuk waktu oleh penerjemahan….
yang mengatakan jam 3, berarti ia menggunakan penerjemahan yunani, dengan waktu romawi…. waktu romawi dimulai jam 00.00, maka peristiwa di atas terjadi di jam 3 sore… orang mdern lebih suka tanpa embel2 sore, disebut jam 15:00, atau pelaut disebut 15, 100
sementara yang menggunakan jam 9, sangat jelas ia munggunakan penerjemahn dan sistem waktu Yahudi yang dimulai dari jam 6 pagi, sehingga sore pukul 3 setera dengan jam 9….
semoga, hal2 kecil ini bisa membuka kegelapan Anda akan injil…
boleh tanya nih mas, Injil yang anda pakai itu semuanya diterjemahkan dari bahasa apa?. Apakah yahudi semua atau yunani semua, atau bahasa aslinya (gak mungkin deh).
tahu gak mas, seupama dalam bahasa Yahudi Yesus diterjemahkan dalam paham sebagai manusia suci bukan Tuhan, lalu dalam Yunani diterjemahkan dalam paham Tuhan mana yang harus anda pakai???
sudah ah… takut saya diskusi sama Anda….
masalahnya adalah terlalu banyak informasi ngawur yang Anda tahu, dan anda anggap itu sebagai BENAR…
ngerii…
cao men…
di artikel ini ada paling tidak kesalahan:
1. Eli=Eloi=Allah
2. jam 3 dan jam 9
3. pengetahuan bahasa/tulisan ibrani yang minim, atau mungkin nol sama sekali
4. Data yang tidak akurat dijadikan kebenaran…
TENTANG ISA disebut TUHAN dan ANAK ALLAH…….
ALLAH itu ESA…..Firman itu telah menjadi manusia ..jadi Yesus….berarti Yesus adalah Firman Allah asli dari ALLAH….Yesus manusia biasa seperti kita tetapi ingat yg ada di Tubuh Yesus itu FIRMAN ALLAH…..disebut TUHAN..kata TU(H)AN yg artinya TUAN..bhs jawa GUSTI…yg artinya orang yg hebat,pintar dll bhs inggris LORD bukan GOOD…ALLAH adalah GOOD namun Allah bisa dipanggil LORD(Tuhan) karena kehebatanNya…Ilmuwan PLATO di panggil LORD(Tuhan) nggak masalah karena orang hebat namun saudara saya dari Ismael tentang YESUS di panggil TUHAN Ramai aja…..di sebut ANAK ALLAH…Karena YESUS berasal langsung dari ALLAH, orang tau semua ALLAH tdk pernah menciptakan YESUS tetapi dilahirkan MARIA pada hari NATAL itu,sangat bodoh kalau orang bilang YESUS di ciptakan ALLAH seperti saya saat itu…..jadi seperti halnya Pak SBY anak PACITAN karena Pak SBY Berasal dari PACITAN ,YESUS Anak ALLAH karena berasal dari ALLAH bukan ALLAH berselingkuh dengan MARIA terus lahir YESUS tdk itu kedunguan saya waktu itu….Yang disembah orang kristen itu ALLAH lha Yesus sudah diangkat oleh ALLAH disurga ada tertulis maaf tdk mau menyebutkan ayatnya kecuali ada pertanyaan….DAN FIRMAN ITU BERSAMA_SAMA DENGAN ALLAH DAN FIRMAN ITU ADALAH ALLAH…jadi menyembah FIRMAN yg artinya melalui FIRMAN itu sama dengan Menyembah ALLAH kalau YESUS sekarang masih ada wujudnya disembah orang Kristen lha itu menyembah YESUS lha wong YESUS sdh tdk ada sejak kirakira 2000 thn yang lalu,…kalau YESUS atau ALLAH berbentuk BATU ya ALLAHnya Orang KRISTEN ya BATU>>>tapi yang ada menyertai orang Kristen adalah ROH KUDUS,sehingga menyembahnya dalam ROH dan KEBENARAN….ALLAH dimana mana….dihati kita,diatas jembatan,dibarat ditimur…dst….
Semoga penjelasan saya dapat dimengerti..saudaraku yang BELUM PERCAYA BAHWA YESUS ITU TUHAN dan JURU SELAMAT MANUSIA>>>>Syallom Tuhan Yesus Mengasihi Saudara semua…baik penjahat,koruptor,Kyai,Pendeta,Biksu,…laskar Jihad..dll YESUS SAYANG tidak ada yang di MUSUHI…Amin….
Sesungguhnya Yesus bukan Tuhan. Tetapi utusan Tuhan. Kultus yang berlebihan tentang Yesus yang menjadikan Yesus adalah Tuhan. Saya sering bertemu dengan Yesus, dan menjalin komunikasi.
nilai numeris dari nama Adam dan Jehovah dalam bahasa Ibrani (Tetragrammaton, Yod he vav he) adalah sama-sama 45. Jadi, dalam penafsiran Kabbalah, Jehovah sama dengan Adam: Adam adalah Tuhan. Dengan penegasan ini datanglah pernyataan bahwa semua manusia dalam perwujudan tertinggi menyerupai Tuhan (Lance S. Owens, Joseph Smith and Kabbalah: The Occult Connection, Dialogue: A Journal of Mormon Thought, Vol. 27, No. 3, Fall 1994, hal. 117-194-ditambah penekanan).
(Lance S. Owens, Joseph Smith and Kabbalah: The Occult Connection, Dialogue: A Journal of Mormon Thought, Vol. 27, No. 3, Fall 1994, hal. 117-194-ditambah penekanan).
pesan saya kepada Anda harap diperhatikan,… jangan selalu membawa kengawuran2…. dan jangan mempercayainya…
logika penyelesaian Anda, itu sama dengan mengambil pola pikir Lia Eden dan ajaran sesat lainnya untuk mengkounter Islam….
Anda membawa2 Lance S. Owens, Joseph Smith and Kabbalah: The Occult Connection, Dialogue: A Journal of Mormon Thought untuk diskusi mengenai kekritenan…. nah saya bandingkan, itu sama dengan mendiskusikan Islam dengan membawa2 Lia Eden, cs….
Dan secara umum, agama Kristen terbagi menjadi tiga agama baru, yang masing-masing memiliki gereja dan tokoh agama sendiri-sendiri. Ketiga agama terbesar dari lingkup agama Kristen ini yaitu: Katholik, Ortodox dan Protestan. Meskipun mereka berbeda dalam tempat ibadah dan pimpinan spiritualnya, bahkan dalam injilnya, namun mereka semua sepakat dengan prinsip ajaran trinitas atau tritunggal.
Agama Katholik meyakini bahwa Roh Qudus tumbuh dari Tuhan Bapa dan Anak secara bersamaan. Mereka juga berkeyakinan bahwa Tuhan Bapa dan Tuhan Anak memiliki kesempurnaan yang sama. Bahkan mereka meyakini bahwa Yesus atau Tuhan Anak ikut bersama-sama dengan Tuhan Bapa mencipta langit dan bumi.
Adapun agama Ortodox yang disebut pula sebagai Gereja Timur atau Gereja Yunani adalah agama Kristen yang menyempal dari Kristen Katholik pada tahun 1054 M. Agama Ortodox meyakini bahwa Roh Qudus hanya tumbuh dari Tuhan Bapa saja, dan mereka meyakini bahwa Tuhan Bapa lebih utama daripada Tuhan Anak.
Agama Protestan adalah pengikut Martin Luther yang menyempal dari agama Katholik karena menganggap banyak hal yang tidak masuk akal dari agama Katholik. Disebut Protestan karena sikap mereka yang memprotes Gereja Lama atau kaum Katholik. Mereka menyebut dirinya dengan Gereja Penginjil karena pengakuan mereka yang hanya mau mengikuti Injil semata. Terkadang mereka disebut dengan Kristen saja. Agama Protestan di antara agama yang melarang membuat patung dan gambar untuk disembah. Walaupun demikian, mereka tetap me-yakini ajaran trinitas yang intinya adalah Tuhan itu satu tetapi terdiri dari tiga oknum.
Secara garis besarnya, agama Kristen meyakini bahwa Nabi ‘Isa atau Yesus adalah Anak Tuhan. Oleh karena itu murid-murid Yesus yakininya sebagai Rosul. Bahkan Saulus atau Paulus atau Bulus, yaitu musuh besar Nabi ‘Isa, yang sangat bernafsu menangkap dan menyalib Nabi ‘Isa serta banyak menyiksa dan menangkapi para pengikut Nabi ‘Isa juga ikut diyakini sebagai Rosul. Hal ini karena tipu dayanya yang mengatakan kepada orang-orang Nashrani bahwa dia mendapat wahyu dari Yesus untuk meneruskan ajarannya dan Yesus menamainya dengan Bulus. Dalam sejarah ketuhanan kaum Nashrani, penuhanan Yesus baru dilakukan pada akhir Abad II Masehi. Kemudian pada Konsili di Necea tahun 325 Tuhan Anak disejajarkan dengan Tuhan Bapa. Selanjutnya pada Abad III Roh Qudus dipertuhankan. Pada konsili di Ephese Bunda Maria disejajarkan dengan Trinitas oleh penganut Katholik. Begitulah sejarah ketuhanan dalam agama Kristen. Konsep ketuhanan agama Kristen secara kesuluruhan adalah tidak masuk akal, bahkan masing-masing tokoh agama mereka memiliki penafsiran yang berbeda tentang Trinitas ini. Sehingga banyak yang menyebut konsep Trinitas sebagai teka-teki yang tidak pernah terjawab atau rahasia yang tidak pernah terungkap tuntas.
Lebih jauh daripada itu, keyakinan mereka terhadap Trinitas bila dihubungkan dengan keyakinan adanya dosa warisan, yaitu dosa yang mesti ditanggung seluruh anak-anak Adam karena Adam dan Hawa telah memakan buah terlarang di syurga, kemudian untuk menebus dosa warisan ini maka Yesus Tuhan Anak diturunkan ke dunia untuk menebusnya dengan cara disalib. Tapi, ketika Yesus hendak disalib, dia berkata, “Tuhan kenapa Engkau tinggalkan daku.”
Keanehan pertama, yaitu apabila Tuhan adalah penentu segalanya, dan pahala serta dosa pun Tuhan pula yang menentukan, kenapa Tuhan tidak mampu menghapus dosa Adam dan mema’afkannya tanpa mengorban-kan Anak-Nya. Apakah adil bila dosa seseorang harus dipikul oleh keturunannya yang tidak tahu menahu tentangnya, bahkan mesti ditebus dengan mengorbankan Anak Tunggal-Nya ?!!
Keganjilan lainnya dapat dilihat dalam silsilah Yesus, masing-masing Injil mengemukakan silsilah yang berbeda-beda. Di Injil Matius, bahwa Yesus adalah keturunan Salomo Putera Daud. Tapi di Injil Lukas disebutkan bahwa Yesus adalah keturunan Natan Putera Daud. Bahkan dalam satu Injil banyak dijumpai pertentangan yang mustahil untuk dikumpulkan. Seperti dalam Injil Matius disebutkan bahwa Yesus memiliki setidak-tidaknya tiga predikat, yaitu: Anak Manusia, Hamba Allah dan Anak Allah. Dalam Injil Markus disebutkan setidak-tidaknya empat predikat bagi Yesus, yaitu: Anak Allah, Anak Manusia, Tuhan, dan Raja Yahudi. Dalam Injil Lukas disebutkan setidak-tidaknya tiga predikat: Keturunan Manusia, Anak Allah dan Raja Yahudi. Dalam Injil Yohanes disebutkan setidak-tidaknya dua predikat: Manusia biasa dan Anak Tunggal Allah. Lalu yang mana yang benar?
Hanya Tuhan Yang Maha Esa….. yakni Allah SWT yang Tahu apa yg dilakukan oleh kita sebagai hambanya…….PASTI adalah kata mutlak hanya miliknya….salam Damai kawan…..Peace deh.
Asalamuallaikum Parhobass…..
Konsep ketuhanan agama Kristen secara kesuluruhan adalah tidak masuk akal, bahkan masing-masing tokoh agama mereka memiliki penafsiran yang berbeda tentang Trinitas ini. Sehingga banyak yang menyebut konsep Trinitas sebagai teka-teki yang tidak pernah terjawab atau rahasia yang tidak pernah terungkap tuntas……..
Tolong beritau pada saya apa itu kosep Trinitas menurut anda…? Tokoh agama anda yg mana yang anda terima akan konsep Trinitas..?
Insya Allah yang membantah adalah teman2 yg seiman dngn anda……
I do blve…Only One God…..Allah SWT
Peace my Friend……
Konsep ketuhanan agama Kristen secara kesuluruhan adalah tidak masuk akal, salah satu yang menyebut trinitas salah adalah allah Anda, so bisa Anda jelaskan trinitas apa yang allah Anda maksud?
bahkan masing-masing tokoh agama mereka memiliki penafsiran yang berbeda tentang Trinitas ini. namanya juga penafsiran, masak harus disamakan?…
Sehingga banyak yang menyebut konsep Trinitas sebagai teka-teki yang tidak pernah terjawab atau rahasia yang tidak pernah terungkap tuntas…….. ada orang yang sederhana yang dapat menerima Alkitab, tetapi tak satupun proffesor yang dapat tuntas menjelaskan tentang Alkitab,… itulah bukti betapa dalam, luas dan tingginya hikmat Allah, sebagai sumber inspirasi Alkitab…
Tolong beritau pada saya apa itu kosep Trinitas menurut anda…? Tokoh agama anda yg mana yang anda terima akan konsep Trinitas..? tolong Anda jawab dulu pertanyaan saya di awal….
Insya Allah yang membantah adalah teman2 yg seiman dngn anda…… perbantahan di antara seiman itu wajar, tetapi jangan sampai salah satu menghakimi yang lainnya, melainkan mari sama-sama saling membangun dan menasehati…dan sepertinya Anda juga seolah menutup mata, bahwa di Islam sendiri begitu banyak toriqot…bagaimana pandangan Anda akan hal ini?
I do blve…Only One God….. tidak ada yang tidak percaya ALLAH Yang esa, sudah tertulis di Alkitab 3400 tahun yang lalu
Allah SWT silahkan tanya allah Anda ini pertanyaan saya yang awal, apa trinitas menurut allah Anda, dan kenapa ia menyalahkan trinitas Kristen?
Dalam catatan sejarah Agama Kristen, Yesus Kristus mulai ‘dilantik’ menjadi tuhan pada tahun 325 M lewat konsili Nicea yang diprakarsai oleh Kaisar Konstantin. Maka secara historis, konsili ini sangat berpengaruh dalam sejarah Kristen. Karena pengafirmasian Yesus sebagai tuhan yang diyakini sebagai salah satu landasan akidah nasrani, bermula dari sini.
Latar Belakang Konsili Nicea
Pada permulaan abad III Masehi yang masih terhitung sebagai zaman Patristik terjadi kekacauan dogmatis yang merebak di kalangan umat nasrani di wilayah Mesir, Palestina dan Syiria. Kekacauan itu terjadi karena munculnya ajaran Arianisme yang dipelopori oleh salah seorang pendeta Prebister (imam kecil) bernama Arius dari Alexandria.
Arius sang pioner itu mempropagandakan suatu ‘doktrin menyimpang’ menyangkut eksistensi Yesus yang cukup merisaukan gereja. Dikatakan dalam doktrin tersebut bahwa Yesus hanyalah seorang manusia biasa bukan sosok Tuhan sebagaimana doktrin gereja selama ini. Yesus tercipta dari tidak ada, dari ‘benih’ Tuhan, maka tidak layak disembah setara dengan Tuhan Dia mencoba menerangkan ajaran Kristen yang dapat dimengerti oleh kaum Platonis dengan ide bahwa Tuhan Yang Maha Tinggi hanya satu. Dia berkata : ‘Tuhan bersifat unik yang tidak memperanakkan, satu-satunya yang abadi, satu-satunya yang bijak, satu-satunya yang berkuasa, jadi apabila Yesus diperanakkan oleh manusia dan tumbuh berkembang layaknya manusia biasa, maka gelar Tuhan tak layak lagi untuk disandang. Oleh karena itu Yesus masuk dalam kategori tataran makhluk biasa’. Lanjutnya, kalaupun kitab Injil menyebutnya sebagai anak Tuhan maka hendaknya kalimat tersebut tidak boleh diartikan secara denotative tapi konotatif yang berarti: Pengangkatan Isa pada status Ilahiyah saja, bukan esensi Tuhan itu sendiri. Meskipun begitu, Kristus tetap merupakan makhluk yang tertinggi diantara semua makhluk Tuhan.
Hembusan ajaran Arianisme awalnya tidak begitu dihiraukan oleh pihak gereja karena mereka mengira doktrin itu tidak akan berpengaruh kuat pada kelangsungan keagamaan mereka. Namun sayangnya kenyataan berbicara lain. Arus Arianisme berjalan begitu pesat seiring waktu dengan diwarnai berbagai kerusuhan . Pihak gereja pun menyadari bahayanya ajaran tersebut karena propaganda Arius menyangkut hakikat eksistensi Tuhan. Suatu masalah vital bukan sekedar warna-warni teoritik dogmatis belaka.
Mereka pun berupaya mencari solusi penyelesaian polemik dogmatis yang kian meruncing. Kaisar Konstantin yang hidup di masa itu mencoba menengahi perdebatan yang meretakkan gereja yang akan berakibat pula pada pecahnya romawi atas wewenang kaisar dihimpunlah para uskup dari seluruh gereja guna mendefinisikan keimanan ketuhanan nasrani yang sesuai dengan Injil. Maka diadakanlah suatu sinode/pertemuan/konsili pada tahun 325 M di Nicea dekat Maskar kekaisaran di wilayah Nicomedia (dekat Istambul Turki).
Pelaksanaan Konsili Nicea 325 M
Konsili ini dibuka pertama kali pada tanggal 20 Mei tahun 325 M. Konsili ini berlangsung sekitar dua bulan lamanya.
Sekedar catatan, turun tangannya kaisar Konstantin sendiri dalam urusan keagamaan pada sinode ini mengisyaratkan adanya kontrol kekaisaran atas gereja. Konstantin sendiri sebenarnya bukanlah orang Kristiani. Saat itu dia masih menganut kepercayaan Paganisme, penyembah Dewa Matahari sehingga beberapa literature sejarah menyebut sinode ini dengan ‘Political Theology’ konsili ini menghadirkan 318 Uskup dari seluruh gereja . Gereja timur mendominasi dalam pertemuan. Barisan terpenting dari undangan itu adalah Arius dengan para pengikutnya dan uskup Aleksander (Alexandria-ed) bernama Athanasius yang terkenal paling gigih melawan ajaran-ajaran Arianisme.
Banyak sekali agenda Nicea yang dibahas saat itu, diantaranya yang terpenting adalah:
- Permasalah Arianisme.
- Perayaan Paskah6 Nasrani.
- Pembabtisan orang-orang sesat.
Dari ketiga agenda itu yang dinilai paling substansial adalah permasalahan Arianisme.
Hasil-hasil rumusan Nicea diantaranya:
Pengakuan resmi inkarnasi Yesus berasal dari satu esensi tuhan bapa atau yang dikenal dengan ‘Samenes of Essence homoousion’. Kredo ‘homoousion’ ini sebenarnya adalah ide pribadi dari kaisar Konstantine sendiri karena dia terlalu gusar melihat perdebatan diantara para uskup yang berkepanjangan. Konstantine mengajukan ide itu untuk menengahi perdebatan yang ada dan sedikit memaksa semua uskup yang menghadiri pertemuan ini untuk menandatangani persetujuan Kredo homoousion .
Karena sangat segan terhadap raja dan takut dengan ancaman pedang kaisar akhirnya para uskup menandatanganinya meskipun dengan berat hati kecuali 2 uskup saja diantaranya adalah Arius dan Athanasius (Alexandria-ed).
Arius juga diusir dari gereja, dan ajaran Arianisme divonis sebagai ajaran Hereys atau ‘bid’ah’ Arius dikutuk dan diusir dari gereja dengan beberapa uskup yang turut membelanya diantaranya Theonas dari Ptolemais (Libya) dan Secundus dari mamarica. Ada juga pendeta yang turut diusir lantaran enggan mengutuk Arius namun turut menandatangani persetujuan Kredo ‘Homoousin’ yaitu Eusebius7 dari Nikomedia. Buku berjudul ‘Thalia’ yang memuat semua konsep pemikirannya dikumpulkan dan dibakar habis. Pendiskreditan terhadap Arius dan pengikutnya tidak membuat gerakan tersebut lantas padam, justru intimidasi dari pihak gereja mendorong pengikut Arianisme untuk terus melawan gereja. Arianisme terus bertahan selama 300 tahun lamanya. Ajaran ini sempat menyebar di sejumlah suku Germanik di Eropa barat khususnya suku-suku Goth dan Longbord. Pengakuan inkarnasi Yesus ini melahirkan ‘kredoo keimanan Nicea’ 8 yang berbunyi:
“Kami beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan Bapa yang maha kuasa. Pencipta segala sesuatu yang dapat dilihat dan yang tidak dapat dilihat. Dan kepada satu tuhan Yesus kristus, anak Allah. Satu-satunya anak tuhan Bapa. Yang berasal dari substansi (Oesia) Tuhan Bapa. Tuhan dari Tuhan , Cahaya dari Cahaya. Tuhan sejati dari Tuhan sejati. Diperkenankan, tidak diciptakan. Dari satu substansi (Homoousin) dengan Tuhan Bapa. Yang melaluinya segala sesuatu diciptakan segala yang di langit dan di bumi. Yang menderita demi keselamatan kita, turun dijadikan manusia. Yang menderita, bangkit kembali pada hari ke-tiga, naik ke langit. Dan akan datang untuk menjadi Hakim bagi yang hidup dan yang mati. Dan kami beriman kepada Roh Kudus.”
Penetapan hari Paskah Kristen ditetapkan pada minggu pertama setelah bulan purnama pada musim semi, antara bulan maret sampai april.
Selain itu juga ditetapkan perumusan 20 hukum baru gereja. Rumusan-rumusan hukum gereja ini disebut dengan ‘20 konun gereja’ suatu rumusan hukum yang bersifat relative, salah satu diantaranya adalah: pernyataan bahwa pembabtisan yang dilakukan oleh para penyesat (Arianisme) tidak sah. Penetapan lambang dewa matahari Sol invictus yang berupa sinar bersilang sebagai lambang nasrani dan hari minggu dijadikan sebagai hari agama.
Konsili Nicea berakhir pada 25 Juli 325 M bertepatan dengan ulang tahun kaisar yang ke 25. Dalam pidato penutupannya Kaisar menyatakan kebenciannya yang mendalam akan pertikaian theology dogmatis.
Perlu digarisbawahi bahwa pada sinode ini Ruhul kudus belum diakui secara resmi sebagai salah satu oknum trinitas, hanya sebatas diakui keberadaanya saja. ‘Ketuhanan’ Ruh kudus baru diakui pada konsili Konstantinopel (Constantin Council) pada tahun 318 M yang diprakarsai oleh Macedonius dan Teodonius yang menjadi kaisar pada saat itu. Pada saat itulah untuk pertama kalinya rumusan tri tunggal nasrani terangkum jelas meski tidak semua kalangan nasrani menerimanya.
Kontradiktif Keimanan Injil
Pengakuan ketuhanan yesus jelas bertentangan dengan agama Islam, Al-Qur’an telah menerangkan pada kita pendistorsian dogmatis mereka, karena Isa/Yesus hanyalah manusia biasa layaknya Adam as. dalam penciptaannya, Allah berfirman, Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya, cukuplah Allah sebagai pemelihara.
Prof. DR. Syalaby dalam bukunya “Muqoronah Al-Adyan” mengatakan: “Dasar pengakuan inkarnasi Yesus itu dipengaruhi oleh ajaran mitologi Yunani dan ajaran kuno lainnya yang menganut konsep trinitas”, namun argument ini ditentang oleh umat nasrani. Mereka berdalih bahwa inkarnasi itu sesuai dengan yang tertera dalam kitab injil mereka. Bunyi ayat-ayat injil itu diantaranya :
Inilah anakku yang Kukasihi, padaNya Ku berkenan (Matius. 3:17)
kepala rahib bertanya pada Yesus: Apakah engkau Al-Masih Putra Allah? Yesus menjawab, Ya, akulah orangnya. Maka ia akan menjadi besar, dan ia akan dikatakan Anak Allah Yang Maha Tinggi, maka Allah Tuhan kita akan mengaruniakan padanya, tahta Daud nenek moyangnya itu. (Lukas. 1:32)
Dan masih banyak lagi ayat-ayat Injil, yang menyebut Yesus sebagai “Putra Allah”, tetapi terdapat pula beberapa ayat Injil yang menyebutkan Yesus sebagai anak manusia dan sekedar utusan Tuhan saja. Berikut ayat-ayat Injil yang dimaksud :
Yesus anak manusia: seorang pun tiada naik ke surga, kecuali ia (Yesus) yang sudah turun dari surga, yaitu anak manusia. (Yohanes. 3:13)
Yesus sebagai utusan tuhan: Inilah Yesus, seorang nabi dari Nazareth. (Matius. 12:11). Telah datang pada kita, seorang nabi yang agung. (Lukas. 16:7)
Dari uraian diatas, jelaslah terdapat kontradiktif antara satu ayat dengan ayat yang lain, dan hal ini tidak dapat menjamin kebenaran keyakinan dogmatis mereka.
Disamping itu, dalam Injil sendiri terdapat ayat yang mengajarkan konsep monotheis (ketauhidan), suatu ajaran yang bertentangan dengan konsep trinitas : “Tuhan kita hanyalah satu, tiada yang Lainnya. (Markus. 12:30)
Mengenai ayat diatas, ada baiknya kita menyimak komentar “Encylopedia Americana” mengenai konsep Trinitas : “Ajaran Tritunggal dari abad IV tidak dengan seksama mencerminkan ajaran Kristen yang mula-mula mengenal sifat Allah, sebaliknya ini adalah penyimpangan ajaran tersebut”.
Setelah membahas sekilas sejarah Konsili Nicea, mungkin dari kita akan terbersit suatu pertanyaan, bagaimanakah nilai timbangan keimanan kaum Aranis (pengikut Arius) dimata Islam, yang mengakui keesaan Allah dan mengingkari dogmatis trinitas nasrani sebagaimana ajaran Islam? dalam hal ini, ada baiknya kita kembali membuka kembali lembaran sejarah dimana nabi Muhammad, melihat bagaimana sabda beliau (cuplikan) beliau dalaam suratnya yang ditunjukksn kepada raja Heraklius dan Muqouqis ketika menyeru keduanya kepada agama Islam :
أسلم تسلم فإلاّ فعليك إثم الاريسين
“masuklah islam niscaya kamu akan selamat, jika tidak maka bagi kamu dosa kaum Aranis”
Sebagian ahli hadist menafsirkan hadits ini bahwa kaum Aranis diibaratkan sebagai kaum yang tidak mau mengakui kebenaran, padahal mereka sebenarnya mengerti hakikat dari
kebenaran tersebut.
Allah SWT, berfirman :
”Sesungguhnya kamu akan menjumpai orang-orang yang paling memusuhi orang-orang yang beriman, yaitu Yahudi dan orang-orang musyrik (trinitianisme, paganisme, dan serupanya). Dan sesungguhnya kamu akan menjumpai orang yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman yaitu orang yang berkata : ”Kami adalah orang-orang Nasrani”. Yang demikian itu, disebabkan di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) mereka tidak menyombongkan diri. Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu melihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al-Qur’an) yang telah mereka ketahui (dari kitab mereka sendiri) seraya berkata : ”Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur’an dan kenabian Muhammad)”.” (Q.S Al-Maidah : 82-83)
Lakum Di Nukum Waliaddin
(Agama Loe adalah agama Loe en Agama Gue adalah Agama Gue)…….Ok…Peace deh..
salah satu yang menyebut trinitas salah adalah allah Anda, so bisa Anda jelaskan trinitas apa yang allah Anda maksud?
kenapa Anda sibuk dengan hal-hal seperti itu?
jika berdasarkan hal-hal demikian, apakah saya juga dapat menyimpulkan bahwa Muhammad disebut nabi dan allah Anda baru disebut allah itu adalah setelah Utsman mengumpulkan dan malakukan standarisasi Quran…gimana?
kenapa pertanyaan di atas sangat perlu, itu tak lain karena, opini yang lahir telah begitu berkembang, yang salah satunya adalah Kristen menyembah 3 tuhan, padahal Alkitab mencatat di 3400 tahun yang lalu bahwa TUHAN itu esa…lalu timbulkan pertanyaan, kenapa tiba2 ada tuduhan bahwa Kristen menyembah 3 tuhan? dan terus seorang2 3 tuhan sama dengan tritunggal?…. bisa Anda jelaskan… apa itu trinitas Kristen, dan apa itu trinitas allah Anda?
Asalamuallaikum parhobass my Friend……Kami tidak berhak menjelaskan konsep trinitas…..sementara diagama anda sendiri masih dipertentangkan konsep ini……( hingga saat ini )…Saya uraikan sejarah diatas untukmenunjukkan asal Konsep Trinitas itu……Itu hak anda mempertahankan keyakinan akan konsep trsbt….kita tetap saudara dimata Tuhan yg Esa…..Biarlah ini semua menjadikan renungan kita untuk menambah kuatnya keyakinan kita masing2….jangan ada timbul rasa benci dan permusuhan diantara kita semua……OK….Peace my Friend…..
kalau di Quran tidak ada informasi trinitas salah, apakah Anda masih terlalu sibuk dengan trinitas?
tetapi baiklah, kalau Anda menolak untuk menjelaskan trinitas yang dituduh salah oleh allah Anda…
(ternyata masih sama dengan mas Wedul, tidak bisa menjelaskan tuduhan, bisa jadi memang hanya tuduhan tanpa alasan…)
caaooo, selamat ketemu di lain artikel
salam damai juga…
di dalam persidangan, si pendakwa atau penuduh akan menjelaskan apa-apa tuduhannya, sehingga hakim/jaksa bs menentukan kesalahan, dan jika tuduhan atau dakwaan kira-kira bertentangan dengan kenyataan barulah di terdakwa membela diri…dan membela diri memang bisa diterima…
kira2 bgitulah perihal tuduhan trinitas oleh allah Anda di quran…
apa tuduhan Anda? bisa Anda jelaskan? kalau tidak maka memang tuduhan itu tidak ada alasan, seperti saya kasih analogi di artikel lain, tiba-tiba ada Gajah dituduh Kuda Nil…
salam dan caooo buat mas Wedul yang masih sama seperti dulu… tidak bisa menjelaskan tuduhan…dan sama dengan mas Jose…yang dalam hal ini malah menuduh terdakwa dulu yang seharusnya menjelaskan duduk perkara,.. duhh sesuatu yang terbolak balik…
Begini Lho, AQ menyebutkan :” jangan mengatakan Tuhan itu TIGA”…..Nah konteks dari ayat itu adalah YESUS,BAPA (ALLAH) DAN ROH KUDUS yang anda sejajarkan dalam hakekat 1 Tuhan!.
pembelaan saya:
ternyata tuduhan Anda tidak berdasar
tuduhan balik saya kepada si pendakwa adalah:
Sampai sekarang saya masih belum tahu kenapa ada wahyu:”Gajah dituduh Kuda Nil…” sebab ternyata sipenuduh tidak tahu apa yang ia tuduhkan…
Kitab anda itu tidak menunjukkan dengan jelas siapa yang paling kuasa Gajah apa Kuda nil.
Kalau memahami konteks Bible Jelas yang paling Kuasa Gajah tetapi kamu berpaham bahwa Kuda nil itu bagian dari Gajah , karena bentuknya mirip gajah, itu karena kamu melihatnya dari belakang..hihihi
Asalamuallaikum mas Wedul……Kita sudah memberikan penjelasan tentang konsep sejarahnya Trinitas……..kita ambil sejarah tersebut untuk memberitau ini lho Trinitas itu yang hingga kini masih dipertentangkan oleh agama mereka sendiri……pertentangan mereka aja blm bisa terselesaikan malah kita yg disuruh menjelaskan konsep tersebut,,,,ANEH donk….jadi walau kita jelaskan konsep tersebut dari sisi agama kita…..mereka tetap tdk akan menerima…….lebih baik kita liat aja gimana kesimpulan konsep Trinitas menurut mereka….ntah sampai kapan itu bisa disimpulkan kita sendiri tidak mengetahuinya……Jadi mereka sendiri bingung akan penyebutan nama Tuhan mereka….Salam damai untuk kita semua…..
1. Jika ternyata Kristen sendiri bingung dengan trinitas, lalu kenapa ada allah yang mengatakan itu salah?
2. Jika ternyata trinitas belum jelas, lalu kenapa dituduh salah?
3. Kenapa menuduh sesuatu yang ternyata belum jelas?
4. jadi tuduhan itu kepada siapa?
tetap sebuah hal yang membuat Anda2 sekalian susah…
nah semua akan menjadi jelas, jika Anda menyebut trinitas yang ditolak oleh allah Anda, dan trinitas apa yang ada pada Kristen…
Note:
Mas Wedul sudah sangat jelas bahw ia menerapkan pandangan tritheisme kepada tritunggal, dua hal yang sangat berbeda…
Iya mas,…memang membinungkan kok,…maju kena mundur kena…xixixi
@MR. Parhob
Susah ya ngajarin kamu.
Tritheis itu : Secara substansi ada 3 yang beda
Trinitas : Secara substansi ada 3 yang sama (kalau di islam ada 99 nama Tuhan= 99nitas).
Nah berhubung Yesus-Roh Kudus-Bapa itu beda substansi, maka seharusnya paham kamu itu Tritheis bukan Trinitas.
Konteks AQ bilang TIGA itu merujuk ke pemahaman kamu :
(P. Baru: I Yohanes: 5)
5:6. Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.
5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.
5:8 Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.
5:9 Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya.
Trinitas : Secara substansi ada 3 yang sama (kalau di islam ada 99 nama Tuhan= 99nitas).
mungkin inilah yang membuat Anda semakin sulit kawan… trinitas Alkitab bukan begitu..
contoh: 1 Yohanes 4:8 Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.
pertanyaan apakah “kasih” menjadi “nitas” ke sekian?…
mas wedul, ketidakjujuran Andalah yang membawa semua kesesatan demi kesesatan… trinitas yang di Quran bukanlah triniatas yang di Alkitab, saya contohkan sebagai: ” Gajah dituduh Kuda Nil…”
Anda memandang trinitas sebagai 3 Allah yang sama, padahal bukan begitu… dan kalau bukan begitu maka Anda yang salah? atau Quran salah? atau allah Anda yang salah?
jujur dan selidiki hati Anda…
INI MENENTANG TRINITAS ALLAH SAJA PAKAI PENEJALSAN YG BERTELE-TELE.
U WROTE:
Dalam sejarah ketuhanan kaum Nashrani, penuhanan Yesus baru dilakukan pada akhir Abad II Masehi. Kemudian pada Konsili di Necea tahun 325 Tuhan Anak disejajarkan dengan Tuhan Bapa.
ANSWER:
LUCU! LATAR BELAKANG KONSILI NICEA ADALAH UNTUK MELAWAN AJARAN-AJARAN GNOSTIK ARIANISME YG MENYATAKAN BAHWA YESUS TIDAK SAMA DENGAN ALLAH BAPA. AJARAN ARIANISME SEKARANG ADALAH SAKSI JEHOVA. PADA KONSILI ITU, JEMAAT KRISTUS MENEGUHKAN PENRYATAAN JEMAAT MULA-MULA DI YERUSALEM PADA ABAD PERTAMA YG MENYEMBAH YESUS SEBAGAI TUHAN. BUKANNYA YESUS DIJADIKAN TUHAN BARU PADA KONSILI NICEA TAHUN 325 http://faithbookz10.blogspot.com/
KESIMPULAN:
KEBODOHAN ANDA DALAM SEJARAH GEREJA SUNGGUH SANGAT BRILIAN
U WROTE:
Selanjutnya pada Abad III Roh Qudus dipertuhankan. Pada konsili di Ephese Bunda Maria disejajarkan dengan Trinitas oleh penganut Katholik.
ANSWER:
SIDANG KONSILI DI EFESUS DIADAKAN TAHUN 431 UNTUK MELAWAN AJARAN BIDAT NESTORIUS. (INFO: AJARAN BIDAT INILAH YANG DIANUT OLEH ISTERI PERTAMA MUHAMMAD). AJARAN BIDAT INI MENYATAKAN BAHWA YESUS HANYALAH SEORANG MANUSIA BUKAN ALLAH, JADI NESTORIUS MENYEBUT MARIA SEBAGAI “BUNDA KRISTUS”. NESTORIUS MENOLAK MENYEBUT MARIA SEBAGAI “BUNDA ALLAH”. KONSILI INI MENEGUHKAN KEMBALI IMAN JEMAAT MULA-MULA DI YERUSALEM PADA ABAD PERTAMA YANG MENYATAKAN BAHWA YESUS ADALAH SATU PRIBADI, YAITU MANUSIA SEKALIGUS ALLAH, BUKANNNYA 2 PRIBADI YG TERPISAH. PERAWAN MARIA ADALAH THEOTOKOS (BUNDA ALLAH) KARENA IA MELAHIRKAN ALLAH DALAM KEADAAN-NYA SEBAGAI INSAN MANUSIA.
KALAU ANDA MENYANGKA MARIA DISEJAJARKAN DENGAN TRINITAS PADA KONSILI INI ANDA SALAH.
ttp://id.wikipedia.org/wiki/Konsili_Efesus
KESIMPULAN
KEBODOHAN ANDA DALAM SEJARAH GEREJA SUNGGUH SANGAT BRILIAN
@saudara perhobass
Saya ingin mempertanyakan keabsahan Trinitas yg anda pahami,mengapa..? Karena tidak ada ayat yg mendukung di bible ttg hal itu. Justru bible lebih bisa mendekati kpd Tritheis. Sblm nya saya ingin anda menjelaskan kpd saya apa itu Trinitas yg anda pahami,karena tiap kristiani selalu berbeda menjelaskan trinitas.Entah karena beda sekte atau memang tdk ada rumus yg jelas.
Masalah bunda Maria yg menjdi bunda Allah memang pernah di tetapkan pada konsili efesus. Karena banyak nya konsili konsili untuk “memformulasikan” konsep Tuhan,akhirnya kedudukan bunda Maria bergeser/di gantikan oleh Roh Kudus… Coba anda pelajari sejarah kekristenan.
@mas hocak,
Jika Alkitab tidak ada maka Tritunggal tidak ada….
Tritunggal digali dari Alkitab…jika Anda bertanya ayat2 pendukungnya, silahkan buka blok saya hakadosh.wordpress.com , trus search: “tritunggal”, Anda akan menemukannya.
Jadi sangat aneh jika Anda mengklaim tidak ada ayat Alkitab yang mendukung….masalah konsili sebaiknya Anda tanya sama orang Katolik, saya tidak paham… kalau Anda tanya Alkitab sebisa mungkin saya jawab….
Note:
Seorang penyelidik ada baiknya menyematkan didahinya sebuah pertanyaan: “Bagaimana kalau ternyata saya salah????”
@saudara perhobass…
Apa yg anda tulis di blog anda ttg tritunggal,hanya asumsi anda saja. Anda berusaha mengkait-kaitkan ayat yg tidak jelas berhubungan dgn tritunggal. Ada baiknya kita simak pendapat para pakar teolog yg tentunya mereka tidak asal ngomong,tapi mereka juga di pimpin oleh Roh Kudus.
Bukti dari Kitab-Kitab Ibrani
MESKIPUN kata “Tritunggal” tidak
dapat ditemukan dalam
Alkitab, apakah setidak-tidaknya
gagasan tentang Tritunggal
dengan jelas diajarkan di dalamnya?
Sebagai contoh, apa yang
ditunjukkan oleh Kitab-Kitab Ibrani
(“Perjanjian Lama”)?
The Encyclopedia of Religion
mengakui: “Para teolog dewasa
ini setuju bahwa Alkitab Ibrani tidak
memuat doktrin tentang
Tritunggal.” Dan New Catholic
Encyclopedia juga mengatakan:
“Doktrin Tritunggal Kudus tidak
diajarkan dalam P[erjanjian]
L[ama].”
Demikian pula, dalam bukunya The
Triune God, imam Yesuit
Edmund Fortman mengakui:
“Perjanjian Lama… tidak secara
tegas ataupun samar-samar memberi
tahu kepada kita mengenai
Allah Tiga Serangkai yang adalah
Allah, Anak dan Roh
Kudus… Tidak ada bukti bahwa
penulis tulisan suci manapun
bahkan menduga adanya suatu
[Tritunggal] di dalam
Keilahian… Bahkan mencari di dalam
["Perjanjian Lama"]
kesan-kesan atau gambaran di muka
atau ‘tanda-tanda
terselubung’ mengenai trinitas dari
pribadi-pribadi, berarti
melampaui kata-kata dan tujuan dari
para penulis
tulisan-tulisan suci.”-Cetak miring
red.
Penyelidikan dalam Kitab-Kitab Ibrani
itu sendiri akan
membuktikan komentar-komentar
ini. Jadi, tidak ada ajaran
yang jelas mengenai Tritunggal
dalam 39 buku pertama dari
Alkitab yang membentuk kanon yang
asli dari Kitab-Kitab
Ibrani yang terilham.
Bukti dari Kitab-Kitab Yunani
MAKA, apakah Kitab-Kitab Yunani
Kristen (“Perjanjian Baru”)
dengan jelas berbicara tentang suatu
Tritunggal?
The Encydopedia of Religion
mengatakan: “Para teolog setuju
bahwa Perjanjian Baru juga tidak
memuat doktrin yang jelas
mengenai Tritunggal.”
Imam Yesuit Fortman mengatakan:
“Para penulis Perjanjian
Baru… tidak memberi kita doktrin
Tritunggal yang resmi
atau dirumuskan, juga tidak ajaran
yang jelas bahwa dalam
satu Allah terdapat tiga pribadi ilahi
yang setara… Di
mana pun kita tidak menemukan
doktrin tritunggal dari tiga
subyek kehidupan dan kegiatan ilahi
yang berbeda dalam
Keilahian yang sama.”
The New Encyclopaedia Britannica
menyatakan: “Kata
Tritunggal atau doktrinnya yang jelas
tidak terdapat dalam
Perjanjian Baru.”
Bernhard Lohse mengatakan dalam A
Short History of Christian
Doctrine: “Sejauh itu menyangkut
Perjanjian Baru, seseorang
tidak menemukan di dalamnya
doktrin Tritunggal yang aktual.”
The New International Dictionary of
New Testament Theology
juga mengatakan: “P[erjanjian] B
[aru] tidak memuat doktrin
Tritunggal yang diperkembangkan.
‘Alkitab tidak memuat
deklarasi yang terus terang bahwa
Bapa, Anak dan Roh Kudus
adalah dari zat yang sama’ [kata
teolog Protestan Karl
Barth].”
Profesor E. Washburn Hopkins dari
Universitas Yale
meneguhkan: “Bagi Yesus dan Paulus
doktrin tritunggal jelas
tidak dikenal;… mereka tidak
mengatakan apa-apa mengenai
itu.”-Origin and Evolution of Religion.
Sejarawan Arthur Weigall
menyatakan: “Yesus Kristus tidak
pernah menyebutkan perwujudan
demikian, dan di manapun dalam
Perjanjian Baru tidak terdapat kata
‘Tritunggal.’ Gagasannya
baru diterima oleh Gereja tiga ratus
tahun setelah kematian
Tuhan kita.”-The Paganism in Our
Christianity.
Jadi, ke-39 buku dari Kitab-Kitab
Ibrani ataupun kanon dari
ke-27 buku yang terilham dari Kitab-
Kitab Yunani Kristen
tidak ada yang memuat ajaran yang
jelas mengenai Tritunggal.
Apakah Diajarkan oleh Orang-Orang
Kristen yang Mula-Mula?
APAKAH orang-orang Kristen yang
mula-mula mengajarkan
Tritunggal? Perhatikan komentar-
komentar berikut dari para
sejarawan dan teolog:
“Kekristenan yang mula-mula tidak
mempunyai doktrin
Tritunggal seperti yang setelah itu
dirinci dalam
kredo-kredo.”-The New International
Dictionary of New
Testament Theology.
“Namun orang-orang Kristen yang
pertama pada awal mula tidak
pernah mempunyai pikiran untuk
menerapkan gagasan
[Tritunggal] kepada kepercayaan
mereka sendiri. Mereka
memberikan pengabdian mereka
kepada Allah Bapa dan kepada
Yesus Kristus, Anak Allah, dan mereka
mengakui… Roh Kudus;
tetapi tidak ada buah pikiran bahwa
ketiga pribadi ini
adalah suatu Tritunggal, setara dan
dipersatukan dalam
Satu.”-The Paganism in Our
Christianity.
“Pada mulanya kepercayaan Kristen
bukan kepada Allah Tiga
Serangkai… Halnya tidak demikian
pada zaman rasul-rasul
atau sebelumnya, seperti
diperlihatkan dalam P[erjanjian]
B[aru] dan tulisan-tulisan Kristen
yang awal lainnya.”
-Encyclopedia of Religion and Ethics.
“Perumusan ‘satu Allah dalam tiga
Pribadi’ tidak ditetapkan
dengan tegas, dan pasti belum
dilebur sepenuhnya ke dalam
kehidupan Kristen dan pengakuan
imannya, sebelum akhir abad
ke-4… Di antara Bapa-Bapa Rasuli,
tidak pernah bahkan
sedikit pun ada yang mendekati sikap
atau pandangan seperti
itu.” – New Catholic Encyclopedia.
Apa yang Diajarkan oleh Bapa-Bapa
Pra-Nicea
BAPA-BAPA pra-Nicea diakui sebagai
guru-guru agama yang
terkemuka pada abad-abad
permulaan setelah kelahiran
Kristus. Apa yang mereka ajarkan
patut diperhatikan.
Justin Martyr, yang meninggal kira-
kira tahun 165 M.,
menyebut pramanusia Yesus sebagai
malaikat yang diciptakan
yang “tidak sama dengan Allah yang
menciptakan segala
perkara.” Ia mengatakan bahwa
Yesus lebih rendah daripada
Allah dan “tidak pernah melakukan
sesuatu kecuali yang
Pencipta… ingin ia lakukan dan
katakan.”
Irenaeus, yang meninggal kira-kira
tahun 200 M., mengatakan
bahwa pramanusia Yesus
keberadaannya terpisah dari Allah
dan
lebih rendah daripada Dia. Ia
memperlihatkan bahwa Yesus
tidak setara dengan “Allah yang
benar dan satu-satunya,”
yang “lebih tinggi di atas segala-
galanya, dan selain Dia
tidak ada yang lain.”
Clement dari Aleksandria, yang
meninggal kira-kira tahun 215
M, menyebut Yesus dalam
keberadaannya sebelum menjadi
manusia sebagai “suatu ciptaan”
tetapi menyebut Allah
sebagai “yang tidak diciptakan dan
tidak dapat binasa dan
satu-satunya Allah yang benar.” Ia
mengatakan bahwa sang
Anak “adalah nomor dua setelah
satu-satunya Bapa yang
mahakuasa” tetapi tidak setara
dengan Dia.
Tertullian, yang meninggal kira-kira
tahun 230 M.,
mengajarkan keunggulan Allah. Ia
berkata: “Sang Bapa berbeda
dari Anak (yang lain), karena Ia lebih
besar; sebagaimana
yang memperanakkan berbeda dari
yang diperanakkan, ia yang
mengutus berbeda dari dia yang
diutus.” Ia juga berkata:
“Ada masanya ketika sang Anak tidak
ada… Sebelum semua
perkara ada, Allah berada sendirian.”
Hippolytus, yang meninggal kira-kira
tahun 235 M.,
mengatakan bahwa Allah adalah
“Allah yang esa, Pribadi yang
pertama dan satu-satunya, Khalik
dan Tuhan dari semua,”
“tidak ada yang [memiliki umur yang
sama] dengan Dia…
Tetapi Ia adalah Esa, berada
sendirian; yang, karena
menghendakinya, membuat ada apa
yang dulunya tidak ada,”
seperti misalnya pramanusia Yesus
yang diciptakan.
Origen, yang meninggal kira-kira
tahun 250 M., mengatakan
bahwa “sang Bapa dan Anak adalah
dua hakekat… dua hal
sehubungan dengan pokok dasar
mereka,” dan bahwa
“dibandingkan dengan Bapa, [Anak]
adalah terang yang sangat
kecil.”
Meringkaskan bukti sejarah, Alvan
Lamson mengatakan dalam
The Church of the First Three
Centuries: “Doktrin Tritunggal
yang modern dan populer… tidak
mendapat dukungan dari
bahasa Justin [Martyr]: dan
pernyataan ini dapat diperluas
sehingga berlaku juga untuk semua
Bapa pra-Nicea; yaitu,
untuk semua penulis Kristen selama
tiga abad setelah
kelahiran Kristus. Memang, mereka
berbicara mengenai sang
Bapa, Anak dan… Roh kudus, tetapi
tidak sebagai
[pribadi-pribadi] yang setara, tidak
berjumlah satu zat,
tidak sebagai Tiga dalam Satu, dalam
arti apapun yang
sekarang diterima oleh para
penganut Tritunggal. Justru
sebaliknyalah yang merupakan
fakta.”
Jadi, bukti dari Alkitab dan dari
sejarah membuat jelas
bahwa Tritunggal tidak dikenal
sepanjang zaman Alkitab dan
selama beberapa abad setelahnya.
..
Assalamuallaikum……..ntuk semua……disini kita dapat melihat Banyak hal sudah terjadi pada masa lalu sehubungan dgn perbedaan sudut pandang terhadap konsep Trinitas yg berakhir dgn pembantaian terhadap mereka yg menolak doktrin tersebut.
Berikut beberapa tokoh anti-Trinitas yg hidupnya harus berakhir secara mengenaskan itu.
1. Iranaeus dia lahir disaat ajaran Kristen Antiokia sudah menyebar ke Afrika Utara Spanyol hingga ke Prancis Selatan. Tidak banyak catatan sejarah mengenai asal-usul dan kedewasaannya sejarah mulai mencatat masa dimana Iranaeus membawa surat petisi dari Uskup Lyons Pothinus kepada Paus Elutherus di Roma.
Petisi itu berupa permohonan Pothinus kepada Paus utk menghentikan pengejaran penyiksaan dan pembunuhan terhadap orang-orang Kristen yg tidak menyetujui doktrin gereja Pauline.
Ketika masih berada di Roma Iranaeus mendapat berita bahwa semua orang Kristen yg tidak sepaham dgn Paulus yg ada di Lyons Antiochia termasuk uskup Pothinus sendiri telah tewas dibunuh. Dan pada waktu kembali ke Lyons Iranaeus menggantikan Ponthinus utk menjabat sebagai uskup dinegrinya.
Ditahun 190 M Iranaeus sendiri menulis surat kepada Paus Victor agar menghentikan pembantaian terhadap orang-orang Kristen yg dibunuh krn keyakinan mereka yg berbeda dgn keyakinan gereja Paulus.
Cerita lama kembali terulang Iranaeus sendiri terbunuh pada tahun 200 M krn tidak bersedia mengikuti keyakinan Paus Iranaeus hanya beriman dan mengakui kepada satu Tuhan yaitu Allah dan dia mendukung pengajaran kemanusiaan Jesus yg diangkat oleh Allah menjadi utusan-Nya.
Iranaeus banyak melakukan kritikan terhadap Paulus krn dianggapnya sebagai orang yg paling bertanggung jawab didalam memasukkan doktrin-doktrin dari agama berhala dan filsafat Plato kedalam ajaran sejati Jesus.
Didalam bukunya “Universalism The Prevailing Doctrine Of The Christian Church During Its First Five Hundred Years” ditulis oleh J.W. HANSON D. D menyatakan mengenai Iranaeus ini sebagai berikut :
In a germinal form of the Apostle’s Creed Irenæus A.D. 180 says that the judge at the final assize will cast the wicked into aionian fire. It is supposed that he used the word aionian for the Greek in which he wrote has perished and the Latin translation reads “ignem aeternum.”
2. “Tertullian” dia adl seorang penduduk asli Carthage . Tertullian sebagaimana juga dgn Iranaeus meyakini ke-Esaan Allah dan mengidentifikasikan Jesus sebagai juru selamat bangsa Yahudi. Dia menentang Paus Callistus krn mengajarkan “dosa asal” telah diampuni setelah melaksanakan penebusan dosa resmi dibawah gereja.
Tertullian menekankan tentang kesatuan jiwa dan eksistensi dan mengatakan bahwa orang-orang yg sehat akalnya pasti meyakini bahwa Jesus hanyalah manusia belaka.
Paus Callistuslah yg memperkenalkan istilah “Trinitas” kedalam tulisan-tulisan “ecclesiastical” Latin ketika ia membahas doktrin baru yg aneh tersebut. Istilah Trinitas sendiri sama sekali tidak pernah digunakan dalam kitab-kitab suci.
3. “Origen” . Ayahnya bernama “Leonidas” dan mendirikan pusat pendidikan teologi dgn mengangkat seorang guru Teologi terkemuka bernama Clement sebagai kepala lembaga tersebut. Origen sendiri mendapatkan pendidikan ditempat itu.
Leonidas adl seorang pengikut Kristen Apostolik yaitu ajaran monotheisme dan mengakui kehambaan dari Jesus.
Sebagaimana kita tahu gereja Paulus tidak mau menerima kepercayaan seperti yg dipegang oleh Leonidas ini dan sebagai konsekwensinya pada tahun 208 Leonidas tewas dibunuh oleh orang-orang Paus.
Karena merasa dirinya juga terancam Clement segera meninggalkan Alexandria. Dan sebagai gantinya Origen meneruskan kepemimpinan Clement sebagai kepala sekolah Teologi.
Pada tahun 230 M Origen dinobatkan sebagai seorang Pendeta di Palestina namun krn Origen telah mengajarkan konsep Monotheisme didalam gereja Uskup Demerius akhirnya memecat Origen dan mengusirnya dari gereja .
Origen mengungsi ke Caesarea dan mendirikan pusat pendidikan Teologi ditempat itu pada tahun 231 M yg akhirnya membawa nama harum kepadanya.
Jerome seorang penulis Injil pertama dalam bahasa Latin pada mulanya merupakan orang yg sangat mendukung Origen namun akhirnya Jerome berbalik kepada gereja Paulus dan menarik garis permusuhan terhadap Origen.
Jerome berusaha agar Origen mendapatkan kecaman dan pengadilan dari gereja setempat namun popularitas Origen terlampau besar dan tidak memungkinkan bagi Uskup John utk melakukannya sehingga atas rencananya ini mengakibatkan Jerome sendiri tersingkir dari kalangan gereja.
Namun pada tahun 250 M Origen dikecam oleh Konsili Alexandria dan dijebloskan kedalam penjara serta mendapatkan penyiksaan yg terus menerus oleh pihak gereja Paulus sehingga mengakibatkan kematiannya pada tahun 254 M.
Origen telah menulis sekitar 600 buah karangan dan risalah. Dia adl salah seorang yg paling berperan dalam sejarah gereja dan telah gugur sebagai seorang syuhada yg membela ajaran Allah sejati.
Dimasa mudanya sampai menjelang akhir hayatnya Origen tetap mempertahankan pengajaran ke-Esaan Tuhan meyakini bahwa hanya Allah saja yg berkuasa dan Jesus adl manusia biasa dan hamba Allah bukan Allah itu sendiri.
4. “Diodorus” seorang Uskup yg berasal dari negri Tarsus tanah kelahiran Paulus.
Diodorus merupakan tokoh Kristen terkemuka di Antiochia dia berpendapat bahwa dunia ini selalu berubah-ubah perubahan itu sudah ada sejak dahulu. Dan itu menunjukkan ada sesuatu yg tetap dibalik perubahan itu.
Lebih jauh lagi keberagaman eksistensi dan kebijaksanaan yg diperlihatkan dalam tiap proses perubahan itu sendiri menunjukkan terhadap kesatuan asal yg mendasarinya dan memperlihatkan kehadiran Sang Pencipta dan Pemelihara. Inilah menunjukkannya adanya satu Pencipta Yang Maha Esa.
Diodorus menekankan sifat kemanusiaan secara menyeluruh dalam diri Jesus yg memiliki jiwa manusia dan daging manusia tidak ada unsur ketuhanan sama sekali.
5. “Lucian” seorang yg dikenal keluasan ilmunya terhadap bahasa Ibrani dan Yunani. Lucian tidak menginduk terhadap salah satu gereja dari tahun 220 sampai 290 M. Pengajaran Lucian adl Monotheisme yaitu pengesaan Allah dalam segala bentuk-Nya.
Lucian percaya kepada penafsiran gramatikal dan literal dari kitab-kitab suci . Dia menentang kecenderungan utk mencari-cari makna symbolis dan kiasan dari teks-teks Injil dan percaya kepada suatu pendekatan empiris dan kritis terhadap kitab-kitab tersebut. Dia mengatakan bahwa dgn mencari-cari makna symbolis tersebut dapat berakibatkan dgn penambahan dan pengurangan pada Injil yg berarti hilangnya kemurnian ajaran Jesus.
Lucian menghilangkan perubahan-perubahan yg terjadi pada kitab Injil yg diterjemahkan kedalam bahasa Yunani beliau telah mengadakan revisi terhadap empat Injil yg menjadikannya berbeda dgn Injil-Injil yg dipergunakan oleh gereja Paulus.
Lucian menolak paham trinitas dan sebaliknya begitu menekankan ajaran Tauhid bahwa hanya Allah saja Tuhan alam semesta yg patut disembah sedangkan Jesus hanyalah manusia biasa yg diangkat menjadi Utusan-Nya.
Atas sikapnya ini Lucian menjalani penyiksaan dari pihak gereja Paulus dan dihukum mati pada tahun 312 M.
Perselisihan pendapat terbesar di kalangan pemikir Trinitas yg akhirnya menjadi satu legenda menyangkut dunia ketuhanan Kristen adl kontroversi ‘Aryan Heresy’ atau pernyataan anti-trinitas yg dikemukakan oleh Arius .
Arius adl salah seorang murid utama Lucian berkebangsaan Lybia yg juga pernah bersama-sama dgn gurunya menegakkan Monotheisme Arius sendiri merupakan seorang presbyter digereja Baucalis Alexandria salah satu gereja tertua dan terpenting dikota itu pada tahun 318 M.
Sejak wafatnya Lucian pada tahun 312 M ditangan orang-orang gereja Paulus perlawanan Arius terhadap doktrin Trinitas semakin mengkristal dan dalam perjuangannya ini Arius justru mendapatkan dukungan dari dua orang saudari Kaisar Constantin yg bernama Constantina dan Licunes.
Arius dianggap sebagai seorang pemberontak Trinitas dgn mempergunakan argumen logika :
“Jika Jesus itu benar-benar anak Tuhan maka Bapa harus ada lbh dahulu. Oleh krn itu harus ada “masa” sebelum adanya anak. Berarti anak adl makhluk. Maka dari itu anak tidak selamanya ada atau tidak abadi. Sedangkan Tuhan yg sebenarnya adl abadi berarti Jesus tidaklah sama dgn Tuhan.”
Atas argumentasi Arius tersebut sekitar seratus orang Pastur Mesir dan Lybia berkumpul utk mendengarkan pertanggung jawaban Arius. Dan diwaktu itu juga Arius mengemukakan kembali pemandangannya :
“Ada masa sebelum adanya Jesus sedangkan Tuhan sudah ada sebelumnya. Jesus ada kemudian dan Jesus hanyalah makhluk biasa yg bisa binasa seperti makhluk-makhluk lainnya. Tetapi Tuhan tidak akan binasa.”
Arius juga memperkuat argumentasinya dgn sejumlah ayat-ayat Bible seperti Yohanes 14:8: “Bapa lbh besar daripada Jesus”; Seandainya kita mengakui bahwa Jesus adl sama dgn Tuhan maka kita harus menolak kebenaran ayat Yohanes tersebut.
Argumen Arius ini secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut :
Jika Jesus memang “anak Tuhan” maka akan segera disertai pengertian bahwa “Bapak Tuhan” haruslah ada terlebih dahulu sebelum adanya sang “Anak”.
Oleh sebab itu tentulah akan terdapat rentang waktu ketika “Anak” belum ada. Oleh karenanya “Anak” adl makhluk yg tersusun dari sebuah “esensi” atau makhluk yg tidak selalu ada.
Karena Tuhan merupakan suatu zat yg bersifat mutlak maka Jesus tidak mungkin bisa menjadi “esensi” yg sama sebagaimana “esensi” Tuhan.
Kesimpulan pendapat Arius bahwa hanya ada satu Tuhan yaitu Tuhan yg selalu Ada dan tidak mempunyai asal usul Dia Ada tanpa keberadaan sebelumnya. Dalam hal ini Arius membedakan antara unsur keistimewaan yg tetap ada di dalam Tuhan yg merupakan kekuatan yg kekal dgn unsur keistimewaan Jesus sebagai suatu kelebihan yg diberikan oleh Tuhan selayaknya seorang Nabi dan itu tidak bersifat kekal.
Arius menjabarkan bahwa Jesus yg disebut Tuhan anak ini merupakan makhluk sebab ia telah diciptakan oleh Tuhan Bapa sekalipun umpamanya benar diri Jesus sendiri diciptakan sebelum proses penciptaan Abraham sebagaimana yg diriwayatkan dalam kitab Perjanjian Baru -Injil Johanes pasal 8 ayat 58 namun dalam hal ini status Jesus tetaplah merupakan makhluk ciptaan dan dia bukan Tuhan.
Argumen Arius ini tidak bisa terbantahkan dan mulai tahun 321 M Arius dikenal sebagai seorang presbyter pembangkang dan mendapatkan banyak dukungan dari Uskup-uskup daerah Timur.
Untuk mendukung pandangan-pandangannya Arius mengemukakan sejumlah ayat didalam kitab Perjanjian Baru yg memperlihatkan Jesus selaku anak dari Tuhan Bapa berkedudukan di bawah Tuhan Bapa seperti kitab Matius 28:18 kitab Markus 13:32 kitab Lukas 18:19 kitab Johannes 5:19; pasal 14:28 serta surat kiriman 1 Korintus pasal 15 ayat 28. Konflik ini semakin menjadi memanas setelah Athanasius salah seorang tokoh agama dan cendikiawan besar yg mendukung doktrin Trinitas turut dalam perselisihan tajam dgn Arius.
Untuk menengahi pertentangan ini lbh jauh maka oleh Kaisar Konstantin dibentuklah suatu konsili di Nicea pada tahun 325 M dgn diikuti oleh para Uskup tokoh-tokoh Theologi kenamaan dan banyak Sarjana Gereja Konsili tersebut dikenal juga dgn nama Konsili Oikumonis I .
Dalam musyawarah itu pengikut Arius menolak pandangan tentang penciptaan eternal sementara Athanasius mempertahankannya. Pengikut Arius mengatakan bahwa anak diciptakan dari tidak ada sementara Athanasius mengatakan bahwa anak diciptakan dari esensi Tuhan Bapak. Pengikut Arius berpendapat bahwa Tuhan anak tidak sama substansinya dgn Tuhan Bapa sementara Athanasius berpendapat sebaliknya.
Setelah titik penyatuan pandangan tidak juga berhasil dicapai dari kedua belah pihak yg berdebat akhirnya kaisar Konstantin memberikan pernyataan bersayap demi utk menjaga kestabilitasan keadaan negrinya.
Adapun keputusan kaisar Konstantin ini menyebutkan bahwa Jesus memiliki sifat yg “Homousius” dgn Tuhan Bapa istilah “Homousius” sendiri bisa berartikan satu hakekat satu keadaan atau juga memiliki hubungan yg rapat satu sama lainnya.
Keputusan Konsili itu juga berhasil merumuskan “SYMBOLUM APOSTOLICUM” kata “syahadat” sendiri berasal dari kata bahasa Latin “credo” yg artinya “aku percaya” dimana inti dari rumusan ini menggaris bawahi tentang ketiga pribadi dalam Tuhan yg satu itu adl sejajar walaupun digunakan istilah Bapa dan Anak.
“Credoin Deo Patri omnipotentem Creatorem coeli et terrae Et in Iesum Christum Fillium eius unicum Dominium nostrum Qui conceptus est de Spiritu Sancto natus ex Maria Virgine Passus sub Pontio Pilato crucifixus mortuus et sepultus Descendit ad inferna Tertia die resurrexit a mortuis Acendit ad coelos sedet ad dexteram Dei Patris omnipotentis Inde venturus est iudicare vivos et mortuos Credo in Spiritum Sanctum Sanctam Ecclesiam catholicam sanctorum communionem Remisionem peccatorum Carnis resurrectionem Vitam eternam Amen ”.
Pasca Konsili Nicea I Athanasius berhasil membujuk kaisar utk membuang Arius kesatu tempat yg jauh serta membakar semua tulisan-tulisan pemikiran Monotheismenya dgn alasan bahwa Arius masih tidak puas terhadap keputusan Kaisar. Hal ini tidak berlangsung lama sebab Kaisar Konstantin dgn dukungan Uskup Eusebius yg menentang paham Trinitas memanggil pulang Arius dari pengasingannya dan mengakui bahwa konsepnya mengenai Monotheisme lbh bisa diterima ketimbang paham Trinitas.
Pada tahun 336 Arius diangkat menjadi Pastur di Constantinopel dan dalam satu muslihat yg licik dia berhasil dibunuh.
Semenjak tahun 340 M perselisihan antara Monotheisme dgn Trinitas kembali mencuat kepermukaan dan penyelesaian yg diberlakukan Gereja dgn dukungan pihak-pihak kerajaan tidaklah memuaskan semua pihak serta hanya bersifat sementara sebab keyakinan pihak Istana sendiri tidak mempercayai pengajaran Injil sehingga tiap kali ada pergantian kaisar maka selalu ada perubahan suasana dan ini bisa mengubah tiap titik dari keputusan Dewan Nicea sebelumnya. Pihak yg menang saat itu bisa berbalik menjadi pihak yg dikalahkan atau dipersalahkan di kemudian hari oleh kerajaan. Dan sejarah inilah yg akhirnya paling sering terjadi dalam kontroversi doktrin Trinitas dimasa lalu.
Empat puluh lima tahun setelah kematian Arius Konsili Nicea yg pernah digelar pada tahun 325 M kemudian diadakan lagi pada tahun 381 M yg menghasilkan pernyataan “Syahadat Konsili Nicea Konstantinopel” yg mana isinya adl :
“Aku percaya akan satu Allah Bapa yg Maha Kuasa Pencipta langit dan bumi Dan segala sesuatu yg kelihatan Dan tidak kelihatan. Dan akan satu Tuhan Yesus Kristus Putra Allah yg tunggal. Ia lahir sebelum segala abad. Allah dari Allah Terang dari Terang. Allah benar dari Allah benar. Ia dilahirkan bukan dijadikan Sehakikat dgn Bapa. Segala sesuatu dijadikan olehNya. Ia turun dari surga utk kita manusia Dan utk keselamatan kita. Ia dikandung dari roh Kudus Dilahirkan oleh perawan Maria Dan menjadi manusia Iapun disalibkan utk kita waktu Pontius Pilatus. Ia wafat kesengsaraan dan dimakamkan. Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci. Ia naik ke surga duduk di sisi Bapa. Ia akan kembali dgn mulia Mengadili orang yg hidup dan yg mati. KerajaanNya takkan berakhir. Aku percaya akan Roh Kudus Ia Tuhan yg menghidupkan Ia berasal dari Bapa dan Putra Yang serta Bapa dan Putra disembah dan dimuliakan. Ia bersabda dgn perantaraan para nabi. Aku percaya akan Gereja yg satu kudus katolik dan apostolik Aku mengakui satu pembaptisan akan pengampunan dosa. Aku menantikan kebangkitan orang mati Dan hidup di akhirat. Amin.”
Dalam sejarah internal gereja Trinitas sendiri semenjak kerajaan Romawi Barat dan Romawi Timur berpisah gereja-gereja penganut paham ketuhanan Trinitas pun terpisah menjadi gereja barat dan gereja timur.
Kata “gereja” sebenarnya berasal dari kata “igraja” yg diperkenalkan di Indonesia oleh para misionaris Portugis. Kata “igraja” tersebut berasal dari kata Latin “ecclesia” yg pada awalnya berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu “ekklesia” yg artinya “kumpulan” atau “pertemuan” sehingga makna umum dari gereja itu adl tempat berkumpul orang-orang tertentu dan dalam hal ini adl orang-orang yg meyakini asas ketuhanan Trinitas.
Adanya gereja Barat dan gereja Timur ini akhirnya membawa perpecahan-perpecahan sendiri yg mengakibatkan ajaran Trinitas terbagi dalam banyak sekte atau aliran perpecahan awalnya adl larangan yg dibuat oleh Kaisar Romawi Leo III pada tahun 726 M kepada umat Trinitas agar jangan mengkuduskan dan membuat patung-patung atau gambar-gambar berkenaan dgn keyakinan dunia Kristen Trinitas seperti gambaran Jesus Mariah atau orang-orang yg dianggap suci lainnya.
Perintah Kaisar Leo III ini dikukuhkannya lagi pada tahun 730 M dgn pemikiran bahwa hal ini merupakan perbuatan keberhalaan dan bertentangan dgn Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru sendiri.
Larangan ini diberlakukan sampai pemerintahan Kaisar Konstantin IV dan Kaisar Leo IV sementara pemimpin gereja Timur yg disebut Paus Gregori II dan Paus Gregori III serta Germanius dgn dukungan gereja Konstantinopel dan Kaisar Irene justru memberikan persetujuan pemujaan gambar-gambar keagamaan perselisihan yg panjang dan lama ini akhirnya diselesaikan dgn dicabutnya larangan ini pada Sidang Umum ketujuh yg berlangsung di Nicaea tahun 787 M.
Namun perpecahan di antara keduanya tidak akan diatasi oleh sidang tersebut dan masalah ini mengemuka pada abad ke 11 M pada waktu Roma menerima pemberian suatu tambahan ke dalam Nicene Creed suatu hal yg tidak disetujui Gereja Timur. Tambahan itu adl “dan anak” setelah frasa “kami percaya dalam Roh Kudus Tuhan pemberi kehidupan yg diturunkan dari Tuhan Bapa..” Jadi Gereja-gereja Timur tidak menerima bahwa Roh Kudus diturunkan dari Tuhan Bapak dan Anak melainkan hanya dari Tuhan Bapa saja.
Tentang masalah ini Timur dan Barat sama sekali tidak mempunyai titik temu dan menimbulkan pemisahan tahun 1054 krn wakil Paus menempatkan surat-surat ekskomunikasi pada altar St. Sophia di Konstantinopel. Sejak itulah muncul Gereja Katolik Roma dan Gereja Ortodoks Yunani.
Kata “Katolik” berarti “univeral” “memiliki sifat-sifat totalitas” atau “utuh”. Dengan demikian Gereja Katolik adl tempat berkumpul universal dimana tiap orang telah dipanggil utk membawa kabar sukacita Injil kepada tiap orang kepada tiap bangsa kepada tiap penjuru dunia.
Pusat gereja Katolik di dunia gereja Santo Petrus Basilica yg dibangun di Vatikan adl tempat dimana Petrus dimakamkan. Saat ini kuburan dari Petrus berada di dalam tanah persis dibawah altar utama di antara tiang-tiang penopang kubah Bernini.
Unsur-unsur doktrinal membuat mereka tetap terpisah: Gereja Katolik dipimpin oleh satu tampuk pimpinan yg disebut Paus sementara Gereja Ortodoks menyerahkan kepemimpinan di tangan para bishop atau patriark ; pandangan tentang Roh Kudus juga berbeda Gereja Ortodoks tetap memberikan kedudukan penting bagi ikon-ikon dalam pemujaan para pelayan gerejanya dibolehkan menikah dan lain-lain.
Kata “Paus” artinya “Bapa” yg diambil dari bahasa Yunani. Didalam penggunaan bahasa Latin kata ini lbh menunjukkan rasa hormat. Pada jaman Reformasi kaum Protestan tidak setuju dgn istilah yg terkesan eksklusif tersebut maka istilah “Paus” lbh sering disebut sebagai “Uskup Roma” seperti istilah pertamanya di jaman awal; Paus adl pemimpin tertinggi Gereja Katolik dan sekaligus merupakan Ketua dari Dewan Para Uskup.
Walaupun pada mulanya kota Yerusalem dianggap sebagai pusat kesucian namun sikap permusuhan yg diperlihatkan orang-orang Yahudi sendiri yg menguasai Yerusalem terhadap hal-hal yg berbau Jesus mendorong pemindahan pusat Kristen; mula-mula ke Antiokia lalu bergeser kekota Roma.
Paus memegang kekuasaan tertinggi yg melampaui kekuasaan raja dan ratu. Namun sejak akhir abad keempat belas mulailah timbul tantangan terhadap kekuasaan Paus yg begitu besar. Timbullah gerakan reformasi yg dimulai Lollards dan Hussites; gerakan ini berubah menjadi ancaman serius terhadap supremasi Gereja Katolik ketika tahun 1617 seorang imam bernama Martin Luther menentang keras penjualan surat aflat oleh gereja.
Dia lalu menolak supremasi Paus serta menghasut para bangsawan Jerman utk memberontak dan memisahkan kekuasaan mereka. Para bangsawan yg sebelumnya terdisilusi dgn kontrol oleh Gereja dan Paus membutuhkan sedikit dorongan dan banyak diantara mereka segera bergabung dgn Martin Luther serta mendirikan gereja tersendiri mereka dikenal sebagai Kristen Protestan .
Seiring dgn perjalanan sang waktu hingga kini ada banyak sekali aliran dalam ajaran Trinitas terlepas dari semua itu kontroversi mengenai doktrin Trinitas sendiri sampai sekarang tidak pernah berhenti dan selesai dari dunia Kristen.
Sehubungan dgn doktrin Trinitas sendiri “The Catholic Encyclopedia” mengomentari: “Dalam naskah alkitab belum terdapat satu istilah pun utk menyatakan ke-Tiga Pribadi Tuhan tersebut secara bersama. Kata trias (tri’as)yaitu asal kata dari trinitas dalam bahasa Latin mula-mula ditemukan dalam karya Teofilus dari Antiokhia kira-kira tahun 180 M.. Tidak lama kemudian kata itu muncul dalam bentuk Latinnya dalam tulisan Tertullian.”
Dan sebagaimana akhir dari tulisan Bab sebelumnya maka pada akhir dari Bab inipun akan diberikan pengantar pemikiran kritis bagi orang-orang yg meyakini ide Trinitas.
Pertama orang-orang penganut paham ketuhanan ini berkata: “Tritunggal adl istilah yg digunakan utk menyatakan doktrin utama agama Kristen..” tetapi sayangnya kitab Perjanjian Lama serta kitab Perjanjian Baru sendiri sebagai kitab sucinya justru sama sekali tidak pernah menyinggung ide ketuhanan Trinitas ini kemunculannya hanyalah disebabkan penafsiran orang atas kata Bapa Anak Roh Kudus serta penafsiran atas beberapa kisah yg pernah terjadi pada masa kehidupan Jesus.
Bersikukuh bahwa Tritunggal adl misteri yg begitu membingungkan krn berasal dari wahyu Tuhan hanyalah menciptakan problem besar. Sebab dalam kitab Bible yg disebut sebagai wahyu Tuhan itu sendiri tidak ada pandangan demikian mengenai Tuhan:
“Allah adl Allah yg suka akan ketertiban; Ia bukan Allah yg suka pada kekacauan. Seperti yg berlaku di dalam semua jemaat Allah.”
Berangkat dari pernyataan itu mungkinkah Allah akan mencetuskan doktrin mengenai diri-Nya sendiri yg begitu membingungkan sehingga bahkan para cendikiawan dan Teolog dari Ibrani Yunani dan Latin serta Barat yg sarat dgn pemikiran dan ilmu pengetahuannya tidak dapat menjelaskannya?
sebab Anda membawa2 Iranaeus, yang kalau dari uraian Anda diatas sepertinya adalah Iranaeus murid Polycarpus, dan Polycarpus adalah murid dari Rasul Yohanes… dimana Rasul Yohanes dipakatai Roh Kudus untuk mencatat yang kemucian terkenal dengan Yohanes 1:1 Pada mulanya adalah Firman,…….Firman itu adalah Allah…
pertanyaan saya dari awal belum Anda jawab… apa trinitas yang ditolak oleh allah Anda? dan apa trinitas Kristen?
Hehe…. Kamu dan teman-temanmu jago copas, tapi gak jago bikin kesimpulan ya….
Kasihan pembaca blog ini, perih matanya baca postingan yang panjang-panjang dan gak jelas tujuannya.
Sudah dikatakan dalam PA (Pendalaman Alkitab 1) bahwa kata Tritunggal tersebut tidak pernah ada dalam Alkitab. Kata ini berasal dari Bapak-bapak Gereja yang pada waktu itu terjadi perdebatan yang sengit tentang masalah Bapa, Anak dan Roh Kudus. Maka pada tahun 325 di Nicea diadakan suatu konsili dibawah pemerintahan Kaisar Konstantin untuk menyelesaikan perdebatan masalah tersebut. Dari sinilah muncul istilah Tritunggal. Bila secara singkat dapat dilihat dari sejarah tentang Tritunggal ini maka pada waktu itu ada dua pandangan yang sangat bertentangan pertama dari Arius (Arianisme), yang mempercayai bahwa Kristus lebih rendah dari Bapa, ajaran ini mengikuti Sabelianisme yang pada waktu itu dipercayai oleh mayoritas jemaat yang ada. Dan ke dua adalah dari Atanasius yang mempercayai bahwa Yesus adalah setara dengan Allah Bapa maupun Roh Kudus. Sekalipun pengikut Atanasius sangat minoritas dan sering kali dikucilkan maka mereka tidak pernah mau menyerah. Namun akhirnya pendapat Atanasiuslah yang dibenarkan Kaisar Roma yang menjadi Kristen dan mengakhiri perdebatan waktu itu tentang Tritunggal.
Sebenarnya istilah Tritunggal itu sendiri berasal dari Tertulianus yang pertama-tama kali mencetuskannya. Ia mengatakan bahwa Kristus tidak lebih rendah dari Bapa, Roh Kudus tidak lebih rendah dari Kristus dan tidak lebih rendah dari Bapa. Sebagaimana Bapa Allah sejati demikian juga Kristus Allah sejati dan Roh Kudus juga merupakan Allah sejati. Kemudian pengajaran Tritunggal demikian maju diakui oleh Gereja-gereja Tuhan, bahkan gereja yang tidak mengakui Tritunggal dianggap bidat atau sesat! Hal ini semakin berkembang dengan hadirnya bapak-Bapak Gereja seperti Agustinus dll.
“Saya juga menemukan bahwa Yesus berdoa dan memohon pertolongan pada Tuhan. Jika Yesus minta pertolongan pada Tuhan, lalu bagaimana Yesus bisa menjadi Tuhan. Ini tidak masuk akal buat saya.”……Tolong jelaskan ini my Friend…
Anda membaca Alkitab, tetapi koq ngga dapat apa2?…
Yohanes 1, menjelaskan Firman menjadi manusia…
dan 4 Injil menceritakan bagaimana “manusia” ini menginjili…
ketika Injil yang Anda baca apakah Yesus menjadi Tuhan atau menjadi manusia?
kalau Injil saya baca, yang benar adalah TUHAN menjadi manusia, maka ketika manusiaNYA, IA benar-benar manusia, cuman bukan manusia seperti kita, IA tidak terpisah dari ALLAH…maka ketika kemanusian itu mati, IA kembali ke hakekatNYA, karena memang IA bukan manusia….tetapi menjadi manusia…
bagaimana persepsi Anda dari membaca Alkitab? sama? kalau tidak, berarti Anda harus bisa menerima yang benar… kan gitu?
Ini penafsiran sederhana aja my Friend…Jadi begini menurut anda……..Tuhan menjadi manusia ( Yesus ), Yesus benar2 manusia….cuman bukan manusia biasa……Tuhan menjadi Yesus berujud manusia karena tdk terpisah dari Allah jadi Yesus adalah Allah….ketika Tuhan berujud manusia yakni Yesus mengapa Yesus minta pertolongan pada Tuhan, lalu bagaimana Yesus bisa menjadi Tuhan….??????????? nambah bingung deh…
Allah Yang Esa adalah Bapa, Firman dan Roh Kudus..
hakekat ALLAH Yang Esa adalah ROH…
Oleh inisiatif ALLAH, maka Bapa mengutus Roh Kudus agar menggunakan KuasaNYA supaya Firman menjadi manusia….
Oleh Bapa di dalam Roh Kudus ROH menjadi daging,… Firman menjadi manusia..
Firman yang menjadi manusia ini disebut YESUS…
Karena ALLAH adalah ESA maka baik Bapa dan Roh Kudus dan Firman walaupun independen tetapi tetap ESA, saling mengasihi dan tidak ada konflik… itulah sebabNYA Firman yang telah menjadi manusia itu selalu berkomunikasi dengan BAPA dan ROH KUDUS….
Mas Jose juga harus bisa membedakan antara Pribadi Bapa dengan sebutan Bapa,… sebap ALLAH Yang esa bisa jg kita sebut BAPA karena dari DIA-lah segala sesuatu berasal…
YESUS bukan TUHAN berwujud manusia… itu salah, YESUS adalah ROH yang menjadi daging, Firman yang menjadi manusia… Setiap manusia ada rohnya, manusia biasa seperti kita memiliki roh dari ciptaan TUHAN, tetapi Roh Yesus adalah ROH KRISTUS, oleh karena itulah IA walaupun masih di dalam keadaan manusia, IA pernah menghapuskan dosa, dan yang jelas lagi disebut ANAK ALLAH, karena IA berasal dari ALLAH… maka ketika manusiaNYA mati, lalu bangkit, lalu naik ke sorga, artinya kembali ke hakekatNYA Yang adalah ROH…
begitu ngga yang Anda dapat ketika membaca Alkitab? kalau tidak, pertanyaan saya ulang, menurut Anda Yesus siapa?
ok kita melihat bagaimana Yesus menyebut Eli Eli lama sabakhtan. kalau melihat dari versi inggris mengatakan Eloi Eloi lama sabachtani?” which is translated : my God-my God why have you forsaken me?” kalau melihat kata ini seharusnya my God, kenapa gak diubah aja menjadi my Allah. kita melihat gelar dan nama sangat berbeda sekali, kita kembali lagi dalam kamus Alkitab kata Tuhan disitu dijelaskan bahwa artinya Tuhan salinan dari nama ilah Israel yaitu Yahweh. kalau salinan berarti harus memakai kata Allah juga bukan Yahweh. dan kita melihat juga bagaimana dalam ( Kel 3 :14 ) mengatakan “Firman Tuhan kepada Musa Aku adalah Aku. “lagi firmanNya beginilah engkau mengatakan kepada orang israel itu : Akulah Aku yang telah mengutus Aku kepadamu “. dan kita melihat juga bagaimana pada saat Musa mendapat sepuluh Firman dalam ( Kel 20 : 3 ) sangat jelas dikatakan ” jangan ada ilah lain di hadapanKu”. dan ( Kel 20:7 ) mengatakan. ” jangan menyebut nama Tuhan dengan sembarangan sebab Tuhan akan memandang bersalah orang yang menyebut namaNya dengan sembarangan.
Tetragrammaton (Bahasa Yunani: τετραγράμματον kata dengan empat huruf) nama dalam bahasa Ibrani untuk Tuhan, yang dieja (dalam aksara Ibrani); י (yod) ה (heh) ו (vav) ה (heh) or יהוה (YHWH), tetragramaton adalah nama pribadi dari Tuhan orang Israel.
Dalam bahasa indonesia di sebut Yehuwa.
Yehuwa adalah Allah Abraham, Ishkak, Yakup, Musa dan semua para nabi sampai Yesus menyembah ALLAH yang bernama Yehuwa.
Allah nya muslim tidak jelas, bukan Yehuwa.
Allah nya muslim itu berasal dari nama dewa bulan yang diadopsi menjadi Allah untuk disembah.
Kalau kita tanya sama orang Yahudi pasti mereka bisa menjawab kalau Allah yang mereka sembah (Yehuwa) tidak sama dengan “Allah” yang disembah Muslim.
Jadi “Allah” yang di sembah musli adalah konsep “Allah” baru yg diperkenalkan oleh Muhammad.
Yehuwa adalah Allah Abraham, Ishkak, Yakup, Musa dan semua para nabi sampai Yesus menyembah ALLAH yang bernama Yehuwa.
Yesus mengetahui dengan pasti siapa nama Allah pencipta langit dan bumi ini.
Ini wajar karena Yesus adalah mahluk roh pertama yang di ciptakan oleh Allah, Anak Allah yang Sulung. Yesus mengajarkan bahwa Ia adalah Anak Allah.
“Engkau menghujat Allah!
Karena aku telah berkata : Aku Anak Allah? Jikalau aku tidak mengerjakan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,” (Yoh 10:36,37)
Sebelum menjadi manusia Yesus sudah ada di sorga,
“Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.” (Yoh 6:38)
“Kata Yesus kepada mereka : “Aku berkata kepadamu sesungguhnya sebelum Abraham ada Aku telah ada.” ( Yoh 8:58)
Dalam doa-Nya kepada Bapa-Nya Yesus mengatakan :
“sebab Engkau telah mengasihi aku sebelum dunia dijadikan.” (Yoh 17:24)
Yesus sendiri mengatakan Bapa-Nya adalah Allah-Nya,
“bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu”
(Yoh 20:17)
Kalau Yesus adalah Anak Allah seperti yang di akuinya dan Bapa-Nya adalah Allah-Nya, dan bahwa Ia telah turun dari sorga. maka wajar donk kalau Yesus menyembah Allah yang menciptakan-Nya.
Salah satu tugas Yesus datang ke bumi ini adalah untuk menyatakan nama Allah.
“..Aku mengenal Engkau..bahwa Engkaulah yang mengutus aku; dan aku akan memberitahukan nama-Mu kepada mereka..”
(Yoh 17:25,26)
Nama Allah yaitu Yehuwa (ibrani יהוה (YHWH)), tidak di ketahui oleh Muhammad dan AQ bahkan tidak pernah menyinggung nama Suci itu.
Kesimpulan :
Allah yang disembah oleh Islam tidak sama dengan Allah yang disembah orang bangsa Israel, dan Allah yang disembah Yesus sendiri.
Dan Yesus sendiri itu bukan Isa seperti yg di karang dalam AQ.
DASAR KALIAN SEMUA
Kami komuniti Pemercaya/tunduk pada TUHAN yang SATU hanya bisa tertawa setiap kali tengok debat macam ni.
ALLAH = AL = THE/SANG ILAH=GOD/TUHAN
THE GOD = SANG TUHAN dari segala Tuhan = SUPREME GOD
single= Ilah
Itu bahasa arab
Dalam aramaic (Ibrani kuno)
ELOHIM = SUPREME GOD (bukan jamak lagi tapi tunjuk royal evidence of God)
ELOI/ELOAH/ELAH = GOD /TUHAN in aramaic…single/tunggal mirip ILAH
Allah/Elohim … itu artinya TUHAN dari segala sesembahan ertinya: banyak manusia punya tuhan sendiri, tapi tuhan mereka tak jelas pulak…
Dalam kitab torah bahasa ibrani disebut 7000 kali Yah.weh artinya: AKU adalah AKU (ketika TUHAN berbicara kepada Musa)… cuma dikorupsi oleh mereka yang anti monotheist. You tahu lah.
So Yahweh is ALLAH
Yahweh is ELOHIM
DIA yang bertaka AKU adalah AKU adalah SANG TUHAN…
You tak percaya, you kena tanya sana sama tokoh muslim Inggris Dr. Rashad Kalifa bahwa itu semua masalah bahasa… tapi tak lagi ubah makna/erti bahwa TUHAN itu monotheist bukan trinity.. apa itu trinity?!
TUHAN itu satu saja.. Yesus atau Isa BUKAN Tuhan pencipta alam semesta…
Nak sebut cara Arab ke, Inggeris ke, Ibrani ke…
TUHAN itu satu sahaja
You orang semua duduk kat sini tak dengar dan tak belajar ke???
Orang Kristian ANTI bahasa Ibrani buat situs menghina nama Yah.weh…
Orang Islam yang tak tahu cuma dibodohi olah orang2 kristian trinity ini…orang2 kristen trinity ini nak panggil Jesus sebagai TUHAN
Tapi maaf, muslim sejati baca sejarah dan tahu sejarah…Banyak sangat lah disini… I dulu tak da agamapun… dewa-dewi orang Cina tak tahu TUHAN…
Ah you tak suka.. sila.. you suka … sila
I tak duduk kat Malay or Asia… You datang kat ENGLAND sini… ramai sudah Kristian dan Muslim bersama-sama dan tak terkotakan oleh doktrine doktrine manusia
Kami cuma Believer/Pemercaya dan Submitte /Tunduk pada TUHAN yang satu.. Kami Monotheist… cukup itu sahaja…
Tolong jangan cakap bahwa
semua orang yang cakap AKU adalah AKU adalah SANG TUHAN… bukan itu… ini mengacu pada Bible yang tunjuk saat TUHAN bercakap pada Musa…
Ah satu lagi
usah repot-repot
TUHAN itu punya atribute
YANG MAHA KASIH, YANG MAHA PENGAMPUN… cukuplah you guna itu sebagai atribut atau nama panggil lain buat TUHAN…
Ha… repot sangat lah…
* Yang namanya “terjemahan” kadang-kadang ada salahnya.
Apalagi “terjemahan dari terjemahan” salahnya bisa makin banyak.
* Untuk menghindari kesalahan ya kembali saja kpd aslinya yg berbahasa
Ibrani. Memerlukan waktu dan ketekunan tapi hasilnya melegakan.
* Kata Allah, sebutan ataupun nama tidak ada dlm Kitab Suci aslinya,
tapi tlh terdapat banyak di terjemahannya, sehingga membingungkan.
* Nama ALLAH adalah nama ilahnya bgs Arab, yang tdk boleh kita sebut,
tdk boleh kedengaran dr mulut kita. (Kel 23:13)
* LAI dan banyak org Kristen tlh melanggar larangan Tuhan tsb.
I. KAPAN NAMA ALLAH MULAI DIGUNAKAN ?
(A) Allah dalam bahasa Arab
(B) Allah yang Esa dan Kekal
II. NAMA ALLAH DI KALANGAN ARAB KRISTEN
III. PENGGUNAAN NAMA ALLAH DALAM ALKITAB
(A) Alkitab bahasa Arab
6 Maret 2010 oleh Fajar Yehuda
I. KAPAN NAMA ALLAH MULAI DIGUNAKAN?
Inilah berita hangat berturut-turut dari Malaysia di sekitar pergantian tahun 2009 ke 2010. Berita demikian sebenarnya tidak aneh, karena ada sebagaian orang Malaysia yang berwatak ego-posesif. Bayangkan angklung, reog, batik, dan lainnya yang milik Indonesia diklaim sebagai miliknya dan sekarang nama “Allah” bahasa milik orang Arab diklaim sebagai milik mereka pula, padahal itu bukan bahasa ibu mereka.
Pada tahun 2007, otoritas Islam Majelis Agama Negeri Perlis mengeluarkan FATWA bahwa: “Tidak ada yang salah sama sekali dengan non-muslim menggunakan nama Allah.” Gejala fundamentalis demikian memang baru karena orang Arab sendiri baik yang beragama Kristen, Yahudi maupun Islam dari dahulu sampai sekarang menggunakan nama “Allah” itu bersama-sama untuk menunjuk Allah Monotheisme Abraham yang mereka sembah meskipun masing-masing agama memiliki pengajaran (doktrin/akidah) yang berbeda. Sekalipun pengadilan Malaysia dan banyak ulama tidak melarang penggunaan nama itu, namun adanya sentimen kelompok radikal tertentu dalam agama yang memaksa kehendak mereka terhadap kelompok agama lain menjadikan pencekalan dan tindakan anarki itu terjadi. Gejala fundamentalisme demikian juga terjadi di kalangan sekte (bidat) Kristen di Indonesia yang terpengaruh Yudaisme (Gerakan Nama Suci) yang juga memaksakan kehendak mereka dan ada yang menuntut badan-badan Kristen ke pengadilan agar menarik semua Alkitab dan buku-buku Kristen yang memuat nama “Allah”, namun dengan motivasi berbeda.
Kelompok sekte Kristen ini mengganggap bahwa nama ‘Allah’ adalah nama untuk mengacu pada Hubal (Dewa bulan) yang disembah bangsa Arab. Jadi menurut mereka nama ‘Allah’ dalam Alkitab sebaiknya diganti dengan nama diri “Yahweh” (YHWH) yang merupakan Elah Yisrael (Allah Israel). Mereka tidak mengetahui dan memahami bahwa sebelum zaman Muhammad dan Islam, orang Arab yang beragama Yahudi dan Kristen sudah menggunakan nama ‘Allah’ untuk mengacu kepada Yahweh (YHWH) dan Yesus Kristus. Jadi permasalahannya bukan terletak pada nama Allah itu sendiri, tetapi kepada Oknum Tuhan yang manakah orang menyembah dengan menggunakan nama ‘Allah’. (paragraf ini ditambahkan, Red)
A. Allah dalam bahasa Arab
Apakah nama “Allah” itu milik agama Islam? Kalau benar, mengapa sudah digunakan jauh sebelum agama Islam lahir? Nama Allah sudah ada setua kelahiran bahasa Arab. Jauh sebelumnya di Mesopotamia di mana rumpun Semitik bermula, orang-orang sudah mengenal nama El atau Il sebagai nama dewa tertinggi dalam pantheon Babilonia namun bagi sebagian besar keturunan Sem (di mana nama rumpun Semitik berasal) nama itu dimengerti sebagai Tuhan Yang Mahaesa Pencipta Langit dan Bumi.
1) Nama El berkembang ke wilayah utara dan barat menjadi Ela atau Elah dan di daerah Aram-Siria nama itu disebut Elah/Alaha dan di kalangan Ibrani disebut El/Elohim/Eloah.
2) Nama Il berkembang ke wilayah timur dan selatan menjadi Ila atau Ilah dan di kalangan Arab disebut Ilah/Allah.
Catatan tertua pada milenium kedua sebelum zaman Yesus Kristus menyebutkan, keturunan Abraham yang disebut suku-suku Arab, khususnya Ibrahimiyah dan Ismaelliyah yang dikenal sebagai kaum Hanif (jamak: Hunafa) menyebut nama “Allah” sejak berkembangnya bahasa Arab. Ensiklopedia Islam menyebut bahwa: “Gagasan tentang Tuhan yang Esa yang disebut dengan nama Allah, sudah dikenal oleh bangsa Arab kuno…..kelompok keagamaan lainnya sebelum Islam adalah Hunafa, sebuah kata yang pada asalnya ditunjukan pada keyakinan monotheisme zaman kuno yang berpangkal pada ajaran Ibrahim dan Ismail.” (hal. 50-51).
Inskripsi suku Lihyan mengungkap catatan abad ke-5/6 SM (semasa Ezra) bahwa nama ‘Allah’ sudah digunakan. Ada yang memberi stigmatisasi bahwa “Allah” adalah nama berhala Siria kuno namun kenyataannya inskripsi Lihyan sebagai pusat penyembahan “hlh” sehingga nama ‘Allah’ tidak tertuju untuk “dewa Siria”.
B. Allah yang Esa dan Kekal
Perlu disadari bahwa inskripsi di Arab utara (Sabean, Lihyan, Tamudic, Safaitic) menunjukan bahwa Lihyan merupakan pusat penyembahan “Allah” dan disana berkembang dialek-dialek Arab yang mana ada yang menggunakan kata sandang “al”, tetapi juga “ha” untuk menunjukan Tuhan yang satu itu. Winnet dalam penelitiannya atas inskripsi Lihyan menyebutkan bahwa pujian kepada Allah dalam inskripsi itu bersifat netral dan bisa diarahkan kepada sesembahan oknum mana saja tetapi teks Lihyan menunjukan adanya kata kunci “abtar” yang hanya ada dalam Al-Qur’an (QS.108) yang mengarah kepada ‘Allah yang Esa dan Kekal’(QS.112). “Inskripsi Arab utara. …Nama-nama Allah pertama menjadi umum di teks Lihyan. …Bukti ditemukannya nama Allah menunjukan bahwa Lihyan adalah pusat penyembahan Allah di Arab. “Orang Siria menekankan kata benda umum “allah” (‘a’ kecil) menjadi nama diri dengan menambahkan nama elemen “a” : allaha = “the god” lalu menjadi “God” ketika orang Lihyan mengambil alih nama diri Allaha, nama itu diarabkan dengan menghilangkan elemen “a” sehingga menjadi Allah.(F.V.Winnet, Allah before Islam, dalam The Muslim world, Vol.38,1938,hlm.245-248).
Inskripsi Lihyan abad ke-5/6 SM berada di Arab utara berasal dari bahasa Nabatea Arami yang letaknya tidak jauh dari Yerusalem yang dikenal Kitab Ezra dan Daniel yang sezaman yang memuat nama Aram “Alaha” yang ditujukan kepada “Elah Yisrael” / Allah Israel. (Ezra 5:1; 6:14). Lagipula, pendahulu suku Lihyan adalah suku Dedan yang adalah keturunan Dedan cucu Ketura, isteri Abraham, tentu ada kaitannya dengan kaum Hanif. Studi yang sama dikemukakan Trimingham dalam bukunya Christianity Among the Arabs in Pre-Islamic Times, yaitu bahwa nama “Allah”, sudah lama digunakan di kalangan suku-suku Arab, termasuk oleh orang Kristen dan berasal dari “Alaha” Aram yang dalam Kitab Ezra ditujukan kepada “Elah Yisrael”. Bahasa Arab diketahui berkembang dari nabati-Aram. (penekanan ditambahkan, Red). Jadi, adanya dugaan bahwa “Allah” sesembahan Lihyan itu adalah Dewa Siria SANGATLAH TIDAK BENAR tetapi telah diketahui bahwa nama itu (Allah) ditujukan kepada “Alaha” Aram yang menunjuk kepada “Elah Yisrael” (Allah Israel).
II. NAMA ALLAH DI KALANGAN ARAB KRISTEN
Berbeda dengan anggapan bahwa orang Yahudi dan Kristen Arab semula menyebut Al-Ilah dan baru pada masa Islam mereka dipaksa menggunakan nama “Allah”. FAKTA SEJARAH menunjukan bahwa sejak awal orang Arab beragama Yahudi dan Kristen sudah menggunakan nama ‘Allah’ dalam Ibadat mereka. Nama ‘Allah’ digunakan di kalangan Arab beragama Yahudi dapat diketahui bahwa sebelum Islam lahir ada Imam Sinagoga di Medinah yang bernama Abdallah bin Saba, dan di kalangan Kristen penggunaan nama ‘Allah’ juga banyak digunakan. Kekeristenan di daerah Arab sudah sudah dimulai sedini abad pertama dimana orang Arab sudah mendengar khotbah Yesus (Markus 3: 7-8) dan di hari Pentakosta mereka mendengar dalam bahasa Arab (Kis. 2:11), dan Paulus mengunjungi jemaat Kristen Arab (Galatia 1: 17).
Pada tahun 244 seorang Arab Kristen Philip the Arab menjadi Kaisar Roma dan pada Konsili Nicea (325) hadir 6 uskup Arab dari kawasan imperium Romawi dan 3 uskup lainnya dari kawasan Arab non-Romawi. Hal ini menunjukan bahwa umat Kristen Arab dengan bahasa Arabnya sudah menyebar bahkan menduduki jabatan tinggi Kaisar Romawi dan Uskup jemaat Arab. Peter Pacerillo, arkeolog Franciscan menemukan rumah-rumah di Siria, Lebanon dan Palestina dari abad ke-4 (300 tahun sebelum Islam) dengan inskripsi “Bism Ellah al Rahmani al Rahimi” (Dalam nama Allah yang pengasih dan penyayang), sedangkan pada Konsili Efesus (tahun 431) hadir Uskup Arab bernama Abdellas (Abdullah, band. dengan “Wahab Allah” yang diterjemahkan ke bahasa Yunani sebagai “ouaballas”). Dalam fragmen pra-Islam yang ditemukan pada tahun 1901 di Damaskus ada teks LXX Mazmur 78 di mana “hotheos” (Elohim) diterjemahkan ke dalam bahasa Arab yang ditulis dengan aksara (abjad) Yunani sebagai “allau” (ayat 22, 31, 59), dalam inskripsi itu huruf “ha” Arab ditulis sebagai “upsilon” Yunani.
Bambang Norsena SH yang mengambil pascasarjana dalam sastra Arab di Kairo selama 2 tahun, dalam bukunya menyatakan bahwa sebelum zaman Islam, pemakaian istilah ‘Allah’ di lingkunagn Kristen bisa dilihat dari sejumlah inskripsi dari masa pra-Islam yang ditemukan disekitar wilayan Siria di mana nama Al-Ilah dan Allah disebut.
“Ada 2 inskripsi penting: pertama, inskripsi Zabad (tahun 512 / abad ke-6) yang diawali dengan rumusan “Bism al-Ilah” (Dengan nama Al-Ilah) yang kemudian disusul dengan nama-nama Kristen Syria dan kedua, inskripsi “Umm al-jimmal” (juga berasal dari abad ke-6 M) yang diawali dengan ucapan “Allahu ghafran” (Allah mengampuni).” (History of Allah, hlm 10).
Inskripsi “Allahu ghafran” digambarkan dengan jelas dalam buku Islamic Caligraphy oleh Yasin Hamid Safadi (London: Thames and Hudson Limited, 1978, hlm.6). Noorsena juga menyebutkan bahwa ada teks Aram Suryani masa itu dimana nama Alaha diterjemahkan menjadi teks Allah Arab: “Risalah fit at Tadbir al-Khalash li Kalimat Allah al-Mutajjasad (Bahasa Suryani Arab), karya Mar Ya’qub al-Rahawi (James of Eddesa), Buku ini diawali kalimat: Allah……, menerjemahkan teks asli yang diawali: Alaha….(Teks asli Suryani ditulis tahun 578 M)”. (The History of Allah, hlm.12).
Allah sudah dikenal di Arab, Ia adalah satu dari banyak sesembahan yang disembah di Mekah kemungkinan sebagai Tuhan yang Mahakuasa dan tentu saja Tuhan pencipta. Ia sudah dikenal sejak dulu sebagai “Allah,”Al-Ilah (asal kata yang paling mungkin, saran lainnya adalah “Alaha” Aram). (Brill, vol I hlm.406). “Sebagian besar beranggapan nama diri Allah ada asalnya (mushtakk, mankul), kontraksi al-ilah, dan menganggap ilah adalah tiga huruf akar kata.” (Brill, vol III hlm. 1093).
“Allah merupakan suatu nama Hakikat atau kepercayaan yang bersifat mutlak. Agaknya kata Allah merupakan pengkhususan dari kata al-ilah, ….Nama Allah telah dikenal dan dipakai sebelum Alquran ada…, Kata itu tidak hanya khusus bagi Islam saja, melainkan ia juga merupakan nama yang, oleh umat Kristen yang berbahasa Arab dari gereja-gereja Timur, digunakan untuk memanggil Tuhan.” (Glasse, Ensiklopedia Islam, hlm.23).
Selain dalam inskripsi dan nama, sejak awal Injil bahasa Arab juga menggunakan nama “Allah”. Alkitab Peshita dalam bahasa Aram ditulis pada abad ke-2 di mana El/Elohim/Eloah Ibrani ditulis “Elah/Alaha”. Seperti diketahui dari inskripsi Lihyan abad ke-5/6 dan sejarah bahasa bahwa “Alaha” Aram menurunkan “Allah” Arab Nabatea dan bahasa Arab.
Dalam injil karya pernulis Gnostik “Apokrif Infancy Gospel of Thomas” (injil Tomas) pada abad ke-2, ada cerita mengenai Allah yang mengizinkan Yesus membuat mujizat burung dari tanah liat yang akhirnya dikutip dalam injil Anak-anak apokrif dalam bahasa Arab ‘injilu’t Tufuliyyah’ dan kemudian diceritakan dalam Alquran (QS 5 110). Pada abad ke-3 Origenes menulis dalam introduksi Hexapla bahwa ia berkonsultasi dengan salinan bahasa lain termasuk Arab, paling tidak ini berarti bahwa pada abad ke-3 sudah ada fragmen Alkitab dalam bahasa Arab.
Data Alquran sendiri mendukung adanya penggunaan nama ‘Allah’ sebelumnya dan menyebut bahwa pada masa Islam, di Gereja dan sinagoga sudah banyak disebut nama ‘Allah’, itu berarti bahwa pada masa pra-Islam nama ‘Allah’ sudah digunakan oleh umat Yahudi dan Kristen. Sebelum menjadi nabi bagi umat Muslim, Muhammad pernah berelasi dengan biarawan Nestorian (bidat Kristen) Waraqah ibn Nawfal yang adalah sepupu Khadijah (Isteri Muhammad).
Dari kenyataan di atas kita mengetahui bahwa pada masa dahulu, apalagi pada masa bahasa lisan pratulis, penggunaan nama “Allah” terjadi sebagai derivasi Allaha Aram, padanan/kontraksi Al-Ilah, maupun sebagai nama yang berdiri sendiri. Tetapi menarik untuk disimak bahwa di Timur Tengah, penggunaan nama Allah oleh mereka yang beragama Yahudi, Kristen dan Islam yang berbahasa Arab dilakukan bersama tanpa masalah sejak awalnya.
III. PENGGUNAAN NAMA ALLAH DALAM ALKITAB
Tidak menutup kemungkinan bahwa di kalangan Arab Lihyan dan Arab Jahiliah pra-Islam, selain kaum Hanif/Hunafa yang menyembah Allah Monotheisme Abraham/Ibrahim, ada juga penyembah-penyembah berhala yang menyebut dewa mereka dengan sebutan ‘allah’ pula (“a”kecil). (penekanan ditambahkan, Red). Dalam sejarah Arab, masa jahiliah pra-islam lah yang disebut sebagai masa sinkretisme yang diimpor berhala asing, sehingga banyak yang menyembah berhala (termasuk dewa bulan “Hubal”). Hubal adalah berhala yang disembah oleh bangsa Arab sebelum zaman Islam. Hubal dilambangkan dengan bulan sabit. Namun, tampaknya pada masa Islam hadir, keyakinan monotheisme kaum Hanif itu dipulihkan kembali.
“Gagasan tentang Tuhan Yang Esa yang disebut dengan nama ‘Allah’ sudah dikenal oleh bangsa Arab kuno. …Kelompok keagamaan lainnya sebelum Islam adalah Hunafa (tunggal: Hanif), sebuah kata yang pada asalnya ditujukan pada keyakinan monotheisme zaman kuno yang berpangkal pada ajaran Ibrahim dan Ismail. Menjelang abad ke-7 kesadaran agama Ibrahim dikalangan bangsa Arab ini telah hilang dan kedudukannya digantikan oleh sejumlah pemujaan berhala,…dalam 20 tahun seluruh tradisi Jahiliyyah tersebut terhapus oleh ajaran ‘tuhan’ yang terakhir, yakni Risalah Islam.” (Ensiklopedia Islam, hlm. 50-51).
Di kisahkan bahwa Muhammad dengan para pengikutnya berperang menghancurkan para pemuja berhala dan menghancurkan patung-patung berhala mereka, salah satu diantaranya adalah Hubal. Sekalipun Muhammad menghancurkan segala patung berhala di tanah Arab namun agaknya ia tidak berniat untuk menghancurkan batu Hajar Aswad (batu hitam), yang merupakan batu yang disembah oleh salah satu suku di tanah Arab. Alquran menyebutkan bahwa Muhammad sangat menghormati batu itu dengan menciuminya.(paragraf ini ditambahkan,Red)
Kemerosotan dan penyimpangan penggunaan kata ‘Allah’ tidak hanya terjadi di kalangan Arab, sebab dikalangan Israel pun kemerosotan yang sama juga terjadi. “Elohim” di samping untuk menyebut “Pencinta langit dan bumi” (Kejadian 1:1) juga digunakan untuk menyebut dewa “berhala anak lembu” (Keluaran 32: 1.4) dan bahkan juga dirayakan sebagai Yahweh (Keluaran 32:4). Penyimpangan penyembahan bangsa Israel ini mendatangkan murka Yahweh sehingga bangsa Israel menerima hukuman atas dosa besar yang telah diperbuatnya.
Jadi disini kita melihat bahwa yang menjadi masalah bukan nama “Elohim/Allah” itu sendiri, melainkan apa kandungan akidah/pengajaran dibalik nama itu yang secara berbeda-beda diajarkan dalam Kitab Suci masing-masing agama. Kebenaran sejarah tidak dapat diubah dan perlu disadari bahwa nama “Ilah/Allah” (Arab) memiliki asal mula yang sama (cognate) dengan El/Elohim/Eloah (Ibrani) dan Elah/Alaha (Aram) ataupun El/Il Semitik (Mesopotamia) yang dipercayai beberapa agama sebagai dewa, tuhan tertinggi tetapi juga digunakan sebagai “Tuhan Yang Maha Esa Pencipta langit dan bumi”.
Perlu di sadari bahwa sekalipun agama Yahudi (Tanakh), Kristen (PL+PB) dan Islam (Alquran) dalam bahasa Arab menggunakan nama Allah yang sama dan menyebutnya sebagai “Tuhan Monotheisme Abraham/Ibrahim” ketiganya mempercayai pengajaran (doktrin/akidah) yang berbeda sesuai Kitab Suci masing-masing. Kerancuan terjadi karena mencampuradukkan nama “Allah” sebagai nama sesembahan semitik/abrahamik dalam bahasa Arab dan pengajaran (doktrin) mengenai Allah yang sama itu. Karena itu, kalau mau membandingkan adalah: antara Allah Arab Kristen disbanding Allah Arab Islam. Hal ini agar tidak terjadi kesalah pahaman dan kerancuan.
Coba kita simak wejangan Dr Olaf Schuman, teoloh Kristen Jerman yang fasih berbahasa Arab yang selama 3 tahun belajar dan mengajar di Universitas Al-Ashar di Kairo: “Memang tidak dapat disangkal adanya suatu masalah. Namun, yang menjadi masalah adalah soal dogmatika atau akidah, sebab tiga agama itu (Yudaisme, Kristen, Islam) mempunyai faham dogmatis yang berbeda mengenai Allah yang sama, baik hakikatnya maupun pula mengenai cara penyataan dan tindakan-tindakannya.” (Keluar dari Benteng-Benteng Pertahanan, hlm.177).
A. Alkitab bahasa Arab
Sejak awal, nama Allah terus digunakan dalam Alkitab bahasa Arab, termasuk delapan versi yang sekarang digunakan oleh sekitar 29 juta umat Kristen Arab di seluruh dunia. Pada tahun 1671, gereja Katolik Roma menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Arab di Roma dan terjemahan lengkap terbit tahun 1880, namun yang lebih populer dikalangan Protestan dan gereja Ortodok adalah “Arabic Bible” (Van Dijke, 1865) yang diterbitkan di Beirut. Catholic Translation of the Bible yang diterbitkan tahun 1880 kemudian direvisi pada tahun 1988. New Translation of the Arabic Bible (1988) yang disebut ‘Book of Life, an interpretative translation’ (Kitab Al Hayat, tarjama tafsiria) kemudian menjadi ‘New Arabic Version’ (1992), dan pada tahun yang sama terbit juga ‘Today Arabic Version’ (Good News).
Dalam hubungan dengan kaum Muslim, pada tahun 1980-an, di Mesir ada kalangan Kristen yang menerbitkan Perjanjian Baru untuk dibaca oleh kalangan Muslim yang disebut ‘The Noble Gospel’ (Al-Injil Al-Syarif, 1990) dan seluruh Alkitab pada tahun 1999. Ada usaha menarik dari penulis Siria-Arab Mashaz Mallouhi (2008) yang mengumpulkan para pakar Arab Islam dan Kristen untuk duduk bersama membuat terjemahan Kitab Injil dan Para Rasul dengan nama ‘The True Meaning of the Gospel of Chirst’ ke dalam bahasa Arab modern yang ditujukkan kepada orang Arab Kristen ataupun Arab Islam yang sekaligus dimaksudkan sebagai pelajaran sejarah sastra Arab dengan membahas terminology bahasa Arab Alkitab yang sekarang sudah tidak umum digunakan dalam bahasa Arab modern. Semua versi Alkitab Arab hanya mengenal satu istilah untuk Tuhan, yaitu “Allah” (disamping Ar-Rabb untuk menyebut Adonai yang tertuju YHWH/Yahweh).
Di Indonesia sejak masuknya agama Islam (abad ke-13) dan Kristen (abad ke-16), nama Allah sudah terserap dalam bahasa Melayu dan kemudian masuk kosa-kata bahasa Indonesia, dan sudah digunakan sedini ditulisnya terjemahan Alkitab Melayu pada tahun 1629 sampai terjemahan Alkitab Indonesia (LAI). Sekalipun Indonesia memiliki populasi Islam terbesar di dunia selama ini tidak ada yang mempersoalkan penggunaan nama “Allah” itu, karena para pakar dan ulama Islam pada umumnya mengerti bahwa nama Allah itu digunakan bersama dalam agama Yahudi, Kristen dan Islam kecuali dipersoalkan oleh sekelompok kecil fundamentalis tertentu akhir-akhir ini. Di Malaysia, usaha penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Melayu (BM) dimulai pada tahun 1974. Perjanjian Baru diterbitkan pada tahun 1976 dan Perjanjian Lama pada tahun 1981. Alkitab bahasa Melayu (BM) lengkap diterbitkan pada tahun 1987 oleh The Bible Society of Singapore, Malaysia and Brunei. Pada tahun 1990, dimulai penerjemahan ke bahasa Melayu sehari-hari dan pada tahun 1996 terbit Alkitab Berita Baik yang diterbitkan oleh The Bible Society of Malaysia. Semua Alkitab bahasa Melayu menulis nama “Allah”.
Sumber: Tulisan ketua Yabina Ministry di surat kabar Suara Pembaruan hal. 13, edisi Sabtu tanggal 6, 13 dan 20 Februari 2010.
* Ibrani ADON, Yunani KURIOS, Inggris LORD adalah sebutan atau gelar
bagi “yang disembah” atau “yang dihormati”.
* Indonesia: TUHAN gelar bagi “yang disembah”,
TUAN gelar bagi “yang dihormati”.
* ELOHIM, Ibrani, ILAH, Arab, adalah gelar “yang disembah”.
“Sembahlah Elohim!” (Why 19:10)
“Kamu harus nyembah YH WH Elohimmu”.(Luk 4:8)
* YHWH adalah “nama Elohim” bangsa Israel, org Yahudi dan Kristen.
ALLAH adalah “nama Ilahnya” bangsa Arab dan org Muslim.
* YESHUA adalah “Elohim”.
Engkau Elohim, tpi akn mati sbg manusia dan seorang Raja.(Mzm 82:6,7)
Namanya akn disebut ‘Ajaib’ ‘Penasehat’ ‘Elohim yg Perkasa.(Yes 9:5)
Dia adalah Elohim yang harus dipuji untuk selamanya.(Rom 9:5)
Dia adalah Elohim yang benar dan hidup yang kekal.(1Yoh 5:20)
Aku menjadi Elohimnya dan ia menjadi putra-Ku.(Wy 21:7)
Udeh deh elo jaweb aze pertanyaan gue langsung ke intinye :
SOPO NAMA TUHAN ELO YAHWEH OPO YESUS ?
A. YAHWEH
B. YESUS
lo pilih deh A ato B trus lo kirim ke KETIK REG SPASI PAULUS NABI PALSU A ato PALULUS NABI PALSU B
hehehe… gitu aazaaaaaa kok repot
* Kitab orang Samaria itu tahun berapa? Sayang tdk disebutkan tahunnya.
* Tenak ditulis oleh Mose skitar 4000 thn yll. , tlh nuliskan nama YHWH.
Pro: Fitri,
Dlm Alkitab LAI memang tdk tdpt nama YHWH, krn LAI tlh mengubahnya
menjadi ALLAH sebanyak 297x dan menjadi TUHAN sebanyak 6703x.
Yeshua di kayu salib tdk mmanggil nama YHWH tapi Eli dan Eloi.
Eli=EL-Ku, Eloi=Eloa-Ku, adalah kependekan dr Elohim-Ku.
“Elohim” adalah sebutan utk “yg disembah”.(Why 19:10)
Kita kl manggil bapak kita di dunia ini juga tdk pernah manggil namanya, tpi manggil dg sebutannya: “Pak, pak, mari kita makan-makan dulu” dstnya”.
Friedrich Delitzsch brought into notice three tablets, of the age of the first dynasty of Babylon, in which he read the names of Ya- a’-ve-ilu, Ya-ve-ilu, and Ya-u-um-ilu (“Yahweh is God”), and which he regarded as conclusive proof that Yahweh was known in Babylonia before 2000 B.C.; he was a god of the Semitic invaders in the second wave of migration, who were, according to Winckler and Delitzsch, of North Semitic stock (Canaanites, in the linguistic sense).[56]
@all
kok bingung2 amat sih…
saya setuju dg sdri mirana.tuhan punya atribut,jd ga papa kita sebut atribut tsb yg penting niatnya menuju tuhan itu sendiri dan tuhan maha tau.islam mengajarkan INNAMAL AMAL
U BINNIYAT.
kembali ke konsep trinitas
sy sudah berkali2 mengatakan ayo kita semua kembali ke konsepnya ibrahim krn kita semua baik islam atau kristen beriman kpd ibrahim.
apa yg diajarkan ibrahim ttg konsep ketuhanan?
apakah ibrahim mengajarkan trinitas apa tauhid??
kalo ibrahim menajarkan trinitas berarti konsep kristen yg benar.
kalo ibrahim mengajarkan tauhid berarti islam yg benar.
jadiiiiii….pertanyaanya adalah:
IBRAHIM MENGAJARKAN KONSEP TRINITAS APA KONSEP TUHID??
* YESHUA DAN YAHWE ADALAH SATU. (YOH 10:30)
* YESHUA DAN YAHWE ADALAH ELOHIM YG BENAR. (YER 10:10)
* YESHUA DAN YAHWE ADALAH TUHAN.(YOH 13:13; KEJ 15:2)
* YAHWE BERFIRMAN:
“Jgn ada pdmu elohim lain di hdpan-Ku, sbb elohim semua bgsa itu berhala. Nm elohim lain jgn kausbt kdngarn dr mulutmu”(Kel 20:3; 23:13;Mm 96:5)
ALLAH adalah elohim bgsa Arab, itu berhala, maka tdk boleh kita sebut!!!
YOU WROTE
Umat Kristen kadang bingung soal nama Tuhan mereka apakah Yahweh atau Allah.
ANSWER:
HEI… PENCUNDANG YANG BINGUNG TUH ANDA KAMI SIH NGERTI. GAK USAH TERLALU DI DRAMATISIR LAH…
YHVH (DIBACA: YAHWEH) ADALAH NAMA PRIBADI DARI ALLAH ABRAHAM, ISHAK DAN YAKUB.
DAN SETIAP ORANG YANG MENYEBUT ALLAH ISRAEL BERARTI MENGACU PADA YHVH
SEJAK ZAMAN PERJANJIAN LAMA, BANYAK SESEMBAHAN YANG DISEBUT “ALLAH” TETAPI YHVH ADALAH NAMA ALLAH BANGSA ISRAEL. ALLAH YANG SEJATI!
DAN YHVH TELAH DATANG SEBAGAI MANUSIA…DIALAH YESUS KRISTUS
DI DALAM NAMA YESUS KRISTUS, YHVH MENGANUGERAHKAN PENGAMPUNAN DOSA DAN JAMINAN KE SURGA KE SELURUH BANGSA DAN BAHASA (JADI TIDAK UNTUK BANGSA ISRAEL SAJA)
UNTUK URUSAN JAM-JAM AN..SUDAH SAYA BAHAS DI hhtp://faithbookz.blogspot.com
HEHEHEHE…. DUL…DUL…. PENYAKIT AMATIRANNYA MASIH BELUM SEMBUH-SEMBUH YA???
kamu ini jan ngeyel terus di semua forum,..YAHWEH itu bukan nama Tuhan asli nabi Ibrahim..itu mah nama Tuhan Pagan bangsa asia tengah Kuno. Coba mana buktinya Ibrahim menyebut Tuhannya bernama YAHWEH?
HUAHAHAHAHAHAHA………
MEMANGNYA NAMA TUHANNYA NABI IBRAHIM SIAPA????
ALLAH SWT???? OMONG KOSONG!
ALLAH IBRAHIM ADALAH ALLAH YANG MENGIKAT KEMAHAKUDUSANNYA DENGAN SUATU PERJANJIAN ABADI DAN DIA ADALAH ALLAH YANG AKAN MENYEDIAKAN KESELAMATAN BAGI UMAT MANUSIA. DAN SANG JURUSELAMAT ITU AKAN DATANG SEBAGAI MANUSIA MELALUI KETURUNAN IBRAHIM, ISHAK DAN YAKUB. DIALAH YESUS KRISTUS
ALLAH IBRAHIM ADALAH ALLAH YANG MENGUTUS NABI-NABINYA DENGAN DISERTAI TANDA-TANDA MUJIZAT YANG DASYAT..
MUHAMMMAD MENGKLAIM BAHWA NAMA TUHANNYA ADALAH ALLAH SWT.
KALAU SEANDAINYA ALLAHNYA MUHAMMAD ADALAH ALLAHNYA IBRAHIM SEHARUSNYA DIA DAPAT MELAKUKAN TANDA-TANDA MUJIZAT YANG PERNAH DILAKUKAN OLEH PARA NABI ISRAEL SEPERTI MUSA BAHKAN LEBIH DARI PADA ITU.
MEMANGNYA IBRAHIM PERNAH BILANG DI SURGA ADA 72 BIDADARI PERAWANNYA??? NGGAK KAN.
KESIMPULANNYA ADALAH ALLAH SWT MUHAMMAD BUKANLAH ALLAH IBRAHIM, ISHAK DAN YAKUB
ANDA INI MEMBAHAS AGAMA HINDU ATAPUN BUDHA SEDANGKAN NABI ANDA ADALAH SEORAANG PEDOFIL…. :)
CKCKCKCKCK.. HEBAT HEBAT
KALAU ANDA MENGKRITIK KEKERISTENAN DENGAN KINERJA PIKIRAN LEVEL RENDAHAN SEPERTI INI, SAYA HANYA PUNYA SATU KATA BUAT ANDA MAS…. PECUNDANG
ANDA MEMINTA SUATU BUKTI PADA SAYA HUAHAHAHAHAH…
MEMANG ANDA BISA MEMBUKTIKAN PERBUATAN-PERBUATAN AJAIB YANG DILAKUKAN MUHAMMAD ATAS NAMA ALLAH SWT??????
JANGAN ANDA MENGIRA BAHWA MENGAWINI BOCAH UMUR 7 TAHUNAN ADALAH SALAH SATU “MUJIZAT” MUHAMMAD ATAS NAMA ALLAH SWT. HEHEHEHE…..
TEORI SAMPAH MANA LAGI YG ANDA PUNGUT MAS…
SORRY MAS… TUHAN KAMI BUKAN SLANKERZ
(KELUARAN 3: 6,13, 14)
(6)Lagi Ia berfirman: “Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.” Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.
(13) Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? –apakah yang harus kujawab kepada mereka?”
(14) Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” (dipanggil YAHWEH) Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”
KESIMPULAN:
JADI YAHWEH (YHVH) ADALAH ALLAH ABRAHAM, ISHAK DAN YAKUB. DIALAH ALLAH MUSA…
EMANGNYA ABRAHAM BILANG ALLAHNYA DENGAN SEBUTAN ALLAH SWT????
ALQURAN YANG ADA LEBIH DARI 2000 TAHUN SETELAH KITAB TAURAT MUSA TIDAK DAPAT DIJADIKAN SEBAGAI DATA-DATA PRIMER.
Sudahhh gak usah pada ribut, TUHAN nya ORANG KRISTEN ITU MEMANG ALLAH Kok,
Karena mereka akan menempati MEKAH & Sekitarnya…Cuz di ISRAEL ga ada kata ALLAH.
Tuhan Bangsa Israel baru YAHWEH…Simple kan? Masih ga percaya YAHWEH itu TUHAN Bangsa Israel?? Silahkan Cari sendiri di GOOGLE….
Bagi kalian yang Pake nama YAHWEH, Berarti kalian GA perlu lagi Menganut AGAMA Kristen, Karena kalian sudah kembali kepada KEBENARAN…
HAHAHA… SAYA KURANG TAHU, TAPI YG JELAS GAK BERAPA JAUH DARI GEREJA TEMPAT SAYA BERIBADAH ADA PERSEKUTUAN IBADAH SAKSI JEHOVAH (tetapi akhir-akhir ini saya gak pernah liat lagi). MEREKA SUKA DATENG KE RUMAH-RUMAH (TAPI GAK PUNYA DRESS-CODE LOH), DAN SELALU NGOMONG TENTANG FIRMAN TUHAN PADAHAL KITAB YG MEREKA GUNAKAN ADALAH ALKITAB YANG TELAH DI MODIFIKASI (NAMANYA: Watch Tower Bible). INTI AJARANNYA ADALAH MENYATAKAN BAHWA YESUS BUKANLAH YAHWEH (YHVH) ATAUPUN TUHAN. MEREKA MENGATAKAN BAHWA YESUS HANYALAH CIPTAAN.
SAKSI JEHOVA MENETANG GERAKAN GEREJA PERDANA DI YERUSALEM YANG DILAKUKAN OLEH KEDUABELAS RASUL YESUS KRISTUS.
AJARAN SAKSI JEHOVA SAMA DENGAN AJARAN ARIANISME DAN MEMLIKI KRISTOLOGI YANG SAMA SEPERTI AJARAN ISLAM.
KALAU ADA ORANG SEPERTI ITU YG DATENG KE RUMAH ANDA, JANGAN TERLALU DIAJAK BERDEBAT.
CARA TERBAIK UNTUK MELAWAN MEREKA ADALAH:
1. TOLAK MEREKA DENGAN KASIH, BILANG KE MEREKA BAHWA SAYA ADALAH PENGIKUT TUHAN YESUS. JANGAN BAWA MEREKA KE DALAM PERDEBATAN SEBAB ROH MEREKA TELAH DIIKAT OLEH LUCIFER. PERDEBATAN BUKANLAH HAL YG AMPUH BAGI MEREKA.
2. KALAU MEREKA TETAP MAKSA, ANDA HARUS MENGAJAK MEREKA UNTUK BERDOA DALAM NAMA TUHAN YESUS KRISTUS. SEBELUM DAN SESUDAHNYA. TETAPI MEREKA PASTI AKAN SEGERA MENOLAK STELAH MEREKA MENDENGAR PERSYARATAN ITU. SEBAB ROH MEREKA TIDAK AKAN NYAMAN MENDENGAR NAMA TUHAN YESUS KRISTUS. SEBAB DALAM DUNIA ROH, ROH KUDUS YESUS-LAH YANG TERKUAT.
MEREKA ADALAH IBLIS YG MENYAMAR SEBAGAI MALAIKAT TERANG.
Jesus disanjung oleh Kristian secara amat berlebihan, dia didakwa Tuhan, ada yang mendakwa dia Anak Tuhan, ada yang mengatakan Anak Manusia, dan ada golongan Kristian yang mendakwa dia hanyalah seorang Utusan Tuhan, walaubagaimanapun, mereka sepakat mangatakan dia telah dijadikan satu contoh yang terbaik didalam kehidupan yang pernah Tuhan ciptakan, adakah benar pendapat ini – sila semak Bible as we go along.
*- Jesus – satu kekejaman.
Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku.” (Luke 19:27). Pun begitu (John 15:6)”Barangsiapa tidak tinggal dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Kalau begitu, apalah lagi pada binatang. “membunuh dengan melemaskan binatang yang tidak berdosa (Matthew 8:32),
*- Jesus – suka akan kekejaman perang.
Jesus bukanlah pembawa keamanan seperti yang telah digembur-gemburkan oleh penganut Kristian, kerana Jesus sendiri mengatakan “aku bukan pembawa keamanan, tetapi pedang” (Matthew 10:34), “Jual pakaian beli pedang.” (Luke 22:36) ”
*- Jesus – yang pemarah.
Jesus “marah” kepada pembantunya (Mark 3:5), dan menyerang pedagang dengan cemeti (John 2:15), dia juga membantah untuk “meyembuhkan” si anak, walaupun ibunya merayu kepadanya. (Matthew 15:22-28).
*- Jesus – pandangan dari Tuhan.
Anak Manusia (Jesus) akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya. Adakah ini bermakna Tuhan sendiri menolak Jesus ???Adakah ini bermakna Jesus pun boleh memerintahkan malaikat ???
*- Jesus dan hubungan kekeluargaan.
Mengikut Bible, Jesus gagal membentuk rumah tangga yang baik kerana untuk menjadi pengikut Jesus anda mesti membenci bapa, emak, isteri, anak-anak, adik beradik, dan diri anda sendiri (Luke 14:26) begitu pula hujah ini dikuatkan dengan Matthew 10:35-36, anak mesti membantah dengan bapa, menantu dengan mak mertuanya dan sebaginya, adakah logik bilamana salah seorang pengikutnya ingin ke pengkebumian bapanya, Jesus membantah dengan berkata “Let the dead bury their dead.” (Matthew 8:22).
Mengikut Bible, Jesus tidak pernah menggunakan perkataan “keluarga”, dan Jesus dia amat celupar dengan memanggil ibunya “perempuan”. Jesus berkata “perempuan, Mau apakah engkau dari pada-Ku (John 2:4)
Ibu-ibu Kristian, kalau anak-anak kamu, berkata “perempuan, mana pakaian saya”, apakah yang kamu akan lakukan kepada anak-anak kamu ?
*- Jesus – pendera hamba abdi.
Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Jesus sepatutnya menanam nilai-nilai murni, kasih sayang, hormat menghormati perhubungan tuan-hamba !
*- Jesus – sellfish dan menjauhkan diri dari simiskin
Walaupun minyak itu mahal, dan kawan-kawan suruh cadangkan beri hasil minyak itu pada orang miskin, namun Jesus membantah “Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada- Ku.” dan sangat aneh bila dia berkata lagi ” (Mark 14:3-7) Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, dan kamu dapat menolong mereka, bilamana kamu menghendakinya, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.
Nampak sangat sikap mementingkan diri sendiri dan menjauhkan diri dari simiskin – itulah Jesus kamu yang telah diwarnakan oleh Bible.
*- Jesus – pembatal perintah Tuhan !
Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu, Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. (Matthew 5:43-44)
*- Jesus – antara pelajaranya !.
* Kalau kamu melakukan sesuatu dengan tangan atau mata, potong atau cabut ianya keluar. (Matthew 5:29-30, bab sexual ).
* Kahwin dengan janda satu penzinaan. (Matthew 5:32)
* Jangan rancang masa depan. (Matthew 6:34)
* Jangan simpan duit. (Matthew 6:19-20)
* Jangan jadi kaya. (Mark 10:21-25)
* Jual semua dan beri duit pada simiskin. (Luke 12:33)
* Jangan bekerja untuk mendapat makanan. (John 6:27)
* Jangan ada nafsu shawat. (Matthew 5:28)
* Buatlah untuk kamu didakwa. (Matthew 5:11)
* Beritahu semua orang, kamu lebih baik dari mereka. (Matthew 5:13-16)
* Ambil duit dari mereka yang tidak mempunyai simpanan, dan beri kepada pelabur yang kaya. (Luke 19:23-26)
* Jika orang curi barangan kamu, jangan cuba ambil balik. (Luke 6:30)
* Jika orang pukul kamu, pelawa mereka untuk melakukanya sekali lagi. (Matthew 5:39)
* orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. (Matthew 5:40)
* Jika orang memaksa kamu berjalan sebatu, jalanlah dua batu. (Matthew 5:41)
* Jika orang berkehendakan sesuatu, berikan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.(Matthew 5:42).
* biji sawi adalah bijibenih yang terkecil … sawi pokok yang besar sehingga burung boleh buat sarang pada pelepahnya !
* Penyumpahan pokok ara, kerana tidak berbuah pada bukan musimnya,(Matthew 21:18-19, dan Mark 11:13-14).
* mencuri jaggung pada hari Sabat (Mark 2:23),
* menggalakan pengikutnya mengambil kuda tanpa meminta izin kepada tuanya (Matthew 21). adalah diantara “good example” yang telah ditunjukkan oleh Jesus. Bapa-bapa Kristian, ajarlah ini kepada anak-anak Kristian, dan paksalah mereka mengikuti arahan-arahan yang terkandung didalam Bible ini.
*- Jesus – 2000 tahun menunggu, dan tunggu leee lagi.!
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia (aku) datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya.” (Matthew 16:28). itulah kata Jesus pada pembantunya, yang dia akan kembali lagi kedunia ini, agak – agak kalau anak kecil yang berumur sehari dengar itu, maka dia mesti menuggu sehingga dia berumur 2000 tahun, dan terus tunggu sampai Jesus, turun kembali, janganlah boring brother, “Behold, I come quickly.” (Revelation 3:11) !, itu janji Jesus kamu – cerita katun pun tidak macam ini !.
*- Jesus – pun masuk neraka !!!
Jesus berkata, “sesiapa panggil seseorang “fool” dia boleh masuk neraka, (Matthew 5:22), Oleh itu Jesus pun boleh masuk neraka kerana memanggil orang lain “fool”. (Matthew 23:17).
*- Jesus – yang masuk dalam bakul angkat sendiri.
Jesus yang sangat “humble” berkata, yang dia “lebih baik dari biara (Matt 12:6), “lebih baik dari Jonah” (Matthew 12:41), dan “lebih baik dari Solomon” (Matthew 12:42).
*- Jesus – yang tak bersama dia semua musuh dia.
Jesus sebenarnya “sakit”, kerana dia telah mengatakan “sesiapa yang tidak bersamaku adalah musuhku” (Matthew 12:30). Tidak ada penulis dari “first-century” yang dapat meng”confirm”kan hikayat sejarah hidup Jesus. New Testament iaitu Perjanjian Baru, mempunyai percangahan demi pencangahan baik dari segi bilangan, ayat dengan ayat, mahupun fakta dengan fakta dan yang lebih terok lagi ia mempunyai banyak “historical errors.” Sebab itu lah puak-puak Yahudi dengan rasminya mengumumkan bahawa Yahudi tidak menerima pakai Perjanjian Baru, kerana bagi Yahudi, Kristian telah mengolah serta menokok tambah Perjajian Baru.
Walaupun Kristian mengaggung-aggungkan Jesus, tetapi Bible telah menceritakan sebaliknya. Bible menceritakan yang Jesus adalah HYPOCRITE. Jangan dengar cakap saya, yang penting sila dengar cakap Bible kamu sendiri. Jesus menetang hypocrite dan menganggap orang munafik mempunyai satu “character defect”, dan Bible juga sependapat dengannya. Jesus secara terang telah menggunakan perkataan “hypocrite” kerana tidak puas hatinya pada orang-orang munafik, seperti Matthew 6:2, 6:5, 6:16, 7:4-5, 23:13, 23:15, 23:23, 23:25, 23:29; Luke 12:1, 12:56, 13:15.
Bible jua mengatakan Jesus adalah insan istimewa, sangat “perfect” kerana gandingan ujudnya percantuman “Tuhan-Manusia”. Biarlah apa yang mereka hendak katakan, yang penting, mereka TIDAK faham maksud Bible mereka sendiri. Sila buka Bible kembali, rujuklah John 1:1, 1:14-15, 1:18, 8:28, 10:30; Hebrews 5:79, 7:28. yang menceritakan keperbadian Jesus yang amat menyerlah.Ayat-ayat tersebut mengambarkan perilaku Jesus yang tinggi, jadi seharusnya dia mesti menjadi suri tauladan yang contoh. Jesus mesti menujuk sikap seperti yang dilaung-lauangkannya.
MALANG, berjuta kali malang, apa yang Bible kata berlawanan dengan sikap sikap Jesus seperti yang dilaung-lauangkannya.
* Dalam bab Keimanan dan Kepercayaan.
Jesus mengajar: “bagi Tuhan segala sesuatu mungkin.” Matthew 10:27; Luke 18:27), dan: ” Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” ( Mark 9:23). Dia juga berkata: “Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, – maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.”(Matthew 17:20; dan Luke 17:6). TETAPI amat menghairankan Jesus yang didakwa Tuhan, atau yang mempunyai keimanan yang tinggi, ada juga mukjizatnya yang tidak menjadi, seperti ” Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ.” perhatikan pembelitan terjemahan kerana dalam bahasa Inggrisnya ” Yet, allegedly because of the unbelief of others, Jesus himself was sometimes unable to perform any miracles (Matthew 13:58; Mark 6:5).
Dan yang lebih membuat kami terkejut mengapakah Jesus semacam kehilangan Iman serta Keperyaannya bila mana dia hampir disalib, dia berteriak dengan kuat “Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Ertinya: Tuhan-Ku, Tuhan-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku .” (Matthew 27:46) atau Manakala Mark 15:34 menggunakan “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”.,
* “GOLDEN RULE”
Golden Rule ujud sebelum ujudnya Jesus, tetapi Jesus mendapat nama diatas kata-katanya, seperti “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab pada nabi.” – Mudahkan, buat macam itu sahaja, keseluruhan kandungan kitab Taurat terlaksanakan.
Jesus jua mengatakan ” Kasihilah jiranmu seperti dirimu sendiri.” (Matthew 22:39; Mark 12:31; Luke 10:27) tetapi ini diambil dari Perjanjian Lama, (Taurat) “melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri;”(Leviticus 19:18).
Tetapi hampir terlupa pula pada ajarannya “Kasihilah musuhmu, berbuat baik kepada orang yang membenci kamu;” (Luke 6:27, 6:35 ). Matthew 5:44, lebih canggih pula, dia disuruh berdoa pula “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. .
Dalam perilaku harianya, Jesus tidak menghormati jiranya, dia telah memperibahasakan jirannya “anjing” Mark 7:27, dan dia juga mengarahkan murid-muridnya “Go nowhere among the gentiles” (Matthew 10:5), dan juga satu ketika bila mana ada kanak-kanak kerasukan, ibunya meminta Jesus menjampi anaknya, malangnya Jesus menolak, dan sekali lagi memggunakan peribahasa “anjing” kepada ibu tersebut, ibu yang bijak itu, sanggup menerima keperibahasan itu, dan “except” dirinya “anjing”, maka Jesus pun meyembuhkan kanak-kanak tersebut. (Matthew 15:21-28). itulah Jesus seperti yang diwarnakan oleh Bible.
* Marah.
Jesus bercakap bab marah: “sesiapa yang marah pada adik-beradiknya, boleh membawa kepada hukuman” (Matthew 5:22); tetapi kami amat terkejut mendapati Jesus pun marah dalam banyak hal.
* “Dia melihat mereka dengan marah” (Mark 3:5)
* dengan marah “membersihkan” biara (Matthew 21:12-15; Mark 11:15-19; Luke 19:45-47; John 2:13-17),
* dengan marah, dia “menyumpah” pokok ara, kerana pada masa itu bukanlah musim pokok ara untuk berbuah ! (Matthew 21:19; Mark 1:12-14),
* dengan marah semacam dirasuk dalam kes Beelzebul (Matthew 12:22-31; Mark 3:20-30).
* menyumpah beberapa bandar, untuk tidak dapat didiami kerana tidak percayakan ajaranya.(Matthew 11:22-24; Luke 10:13-15),
* Hormat pada ibubapa.
Jesus nampak lebih cenderung pada Old Testament: “Hormat pada bapa dan emak” (Exodus 20:12; Matthew 15:4, 19:19; Mark 7:10, 10:19;Luke 18:20). tetapi ucapan hanyalah ucapan jua, Jesus gagal melaksanakan apa yang telah “diajarnya”. Belum kami jumpa dari Bible, Jesus pernah bercakap dengan ayahnya Joseph. Hanya beberapa insiden, Jesus bercakap dengan emaknya Mary, dan membahasakan emaknya dengan ungkapan “perempuan”. Perhatikan Luke 2:48-49, “Dan ketika orangtuaNya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata IbuNya kepadaNya: “Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami? BapaMu dan aku dengan cemas mencari Engkau.” … JawabNya kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu bahwa Aku harus berada di dalam rumah BapaKu?”
Begitu jualah dengan majlis perkahwinan di Cana, bila emaknya mengatakan kepadanya yang arak akan kehabisan, Jesus berkata “Perempuan, mau apakah engkau dari pada-Ku,? Saat-Ku belum tiba.” (John 2:4).
Begitu juga pada masa per”salib”an, Jesus berkata pada ibunya “Perempuan, inilah anakmu!”
* Kutuk diri sendiri.
Sepatutnya ibubapa Jesus mesti malu kerana kematiannya yang telah dikutuk “”Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” (Galatians 3:13).
* Kejujuran.
* Jesus mengajar: “biar apa yang kamu kata itu ringkas ‘ya’ atau ‘tidak’. ( Matthew 5:37 )
* Jesus sering berkata “Truly, truly, I say to you” inilah commitmentnya pada kejujuran.
* Ada masa dia berkata “keteranganku adalah benar” (John 8:14), “akulah kebenaran” (John 14:6),
* “aku dilahirkan… untuk menjadi saksi pada kebenaran. (John 18:37).
* Jesus juga mengatakan kebohongan adalah evil (Matthew 15:19; Mark 7:22) dan memanggil Syaitan “bapa segala penipu”. Emmm… adakah Jesus “cakap serupa bikin ??? ”
Suatu hari, saudara-saudara serta Jesus mengajaknya pergi ke Jerusalem untuk hari raya Pondok Daun. (Feast of the Tabernacles), Jesus mengatakan dia TIDAK mahu ikut serta, tetapi dia secara rahsia telah pergi ke Jerusalem bersendirian ! ( John 7:2-10 ). Inilah lagi satu contoh Hypocrite.
* Jesus – Tidak AMANAH, suka orang lain masuk neraka !
Aku berbicara terus terang kepada dunia: Aku selalu mengajar di rumah-rumah ibadat dan di Bait Tuhan, tempat semua orang Yahudi berkumpul; Aku tidak pernah berbicara sembunyi.”(John 18:20) Inilah satu “in direct contradiction”. Bukan sahaja Jesus mengajar dirumah-rumah ibadat dan Bait Tuhan, tetapi, dia sendiri, mengisyaratkan bahawa ajarannya bukan selalu terus terang, tetapi ada yang tersembunyi!.
Dia mengajar di”bukit” (5:1-7:28), di tepi pantai (Matthew 13:1), dan daratan (Luke 6:17-49), dan pada murid-muridnya Jesus telah mengajar satu pesanan yang sangat penting, iaitu:
“Kepadamu telah diberikan RAHSIA Kerajaan Allah, tetapi KEPADA ORANG-ORANG LUAR segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan …supaya: SEKALIPUN MELIHAT, MEREKA TIDAK MENGANGGAP, SEKALIPUN MENDENGAR, MEREKA TIDAK MENGERTI SUPAYA MEREKA JANGAN BERBALIK DAN MENDAPAT AMPUN” (Mark 4:11-12).
So, macam mana – hanya murid-muridnya sahaja yang tahu akan RAHSIA Kerajaan Allah, yang lain sorry leee, you are too late, damn too late, kamu tak tahu apa-apa pun, dan yang lebih penting seperti kata Jesus “sekalipun melihat, kamu tidak menanggap, sekalipun mendengar, kamu tidak mengerti supaya kamu jangan mendapat ampun” … so how ???
Di mana ada kristien di sana ada penipuan.Wahai orang-orANG KAFIR kalian akan ke neraka jika tidak bertobat.Ucapkanlah tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.Pasti kalian mendapat kejayaan.
buat yang percaya YAHSHUA, buka Alkitab mu dan baca 2 Timotius 2:14-26
penting banget!
eits..jgn cuma dibaca tp dilakukan yaa…
fungsikanlah sebaik mungkin Kitab Suci itu,sebagaimana dengan fungsinya.
sehingga jangan smp kalian disesatkan..
Nama personal sesembahan umat kristen bukan allah, melainkan YAHWEH. Nama personal tetap sama sekalipun kitab suci diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Nama personal Yahweh tidak memiliki terjemahan, atau padanan kata dalam bahasa lain.
Menurut umat kristen yang masih ngotot mempertahankan nama ‘allah’, berasumsi bahwa kata ‘allah’ adalah padanan kata eli, elohim, eloah, dll, dan merupakan nama generik; sementara menurut paham umat islam bahwa kata ‘allah’ merupakan nama personal sesembahan umat yang beragama islam. Versi mana yang benar?
Saya tidak yakin bahwa eli, elohim, eloah, dll adalah sepadan dengan allah.
Kitab suci kita bersumber dari bangsa Yahudi dan ditulis dalam bahasa Ibrani, tapi koq, nama personal Tuhan kita berasal dari bangsa dan bahasa Arab? So strange…! We must come to our senses.
yesus lahir,yesus mengalami masa dewasa,trus yesus mati di salib naaa….! yg jadi pertanyaan saya sebelum yesus lahir siapa tuhan orng kristen? mohon pencerahannya!
kalian ngomong pa si kya ahli sorga aja.meyakini lah pa yg diajarkan oleh agama kalian tanpa harus mencacat cela agama lain apa itu penting.agama diciptakan manusia,dan Allah yg menghendaki.ibarat kita mau kesuatu tempat dan bnyk jln untuk kesana n cara untuk kesana.bgtu jg agama.agama semua baik. Allahku,Allahmu adalah satu mski terbentur suku bahasa yg menyebabkan lafal ny berbeda n berudah.aku tdk tau masalah agama, apakah bijak kalian semua yg paham tentang agama saling beradu pa yg diyakini dan saling menyalahkan agama lain.hendaklah kita berfikir dan berdoa junjung perbedaan,hormati umat agama lain.karena saling menghormatilah kita bisa hidup berdampingan tanpa timbul permasalahan.
biarlah mereka mau ngomong apa toh tu yang diyakininya tanpa kita harus mengatakan salah pada dia krna agama kita berbeda dngan dia.dan jganlah membuat konflik atau menghina ajaran lain.karena agama lebih sensitif daripada suku bangsa.
mari kita berdoa untuk meminta maaf pada sesama n pada Allah kita,pa yg telah kita lakukan selama ini.hormatilah jika pingin dihormati.bagaimana mau dihormati jika tak ingin menghormati.megakuilah keberadaan agama/golongan/orang lain jika ingin di akui.
seru juga.untungnya aku sudah bertemu langsung dengan YAHWEH dan imam besar YAHWEH yang bernama ELimanu atau Yeshua dalam ibrani atau Jesus dalam inggris atau Yesus dalam indonesia.YAHWEH berbicara padaku berbagai hal.banyak hal mengagetkan yang kudengar lalu dari Yesus wakil YAHWEH.aku mendengar banyak cerita.simpel sebenarnya intinya semua hanya cerita tapi yang mengubahnya demi kepentingan masing-masing
perlu diperhatikan YAHWEH adalah pencipta Yesus,bukan ajaran kristen,ingat jaman Yesus itu jaman pengenapan janji YAHWEH kepada abraham,ingat israel atau yakub belum lahir,juga ishak anak abraham dan ayah yakub atau israel.jadi janji YAHWEH pada abraham dipenuhi dalam diri Yesus.ingat yang dijanjikan bukan kerajaan TUHAN tetapi kerajaan Imam,bagi yang punya perjanjian lama buka dan cari kata-kata itu.jadi Yesus sebagai Imam besar agung menurut peraturan melkisedek atau gampangnya ditunjuk langsung YAHWEH
saya diberitahu oleh YAHWEH dan Yesus.ingat taurat atau torah aslinya tulisannya pengajaran oleh YAHWEH.ingat musa keturunan yakub atau israel dari lewi.musa ditunjuk YAHWEH,sedang Yesus aslinya diberi nama oleh YAHWEH,namanya ELimanu artinya YAHWEH beserta kita,dalam bahasa ibrani Yeshua,dalam bahasa inggris jesus,dalam bahasa indonesia Yesus.ada yang ingat ELi,ELi,lamaSABAKtani.artinya YAHWEHku,YAHWEHku,mengapa ENGKAU YAHWEH meninggalkan aku Yesus.makanya terdengar seperti Yesus memanggil nabi eli
memang dialkitab kristen sudah diubah jadi imanuel padahal aslinya ELimanu itu bahasa surga.jadi saya lebih suka panggil Yesus itu sesuai nama asli ELimanu.alkitab kristen banyak diubah,saya kaget juga penjelasan dari kakak sulung Yesus,imam besar agung menurut peraturan melkisedek.harusnya perjanjian lama atau lebih tepatnya wasiat lama,harusnya yang dikutip tak boleh dirubah.saya hanya bisa bilang YAHWEH dan Yesus tak suka perbuatan mengotak ngatik wasiat lama dan wasiat baru.aku sendiri diajar pribadi
tadi diatas ada yang bicara tentang yesus dikayu salib dan ada tertulis dalam perjanjian lama terkutuklah yang digantung di tiang.itu benar Yesus menjadi terkutuk karena memang digantung ditiang salib demi menebus dosa manusia.sama seperti adam karena berbuat dosa semua masuk dalam dosa dan Yesus yang tak berdosa menebus dosa adam,mata ganti mata gigi ganti gigi.diperjanjian baru ada penjelasannya.sepertinya tak dibaca ya
tentunya Yesus punya dosa dari sisi ibu yang manusia dan segi BAPA YAHWEH tak ada dosa.tetapi Yesus sudah menang melawan iblis berkali-kali sehingga tak ada dosa meskipun potensi dari pihak ibu ada.lalu dengan dihukumnya Yesus bukan oleh iblis tapi oleh YAHWEH sendiri.ini sulit dipahami,kalau anak sendiri tak salah kenapa dihukum,YAHWEH menghukum dosa yang ada ditubuh Yesus.sehingga dengan kematian Yesus yang tanpa dosa bisa menebus dosa adam yang berdosa.satu orang tak berdosa menebus satu orang berdosa.
Yesus mengatakan dia dalam rumah YAHWEH,BAPA dari Yesus.karena Yesus dari roh YAHWEH juga ROH.bukan manusia yang fana,berdosa.tetapi Yesus datang kedunia untuk menebus dosa manusia.itulah misi didunia.dengan BAPA YAHWEH.ingat Yesus adalah RUMAH YAHWEH sesungguhnya,Yesus adalah TENDA YAHWEH .Yesus adalah IMAM BESAR YAHWEH yang melayani YAHWEH disurga setelah kematian dan naik kesurga.RUMAH YAHWEH yang dibilang Yesus saat ditemui ibunya hanyalah sementara.jadi Yesus mengatakan kebenaran dalam Roh
mengenai Yesus yang awalnya tak mengubah air jadi anggur.itu hanya mengatakan kalau belum waktunya untuk memberikan darah dan tubuhnya sebagai anggur dan roti untuk keselamatan bagi mereka yang percaya.itu cara berkomunikasi membocorkan masa depan tetapi tak detail karena itu rencana YAHWEH bukan rencana Yesus.KEHENDAK YAHWEH bukan kehendak Yesus.
mengenai hanya murid-murid Yesus yang mendapat rahasia YAHWEH,lalu siapa yang dapat perumpamaan tersebut angkatan israel sejaman Yesus,para ahli taurat,orang saduki,mereka para keturunan yakub yang jahat,keturunan ular belundak,mereka yang membebankan beban berat pada orang lain tapi tak mau menyentuhnya,orang munafik,para penghalang mereka yang mau ke YAHWEH.mereka yang mengaku wakil YAHWEH tetapi malah menyesatkan orang lain.
ada alasan Yesus tak bisa terus terang,pertama orang masih seperti bayi belum bisa diberi makanan keras,jika sudah berkembang baru diberi makanan keras,karena Yesus datang untuk memberi terang,tetapi manusia menolak terang,jadi bagaimana jadi Yesus bersabar untuk memberi penjelasan pada bayi yang tak mengerti jika sudah lebih besar beri makanan keras,lalu orang bebal dikerasi apa bisa,karena bukan sekedar kata-kata tapi untuk memahami.bisakah banyak orang langsung diberi ajaran berat,bertahap
hari perayaan pohon daun adalah mendekati pengenapan usaha Yesus.harapan keturunan yakub atau israel adalah raja gagah yang membebaskan bangsa israel tetapi Yesus lebih dari itu datang membebaskan manusia dari dosa.jadi Yesus ingin menenangkan diri nanti menyusul.apa Yesus tak boleh merasa beban berat karena kematiannya sudah dekat saat hari raya pondok daun.yang aneh tuduhan Yesus berbohong padahal berencana menyusul.pikir dulu dan baca lagi
Ya benar!
Kita akan dijadikan bangsa Israel Allah yg tentunya bukan disebabkan oleh garis keturunan, melainkan karena spritualisasi kita kepada Nya.
Itulah Janji Allah Yahweh yang dibawa oleh sang Elimanu (Yesus) dan dipersiapkan kerajaanNya dengan kedudukan raja sang Elimanu (Yoh.18:37).
Ya benar! Yesus adalah Raja orang Israel dan kita bisa menjadi rakyat dari kerajaanNya Israel. (Rom. 9:6-8).
Mau dikata Allah, Eloh, Eli, Llah, atau Elohim adalah sama saja, kesemuanya untuk memberi gelar Yahweh sebagai Yang Esa.
Bagi Saudara/i Muslim, mungkin tahu kata Allah itu berasal dari Al-Ilah, bukan? sang Dewa Bulan bangsa Arab?
Simple nya kita memanggil Tuhan (bahasa Indonesia), God (bahasa Inggris), atau Allah (bahasa Arab), dan mereka yang berbahasa Aramaik/Ibrani memanggil Eli/Eloi.
Jadi setiap bahasa menyebut Yang Maha Kuasa bisa berbeda-beda.
Sedangkan nama dari Allah (Yang Maha Esa) sendiri bagi kita menyebutnya Yehuwa, Yahwe(Jawa), Yaoba (Jepang), Jehova (Amerika dn Eropa). Perbedaan sebutan tidak jadi masalah yang penting niat tulus dalam memanggil namaNya. Coba bandingkan bila seseorang dipanggil Daud (bahasa Indonesia) tetapi orang Amerika memanggilnya David.
Begitu banyak ayat dalam Alkitab menjelaskan kata Allah itu sendiri adalah suatu kedudukan atau jabatan suatu pribadi ( Baca artikel: Yesus Mengaku sebagai Mesias, bukan Allah!).
Anda bisa dipanggil Putra, semua pun bisa dipanggil yang sama, namun Anda memiliki karakteristik yang berbeda dengan orang lain dengan menyebut nama Anda.
Ada banyak allah di dunia tetapi hanya satu yang Kami sembah yaitu Yehuwa, dan hanya melalui Putra SulungNya, Yesus, Kami dapat menjadi Putra-PutraNya pula, Amin…….
@Sani,
Pada terjemahan Alkitab tempo dulu kata Yahweh dipakai (coba Anda cari), ttp pada terjemahan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), kata tsb dihilangkan lalu diganti dgn “TUHAN” dan “Allah”, yang membedakan dgn Yesus yang disebut “Tuhan”. Menurut yg saya tahu dgn alasan kata YAHWEH terlalu suci/sakral untuk di sebut.
Jadi yg sebenarnya:
TUHAN/ALLAH (God)= YAHWEH /YEHUWA/ YHWH
Tuhan yang sebenarnya Tuan (Lord) = Yesus Kristus
kenapa diganti dan dihilangkan? apa Yahweh menyuruh namaNya untuk dihilangkan?..Tuhan yg sebenrnya kan Bapak itu sendiri, Bapak milik semua orang bukan milik Yesus saja, dan anknya bukan Yesus saja.. Bapaku dan Bapamu, Allah ku dan Allahmu.. Yesus tetep memaggilNya Eloi.. Eloi
Setiap orang memilki pemikiran dn pendapat yang bisa berbeda.
Bagi saya, YHWH tidak masalah disebut atapun di tulis, asalkan semuanya bertujuan utk memuliakan, mengajarkan kebenaran, dan beribadah kepada Nya.
Bukan utk di cemoohkan dan dihujat.
Bukan juga, sekedar diucap demi me”legal”kan suatu perbuatan yang tak terpuji.
Justru dgn perbuatan cinta dan kasih, YHWH akan dimuliakan setiap orang.
yang jelas agama kristen itu agama yg sudah palsu, tuhan kristen itu banyak sekali ya.. gak jellas lagi… yesus itu adalah judas eskariot… kasihan sekali orang kristen/kafir itu.
jangan pada sok tau ngurusin agama orang ..
mending kalian ngaca pada diri sendiri .
yang kristen udah bener belum di agamanya
yang islam udah bener belum sholat ngaji dsb nya .
imani / percaya apa yang harus kalian percaya .
banyak di dunia dan alam semesta ini yang semuanya masih berujung tanda tanya ..
masih belum bisa di terima akal kalian semua ..
apalagi kalian coba buat mengerti misteri dari penciptanya dunia dan alam semesta ini ??
gak ada gunanya berdebat mengenai agama…
agama dan kepercayaan adalah hak masing2 dan hubungan pribadi seseorang dengan Tuhanya…
jalani kepercayaan apa yang kalian percayai..dan biarkan org lain menjalani kepercayaanya masing2…
masalah kebenaran suatu ajaran agama akan di buktikan setelah dunia ini berakhir.
ngak bisa debat kalau masalah kepercayaan,,,,,,masing2 punya alasan tersendiri untuk percaya ma agama yg di anutnya.terserah mereka yg tdak percaya pada Yesus……yg jelas qta yang percaya pada yesus tetap setia pada janjiNYA….
pusing dechhh mau debat ma yg laenya,,,,,kitabnya aja belum di baca semua gmn mau mngerti agamanya,jelas kok yg di posting ma PREMAN KRISTEN di bagian atas,,,saya orang kristen dan udah baca ayat itu di dalam aLQur’an,manya jgn asal nyerocos aja WEDUL.
pasti km i2 belum mendalami agama mu,,,,duchhhhhh rajin2 baca Qur’an yeahhhhh
GBU
brisik aj… kristen sendiri mengatakan bahwa ketika yesus di salib maka ia mengembalikan ruhnya ke allah bapa…. Means ???? Artinya Tuhan yg sebenarnya ya Allah bukanya yesus :p :p :p
Dalam segala hal yang Kufirmankan kepadamu haruslah kamu berawas-awas; h nama allah i lain janganlah kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu. j ”
Pada waktu itu w kamu akan berkata: “Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, x beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, y masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur! z
dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku n disebut, merendahkan diri, o berdoa dan mencari wajah-Ku, p lalu berbalik 1 q dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar r dari sorga dan mengampuni s dosa mereka, serta memulihkan 2 t negeri mereka.
Sekarang telah Kupilih v dan Kukuduskan rumah ini, supaya nama-Ku tinggal di situ untuk selama-lamanya, maka mata-Ku dan hati-Ku akan ada di situ sepanjang masa.
Akulah Yahweh, TUHAN! Itulah nama-Ku, dan Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain; Aku tidak akan membagikan kemasyhuran-Ku kepada patung-patung ukiran.
Kemudian katakan kepada segenap umat Israel bahwa siapa pun yang menghujat nama TUHAN harus menanggung akibatnya, yaitu ia harus mati. Orang banyak harus melempari dia dengan batu sampai mati. Peraturan ini berlaku bagi orang Israel maupun orang asing yang tinggal di tengah-tengah umat Israel bila menghujat nama TUHAN, Yahweh: Orang itu harus dihukum mati.”
Kenapa tidak ada yang mau membaca alkitab dengan benar dan pelan – pelan sekali baru menyampaikan persepsi. Bukan dengan mempertahankan pendapat. Kalau tidak jelas tanya kepada yang lebih tahu jangan sok tahu. Kalau merasa ada yang kurang carilah dan sekolah theologi nah kan bisa beres nanti, kan ada nanti yang banyak yang kita tahu dan mengerti. terimakasih
Untuk semua Christian, jangan disampahi saja blog ini…
Tetapi baca dan pelajarilah juga, supaya dapat menjadi senjata rohani untuk kita sendiri, agar dapat memahami sesama kita..
dasar org2x bodoh emang agama apa yang paling tua di dunia yg pasti agama kristen…knp agama islam anti kristen emangnya kalian tau wajah tuhan kalian?????….
bru sedangkan kalian berdoa untuk muhammad spya di terima di sisi tuhan kalian apa itu namanya tuhan
baru knp kalian berdoa pake pengeras suara apa tuhan kalian tuli yah./?????
kami aja agama kristen kalian hina2x ngga blas ato ajaran kalian bom gereja itu udah standar yah
Fitri
14 September 2009
Dulu saya pernah ke suatu blog yang mengatakan YHWH berasal dari bahasa Ibrani. Tapi kalau melihat alkitab, memang tidak ada nama YHWH. Justru nama Eli yang ada.
fajaryehuda
7 Desember 2010
AMATIRAN….
Wanderer
12 Januari 2013
*Kristen
YHWH=NAMA
TUHAN, ALLAH, ELI/ELOHEM, BAPA=SEBUTAN/ENTITAS
Example:
Nama Ayah=Jono
Nama Anak=Budi
==================
Ayah: Budi, tolong ambilkan obat yang ada di meja untuk ibumu…
Anak: Oke Jon…!
*Got it?
CosmicBoy
14 September 2009
@ Fiet,
Dulu saya pernah ke suatu blog yang mengatakan YHWH berasal dari bahasa Ibrani. Tapi kalau melihat alkitab, memang tidak ada nama YHWH. Justru nama Eli yang ada.
==> Sebab loe meliat Al-Kitab terjemahan.
Coba liat yang bahasa aslinya di sini http://www.scripture4all.org/OnlineInterlinear/OTpdf/gen2.pdf, baca Genesis 2:4-5, ditulis YHWH (YaHWeH).
Ayuh, pinter dikir ya.
Jangan pula meresponi gue dengan perkataaan bego, bodoh, otong dll …gue cuman membagikan ilmu yang ada.
Terserah apa maunya loe.
Fitri
15 September 2009
@cosmic
Kapan aku merespon begitu? Bukannya kamu yang selalu merespon cerpen melulu.
Wanderer
12 Januari 2013
Don’t OOT…
CosmicBoy
15 September 2009
@ Fit,
@cosmic
Kapan aku merespon begitu? Bukannya kamu yang selalu merespon cerpen melulu.
===> Iya, syukurlah kalo tidak. Mungkin loe beda dari anak2 pesantren yang lain. Anyway, this is yet to be seen.
Fitri
4 Februari 2010
phu
26 September 2009
Salam, Syalom
Saya banyak sekali membaca di dunia maya ini pendapat , komentar, mengenai nama Tuhannya umat kristen. untuk itu mari kita tanya sama langsung kepada Tuhannya orang Kristen itu siapa namanya melalui Firman mereka (kitab sucinya)
Yang punya nama memerintahkan malaikatnya memberitahukan berita ini kepada maria sewaktu Dia akan melahirkan bayinya.
Luk.1: 31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
Setelah bayi itu lahir Ibu nya menamakan Dia YESUS,
Bayi menjadi besar dan Dia menjadi Guru, dan bahkan dia berkata :
Yohanes 10:30 Aku dan Bapa adalah satu.”
Pasti pembaca mengerti maksudnya kan.
Selanjutnya sewaktu Dia mau berangkat ke rumahnya di surga, Dia berdoa bagi murid2nya.
Yoh. 17: 11 Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
Firman ini juga mengerti maksdunya kan ?.
Jelas nama – Ku & nama-Mu adalah sama yaitu YESUS.
Inilah hasil (nama) yang saya dapat dari Yang punya nama melalui firmanNya..
Tuhan Yesus memberkati.
Wedul Sherenian
27 September 2009
@Phu
Yohanes 10:30 Aku dan Bapa adalah satu.”
Yoh. 17: 11 Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
yup satu, tapi satu dlam hal apa?. pengetahuan?…Yang tahu hari kiamat cuma Allah, jadi mereka tidak satu pengetahuan. satu disini maksudnya satu tujuan…misalnya dulu kita itu satu dalam mengusir penjajah, itu kita satu…bukan satu badan tapi satu tujuan,….coba anda baca ayat ini :
Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam aku dan aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus aku. Dan aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan yang Engkau berikan kepadaku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti kita adalah satu. Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam aku supaya mereka sempurna menjadi satu agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi aku. (Yohanes 17 : 21-23)
don koping
12 Februari 2010
Yesus dan Allah Bapa adalah satu, menurut versi Islam adalah wahdatul wujud, menurut bahasa Jawa adalah manunggale kawula lan Gusti.
Hal ini persis seperti yang terjadi dan dialami oleh Al Hallaj dan Syeh Siti Jenar.
Anda bisa membuktikan kebenaran teori saya jika anda telah mencapai makrifat.
Wedul Sherenian
15 Februari 2010
hahaha,…bersatu dalam Wahdatul Wujud alias manunggaling kawula gusti kamu itu keliru. Bukan bersatunya air putih panas dan air putih dingin, tapi bersatunya coklat dan keju.
Bapa dan Aku adalah satu
Aku dan istriku adalah satu
Buku dan bolpoin adalah satu
bakso dan bakmi adalah satu
don koping
16 Februari 2010
Maksud saya Yesus dan Allah Bapa satu, adalah ketika Yesus hidup sebagai manusia, Allah Bapa tinggal dalam diri Yesus dalam bentuk ruh. Makanya ketika menjelang ajal Yesus berseru : “Eli-Eli, lama sabakhtani?” .
Ruh Allah Bapa pergi meninggalkan Yesus yang sedang disalib.
Lha seharusnya piye to, pengertian wahdatul wujud yang benar ? setahu saya wahdatul wujud ya begitu itu, …
Saya akan sangat senang jika sampeyan bisa menjelaskan pengertian wahdatul wujud menurut anda.
Wedul Sherenian
16 Februari 2010
wahdatul wujud bukan konsep Islam mas, itu mah penipuan dengan meniru konsep anthropomorfisme (avatar). Dimana Tuhan turun ke dunia.
waduh mas, sapa bilang Ruh Allah ngerasuki Yesus, dalilnya mana mas, Aneh kamu ini ?
Wanderer
12 Januari 2013
Ruh dan Roh, sudah jelas berbeda…
Ruh Kudus dan Roh Kudus juga berbeda…
BAHKAN Jibril dan Gabriel pun berbeda..
Karena Quran=Kitab BERBEDA DENGAN Injil=Kabar Gembira.
Wanderer
12 Januari 2013
Hati-hati dalam memilah-milah informasi….
Karena nantinya “benar” bisa jadi “salah”.
Wanderer
12 Januari 2013
Yohanes 16:28
Aku “datang dari” Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.
*
“DATANG DARI” berbeda dengan “DICIPTAKAN OLEH”
Preman Kristen
4 Oktober 2009
Kenapa ya… di Alqur’an isa Almasih mendapat kedudukan yang istimewa dibandingkan dengan Nabi Muhammad SAW dan nabi-nabi lainnya. Apakah Alqur’an mengakui Keilahian Yesus/Isa Tapi kok umat Islam menolak keiahian yesus. Aneh bin ajaib.
Petunjuk-petunjuk Al Quran dan Hadis agar manusia dapat mencapai Syurga
1. Isa AS ialah jalan yang lurus yang patut diikuti “Wa innahu la’ilmu lis saa’ati fa laa tamtarunna bihaa wa tabi’unni haadzaa shiraathum mustaqiim…”Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus …(Az Zukhruf, 43:61)
2. Isa AS pembawa keterangan dan patut ditaati “Wa lammaa jaa-a ‘Isa bil bayyinaati qaala qad ji’tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba’dhal ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii’u…”Dan tatkala Isa datang membawa keterangan. Dia berkata sesungguhnya Aku datang membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian yang apa kamu perselisihkan tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaKu…(Az Zukhruf, 43:63)
3. Isa AS mengatakan perkataan yang benar “Dzaalika ‘isabnu Maryama qaulal haqqil ladzil fiihi yamtaruum…”Itulah Isa putra Maryam yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenaranNya…(Maryam, 19:34)
4. Isa AS itu utusan Allah dan FirmanNya “Inamal Masihu ‘isabnu Maryama rasullahi wa kalimatuhu …”Sesungguhnya Isa Al Masih putra Maryam itu utusan Allah dan FirmanNya…(An Nisa, 4:171)
5. Isa AS adalah Roh Allah dan KalimatNya “Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu…”Isa itu sesungguhNya Roh Allah dan FirmanNya(Hadis Anas bin Malik hal.72)
6. Isa AS adalah Roh Allah yang menjelma menjadi Manusia yang sempurna “… arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.”…Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna…(Maryam, 19:17)
7. Isa AS adalah satu-satunya Imam MAHDI “Laa mahdia illa isabnu Maryama…”Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra Maryam…(Hadis Ibnu Majah)
8. Isa AS dilahirkan bukan dari bapa Insani, tetapi dari Roh Allah “Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja’alnaahaa wabnahaa ayatal lil ‘aalamiin”Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam.(Al Anbiyaa, 21:91)
9. Isa AS lahir, mati dan dihidupkan kembali “Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.”Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia wafat, dan pada hari Dia dibangkitkan hidup kembali.”(Maryam, 19:33)
10. Isa AS mati, diangkat dan pengikutNya dipilih atas orang kafir “Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafiika, wa raafi’uka ilayya, wa muthahhiruka minal ladzinaa kafaruu, wa jaa’ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati.”Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat.”(Al Imran, 3:55)
11. Isa AS menyembuhkan orang buta sejak lahir “Wa ubriul akmaha, wal abrasha, wa uhyil mautaa bi idznillah.”Dan Aku menyembuhkan orang bita sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak, dan Aku sanggup menghidupkan orang mati dengan seizin Allah.(Al Imran, 3:49)
12. Isa As menghidupkan orang mati “… wa idz tuhuriijul mautaa biidzni…”… dan diwaktu Kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan izin Ku…(Al-Maidah, 5:110)
13. Isa AS diberi mujizat dan Roh Kudus “Wa aatainaa ‘isabna Maryam bayyinaati wa ayyadnaahu bi ruuhil qudusi.”Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam, beberapa mujizat serta Kami perkuat Dia dengan Roh Kudus.(Al Baqarah, 2:253)
14. Kafirlah orang yang menolak Isa AS “Wa bi kufrihim wa qaulihim ‘alaa Maryama buhtaanan ‘azhiimaa.”Dan kerana kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zinah).(An Nisa, 4:156)
15. Isa AS akan diimani oleh semua ahli kitab “Wa im min ahlil kitaabi illa la yu’minanna bihi qabla mauthihiiwa yaumal qiyaamati yakunnu ‘alaihim syahiidaa.”Dan tidak seorangpun dari ahli kitab melainkan akan beriman kepada Isa sebelum matiNya, dan pada hari kiamat. Dia menjadi Saksi terhadap mereka.(An Nisa, 4:159)
16. Tidak menurut Taurat dan Injil, maka tidak dipandang beragama “Qui yaa ahlal kitaabi lastum ‘alaa syai-in hattaa tukimut tauraata wal injiila wa maa unzila ilaikum mir rabbkum”Katakanlah: “Hai ahli kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran ajaran Taurat, Injil dan apa apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.(Al Maidah, 5:68)
17. Al Quran induk dari Taurat dan Injil “Wa innahu fii ummil kitaabi ladainaa ia ‘aliyyuna hakiim.”Dan sesungguhnya Al Quran itu dalam induk Alkitab, di sisi Kami adalah tinggi dan penuh hikmat.(Az Zukhruf, 43:4)
18. Isa AS berkuasa/terkemuka di dunia dan di akhirat “Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.”Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namannya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.(Al Imran, 3:45)
wirosableng
30 November 2009
SIAPA BILANG KRISTEN TIDAK BISA MENJAWAB??
Jawaban Kristen Terhadap Buku Berjudul Mustahil Kristen Bisa Menjawab
Oleh: Pdt. Budi Asali, M.Div.
Harga Rp 50.000
(Belum termasuk ongkos kirim di luar Surabaya)
Untuk pemesanan hubungi:
Bp. Chandra
081332588000 (jam kerja)
umar tauhid
20 Januari 2013
budi asali itu asal-asalan, sebab dari nama sdh kelihatan
wirosableng
30 November 2009
Tersedia dalam format DVD, @1 Rp 20.000,- x 3 DVD = Rp. 60.000,-
Harga tersebut tidak termasuk ongkos kirim
Tersedia DVD Seminar Membahas YHWH-isme
Seminar ke-1, tanggal 06 Juni 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-2, tanggal 20 Juni 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-3, tanggal 27 Juni 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-4, tanggal 04 Juli 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-5, tanggal 18 Juli 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-6, tanggal 25 Juli 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-7, tanggal 01 Agustus 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-8, tanggal 08 Agustus 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-9, tanggal 15 Agustus 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-10, tanggal 22 Agustus 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-11, tanggal 29 Agustus 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-12, tanggal 05 September 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-13, tanggal 12 September 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Seminar ke-14, tanggal 19 September 2008, 1 DVD Rp 20.000,-
Note :
DVD 1 s/d 4 Membahas: Keharusan Menggunakan Nama ‘YAHWEH’ & Larangan Menggunakan Nama ‘ALLAH’
DVD 5 s/d 8 Membahas: Bahasa Asli Perjanjian Baru
DVD 9 s/d 12 Membahas: Larangan Menggunakan Kata ‘ALLAH’
DVD 13 Membahas: Larangan Menggunakan Nama ‘YESUS’
DVD 14 Membahas: Silsilah Yesus
Saksikan Debat Terbuka Trinitarian VS Unitarian melalui VCD:
Pertemuan ke-1, tanggal 8 Maret 2007, 5 VCD Rp 75.000
Pertemuan ke-2, tanggal 30 Maret 2007, 2 VCD Rp 30.000
Pertemuan ke-3, tanggal 27 April 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pertemuan ke-4, tanggal 25 Mei 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pertemuan ke-5, tanggal 29 Juni 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pertemuan ke-6, tanggal 27 Juli 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pertemuan ke-7, tanggal 31 Agustus 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pertemuan ke-8, tanggal 28 September 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pertemuan ke-9, tanggal 24 Oktober 2007, 3 VCD Rp 45.000
Pemesanan hubungi sdr. Dendy, HP : 031-60359292
e-mail : erantzo@yahoo.com
Bp. Chandra, HP : 081332588000
e-mail : chandra.johan@yahoo.co.id
Harga tidak termasuk ongkos kirim untuk di luar wilayah Surabaya.
parhobass
4 Februari 2010
@Penulis
karena Nama TUHAN bukan seperti nama yang disematkan atau yang dimiliki manusia….
Nama TUHAN adalah ‘petunjuk’, suatu kerja, dan bekerja, bahwa IA ADA, AKAN ADA, dan TELAH ADA..
makanya banyak setan yang mundur kalau diusir di dalam NAMA YESUS.
kata YHWH menjelaskan itu diambil dari asal kata HAYAH yang artinya ADA… Y artinya DIA jadi Y- HAYAH artinya DIA ADA…
sementara W pada Ibrani Modern dituliskan V, maka sering juga ditulis YHVH, atau ada yang menanbahkan vokal menjadi Yehovah… sementara V dan B itu sama-sama menggunakan huruf BEYT..
Dan karena YESUS adalah Pribadi yang nyata yang membuktikan arti NAMA itu yaitu : ADA itu, maka tidak salah juga memanggil TUHAN, Pencipta alam semesta itu dengan Nama YESUS. Karena YESUS adalah YHWH yang adalah ROH menjadi daging.
Wedul Sherenian
4 Februari 2010
Tuhan tentu banyak nama
AKU adalah AKU
DIA adalah ADA (DIA ADA)
bagiku gak masalah. Tapi Tuhan punya nama diri yaitu yang disebut Yesus==>ELLI/ELLOH/ALLOH(ALLAH)
Tapi kalo YESUS???
YESUS (latin)==>ASAL DARI= YESHUA/YEHOSYUA(ibrani)==>ESAU(Yahudi)==>Eesa==>ISA(Arab)
orang yang memakai nama Esau itu banyak di Yahudi
parhobass
4 Februari 2010
@Penulis
EL/ELOAH (Ibrani proto/Ibrani)–>ELAH (Aramaic)–>ALLAH
ELI (EL dengan akhiran I artiku ku, jadi ELI adalah Allahku, IBRANI)–>ELOHI, H dihilangkan karena ada akhiran vokal, maka menjadi ELOI (artinya Allahku, ARAMAIC)
Mengenai YESUS, saya lihat Andapun melakukan kesalahan…
YEHOSHUA (Ibrani)–>YESHUA (Aramaic)–>JESUS (Batak)
kenapa YEHOSHUA bukan ESAU?
עֵשָֽׂו=esau
יְהֹושֻׁעַ=y’hoshua
YESHUA (aramaic)=YHWH SHUA artinya TUHAN menyelamatkan….atau bisa juga DIA adalah Penyelamat, yang artinya sama dengan YEHOSHUA (Ibrani)…
sementara ESAU bisa Anda lihat di Kejadian 25:25 Keluarlah yang pertama, warnanya merah, seluruh tubuhnya seperti jubah berbulu; sebab itu ia dinamai Esau
Wedul Sherenian
4 Februari 2010
EL/ELOAH (Ibrani proto/Ibrani)–>ELAH (Aramaic)–>ALLAH
ELI (EL dengan akhiran I artiku ku, jadi ELI adalah Allahku, IBRANI)–>ELOHI, H dihilangkan karena ada akhiran vokal, maka menjadi ELOI (artinya Allahku, ARAMAIC)
kan lebih jelas daripada AKU adalah AKU atau AKU ADA
Mengenai YESUS, saya lihat Andapun melakukan kesalahan…
YEHOSHUA (Ibrani)–>YESHUA (Aramaic)–>JESUS (Batak)
Jesus ===>BATAK???. Kalo Christ==>Papua
kenapa YEHOSHUA bukan ESAU?
עֵשָֽׂו=esau
יְהֹושֻׁעַ=y’hoshua
YESHUA (aramaic)=YHWH SHUA artinya TUHAN menyelamatkan….atau bisa juga DIA adalah Penyelamat, yang artinya sama dengan YEHOSHUA (Ibrani)…
sementara ESAU bisa Anda lihat di Kejadian 25:25 Keluarlah yang pertama, warnanya merah, seluruh tubuhnya seperti jubah berbulu; sebab itu ia dinamai Esau
hehehe…gini lho soal nama itu hanya nama. misalnya England jadi Inggris, Netherland jadi Belanda, France jadi Prancis.
Soal nama apa artinya nama, kita memang disuruh memberi nama yang bagus buat anak-anak kita. Kalo anak kita dinamai anak petir bukan berarti bapaknya dari petir
parhobass
4 Februari 2010
lhoooo post Anda mengupas masalah Nama, koq kesimpulan apalah arti sebuah nama? hehehhe….
y sudahlah…
tapi gini mas
ESAU sangat jauh menjadi YESUS di Ibrani modern, meskipun itu ibrani di jaman Herodes…
semisalpun ada kesalahan penulisan sangat tidak mungkin…
ESAU huruf di belakangnya adalah Vav, dan huruf ini di manuscript tua banyak miripnya dengan N, O, U
sementara YEHOSHUA, YESHUA
huruf belakangnya adalah Ayin yang sama sekali tidak ada miripnya dengan N, O, U
jadi dalil Anda ESAU sampai ISA itu agak aneh…
tetapi bisa saja demikian, bahwa ISA yang anda maksud adalah keturunan ESAU…. karena keturunan ESAU, bangsa EDOM adalah bangsa yang dinubuatkan untuk selalu ‘benci’ dengan turunan Yakub, bangsa Israel.
Wedul Sherenian
4 Februari 2010
hahaha…Isa itu anak maryam, masakan isa cucunya maryam
jadi apa nama Yesus dalam bahasa Yahudi mas, bukankah Yesus hidup bersma orang2 yang disebut Yahudi (ahli taurat)???
parhobass
5 Februari 2010
@WS
hahaha…Isa itu anak maryam, masakan isa cucunya maryam
coba Anda jelaskan silsilah Isa anak Maryam
jadi apa nama Yesus dalam bahasa Yahudi mas,
sudah dijawab di atas mas, biasakan menerima jawaban….
bukankah Yesus hidup bersma orang2 yang disebut Yahudi (ahli taurat)???
irrelevan dengan topik
Wedul Sherenian
5 Februari 2010
coba Anda jelaskan silsilah Isa anak Maryam
lho bukankah anda sudah tahu Yeus itu anak maryam, ngapain anda tanya saya
sudah dijawab di atas mas, biasakan menerima jawaban….irrelevan dengan topik
soalnya jawabannya tidak memuaskan, anda cuma membahas nama Yesus dari segi Ibrani, Latin dan Aramic, lha dari segi yahudi siapa mas, kan Yesus sering bersinggungan sama ahli2 Taurat
Kadang dalam diskusi memang jauh dari topik mas, ini karena pertanyaannya juga
parhobass
5 Februari 2010
lho bukankah anda sudah tahu Yesus itu anak maryam, ngapain anda tanya saya
Bukan rahasia umum, Anda2 memang tidak bisa menjelaskan silsilah Isa Putra Maryam….sampai lari ke Yesus Anak Allah
soalnya jawabannya tidak memuaskan, anda cuma membahas nama Yesus dari segi Ibrani, Latin dan Aramic, lha dari segi yahudi siapa mas, kan Yesus sering bersinggungan sama ahli2 Taurat
Kadang dalam diskusi memang jauh dari topik mas, ini karena pertanyaannya juga
mas yang satu ini memang agak lucu….
Yahudi di dalam pengertian Anda itu apa?
agama? suku? negara? atau apa? coba dijelaskan dulu….
Wedul Sherenian
8 Februari 2010
Bukan rahasia umum, Anda2 memang tidak bisa menjelaskan silsilah Isa Putra Maryam….sampai lari ke Yesus Anak Allah
jujur saja saya agak heran, mengapa kisah Yesus yang sangat ajaib tak ada yang menuliskan sejarahnya kecuali yang dikatakan Matius, Markus,Lukas atau Yohanes. Padahal di jaman itu banyak ahli sejarah. Jadi kalau anda nyuruh saya menerangkan silsilah Yesus ya saya cuma bisa menerangkan dari kitabmu sendiri. Anda bisa baca disini :
http://media.isnet.org/islam/Bucaille/BQS/PBSilsilahYesus.html
mas yang satu ini memang agak lucu….
Yahudi di dalam pengertian Anda itu apa?
agama? suku? negara? atau apa? coba dijelaskan dulu….
Yahudi ya Israel, terserah mau suku apa. Bagi mereka yang mengaku sebagai Israel itulah yang aku maksudkan. Apakah Israel beda dengan Yahudi mas?. Ingat Yesus itu Raja Israel
fajaryehuda
29 September 2010
@ WEDUL
apa kemampuan pemahaman kata anda hanya sebatas ini????
Wedul Sherenian
29 September 2010
Udah daripada kamu nyerocoss gak karuan coba kamu jawab ini :
http://vilaputih.wordpress.com/2010/01/16/semua-kristen-pengikut-yudas/
Fitri
4 Februari 2010
Kok Jesus ===> Batak?
parhobass
4 Februari 2010
hehehe biar diskusi sedikit tersenyum neng,… ngga usah ngotot2an…
Fitri
4 Februari 2010
Jadi benar dong, kalau Batak keturunan Israel ya?
parhobass
4 Februari 2010
YEHOSHUA (Ibrani)–>YESHUA (Aramaic)–>JESUS (Batak)
artinya orang yang memakai bahasa Ibrani memanggil Yehoshua, yang aramain memanggil Yeshua dan orang batak memanggil Jesus…
ngga ada hubungannya dengan maksud pertanyaan Anda…
Apa pentingnya Israel menurunkan Batak bagi Anda? saya yang orang Batak ajah ngga penting hehehe…..
Fitri
4 Februari 2010
Pentingnya adalah saya jadi tau kenapa orang Batak sangat keras dan kasar logatnya kalau bicara. Ternyata masih ada hubungan dengan Israel.
parhobass
5 Februari 2010
dari semua blog yang saya pantau, Anda lebih kasar dan keras dari saya, yang orang BATAK,…
so Anda mungkin lebih asli keturunan Israel….
Fitri
5 Februari 2010
Ah..apa iya?
parhobass
5 Februari 2010
sedilikilah hatimu kawan……
yanno
4 Februari 2010
@ Phu ,
Apa betul manusia anak Maryam ( bukan dari Yusuf ) itu terlahir dgn nama Yesus ?
Apakah anaka Imran itu Maryam atau Maria dlm bhs Aram ?
silahkan dulu anda telusuri sampai ke kitab bhs Ibrani dan cari yg original kalau masih ada .
bukankah nama yg diberikan kpd Yesus utk di perkenalkan kpd umat itu adalah Allah .
bukan berarti nama Allah diberikan kpd nama Yesus , teliti ayt menerangkan ayt .
Fitri
5 Februari 2010
Sediliki? Atau selidiki? Tapi kalau saya kasar dan keras, adakah saya mengatakan hal-hal hina dan kotor pada Yesus, Paulus, dan Injil?
Sebenarnya saya cuma bingung kenapa Yesus diangkat jadi Tuhan, padahal Yesus tak minta di jadikan Tuhan. Kenapa banyak hal-hal sumbang tentang Paulus, dan Injil, jika kristen itu benar-benar ajaran Yesus.
parhobass
5 Februari 2010
Sediliki? Atau selidiki? Tapi kalau saya kasar dan keras, adakah saya mengatakan hal-hal hina dan kotor pada Yesus, Paulus, dan Injil?
selidikilah hatimu kawan, itu lebih baik
Sebenarnya saya cuma bingung kenapa Yesus diangkat jadi Tuhan
siapa yang ngangkat?
, padahal Yesus tak minta di jadikan Tuhan.
siapa yang menjadikan?
Kenapa banyak hal-hal sumbang tentang Paulus, dan Injil, jika kristen itu benar-benar ajaran Yesus.
Anda tahu itu apa kejahatan?
Fitri
5 Februari 2010
Yang mengangkat dan menjadikan kan kaum kristen sendiri. Kejahatan saya tau itu.
parhobass
5 Februari 2010
Yang mengangkat dan menjadikan kan kaum kristen sendiri.
penjelasan?
Kejahatan saya tau itu.
apa itu?
parhobass
5 Februari 2010
supaya tepat fokus….
paragraf terakhir artikel di atas:
Coba perhatikan, apakah Yesus mengatakan “YHWH/YAHWEH-YHWH/YAHWEH mengapa engkau meninggalkan aku?. Jelas disini Yesus memanggil Tuhan-nya yang bernama Eli/Eloi/Elloh/Allah.
sy jelaskan…
kesalahan pertama:
Eli/Eloi/Elloh/Allah<— ini salah
yang benar adalah
Eli/Eloi (dari Eloah – i)/Allahku…
kesalahan kedua:
kalau dikatakan
Yesus memanggil Tuhan-nya yang bernama Eli/Eloi/Elloh/Allah.
maka hemat penulis Eli, Eloi adalah nama sehingga sejajar dengan Allah….
itu ngawur…. akhiran I di bhs Ibrani di suatu kata nominal menjadi akhir -ku di bahasa Indonesia…. kecuali penulis beranggapan bahwa nama allahnya adalah allahku, ya tidak apa2….. kalau masih mau menerima …..
dan karena bhs ibrani ada mirip2nya dengan bhs arab, saya kira akhiran I di Ibrani sama dengan akhiran y, atau i di arab
Wedul Sherenian
8 Februari 2010
anggap aja Tuhanmu itu gak punya nama, padahal tanaman pun punya nama
parhobass
6 Februari 2010
Tambahan buat penulis…..
kata Anda di post Anda:
(Dalam beberapa versi Injil ada yang mengatakan jam 3 dan 9)
kawan…. yang harus Anda simak adalah…. bentuk waktu oleh penerjemahan….
yang mengatakan jam 3, berarti ia menggunakan penerjemahan yunani, dengan waktu romawi…. waktu romawi dimulai jam 00.00, maka peristiwa di atas terjadi di jam 3 sore… orang mdern lebih suka tanpa embel2 sore, disebut jam 15:00, atau pelaut disebut 15, 100
sementara yang menggunakan jam 9, sangat jelas ia munggunakan penerjemahn dan sistem waktu Yahudi yang dimulai dari jam 6 pagi, sehingga sore pukul 3 setera dengan jam 9….
semoga, hal2 kecil ini bisa membuka kegelapan Anda akan injil…
Tuhan Yesus sungguh mencintai umat manusia…
Wedul Sherenian
8 Februari 2010
boleh tanya nih mas, Injil yang anda pakai itu semuanya diterjemahkan dari bahasa apa?. Apakah yahudi semua atau yunani semua, atau bahasa aslinya (gak mungkin deh).
tahu gak mas, seupama dalam bahasa Yahudi Yesus diterjemahkan dalam paham sebagai manusia suci bukan Tuhan, lalu dalam Yunani diterjemahkan dalam paham Tuhan mana yang harus anda pakai???
parhobass
8 Februari 2010
sudah ah… takut saya diskusi sama Anda….
masalahnya adalah terlalu banyak informasi ngawur yang Anda tahu, dan anda anggap itu sebagai BENAR…
ngerii…
cao men…
di artikel ini ada paling tidak kesalahan:
1. Eli=Eloi=Allah
2. jam 3 dan jam 9
3. pengetahuan bahasa/tulisan ibrani yang minim, atau mungkin nol sama sekali
4. Data yang tidak akurat dijadikan kebenaran…
Wedul Sherenian
8 Februari 2010
hahaha….takut ya….ternyata kengawuran saya membuat anda takut
Wanderer
12 Januari 2013
Dan kengawuran anda menyesatkan banyak orang… Termasuk muslim sendiri..
mohamad sanusi
6 Februari 2010
TENTANG ISA disebut TUHAN dan ANAK ALLAH…….
ALLAH itu ESA…..Firman itu telah menjadi manusia ..jadi Yesus….berarti Yesus adalah Firman Allah asli dari ALLAH….Yesus manusia biasa seperti kita tetapi ingat yg ada di Tubuh Yesus itu FIRMAN ALLAH…..disebut TUHAN..kata TU(H)AN yg artinya TUAN..bhs jawa GUSTI…yg artinya orang yg hebat,pintar dll bhs inggris LORD bukan GOOD…ALLAH adalah GOOD namun Allah bisa dipanggil LORD(Tuhan) karena kehebatanNya…Ilmuwan PLATO di panggil LORD(Tuhan) nggak masalah karena orang hebat namun saudara saya dari Ismael tentang YESUS di panggil TUHAN Ramai aja…..di sebut ANAK ALLAH…Karena YESUS berasal langsung dari ALLAH, orang tau semua ALLAH tdk pernah menciptakan YESUS tetapi dilahirkan MARIA pada hari NATAL itu,sangat bodoh kalau orang bilang YESUS di ciptakan ALLAH seperti saya saat itu…..jadi seperti halnya Pak SBY anak PACITAN karena Pak SBY Berasal dari PACITAN ,YESUS Anak ALLAH karena berasal dari ALLAH bukan ALLAH berselingkuh dengan MARIA terus lahir YESUS tdk itu kedunguan saya waktu itu….Yang disembah orang kristen itu ALLAH lha Yesus sudah diangkat oleh ALLAH disurga ada tertulis maaf tdk mau menyebutkan ayatnya kecuali ada pertanyaan….DAN FIRMAN ITU BERSAMA_SAMA DENGAN ALLAH DAN FIRMAN ITU ADALAH ALLAH…jadi menyembah FIRMAN yg artinya melalui FIRMAN itu sama dengan Menyembah ALLAH kalau YESUS sekarang masih ada wujudnya disembah orang Kristen lha itu menyembah YESUS lha wong YESUS sdh tdk ada sejak kirakira 2000 thn yang lalu,…kalau YESUS atau ALLAH berbentuk BATU ya ALLAHnya Orang KRISTEN ya BATU>>>tapi yang ada menyertai orang Kristen adalah ROH KUDUS,sehingga menyembahnya dalam ROH dan KEBENARAN….ALLAH dimana mana….dihati kita,diatas jembatan,dibarat ditimur…dst….
Semoga penjelasan saya dapat dimengerti..saudaraku yang BELUM PERCAYA BAHWA YESUS ITU TUHAN dan JURU SELAMAT MANUSIA>>>>Syallom Tuhan Yesus Mengasihi Saudara semua…baik penjahat,koruptor,Kyai,Pendeta,Biksu,…laskar Jihad..dll YESUS SAYANG tidak ada yang di MUSUHI…Amin….
don koping
12 Februari 2010
Sesungguhnya Yesus bukan Tuhan. Tetapi utusan Tuhan. Kultus yang berlebihan tentang Yesus yang menjadikan Yesus adalah Tuhan. Saya sering bertemu dengan Yesus, dan menjalin komunikasi.
Lowhane
12 Februari 2010
http://sumberibrani.wordpress.com/2010/02/12/siapakah-nama-tuhan-yang-disembah-oleh-abraham-ishak-dan-yakub/?trashed=1&ids=2
Wedul Sherenian
12 Februari 2010
nilai numeris dari nama Adam dan Jehovah dalam bahasa Ibrani (Tetragrammaton, Yod he vav he) adalah sama-sama 45. Jadi, dalam penafsiran Kabbalah, Jehovah sama dengan Adam: Adam adalah Tuhan. Dengan penegasan ini datanglah pernyataan bahwa semua manusia dalam perwujudan tertinggi menyerupai Tuhan (Lance S. Owens, Joseph Smith and Kabbalah: The Occult Connection, Dialogue: A Journal of Mormon Thought, Vol. 27, No. 3, Fall 1994, hal. 117-194-ditambah penekanan).
parhobass
12 Februari 2010
(Lance S. Owens, Joseph Smith and Kabbalah: The Occult Connection, Dialogue: A Journal of Mormon Thought, Vol. 27, No. 3, Fall 1994, hal. 117-194-ditambah penekanan).
pesan saya kepada Anda harap diperhatikan,… jangan selalu membawa kengawuran2…. dan jangan mempercayainya…
logika penyelesaian Anda, itu sama dengan mengambil pola pikir Lia Eden dan ajaran sesat lainnya untuk mengkounter Islam….
semoga Anda paham…
cao
Wedul Sherenian
12 Februari 2010
hahaha…silahkan bawa ajaran LIA EDAN disini, biar gue counter
parhobass
12 Februari 2010
Anda ngerti maksud saya atau gimana?
Anda membawa2 Lance S. Owens, Joseph Smith and Kabbalah: The Occult Connection, Dialogue: A Journal of Mormon Thought untuk diskusi mengenai kekritenan…. nah saya bandingkan, itu sama dengan mendiskusikan Islam dengan membawa2 Lia Eden, cs….
Wedul Sherenian
12 Februari 2010
lho yang gak ngerti kamu dong, apa salahnya LIA EDAN atau LANCE S OWENS.
Jika keduanya ternyata benar alias tidak bisa di counter kan ya gak masalah, bisa aja mereka yang benar…
Kalau LIA EDAN salah dan ada yang mau ikut ajaran LIA EDAN yang salah kan orangnya, coba suruh orang2 LIA EDAN nungging disini
parhobass
12 Februari 2010
Anda ini joker toh…..
Wedul Sherenian
12 Februari 2010
wah kalo anda anggap gue joker ya gak masalah, kan malah bisa bikin anda sehat, bisa ketawa terus
Fitri
12 Februari 2010
Ayruel Chana
13 Februari 2010
hhhh..jangan2 si joker manzero pula nich…hhhh
ya dech…..i understand aja dech
fajaryehuda
29 September 2010
@ wedul
hahaha…anda sama lia eden sama-sama selevel pak.
Wedul Sherenian
29 September 2010
Udah lah daripada kamu nyerocoss gak karuan coba kamu jawab ini :
http://vilaputih.wordpress.com/2010/01/16/semua-kristen-pengikut-yudas/
Jose
17 Maret 2010
Dan secara umum, agama Kristen terbagi menjadi tiga agama baru, yang masing-masing memiliki gereja dan tokoh agama sendiri-sendiri. Ketiga agama terbesar dari lingkup agama Kristen ini yaitu: Katholik, Ortodox dan Protestan. Meskipun mereka berbeda dalam tempat ibadah dan pimpinan spiritualnya, bahkan dalam injilnya, namun mereka semua sepakat dengan prinsip ajaran trinitas atau tritunggal.
Agama Katholik meyakini bahwa Roh Qudus tumbuh dari Tuhan Bapa dan Anak secara bersamaan. Mereka juga berkeyakinan bahwa Tuhan Bapa dan Tuhan Anak memiliki kesempurnaan yang sama. Bahkan mereka meyakini bahwa Yesus atau Tuhan Anak ikut bersama-sama dengan Tuhan Bapa mencipta langit dan bumi.
Adapun agama Ortodox yang disebut pula sebagai Gereja Timur atau Gereja Yunani adalah agama Kristen yang menyempal dari Kristen Katholik pada tahun 1054 M. Agama Ortodox meyakini bahwa Roh Qudus hanya tumbuh dari Tuhan Bapa saja, dan mereka meyakini bahwa Tuhan Bapa lebih utama daripada Tuhan Anak.
Agama Protestan adalah pengikut Martin Luther yang menyempal dari agama Katholik karena menganggap banyak hal yang tidak masuk akal dari agama Katholik. Disebut Protestan karena sikap mereka yang memprotes Gereja Lama atau kaum Katholik. Mereka menyebut dirinya dengan Gereja Penginjil karena pengakuan mereka yang hanya mau mengikuti Injil semata. Terkadang mereka disebut dengan Kristen saja. Agama Protestan di antara agama yang melarang membuat patung dan gambar untuk disembah. Walaupun demikian, mereka tetap me-yakini ajaran trinitas yang intinya adalah Tuhan itu satu tetapi terdiri dari tiga oknum.
Secara garis besarnya, agama Kristen meyakini bahwa Nabi ‘Isa atau Yesus adalah Anak Tuhan. Oleh karena itu murid-murid Yesus yakininya sebagai Rosul. Bahkan Saulus atau Paulus atau Bulus, yaitu musuh besar Nabi ‘Isa, yang sangat bernafsu menangkap dan menyalib Nabi ‘Isa serta banyak menyiksa dan menangkapi para pengikut Nabi ‘Isa juga ikut diyakini sebagai Rosul. Hal ini karena tipu dayanya yang mengatakan kepada orang-orang Nashrani bahwa dia mendapat wahyu dari Yesus untuk meneruskan ajarannya dan Yesus menamainya dengan Bulus. Dalam sejarah ketuhanan kaum Nashrani, penuhanan Yesus baru dilakukan pada akhir Abad II Masehi. Kemudian pada Konsili di Necea tahun 325 Tuhan Anak disejajarkan dengan Tuhan Bapa. Selanjutnya pada Abad III Roh Qudus dipertuhankan. Pada konsili di Ephese Bunda Maria disejajarkan dengan Trinitas oleh penganut Katholik. Begitulah sejarah ketuhanan dalam agama Kristen. Konsep ketuhanan agama Kristen secara kesuluruhan adalah tidak masuk akal, bahkan masing-masing tokoh agama mereka memiliki penafsiran yang berbeda tentang Trinitas ini. Sehingga banyak yang menyebut konsep Trinitas sebagai teka-teki yang tidak pernah terjawab atau rahasia yang tidak pernah terungkap tuntas.
Lebih jauh daripada itu, keyakinan mereka terhadap Trinitas bila dihubungkan dengan keyakinan adanya dosa warisan, yaitu dosa yang mesti ditanggung seluruh anak-anak Adam karena Adam dan Hawa telah memakan buah terlarang di syurga, kemudian untuk menebus dosa warisan ini maka Yesus Tuhan Anak diturunkan ke dunia untuk menebusnya dengan cara disalib. Tapi, ketika Yesus hendak disalib, dia berkata, “Tuhan kenapa Engkau tinggalkan daku.”
Keanehan pertama, yaitu apabila Tuhan adalah penentu segalanya, dan pahala serta dosa pun Tuhan pula yang menentukan, kenapa Tuhan tidak mampu menghapus dosa Adam dan mema’afkannya tanpa mengorban-kan Anak-Nya. Apakah adil bila dosa seseorang harus dipikul oleh keturunannya yang tidak tahu menahu tentangnya, bahkan mesti ditebus dengan mengorbankan Anak Tunggal-Nya ?!!
Keganjilan lainnya dapat dilihat dalam silsilah Yesus, masing-masing Injil mengemukakan silsilah yang berbeda-beda. Di Injil Matius, bahwa Yesus adalah keturunan Salomo Putera Daud. Tapi di Injil Lukas disebutkan bahwa Yesus adalah keturunan Natan Putera Daud. Bahkan dalam satu Injil banyak dijumpai pertentangan yang mustahil untuk dikumpulkan. Seperti dalam Injil Matius disebutkan bahwa Yesus memiliki setidak-tidaknya tiga predikat, yaitu: Anak Manusia, Hamba Allah dan Anak Allah. Dalam Injil Markus disebutkan setidak-tidaknya empat predikat bagi Yesus, yaitu: Anak Allah, Anak Manusia, Tuhan, dan Raja Yahudi. Dalam Injil Lukas disebutkan setidak-tidaknya tiga predikat: Keturunan Manusia, Anak Allah dan Raja Yahudi. Dalam Injil Yohanes disebutkan setidak-tidaknya dua predikat: Manusia biasa dan Anak Tunggal Allah. Lalu yang mana yang benar?
parhobass
17 Maret 2010
@mas Jose
baca dengan baik Alkitabnya, jangan dikorupsi, jangan menyerah,…jawaban pasti ada…
Wedul Sherenian
18 Maret 2010
kayak lagunya D,MASIV aja…”Jangan menyerah”
Jose
18 Maret 2010
Hanya Tuhan Yang Maha Esa….. yakni Allah SWT yang Tahu apa yg dilakukan oleh kita sebagai hambanya…….PASTI adalah kata mutlak hanya miliknya….salam Damai kawan…..Peace deh.
parhobass
18 Maret 2010
@jose
maaf saya harus bertanya kepada Anda..
tentang trinitas ternyata allah Anda salah, bisa Anda jelaskan?
Jose
18 Maret 2010
Asalamuallaikum Parhobass…..
Konsep ketuhanan agama Kristen secara kesuluruhan adalah tidak masuk akal, bahkan masing-masing tokoh agama mereka memiliki penafsiran yang berbeda tentang Trinitas ini. Sehingga banyak yang menyebut konsep Trinitas sebagai teka-teki yang tidak pernah terjawab atau rahasia yang tidak pernah terungkap tuntas……..
Tolong beritau pada saya apa itu kosep Trinitas menurut anda…? Tokoh agama anda yg mana yang anda terima akan konsep Trinitas..?
Insya Allah yang membantah adalah teman2 yg seiman dngn anda……
I do blve…Only One God…..Allah SWT
Peace my Friend……
parhobass
18 Maret 2010
Walaikumsalam;
Konsep ketuhanan agama Kristen secara kesuluruhan adalah tidak masuk akal,
salah satu yang menyebut trinitas salah adalah allah Anda, so bisa Anda jelaskan trinitas apa yang allah Anda maksud?
bahkan masing-masing tokoh agama mereka memiliki penafsiran yang berbeda tentang Trinitas ini.
namanya juga penafsiran, masak harus disamakan?…
Sehingga banyak yang menyebut konsep Trinitas sebagai teka-teki yang tidak pernah terjawab atau rahasia yang tidak pernah terungkap tuntas……..
ada orang yang sederhana yang dapat menerima Alkitab, tetapi tak satupun proffesor yang dapat tuntas menjelaskan tentang Alkitab,… itulah bukti betapa dalam, luas dan tingginya hikmat Allah, sebagai sumber inspirasi Alkitab…
Tolong beritau pada saya apa itu kosep Trinitas menurut anda…? Tokoh agama anda yg mana yang anda terima akan konsep Trinitas..?
tolong Anda jawab dulu pertanyaan saya di awal….
Insya Allah yang membantah adalah teman2 yg seiman dngn anda……
perbantahan di antara seiman itu wajar, tetapi jangan sampai salah satu menghakimi yang lainnya, melainkan mari sama-sama saling membangun dan menasehati…dan sepertinya Anda juga seolah menutup mata, bahwa di Islam sendiri begitu banyak toriqot…bagaimana pandangan Anda akan hal ini?
I do blve…Only One God…..
tidak ada yang tidak percaya ALLAH Yang esa, sudah tertulis di Alkitab 3400 tahun yang lalu
Allah SWT
silahkan tanya allah Anda ini pertanyaan saya yang awal, apa trinitas menurut allah Anda, dan kenapa ia menyalahkan trinitas Kristen?
Peace my Friend……
Salam Damai…
Jose
18 Maret 2010
Dalam catatan sejarah Agama Kristen, Yesus Kristus mulai ‘dilantik’ menjadi tuhan pada tahun 325 M lewat konsili Nicea yang diprakarsai oleh Kaisar Konstantin. Maka secara historis, konsili ini sangat berpengaruh dalam sejarah Kristen. Karena pengafirmasian Yesus sebagai tuhan yang diyakini sebagai salah satu landasan akidah nasrani, bermula dari sini.
Latar Belakang Konsili Nicea
Pada permulaan abad III Masehi yang masih terhitung sebagai zaman Patristik terjadi kekacauan dogmatis yang merebak di kalangan umat nasrani di wilayah Mesir, Palestina dan Syiria. Kekacauan itu terjadi karena munculnya ajaran Arianisme yang dipelopori oleh salah seorang pendeta Prebister (imam kecil) bernama Arius dari Alexandria.
Arius sang pioner itu mempropagandakan suatu ‘doktrin menyimpang’ menyangkut eksistensi Yesus yang cukup merisaukan gereja. Dikatakan dalam doktrin tersebut bahwa Yesus hanyalah seorang manusia biasa bukan sosok Tuhan sebagaimana doktrin gereja selama ini. Yesus tercipta dari tidak ada, dari ‘benih’ Tuhan, maka tidak layak disembah setara dengan Tuhan Dia mencoba menerangkan ajaran Kristen yang dapat dimengerti oleh kaum Platonis dengan ide bahwa Tuhan Yang Maha Tinggi hanya satu. Dia berkata : ‘Tuhan bersifat unik yang tidak memperanakkan, satu-satunya yang abadi, satu-satunya yang bijak, satu-satunya yang berkuasa, jadi apabila Yesus diperanakkan oleh manusia dan tumbuh berkembang layaknya manusia biasa, maka gelar Tuhan tak layak lagi untuk disandang. Oleh karena itu Yesus masuk dalam kategori tataran makhluk biasa’. Lanjutnya, kalaupun kitab Injil menyebutnya sebagai anak Tuhan maka hendaknya kalimat tersebut tidak boleh diartikan secara denotative tapi konotatif yang berarti: Pengangkatan Isa pada status Ilahiyah saja, bukan esensi Tuhan itu sendiri. Meskipun begitu, Kristus tetap merupakan makhluk yang tertinggi diantara semua makhluk Tuhan.
Hembusan ajaran Arianisme awalnya tidak begitu dihiraukan oleh pihak gereja karena mereka mengira doktrin itu tidak akan berpengaruh kuat pada kelangsungan keagamaan mereka. Namun sayangnya kenyataan berbicara lain. Arus Arianisme berjalan begitu pesat seiring waktu dengan diwarnai berbagai kerusuhan . Pihak gereja pun menyadari bahayanya ajaran tersebut karena propaganda Arius menyangkut hakikat eksistensi Tuhan. Suatu masalah vital bukan sekedar warna-warni teoritik dogmatis belaka.
Mereka pun berupaya mencari solusi penyelesaian polemik dogmatis yang kian meruncing. Kaisar Konstantin yang hidup di masa itu mencoba menengahi perdebatan yang meretakkan gereja yang akan berakibat pula pada pecahnya romawi atas wewenang kaisar dihimpunlah para uskup dari seluruh gereja guna mendefinisikan keimanan ketuhanan nasrani yang sesuai dengan Injil. Maka diadakanlah suatu sinode/pertemuan/konsili pada tahun 325 M di Nicea dekat Maskar kekaisaran di wilayah Nicomedia (dekat Istambul Turki).
Pelaksanaan Konsili Nicea 325 M
Konsili ini dibuka pertama kali pada tanggal 20 Mei tahun 325 M. Konsili ini berlangsung sekitar dua bulan lamanya.
Sekedar catatan, turun tangannya kaisar Konstantin sendiri dalam urusan keagamaan pada sinode ini mengisyaratkan adanya kontrol kekaisaran atas gereja. Konstantin sendiri sebenarnya bukanlah orang Kristiani. Saat itu dia masih menganut kepercayaan Paganisme, penyembah Dewa Matahari sehingga beberapa literature sejarah menyebut sinode ini dengan ‘Political Theology’ konsili ini menghadirkan 318 Uskup dari seluruh gereja . Gereja timur mendominasi dalam pertemuan. Barisan terpenting dari undangan itu adalah Arius dengan para pengikutnya dan uskup Aleksander (Alexandria-ed) bernama Athanasius yang terkenal paling gigih melawan ajaran-ajaran Arianisme.
Banyak sekali agenda Nicea yang dibahas saat itu, diantaranya yang terpenting adalah:
- Permasalah Arianisme.
- Perayaan Paskah6 Nasrani.
- Pembabtisan orang-orang sesat.
Dari ketiga agenda itu yang dinilai paling substansial adalah permasalahan Arianisme.
Hasil-hasil rumusan Nicea diantaranya:
Pengakuan resmi inkarnasi Yesus berasal dari satu esensi tuhan bapa atau yang dikenal dengan ‘Samenes of Essence homoousion’. Kredo ‘homoousion’ ini sebenarnya adalah ide pribadi dari kaisar Konstantine sendiri karena dia terlalu gusar melihat perdebatan diantara para uskup yang berkepanjangan. Konstantine mengajukan ide itu untuk menengahi perdebatan yang ada dan sedikit memaksa semua uskup yang menghadiri pertemuan ini untuk menandatangani persetujuan Kredo homoousion .
Karena sangat segan terhadap raja dan takut dengan ancaman pedang kaisar akhirnya para uskup menandatanganinya meskipun dengan berat hati kecuali 2 uskup saja diantaranya adalah Arius dan Athanasius (Alexandria-ed).
Arius juga diusir dari gereja, dan ajaran Arianisme divonis sebagai ajaran Hereys atau ‘bid’ah’ Arius dikutuk dan diusir dari gereja dengan beberapa uskup yang turut membelanya diantaranya Theonas dari Ptolemais (Libya) dan Secundus dari mamarica. Ada juga pendeta yang turut diusir lantaran enggan mengutuk Arius namun turut menandatangani persetujuan Kredo ‘Homoousin’ yaitu Eusebius7 dari Nikomedia. Buku berjudul ‘Thalia’ yang memuat semua konsep pemikirannya dikumpulkan dan dibakar habis. Pendiskreditan terhadap Arius dan pengikutnya tidak membuat gerakan tersebut lantas padam, justru intimidasi dari pihak gereja mendorong pengikut Arianisme untuk terus melawan gereja. Arianisme terus bertahan selama 300 tahun lamanya. Ajaran ini sempat menyebar di sejumlah suku Germanik di Eropa barat khususnya suku-suku Goth dan Longbord. Pengakuan inkarnasi Yesus ini melahirkan ‘kredoo keimanan Nicea’ 8 yang berbunyi:
“Kami beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan Bapa yang maha kuasa. Pencipta segala sesuatu yang dapat dilihat dan yang tidak dapat dilihat. Dan kepada satu tuhan Yesus kristus, anak Allah. Satu-satunya anak tuhan Bapa. Yang berasal dari substansi (Oesia) Tuhan Bapa. Tuhan dari Tuhan , Cahaya dari Cahaya. Tuhan sejati dari Tuhan sejati. Diperkenankan, tidak diciptakan. Dari satu substansi (Homoousin) dengan Tuhan Bapa. Yang melaluinya segala sesuatu diciptakan segala yang di langit dan di bumi. Yang menderita demi keselamatan kita, turun dijadikan manusia. Yang menderita, bangkit kembali pada hari ke-tiga, naik ke langit. Dan akan datang untuk menjadi Hakim bagi yang hidup dan yang mati. Dan kami beriman kepada Roh Kudus.”
Penetapan hari Paskah Kristen ditetapkan pada minggu pertama setelah bulan purnama pada musim semi, antara bulan maret sampai april.
Selain itu juga ditetapkan perumusan 20 hukum baru gereja. Rumusan-rumusan hukum gereja ini disebut dengan ‘20 konun gereja’ suatu rumusan hukum yang bersifat relative, salah satu diantaranya adalah: pernyataan bahwa pembabtisan yang dilakukan oleh para penyesat (Arianisme) tidak sah. Penetapan lambang dewa matahari Sol invictus yang berupa sinar bersilang sebagai lambang nasrani dan hari minggu dijadikan sebagai hari agama.
Konsili Nicea berakhir pada 25 Juli 325 M bertepatan dengan ulang tahun kaisar yang ke 25. Dalam pidato penutupannya Kaisar menyatakan kebenciannya yang mendalam akan pertikaian theology dogmatis.
Perlu digarisbawahi bahwa pada sinode ini Ruhul kudus belum diakui secara resmi sebagai salah satu oknum trinitas, hanya sebatas diakui keberadaanya saja. ‘Ketuhanan’ Ruh kudus baru diakui pada konsili Konstantinopel (Constantin Council) pada tahun 318 M yang diprakarsai oleh Macedonius dan Teodonius yang menjadi kaisar pada saat itu. Pada saat itulah untuk pertama kalinya rumusan tri tunggal nasrani terangkum jelas meski tidak semua kalangan nasrani menerimanya.
Kontradiktif Keimanan Injil
Pengakuan ketuhanan yesus jelas bertentangan dengan agama Islam, Al-Qur’an telah menerangkan pada kita pendistorsian dogmatis mereka, karena Isa/Yesus hanyalah manusia biasa layaknya Adam as. dalam penciptaannya, Allah berfirman, Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya, cukuplah Allah sebagai pemelihara.
Prof. DR. Syalaby dalam bukunya “Muqoronah Al-Adyan” mengatakan: “Dasar pengakuan inkarnasi Yesus itu dipengaruhi oleh ajaran mitologi Yunani dan ajaran kuno lainnya yang menganut konsep trinitas”, namun argument ini ditentang oleh umat nasrani. Mereka berdalih bahwa inkarnasi itu sesuai dengan yang tertera dalam kitab injil mereka. Bunyi ayat-ayat injil itu diantaranya :
Inilah anakku yang Kukasihi, padaNya Ku berkenan (Matius. 3:17)
kepala rahib bertanya pada Yesus: Apakah engkau Al-Masih Putra Allah? Yesus menjawab, Ya, akulah orangnya. Maka ia akan menjadi besar, dan ia akan dikatakan Anak Allah Yang Maha Tinggi, maka Allah Tuhan kita akan mengaruniakan padanya, tahta Daud nenek moyangnya itu. (Lukas. 1:32)
Dan masih banyak lagi ayat-ayat Injil, yang menyebut Yesus sebagai “Putra Allah”, tetapi terdapat pula beberapa ayat Injil yang menyebutkan Yesus sebagai anak manusia dan sekedar utusan Tuhan saja. Berikut ayat-ayat Injil yang dimaksud :
Yesus anak manusia: seorang pun tiada naik ke surga, kecuali ia (Yesus) yang sudah turun dari surga, yaitu anak manusia. (Yohanes. 3:13)
Yesus sebagai utusan tuhan: Inilah Yesus, seorang nabi dari Nazareth. (Matius. 12:11). Telah datang pada kita, seorang nabi yang agung. (Lukas. 16:7)
Dari uraian diatas, jelaslah terdapat kontradiktif antara satu ayat dengan ayat yang lain, dan hal ini tidak dapat menjamin kebenaran keyakinan dogmatis mereka.
Disamping itu, dalam Injil sendiri terdapat ayat yang mengajarkan konsep monotheis (ketauhidan), suatu ajaran yang bertentangan dengan konsep trinitas : “Tuhan kita hanyalah satu, tiada yang Lainnya. (Markus. 12:30)
Mengenai ayat diatas, ada baiknya kita menyimak komentar “Encylopedia Americana” mengenai konsep Trinitas : “Ajaran Tritunggal dari abad IV tidak dengan seksama mencerminkan ajaran Kristen yang mula-mula mengenal sifat Allah, sebaliknya ini adalah penyimpangan ajaran tersebut”.
Setelah membahas sekilas sejarah Konsili Nicea, mungkin dari kita akan terbersit suatu pertanyaan, bagaimanakah nilai timbangan keimanan kaum Aranis (pengikut Arius) dimata Islam, yang mengakui keesaan Allah dan mengingkari dogmatis trinitas nasrani sebagaimana ajaran Islam? dalam hal ini, ada baiknya kita kembali membuka kembali lembaran sejarah dimana nabi Muhammad, melihat bagaimana sabda beliau (cuplikan) beliau dalaam suratnya yang ditunjukksn kepada raja Heraklius dan Muqouqis ketika menyeru keduanya kepada agama Islam :
أسلم تسلم فإلاّ فعليك إثم الاريسين
“masuklah islam niscaya kamu akan selamat, jika tidak maka bagi kamu dosa kaum Aranis”
Sebagian ahli hadist menafsirkan hadits ini bahwa kaum Aranis diibaratkan sebagai kaum yang tidak mau mengakui kebenaran, padahal mereka sebenarnya mengerti hakikat dari
kebenaran tersebut.
Allah SWT, berfirman :
”Sesungguhnya kamu akan menjumpai orang-orang yang paling memusuhi orang-orang yang beriman, yaitu Yahudi dan orang-orang musyrik (trinitianisme, paganisme, dan serupanya). Dan sesungguhnya kamu akan menjumpai orang yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman yaitu orang yang berkata : ”Kami adalah orang-orang Nasrani”. Yang demikian itu, disebabkan di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) mereka tidak menyombongkan diri. Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu melihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al-Qur’an) yang telah mereka ketahui (dari kitab mereka sendiri) seraya berkata : ”Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur’an dan kenabian Muhammad)”.” (Q.S Al-Maidah : 82-83)
Lakum Di Nukum Waliaddin
(Agama Loe adalah agama Loe en Agama Gue adalah Agama Gue)…….Ok…Peace deh..
parhobass
18 Maret 2010
@jose,
pertanyaan saya simple,
salah satu yang menyebut trinitas salah adalah allah Anda, so bisa Anda jelaskan trinitas apa yang allah Anda maksud?
kenapa Anda sibuk dengan hal-hal seperti itu?
jika berdasarkan hal-hal demikian, apakah saya juga dapat menyimpulkan bahwa Muhammad disebut nabi dan allah Anda baru disebut allah itu adalah setelah Utsman mengumpulkan dan malakukan standarisasi Quran…gimana?
kenapa pertanyaan di atas sangat perlu, itu tak lain karena, opini yang lahir telah begitu berkembang, yang salah satunya adalah Kristen menyembah 3 tuhan, padahal Alkitab mencatat di 3400 tahun yang lalu bahwa TUHAN itu esa…lalu timbulkan pertanyaan, kenapa tiba2 ada tuduhan bahwa Kristen menyembah 3 tuhan? dan terus seorang2 3 tuhan sama dengan tritunggal?…. bisa Anda jelaskan… apa itu trinitas Kristen, dan apa itu trinitas allah Anda?
Jose
18 Maret 2010
Asalamuallaikum parhobass my Friend……Kami tidak berhak menjelaskan konsep trinitas…..sementara diagama anda sendiri masih dipertentangkan konsep ini……( hingga saat ini )…Saya uraikan sejarah diatas untukmenunjukkan asal Konsep Trinitas itu……Itu hak anda mempertahankan keyakinan akan konsep trsbt….kita tetap saudara dimata Tuhan yg Esa…..Biarlah ini semua menjadikan renungan kita untuk menambah kuatnya keyakinan kita masing2….jangan ada timbul rasa benci dan permusuhan diantara kita semua……OK….Peace my Friend…..
parhobass
18 Maret 2010
@Jose;
kalau di Quran tidak ada informasi trinitas salah, apakah Anda masih terlalu sibuk dengan trinitas?
tetapi baiklah, kalau Anda menolak untuk menjelaskan trinitas yang dituduh salah oleh allah Anda…
(ternyata masih sama dengan mas Wedul, tidak bisa menjelaskan tuduhan, bisa jadi memang hanya tuduhan tanpa alasan…)
caaooo, selamat ketemu di lain artikel
salam damai juga…
Wedul Sherenian
18 Maret 2010
@MR Parhobas
makanya dari awal kan aku nyuruh kamu buat menjelaskan bagaimana Trinitas dalam pemahaman kamu. Apakah ALLAH=BAPA=ROH KUDUS
Cuma kamu aja yang super ngueyel minta penjelasan AQ..Lah soal ini kan udah aku bahas disini antara anda dan @KOPRAL JONO :
http://vilaputih.wordpress.com/2010/02/19/dibalik-pemikiran-matius/#comment-3991
parhobass
18 Maret 2010
@wedul
di dalam persidangan, si pendakwa atau penuduh akan menjelaskan apa-apa tuduhannya, sehingga hakim/jaksa bs menentukan kesalahan, dan jika tuduhan atau dakwaan kira-kira bertentangan dengan kenyataan barulah di terdakwa membela diri…dan membela diri memang bisa diterima…
kira2 bgitulah perihal tuduhan trinitas oleh allah Anda di quran…
apa tuduhan Anda? bisa Anda jelaskan? kalau tidak maka memang tuduhan itu tidak ada alasan, seperti saya kasih analogi di artikel lain, tiba-tiba ada Gajah dituduh Kuda Nil…
salam dan caooo buat mas Wedul yang masih sama seperti dulu… tidak bisa menjelaskan tuduhan…dan sama dengan mas Jose…yang dalam hal ini malah menuduh terdakwa dulu yang seharusnya menjelaskan duduk perkara,.. duhh sesuatu yang terbolak balik…
Wedul Sherenian
18 Maret 2010
@MR Parhobas
Begini Lho, AQ menyebutkan :” jangan mengatakan Tuhan itu TIGA”…..Nah konteks dari ayat itu adalah YESUS,BAPA (ALLAH) DAN ROH KUDUS yang anda sejajarkan dalam hakekat 1 Tuhan!.
parhobass
19 Maret 2010
@wedul
saya sebagai terdakwa sekarang membela si penuduh/si pendakwa:
pembelaan saya demikian:
Siapa yang mengatakan TUHAN tiga?
Wedul Sherenian
19 Maret 2010
@MR Parhobass
Lha kan kamu sendiri==>Tiga dalam satu (3 in One)==>1+1+1=1—>3=1
parhobass
19 Maret 2010
@Wedul
pembelaan saya atas tuduhan Anda;
Anda tahu beda trinitas dengan triteis ngga?
Wedul Sherenian
19 Maret 2010
@Mr Parhob
Ya tahu lah.
Kalo Tri theis itu : Tuhan kamu +Tuhan Budha+Tuhan Hindu
Kalo Trinitas ya mirip Trimurti lah, cuma trinitas lebih halus sifatnya
parhobass
19 Maret 2010
@Wedul
pembelaan saya:
ternyata tuduhan Anda tidak berdasar
tuduhan balik saya kepada si pendakwa adalah:
Sampai sekarang saya masih belum tahu kenapa ada wahyu:”Gajah dituduh Kuda Nil…” sebab ternyata sipenuduh tidak tahu apa yang ia tuduhkan…
itu sangat sesat…
Wedul Sherenian
19 Maret 2010
@MR Parhobass
Soal Gajah dan Kudanil itu logikanya begini :
Kitab anda itu tidak menunjukkan dengan jelas siapa yang paling kuasa Gajah apa Kuda nil.
Kalau memahami konteks Bible Jelas yang paling Kuasa Gajah tetapi kamu berpaham bahwa Kuda nil itu bagian dari Gajah
, karena bentuknya mirip gajah, itu karena kamu melihatnya dari belakang..hihihi
Wedul Sherenian
18 Maret 2010
@Mas Jose
Jose
19 Maret 2010
Asalamuallaikum mas Wedul……Kita sudah memberikan penjelasan tentang konsep sejarahnya Trinitas……..kita ambil sejarah tersebut untuk memberitau ini lho Trinitas itu yang hingga kini masih dipertentangkan oleh agama mereka sendiri……pertentangan mereka aja blm bisa terselesaikan malah kita yg disuruh menjelaskan konsep tersebut,,,,ANEH donk….jadi walau kita jelaskan konsep tersebut dari sisi agama kita…..mereka tetap tdk akan menerima…….lebih baik kita liat aja gimana kesimpulan konsep Trinitas menurut mereka….ntah sampai kapan itu bisa disimpulkan kita sendiri tidak mengetahuinya……Jadi mereka sendiri bingung akan penyebutan nama Tuhan mereka….Salam damai untuk kita semua…..
parhobass
19 Maret 2010
@Jose
Mari kita ambil logika penyelesaianmu..
1. Jika ternyata Kristen sendiri bingung dengan trinitas, lalu kenapa ada allah yang mengatakan itu salah?
2. Jika ternyata trinitas belum jelas, lalu kenapa dituduh salah?
3. Kenapa menuduh sesuatu yang ternyata belum jelas?
4. jadi tuduhan itu kepada siapa?
tetap sebuah hal yang membuat Anda2 sekalian susah…
nah semua akan menjadi jelas, jika Anda menyebut trinitas yang ditolak oleh allah Anda, dan trinitas apa yang ada pada Kristen…
Note:
Mas Wedul sudah sangat jelas bahw ia menerapkan pandangan tritheisme kepada tritunggal, dua hal yang sangat berbeda…
Wedul Sherenian
19 Maret 2010
@Mas Jose
Waalaikum Salam
Iya mas,…memang membinungkan kok,…maju kena mundur kena…xixixi
@MR. Parhob
Susah ya ngajarin kamu.
Tritheis itu : Secara substansi ada 3 yang beda
Trinitas : Secara substansi ada 3 yang sama (kalau di islam ada 99 nama Tuhan= 99nitas).
Nah berhubung Yesus-Roh Kudus-Bapa itu beda substansi, maka seharusnya paham kamu itu Tritheis bukan Trinitas.
Konteks AQ bilang TIGA itu merujuk ke pemahaman kamu :
(P. Baru: I Yohanes: 5)
5:6. Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.
5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.
5:8 Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.
5:9 Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya.
parhobass
19 Maret 2010
@Wedul
Tritheis itu : Secara substansi ada 3 yang beda
Trinitas : Secara substansi ada 3 yang sama (kalau di islam ada 99 nama Tuhan= 99nitas).
mungkin inilah yang membuat Anda semakin sulit kawan… trinitas Alkitab bukan begitu..
contoh:
1 Yohanes 4:8 Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.
pertanyaan apakah “kasih” menjadi “nitas” ke sekian?…
mas wedul, ketidakjujuran Andalah yang membawa semua kesesatan demi kesesatan… trinitas yang di Quran bukanlah triniatas yang di Alkitab, saya contohkan sebagai: ” Gajah dituduh Kuda Nil…”
Anda memandang trinitas sebagai 3 Allah yang sama, padahal bukan begitu… dan kalau bukan begitu maka Anda yang salah? atau Quran salah? atau allah Anda yang salah?
jujur dan selidiki hati Anda…
Wedul Sherenian
19 Maret 2010
@MR PARHOBAS
OH JADI TRINITAS MENURUT KAMU ITU BEGINI YA :
1 Yohanes 4:8 Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.
Hahaha..baru tahu aku ada Kristen paham Trinitasnya begini ….hahaha..ada2 aja!
Yang bilang Nitas = kasih itu kan kamu sendiri, mana ada aku bilang gitu.
mana ada NITY=Kasih…hihihi
parhobass
20 Maret 2010
@Wedul
maaf saudara Wedul
hanya Anda yang bisa paham dengan logika debat Anda….
mempertahankan sesuatu yang salah adalah universal dianggap berdusta, dan tidak dibutuhkan Kitab Dari langit untuk menjelaskan bahwa itu dosa…
semoga Anda semakin diberkati TUHAN YESUS, supaya dapat lebih cepat menyelidiki cara-cara penyelesaianmu di dalam berdebat…
Wedul Sherenian
22 Maret 2010
@MR PARHOB
Semoga anda mendapat hidayah dari Allah pemilik segala Roh
fajaryehuda
8 Januari 2011
@ JOSE\
INI MENENTANG TRINITAS ALLAH SAJA PAKAI PENEJALSAN YG BERTELE-TELE.
U WROTE:
Dalam sejarah ketuhanan kaum Nashrani, penuhanan Yesus baru dilakukan pada akhir Abad II Masehi. Kemudian pada Konsili di Necea tahun 325 Tuhan Anak disejajarkan dengan Tuhan Bapa.
ANSWER:
LATAR BELAKANG KONSILI NICEA ADALAH UNTUK MELAWAN AJARAN-AJARAN GNOSTIK ARIANISME YG MENYATAKAN BAHWA YESUS TIDAK SAMA DENGAN ALLAH BAPA. AJARAN ARIANISME SEKARANG ADALAH SAKSI JEHOVA. PADA KONSILI ITU, JEMAAT KRISTUS MENEGUHKAN PENRYATAAN JEMAAT MULA-MULA DI YERUSALEM PADA ABAD PERTAMA YG MENYEMBAH YESUS SEBAGAI TUHAN. BUKANNYA YESUS DIJADIKAN TUHAN BARU PADA KONSILI NICEA TAHUN 325
LUCU!
http://faithbookz10.blogspot.com/
KESIMPULAN:
KEBODOHAN ANDA DALAM SEJARAH GEREJA SUNGGUH SANGAT BRILIAN
U WROTE:
Selanjutnya pada Abad III Roh Qudus dipertuhankan. Pada konsili di Ephese Bunda Maria disejajarkan dengan Trinitas oleh penganut Katholik.
ANSWER:
SIDANG KONSILI DI EFESUS DIADAKAN TAHUN 431 UNTUK MELAWAN AJARAN BIDAT NESTORIUS. (INFO: AJARAN BIDAT INILAH YANG DIANUT OLEH ISTERI PERTAMA MUHAMMAD). AJARAN BIDAT INI MENYATAKAN BAHWA YESUS HANYALAH SEORANG MANUSIA BUKAN ALLAH, JADI NESTORIUS MENYEBUT MARIA SEBAGAI “BUNDA KRISTUS”. NESTORIUS MENOLAK MENYEBUT MARIA SEBAGAI “BUNDA ALLAH”. KONSILI INI MENEGUHKAN KEMBALI IMAN JEMAAT MULA-MULA DI YERUSALEM PADA ABAD PERTAMA YANG MENYATAKAN BAHWA YESUS ADALAH SATU PRIBADI, YAITU MANUSIA SEKALIGUS ALLAH, BUKANNNYA 2 PRIBADI YG TERPISAH. PERAWAN MARIA ADALAH THEOTOKOS (BUNDA ALLAH) KARENA IA MELAHIRKAN ALLAH DALAM KEADAAN-NYA SEBAGAI INSAN MANUSIA.
KALAU ANDA MENYANGKA MARIA DISEJAJARKAN DENGAN TRINITAS PADA KONSILI INI ANDA SALAH.
ttp://id.wikipedia.org/wiki/Konsili_Efesus
KESIMPULAN
KEBODOHAN ANDA DALAM SEJARAH GEREJA SUNGGUH SANGAT BRILIAN
Hocak
19 Maret 2010
@saudara perhobass
Saya ingin mempertanyakan keabsahan Trinitas yg anda pahami,mengapa..? Karena tidak ada ayat yg mendukung di bible ttg hal itu. Justru bible lebih bisa mendekati kpd Tritheis. Sblm nya saya ingin anda menjelaskan kpd saya apa itu Trinitas yg anda pahami,karena tiap kristiani selalu berbeda menjelaskan trinitas.Entah karena beda sekte atau memang tdk ada rumus yg jelas.
Masalah bunda Maria yg menjdi bunda Allah memang pernah di tetapkan pada konsili efesus. Karena banyak nya konsili konsili untuk “memformulasikan” konsep Tuhan,akhirnya kedudukan bunda Maria bergeser/di gantikan oleh Roh Kudus… Coba anda pelajari sejarah kekristenan.
parhobass
20 Maret 2010
@mas hocak,
Jika Alkitab tidak ada maka Tritunggal tidak ada….
Tritunggal digali dari Alkitab…jika Anda bertanya ayat2 pendukungnya, silahkan buka blok saya hakadosh.wordpress.com , trus search: “tritunggal”, Anda akan menemukannya.
Jadi sangat aneh jika Anda mengklaim tidak ada ayat Alkitab yang mendukung….masalah konsili sebaiknya Anda tanya sama orang Katolik, saya tidak paham… kalau Anda tanya Alkitab sebisa mungkin saya jawab….
Note:
Seorang penyelidik ada baiknya menyematkan didahinya sebuah pertanyaan: “Bagaimana kalau ternyata saya salah????”
Hocak
22 Maret 2010
@saudara perhobass…
Apa yg anda tulis di blog anda ttg tritunggal,hanya asumsi anda saja. Anda berusaha mengkait-kaitkan ayat yg tidak jelas berhubungan dgn tritunggal. Ada baiknya kita simak pendapat para pakar teolog yg tentunya mereka tidak asal ngomong,tapi mereka juga di pimpin oleh Roh Kudus.
Bukti dari Kitab-Kitab Ibrani
MESKIPUN kata “Tritunggal” tidak
dapat ditemukan dalam
Alkitab, apakah setidak-tidaknya
gagasan tentang Tritunggal
dengan jelas diajarkan di dalamnya?
Sebagai contoh, apa yang
ditunjukkan oleh Kitab-Kitab Ibrani
(“Perjanjian Lama”)?
The Encyclopedia of Religion
mengakui: “Para teolog dewasa
ini setuju bahwa Alkitab Ibrani tidak
memuat doktrin tentang
Tritunggal.” Dan New Catholic
Encyclopedia juga mengatakan:
“Doktrin Tritunggal Kudus tidak
diajarkan dalam P[erjanjian]
L[ama].”
Demikian pula, dalam bukunya The
Triune God, imam Yesuit
Edmund Fortman mengakui:
“Perjanjian Lama… tidak secara
tegas ataupun samar-samar memberi
tahu kepada kita mengenai
Allah Tiga Serangkai yang adalah
Allah, Anak dan Roh
Kudus… Tidak ada bukti bahwa
penulis tulisan suci manapun
bahkan menduga adanya suatu
[Tritunggal] di dalam
Keilahian… Bahkan mencari di dalam
["Perjanjian Lama"]
kesan-kesan atau gambaran di muka
atau ‘tanda-tanda
terselubung’ mengenai trinitas dari
pribadi-pribadi, berarti
melampaui kata-kata dan tujuan dari
para penulis
tulisan-tulisan suci.”-Cetak miring
red.
Penyelidikan dalam Kitab-Kitab Ibrani
itu sendiri akan
membuktikan komentar-komentar
ini. Jadi, tidak ada ajaran
yang jelas mengenai Tritunggal
dalam 39 buku pertama dari
Alkitab yang membentuk kanon yang
asli dari Kitab-Kitab
Ibrani yang terilham.
Bukti dari Kitab-Kitab Yunani
MAKA, apakah Kitab-Kitab Yunani
Kristen (“Perjanjian Baru”)
dengan jelas berbicara tentang suatu
Tritunggal?
The Encydopedia of Religion
mengatakan: “Para teolog setuju
bahwa Perjanjian Baru juga tidak
memuat doktrin yang jelas
mengenai Tritunggal.”
Imam Yesuit Fortman mengatakan:
“Para penulis Perjanjian
Baru… tidak memberi kita doktrin
Tritunggal yang resmi
atau dirumuskan, juga tidak ajaran
yang jelas bahwa dalam
satu Allah terdapat tiga pribadi ilahi
yang setara… Di
mana pun kita tidak menemukan
doktrin tritunggal dari tiga
subyek kehidupan dan kegiatan ilahi
yang berbeda dalam
Keilahian yang sama.”
The New Encyclopaedia Britannica
menyatakan: “Kata
Tritunggal atau doktrinnya yang jelas
tidak terdapat dalam
Perjanjian Baru.”
Bernhard Lohse mengatakan dalam A
Short History of Christian
Doctrine: “Sejauh itu menyangkut
Perjanjian Baru, seseorang
tidak menemukan di dalamnya
doktrin Tritunggal yang aktual.”
The New International Dictionary of
New Testament Theology
juga mengatakan: “P[erjanjian] B
[aru] tidak memuat doktrin
Tritunggal yang diperkembangkan.
‘Alkitab tidak memuat
deklarasi yang terus terang bahwa
Bapa, Anak dan Roh Kudus
adalah dari zat yang sama’ [kata
teolog Protestan Karl
Barth].”
Profesor E. Washburn Hopkins dari
Universitas Yale
meneguhkan: “Bagi Yesus dan Paulus
doktrin tritunggal jelas
tidak dikenal;… mereka tidak
mengatakan apa-apa mengenai
itu.”-Origin and Evolution of Religion.
Sejarawan Arthur Weigall
menyatakan: “Yesus Kristus tidak
pernah menyebutkan perwujudan
demikian, dan di manapun dalam
Perjanjian Baru tidak terdapat kata
‘Tritunggal.’ Gagasannya
baru diterima oleh Gereja tiga ratus
tahun setelah kematian
Tuhan kita.”-The Paganism in Our
Christianity.
Jadi, ke-39 buku dari Kitab-Kitab
Ibrani ataupun kanon dari
ke-27 buku yang terilham dari Kitab-
Kitab Yunani Kristen
tidak ada yang memuat ajaran yang
jelas mengenai Tritunggal.
Apakah Diajarkan oleh Orang-Orang
Kristen yang Mula-Mula?
APAKAH orang-orang Kristen yang
mula-mula mengajarkan
Tritunggal? Perhatikan komentar-
komentar berikut dari para
sejarawan dan teolog:
“Kekristenan yang mula-mula tidak
mempunyai doktrin
Tritunggal seperti yang setelah itu
dirinci dalam
kredo-kredo.”-The New International
Dictionary of New
Testament Theology.
“Namun orang-orang Kristen yang
pertama pada awal mula tidak
pernah mempunyai pikiran untuk
menerapkan gagasan
[Tritunggal] kepada kepercayaan
mereka sendiri. Mereka
memberikan pengabdian mereka
kepada Allah Bapa dan kepada
Yesus Kristus, Anak Allah, dan mereka
mengakui… Roh Kudus;
tetapi tidak ada buah pikiran bahwa
ketiga pribadi ini
adalah suatu Tritunggal, setara dan
dipersatukan dalam
Satu.”-The Paganism in Our
Christianity.
“Pada mulanya kepercayaan Kristen
bukan kepada Allah Tiga
Serangkai… Halnya tidak demikian
pada zaman rasul-rasul
atau sebelumnya, seperti
diperlihatkan dalam P[erjanjian]
B[aru] dan tulisan-tulisan Kristen
yang awal lainnya.”
-Encyclopedia of Religion and Ethics.
“Perumusan ‘satu Allah dalam tiga
Pribadi’ tidak ditetapkan
dengan tegas, dan pasti belum
dilebur sepenuhnya ke dalam
kehidupan Kristen dan pengakuan
imannya, sebelum akhir abad
ke-4… Di antara Bapa-Bapa Rasuli,
tidak pernah bahkan
sedikit pun ada yang mendekati sikap
atau pandangan seperti
itu.” – New Catholic Encyclopedia.
Apa yang Diajarkan oleh Bapa-Bapa
Pra-Nicea
BAPA-BAPA pra-Nicea diakui sebagai
guru-guru agama yang
terkemuka pada abad-abad
permulaan setelah kelahiran
Kristus. Apa yang mereka ajarkan
patut diperhatikan.
Justin Martyr, yang meninggal kira-
kira tahun 165 M.,
menyebut pramanusia Yesus sebagai
malaikat yang diciptakan
yang “tidak sama dengan Allah yang
menciptakan segala
perkara.” Ia mengatakan bahwa
Yesus lebih rendah daripada
Allah dan “tidak pernah melakukan
sesuatu kecuali yang
Pencipta… ingin ia lakukan dan
katakan.”
Irenaeus, yang meninggal kira-kira
tahun 200 M., mengatakan
bahwa pramanusia Yesus
keberadaannya terpisah dari Allah
dan
lebih rendah daripada Dia. Ia
memperlihatkan bahwa Yesus
tidak setara dengan “Allah yang
benar dan satu-satunya,”
yang “lebih tinggi di atas segala-
galanya, dan selain Dia
tidak ada yang lain.”
Clement dari Aleksandria, yang
meninggal kira-kira tahun 215
M, menyebut Yesus dalam
keberadaannya sebelum menjadi
manusia sebagai “suatu ciptaan”
tetapi menyebut Allah
sebagai “yang tidak diciptakan dan
tidak dapat binasa dan
satu-satunya Allah yang benar.” Ia
mengatakan bahwa sang
Anak “adalah nomor dua setelah
satu-satunya Bapa yang
mahakuasa” tetapi tidak setara
dengan Dia.
Tertullian, yang meninggal kira-kira
tahun 230 M.,
mengajarkan keunggulan Allah. Ia
berkata: “Sang Bapa berbeda
dari Anak (yang lain), karena Ia lebih
besar; sebagaimana
yang memperanakkan berbeda dari
yang diperanakkan, ia yang
mengutus berbeda dari dia yang
diutus.” Ia juga berkata:
“Ada masanya ketika sang Anak tidak
ada… Sebelum semua
perkara ada, Allah berada sendirian.”
Hippolytus, yang meninggal kira-kira
tahun 235 M.,
mengatakan bahwa Allah adalah
“Allah yang esa, Pribadi yang
pertama dan satu-satunya, Khalik
dan Tuhan dari semua,”
“tidak ada yang [memiliki umur yang
sama] dengan Dia…
Tetapi Ia adalah Esa, berada
sendirian; yang, karena
menghendakinya, membuat ada apa
yang dulunya tidak ada,”
seperti misalnya pramanusia Yesus
yang diciptakan.
Origen, yang meninggal kira-kira
tahun 250 M., mengatakan
bahwa “sang Bapa dan Anak adalah
dua hakekat… dua hal
sehubungan dengan pokok dasar
mereka,” dan bahwa
“dibandingkan dengan Bapa, [Anak]
adalah terang yang sangat
kecil.”
Meringkaskan bukti sejarah, Alvan
Lamson mengatakan dalam
The Church of the First Three
Centuries: “Doktrin Tritunggal
yang modern dan populer… tidak
mendapat dukungan dari
bahasa Justin [Martyr]: dan
pernyataan ini dapat diperluas
sehingga berlaku juga untuk semua
Bapa pra-Nicea; yaitu,
untuk semua penulis Kristen selama
tiga abad setelah
kelahiran Kristus. Memang, mereka
berbicara mengenai sang
Bapa, Anak dan… Roh kudus, tetapi
tidak sebagai
[pribadi-pribadi] yang setara, tidak
berjumlah satu zat,
tidak sebagai Tiga dalam Satu, dalam
arti apapun yang
sekarang diterima oleh para
penganut Tritunggal. Justru
sebaliknyalah yang merupakan
fakta.”
Jadi, bukti dari Alkitab dan dari
sejarah membuat jelas
bahwa Tritunggal tidak dikenal
sepanjang zaman Alkitab dan
selama beberapa abad setelahnya.
..
fajaryehuda
8 Januari 2011
@ HOCAK
HEHEHE…. APA http://faithbookz.blogspot.com JUGA TERMASUK DALAM ASUMSI MAS…
Jose
22 Maret 2010
Assalamuallaikum……..ntuk semua……disini kita dapat melihat Banyak hal sudah terjadi pada masa lalu sehubungan dgn perbedaan sudut pandang terhadap konsep Trinitas yg berakhir dgn pembantaian terhadap mereka yg menolak doktrin tersebut.
Berikut beberapa tokoh anti-Trinitas yg hidupnya harus berakhir secara mengenaskan itu.
1. Iranaeus dia lahir disaat ajaran Kristen Antiokia sudah menyebar ke Afrika Utara Spanyol hingga ke Prancis Selatan. Tidak banyak catatan sejarah mengenai asal-usul dan kedewasaannya sejarah mulai mencatat masa dimana Iranaeus membawa surat petisi dari Uskup Lyons Pothinus kepada Paus Elutherus di Roma.
Petisi itu berupa permohonan Pothinus kepada Paus utk menghentikan pengejaran penyiksaan dan pembunuhan terhadap orang-orang Kristen yg tidak menyetujui doktrin gereja Pauline.
Ketika masih berada di Roma Iranaeus mendapat berita bahwa semua orang Kristen yg tidak sepaham dgn Paulus yg ada di Lyons Antiochia termasuk uskup Pothinus sendiri telah tewas dibunuh. Dan pada waktu kembali ke Lyons Iranaeus menggantikan Ponthinus utk menjabat sebagai uskup dinegrinya.
Ditahun 190 M Iranaeus sendiri menulis surat kepada Paus Victor agar menghentikan pembantaian terhadap orang-orang Kristen yg dibunuh krn keyakinan mereka yg berbeda dgn keyakinan gereja Paulus.
Cerita lama kembali terulang Iranaeus sendiri terbunuh pada tahun 200 M krn tidak bersedia mengikuti keyakinan Paus Iranaeus hanya beriman dan mengakui kepada satu Tuhan yaitu Allah dan dia mendukung pengajaran kemanusiaan Jesus yg diangkat oleh Allah menjadi utusan-Nya.
Iranaeus banyak melakukan kritikan terhadap Paulus krn dianggapnya sebagai orang yg paling bertanggung jawab didalam memasukkan doktrin-doktrin dari agama berhala dan filsafat Plato kedalam ajaran sejati Jesus.
Didalam bukunya “Universalism The Prevailing Doctrine Of The Christian Church During Its First Five Hundred Years” ditulis oleh J.W. HANSON D. D menyatakan mengenai Iranaeus ini sebagai berikut :
In a germinal form of the Apostle’s Creed Irenæus A.D. 180 says that the judge at the final assize will cast the wicked into aionian fire. It is supposed that he used the word aionian for the Greek in which he wrote has perished and the Latin translation reads “ignem aeternum.”
2. “Tertullian” dia adl seorang penduduk asli Carthage . Tertullian sebagaimana juga dgn Iranaeus meyakini ke-Esaan Allah dan mengidentifikasikan Jesus sebagai juru selamat bangsa Yahudi. Dia menentang Paus Callistus krn mengajarkan “dosa asal” telah diampuni setelah melaksanakan penebusan dosa resmi dibawah gereja.
Tertullian menekankan tentang kesatuan jiwa dan eksistensi dan mengatakan bahwa orang-orang yg sehat akalnya pasti meyakini bahwa Jesus hanyalah manusia belaka.
Paus Callistuslah yg memperkenalkan istilah “Trinitas” kedalam tulisan-tulisan “ecclesiastical” Latin ketika ia membahas doktrin baru yg aneh tersebut. Istilah Trinitas sendiri sama sekali tidak pernah digunakan dalam kitab-kitab suci.
3. “Origen” . Ayahnya bernama “Leonidas” dan mendirikan pusat pendidikan teologi dgn mengangkat seorang guru Teologi terkemuka bernama Clement sebagai kepala lembaga tersebut. Origen sendiri mendapatkan pendidikan ditempat itu.
Leonidas adl seorang pengikut Kristen Apostolik yaitu ajaran monotheisme dan mengakui kehambaan dari Jesus.
Sebagaimana kita tahu gereja Paulus tidak mau menerima kepercayaan seperti yg dipegang oleh Leonidas ini dan sebagai konsekwensinya pada tahun 208 Leonidas tewas dibunuh oleh orang-orang Paus.
Karena merasa dirinya juga terancam Clement segera meninggalkan Alexandria. Dan sebagai gantinya Origen meneruskan kepemimpinan Clement sebagai kepala sekolah Teologi.
Pada tahun 230 M Origen dinobatkan sebagai seorang Pendeta di Palestina namun krn Origen telah mengajarkan konsep Monotheisme didalam gereja Uskup Demerius akhirnya memecat Origen dan mengusirnya dari gereja .
Origen mengungsi ke Caesarea dan mendirikan pusat pendidikan Teologi ditempat itu pada tahun 231 M yg akhirnya membawa nama harum kepadanya.
Jerome seorang penulis Injil pertama dalam bahasa Latin pada mulanya merupakan orang yg sangat mendukung Origen namun akhirnya Jerome berbalik kepada gereja Paulus dan menarik garis permusuhan terhadap Origen.
Jerome berusaha agar Origen mendapatkan kecaman dan pengadilan dari gereja setempat namun popularitas Origen terlampau besar dan tidak memungkinkan bagi Uskup John utk melakukannya sehingga atas rencananya ini mengakibatkan Jerome sendiri tersingkir dari kalangan gereja.
Namun pada tahun 250 M Origen dikecam oleh Konsili Alexandria dan dijebloskan kedalam penjara serta mendapatkan penyiksaan yg terus menerus oleh pihak gereja Paulus sehingga mengakibatkan kematiannya pada tahun 254 M.
Origen telah menulis sekitar 600 buah karangan dan risalah. Dia adl salah seorang yg paling berperan dalam sejarah gereja dan telah gugur sebagai seorang syuhada yg membela ajaran Allah sejati.
Dimasa mudanya sampai menjelang akhir hayatnya Origen tetap mempertahankan pengajaran ke-Esaan Tuhan meyakini bahwa hanya Allah saja yg berkuasa dan Jesus adl manusia biasa dan hamba Allah bukan Allah itu sendiri.
4. “Diodorus” seorang Uskup yg berasal dari negri Tarsus tanah kelahiran Paulus.
Diodorus merupakan tokoh Kristen terkemuka di Antiochia dia berpendapat bahwa dunia ini selalu berubah-ubah perubahan itu sudah ada sejak dahulu. Dan itu menunjukkan ada sesuatu yg tetap dibalik perubahan itu.
Lebih jauh lagi keberagaman eksistensi dan kebijaksanaan yg diperlihatkan dalam tiap proses perubahan itu sendiri menunjukkan terhadap kesatuan asal yg mendasarinya dan memperlihatkan kehadiran Sang Pencipta dan Pemelihara. Inilah menunjukkannya adanya satu Pencipta Yang Maha Esa.
Diodorus menekankan sifat kemanusiaan secara menyeluruh dalam diri Jesus yg memiliki jiwa manusia dan daging manusia tidak ada unsur ketuhanan sama sekali.
5. “Lucian” seorang yg dikenal keluasan ilmunya terhadap bahasa Ibrani dan Yunani. Lucian tidak menginduk terhadap salah satu gereja dari tahun 220 sampai 290 M. Pengajaran Lucian adl Monotheisme yaitu pengesaan Allah dalam segala bentuk-Nya.
Lucian percaya kepada penafsiran gramatikal dan literal dari kitab-kitab suci . Dia menentang kecenderungan utk mencari-cari makna symbolis dan kiasan dari teks-teks Injil dan percaya kepada suatu pendekatan empiris dan kritis terhadap kitab-kitab tersebut. Dia mengatakan bahwa dgn mencari-cari makna symbolis tersebut dapat berakibatkan dgn penambahan dan pengurangan pada Injil yg berarti hilangnya kemurnian ajaran Jesus.
Lucian menghilangkan perubahan-perubahan yg terjadi pada kitab Injil yg diterjemahkan kedalam bahasa Yunani beliau telah mengadakan revisi terhadap empat Injil yg menjadikannya berbeda dgn Injil-Injil yg dipergunakan oleh gereja Paulus.
Lucian menolak paham trinitas dan sebaliknya begitu menekankan ajaran Tauhid bahwa hanya Allah saja Tuhan alam semesta yg patut disembah sedangkan Jesus hanyalah manusia biasa yg diangkat menjadi Utusan-Nya.
Atas sikapnya ini Lucian menjalani penyiksaan dari pihak gereja Paulus dan dihukum mati pada tahun 312 M.
Perselisihan pendapat terbesar di kalangan pemikir Trinitas yg akhirnya menjadi satu legenda menyangkut dunia ketuhanan Kristen adl kontroversi ‘Aryan Heresy’ atau pernyataan anti-trinitas yg dikemukakan oleh Arius .
Arius adl salah seorang murid utama Lucian berkebangsaan Lybia yg juga pernah bersama-sama dgn gurunya menegakkan Monotheisme Arius sendiri merupakan seorang presbyter digereja Baucalis Alexandria salah satu gereja tertua dan terpenting dikota itu pada tahun 318 M.
Sejak wafatnya Lucian pada tahun 312 M ditangan orang-orang gereja Paulus perlawanan Arius terhadap doktrin Trinitas semakin mengkristal dan dalam perjuangannya ini Arius justru mendapatkan dukungan dari dua orang saudari Kaisar Constantin yg bernama Constantina dan Licunes.
Arius dianggap sebagai seorang pemberontak Trinitas dgn mempergunakan argumen logika :
“Jika Jesus itu benar-benar anak Tuhan maka Bapa harus ada lbh dahulu. Oleh krn itu harus ada “masa” sebelum adanya anak. Berarti anak adl makhluk. Maka dari itu anak tidak selamanya ada atau tidak abadi. Sedangkan Tuhan yg sebenarnya adl abadi berarti Jesus tidaklah sama dgn Tuhan.”
Atas argumentasi Arius tersebut sekitar seratus orang Pastur Mesir dan Lybia berkumpul utk mendengarkan pertanggung jawaban Arius. Dan diwaktu itu juga Arius mengemukakan kembali pemandangannya :
“Ada masa sebelum adanya Jesus sedangkan Tuhan sudah ada sebelumnya. Jesus ada kemudian dan Jesus hanyalah makhluk biasa yg bisa binasa seperti makhluk-makhluk lainnya. Tetapi Tuhan tidak akan binasa.”
Arius juga memperkuat argumentasinya dgn sejumlah ayat-ayat Bible seperti Yohanes 14:8: “Bapa lbh besar daripada Jesus”; Seandainya kita mengakui bahwa Jesus adl sama dgn Tuhan maka kita harus menolak kebenaran ayat Yohanes tersebut.
Argumen Arius ini secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut :
Jika Jesus memang “anak Tuhan” maka akan segera disertai pengertian bahwa “Bapak Tuhan” haruslah ada terlebih dahulu sebelum adanya sang “Anak”.
Oleh sebab itu tentulah akan terdapat rentang waktu ketika “Anak” belum ada. Oleh karenanya “Anak” adl makhluk yg tersusun dari sebuah “esensi” atau makhluk yg tidak selalu ada.
Karena Tuhan merupakan suatu zat yg bersifat mutlak maka Jesus tidak mungkin bisa menjadi “esensi” yg sama sebagaimana “esensi” Tuhan.
Kesimpulan pendapat Arius bahwa hanya ada satu Tuhan yaitu Tuhan yg selalu Ada dan tidak mempunyai asal usul Dia Ada tanpa keberadaan sebelumnya. Dalam hal ini Arius membedakan antara unsur keistimewaan yg tetap ada di dalam Tuhan yg merupakan kekuatan yg kekal dgn unsur keistimewaan Jesus sebagai suatu kelebihan yg diberikan oleh Tuhan selayaknya seorang Nabi dan itu tidak bersifat kekal.
Arius menjabarkan bahwa Jesus yg disebut Tuhan anak ini merupakan makhluk sebab ia telah diciptakan oleh Tuhan Bapa sekalipun umpamanya benar diri Jesus sendiri diciptakan sebelum proses penciptaan Abraham sebagaimana yg diriwayatkan dalam kitab Perjanjian Baru -Injil Johanes pasal 8 ayat 58 namun dalam hal ini status Jesus tetaplah merupakan makhluk ciptaan dan dia bukan Tuhan.
Argumen Arius ini tidak bisa terbantahkan dan mulai tahun 321 M Arius dikenal sebagai seorang presbyter pembangkang dan mendapatkan banyak dukungan dari Uskup-uskup daerah Timur.
Untuk mendukung pandangan-pandangannya Arius mengemukakan sejumlah ayat didalam kitab Perjanjian Baru yg memperlihatkan Jesus selaku anak dari Tuhan Bapa berkedudukan di bawah Tuhan Bapa seperti kitab Matius 28:18 kitab Markus 13:32 kitab Lukas 18:19 kitab Johannes 5:19; pasal 14:28 serta surat kiriman 1 Korintus pasal 15 ayat 28. Konflik ini semakin menjadi memanas setelah Athanasius salah seorang tokoh agama dan cendikiawan besar yg mendukung doktrin Trinitas turut dalam perselisihan tajam dgn Arius.
Untuk menengahi pertentangan ini lbh jauh maka oleh Kaisar Konstantin dibentuklah suatu konsili di Nicea pada tahun 325 M dgn diikuti oleh para Uskup tokoh-tokoh Theologi kenamaan dan banyak Sarjana Gereja Konsili tersebut dikenal juga dgn nama Konsili Oikumonis I .
Dalam musyawarah itu pengikut Arius menolak pandangan tentang penciptaan eternal sementara Athanasius mempertahankannya. Pengikut Arius mengatakan bahwa anak diciptakan dari tidak ada sementara Athanasius mengatakan bahwa anak diciptakan dari esensi Tuhan Bapak. Pengikut Arius berpendapat bahwa Tuhan anak tidak sama substansinya dgn Tuhan Bapa sementara Athanasius berpendapat sebaliknya.
Setelah titik penyatuan pandangan tidak juga berhasil dicapai dari kedua belah pihak yg berdebat akhirnya kaisar Konstantin memberikan pernyataan bersayap demi utk menjaga kestabilitasan keadaan negrinya.
Adapun keputusan kaisar Konstantin ini menyebutkan bahwa Jesus memiliki sifat yg “Homousius” dgn Tuhan Bapa istilah “Homousius” sendiri bisa berartikan satu hakekat satu keadaan atau juga memiliki hubungan yg rapat satu sama lainnya.
Keputusan Konsili itu juga berhasil merumuskan “SYMBOLUM APOSTOLICUM” kata “syahadat” sendiri berasal dari kata bahasa Latin “credo” yg artinya “aku percaya” dimana inti dari rumusan ini menggaris bawahi tentang ketiga pribadi dalam Tuhan yg satu itu adl sejajar walaupun digunakan istilah Bapa dan Anak.
“Credoin Deo Patri omnipotentem Creatorem coeli et terrae Et in Iesum Christum Fillium eius unicum Dominium nostrum Qui conceptus est de Spiritu Sancto natus ex Maria Virgine Passus sub Pontio Pilato crucifixus mortuus et sepultus Descendit ad inferna Tertia die resurrexit a mortuis Acendit ad coelos sedet ad dexteram Dei Patris omnipotentis Inde venturus est iudicare vivos et mortuos Credo in Spiritum Sanctum Sanctam Ecclesiam catholicam sanctorum communionem Remisionem peccatorum Carnis resurrectionem Vitam eternam Amen ”.
Pasca Konsili Nicea I Athanasius berhasil membujuk kaisar utk membuang Arius kesatu tempat yg jauh serta membakar semua tulisan-tulisan pemikiran Monotheismenya dgn alasan bahwa Arius masih tidak puas terhadap keputusan Kaisar. Hal ini tidak berlangsung lama sebab Kaisar Konstantin dgn dukungan Uskup Eusebius yg menentang paham Trinitas memanggil pulang Arius dari pengasingannya dan mengakui bahwa konsepnya mengenai Monotheisme lbh bisa diterima ketimbang paham Trinitas.
Pada tahun 336 Arius diangkat menjadi Pastur di Constantinopel dan dalam satu muslihat yg licik dia berhasil dibunuh.
Semenjak tahun 340 M perselisihan antara Monotheisme dgn Trinitas kembali mencuat kepermukaan dan penyelesaian yg diberlakukan Gereja dgn dukungan pihak-pihak kerajaan tidaklah memuaskan semua pihak serta hanya bersifat sementara sebab keyakinan pihak Istana sendiri tidak mempercayai pengajaran Injil sehingga tiap kali ada pergantian kaisar maka selalu ada perubahan suasana dan ini bisa mengubah tiap titik dari keputusan Dewan Nicea sebelumnya. Pihak yg menang saat itu bisa berbalik menjadi pihak yg dikalahkan atau dipersalahkan di kemudian hari oleh kerajaan. Dan sejarah inilah yg akhirnya paling sering terjadi dalam kontroversi doktrin Trinitas dimasa lalu.
Empat puluh lima tahun setelah kematian Arius Konsili Nicea yg pernah digelar pada tahun 325 M kemudian diadakan lagi pada tahun 381 M yg menghasilkan pernyataan “Syahadat Konsili Nicea Konstantinopel” yg mana isinya adl :
“Aku percaya akan satu Allah Bapa yg Maha Kuasa Pencipta langit dan bumi Dan segala sesuatu yg kelihatan Dan tidak kelihatan. Dan akan satu Tuhan Yesus Kristus Putra Allah yg tunggal. Ia lahir sebelum segala abad. Allah dari Allah Terang dari Terang. Allah benar dari Allah benar. Ia dilahirkan bukan dijadikan Sehakikat dgn Bapa. Segala sesuatu dijadikan olehNya. Ia turun dari surga utk kita manusia Dan utk keselamatan kita. Ia dikandung dari roh Kudus Dilahirkan oleh perawan Maria Dan menjadi manusia Iapun disalibkan utk kita waktu Pontius Pilatus. Ia wafat kesengsaraan dan dimakamkan. Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci. Ia naik ke surga duduk di sisi Bapa. Ia akan kembali dgn mulia Mengadili orang yg hidup dan yg mati. KerajaanNya takkan berakhir. Aku percaya akan Roh Kudus Ia Tuhan yg menghidupkan Ia berasal dari Bapa dan Putra Yang serta Bapa dan Putra disembah dan dimuliakan. Ia bersabda dgn perantaraan para nabi. Aku percaya akan Gereja yg satu kudus katolik dan apostolik Aku mengakui satu pembaptisan akan pengampunan dosa. Aku menantikan kebangkitan orang mati Dan hidup di akhirat. Amin.”
Dalam sejarah internal gereja Trinitas sendiri semenjak kerajaan Romawi Barat dan Romawi Timur berpisah gereja-gereja penganut paham ketuhanan Trinitas pun terpisah menjadi gereja barat dan gereja timur.
Kata “gereja” sebenarnya berasal dari kata “igraja” yg diperkenalkan di Indonesia oleh para misionaris Portugis. Kata “igraja” tersebut berasal dari kata Latin “ecclesia” yg pada awalnya berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu “ekklesia” yg artinya “kumpulan” atau “pertemuan” sehingga makna umum dari gereja itu adl tempat berkumpul orang-orang tertentu dan dalam hal ini adl orang-orang yg meyakini asas ketuhanan Trinitas.
Adanya gereja Barat dan gereja Timur ini akhirnya membawa perpecahan-perpecahan sendiri yg mengakibatkan ajaran Trinitas terbagi dalam banyak sekte atau aliran perpecahan awalnya adl larangan yg dibuat oleh Kaisar Romawi Leo III pada tahun 726 M kepada umat Trinitas agar jangan mengkuduskan dan membuat patung-patung atau gambar-gambar berkenaan dgn keyakinan dunia Kristen Trinitas seperti gambaran Jesus Mariah atau orang-orang yg dianggap suci lainnya.
Perintah Kaisar Leo III ini dikukuhkannya lagi pada tahun 730 M dgn pemikiran bahwa hal ini merupakan perbuatan keberhalaan dan bertentangan dgn Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru sendiri.
Larangan ini diberlakukan sampai pemerintahan Kaisar Konstantin IV dan Kaisar Leo IV sementara pemimpin gereja Timur yg disebut Paus Gregori II dan Paus Gregori III serta Germanius dgn dukungan gereja Konstantinopel dan Kaisar Irene justru memberikan persetujuan pemujaan gambar-gambar keagamaan perselisihan yg panjang dan lama ini akhirnya diselesaikan dgn dicabutnya larangan ini pada Sidang Umum ketujuh yg berlangsung di Nicaea tahun 787 M.
Namun perpecahan di antara keduanya tidak akan diatasi oleh sidang tersebut dan masalah ini mengemuka pada abad ke 11 M pada waktu Roma menerima pemberian suatu tambahan ke dalam Nicene Creed suatu hal yg tidak disetujui Gereja Timur. Tambahan itu adl “dan anak” setelah frasa “kami percaya dalam Roh Kudus Tuhan pemberi kehidupan yg diturunkan dari Tuhan Bapa..” Jadi Gereja-gereja Timur tidak menerima bahwa Roh Kudus diturunkan dari Tuhan Bapak dan Anak melainkan hanya dari Tuhan Bapa saja.
Tentang masalah ini Timur dan Barat sama sekali tidak mempunyai titik temu dan menimbulkan pemisahan tahun 1054 krn wakil Paus menempatkan surat-surat ekskomunikasi pada altar St. Sophia di Konstantinopel. Sejak itulah muncul Gereja Katolik Roma dan Gereja Ortodoks Yunani.
Kata “Katolik” berarti “univeral” “memiliki sifat-sifat totalitas” atau “utuh”. Dengan demikian Gereja Katolik adl tempat berkumpul universal dimana tiap orang telah dipanggil utk membawa kabar sukacita Injil kepada tiap orang kepada tiap bangsa kepada tiap penjuru dunia.
Pusat gereja Katolik di dunia gereja Santo Petrus Basilica yg dibangun di Vatikan adl tempat dimana Petrus dimakamkan. Saat ini kuburan dari Petrus berada di dalam tanah persis dibawah altar utama di antara tiang-tiang penopang kubah Bernini.
Unsur-unsur doktrinal membuat mereka tetap terpisah: Gereja Katolik dipimpin oleh satu tampuk pimpinan yg disebut Paus sementara Gereja Ortodoks menyerahkan kepemimpinan di tangan para bishop atau patriark ; pandangan tentang Roh Kudus juga berbeda Gereja Ortodoks tetap memberikan kedudukan penting bagi ikon-ikon dalam pemujaan para pelayan gerejanya dibolehkan menikah dan lain-lain.
Kata “Paus” artinya “Bapa” yg diambil dari bahasa Yunani. Didalam penggunaan bahasa Latin kata ini lbh menunjukkan rasa hormat. Pada jaman Reformasi kaum Protestan tidak setuju dgn istilah yg terkesan eksklusif tersebut maka istilah “Paus” lbh sering disebut sebagai “Uskup Roma” seperti istilah pertamanya di jaman awal; Paus adl pemimpin tertinggi Gereja Katolik dan sekaligus merupakan Ketua dari Dewan Para Uskup.
Walaupun pada mulanya kota Yerusalem dianggap sebagai pusat kesucian namun sikap permusuhan yg diperlihatkan orang-orang Yahudi sendiri yg menguasai Yerusalem terhadap hal-hal yg berbau Jesus mendorong pemindahan pusat Kristen; mula-mula ke Antiokia lalu bergeser kekota Roma.
Paus memegang kekuasaan tertinggi yg melampaui kekuasaan raja dan ratu. Namun sejak akhir abad keempat belas mulailah timbul tantangan terhadap kekuasaan Paus yg begitu besar. Timbullah gerakan reformasi yg dimulai Lollards dan Hussites; gerakan ini berubah menjadi ancaman serius terhadap supremasi Gereja Katolik ketika tahun 1617 seorang imam bernama Martin Luther menentang keras penjualan surat aflat oleh gereja.
Dia lalu menolak supremasi Paus serta menghasut para bangsawan Jerman utk memberontak dan memisahkan kekuasaan mereka. Para bangsawan yg sebelumnya terdisilusi dgn kontrol oleh Gereja dan Paus membutuhkan sedikit dorongan dan banyak diantara mereka segera bergabung dgn Martin Luther serta mendirikan gereja tersendiri mereka dikenal sebagai Kristen Protestan .
Seiring dgn perjalanan sang waktu hingga kini ada banyak sekali aliran dalam ajaran Trinitas terlepas dari semua itu kontroversi mengenai doktrin Trinitas sendiri sampai sekarang tidak pernah berhenti dan selesai dari dunia Kristen.
Sehubungan dgn doktrin Trinitas sendiri “The Catholic Encyclopedia” mengomentari: “Dalam naskah alkitab belum terdapat satu istilah pun utk menyatakan ke-Tiga Pribadi Tuhan tersebut secara bersama. Kata trias (tri’as)yaitu asal kata dari trinitas dalam bahasa Latin mula-mula ditemukan dalam karya Teofilus dari Antiokhia kira-kira tahun 180 M.. Tidak lama kemudian kata itu muncul dalam bentuk Latinnya dalam tulisan Tertullian.”
Dan sebagaimana akhir dari tulisan Bab sebelumnya maka pada akhir dari Bab inipun akan diberikan pengantar pemikiran kritis bagi orang-orang yg meyakini ide Trinitas.
Pertama orang-orang penganut paham ketuhanan ini berkata: “Tritunggal adl istilah yg digunakan utk menyatakan doktrin utama agama Kristen..” tetapi sayangnya kitab Perjanjian Lama serta kitab Perjanjian Baru sendiri sebagai kitab sucinya justru sama sekali tidak pernah menyinggung ide ketuhanan Trinitas ini kemunculannya hanyalah disebabkan penafsiran orang atas kata Bapa Anak Roh Kudus serta penafsiran atas beberapa kisah yg pernah terjadi pada masa kehidupan Jesus.
Bersikukuh bahwa Tritunggal adl misteri yg begitu membingungkan krn berasal dari wahyu Tuhan hanyalah menciptakan problem besar. Sebab dalam kitab Bible yg disebut sebagai wahyu Tuhan itu sendiri tidak ada pandangan demikian mengenai Tuhan:
“Allah adl Allah yg suka akan ketertiban; Ia bukan Allah yg suka pada kekacauan. Seperti yg berlaku di dalam semua jemaat Allah.”
Berangkat dari pernyataan itu mungkinkah Allah akan mencetuskan doktrin mengenai diri-Nya sendiri yg begitu membingungkan sehingga bahkan para cendikiawan dan Teolog dari Ibrani Yunani dan Latin serta Barat yg sarat dgn pemikiran dan ilmu pengetahuannya tidak dapat menjelaskannya?
parhobass
22 Maret 2010
@Jose yang baik
bisa Anda sertakan sumber Anda?
sebab Anda membawa2 Iranaeus, yang kalau dari uraian Anda diatas sepertinya adalah Iranaeus murid Polycarpus, dan Polycarpus adalah murid dari Rasul Yohanes… dimana Rasul Yohanes dipakatai Roh Kudus untuk mencatat yang kemucian terkenal dengan Yohanes 1:1 Pada mulanya adalah Firman,…….Firman itu adalah Allah…
pertanyaan saya dari awal belum Anda jawab… apa trinitas yang ditolak oleh allah Anda? dan apa trinitas Kristen?
Anda tahu apa itu Tritunggal?
Wedul Sherenian
22 Maret 2010
mantabs mas
JOSE
Wanderer
12 Januari 2013
Hehe…. Kamu dan teman-temanmu jago copas, tapi gak jago bikin kesimpulan ya….
Kasihan pembaca blog ini, perih matanya baca postingan yang panjang-panjang dan gak jelas tujuannya.
Jose
22 Maret 2010
Sudah dikatakan dalam PA (Pendalaman Alkitab 1) bahwa kata Tritunggal tersebut tidak pernah ada dalam Alkitab. Kata ini berasal dari Bapak-bapak Gereja yang pada waktu itu terjadi perdebatan yang sengit tentang masalah Bapa, Anak dan Roh Kudus. Maka pada tahun 325 di Nicea diadakan suatu konsili dibawah pemerintahan Kaisar Konstantin untuk menyelesaikan perdebatan masalah tersebut. Dari sinilah muncul istilah Tritunggal. Bila secara singkat dapat dilihat dari sejarah tentang Tritunggal ini maka pada waktu itu ada dua pandangan yang sangat bertentangan pertama dari Arius (Arianisme), yang mempercayai bahwa Kristus lebih rendah dari Bapa, ajaran ini mengikuti Sabelianisme yang pada waktu itu dipercayai oleh mayoritas jemaat yang ada. Dan ke dua adalah dari Atanasius yang mempercayai bahwa Yesus adalah setara dengan Allah Bapa maupun Roh Kudus. Sekalipun pengikut Atanasius sangat minoritas dan sering kali dikucilkan maka mereka tidak pernah mau menyerah. Namun akhirnya pendapat Atanasiuslah yang dibenarkan Kaisar Roma yang menjadi Kristen dan mengakhiri perdebatan waktu itu tentang Tritunggal.
Sebenarnya istilah Tritunggal itu sendiri berasal dari Tertulianus yang pertama-tama kali mencetuskannya. Ia mengatakan bahwa Kristus tidak lebih rendah dari Bapa, Roh Kudus tidak lebih rendah dari Kristus dan tidak lebih rendah dari Bapa. Sebagaimana Bapa Allah sejati demikian juga Kristus Allah sejati dan Roh Kudus juga merupakan Allah sejati. Kemudian pengajaran Tritunggal demikian maju diakui oleh Gereja-gereja Tuhan, bahkan gereja yang tidak mengakui Tritunggal dianggap bidat atau sesat! Hal ini semakin berkembang dengan hadirnya bapak-Bapak Gereja seperti Agustinus dll.
parhobass
22 Maret 2010
@jose
koq pernyataan Anda di koment ini bertentangan dengan uraian sebelumnya.
Tertulian anda sebutkan sebagai pencetur Tritunggal, tetapi coba cek point nomor 2 di koment sebelumnya, Anda memasukkan dia sebagai anti-tritunggal?
apakah orang yang berbeda? atau gimana?
ada penjelasan?
Jose
22 Maret 2010
“Saya juga menemukan bahwa Yesus berdoa dan memohon pertolongan pada Tuhan. Jika Yesus minta pertolongan pada Tuhan, lalu bagaimana Yesus bisa menjadi Tuhan. Ini tidak masuk akal buat saya.”……Tolong jelaskan ini my Friend…
parhobass
22 Maret 2010
Anda membaca Alkitab, tetapi koq ngga dapat apa2?…
Yohanes 1, menjelaskan Firman menjadi manusia…
dan 4 Injil menceritakan bagaimana “manusia” ini menginjili…
ketika Injil yang Anda baca apakah Yesus menjadi Tuhan atau menjadi manusia?
kalau Injil saya baca, yang benar adalah TUHAN menjadi manusia, maka ketika manusiaNYA, IA benar-benar manusia, cuman bukan manusia seperti kita, IA tidak terpisah dari ALLAH…maka ketika kemanusian itu mati, IA kembali ke hakekatNYA, karena memang IA bukan manusia….tetapi menjadi manusia…
bagaimana persepsi Anda dari membaca Alkitab? sama? kalau tidak, berarti Anda harus bisa menerima yang benar… kan gitu?
so menurut Anda, YESUS siapa?
Jose
22 Maret 2010
Ini penafsiran sederhana aja my Friend…Jadi begini menurut anda……..Tuhan menjadi manusia ( Yesus ), Yesus benar2 manusia….cuman bukan manusia biasa……Tuhan menjadi Yesus berujud manusia karena tdk terpisah dari Allah jadi Yesus adalah Allah….ketika Tuhan berujud manusia yakni Yesus mengapa Yesus minta pertolongan pada Tuhan, lalu bagaimana Yesus bisa menjadi Tuhan….??????????? nambah bingung deh…
parhobass
22 Maret 2010
Allah Yang Esa adalah Bapa, Firman dan Roh Kudus..
hakekat ALLAH Yang Esa adalah ROH…
Oleh inisiatif ALLAH, maka Bapa mengutus Roh Kudus agar menggunakan KuasaNYA supaya Firman menjadi manusia….
Oleh Bapa di dalam Roh Kudus ROH menjadi daging,… Firman menjadi manusia..
Firman yang menjadi manusia ini disebut YESUS…
Karena ALLAH adalah ESA maka baik Bapa dan Roh Kudus dan Firman walaupun independen tetapi tetap ESA, saling mengasihi dan tidak ada konflik… itulah sebabNYA Firman yang telah menjadi manusia itu selalu berkomunikasi dengan BAPA dan ROH KUDUS….
Mas Jose juga harus bisa membedakan antara Pribadi Bapa dengan sebutan Bapa,… sebap ALLAH Yang esa bisa jg kita sebut BAPA karena dari DIA-lah segala sesuatu berasal…
YESUS bukan TUHAN berwujud manusia… itu salah, YESUS adalah ROH yang menjadi daging, Firman yang menjadi manusia… Setiap manusia ada rohnya, manusia biasa seperti kita memiliki roh dari ciptaan TUHAN, tetapi Roh Yesus adalah ROH KRISTUS, oleh karena itulah IA walaupun masih di dalam keadaan manusia, IA pernah menghapuskan dosa, dan yang jelas lagi disebut ANAK ALLAH, karena IA berasal dari ALLAH… maka ketika manusiaNYA mati, lalu bangkit, lalu naik ke sorga, artinya kembali ke hakekatNYA Yang adalah ROH…
begitu ngga yang Anda dapat ketika membaca Alkitab? kalau tidak, pertanyaan saya ulang, menurut Anda Yesus siapa?
parhobass
23 Maret 2010
@hocak
Anda bisa menggali sendiri tetang Tritunggal,…
Trinity, The
Doctrine of proved from Scripture
Mat_3:16; Mat_3:17; Mat_28:19; Rom_8:9; 1Co_12:3-6; 2Co_13:14; Eph_4:4-6; 1Pe_1:2; Jud_1:20; Jud_1:21; Rev_1:4; Rev_1:5;
Divine titles applied to the three persons in
Exo_20:2; Joh_20:28; Act_5:3; Act_5:4;
EACH PERSON IN, DESCRIBED AS
Eternal
Rom_16:26; Rev_22:13; Heb_9:14;
Holy
Rev_4:8; Rev_15:4; Act_3:14; 1Jo_2:20;
True
Joh_7:28; Rev_3:7;
Omnipresent
Jer_23:24; Eph_1:23; Psa_139:7;
Omnipotent
Gen_17:1; Rev_1:8; Rom_15:19; Jer_32:17; Heb_1:3; Luk_1:35;
Omniscient
Act_15:18; Joh_21:17; 1Co_2:10; 1Co_2:11;
Creator
Gen_1:1; Col_1:16; Job_33:4; Psa_148:5; Joh_1:3; Job_26:13;
Sanctifier
Jud_1:1; Heb_2:11; 1Pe_1:2;
Author of all spiritual operations
Heb_13:21; Col_1:29; 1Co_12:11;
Source of eternal life
Rom_6:23; Joh_10:28; Gal_6:8;
Teacher
Isa_54:13; Luk_21:15; Joh_14:26; Isa_48:17; Gal_1:12; 1Jo_2:20;
Raising Christ from the dead
1Co_6:14; Joh_2:19; 1Pe_3:18;
Inspiring the prophets, &c
Heb_1:1; 2Co_13:3; Mar_13:11;
Supplying ministers to the Church
Jer_3:15; Eph_4:11; Act_20:28; Jer_26:5; Mat_10:5; Act_13:2;
Salvation the work of
2Th_2:13; 2Th_2:14; Tit_3:4-6; 1Pe_1:2;
Baptism administered in name of
Mat_28:19;
Benediction given in name of
2Co_13:14;
selamat mencari…..
Tidak usah membawa semua theolog kemari, toh landasan mereka adalah ALKITAB… Anda mau mengutip mereka atau mengutip langsung dari sumbernya?
kalau Anda mau pasti jawabannya adalah dari sumbernya…
Note:
mengutip2 sepotong2 pernnyataan orang lain adalah dosa dikatangan para penulis…
meikel
9 April 2010
ok kita melihat bagaimana Yesus menyebut Eli Eli lama sabakhtan. kalau melihat dari versi inggris mengatakan Eloi Eloi lama sabachtani?” which is translated : my God-my God why have you forsaken me?” kalau melihat kata ini seharusnya my God, kenapa gak diubah aja menjadi my Allah. kita melihat gelar dan nama sangat berbeda sekali, kita kembali lagi dalam kamus Alkitab kata Tuhan disitu dijelaskan bahwa artinya Tuhan salinan dari nama ilah Israel yaitu Yahweh. kalau salinan berarti harus memakai kata Allah juga bukan Yahweh. dan kita melihat juga bagaimana dalam ( Kel 3 :14 ) mengatakan “Firman Tuhan kepada Musa Aku adalah Aku. “lagi firmanNya beginilah engkau mengatakan kepada orang israel itu : Akulah Aku yang telah mengutus Aku kepadamu “. dan kita melihat juga bagaimana pada saat Musa mendapat sepuluh Firman dalam ( Kel 20 : 3 ) sangat jelas dikatakan ” jangan ada ilah lain di hadapanKu”. dan ( Kel 20:7 ) mengatakan. ” jangan menyebut nama Tuhan dengan sembarangan sebab Tuhan akan memandang bersalah orang yang menyebut namaNya dengan sembarangan.
Wedul Sherenian
12 April 2010
God itu kata umum…di indonesia artinya Tuhan,…di arab artinya ilah…sekarang antara Eloi ama Yahweh mana yang lebih mirip dengan kata Allah kan gitu.
PEDES
19 April 2010
Tetragrammaton (Bahasa Yunani: τετραγράμματον kata dengan empat huruf) nama dalam bahasa Ibrani untuk Tuhan, yang dieja (dalam aksara Ibrani); י (yod) ה (heh) ו (vav) ה (heh) or יהוה (YHWH), tetragramaton adalah nama pribadi dari Tuhan orang Israel.
Dalam bahasa indonesia di sebut Yehuwa.
Yehuwa adalah Allah Abraham, Ishkak, Yakup, Musa dan semua para nabi sampai Yesus menyembah ALLAH yang bernama Yehuwa.
Allah nya muslim tidak jelas, bukan Yehuwa.
Allah nya muslim itu berasal dari nama dewa bulan yang diadopsi menjadi Allah untuk disembah.
Kalau kita tanya sama orang Yahudi pasti mereka bisa menjawab kalau Allah yang mereka sembah (Yehuwa) tidak sama dengan “Allah” yang disembah Muslim.
Jadi “Allah” yang di sembah musli adalah konsep “Allah” baru yg diperkenalkan oleh Muhammad.
Wedul Sherenian
19 April 2010
sampai Yesus menyembah ALLAH yang bernama Yehuwa.
awas ntar kamu digebukin para kristen lainnya!
Allah nya muslim itu berasal dari nama dewa bulan yang diadopsi menjadi Allah untuk disembah.
wakakak…tulung dijelasin kok bisa begitu…
Wedul Sherenian
19 April 2010
YAHWEH
http://jesus-messiah.com/html/yaho-meaning.html
PEDES
19 April 2010
@wedul
lengkapnya gini..:
Yehuwa adalah Allah Abraham, Ishkak, Yakup, Musa dan semua para nabi sampai Yesus menyembah ALLAH yang bernama Yehuwa.
Yesus mengetahui dengan pasti siapa nama Allah pencipta langit dan bumi ini.
Ini wajar karena Yesus adalah mahluk roh pertama yang di ciptakan oleh Allah, Anak Allah yang Sulung. Yesus mengajarkan bahwa Ia adalah Anak Allah.
“Engkau menghujat Allah!
Karena aku telah berkata : Aku Anak Allah? Jikalau aku tidak mengerjakan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,” (Yoh 10:36,37)
Sebelum menjadi manusia Yesus sudah ada di sorga,
“Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.” (Yoh 6:38)
“Kata Yesus kepada mereka : “Aku berkata kepadamu sesungguhnya sebelum Abraham ada Aku telah ada.” ( Yoh 8:58)
Dalam doa-Nya kepada Bapa-Nya Yesus mengatakan :
“sebab Engkau telah mengasihi aku sebelum dunia dijadikan.” (Yoh 17:24)
Yesus sendiri mengatakan Bapa-Nya adalah Allah-Nya,
“bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu”
(Yoh 20:17)
Kalau Yesus adalah Anak Allah seperti yang di akuinya dan Bapa-Nya adalah Allah-Nya, dan bahwa Ia telah turun dari sorga. maka wajar donk kalau Yesus menyembah Allah yang menciptakan-Nya.
Salah satu tugas Yesus datang ke bumi ini adalah untuk menyatakan nama Allah.
“..Aku mengenal Engkau..bahwa Engkaulah yang mengutus aku; dan aku akan memberitahukan nama-Mu kepada mereka..”
(Yoh 17:25,26)
Nama Allah yaitu Yehuwa (ibrani יהוה (YHWH)), tidak di ketahui oleh Muhammad dan AQ bahkan tidak pernah menyinggung nama Suci itu.
Kesimpulan :
Allah yang disembah oleh Islam tidak sama dengan Allah yang disembah orang bangsa Israel, dan Allah yang disembah Yesus sendiri.
Dan Yesus sendiri itu bukan Isa seperti yg di karang dalam AQ.
Terimakasih.
Wedul Sherenian
19 April 2010
Yesus mengetahui dengan pasti siapa nama Allah pencipta langit dan bumi ini.
ya ..sampai saat mau mati manggil-manggil Bapaknya…Eloi-Eloi…kok gak manggil Ayah Weweh (Bapak Weweh) gitu ya
PEDES
19 April 2010
yuk kita tanya sama Yesus…..
Tidak ada sanggahan lagi = berarti jelas bagi kita semua bahwa Allah nya muslim tidak sama dengan Allah-Nya Yesus dan Allah-Nya bangsa Israel.
Mirana
23 Juni 2010
DASAR KALIAN SEMUA
Kami komuniti Pemercaya/tunduk pada TUHAN yang SATU hanya bisa tertawa setiap kali tengok debat macam ni.
ALLAH = AL = THE/SANG ILAH=GOD/TUHAN
THE GOD = SANG TUHAN dari segala Tuhan = SUPREME GOD
single= Ilah
Itu bahasa arab
Dalam aramaic (Ibrani kuno)
ELOHIM = SUPREME GOD (bukan jamak lagi tapi tunjuk royal evidence of God)
ELOI/ELOAH/ELAH = GOD /TUHAN in aramaic…single/tunggal mirip ILAH
http://www.submission.org/God/same2.html
Dalam situs iman Ibrahim/submission = Islam
jelas bahwasannya
Allah/Elohim … itu artinya TUHAN dari segala sesembahan ertinya: banyak manusia punya tuhan sendiri, tapi tuhan mereka tak jelas pulak…
Dalam kitab torah bahasa ibrani disebut 7000 kali Yah.weh artinya: AKU adalah AKU (ketika TUHAN berbicara kepada Musa)… cuma dikorupsi oleh mereka yang anti monotheist. You tahu lah.
So Yahweh is ALLAH
Yahweh is ELOHIM
DIA yang bertaka AKU adalah AKU adalah SANG TUHAN…
You tak percaya, you kena tanya sana sama tokoh muslim Inggris Dr. Rashad Kalifa bahwa itu semua masalah bahasa… tapi tak lagi ubah makna/erti bahwa TUHAN itu monotheist bukan trinity.. apa itu trinity?!
TUHAN itu satu saja.. Yesus atau Isa BUKAN Tuhan pencipta alam semesta…
Nak sebut cara Arab ke, Inggeris ke, Ibrani ke…
TUHAN itu satu sahaja
You orang semua duduk kat sini tak dengar dan tak belajar ke???
You tak suka sila! You suka! Sila!
fajaryehuda
7 Desember 2010
@ MIRANA
APAKAH ALLAH YANG TAUHID SEPERTI APA YANG DIKATAKAN ALQURAN MELALUI AYAT DI BAWAH INI:
“Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa” (Qs.70:40)
KEKERISTEN MENYAMBAH ALLAH “ECHAD” (ESA) DENGAN DEMIKIAN KEKERISTENAN SANGAT MENGENAL MONOTHEIS LEBIH BAIK.
BACALAH:
http://www.siaranalhayat.com/2010/10/26/diskusi-tauhid-dimana-hebatnya-tauhid-islamik-itu/
Mirana
23 Juni 2010
Orang Kristian ANTI bahasa Ibrani buat situs menghina nama Yah.weh…
Orang Islam yang tak tahu cuma dibodohi olah orang2 kristian trinity ini…orang2 kristen trinity ini nak panggil Jesus sebagai TUHAN
Tapi maaf, muslim sejati baca sejarah dan tahu sejarah…Banyak sangat lah disini… I dulu tak da agamapun… dewa-dewi orang Cina tak tahu TUHAN…
Nak sebut cara apapun makna TUHAN itu harus SATU…
tak percaya ke?
http://www.youtube.com/user/WhereIsTruth
YAHWEH is ALLAH
Ah you tak suka.. sila.. you suka … sila
I tak duduk kat Malay or Asia… You datang kat ENGLAND sini… ramai sudah Kristian dan Muslim bersama-sama dan tak terkotakan oleh doktrine doktrine manusia
Kami cuma Believer/Pemercaya dan Submitte /Tunduk pada TUHAN yang satu.. Kami Monotheist… cukup itu sahaja…
Tolong jangan cakap bahwa
semua orang yang cakap AKU adalah AKU adalah SANG TUHAN… bukan itu… ini mengacu pada Bible yang tunjuk saat TUHAN bercakap pada Musa…
Ha peranglah terus… tak habis-habis…
http://www.jahtruth.net/koran.htm
http://www.jahtruth.net/scriptur.htm
Salam Alaykum
Shalom Alaika
Komuniti Monotheist di Wales
Mirana
23 Juni 2010
Ah satu lagi
usah repot-repot
TUHAN itu punya atribute
YANG MAHA KASIH, YANG MAHA PENGAMPUN… cukuplah you guna itu sebagai atribut atau nama panggil lain buat TUHAN…
Ha… repot sangat lah…
Abigail
17 September 2010
* Yang namanya “terjemahan” kadang-kadang ada salahnya.
Apalagi “terjemahan dari terjemahan” salahnya bisa makin banyak.
* Untuk menghindari kesalahan ya kembali saja kpd aslinya yg berbahasa
Ibrani. Memerlukan waktu dan ketekunan tapi hasilnya melegakan.
* Kata Allah, sebutan ataupun nama tidak ada dlm Kitab Suci aslinya,
tapi tlh terdapat banyak di terjemahannya, sehingga membingungkan.
* Nama ALLAH adalah nama ilahnya bgs Arab, yang tdk boleh kita sebut,
tdk boleh kedengaran dr mulut kita. (Kel 23:13)
* LAI dan banyak org Kristen tlh melanggar larangan Tuhan tsb.
fajaryehuda
8 Desember 2010
MEMANGNYA ANDA SUDAH BACA INI: HEHEHEHEHE…

http://faithbookz2.blogspot.com/2010/03/daftar-isi-i.html
DAFTAR ISI
I. KAPAN NAMA ALLAH MULAI DIGUNAKAN ?
(A) Allah dalam bahasa Arab
(B) Allah yang Esa dan Kekal
II. NAMA ALLAH DI KALANGAN ARAB KRISTEN
III. PENGGUNAAN NAMA ALLAH DALAM ALKITAB
(A) Alkitab bahasa Arab
6 Maret 2010 oleh Fajar Yehuda
I. KAPAN NAMA ALLAH MULAI DIGUNAKAN?
Inilah berita hangat berturut-turut dari Malaysia di sekitar pergantian tahun 2009 ke 2010. Berita demikian sebenarnya tidak aneh, karena ada sebagaian orang Malaysia yang berwatak ego-posesif. Bayangkan angklung, reog, batik, dan lainnya yang milik Indonesia diklaim sebagai miliknya dan sekarang nama “Allah” bahasa milik orang Arab diklaim sebagai milik mereka pula, padahal itu bukan bahasa ibu mereka.
Pada tahun 2007, otoritas Islam Majelis Agama Negeri Perlis mengeluarkan FATWA bahwa: “Tidak ada yang salah sama sekali dengan non-muslim menggunakan nama Allah.” Gejala fundamentalis demikian memang baru karena orang Arab sendiri baik yang beragama Kristen, Yahudi maupun Islam dari dahulu sampai sekarang menggunakan nama “Allah” itu bersama-sama untuk menunjuk Allah Monotheisme Abraham yang mereka sembah meskipun masing-masing agama memiliki pengajaran (doktrin/akidah) yang berbeda. Sekalipun pengadilan Malaysia dan banyak ulama tidak melarang penggunaan nama itu, namun adanya sentimen kelompok radikal tertentu dalam agama yang memaksa kehendak mereka terhadap kelompok agama lain menjadikan pencekalan dan tindakan anarki itu terjadi. Gejala fundamentalisme demikian juga terjadi di kalangan sekte (bidat) Kristen di Indonesia yang terpengaruh Yudaisme (Gerakan Nama Suci) yang juga memaksakan kehendak mereka dan ada yang menuntut badan-badan Kristen ke pengadilan agar menarik semua Alkitab dan buku-buku Kristen yang memuat nama “Allah”, namun dengan motivasi berbeda.
Kelompok sekte Kristen ini mengganggap bahwa nama ‘Allah’ adalah nama untuk mengacu pada Hubal (Dewa bulan) yang disembah bangsa Arab. Jadi menurut mereka nama ‘Allah’ dalam Alkitab sebaiknya diganti dengan nama diri “Yahweh” (YHWH) yang merupakan Elah Yisrael (Allah Israel). Mereka tidak mengetahui dan memahami bahwa sebelum zaman Muhammad dan Islam, orang Arab yang beragama Yahudi dan Kristen sudah menggunakan nama ‘Allah’ untuk mengacu kepada Yahweh (YHWH) dan Yesus Kristus. Jadi permasalahannya bukan terletak pada nama Allah itu sendiri, tetapi kepada Oknum Tuhan yang manakah orang menyembah dengan menggunakan nama ‘Allah’. (paragraf ini ditambahkan, Red)
A. Allah dalam bahasa Arab
Apakah nama “Allah” itu milik agama Islam? Kalau benar, mengapa sudah digunakan jauh sebelum agama Islam lahir? Nama Allah sudah ada setua kelahiran bahasa Arab. Jauh sebelumnya di Mesopotamia di mana rumpun Semitik bermula, orang-orang sudah mengenal nama El atau Il sebagai nama dewa tertinggi dalam pantheon Babilonia namun bagi sebagian besar keturunan Sem (di mana nama rumpun Semitik berasal) nama itu dimengerti sebagai Tuhan Yang Mahaesa Pencipta Langit dan Bumi.
1) Nama El berkembang ke wilayah utara dan barat menjadi Ela atau Elah dan di daerah Aram-Siria nama itu disebut Elah/Alaha dan di kalangan Ibrani disebut El/Elohim/Eloah.
2) Nama Il berkembang ke wilayah timur dan selatan menjadi Ila atau Ilah dan di kalangan Arab disebut Ilah/Allah.
Catatan tertua pada milenium kedua sebelum zaman Yesus Kristus menyebutkan, keturunan Abraham yang disebut suku-suku Arab, khususnya Ibrahimiyah dan Ismaelliyah yang dikenal sebagai kaum Hanif (jamak: Hunafa) menyebut nama “Allah” sejak berkembangnya bahasa Arab. Ensiklopedia Islam menyebut bahwa: “Gagasan tentang Tuhan yang Esa yang disebut dengan nama Allah, sudah dikenal oleh bangsa Arab kuno…..kelompok keagamaan lainnya sebelum Islam adalah Hunafa, sebuah kata yang pada asalnya ditunjukan pada keyakinan monotheisme zaman kuno yang berpangkal pada ajaran Ibrahim dan Ismail.” (hal. 50-51).
Inskripsi suku Lihyan mengungkap catatan abad ke-5/6 SM (semasa Ezra) bahwa nama ‘Allah’ sudah digunakan. Ada yang memberi stigmatisasi bahwa “Allah” adalah nama berhala Siria kuno namun kenyataannya inskripsi Lihyan sebagai pusat penyembahan “hlh” sehingga nama ‘Allah’ tidak tertuju untuk “dewa Siria”.
B. Allah yang Esa dan Kekal
Perlu disadari bahwa inskripsi di Arab utara (Sabean, Lihyan, Tamudic, Safaitic) menunjukan bahwa Lihyan merupakan pusat penyembahan “Allah” dan disana berkembang dialek-dialek Arab yang mana ada yang menggunakan kata sandang “al”, tetapi juga “ha” untuk menunjukan Tuhan yang satu itu. Winnet dalam penelitiannya atas inskripsi Lihyan menyebutkan bahwa pujian kepada Allah dalam inskripsi itu bersifat netral dan bisa diarahkan kepada sesembahan oknum mana saja tetapi teks Lihyan menunjukan adanya kata kunci “abtar” yang hanya ada dalam Al-Qur’an (QS.108) yang mengarah kepada ‘Allah yang Esa dan Kekal’(QS.112). “Inskripsi Arab utara. …Nama-nama Allah pertama menjadi umum di teks Lihyan. …Bukti ditemukannya nama Allah menunjukan bahwa Lihyan adalah pusat penyembahan Allah di Arab. “Orang Siria menekankan kata benda umum “allah” (‘a’ kecil) menjadi nama diri dengan menambahkan nama elemen “a” : allaha = “the god” lalu menjadi “God” ketika orang Lihyan mengambil alih nama diri Allaha, nama itu diarabkan dengan menghilangkan elemen “a” sehingga menjadi Allah.(F.V.Winnet, Allah before Islam, dalam The Muslim world, Vol.38,1938,hlm.245-248).
Inskripsi Lihyan abad ke-5/6 SM berada di Arab utara berasal dari bahasa Nabatea Arami yang letaknya tidak jauh dari Yerusalem yang dikenal Kitab Ezra dan Daniel yang sezaman yang memuat nama Aram “Alaha” yang ditujukan kepada “Elah Yisrael” / Allah Israel. (Ezra 5:1; 6:14). Lagipula, pendahulu suku Lihyan adalah suku Dedan yang adalah keturunan Dedan cucu Ketura, isteri Abraham, tentu ada kaitannya dengan kaum Hanif. Studi yang sama dikemukakan Trimingham dalam bukunya Christianity Among the Arabs in Pre-Islamic Times, yaitu bahwa nama “Allah”, sudah lama digunakan di kalangan suku-suku Arab, termasuk oleh orang Kristen dan berasal dari “Alaha” Aram yang dalam Kitab Ezra ditujukan kepada “Elah Yisrael”. Bahasa Arab diketahui berkembang dari nabati-Aram. (penekanan ditambahkan, Red). Jadi, adanya dugaan bahwa “Allah” sesembahan Lihyan itu adalah Dewa Siria SANGATLAH TIDAK BENAR tetapi telah diketahui bahwa nama itu (Allah) ditujukan kepada “Alaha” Aram yang menunjuk kepada “Elah Yisrael” (Allah Israel).
II. NAMA ALLAH DI KALANGAN ARAB KRISTEN
Berbeda dengan anggapan bahwa orang Yahudi dan Kristen Arab semula menyebut Al-Ilah dan baru pada masa Islam mereka dipaksa menggunakan nama “Allah”. FAKTA SEJARAH menunjukan bahwa sejak awal orang Arab beragama Yahudi dan Kristen sudah menggunakan nama ‘Allah’ dalam Ibadat mereka. Nama ‘Allah’ digunakan di kalangan Arab beragama Yahudi dapat diketahui bahwa sebelum Islam lahir ada Imam Sinagoga di Medinah yang bernama Abdallah bin Saba, dan di kalangan Kristen penggunaan nama ‘Allah’ juga banyak digunakan. Kekeristenan di daerah Arab sudah sudah dimulai sedini abad pertama dimana orang Arab sudah mendengar khotbah Yesus (Markus 3: 7-8) dan di hari Pentakosta mereka mendengar dalam bahasa Arab (Kis. 2:11), dan Paulus mengunjungi jemaat Kristen Arab (Galatia 1: 17).
Pada tahun 244 seorang Arab Kristen Philip the Arab menjadi Kaisar Roma dan pada Konsili Nicea (325) hadir 6 uskup Arab dari kawasan imperium Romawi dan 3 uskup lainnya dari kawasan Arab non-Romawi. Hal ini menunjukan bahwa umat Kristen Arab dengan bahasa Arabnya sudah menyebar bahkan menduduki jabatan tinggi Kaisar Romawi dan Uskup jemaat Arab. Peter Pacerillo, arkeolog Franciscan menemukan rumah-rumah di Siria, Lebanon dan Palestina dari abad ke-4 (300 tahun sebelum Islam) dengan inskripsi “Bism Ellah al Rahmani al Rahimi” (Dalam nama Allah yang pengasih dan penyayang), sedangkan pada Konsili Efesus (tahun 431) hadir Uskup Arab bernama Abdellas (Abdullah, band. dengan “Wahab Allah” yang diterjemahkan ke bahasa Yunani sebagai “ouaballas”). Dalam fragmen pra-Islam yang ditemukan pada tahun 1901 di Damaskus ada teks LXX Mazmur 78 di mana “hotheos” (Elohim) diterjemahkan ke dalam bahasa Arab yang ditulis dengan aksara (abjad) Yunani sebagai “allau” (ayat 22, 31, 59), dalam inskripsi itu huruf “ha” Arab ditulis sebagai “upsilon” Yunani.
Bambang Norsena SH yang mengambil pascasarjana dalam sastra Arab di Kairo selama 2 tahun, dalam bukunya menyatakan bahwa sebelum zaman Islam, pemakaian istilah ‘Allah’ di lingkunagn Kristen bisa dilihat dari sejumlah inskripsi dari masa pra-Islam yang ditemukan disekitar wilayan Siria di mana nama Al-Ilah dan Allah disebut.
“Ada 2 inskripsi penting: pertama, inskripsi Zabad (tahun 512 / abad ke-6) yang diawali dengan rumusan “Bism al-Ilah” (Dengan nama Al-Ilah) yang kemudian disusul dengan nama-nama Kristen Syria dan kedua, inskripsi “Umm al-jimmal” (juga berasal dari abad ke-6 M) yang diawali dengan ucapan “Allahu ghafran” (Allah mengampuni).” (History of Allah, hlm 10).
Inskripsi “Allahu ghafran” digambarkan dengan jelas dalam buku Islamic Caligraphy oleh Yasin Hamid Safadi (London: Thames and Hudson Limited, 1978, hlm.6). Noorsena juga menyebutkan bahwa ada teks Aram Suryani masa itu dimana nama Alaha diterjemahkan menjadi teks Allah Arab: “Risalah fit at Tadbir al-Khalash li Kalimat Allah al-Mutajjasad (Bahasa Suryani Arab), karya Mar Ya’qub al-Rahawi (James of Eddesa), Buku ini diawali kalimat: Allah……, menerjemahkan teks asli yang diawali: Alaha….(Teks asli Suryani ditulis tahun 578 M)”. (The History of Allah, hlm.12).
Allah sudah dikenal di Arab, Ia adalah satu dari banyak sesembahan yang disembah di Mekah kemungkinan sebagai Tuhan yang Mahakuasa dan tentu saja Tuhan pencipta. Ia sudah dikenal sejak dulu sebagai “Allah,”Al-Ilah (asal kata yang paling mungkin, saran lainnya adalah “Alaha” Aram). (Brill, vol I hlm.406). “Sebagian besar beranggapan nama diri Allah ada asalnya (mushtakk, mankul), kontraksi al-ilah, dan menganggap ilah adalah tiga huruf akar kata.” (Brill, vol III hlm. 1093).
“Allah merupakan suatu nama Hakikat atau kepercayaan yang bersifat mutlak. Agaknya kata Allah merupakan pengkhususan dari kata al-ilah, ….Nama Allah telah dikenal dan dipakai sebelum Alquran ada…, Kata itu tidak hanya khusus bagi Islam saja, melainkan ia juga merupakan nama yang, oleh umat Kristen yang berbahasa Arab dari gereja-gereja Timur, digunakan untuk memanggil Tuhan.” (Glasse, Ensiklopedia Islam, hlm.23).
Selain dalam inskripsi dan nama, sejak awal Injil bahasa Arab juga menggunakan nama “Allah”. Alkitab Peshita dalam bahasa Aram ditulis pada abad ke-2 di mana El/Elohim/Eloah Ibrani ditulis “Elah/Alaha”. Seperti diketahui dari inskripsi Lihyan abad ke-5/6 dan sejarah bahasa bahwa “Alaha” Aram menurunkan “Allah” Arab Nabatea dan bahasa Arab.
Dalam injil karya pernulis Gnostik “Apokrif Infancy Gospel of Thomas” (injil Tomas) pada abad ke-2, ada cerita mengenai Allah yang mengizinkan Yesus membuat mujizat burung dari tanah liat yang akhirnya dikutip dalam injil Anak-anak apokrif dalam bahasa Arab ‘injilu’t Tufuliyyah’ dan kemudian diceritakan dalam Alquran (QS 5 110). Pada abad ke-3 Origenes menulis dalam introduksi Hexapla bahwa ia berkonsultasi dengan salinan bahasa lain termasuk Arab, paling tidak ini berarti bahwa pada abad ke-3 sudah ada fragmen Alkitab dalam bahasa Arab.
Data Alquran sendiri mendukung adanya penggunaan nama ‘Allah’ sebelumnya dan menyebut bahwa pada masa Islam, di Gereja dan sinagoga sudah banyak disebut nama ‘Allah’, itu berarti bahwa pada masa pra-Islam nama ‘Allah’ sudah digunakan oleh umat Yahudi dan Kristen. Sebelum menjadi nabi bagi umat Muslim, Muhammad pernah berelasi dengan biarawan Nestorian (bidat Kristen) Waraqah ibn Nawfal yang adalah sepupu Khadijah (Isteri Muhammad).
Dari kenyataan di atas kita mengetahui bahwa pada masa dahulu, apalagi pada masa bahasa lisan pratulis, penggunaan nama “Allah” terjadi sebagai derivasi Allaha Aram, padanan/kontraksi Al-Ilah, maupun sebagai nama yang berdiri sendiri. Tetapi menarik untuk disimak bahwa di Timur Tengah, penggunaan nama Allah oleh mereka yang beragama Yahudi, Kristen dan Islam yang berbahasa Arab dilakukan bersama tanpa masalah sejak awalnya.
III. PENGGUNAAN NAMA ALLAH DALAM ALKITAB
Tidak menutup kemungkinan bahwa di kalangan Arab Lihyan dan Arab Jahiliah pra-Islam, selain kaum Hanif/Hunafa yang menyembah Allah Monotheisme Abraham/Ibrahim, ada juga penyembah-penyembah berhala yang menyebut dewa mereka dengan sebutan ‘allah’ pula (“a”kecil). (penekanan ditambahkan, Red). Dalam sejarah Arab, masa jahiliah pra-islam lah yang disebut sebagai masa sinkretisme yang diimpor berhala asing, sehingga banyak yang menyembah berhala (termasuk dewa bulan “Hubal”). Hubal adalah berhala yang disembah oleh bangsa Arab sebelum zaman Islam. Hubal dilambangkan dengan bulan sabit. Namun, tampaknya pada masa Islam hadir, keyakinan monotheisme kaum Hanif itu dipulihkan kembali.
“Gagasan tentang Tuhan Yang Esa yang disebut dengan nama ‘Allah’ sudah dikenal oleh bangsa Arab kuno. …Kelompok keagamaan lainnya sebelum Islam adalah Hunafa (tunggal: Hanif), sebuah kata yang pada asalnya ditujukan pada keyakinan monotheisme zaman kuno yang berpangkal pada ajaran Ibrahim dan Ismail. Menjelang abad ke-7 kesadaran agama Ibrahim dikalangan bangsa Arab ini telah hilang dan kedudukannya digantikan oleh sejumlah pemujaan berhala,…dalam 20 tahun seluruh tradisi Jahiliyyah tersebut terhapus oleh ajaran ‘tuhan’ yang terakhir, yakni Risalah Islam.” (Ensiklopedia Islam, hlm. 50-51).
Di kisahkan bahwa Muhammad dengan para pengikutnya berperang menghancurkan para pemuja berhala dan menghancurkan patung-patung berhala mereka, salah satu diantaranya adalah Hubal. Sekalipun Muhammad menghancurkan segala patung berhala di tanah Arab namun agaknya ia tidak berniat untuk menghancurkan batu Hajar Aswad (batu hitam), yang merupakan batu yang disembah oleh salah satu suku di tanah Arab. Alquran menyebutkan bahwa Muhammad sangat menghormati batu itu dengan menciuminya.(paragraf ini ditambahkan,Red)
Kemerosotan dan penyimpangan penggunaan kata ‘Allah’ tidak hanya terjadi di kalangan Arab, sebab dikalangan Israel pun kemerosotan yang sama juga terjadi. “Elohim” di samping untuk menyebut “Pencinta langit dan bumi” (Kejadian 1:1) juga digunakan untuk menyebut dewa “berhala anak lembu” (Keluaran 32: 1.4) dan bahkan juga dirayakan sebagai Yahweh (Keluaran 32:4). Penyimpangan penyembahan bangsa Israel ini mendatangkan murka Yahweh sehingga bangsa Israel menerima hukuman atas dosa besar yang telah diperbuatnya.
Jadi disini kita melihat bahwa yang menjadi masalah bukan nama “Elohim/Allah” itu sendiri, melainkan apa kandungan akidah/pengajaran dibalik nama itu yang secara berbeda-beda diajarkan dalam Kitab Suci masing-masing agama. Kebenaran sejarah tidak dapat diubah dan perlu disadari bahwa nama “Ilah/Allah” (Arab) memiliki asal mula yang sama (cognate) dengan El/Elohim/Eloah (Ibrani) dan Elah/Alaha (Aram) ataupun El/Il Semitik (Mesopotamia) yang dipercayai beberapa agama sebagai dewa, tuhan tertinggi tetapi juga digunakan sebagai “Tuhan Yang Maha Esa Pencipta langit dan bumi”.
Perlu di sadari bahwa sekalipun agama Yahudi (Tanakh), Kristen (PL+PB) dan Islam (Alquran) dalam bahasa Arab menggunakan nama Allah yang sama dan menyebutnya sebagai “Tuhan Monotheisme Abraham/Ibrahim” ketiganya mempercayai pengajaran (doktrin/akidah) yang berbeda sesuai Kitab Suci masing-masing. Kerancuan terjadi karena mencampuradukkan nama “Allah” sebagai nama sesembahan semitik/abrahamik dalam bahasa Arab dan pengajaran (doktrin) mengenai Allah yang sama itu. Karena itu, kalau mau membandingkan adalah: antara Allah Arab Kristen disbanding Allah Arab Islam. Hal ini agar tidak terjadi kesalah pahaman dan kerancuan.
Coba kita simak wejangan Dr Olaf Schuman, teoloh Kristen Jerman yang fasih berbahasa Arab yang selama 3 tahun belajar dan mengajar di Universitas Al-Ashar di Kairo: “Memang tidak dapat disangkal adanya suatu masalah. Namun, yang menjadi masalah adalah soal dogmatika atau akidah, sebab tiga agama itu (Yudaisme, Kristen, Islam) mempunyai faham dogmatis yang berbeda mengenai Allah yang sama, baik hakikatnya maupun pula mengenai cara penyataan dan tindakan-tindakannya.” (Keluar dari Benteng-Benteng Pertahanan, hlm.177).
A. Alkitab bahasa Arab
Sejak awal, nama Allah terus digunakan dalam Alkitab bahasa Arab, termasuk delapan versi yang sekarang digunakan oleh sekitar 29 juta umat Kristen Arab di seluruh dunia. Pada tahun 1671, gereja Katolik Roma menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Arab di Roma dan terjemahan lengkap terbit tahun 1880, namun yang lebih populer dikalangan Protestan dan gereja Ortodok adalah “Arabic Bible” (Van Dijke, 1865) yang diterbitkan di Beirut. Catholic Translation of the Bible yang diterbitkan tahun 1880 kemudian direvisi pada tahun 1988. New Translation of the Arabic Bible (1988) yang disebut ‘Book of Life, an interpretative translation’ (Kitab Al Hayat, tarjama tafsiria) kemudian menjadi ‘New Arabic Version’ (1992), dan pada tahun yang sama terbit juga ‘Today Arabic Version’ (Good News).
Dalam hubungan dengan kaum Muslim, pada tahun 1980-an, di Mesir ada kalangan Kristen yang menerbitkan Perjanjian Baru untuk dibaca oleh kalangan Muslim yang disebut ‘The Noble Gospel’ (Al-Injil Al-Syarif, 1990) dan seluruh Alkitab pada tahun 1999. Ada usaha menarik dari penulis Siria-Arab Mashaz Mallouhi (2008) yang mengumpulkan para pakar Arab Islam dan Kristen untuk duduk bersama membuat terjemahan Kitab Injil dan Para Rasul dengan nama ‘The True Meaning of the Gospel of Chirst’ ke dalam bahasa Arab modern yang ditujukkan kepada orang Arab Kristen ataupun Arab Islam yang sekaligus dimaksudkan sebagai pelajaran sejarah sastra Arab dengan membahas terminology bahasa Arab Alkitab yang sekarang sudah tidak umum digunakan dalam bahasa Arab modern. Semua versi Alkitab Arab hanya mengenal satu istilah untuk Tuhan, yaitu “Allah” (disamping Ar-Rabb untuk menyebut Adonai yang tertuju YHWH/Yahweh).
Di Indonesia sejak masuknya agama Islam (abad ke-13) dan Kristen (abad ke-16), nama Allah sudah terserap dalam bahasa Melayu dan kemudian masuk kosa-kata bahasa Indonesia, dan sudah digunakan sedini ditulisnya terjemahan Alkitab Melayu pada tahun 1629 sampai terjemahan Alkitab Indonesia (LAI). Sekalipun Indonesia memiliki populasi Islam terbesar di dunia selama ini tidak ada yang mempersoalkan penggunaan nama “Allah” itu, karena para pakar dan ulama Islam pada umumnya mengerti bahwa nama Allah itu digunakan bersama dalam agama Yahudi, Kristen dan Islam kecuali dipersoalkan oleh sekelompok kecil fundamentalis tertentu akhir-akhir ini. Di Malaysia, usaha penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Melayu (BM) dimulai pada tahun 1974. Perjanjian Baru diterbitkan pada tahun 1976 dan Perjanjian Lama pada tahun 1981. Alkitab bahasa Melayu (BM) lengkap diterbitkan pada tahun 1987 oleh The Bible Society of Singapore, Malaysia and Brunei. Pada tahun 1990, dimulai penerjemahan ke bahasa Melayu sehari-hari dan pada tahun 1996 terbit Alkitab Berita Baik yang diterbitkan oleh The Bible Society of Malaysia. Semua Alkitab bahasa Melayu menulis nama “Allah”.
Sumber: Tulisan ketua Yabina Ministry di surat kabar Suara Pembaruan hal. 13, edisi Sabtu tanggal 6, 13 dan 20 Februari 2010.
Wedul Sherenian
8 Desember 2010
http://vilaputih.wordpress.com/2010/11/30/nabi-ibrahim-abraham-nabi-kaum-hindhu-bag-2/
Abigail
18 September 2010
* Ibrani ADON, Yunani KURIOS, Inggris LORD adalah sebutan atau gelar
bagi “yang disembah” atau “yang dihormati”.
* Indonesia: TUHAN gelar bagi “yang disembah”,
TUAN gelar bagi “yang dihormati”.
* ELOHIM, Ibrani, ILAH, Arab, adalah gelar “yang disembah”.
“Sembahlah Elohim!” (Why 19:10)
“Kamu harus nyembah YH WH Elohimmu”.(Luk 4:8)
* YHWH adalah “nama Elohim” bangsa Israel, org Yahudi dan Kristen.
ALLAH adalah “nama Ilahnya” bangsa Arab dan org Muslim.
* YESHUA adalah “Elohim”.
Engkau Elohim, tpi akn mati sbg manusia dan seorang Raja.(Mzm 82:6,7)
Namanya akn disebut ‘Ajaib’ ‘Penasehat’ ‘Elohim yg Perkasa.(Yes 9:5)
Dia adalah Elohim yang harus dipuji untuk selamanya.(Rom 9:5)
Dia adalah Elohim yang benar dan hidup yang kekal.(1Yoh 5:20)
Aku menjadi Elohimnya dan ia menjadi putra-Ku.(Wy 21:7)
Wedul Sherenian
20 September 2010
Engkau Elohim, tpi akn mati sbg manusia dan seorang Raja.(Mzm 82:6,7)====> ????????
Paulus Nabi Palsu
20 September 2010
@ Abi gail
Udeh deh elo jaweb aze pertanyaan gue langsung ke intinye :
SOPO NAMA TUHAN ELO YAHWEH OPO YESUS ?
A. YAHWEH
B. YESUS
lo pilih deh A ato B trus lo kirim ke KETIK REG SPASI PAULUS NABI PALSU A ato PALULUS NABI PALSU B
hehehe… gitu aazaaaaaa kok repot
Abigail
28 September 2010
* Kitab orang Samaria itu tahun berapa? Sayang tdk disebutkan tahunnya.
* Tenak ditulis oleh Mose skitar 4000 thn yll. , tlh nuliskan nama YHWH.
Pro: Fitri,
Dlm Alkitab LAI memang tdk tdpt nama YHWH, krn LAI tlh mengubahnya
menjadi ALLAH sebanyak 297x dan menjadi TUHAN sebanyak 6703x.
Yeshua di kayu salib tdk mmanggil nama YHWH tapi Eli dan Eloi.
Eli=EL-Ku, Eloi=Eloa-Ku, adalah kependekan dr Elohim-Ku.
“Elohim” adalah sebutan utk “yg disembah”.(Why 19:10)
Kita kl manggil bapak kita di dunia ini juga tdk pernah manggil namanya, tpi manggil dg sebutannya: “Pak, pak, mari kita makan-makan dulu” dstnya”.
Wedul Sherenian
28 September 2010
bagaimana kalau Yahweh itu sebenarnya distorsi dari Adam dan Hawa (Eve)
?
http://vilaputih.wordpress.com/2010/09/20/adam-adalah-dewa-siwa-kaum-hindhu/
Friedrich Delitzsch brought into notice three tablets, of the age of the first dynasty of Babylon, in which he read the names of Ya- a’-ve-ilu, Ya-ve-ilu, and Ya-u-um-ilu (“Yahweh is God”), and which he regarded as conclusive proof that Yahweh was known in Babylonia before 2000 B.C.; he was a god of the Semitic invaders in the second wave of migration, who were, according to Winckler and Delitzsch, of North Semitic stock (Canaanites, in the linguistic sense).[56]
fajaryehuda
8 Januari 2011
@ WEDUL
“BAGAIMANA KALAU………”
HEHE… DULL… DULL… ANDA INI JAGO FITNAH DAN BERHALUSINASI YA
JANGAN PERNAH BUAT STATEMENT DENGAN DIMULAI DENGAN KALIMAT “BAGAIMANA KALAU…… ”
ASUMSI JANGAN LANGSUNG DIJADIKAN SEBAGAI KESIMPULAN MAS…

AMATIRAN….
Wedul Sherenian
10 Januari 2011
@FAJAR
lha kan kata “Bagaimana Kalau” itu identik dengan kata “Pada mulanya”
Pada Mulanya (pada suatu ketika) Allah menciptakan langit dan bumi… (Ditambah penekanan). (Injil – Kejadian 1:1)
Pada mulanya (pada suatu ketika) Firman itu bersama-sama dengan Allah dan firman itu adalah Allah… (Ditambah penekanan). (Injil -Yohanes 1:1)
fajaryehuda
20 Januari 2011
@ WEDUL
HATI-HATI MAS… KATA-KATA ANDA DIATAS SUDAH MENGINDIKASIKAN GEJALA STRESS.
LEBIH BAIK ANDA MENENANGKAN DIRI AJA DULU
Paulus Nabi Palsu
28 September 2010
@ Abi Gail
Kalo nama Tuhan adalah Yahweh berarti Orang yang bilang nama Tuhan Yesus SESAT SEMUA YE
Bener opo betuuuul ????
ipo
28 September 2010
@all
kok bingung2 amat sih…
saya setuju dg sdri mirana.tuhan punya atribut,jd ga papa kita sebut atribut tsb yg penting niatnya menuju tuhan itu sendiri dan tuhan maha tau.islam mengajarkan INNAMAL AMAL
U BINNIYAT.
kembali ke konsep trinitas
sy sudah berkali2 mengatakan ayo kita semua kembali ke konsepnya ibrahim krn kita semua baik islam atau kristen beriman kpd ibrahim.
apa yg diajarkan ibrahim ttg konsep ketuhanan?
apakah ibrahim mengajarkan trinitas apa tauhid??
kalo ibrahim menajarkan trinitas berarti konsep kristen yg benar.
kalo ibrahim mengajarkan tauhid berarti islam yg benar.
jadiiiiii….pertanyaanya adalah:
IBRAHIM MENGAJARKAN KONSEP TRINITAS APA KONSEP TUHID??
Abigail
12 Oktober 2010
* YESHUA DAN YAHWE ADALAH SATU. (YOH 10:30)
* YESHUA DAN YAHWE ADALAH ELOHIM YG BENAR. (YER 10:10)
* YESHUA DAN YAHWE ADALAH TUHAN.(YOH 13:13; KEJ 15:2)
* YAHWE BERFIRMAN:
“Jgn ada pdmu elohim lain di hdpan-Ku, sbb elohim semua bgsa itu berhala. Nm elohim lain jgn kausbt kdngarn dr mulutmu”(Kel 20:3; 23:13;Mm 96:5)
ALLAH adalah elohim bgsa Arab, itu berhala, maka tdk boleh kita sebut!!!
Wedul Sherenian
12 Oktober 2010
hehe..menurut kamu berhala itu apa?
Jose
23 November 2010
Assalamualayikum….Yaumukum sa’eed…..Have a good day my friend.
Wedul Sherenian
8 Desember 2010
waalaikum salam
fajaryehuda
8 Januari 2011
@ JOSE
SAYA SUDAH JAWAB TULISAN ANDA DIATAS YG SUNGGUH BODOH TETAPI MENGHIBUR
fajaryehuda
7 Desember 2010
@ ABIGAIL
UNTUK MENGETAHUI ASAL USUL PENGGUNAAN NAMA “ALLAH” BACA DI:
http://faithbookz2.blogspot.com/2010/03/daftar-isi-i.html
fajaryehuda
7 Desember 2010
@ WEDUL
YOU WROTE
Umat Kristen kadang bingung soal nama Tuhan mereka apakah Yahweh atau Allah.
ANSWER:
YANG BINGUNG TUH ANDA KAMI SIH NGERTI. GAK USAH TERLALU DI DRAMATISIR LAH… 
HEI… PENCUNDANG
YHVH (DIBACA: YAHWEH) ADALAH NAMA PRIBADI DARI ALLAH ABRAHAM, ISHAK DAN YAKUB.
DAN SETIAP ORANG YANG MENYEBUT ALLAH ISRAEL BERARTI MENGACU PADA YHVH
SEJAK ZAMAN PERJANJIAN LAMA, BANYAK SESEMBAHAN YANG DISEBUT “ALLAH” TETAPI YHVH ADALAH NAMA ALLAH BANGSA ISRAEL. ALLAH YANG SEJATI!
DAN YHVH TELAH DATANG SEBAGAI MANUSIA…DIALAH YESUS KRISTUS
DI DALAM NAMA YESUS KRISTUS, YHVH MENGANUGERAHKAN PENGAMPUNAN DOSA DAN JAMINAN KE SURGA KE SELURUH BANGSA DAN BAHASA (JADI TIDAK UNTUK BANGSA ISRAEL SAJA)
UNTUK URUSAN JAM-JAM AN..SUDAH SAYA BAHAS DI hhtp://faithbookz.blogspot.com
HEHEHEHE…. DUL…DUL…. PENYAKIT AMATIRANNYA MASIH BELUM SEMBUH-SEMBUH YA???
Wedul Sherenian
8 Desember 2010
kamu ini jan ngeyel terus di semua forum,..YAHWEH itu bukan nama Tuhan asli nabi Ibrahim..itu mah nama Tuhan Pagan bangsa asia tengah Kuno. Coba mana buktinya Ibrahim menyebut Tuhannya bernama YAHWEH?
YAHWEH tak lain nama Slank dari Syiwa
http://vilaputih.wordpress.com/2010/09/20/adam-adalah-dewa-siwa-kaum-hindhu/
fajaryehuda
9 Desember 2010
@ WEDUL
HUAHAHAHAHAHAHA………

MEMANGNYA NAMA TUHANNYA NABI IBRAHIM SIAPA????
ALLAH SWT???? OMONG KOSONG!
ALLAH IBRAHIM ADALAH ALLAH YANG MENGIKAT KEMAHAKUDUSANNYA DENGAN SUATU PERJANJIAN ABADI DAN DIA ADALAH ALLAH YANG AKAN MENYEDIAKAN KESELAMATAN BAGI UMAT MANUSIA. DAN SANG JURUSELAMAT ITU AKAN DATANG SEBAGAI MANUSIA MELALUI KETURUNAN IBRAHIM, ISHAK DAN YAKUB. DIALAH YESUS KRISTUS
ALLAH IBRAHIM ADALAH ALLAH YANG MENGUTUS NABI-NABINYA DENGAN DISERTAI TANDA-TANDA MUJIZAT YANG DASYAT..
MUHAMMMAD MENGKLAIM BAHWA NAMA TUHANNYA ADALAH ALLAH SWT.
KALAU SEANDAINYA ALLAHNYA MUHAMMAD ADALAH ALLAHNYA IBRAHIM SEHARUSNYA DIA DAPAT MELAKUKAN TANDA-TANDA MUJIZAT YANG PERNAH DILAKUKAN OLEH PARA NABI ISRAEL SEPERTI MUSA BAHKAN LEBIH DARI PADA ITU.
MEMANGNYA IBRAHIM PERNAH BILANG DI SURGA ADA 72 BIDADARI PERAWANNYA??? NGGAK KAN.
KESIMPULANNYA ADALAH ALLAH SWT MUHAMMAD BUKANLAH ALLAH IBRAHIM, ISHAK DAN YAKUB
ANDA INI MEMBAHAS AGAMA HINDU ATAPUN BUDHA SEDANGKAN NABI ANDA ADALAH SEORAANG PEDOFIL….
:)
CKCKCKCKCK.. HEBAT HEBAT
KALAU ANDA MENGKRITIK KEKERISTENAN DENGAN KINERJA PIKIRAN LEVEL RENDAHAN SEPERTI INI, SAYA HANYA PUNYA SATU KATA BUAT ANDA MAS….
PECUNDANG
ANDA MEMINTA SUATU BUKTI PADA SAYA HUAHAHAHAHAH…
MEMANG ANDA BISA MEMBUKTIKAN PERBUATAN-PERBUATAN AJAIB YANG DILAKUKAN MUHAMMAD ATAS NAMA ALLAH SWT??????
JANGAN ANDA MENGIRA BAHWA MENGAWINI BOCAH UMUR 7 TAHUNAN ADALAH SALAH SATU “MUJIZAT” MUHAMMAD ATAS NAMA ALLAH SWT.
HEHEHEHE…..
YAHWEH = NAMA SLANK SYIWA???
HUAHAHAHAHAHAHA…….
ANDA INI SLANKERS YA??
Wedul Sherenian
10 Januari 2011
@FAJARDUT
Hehehe..coba mana buktinya Ibrahim menyebut Tuhannya dengan nama “Yahweh”
ketika masih di Babilon?
fajaryehuda
8 Januari 2011
@ WEDUL
TEORI SAMPAH MANA LAGI YG ANDA PUNGUT MAS…

SORRY MAS… TUHAN KAMI BUKAN SLANKERZ
(KELUARAN 3: 6,13, 14)
(6)Lagi Ia berfirman: “Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.” Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.
(13) Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? –apakah yang harus kujawab kepada mereka?”
(14) Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” (dipanggil YAHWEH) Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”
KESIMPULAN:
JADI YAHWEH (YHVH) ADALAH ALLAH ABRAHAM, ISHAK DAN YAKUB. DIALAH ALLAH MUSA…
EMANGNYA ABRAHAM BILANG ALLAHNYA DENGAN SEBUTAN ALLAH SWT????
ALQURAN YANG ADA LEBIH DARI 2000 TAHUN SETELAH KITAB TAURAT MUSA TIDAK DAPAT DIJADIKAN SEBAGAI DATA-DATA PRIMER.
STATEMENT ADA DI ATAS LUMAYAN LUCU DULL…
Wedul Sherenian
10 Januari 2011
@FAJARDUT
Mana ada AKU adalah AKU menjadi YAHWEH
YAHWEH = aku hidup.
HWH = Life
HAWAH = Life
EVAH = Life
EVA = Life
Y = I
YHWH = I am Life
JeHoWa = Yahwe
Je Ho Wah = I am Life
http://vilaputih.wordpress.com/2010/09/20/adam-adalah-dewa-siwa-kaum-hindhu/
ipo
8 Desember 2010
sebenarnya ibrahim itu mengajarkan trinitas apa tauhid sih?
fajaryehuda
9 Desember 2010
@ IPO
IBRAHIM MENGAJARKAN MONOTHEISME, YAITU ALLAH YANG ESA.
NAMUN KATA “ESA” DALAM KATA IBRANI ADALAH “ECHAD”
UNTUK LEBIH BANYAK MENGERTI TENTANG ISTILAH “ECHAD” BACA:
http://www.sarapanpagi.org/ekhad-dan-yakhid-ahad-dan-wahid-esa-dan-tunggal-vt22.html#p46
http://www.sarapanpagi.org/tuhan-yang-esa-vt21.html#p45
UNTUK LEBIH BANYAK MENGERTI TENTANG ISTILAH TAUHID DAN TRINITAS BACA:
http://www.siaranalhayat.com/2010/10/26/diskusi-tauhid-dimana-hebatnya-tauhid-islamik-itu/
http://faithbookz11.blogspot.com/
MARVIN LEONARDO
18 Desember 2010
Sudahhh gak usah pada ribut, TUHAN nya ORANG KRISTEN ITU MEMANG ALLAH Kok,
Karena mereka akan menempati MEKAH & Sekitarnya…Cuz di ISRAEL ga ada kata ALLAH.
Tuhan Bangsa Israel baru YAHWEH…Simple kan? Masih ga percaya YAHWEH itu TUHAN Bangsa Israel?? Silahkan Cari sendiri di GOOGLE….
Bagi kalian yang Pake nama YAHWEH, Berarti kalian GA perlu lagi Menganut AGAMA Kristen, Karena kalian sudah kembali kepada KEBENARAN…
Thank you…
fajaryehuda
8 Januari 2011
@ MARVIN
SUARA AJARAN BIDAT SAKSI JEHOVAH MEMANG SEPERTI ITU
anakmami
9 Januari 2011
Saksi Yehowah itu yang suka bersepeda pake baju putih celana hitam itu ya mas fajar ??
fajaryehuda
9 Januari 2011
@ ANAKMAMI
HAHAHA… SAYA KURANG TAHU, TAPI YG JELAS GAK BERAPA JAUH DARI GEREJA TEMPAT SAYA BERIBADAH ADA PERSEKUTUAN IBADAH SAKSI JEHOVAH (tetapi akhir-akhir ini saya gak pernah liat lagi). MEREKA SUKA DATENG KE RUMAH-RUMAH (TAPI GAK PUNYA DRESS-CODE LOH), DAN SELALU NGOMONG TENTANG FIRMAN TUHAN PADAHAL KITAB YG MEREKA GUNAKAN ADALAH ALKITAB YANG TELAH DI MODIFIKASI (NAMANYA: Watch Tower Bible). INTI AJARANNYA ADALAH MENYATAKAN BAHWA YESUS BUKANLAH YAHWEH (YHVH) ATAUPUN TUHAN. MEREKA MENGATAKAN BAHWA YESUS HANYALAH CIPTAAN.
SAKSI JEHOVA MENETANG GERAKAN GEREJA PERDANA DI YERUSALEM YANG DILAKUKAN OLEH KEDUABELAS RASUL YESUS KRISTUS.
AJARAN SAKSI JEHOVA SAMA DENGAN AJARAN ARIANISME DAN MEMLIKI KRISTOLOGI YANG SAMA SEPERTI AJARAN ISLAM.
KALAU ADA ORANG SEPERTI ITU YG DATENG KE RUMAH ANDA, JANGAN TERLALU DIAJAK BERDEBAT.
CARA TERBAIK UNTUK MELAWAN MEREKA ADALAH:
1. TOLAK MEREKA DENGAN KASIH, BILANG KE MEREKA BAHWA SAYA ADALAH PENGIKUT TUHAN YESUS. JANGAN BAWA MEREKA KE DALAM PERDEBATAN SEBAB ROH MEREKA TELAH DIIKAT OLEH LUCIFER. PERDEBATAN BUKANLAH HAL YG AMPUH BAGI MEREKA.
2. KALAU MEREKA TETAP MAKSA, ANDA HARUS MENGAJAK MEREKA UNTUK BERDOA DALAM NAMA TUHAN YESUS KRISTUS. SEBELUM DAN SESUDAHNYA. TETAPI MEREKA PASTI AKAN SEGERA MENOLAK STELAH MEREKA MENDENGAR PERSYARATAN ITU. SEBAB ROH MEREKA TIDAK AKAN NYAMAN MENDENGAR NAMA TUHAN YESUS KRISTUS. SEBAB DALAM DUNIA ROH, ROH KUDUS YESUS-LAH YANG TERKUAT.
MEREKA ADALAH IBLIS YG MENYAMAR SEBAGAI MALAIKAT TERANG.
KAPAN-KAPAN MAMPIR KE SINI YA
http://faithbookz.blogspot.com
ilham othmany
16 Januari 2011
Jesus – satu ulasan.
Jesus disanjung oleh Kristian secara amat berlebihan, dia didakwa Tuhan, ada yang mendakwa dia Anak Tuhan, ada yang mengatakan Anak Manusia, dan ada golongan Kristian yang mendakwa dia hanyalah seorang Utusan Tuhan, walaubagaimanapun, mereka sepakat mangatakan dia telah dijadikan satu contoh yang terbaik didalam kehidupan yang pernah Tuhan ciptakan, adakah benar pendapat ini – sila semak Bible as we go along.
*- Jesus – satu kekejaman.
Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku.” (Luke 19:27). Pun begitu (John 15:6)”Barangsiapa tidak tinggal dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Kalau begitu, apalah lagi pada binatang. “membunuh dengan melemaskan binatang yang tidak berdosa (Matthew 8:32),
*- Jesus – suka akan kekejaman perang.
Jesus bukanlah pembawa keamanan seperti yang telah digembur-gemburkan oleh penganut Kristian, kerana Jesus sendiri mengatakan “aku bukan pembawa keamanan, tetapi pedang” (Matthew 10:34), “Jual pakaian beli pedang.” (Luke 22:36) ”
*- Jesus – yang pemarah.
Jesus “marah” kepada pembantunya (Mark 3:5), dan menyerang pedagang dengan cemeti (John 2:15), dia juga membantah untuk “meyembuhkan” si anak, walaupun ibunya merayu kepadanya. (Matthew 15:22-28).
*- Jesus – pandangan dari Tuhan.
Anak Manusia (Jesus) akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya. Adakah ini bermakna Tuhan sendiri menolak Jesus ???Adakah ini bermakna Jesus pun boleh memerintahkan malaikat ???
*- Jesus dan hubungan kekeluargaan.
Mengikut Bible, Jesus gagal membentuk rumah tangga yang baik kerana untuk menjadi pengikut Jesus anda mesti membenci bapa, emak, isteri, anak-anak, adik beradik, dan diri anda sendiri (Luke 14:26) begitu pula hujah ini dikuatkan dengan Matthew 10:35-36, anak mesti membantah dengan bapa, menantu dengan mak mertuanya dan sebaginya, adakah logik bilamana salah seorang pengikutnya ingin ke pengkebumian bapanya, Jesus membantah dengan berkata “Let the dead bury their dead.” (Matthew 8:22).
Mengikut Bible, Jesus tidak pernah menggunakan perkataan “keluarga”, dan Jesus dia amat celupar dengan memanggil ibunya “perempuan”. Jesus berkata “perempuan, Mau apakah engkau dari pada-Ku (John 2:4)
Ibu-ibu Kristian, kalau anak-anak kamu, berkata “perempuan, mana pakaian saya”, apakah yang kamu akan lakukan kepada anak-anak kamu ?
*- Jesus – pendera hamba abdi.
Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Jesus sepatutnya menanam nilai-nilai murni, kasih sayang, hormat menghormati perhubungan tuan-hamba !
*- Jesus – sellfish dan menjauhkan diri dari simiskin
Walaupun minyak itu mahal, dan kawan-kawan suruh cadangkan beri hasil minyak itu pada orang miskin, namun Jesus membantah “Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada- Ku.” dan sangat aneh bila dia berkata lagi ” (Mark 14:3-7) Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, dan kamu dapat menolong mereka, bilamana kamu menghendakinya, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.
Nampak sangat sikap mementingkan diri sendiri dan menjauhkan diri dari simiskin – itulah Jesus kamu yang telah diwarnakan oleh Bible.
*- Jesus – pembatal perintah Tuhan !
Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu, Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. (Matthew 5:43-44)
*- Jesus – antara pelajaranya !.
* Kalau kamu melakukan sesuatu dengan tangan atau mata, potong atau cabut ianya keluar. (Matthew 5:29-30, bab sexual ).
* Kahwin dengan janda satu penzinaan. (Matthew 5:32)
* Jangan rancang masa depan. (Matthew 6:34)
* Jangan simpan duit. (Matthew 6:19-20)
* Jangan jadi kaya. (Mark 10:21-25)
* Jual semua dan beri duit pada simiskin. (Luke 12:33)
* Jangan bekerja untuk mendapat makanan. (John 6:27)
* Jangan ada nafsu shawat. (Matthew 5:28)
* Buatlah untuk kamu didakwa. (Matthew 5:11)
* Beritahu semua orang, kamu lebih baik dari mereka. (Matthew 5:13-16)
* Ambil duit dari mereka yang tidak mempunyai simpanan, dan beri kepada pelabur yang kaya. (Luke 19:23-26)
* Jika orang curi barangan kamu, jangan cuba ambil balik. (Luke 6:30)
* Jika orang pukul kamu, pelawa mereka untuk melakukanya sekali lagi. (Matthew 5:39)
* orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. (Matthew 5:40)
* Jika orang memaksa kamu berjalan sebatu, jalanlah dua batu. (Matthew 5:41)
* Jika orang berkehendakan sesuatu, berikan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.(Matthew 5:42).
* biji sawi adalah bijibenih yang terkecil … sawi pokok yang besar sehingga burung boleh buat sarang pada pelepahnya !
* Penyumpahan pokok ara, kerana tidak berbuah pada bukan musimnya,(Matthew 21:18-19, dan Mark 11:13-14).
* mencuri jaggung pada hari Sabat (Mark 2:23),
* menggalakan pengikutnya mengambil kuda tanpa meminta izin kepada tuanya (Matthew 21). adalah diantara “good example” yang telah ditunjukkan oleh Jesus. Bapa-bapa Kristian, ajarlah ini kepada anak-anak Kristian, dan paksalah mereka mengikuti arahan-arahan yang terkandung didalam Bible ini.
*- Jesus – 2000 tahun menunggu, dan tunggu leee lagi.!
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia (aku) datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya.” (Matthew 16:28). itulah kata Jesus pada pembantunya, yang dia akan kembali lagi kedunia ini, agak – agak kalau anak kecil yang berumur sehari dengar itu, maka dia mesti menuggu sehingga dia berumur 2000 tahun, dan terus tunggu sampai Jesus, turun kembali, janganlah boring brother, “Behold, I come quickly.” (Revelation 3:11) !, itu janji Jesus kamu – cerita katun pun tidak macam ini !.
*- Jesus – pun masuk neraka !!!
Jesus berkata, “sesiapa panggil seseorang “fool” dia boleh masuk neraka, (Matthew 5:22), Oleh itu Jesus pun boleh masuk neraka kerana memanggil orang lain “fool”. (Matthew 23:17).
*- Jesus – yang masuk dalam bakul angkat sendiri.
Jesus yang sangat “humble” berkata, yang dia “lebih baik dari biara (Matt 12:6), “lebih baik dari Jonah” (Matthew 12:41), dan “lebih baik dari Solomon” (Matthew 12:42).
*- Jesus – yang tak bersama dia semua musuh dia.
Jesus sebenarnya “sakit”, kerana dia telah mengatakan “sesiapa yang tidak bersamaku adalah musuhku” (Matthew 12:30). Tidak ada penulis dari “first-century” yang dapat meng”confirm”kan hikayat sejarah hidup Jesus. New Testament iaitu Perjanjian Baru, mempunyai percangahan demi pencangahan baik dari segi bilangan, ayat dengan ayat, mahupun fakta dengan fakta dan yang lebih terok lagi ia mempunyai banyak “historical errors.” Sebab itu lah puak-puak Yahudi dengan rasminya mengumumkan bahawa Yahudi tidak menerima pakai Perjanjian Baru, kerana bagi Yahudi, Kristian telah mengolah serta menokok tambah Perjajian Baru.
Walaupun Kristian mengaggung-aggungkan Jesus, tetapi Bible telah menceritakan sebaliknya. Bible menceritakan yang Jesus adalah HYPOCRITE. Jangan dengar cakap saya, yang penting sila dengar cakap Bible kamu sendiri. Jesus menetang hypocrite dan menganggap orang munafik mempunyai satu “character defect”, dan Bible juga sependapat dengannya. Jesus secara terang telah menggunakan perkataan “hypocrite” kerana tidak puas hatinya pada orang-orang munafik, seperti Matthew 6:2, 6:5, 6:16, 7:4-5, 23:13, 23:15, 23:23, 23:25, 23:29; Luke 12:1, 12:56, 13:15.
Bible jua mengatakan Jesus adalah insan istimewa, sangat “perfect” kerana gandingan ujudnya percantuman “Tuhan-Manusia”. Biarlah apa yang mereka hendak katakan, yang penting, mereka TIDAK faham maksud Bible mereka sendiri. Sila buka Bible kembali, rujuklah John 1:1, 1:14-15, 1:18, 8:28, 10:30; Hebrews 5:79, 7:28. yang menceritakan keperbadian Jesus yang amat menyerlah.Ayat-ayat tersebut mengambarkan perilaku Jesus yang tinggi, jadi seharusnya dia mesti menjadi suri tauladan yang contoh. Jesus mesti menujuk sikap seperti yang dilaung-lauangkannya.
MALANG, berjuta kali malang, apa yang Bible kata berlawanan dengan sikap sikap Jesus seperti yang dilaung-lauangkannya.
* Dalam bab Keimanan dan Kepercayaan.
Jesus mengajar: “bagi Tuhan segala sesuatu mungkin.” Matthew 10:27; Luke 18:27), dan: ” Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” ( Mark 9:23). Dia juga berkata: “Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, – maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.”(Matthew 17:20; dan Luke 17:6). TETAPI amat menghairankan Jesus yang didakwa Tuhan, atau yang mempunyai keimanan yang tinggi, ada juga mukjizatnya yang tidak menjadi, seperti ” Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ.” perhatikan pembelitan terjemahan kerana dalam bahasa Inggrisnya ” Yet, allegedly because of the unbelief of others, Jesus himself was sometimes unable to perform any miracles (Matthew 13:58; Mark 6:5).
Dan yang lebih membuat kami terkejut mengapakah Jesus semacam kehilangan Iman serta Keperyaannya bila mana dia hampir disalib, dia berteriak dengan kuat “Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Ertinya: Tuhan-Ku, Tuhan-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku .” (Matthew 27:46) atau Manakala Mark 15:34 menggunakan “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”.,
* “GOLDEN RULE”
Golden Rule ujud sebelum ujudnya Jesus, tetapi Jesus mendapat nama diatas kata-katanya, seperti “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab pada nabi.” – Mudahkan, buat macam itu sahaja, keseluruhan kandungan kitab Taurat terlaksanakan.
Jesus jua mengatakan ” Kasihilah jiranmu seperti dirimu sendiri.” (Matthew 22:39; Mark 12:31; Luke 10:27) tetapi ini diambil dari Perjanjian Lama, (Taurat) “melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri;”(Leviticus 19:18).
Tetapi hampir terlupa pula pada ajarannya “Kasihilah musuhmu, berbuat baik kepada orang yang membenci kamu;” (Luke 6:27, 6:35 ). Matthew 5:44, lebih canggih pula, dia disuruh berdoa pula “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. .
Dalam perilaku harianya, Jesus tidak menghormati jiranya, dia telah memperibahasakan jirannya “anjing” Mark 7:27, dan dia juga mengarahkan murid-muridnya “Go nowhere among the gentiles” (Matthew 10:5), dan juga satu ketika bila mana ada kanak-kanak kerasukan, ibunya meminta Jesus menjampi anaknya, malangnya Jesus menolak, dan sekali lagi memggunakan peribahasa “anjing” kepada ibu tersebut, ibu yang bijak itu, sanggup menerima keperibahasan itu, dan “except” dirinya “anjing”, maka Jesus pun meyembuhkan kanak-kanak tersebut. (Matthew 15:21-28). itulah Jesus seperti yang diwarnakan oleh Bible.
* Marah.
Jesus bercakap bab marah: “sesiapa yang marah pada adik-beradiknya, boleh membawa kepada hukuman” (Matthew 5:22); tetapi kami amat terkejut mendapati Jesus pun marah dalam banyak hal.
* “Dia melihat mereka dengan marah” (Mark 3:5)
* dengan marah “membersihkan” biara (Matthew 21:12-15; Mark 11:15-19; Luke 19:45-47; John 2:13-17),
* dengan marah, dia “menyumpah” pokok ara, kerana pada masa itu bukanlah musim pokok ara untuk berbuah ! (Matthew 21:19; Mark 1:12-14),
* dengan marah semacam dirasuk dalam kes Beelzebul (Matthew 12:22-31; Mark 3:20-30).
* menyumpah beberapa bandar, untuk tidak dapat didiami kerana tidak percayakan ajaranya.(Matthew 11:22-24; Luke 10:13-15),
* Hormat pada ibubapa.
Jesus nampak lebih cenderung pada Old Testament: “Hormat pada bapa dan emak” (Exodus 20:12; Matthew 15:4, 19:19; Mark 7:10, 10:19;Luke 18:20). tetapi ucapan hanyalah ucapan jua, Jesus gagal melaksanakan apa yang telah “diajarnya”. Belum kami jumpa dari Bible, Jesus pernah bercakap dengan ayahnya Joseph. Hanya beberapa insiden, Jesus bercakap dengan emaknya Mary, dan membahasakan emaknya dengan ungkapan “perempuan”. Perhatikan Luke 2:48-49, “Dan ketika orangtuaNya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata IbuNya kepadaNya: “Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami? BapaMu dan aku dengan cemas mencari Engkau.” … JawabNya kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu bahwa Aku harus berada di dalam rumah BapaKu?”
Begitu jualah dengan majlis perkahwinan di Cana, bila emaknya mengatakan kepadanya yang arak akan kehabisan, Jesus berkata “Perempuan, mau apakah engkau dari pada-Ku,? Saat-Ku belum tiba.” (John 2:4).
Begitu juga pada masa per”salib”an, Jesus berkata pada ibunya “Perempuan, inilah anakmu!”
* Kutuk diri sendiri.
Sepatutnya ibubapa Jesus mesti malu kerana kematiannya yang telah dikutuk “”Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” (Galatians 3:13).
* Kejujuran.
* Jesus mengajar: “biar apa yang kamu kata itu ringkas ‘ya’ atau ‘tidak’. ( Matthew 5:37 )
* Jesus sering berkata “Truly, truly, I say to you” inilah commitmentnya pada kejujuran.
* Ada masa dia berkata “keteranganku adalah benar” (John 8:14), “akulah kebenaran” (John 14:6),
* “aku dilahirkan… untuk menjadi saksi pada kebenaran. (John 18:37).
* Jesus juga mengatakan kebohongan adalah evil (Matthew 15:19; Mark 7:22) dan memanggil Syaitan “bapa segala penipu”. Emmm… adakah Jesus “cakap serupa bikin ??? ”
Suatu hari, saudara-saudara serta Jesus mengajaknya pergi ke Jerusalem untuk hari raya Pondok Daun. (Feast of the Tabernacles), Jesus mengatakan dia TIDAK mahu ikut serta, tetapi dia secara rahsia telah pergi ke Jerusalem bersendirian ! ( John 7:2-10 ). Inilah lagi satu contoh Hypocrite.
* Jesus – Tidak AMANAH, suka orang lain masuk neraka !
Aku berbicara terus terang kepada dunia: Aku selalu mengajar di rumah-rumah ibadat dan di Bait Tuhan, tempat semua orang Yahudi berkumpul; Aku tidak pernah berbicara sembunyi.”(John 18:20) Inilah satu “in direct contradiction”. Bukan sahaja Jesus mengajar dirumah-rumah ibadat dan Bait Tuhan, tetapi, dia sendiri, mengisyaratkan bahawa ajarannya bukan selalu terus terang, tetapi ada yang tersembunyi!.
Dia mengajar di”bukit” (5:1-7:28), di tepi pantai (Matthew 13:1), dan daratan (Luke 6:17-49), dan pada murid-muridnya Jesus telah mengajar satu pesanan yang sangat penting, iaitu:
“Kepadamu telah diberikan RAHSIA Kerajaan Allah, tetapi KEPADA ORANG-ORANG LUAR segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan …supaya: SEKALIPUN MELIHAT, MEREKA TIDAK MENGANGGAP, SEKALIPUN MENDENGAR, MEREKA TIDAK MENGERTI SUPAYA MEREKA JANGAN BERBALIK DAN MENDAPAT AMPUN” (Mark 4:11-12).
So, macam mana – hanya murid-muridnya sahaja yang tahu akan RAHSIA Kerajaan Allah, yang lain sorry leee, you are too late, damn too late, kamu tak tahu apa-apa pun, dan yang lebih penting seperti kata Jesus “sekalipun melihat, kamu tidak menanggap, sekalipun mendengar, kamu tidak mengerti supaya kamu jangan mendapat ampun” … so how ???
Di mana ada kristien di sana ada penipuan.Wahai orang-orANG KAFIR kalian akan ke neraka jika tidak bertobat.Ucapkanlah tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.Pasti kalian mendapat kejayaan.
MEL
17 Januari 2011
buat yang percaya YAHSHUA, buka Alkitab mu dan baca 2 Timotius 2:14-26
penting banget!
eits..jgn cuma dibaca tp dilakukan yaa…
fungsikanlah sebaik mungkin Kitab Suci itu,sebagaimana dengan fungsinya.
sehingga jangan smp kalian disesatkan..
Edisoni Dohona
8 Februari 2011
Nama personal sesembahan umat kristen bukan allah, melainkan YAHWEH. Nama personal tetap sama sekalipun kitab suci diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Nama personal Yahweh tidak memiliki terjemahan, atau padanan kata dalam bahasa lain.
Menurut umat kristen yang masih ngotot mempertahankan nama ‘allah’, berasumsi bahwa kata ‘allah’ adalah padanan kata eli, elohim, eloah, dll, dan merupakan nama generik; sementara menurut paham umat islam bahwa kata ‘allah’ merupakan nama personal sesembahan umat yang beragama islam. Versi mana yang benar?
Saya tidak yakin bahwa eli, elohim, eloah, dll adalah sepadan dengan allah.
Kitab suci kita bersumber dari bangsa Yahudi dan ditulis dalam bahasa Ibrani, tapi koq, nama personal Tuhan kita berasal dari bangsa dan bahasa Arab? So strange…! We must come to our senses.
philips
10 Mei 2011
yesus lahir,yesus mengalami masa dewasa,trus yesus mati di salib naaa….! yg jadi pertanyaan saya sebelum yesus lahir siapa tuhan orng kristen? mohon pencerahannya!
demokratis
20 Mei 2011
kalian ngomong pa si kya ahli sorga aja.meyakini lah pa yg diajarkan oleh agama kalian tanpa harus mencacat cela agama lain apa itu penting.agama diciptakan manusia,dan Allah yg menghendaki.ibarat kita mau kesuatu tempat dan bnyk jln untuk kesana n cara untuk kesana.bgtu jg agama.agama semua baik. Allahku,Allahmu adalah satu mski terbentur suku bahasa yg menyebabkan lafal ny berbeda n berudah.aku tdk tau masalah agama, apakah bijak kalian semua yg paham tentang agama saling beradu pa yg diyakini dan saling menyalahkan agama lain.hendaklah kita berfikir dan berdoa junjung perbedaan,hormati umat agama lain.karena saling menghormatilah kita bisa hidup berdampingan tanpa timbul permasalahan.
biarlah mereka mau ngomong apa toh tu yang diyakininya tanpa kita harus mengatakan salah pada dia krna agama kita berbeda dngan dia.dan jganlah membuat konflik atau menghina ajaran lain.karena agama lebih sensitif daripada suku bangsa.
mari kita berdoa untuk meminta maaf pada sesama n pada Allah kita,pa yg telah kita lakukan selama ini.hormatilah jika pingin dihormati.bagaimana mau dihormati jika tak ingin menghormati.megakuilah keberadaan agama/golongan/orang lain jika ingin di akui.
damai untuk bumi kita dan surga kita.
budi wiryo
31 Mei 2011
seru juga.untungnya aku sudah bertemu langsung dengan YAHWEH dan imam besar YAHWEH yang bernama ELimanu atau Yeshua dalam ibrani atau Jesus dalam inggris atau Yesus dalam indonesia.YAHWEH berbicara padaku berbagai hal.banyak hal mengagetkan yang kudengar lalu dari Yesus wakil YAHWEH.aku mendengar banyak cerita.simpel sebenarnya intinya semua hanya cerita tapi yang mengubahnya demi kepentingan masing-masing
budi wiryo
31 Mei 2011
perlu diperhatikan YAHWEH adalah pencipta Yesus,bukan ajaran kristen,ingat jaman Yesus itu jaman pengenapan janji YAHWEH kepada abraham,ingat israel atau yakub belum lahir,juga ishak anak abraham dan ayah yakub atau israel.jadi janji YAHWEH pada abraham dipenuhi dalam diri Yesus.ingat yang dijanjikan bukan kerajaan TUHAN tetapi kerajaan Imam,bagi yang punya perjanjian lama buka dan cari kata-kata itu.jadi Yesus sebagai Imam besar agung menurut peraturan melkisedek atau gampangnya ditunjuk langsung YAHWEH
budi wiryo
31 Mei 2011
saya diberitahu oleh YAHWEH dan Yesus.ingat taurat atau torah aslinya tulisannya pengajaran oleh YAHWEH.ingat musa keturunan yakub atau israel dari lewi.musa ditunjuk YAHWEH,sedang Yesus aslinya diberi nama oleh YAHWEH,namanya ELimanu artinya YAHWEH beserta kita,dalam bahasa ibrani Yeshua,dalam bahasa inggris jesus,dalam bahasa indonesia Yesus.ada yang ingat ELi,ELi,lamaSABAKtani.artinya YAHWEHku,YAHWEHku,mengapa ENGKAU YAHWEH meninggalkan aku Yesus.makanya terdengar seperti Yesus memanggil nabi eli
budi wiryo
31 Mei 2011
memang dialkitab kristen sudah diubah jadi imanuel padahal aslinya ELimanu itu bahasa surga.jadi saya lebih suka panggil Yesus itu sesuai nama asli ELimanu.alkitab kristen banyak diubah,saya kaget juga penjelasan dari kakak sulung Yesus,imam besar agung menurut peraturan melkisedek.harusnya perjanjian lama atau lebih tepatnya wasiat lama,harusnya yang dikutip tak boleh dirubah.saya hanya bisa bilang YAHWEH dan Yesus tak suka perbuatan mengotak ngatik wasiat lama dan wasiat baru.aku sendiri diajar pribadi
budi wiryo
31 Mei 2011
tadi diatas ada yang bicara tentang yesus dikayu salib dan ada tertulis dalam perjanjian lama terkutuklah yang digantung di tiang.itu benar Yesus menjadi terkutuk karena memang digantung ditiang salib demi menebus dosa manusia.sama seperti adam karena berbuat dosa semua masuk dalam dosa dan Yesus yang tak berdosa menebus dosa adam,mata ganti mata gigi ganti gigi.diperjanjian baru ada penjelasannya.sepertinya tak dibaca ya
budi wiryo
31 Mei 2011
tentunya Yesus punya dosa dari sisi ibu yang manusia dan segi BAPA YAHWEH tak ada dosa.tetapi Yesus sudah menang melawan iblis berkali-kali sehingga tak ada dosa meskipun potensi dari pihak ibu ada.lalu dengan dihukumnya Yesus bukan oleh iblis tapi oleh YAHWEH sendiri.ini sulit dipahami,kalau anak sendiri tak salah kenapa dihukum,YAHWEH menghukum dosa yang ada ditubuh Yesus.sehingga dengan kematian Yesus yang tanpa dosa bisa menebus dosa adam yang berdosa.satu orang tak berdosa menebus satu orang berdosa.
budi wiryo
31 Mei 2011
Yesus mengatakan dia dalam rumah YAHWEH,BAPA dari Yesus.karena Yesus dari roh YAHWEH juga ROH.bukan manusia yang fana,berdosa.tetapi Yesus datang kedunia untuk menebus dosa manusia.itulah misi didunia.dengan BAPA YAHWEH.ingat Yesus adalah RUMAH YAHWEH sesungguhnya,Yesus adalah TENDA YAHWEH .Yesus adalah IMAM BESAR YAHWEH yang melayani YAHWEH disurga setelah kematian dan naik kesurga.RUMAH YAHWEH yang dibilang Yesus saat ditemui ibunya hanyalah sementara.jadi Yesus mengatakan kebenaran dalam Roh
budi wiryo
31 Mei 2011
mengenai Yesus yang awalnya tak mengubah air jadi anggur.itu hanya mengatakan kalau belum waktunya untuk memberikan darah dan tubuhnya sebagai anggur dan roti untuk keselamatan bagi mereka yang percaya.itu cara berkomunikasi membocorkan masa depan tetapi tak detail karena itu rencana YAHWEH bukan rencana Yesus.KEHENDAK YAHWEH bukan kehendak Yesus.
budi wiryo
31 Mei 2011
mengenai hanya murid-murid Yesus yang mendapat rahasia YAHWEH,lalu siapa yang dapat perumpamaan tersebut angkatan israel sejaman Yesus,para ahli taurat,orang saduki,mereka para keturunan yakub yang jahat,keturunan ular belundak,mereka yang membebankan beban berat pada orang lain tapi tak mau menyentuhnya,orang munafik,para penghalang mereka yang mau ke YAHWEH.mereka yang mengaku wakil YAHWEH tetapi malah menyesatkan orang lain.
budi wiryo
1 Juni 2011
ada alasan Yesus tak bisa terus terang,pertama orang masih seperti bayi belum bisa diberi makanan keras,jika sudah berkembang baru diberi makanan keras,karena Yesus datang untuk memberi terang,tetapi manusia menolak terang,jadi bagaimana jadi Yesus bersabar untuk memberi penjelasan pada bayi yang tak mengerti jika sudah lebih besar beri makanan keras,lalu orang bebal dikerasi apa bisa,karena bukan sekedar kata-kata tapi untuk memahami.bisakah banyak orang langsung diberi ajaran berat,bertahap
budi wiryo
1 Juni 2011
hari perayaan pohon daun adalah mendekati pengenapan usaha Yesus.harapan keturunan yakub atau israel adalah raja gagah yang membebaskan bangsa israel tetapi Yesus lebih dari itu datang membebaskan manusia dari dosa.jadi Yesus ingin menenangkan diri nanti menyusul.apa Yesus tak boleh merasa beban berat karena kematiannya sudah dekat saat hari raya pondok daun.yang aneh tuduhan Yesus berbohong padahal berencana menyusul.pikir dulu dan baca lagi
Teroris
1 Juni 2011
Ya benar!
Kita akan dijadikan bangsa Israel Allah yg tentunya bukan disebabkan oleh garis keturunan, melainkan karena spritualisasi kita kepada Nya.
Itulah Janji Allah Yahweh yang dibawa oleh sang Elimanu (Yesus) dan dipersiapkan kerajaanNya dengan kedudukan raja sang Elimanu (Yoh.18:37).
Ya benar! Yesus adalah Raja orang Israel dan kita bisa menjadi rakyat dari kerajaanNya Israel. (Rom. 9:6-8).
Mau dikata Allah, Eloh, Eli, Llah, atau Elohim adalah sama saja, kesemuanya untuk memberi gelar Yahweh sebagai Yang Esa.
Bagi Saudara/i Muslim, mungkin tahu kata Allah itu berasal dari Al-Ilah, bukan? sang Dewa Bulan bangsa Arab?
Sani
1 Juni 2011
kenapa di tiang salib Yesus memanggill Eli atau Eloi knp tidak Yahweh
Teroris
2 Juni 2011
Simple nya kita memanggil Tuhan (bahasa Indonesia), God (bahasa Inggris), atau Allah (bahasa Arab), dan mereka yang berbahasa Aramaik/Ibrani memanggil Eli/Eloi.
Jadi setiap bahasa menyebut Yang Maha Kuasa bisa berbeda-beda.
Sedangkan nama dari Allah (Yang Maha Esa) sendiri bagi kita menyebutnya Yehuwa, Yahwe(Jawa), Yaoba (Jepang), Jehova (Amerika dn Eropa). Perbedaan sebutan tidak jadi masalah yang penting niat tulus dalam memanggil namaNya. Coba bandingkan bila seseorang dipanggil Daud (bahasa Indonesia) tetapi orang Amerika memanggilnya David.
Begitu banyak ayat dalam Alkitab menjelaskan kata Allah itu sendiri adalah suatu kedudukan atau jabatan suatu pribadi ( Baca artikel: Yesus Mengaku sebagai Mesias, bukan Allah!).
Anda bisa dipanggil Putra, semua pun bisa dipanggil yang sama, namun Anda memiliki karakteristik yang berbeda dengan orang lain dengan menyebut nama Anda.
Ada banyak allah di dunia tetapi hanya satu yang Kami sembah yaitu Yehuwa, dan hanya melalui Putra SulungNya, Yesus, Kami dapat menjadi Putra-PutraNya pula, Amin…….
Sani
2 Juni 2011
dari mana Yahwehnya? tidak di dalam Alkitab kan! kan Yesus memanggil Eli sama Eloi, Ya hanya satu Allah (Bapak semua orang) dan Yesus adalah utusannya
Yesus putra Allah? bukankah Adam juga putra Allah, solomon juga ptra Allah Daud juga putra Allah,
Teroris
3 Juni 2011
@Sani,
Pada terjemahan Alkitab tempo dulu kata Yahweh dipakai (coba Anda cari), ttp pada terjemahan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), kata tsb dihilangkan lalu diganti dgn “TUHAN” dan “Allah”, yang membedakan dgn Yesus yang disebut “Tuhan”. Menurut yg saya tahu dgn alasan kata YAHWEH terlalu suci/sakral untuk di sebut.
Jadi yg sebenarnya:
TUHAN/ALLAH (God)= YAHWEH /YEHUWA/ YHWH
Tuhan yang sebenarnya Tuan (Lord) = Yesus Kristus
Sani
3 Juni 2011
kenapa diganti dan dihilangkan? apa Yahweh menyuruh namaNya untuk dihilangkan?..Tuhan yg sebenrnya kan Bapak itu sendiri, Bapak milik semua orang bukan milik Yesus saja, dan anknya bukan Yesus saja.. Bapaku dan Bapamu, Allah ku dan Allahmu.. Yesus tetep memaggilNya Eloi.. Eloi
abu hanan abdullah
5 Juni 2011
@sani
makmum aja…kenapa pula YHWH terlalu suci disebut tetapi tidak suci ketika nulis lewat internet?Bedanya apa?
Teroris
6 Juni 2011
Setiap orang memilki pemikiran dn pendapat yang bisa berbeda.
Bagi saya, YHWH tidak masalah disebut atapun di tulis, asalkan semuanya bertujuan utk memuliakan, mengajarkan kebenaran, dan beribadah kepada Nya.
Bukan utk di cemoohkan dan dihujat.
Bukan juga, sekedar diucap demi me”legal”kan suatu perbuatan yang tak terpuji.
Justru dgn perbuatan cinta dan kasih, YHWH akan dimuliakan setiap orang.
ali
6 Agustus 2011
yang jelas agama kristen itu agama yg sudah palsu, tuhan kristen itu banyak sekali ya.. gak jellas lagi… yesus itu adalah judas eskariot… kasihan sekali orang kristen/kafir itu.
raden
18 September 2011
jangan pada sok tau ngurusin agama orang ..
mending kalian ngaca pada diri sendiri .
yang kristen udah bener belum di agamanya
yang islam udah bener belum sholat ngaji dsb nya .
imani / percaya apa yang harus kalian percaya .
banyak di dunia dan alam semesta ini yang semuanya masih berujung tanda tanya ..
masih belum bisa di terima akal kalian semua ..
apalagi kalian coba buat mengerti misteri dari penciptanya dunia dan alam semesta ini ??
aku
29 Februari 2012
gak ada gunanya berdebat mengenai agama…
agama dan kepercayaan adalah hak masing2 dan hubungan pribadi seseorang dengan Tuhanya…
jalani kepercayaan apa yang kalian percayai..dan biarkan org lain menjalani kepercayaanya masing2…
masalah kebenaran suatu ajaran agama akan di buktikan setelah dunia ini berakhir.
Maren Kitatau
1 Maret 2012
Tuk, tuh!
hamba Tuhan
25 Maret 2012
ngak bisa debat kalau masalah kepercayaan,,,,,,masing2 punya alasan tersendiri untuk percaya ma agama yg di anutnya.terserah mereka yg tdak percaya pada Yesus……yg jelas qta yang percaya pada yesus tetap setia pada janjiNYA….
pusing dechhh mau debat ma yg laenya,,,,,kitabnya aja belum di baca semua gmn mau mngerti agamanya,jelas kok yg di posting ma PREMAN KRISTEN di bagian atas,,,saya orang kristen dan udah baca ayat itu di dalam aLQur’an,manya jgn asal nyerocos aja WEDUL.
pasti km i2 belum mendalami agama mu,,,,duchhhhhh rajin2 baca Qur’an yeahhhhh
GBU
Anonymous
31 Mei 2012
brisik aj… kristen sendiri mengatakan bahwa ketika yesus di salib maka ia mengembalikan ruhnya ke allah bapa…. Means ???? Artinya Tuhan yg sebenarnya ya Allah bukanya yesus :p :p :p
Wanderer
12 Januari 2013
Roh berbeda dengan ruh, sama seperti gabriel berbeda dengan jibril..
Karena Injil/Kabar Gembira, berbeda dengan Quran/Kitab.
CHRISTIAN
6 Juni 2012
TB (1974) ©
SABDAweb Kel 23:13
Dalam segala hal yang Kufirmankan kepadamu haruslah kamu berawas-awas; h nama allah i lain janganlah kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu. j ”
TB (1974) ©
SABDAweb Yeh 36:21
Aku merasa sakit hati karena nama-Ku yang kudus yang dinajiskan oleh kaum Israel di tengah bangsa-bangsa, di mana mereka datang. v
TB (1974) ©
SABDAweb Yes 12:4
Pada waktu itu w kamu akan berkata: “Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, x beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, y masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur! z
TB (1974) ©
SABDAweb Mzm 105:1
Bersyukurlah kepada TUHAN 1 , w serukanlah nama-Nya, x perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!
TB (1974) ©
SABDAweb 1Taw 16:8
Bersyukurlah i kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa! j
TB (1974) ©
SABDAweb 2Taw 7:14
dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku n disebut, merendahkan diri, o berdoa dan mencari wajah-Ku, p lalu berbalik 1 q dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar r dari sorga dan mengampuni s dosa mereka, serta memulihkan 2 t negeri mereka.
TB (1974) ©
SABDAweb 2Taw 7:16
Sekarang telah Kupilih v dan Kukuduskan rumah ini, supaya nama-Ku tinggal di situ untuk selama-lamanya, maka mata-Ku dan hati-Ku akan ada di situ sepanjang masa.
FAYH (1989) ©
SABDAweb Yes 42:8
Akulah Yahweh, TUHAN! Itulah nama-Ku, dan Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain; Aku tidak akan membagikan kemasyhuran-Ku kepada patung-patung ukiran.
FAYH (1989) ©
SABDAweb Im 24:15
Kemudian katakan kepada segenap umat Israel bahwa siapa pun yang menghujat nama TUHAN harus menanggung akibatnya, yaitu ia harus mati. Orang banyak harus melempari dia dengan batu sampai mati. Peraturan ini berlaku bagi orang Israel maupun orang asing yang tinggal di tengah-tengah umat Israel bila menghujat nama TUHAN, Yahweh: Orang itu harus dihukum mati.”
BAPA YAHWEH MEMBERKATI KITA SEMUA
dewajudi
7 Agustus 2012
Kenapa tidak ada yang mau membaca alkitab dengan benar dan pelan – pelan sekali baru menyampaikan persepsi. Bukan dengan mempertahankan pendapat. Kalau tidak jelas tanya kepada yang lebih tahu jangan sok tahu. Kalau merasa ada yang kurang carilah dan sekolah theologi nah kan bisa beres nanti, kan ada nanti yang banyak yang kita tahu dan mengerti. terimakasih
kartikoo
26 September 2012
blog sampahh berdasarkan al koran
Wanderer
12 Januari 2013
Untuk semua Christian, jangan disampahi saja blog ini…
Tetapi baca dan pelajarilah juga, supaya dapat menjadi senjata rohani untuk kita sendiri, agar dapat memahami sesama kita..
stenly
14 Januari 2013
dasar org2x bodoh emang agama apa yang paling tua di dunia yg pasti agama kristen…knp agama islam anti kristen emangnya kalian tau wajah tuhan kalian?????….
bru sedangkan kalian berdoa untuk muhammad spya di terima di sisi tuhan kalian apa itu namanya tuhan
baru knp kalian berdoa pake pengeras suara apa tuhan kalian tuli yah./?????
kami aja agama kristen kalian hina2x ngga blas ato ajaran kalian bom gereja itu udah standar yah